Langsung ke konten utama

MASUK PADA MASA PENGGENAPAN FIRMAN

Kita adalah generasi yang masuk pada masa penggenapan firman. Namun walau pun sudah mendapatkan banyak perkataan Tuhan, penglihatan, nubuatan dan seterusnya, tetap saja seringkali kita merasa bingung, buntu bahkan sebagian orang menjadi tidak percaya, banyak mengeluh, bersungut-sungut dan undur. Penyebabnya adalah karena kita fokus pada persoalan dan terpengaruh keadaan, hal-hal yang sifatnya natural. Demikian halnya dengan Yosua ketika ia memandangi tembok Yerikho, setelah bangsa Israel telah menyeberang sungai Yordan, di seberang Yerikho.

Ulangan 34
Deu 34:1  Kemudian naiklah Musa dari dataran Moab ke atas gunung Nebo, yakni ke atas puncak Pisga, yang di tentangan Yerikho, lalu TUHAN memperlihatkan kepadanya seluruh negeri itu: daerah Gilead sampai ke kota Dan,

Deu 34:2  seluruh Naftali, tanah Efraim dan Manasye, seluruh tanah Yehuda sampai laut sebelah barat,

Deu 34:3  Tanah Negeb dan lembah Yordan, lembah Yerikho, kota pohon korma itu, sampai Zoar.

Deu 34:4  Dan berfirmanlah TUHAN kepadanya: "Inilah negeri yang Kujanjikan dengan sumpah kepada Abraham, Ishak dan Yakub; demikian: Kepada keturunanmulah akan Kuberikan negeri itu. Aku mengizinkan engkau melihatnya dengan matamu sendiri, tetapi engkau tidak akan menyeberang ke sana."

Deu 34:5  Lalu matilah Musa, hamba TUHAN itu, di sana di tanah Moab, sesuai dengan firman TUHAN.

Deu 34:6  Dan dikuburkan-Nyalah dia di suatu lembah di tanah Moab, di tentangan Bet-Peor, dan tidak ada orang yang tahu kuburnya sampai hari ini.

Pada usia Musa 120 tahun, genaplah firman Tuhan dan dia akan mati karena firman Tuhan. Ini hal yang luarbiasa. Dia mati karena firman Tuhan, bukan sakit atau kecelakaan. Ini kehidupan yang selalu menyelaraskan dirinya. Ini adalah pada masa PL, jadi di jaman PB harus lebih baik lagi.
Saudara mungkin lebih baik dari Musa. Dia pernah memakai jalan sendiri, untuk hal yang benar. Saudara tidak dibenarkan memakai jalan sendiri, tapi jalan kebenaran.
Tuhan berkata “Kamu sudah selesai” di puncak gunung Pisga. Lihat seluruhnya apa yang sudah dijanjikan kepada Abraham, Ishak dan Yakub. Jadi Musa mati, karena dia sudah selesai menurut perkataan Tuhan.
Selama sebulan lamanya orang Israel menangisi Musa, tanpa ada yang tau di mana kuburannya, sampai hari ini. Musa dan juga Elia pada waktu Yesus dimuliakan di atas gunung yang tinggi, Tuhan tunjukkan keperkasaan Musa dan Elia.
Lebih penting lagi perhatikan bahwa saudara hidup di jaman penggenapan. Masuk pada masa penggenapan firman Tuhan.
Musa tidak menggenapkan dan hanya melihat. Mungkin saudara bukan yang menggenapi firman, tapi bukan berarti saudara seperti Musa. Yosua yang menggenapi firman, tapi mengapa Yosua tidak ada bersama Musa pada saat Tuhan menunjukkan seluruh tanah Kanaan?
Kadang-kadang juga kita beranggapan bahwa kita harus seperti Yosua. Menginginkan penggenapan. Tapi lihat mengapa Tuhan menunjukkan kepada Musa. Tapi mengapa Yoshua tidak ditunjukkan Yesus?  Tuhan tunjukkan Musa dan Elia, bukan Yosua dan Daud. Yosua ada di dalam hidupnya Musa, karena Yosua disiapkan Musa. Walau pun Yosua bukan seleranya Musa, tapi pilihan Tuhan, selera Tuhan.
Tuhan menyiapkan saudara melalui ‘Musa’. Belajarlah dalam rumah rohani apa yang Tuhan kerjakan. Itu pun Tuhan sedang menyiapkan saudara. Jangan merasa ternista jika kau tidak diperhatikan pemimpin, tapi seperti kata Tuhan, kau harus bersungguh hati kepada Tuhan. Dia Tuhan menyiapkan segala sesuatu dalam rumah rohani ini, itu pun Ia menyiapkannya untuk saudara.
Keperkasaan Elisa karena Elia ada di dalam dirinya. Elia bisa melakukan double. Yosua menaklukan 13 kerajaan, Musa hanya 2 kerajaan. Tapi Tuhan tetap menghargai Musa, sebab ia yang menyiapkan Yosua, membuat Yosua perkasa.
Kembali kepada Yosua.
Yosua 5:13-15.
Jos 5:13  Ketika Yosua dekat Yerikho, ia melayangkan pandangnya, dilihatnya seorang laki-laki berdiri di depannya dengan pedang terhunus di tangannya. Yosua mendekatinya dan bertanya kepadanya: "Kawankah engkau atau lawan?"

