Langsung ke konten utama

Church of the Future



GEREJA MASA DEPAN 

Mat 16:13-17
(Mat 16:13)  Setelah Yesus tiba di daerah Kaisarea Filipi, Ia bertanya kepada murid-murid-Nya: "Kata orang, siapakah Anak Manusia itu?"

(Mat 16:14)  Jawab mereka: "Ada yang mengatakan: Yohanes Pembaptis, ada juga yang mengatakan: Elia dan ada pula yang mengatakan: Yeremia atau salah seorang dari para nabi."

(Mat 16:15)  Lalu Yesus bertanya kepada mereka: "Tetapi apa katamu, siapakah Aku ini?"

(Mat 16:16)  Maka jawab Simon Petrus: "Engkau adalah Mesias, Anak Allah yang hidup!"

(Mat 16:17)  Kata Yesus kepadanya: "Berbahagialah engkau Simon bin Yunus sebab bukan manusia yang menyatakan itu kepadamu, melainkan Bapa-Ku yang di sorga.

GMD adalah gereja yang disiapkan Tuhan sendiri, yang tidak pernah lapuk, tidak tergoyahkan. Gereja yang tidak tergoncangkan dan alam maut tidak menguasainya. Menjadi keyakinan dalam diri para pemimpin bahwa itulah yang sedang kita bangun bersama-sama Tuhan. Dengan berpegang teguh apa yang Yesus katakan.
Kami punya mimpi untuk gereja masa depan, setiap kali kami melihat saudara pribadi-demi pribadi.
GMD bukan diawang-awang sana. Tapi patronnya sudah ada di dalam Kis Para Rasul. Namanya gereja masa depan, jadi bisa memberikan masa depan bagi kota dan bangsanya.
Dikatakan gereja yang  Tuhan bangun adalah gereja yang dibangun di atas batu karang. Yesus tetap sama, dulu, sekarang dan selamanya. Demikian pula gerejaNya.
Pendapat orang  tentang Yesus itu juga pendapat orang tentang gereja.

Gereja tidak boleh dibangun atas pendapat orang atau pribadi tokoh-tokoh yang besar.

Banyak pendapat orang tentang gereja.
Pengakuan Petrus tentang pribadi Yesus tidak ada hubungannya dengan pelayanan. T uhan tidak ingin membangun gerejaNya dari unsur-unsur dunia ini.
Simon Petrus mempunyai bahan dasar yang Tuhan taruhkan untuk membangun gereja. Petrus terus mengalami progress dalam pengenalan akan Bapa.

Diawali dengan Yoh1
(Joh 1:40)  Salah seorang dari keduanya yang mendengar perkataan Yohanes lalu mengikut Yesus adalah Andreas, saudara Simon Petrus.

(Joh 1:41)  Andreas mula-mula bertemu dengan Simon, saudaranya, dan ia berkata kepadanya: "Kami telah menemukan Mesias (artinya: Kristus)."

(Joh 1:42)  Ia membawanya kepada Yesus. Yesus memandang dia dan berkata: "Engkau Simon, anak Yohanes, engkau akan dinamakan Kefas (artinya: Petrus)."

Ini perkenalan pertama Simon dengan Yesus. Sejak itu Simon mengikuti Yesus. Itu pewahyuan pertama. Dia belum sepenuh hati dan belum sepenuhnya taat, masih bersikap sebagai nelayan.
(Joh 6:67)  Maka kata Yesus kepada kedua belas murid-Nya: "Apakah kamu tidak mau pergi juga?"

(Joh 6:68)  Jawab Simon Petrus kepada-Nya: "Tuhan, kepada siapakah kami akan pergi? Perkataan-Mu adalah perkataan hidup yang kekal;

(Joh 6:69)  dan kami telah percaya dan tahu, bahwa Engkau adalah Yang Kudus dari Allah."

Ini pengakuan Petrus. Pengenalannya akan Yesus semakin bertambah:

 thou art that Christ, the Son of the living God.”

Simon mendapat pewahyuan langsung dari Bapa di sorga. Keyakinan Petrus dengan penyataan Bapa sama adanya. Saat itu Simon Petrus terhubung langsung dari sorga. Pengakuannya bukan dari darah dan daging, tapi dari sorga.

