Langsung ke konten utama

Efesus 3:16-20 - DOA PAULUS


MEMPERBESAR KAPASITAS ROH

Efesus 3:16-20
3:16 Aku berdoa supaya Ia, menurut kekayaan kemuliaan-Nya, menguatkan dan meneguhkan kamu oleh Roh-Nya di dalam batinmu, 3:17 sehingga oleh imanmu Kristus diam di dalam hatimu dan kamu berakar serta berdasar di dalam kasih. 3:18 Aku berdoa, supaya kamu bersama-sama dengan segala orang kudus dapat memahami, betapa lebarnya dan panjangnya dan tingginya dan dalamnya kasih Kristus, 3:19 dan dapat mengenal kasih itu, sekalipun ia melampaui segala pengetahuan. Aku berdoa, supaya kamu dipenuhi di dalam seluruh kepenuhan Allah. 3:20 Bagi Dialah, yang dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita,





Doa yang disampaikan  dalam Efesus 3: 16-20 pada dasarnya ada lima hal yang 

rasul Paulus doakan agar mereka dan kita memiliki:
  • kekuatan spiritual batin
  • menjadikan hati mereka sebagai rumah Kristus
  • kemampuan untuk memahami realitas dimensi-dimensi spiritual
  • pengenalan kasih Kristus yang melampaui pikiran dan pengetahuan
  •  supaya kamu dipenuhi di dalam seluruh kepenuhan Allah.

1. Kekuatan spiritual batin

Tidak lain ini adalah pekerjaan daripada Roh Kudus yang ada di dalam kita. Roh Kudus harus diijinkan bekerja sepenuhnya sehingga bukan lagi menurut kondisi pikiran, keadaan dan emosi kita Dia bekerja, tetapi bekerja menurut secara penuh menurut kekayaan dan kemuliaan-Nya. Fakta-fakta lahiriah di sekeliling kita tidak boleh membatasi keleluasaan dan ruang gerak pekerjaan Roh Kudus sampai kuasa itu menampakkan hasilnya di dalam dan melalui diri dan hidup kita.
Roh Kudus bukan hanya berdiam di dalam kita, tapi Dia bekerja menurut firman yang keluar dari mulut Bapa (Kis 1:8, Mat 4:4).


2. Menjadikan hati mereka sebagai rumah tempat tinggal kediaman Kristus.
Ini adalah tujuan dari pembanguan manusia batiniah sejak pembasuhan dan kelahiran kembali. Semua orang Kristen terpanggil untuk menjadi serupa dengan Kristus. Ini adalah ukuran sesuai dengan kehendak-Nya secara paripurna dan sempurna.



3. Kemampuan untuk memahami realitas dari pada dimensi-dimensi spiritual.
Ini adalah ukuran-ukuran bangunan manusia batiniah yang harus dipahami dan dibuat sedemikian rupa sama persis dan akurat; sehingga Kristus mau tinggal di dalamnya. Seperti Nuh membangun bahtera diberikan gambaran dan ukuran-ukuran dari mendengarkan perkataan Tuhan dan Musa membangun tabernakel ukurannya berasal dari contoh yang dilihatnya di atas gunung. Namun sekarang kita dapat melihatnya dari Kristus Yesus yang berasal dari sorga dan pernah tinggal di antara kita. Pewahyuan tentang Yesus Kristus akan menjadi patokan bagi dimensi-dimensi pembangunan manusia batin atau manusia roh kita. Ini bukanlah ukuran-ukuran yang absurd karena Tuhan kita telah menjadi sama dengan manusia. Ini yang memberi pengharapan yang begitu besar, karena firman yang menjadi manusia itu telah menjadi model, ukuran dan teladan buat orang yang percaya kepada Yesus orang Nazareth itu.


4. pengenalan kasih Kristus yang melampaui pikiran dan pengetahuan. 
Ini bukanlah pengetahuan (gnosis, dari mana kita mendapatkan kata gnostic) yang membuat kita menjadi sombong seperti dikatakan Paulus di 1 Korintus 8:1. Juga bukan mengenai tahu (eido) saja seperti dalam Yohanes 4:10. Kita harus mengenai mengenal Dia dengan benar (Efesus 1:17 epinogsis) dan hubungan secara intim (ginosko) seperti dikatakan dalam Yohanes 17:3.