Jos 5:14  Jawabnya: "Bukan, tetapi akulah Panglima Balatentara TUHAN. Sekarang aku datang." Lalu sujudlah Yosua dengan mukanya ke tanah, menyembah dan berkata kepadanya: "Apakah yang akan dikatakan tuanku kepada hambanya ini?"

Jos 5:15  Dan Panglima Balatentara TUHAN itu berkata kepada Yosua: "Tanggalkanlah kasutmu dari kakimu, sebab tempat engkau berdiri itu kudus." Dan Yosua berbuat demikian.

MENGUBAH CARA PANDANG
Yosua sedang memandang tembok Yerikho sambil melamun. Yang dipikirkan bagaimana caranya masuk ke kota Yerikho. Bagaimana caranya bisa merobohkan tembok yang mengelilingi kota Yerikho itu? Bagaiman caranya dia bisa menggenapkan perkataan Tuhan untuk masuk ke tanah Kanaan.
Sebenarnya bukan itu yang harus dilakukannya.
Matanya melihat tembok, Yosua fokus melihat persoalan. Tapi kemudian, ada seseorang laki-laki berdiri berhadapan-hadapan dengannya (a man stood opposite). Laki-laki itu menghalangi pandangannya ke tembok Yerikho.
Di Yos 2, Yoshua telah mengirim dua orang pengintai dan mereka bertemu Rahab. Mereka lapor ke Yosua. Apa yang dikatakan Rahab merupakan spirit orang Yerikho, bahwa mereka ketakutan dan terteror. Ketakutan orang-orang Yerikho terhadap bangsa Israel telah lama terjadi dan sekarang mereka makin takut lagi melihat bangsa Israel telah menyeberang sungai Yordan di bawah kepemimpinan Yosua.
Jos 2:8  Tetapi sebelum kedua orang itu tidur, naiklah perempuan itu mendapatkan mereka di atas sotoh

Jos 2:9  dan berkata kepada orang-orang itu: "Aku tahu, bahwa TUHAN telah memberikan negeri ini kepada kamu dan bahwa kengerian terhadap kamu telah menghinggapi kami dan segala penduduk negeri ini gemetar menghadapi kamu.

Jos 2:10  Sebab kami mendengar, bahwa TUHAN telah mengeringkan air Laut Teberau di depan kamu, ketika kamu berjalan keluar dari Mesir, dan apa yang kamu lakukan kepada kedua raja orang Amori yang di seberang sungai Yordan itu, yakni kepada Sihon dan Og, yang telah kamu tumpas.