GMD harus dibangun dari pewahyuan dari Bapa tentang pribadi Yesus.

Tidak boleh dibangun atas dasar keinginan dan pendapat manusia atau berdasarkan tokoh-tokoh besar dan para nabi. Gereja dan Kristus tidak boleh ada perbedaan. Kita harus mengenal Kristus. Bukan mengenal Kristus dari pembacaan Alkitab secara pengetahuan; tapi berdasarkan apa yang Tuhan nyatakan.
Gereja saat ini terfokus pada aktivitas, pelayanan dan program. Mereka disibukkan untuk mempertahankan jumlah jemaat. Jemaat tidak dibangun akan pengenalan akan Tuhan , akan Kristus. Mereka hanya senang dan diberkati di dalam gereja, tapi babak belur di luar sana.
Saudara percaya ada Kristus dalam hidupmu, Tuhan bekerja dalam hidup saudara? Tapi seringkali kita tidak bertumbuh akan pengenalan akan Tuhan. Christ in you.

(Act 2:31)  Karena itu ia telah melihat ke depan dan telah berbicara tentang kebangkitan Mesias, ketika ia mengatakan, bahwa Dia tidak ditinggalkan di dalam dunia orang mati, dan bahwa daging-Nya tidak mengalami kebinasaan.

(Act 2:32)  Yesus inilah yang dibangkitkan Allah, dan tentang hal itu kami semua adalah saksi.

(Act 2:33)  Dan sesudah Ia ditinggikan oleh tangan kanan Allah dan menerima Roh Kudus yang dijanjikan itu, maka dicurahkan-Nya apa yang kamu lihat dan dengar di sini.

(Act 2:34)  Sebab bukan Daud yang naik ke sorga, malahan Daud sendiri berkata: Tuhan telah berfirman kepada Tuanku:

(Act 2:35)  Duduklah di sebelah kanan-Ku, sampai Kubuat musuh-musuh-Mu menjadi tumpuan kaki-Mu.

(Act 2:36)  Jadi seluruh kaum Israel harus tahu dengan pasti, bahwa Allah telah membuat Yesus, yang kamu salibkan itu, menjadi Tuhan dan Kristus."

Petrus mengembangkan pewahyuan tentang Kristus dari apa yang dikatakan oleh Daud. Darimana Petrus dapatkan semua itu? Ia terus terhubung dengan Bapa dan mendapatkan pewahyuan dari Bapa.
Kita pun dapat memperoleh pewahyuan dari Bapa. Petrus adalah gambaran GMD yang terus-menerus menerima pewahyuan dari sorga, yang tidak akan tergoncangkan. Kita bisa terhubung dengan Tuhan dan alami pengenalan yang semakin bertambah. Kita makin mengenali Kristus yang ada dalam pribadi kita. Ada 
Roh Kristus tinggal dalamku. Allah yang hidup, yang luarbiasa sehingga kita tidak tergoncangkan oleh masalah, oleh pergumulan dan oleh apa pun.
Gereja harus dibangun di atas batu karang. Batu karang dibangun atas tekanan demi tekanan. Terus menerus mengalami gelombang demi gelombang. Tapi tidak pernah tergoncangkan. Batu karang yang kuat, yang teguh dan tidak tergoncangkan. Siapa yang mendengarkan perkataanKu dan melakukannya, ia sama dengan orang yang membangun rumahnya di atas batu karang.

GMD terdiri dari orang-orang yang membangun dirinya demikian; melakukan keyakinan yang Tuhan sudah taruhkan dalam hatimu.  Kita mengenal Yesus sebagai Juru Selamat bukan karena perkataan pendeta atau pembacaan Alkitab, tapi harus melalui pengalaman hidupmu. Tapi jangan sampai di situ saja; mengenal Yesus sebagai Juru Selamat saja atau sebagai penyembuh saja. Kau mungkin alami kesembuhan demi kesembuhan, tapi jangan berhenti disitu saja. Kau alami Tuhan sebagai penolong yang menyediakan keperluanmu, kau berikan persembahan. Mungkin kau tidak pernah minta, tapi Tuhan berikan apa yang menjadi keinginan dalam hatimu. Tapi jangan berhenti di situ. Kau harus terus bertumbuh dalam pengenalan akan Tuhan dari satu pewahyuan kepada pewahyuan lainnya.