5. supaya kamu dipenuhi di dalam seluruh kepenuhan Allah.


Siapakah yang dipenuhi oleh seluruh kepenuhan Allah?  Yesus adalah yang pertama; yang sulung; buah sulung, di dalam Dia lah ada kepenuhan ke-Allahan.

Kolose 2:9 Sebab dalam Dialah berdiam secara jasmaniah seluruh kepenuhan ke-Allahan.

Semua ukuran Allah yang berkuasa (Efesus 1:19), kaya akan belas kasihan dan rahmat (Efesus 2: 4), melimpah-limpah dalam anugerah-Nya, kasih-karunia-Nya dan kebaikan-Nya (Efesus) 2: 7; 3: 7), dan kaya akan hikmat (Efesus 3: 10) bukan melalui proses penafsiran, terjemahan, pemahan dan sebagainya, tapi telah terbukti di dalam dan melalui Yesus Kristus; sehingga kita tinggal meraih dan mengambil dengan iman percaya kepada Yesus Kristus.    

Pewahyuan tentang Kristus itu sudah menjadi realita di bumi ini. Semua yang dikerjakan Tuhan di dalam Kristus dengan membangkitkan Dia dari antara orang mati dan mendudukan-Nya dengan segala kehormatan dan memberikan kuasa telah nyata. Semua itu menjadi bukti bahwa Yesus orang Nazareth itu dapat mengerjakannya dengan pertolongan sepenuhnya dari Bapa dan Roh Kudus. Kuasa yang sama bekerja di dalam kita.

Yesus orang Nazareth itu juga dibangun di bumi ini di dalam rumah rohani Maria dan Yusuf, maka kita akan dapat membangun dan dibangun sebagai rumah Tuhan sesuai dengan panggilan, kekayaan, kemuliaan dan kasih karunia-Nya (Efesus 3:16, 2 Timotius 2:19-22).


Kita harus menyediakan kapasitas roh yang besar  dan menyiapkan diri untuk terus dibangun di bumi ini di dalam rumah rohani untuk menjadi makin serupa dengan Kristus Yesus. Terus alami upgrade dan update.  


Related posts:




Postingan populer dari blog ini

Upper Room 2 - DR. Jonathan David

Menjalani kehidupan Roh Living the life of the Spirit Pendahuluan Kita tidak boleh pasif dan membiarkan hari-hari berlalu tanpa arti. di masa pandemi yang sudah 1,5tahun lewat harusnya terus menantikan Tuhan dan mengharapkan terjadi sesuatu yang luarbiasa. Kita harus tau apa yang Tuhan sedang kerjakan menurut agenda-Nya di waktu-waktu ini. Tidak cukup hanya mengenal Tuhan, tanpa mengetahui apa yang sedang dikerjakan-Nya. Dan Ia telah sampaikan kepada nabi dan rasul-Nya apa yang sedang dan segera terjadi di bukan Apri-September 2021 ini. Kita harus menjadi bagian dari apa yang Tuhan kerjakan. Jika kita tidak menantikan Tuhan dan membiarkan diri kita dibawa oleh pemikiran sendiri, yang dipengaruhi oleh opini orang atau dari media, maka apa yang ada pada kita dan kita terima selama ini, otomatis akan hilang dan diambil. Jangan biarkan selama zoom untuk ibadah / komsel itu tanpa kita alami benih yang mengandung kuasa dari firman lewat dan diambil oleh setan di pinggir jalan.   Tu...