Jos 2:11  Ketika kami mendengar itu, tawarlah hati kami dan jatuhlah semangat setiap orang menghadapi kamu, sebab TUHAN, Allahmu, ialah Allah di langit di atas dan di bumi di bawah.

Jos 2:24  Kata mereka kepada Yosua: "TUHAN telah menyerahkan seluruh negeri ini ke dalam tangan kita, bahkan seluruh penduduk negeri itu gemetar menghadapi kita."

Mereka takut dan terteror bangsa Israel. Dan Yosua sudah mendapatkan laporan bahwa Tuhan telah menyerahkan seluruh negeri ke dalam tangan bangsa Israel. Tapi kenapa Yosua masih melamun ketika melihat tembok Yerikho?!
Yos 6:1 orang Yerikho takut telah mengetahui Israel sudah menyeberang sungai Yordan. Kapan mereka merasa takut?
Yos 2:10 Ketika Israel menyeberang Laut Teberau dibawah pimpinan Musa, mereka sudah takut. Dan Rahab mengkonfirmasi bahwa mereka sudah kalah, tawar hati mereka, padahal mereka masih jauh.
Baca juga Yosua 5:1.
Jos 5:1  Ketika semua raja orang Amori di sebelah barat sungai Yordan dan semua raja orang Kanaan di tepi laut mendengar, bahwa TUHAN telah mengeringkan air sungai Yordan di depan orang Israel, sampai mereka dapat menyeberang, tawarlah hati mereka dan hilanglah semangat mereka menghadapi orang Israel itu.