Christ in you harus terus bertambah-tambah.

Seberapa besar Kristus dalam dirimu?

Kristus dalam dirimu bertumbuh karena firman. Petrus mengalami progress.  Simon telah diperkenalkan dengan Yesus oleh Andreas, saudaranya. Tapi itu belum menjadi pewahyuan secara pribadi dalam hidupnya. Kemudian terjadilah peristiwa ini:

(Luk 5:1)  Pada suatu kali Yesus berdiri di pantai danau Genesaret, sedang orang banyak mengerumuni Dia hendak mendengarkan firman Allah.

(Luk 5:2)  Ia melihat dua perahu di tepi pantai. Nelayan-nelayannya telah turun dan sedang membasuh jalanya.

(Luk 5:3)  Ia naik ke dalam salah satu perahu itu, yaitu perahu Simon, dan menyuruh dia supaya menolakkan perahunya sedikit jauh dari pantai. Lalu Ia duduk dan mengajar orang banyak dari atas perahu.

(Luk 5:4)  Setelah selesai berbicara, Ia berkata kepada Simon: "Bertolaklah ke tempat yang dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan."

(Luk 5:5)  Simon menjawab: "Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan kami tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga."

(Luk 5:6)  Dan setelah mereka melakukannya, mereka menangkap sejumlah besar ikan, sehingga jala mereka mulai koyak.

(Luk 5:7)  Lalu mereka memberi isyarat kepada teman-temannya di perahu yang lain supaya mereka datang membantunya. Dan mereka itu datang, lalu mereka bersama-sama mengisi kedua perahu itu dengan ikan hingga hampir tenggelam.

(Luk 5:8)  Ketika Simon Petrus melihat hal itu iapun tersungkur di depan Yesus dan berkata: "Tuhan, pergilah dari padaku, karena aku ini seorang berdosa."

(Luk 5:9)  Sebab ia dan semua orang yang bersama-sama dengan dia takjub oleh karena banyaknya ikan yang mereka tangkap;

(Luk 5:10)  demikian juga Yakobus dan Yohanes, anak-anak Zebedeus, yang menjadi teman Simon. Kata Yesus kepada Simon: "Jangan takut, mulai dari sekarang engkau akan menjala manusia."

Banyak orang Kristen yang belum pernah mengalami pewahyuan serupa ini, sehingga mereka mudah goyah, mudah tersinggung oleh khotbah pendeta, oleh pendapat orang, dlsb.

GMD harus memiliki ketaatan perkataan Tuhan seperti yang Simon lakukan (Luk 5:5); sehingga melalui ketaatan itu kita akan bergerak melalui hal-hal yang supranatural, bukan karena hal-hal yang natural.

Hal yang natural yang kelihatan tidaklah membuat kita taat. Karena telah sepanjang malam mereka menjala ikan dengan hasil nihil. Yesus adalah tukang kayu, mereka adalah nelayaan yang sudah berpengalaman puluhan tahun. Dan secara natural waktu itu sudah siang, bukan malam, bukan waktu yang tepat untuk menjala ikan. Tapi karena Tuhan yang mengatakannya maka Petrus melakukannya. Itulah ketaatan yang harus menjadi ciri ketaatan. Itulah ciri GMD. Tidak bergerak berdasarkan hal-hal natural, tapi berdasarkan hal-hal yang supranatural.

Pengenalan Simon akan Yesus meningkat. Sekarang dia melihat Yesus sebagai Tuhan. Dia juga makin mengenal akan dirinya: aku seorang berdosa (Luk 5:8).