GALATIA 1:10-24 KELUAR DARI HIDUP YANG SIA-SIA

Galatia 1:10 Jadi bagaimana sekarang: adakah kucari kesukaan manusia atau kesukaan Allah? Adakah kucoba berkenan kepada manusia?  Sekiranya aku masih mau mencoba berkenan kepada manusia, maka aku bukanlah hamba Kristus. Sebagai seorang rasul Tuhan, Paulus mengambil SIKAP TEGAS untuk tidak mencari perkenanan manusia. Tujuannya adalah melakukan apa yang Tuhan perintahkan dan menggenapinya. gbr: knowing-jesus.com Ini adalah suatu MASALAH SERIUS dalam hubungan kita dengan Tuhan, sebab Ia adalah Allah yang cemburu. Ketika kita mulai mengandalkan orang dalam hidup kita atau dalam melayani Tuhan, maka kita akan mulai kehilangan pengharapan di dalam Tuhan. Saul sangat mengutamakan orang Israel dibandingkan Tuhan. Ketika Samuel terlambat sedikit datang ke Gilgal, Saul menjadi tidak taat dan mempersembahkan korban bakaran sendiri; karena ia melihat rakyat mulai meninggalkannya. Walau pun Samuel menegurnya dan mengecam perbuatannya yang bodoh, Saul tidak menyesal.  Saul juga...

BELAJAR DARI GEREJA EFESUS

Salah satu gereja yang dibangun rasul Paulus dari awalnya adalah jemaat Efesus. Gereja Efesus menjadi gereja yang perkembangannya sangat fenomenal, karena dalam beberapa tahun dilatih oleh rasul Paulus mereka telah memberikan dampak kepada kota Efesus dan firman tersebar di Asia .

Misteri Penciptaan, Kejatuhan, dan Pengadilan Akhir Diungkapkan

Pengantar Seluruh teka-teki penciptaan, kejatuhan, dan pengadilan akhir diungkapkan lewat kisah Ayub. Tuhan berhasil memancing iblis lewat gagasannya sendiri untuk mencobai Ayub. Dari situ terungkap motifnya, bagaimana ia berusaha menawan dan mengunci sistem peradilan sorga untuk pemberontakannya. Anda sedang melihat cetak biru alam semesta dari sudut pandang ruang kendali utama (The Master Plan) atau Rencana Agung Tuhan.  Monumen Iman Tokoh iman yang luarbiasa kesalehannya adalah Ayub. Ia nyaris memiliki iman yang sempura. Kesalehannya justru terbukti ketika berada di titik nol. Walaupun teman-temannya bukan memberi nasehat yang positif; melainkan menuduhnya menyembunyikan dosa besar, sehingga mengalami banyak malapetaka, Ayub tidak teralihkan.  Meskipun isterinya juga mengecamnya dengan kasar, tapi Ayub tetap teguh imannya. Seakan Ayub sudah sempurna. Dalam peristiwa tragis ini tidak ada ucapan Ayub yang salah. Ayub memang berdiri sebagai monumen iman yang luar biasa di dal...

PANGGILAN KEPADA KEIMAMATAN MELKISEDEK

Ibrani 7:1-3  Sebab Melkisedek adalah raja Salem dan imam Allah Yang Mahatinggi; ia pergi menyongsong Abraham ketika Abraham kembali dari mengalahkan raja-raja, dan memberkati dia. Kepadanya pun Abraham memberikan sepersepuluh dari semuanya. Menurut arti namanya Melkisedek adalah pertama-tama raja kebenaran, dan juga raja Salem, yaitu raja damai sejahtera.

Sinergi Iman dan Kasih Karunia

Efesus 2:8 (TB)  Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah,  Peristiwa wanita yang sakit pendarahan sangat tepat untuk menjelaskan Sinergi: Diselamatkan "Oleh" Kasih Karunia "Melalui" Iman Dalam kasus wanita yang sakit pendarahan, iman dianalogikan sebagai akun bank. Percaya dalam jiwa wanita adalah ceknya. Jumlahnya adalah "asal kujamah ujung jubah Yesus, maka aku sembuh." Kasih karunia adalah hasil yang keluar dari Yesus, ditarik dari akun bank itu (iman pada Yesus). Namun jumlah yang ditarik ternyata bukan seperti yang tertulis pada cek wanita itu, tapi jauh berlebih. Wanita itu bukan saja menerima kesembuhan, tapi Yesus juga berkata:  " Hai anak-Ku, imanmu telah menyelamatkan engkau. Pergilah dengan selamat dan sembuhlah dari penyakitmu!" M arkus 5:34 (TB)  Analogi akun bank dan cek  menggambarkan sisi "legal-spiritual" dari mukjizat tersebut. Ini memperlihatkan bagaimana...