Jika kita taat, semakin jelas kita mengenal diri kita dan mengenal tujuan hidup kita. Itulah GMD.
Gereja masa lampau tidak bisa menjadi solusi, karena tidak dibangun di atas dasar perkataan Tuhan yang diperkatakan Tuhan sekarang ini (kebenaran masa kini). Gereja masa lampau hidup dari kebenaran yang Tuhan katakan di waktu lampau. Ketika gereja tidak bisa menjadi solusi, ia akan termanifestasi.

Gereja adalah garam dunia dan terang dunia. Gereja harus menyinari dunia dan menjadi solusi. Yang lain boleh tergoncangkan, kita tidak boleh tergoncangkan. Banyak orang yang tidak punya pengharapan, putus-asa, khawatir dan ketakutan. GMD harus bisa menjadi harapan dan memberikan masa depan bagi mereka yang tidak memiliki masa depan. Bagaimana caranya? Kau harus bisa membuktikan bahwa kau memiliki masa depan.

Lihat gereja mula-mula.

(Act 2:41)  Orang-orang yang menerima perkataannya itu memberi diri dibaptis dan pada hari itu jumlah mereka bertambah kira-kira tiga ribu jiwa.

(Act 2:42)  Mereka bertekun dalam pengajaran rasul-rasul dan dalam persekutuan. Dan mereka selalu berkumpul untuk memecahkan roti dan berdoa.

(Act 2:43)  Maka ketakutanlah mereka semua, sedang rasul-rasul itu mengadakan banyak mujizat dan tanda.

(Act 2:44)  Dan semua orang yang telah menjadi percaya tetap bersatu, dan segala kepunyaan mereka adalah kepunyaan bersama,

(Act 2:45)  dan selalu ada dari mereka yang menjual harta miliknya, lalu membagi-bagikannya kepada semua orang sesuai dengan keperluan masing-masing.

(Act 2:46)  Dengan bertekun dan dengan sehati mereka berkumpul tiap-tiap hari dalam Bait Allah. Mereka memecahkan roti di rumah masing-masing secara bergilir dan makan bersama-sama dengan gembira dan dengan tulus hati,

(Act 2:47)  sambil memuji Allah. Dan mereka disukai semua orang. Dan tiap-tiap hari Tuhan menambah jumlah mereka dengan orang yang diselamatkan.

Baptisan menguburkan masalalu dan bangkit kembali, berbalik 180 derajat untuk masuk kepada masa depan. Mereka bertekun dalam pengajaran dan persekutuan. GMD hidup dalam firman. Rasul-rasul terhubung dengan sorga  dan menyampaikannya pada jemaat. Mereka hidup berdasarkan perkataan Tuhan. Tiap jemaat harus bisa mendengar perkataan Tuhan. Kau harus dapat membuat pilihan dan keputusan berdasarkan perkataan Tuhan, bukan berdasarkan trend dan keadaan dunia ini. Jika kita tidak berbeda dengan apa yang dipikirkan dunia, maka kita tidak akan dapat bertahan. JIka gereja berlaku seperti apa yang dunia lakukan, maka itu adalah gereja masa lampau. JIka gereja hidup berdasarkan hal-hal yang natural, maka ia akan digoncangkan dan akan berakhir.

Jemaat GMD menyadari masa depan mereka ada di dalam gereja, di dalam rumah rohani. Itu sebabnya jemaat mula-mula rela menjual harta miliknya, lalu membagi-bagikannya. Hidup mereka bukan bergantung kepada harta lagi, bukan juga mereka lakukan itu dengan pamrih.

 Gereja masa lampau sudah kehilangan kemampuan untuk menang dari masalah yang diciptakan setan di dunia ini. Oleh karena itu tidak bisa memberikan solusi lagi. GMD mememiliki kemampuan bersinar dan bercahaya.

(Isa 60:1)  Bangkitlah, menjadi teranglah, sebab terangmu datang, dan kemuliaan TUHAN terbit atasmu.

(Isa 60:2)  Sebab sesungguhnya, kegelapan menutupi bumi, dan kekelaman menutupi bangsa-bangsa; tetapi terang TUHAN terbit atasmu, dan kemuliaan-Nya menjadi nyata atasmu.

(Isa 60:3)  Bangsa-bangsa berduyun-duyun datang kepada terangmu, dan raja-raja kepada cahaya yang terbit bagimu.