Kasih Karunia Untuk Mengejar Takdir (Bagian 2 - UR #218)

THE UPPER ROOM 218 – 27 Januari 2026 Kasih Karunia Untuk Mengejar Takdir Tanpa Gangguan (Bagian 2) 1. Panggilan untuk Membangun Mezbah dan Menyelami Roh ​ Membangun Mezbah : Setiap orang percaya dipanggil untuk membangun mezbah dan mempersembahkan korban agar Allah turun dengan api-Nya. ​ Sungai yang Dalam : Tuhan sedang mengukur "seribu hasta lagi" agar kita dapat menjelajahi sungai Allah yang semakin dalam, sehingga tidak ada lagi pergumulan di dalam hati. ​ Pola Pikir Kerajaan : Tuhan ingin kita memiliki pola pikir, gaya hidup, dan perilaku yang sesuai dengan pola Kerajaan Allah. ​2. Belajar dari Tokoh Alkitab: Ketaatan dan Identitas ​ Daniel : Ia bangkit di tengah budaya asing karena mengenal Tuhan, mengetahui panggilannya, dan memahami apa yang perlu dilakukan. ​ Ester : Tuhan memiliki kasih karunia yang berbeda untuk orang yang berbeda; Ester dipakai melalui cara yang bagi sebagian orang dianggap "tidak rohani". ​ Elia : ​Kekua...

Upper Room 34 - DR. Jonathan David

  25-01-2022   Anugerah Untuk Memerintah (GRACE TO GOVERN) Pendahuluan – oleh Ps. Cyrus Mat 13:23 Yang ditaburkan di tanah yang baik ialah orang yang mendengar firman itu dan mengerti, dan karena itu ia berbuah, ada yang seratus kali lipat, ada yang enam puluh kali lipat, ada yang tiga puluh kali lipat." Problemnya bukan pada kebutuhan tapi pada tanahnya. Jika tanahnya baik, benih akan tumbuh, sebab ada aliran air, karena ada benih yang cerdas yang telah diprogram (dengan pengertian dan hikmat). Kuasa dan kekuatan serta kasih karunia tersembunyi di dalam FT (logos) itu.   Tanah hanya memerlukan kondisi, tidak memerlukan edukasi oleh karena digerakkan oleh sesuatu (Firman dan Roh Kudus) dari dalam yang dipanggil terang Tuhan dan pribadi Tuhan sendiri (Yoh 1:1).   Mengapa tidak kita menerima firman-Nya dan perkataan-Nya dari pribadi Tuhan (YHWH) sendiri. Banyak orang yang suka mendengarkan khotbah yang baik, tapi Kerajaan Allah dan pemerintahan-Nya tidak tertam...

EIDO dan GINOSKO

Yohanes 4:10 Jawab Yesus kepadanya: *"Jikalau engkau tahu (eido) tentang karunia Allah dan siapakah Dia yang berkata kepadamu:*  Berilah Aku minum! niscaya engkau telah meminta kepada-Nya dan Ia telah memberikan kepadamu air hidup." Gbr: youtube.com Eido di sini artinya memiliki pengetahuan. Mungkin tau dari orang lain atau pernah melihat-Nya. Pernah mendengar khotbah atau melihat perbuatan dan mujizat yang Yesus lakukan. Mereka yang tidak memiliki pengetahuan disebut orang bodoh dan bahkan sebagai pelaku kejahatan, karenanya mereka menolak karunia Allah dan menolak Yesus yang diutus oleh-Nya. Orang bodoh tidak melihat apa yang disediakan Allah dan akan berakhir kepada hidup yang sia-sia walau sesukses apa pun di dunia ini menurut anggapan orang. Yohanes 1:11-12 1:11 Ia datang kepada milik kepunyaan-Nya, tetapi orang-orang kepunyaan-Nya itu tidak menerima-Nya. 1:12 Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu merek...