Gereja harus mempunyai kemampuan bersinar dan bangkit. Gereja sudah memiliki terang itu. Tapi gereja masih tertutup oleh 4 temboknya. Gereja tidak boleh hanya jago kandang. Di gereja baik-baik, penuh kasih, meresponi firman dengan luarbiasa; tapi di luar sana babak belur.

Terang dan kemuliaan Tuhan sudah datang. GMD melatih saudara untuk mempengaruhi dan berdampak di luar sana. Di sekolah, di dunia bisnis bisa tampil beda, menonjol, menjadi the best, menjadi contoh.  GMD harus bangkit menjadi terang. Menerangi kegelapan ini. Gereja harus bangkit dan melepaskan terangnya. Ketika Sion mulai menyinari terangnya, maka bangsa-bangsa akan datang kepadamu.
Kau harus mengupgrade dan mengupdate dirimu dengan berbagai hal: kemampuan berbisnis, skil computer, mahir berbahasa Inggris dst sehingga kau bisa berdampak di luar sana.

Gereja harus terus terhubung dengan aliran pewahyuan dan makin mengenal Kristus yang ada di dalam dirimu.

Kristus sudah bertindak mengerjakan sesuatu dalam hidupmu. Kau harus menjadi saksi dari apa yang sudah KRistus lakukan dalam dirimu, sehingga mereka tertarik akan nilai-nilai yang kau bawa. Pada prinsip-prinsip yang kau lakukan, kebenaran yang kau lakukan, karena kau hidup dalam hukum-hukum Tuhan, caramu bekerja, caramu sekolah, kejujuranmu, kesalehanmu; itulah yang akan dilihat banyak orang dan menarik banyak orang.  Apa yang sudah kita alami, kita hidupi, yang sudah menjadi pewahyuan dalam hidup kita itu yang kita bagikan.

Yairus kepala rumah ibadat. Ia gambaran gereja masa lampau. Ia memiliki kebutuhan. Ia mengatur Yesus bagaimana metodenya untuk menyembuhkan anaknya. Itu gereja masa lampau. Ada anak-anak rohani, tapi hampir mati, sekarat. Pemimpinnya hanya minta berkat dan mujizat, tapi coba mengatur Tuhan, dengan cara-cara yang biasa mereka lakukan; sesuai dengan pikiran mereka.  Tapi akhirnya anaknya mati. Namun ada perkataan Tuhan yang bisa menolong gereja masa lampau: “Jangan takut, percaya saja!” Markus 5:36

Perempuan yang mengalami pendarahan 12 tahun lamanya adalah gambaran greja masa depan. Ia bertindak berdasarkan apa yang sudah didengarnya mengenai Yesus. Ia menciptakan masa depannya sendiri, ia menciptakan caranya sendiri. Ia sudah diproses 12 tahun lamanya, kegagalan demi kegagalan. Keadaannya makin buruk. Secara natural ia sudah tidak memiliki masa depan. Ia tidak bisa punya anak. Tidak ada yang mau menikahinya, wajahnya pucat, hartanya sudah habis. Ia juga tidak boleh masuk ke dalam bait Allah, karena ia dianggap najis. Namun berita-berita tentang Yesus itu menjadi benih di dalam dirinya, sehingga membangkitkan iman dalam dirinya; menjadi perkataan Tuhan dalam hidupnya.
Jadi perempuan  (gereja) itu bergerak, menghampiri Yesus dan menjamah jubahNya sehingga ia menjadi sembuh. Yesus baginya adalah Yesus masa depan; masa depan hidupnya. Oleh karena itu gereja harus terus diupdate dan diupgrade. Tinggalkan pola lama, pola Yairus. Ia hidup dalam dunia spiritual, tapi spriritual agamawi. Perempuan itu hidup secara murni, bertindak atas dasar perkataan Tuhan, meraih masa depannya.

Gereja masa lampau tidak bisa memberikan solusi. Gereja masa depan dapat memberikan pengharapan kepada dunia, bisa melakukan pegeseran dalam roh.

Tindakan-tindakannya berdasarkan hal-hal yang spiritual, menyentuh alam roh, terjadi di alam roh, kemudian terjadi di alam nyata.

Apa yang kemudian terjadi? Dia bisa mengobahkan keadaan, mengobahkan orang-orang, mengubahkan kota dan bangsa.

(Mat 14:34)  Setibanya di seberang mereka mendarat di Genesaret.

(Mat 14:35)  Ketika Yesus dikenal oleh orang-orang di tempat itu, mereka memberitahukannya ke seluruh daerah itu. Maka semua orang yang sakit dibawa kepada-Nya.

(Mat 14:36)  Mereka memohon supaya diperkenankan menjamah jumbai jubah-Nya. Dan semua orang yang menjamah-Nya menjadi sembuh.

Wanita itu telah memulai sesuatu yang baru. Sebelumnya tidak pernah terjadi, mujizat kesembuhan itu sekarang bisa terjadi juga pada semua orang yang menjamah jubah Yesus. Setiap orang di Genezaret mendapatkan kesembuhan, oleh karena tindakan perempuan itu.

Biarkan terang Tuhan yang sudah terbit atas kita itu bersinar, sehingga orang-orang datang kepada terang dan kemuliaan Tuhan itu. Terima perkataan Tuhan, terima pewahyuan dari sorga sehingga kita bangkit dan bertumbuh dalam pengenal akan Kristus.

Postingan populer dari blog ini

Upper Room 2 - DR. Jonathan David

Menjalani kehidupan Roh Living the life of the Spirit Pendahuluan Kita tidak boleh pasif dan membiarkan hari-hari berlalu tanpa arti. di masa pandemi yang sudah 1,5tahun lewat harusnya terus menantikan Tuhan dan mengharapkan terjadi sesuatu yang luarbiasa. Kita harus tau apa yang Tuhan sedang kerjakan menurut agenda-Nya di waktu-waktu ini. Tidak cukup hanya mengenal Tuhan, tanpa mengetahui apa yang sedang dikerjakan-Nya. Dan Ia telah sampaikan kepada nabi dan rasul-Nya apa yang sedang dan segera terjadi di bukan Apri-September 2021 ini. Kita harus menjadi bagian dari apa yang Tuhan kerjakan. Jika kita tidak menantikan Tuhan dan membiarkan diri kita dibawa oleh pemikiran sendiri, yang dipengaruhi oleh opini orang atau dari media, maka apa yang ada pada kita dan kita terima selama ini, otomatis akan hilang dan diambil. Jangan biarkan selama zoom untuk ibadah / komsel itu tanpa kita alami benih yang mengandung kuasa dari firman lewat dan diambil oleh setan di pinggir jalan.   Tu...

GALATIA 1:10-24 KELUAR DARI HIDUP YANG SIA-SIA

Galatia 1:10 Jadi bagaimana sekarang: adakah kucari kesukaan manusia atau kesukaan Allah? Adakah kucoba berkenan kepada manusia?  Sekiranya aku masih mau mencoba berkenan kepada manusia, maka aku bukanlah hamba Kristus. Sebagai seorang rasul Tuhan, Paulus mengambil SIKAP TEGAS untuk tidak mencari perkenanan manusia. Tujuannya adalah melakukan apa yang Tuhan perintahkan dan menggenapinya. gbr: knowing-jesus.com Ini adalah suatu MASALAH SERIUS dalam hubungan kita dengan Tuhan, sebab Ia adalah Allah yang cemburu. Ketika kita mulai mengandalkan orang dalam hidup kita atau dalam melayani Tuhan, maka kita akan mulai kehilangan pengharapan di dalam Tuhan. Saul sangat mengutamakan orang Israel dibandingkan Tuhan. Ketika Samuel terlambat sedikit datang ke Gilgal, Saul menjadi tidak taat dan mempersembahkan korban bakaran sendiri; karena ia melihat rakyat mulai meninggalkannya. Walau pun Samuel menegurnya dan mengecam perbuatannya yang bodoh, Saul tidak menyesal.  Saul juga...

BELAJAR DARI GEREJA EFESUS

Salah satu gereja yang dibangun rasul Paulus dari awalnya adalah jemaat Efesus. Gereja Efesus menjadi gereja yang perkembangannya sangat fenomenal, karena dalam beberapa tahun dilatih oleh rasul Paulus mereka telah memberikan dampak kepada kota Efesus dan firman tersebar di Asia .

Misteri Penciptaan, Kejatuhan, dan Pengadilan Akhir Diungkapkan

Pengantar Seluruh teka-teki penciptaan, kejatuhan, dan pengadilan akhir diungkapkan lewat kisah Ayub. Tuhan berhasil memancing iblis lewat gagasannya sendiri untuk mencobai Ayub. Dari situ terungkap motifnya, bagaimana ia berusaha menawan dan mengunci sistem peradilan sorga untuk pemberontakannya. Anda sedang melihat cetak biru alam semesta dari sudut pandang ruang kendali utama (The Master Plan) atau Rencana Agung Tuhan.  Monumen Iman Tokoh iman yang luarbiasa kesalehannya adalah Ayub. Ia nyaris memiliki iman yang sempura. Kesalehannya justru terbukti ketika berada di titik nol. Walaupun teman-temannya bukan memberi nasehat yang positif; melainkan menuduhnya menyembunyikan dosa besar, sehingga mengalami banyak malapetaka, Ayub tidak teralihkan.  Meskipun isterinya juga mengecamnya dengan kasar, tapi Ayub tetap teguh imannya. Seakan Ayub sudah sempurna. Dalam peristiwa tragis ini tidak ada ucapan Ayub yang salah. Ayub memang berdiri sebagai monumen iman yang luar biasa di dal...

PANGGILAN KEPADA KEIMAMATAN MELKISEDEK

Ibrani 7:1-3  Sebab Melkisedek adalah raja Salem dan imam Allah Yang Mahatinggi; ia pergi menyongsong Abraham ketika Abraham kembali dari mengalahkan raja-raja, dan memberkati dia. Kepadanya pun Abraham memberikan sepersepuluh dari semuanya. Menurut arti namanya Melkisedek adalah pertama-tama raja kebenaran, dan juga raja Salem, yaitu raja damai sejahtera.

Efesus 3:16-20 - DOA PAULUS

MEMPERBESAR KAPASITAS ROH Efesus 3:16-20 3:16  Aku berdoa supaya Ia, menurut kekayaan   kemuliaan-Nya, menguatkan dan meneguhkan kamu oleh Roh-Nya di dalam batinmu, 3:17 sehingga oleh imanmu Kristus diam di dalam hatimu dan kamu berakar serta berdasar di dalam kasih. 3:18 Aku berdoa, supaya kamu bersama-sama dengan segala orang kudus dapat memahami, betapa lebarnya dan panjangnya dan tingginya dan dalamnya kasih Kristus, 3:19 dan dapat mengenal kasih itu, sekalipun ia melampaui segala pengetahuan. Aku berdoa, supaya kamu dipenuhi di dalam seluruh kepenuhan Allah. 3:20 Bagi Dialah, yang dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita, Doa yang disampaikan  dalam Efesus 3: 16-20 pada dasarnya ada lima hal yang  rasul Paulus doakan agar mereka dan kita memiliki: ...

Sinergi Iman dan Kasih Karunia

Efesus 2:8 (TB)  Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah,  Peristiwa wanita yang sakit pendarahan sangat tepat untuk menjelaskan Sinergi: Diselamatkan "Oleh" Kasih Karunia "Melalui" Iman Dalam kasus wanita yang sakit pendarahan, iman dianalogikan sebagai akun bank. Percaya dalam jiwa wanita adalah ceknya. Jumlahnya adalah "asal kujamah ujung jubah Yesus, maka aku sembuh." Kasih karunia adalah hasil yang keluar dari Yesus, ditarik dari akun bank itu (iman pada Yesus). Namun jumlah yang ditarik ternyata bukan seperti yang tertulis pada cek wanita itu, tapi jauh berlebih. Wanita itu bukan saja menerima kesembuhan, tapi Yesus juga berkata:  " Hai anak-Ku, imanmu telah menyelamatkan engkau. Pergilah dengan selamat dan sembuhlah dari penyakitmu!" M arkus 5:34 (TB)  Analogi akun bank dan cek  menggambarkan sisi "legal-spiritual" dari mukjizat tersebut. Ini memperlihatkan bagaimana...

Kasih Karunia Untuk Mengejar Takdir (Bagian 2 - UR #218)

THE UPPER ROOM 218 – 27 Januari 2026 Kasih Karunia Untuk Mengejar Takdir Tanpa Gangguan (Bagian 2) 1. Panggilan untuk Membangun Mezbah dan Menyelami Roh ​ Membangun Mezbah : Setiap orang percaya dipanggil untuk membangun mezbah dan mempersembahkan korban agar Allah turun dengan api-Nya. ​ Sungai yang Dalam : Tuhan sedang mengukur "seribu hasta lagi" agar kita dapat menjelajahi sungai Allah yang semakin dalam, sehingga tidak ada lagi pergumulan di dalam hati. ​ Pola Pikir Kerajaan : Tuhan ingin kita memiliki pola pikir, gaya hidup, dan perilaku yang sesuai dengan pola Kerajaan Allah. ​2. Belajar dari Tokoh Alkitab: Ketaatan dan Identitas ​ Daniel : Ia bangkit di tengah budaya asing karena mengenal Tuhan, mengetahui panggilannya, dan memahami apa yang perlu dilakukan. ​ Ester : Tuhan memiliki kasih karunia yang berbeda untuk orang yang berbeda; Ester dipakai melalui cara yang bagi sebagian orang dianggap "tidak rohani". ​ Elia : ​Kekua...

Upper Room 34 - DR. Jonathan David

  25-01-2022   Anugerah Untuk Memerintah (GRACE TO GOVERN) Pendahuluan – oleh Ps. Cyrus Mat 13:23 Yang ditaburkan di tanah yang baik ialah orang yang mendengar firman itu dan mengerti, dan karena itu ia berbuah, ada yang seratus kali lipat, ada yang enam puluh kali lipat, ada yang tiga puluh kali lipat." Problemnya bukan pada kebutuhan tapi pada tanahnya. Jika tanahnya baik, benih akan tumbuh, sebab ada aliran air, karena ada benih yang cerdas yang telah diprogram (dengan pengertian dan hikmat). Kuasa dan kekuatan serta kasih karunia tersembunyi di dalam FT (logos) itu.   Tanah hanya memerlukan kondisi, tidak memerlukan edukasi oleh karena digerakkan oleh sesuatu (Firman dan Roh Kudus) dari dalam yang dipanggil terang Tuhan dan pribadi Tuhan sendiri (Yoh 1:1).   Mengapa tidak kita menerima firman-Nya dan perkataan-Nya dari pribadi Tuhan (YHWH) sendiri. Banyak orang yang suka mendengarkan khotbah yang baik, tapi Kerajaan Allah dan pemerintahan-Nya tidak tertam...

EIDO dan GINOSKO

Yohanes 4:10 Jawab Yesus kepadanya: *"Jikalau engkau tahu (eido) tentang karunia Allah dan siapakah Dia yang berkata kepadamu:*  Berilah Aku minum! niscaya engkau telah meminta kepada-Nya dan Ia telah memberikan kepadamu air hidup." Gbr: youtube.com Eido di sini artinya memiliki pengetahuan. Mungkin tau dari orang lain atau pernah melihat-Nya. Pernah mendengar khotbah atau melihat perbuatan dan mujizat yang Yesus lakukan. Mereka yang tidak memiliki pengetahuan disebut orang bodoh dan bahkan sebagai pelaku kejahatan, karenanya mereka menolak karunia Allah dan menolak Yesus yang diutus oleh-Nya. Orang bodoh tidak melihat apa yang disediakan Allah dan akan berakhir kepada hidup yang sia-sia walau sesukses apa pun di dunia ini menurut anggapan orang. Yohanes 1:11-12 1:11 Ia datang kepada milik kepunyaan-Nya, tetapi orang-orang kepunyaan-Nya itu tidak menerima-Nya. 1:12 Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu merek...