Musa tidak melamun. Tapi Yosua masih melamun walau pun ada informasi, itu tidak dipakainya. Jadi Tuhan perlu intervensi Yosua.
Panggilan hidupmu bukan kau untuk memikirkan bagaimana menggenapi, tapi hanya satu, TAAT. Ketika kau taati berarti kau percaya. 
Sekarang Yosua melihat Tuhan, sebagai Panglima Balatentara Tuhan.
Aku datang bersama engkau untuk mengambil-alih. Tanggalkanlah kasutmu karena tempat engkau berdiri itu kudus.
Generasi penggenap ditentukan oleh cara pandangmu. Kau pandangi terus tembok Yerikho (persoalan, masalah). Taukah kapan tembok itu runtuh? Tidak akan jika kau hanya pandangi. Itu sebabnya sekarang Panglima Tentara itu berdiri dihadapanmu, menghalangi pandanganmu. Yosua memandang tembok Yerikho dengan cara yang salah. Tanah itu sudah dijanjikan. Kenapa sekarang dia hampir kehilangan iman? Sekarang pandangannya itu dihalangi. Seluruh pandangan dia dihalangi oleh Tuhan.
Lalu ia berkata, kawankah atau lawan? Di kitab Roma dikatakan jika Tuhan dipihak kita, siapa lawan kita. Tentu kita butuh keberpihakan Tuhan. Tapi tetap saja, pertanyaan Yosua itu pertanyaan konyol! Sebab sudah dikatakan Tanah Kanaan itu akan menjadi milik orang Israel, karena ada ketetapan Tuhan, ada kepentingan Tuhan.
Musa diminta Tuhan kembali ke Mesir dengan tanda-tanda dan mujizat. Banyak hal yang bisa dilakukan dukun-dukun serupa dengan Musa, kecuali 2 mujizat terakhir. Tapi Tuhan juga berkata kepada Musa: Aku akan mengeraskan hati Firaun. Seolah-olah Tuhan berpihak kepada Mesir. Tapi Musa taat saja. Tuhan ingin menunjukkan keperkasaanNya dan kemuliaanNya dihadapan orang Israel. Jadi Musa taat saja, karena memang bukan kegagahannya atau bukan karena Israel itu perkasa.
Panglima Balatentara itu menjawab Yosua.
1.Bukan kedua-duanya, Aku lah Panglima Balatentara Tuhan. Apa artinya? Jika ada tentara sorga di sini artinya perang! Bagi si penggenap, apa saja akan tergenapi. Pada saat itu Yosua berdiri pada posisi yang salah, yang tidak sama dengan apa yang Tuhan lihat. Pandangannya berbeda dengan pandangan Tuhan. Yosua melihat hal-hal yang natural, sedangkan Tuhan melihat secara spiritual.
2. Sekarang Aku datang. Artinya jangan melamun lagi, sekarang saatnya perang! Aku datang untuk menggenapkan. Peperangan ini milik Tuhan.
3. Tanggalkanlah kasutmu! Kasut adalah alat perjalanan. Tanggalkan caramu yang lama, cara-cara lahiriahmu!
Bayangkan, lalu Panglima Tentara itu beralih berdiri menyamping, mengambil posisi sambil melanjutkan perkataanNya:  Sebab tempat kau berdiri itu kudus.
Tempat berdirimu sekarang...sama di posisi Aku. Kau tidak boleh berbagi dengan agendamu, cita-cita pribadimu, tanggalkan ambisimu, tanggalkan semua. Kalau kau inginkan posisi yang sama dengan Tuhan, tanggalkan itu semua. Supaya kita miliki destiny yang sama, pandangan yang sama dengan Tuhan. Amin.
Setelah Panglima itu berdiri ke samping dan Yosua berdiri bersama-sama dengan Panglima itu, pandangannya tidak lagi terhalang. Dia bisa melihat sekarang pintu gerbangnya telah tertutup. (Yos 6:1).
Yos 6:2. Lihat....Aku telah serahkan Yerikho ke tanganmu.
Itulah kemampuan profetik yang diberikan Tuhan. Kau akan melihat berbeda, pandangan yang berbeda. Apa pun masalahnya, ini bukan bukan masalah uang, bukan masalah keberanian atau ketakutan, tapi masalah destiny. Dengan ketaatan, kau akan memiliki cara pandang yang berbeda dan kau akan mendapatkan penggenapan.
Secara lahiriah tembok Yerikho belum rapuh, tapi masih kokoh. Jadi ketika dia menerima instruksi untuk mengelilingi tembok Yerikho adalah taat saja. Tidak lagi dia berpikir, satu-satunya cara merobohkan tembok Yerikho adalah dengan berperang, mengerahkan tentara.
Sekarang kita memiliki pandangan yang sama. Ini saatnya. Bukan kita untuk berpikir bagaimana menggenapinya. Menurut saudara ketika pandangan saudara dihalangi Tuhan, mana yang lebih menguasai kita? Tembok Yerikho atau Tuhan. Jawabnya adalah tembok Yerikho. Karena ia masih bertanya: Kawankah engkau atau lawan?
Yos 5:14: sujudlah Yosua dan menyembah. Menyembah bukan jawaban, bukan solusi, tembok tidak roboh dan berdiri kokoh.  Persoalan masih ada.
Tapi yang jadi jawaban dan penggenapan adalah KETAATAN.  Sekarang Yosua mau mendengar perkataan Tuhan: Apakah yang akan dikatakan tuanku?
Yosua disiapkan Tuhan untuk taat pada perintah Tuhan selanjutnya.
Sekarang semua prajurit harus mengelilingi tembok Yerikho sekali sehari selama 6 hari. Menurut Bible Commentary keliling tembok Yerikho itu 35KM. Dan hari ketujuh harus keliling 7 x atau 245KM. Jadi mereka kasut mereka Tuhan tanggalkan dengan cara yang berbeda. Tenaga mereka sudah habis.
Hal yang serupa terjadi. Tembok Yerusalem dihancurkan pada zaman Nebukadnezar. Nehemia membangun kembali tembok Yerusalem hanya selama 52 hari.  Pertama dia pulihkan dulu keadaan orang Israel. Allah harus mendapatkan tempat dulu dalam kehidupan kita. sehingga tembok Yerusalem bisa dibangun kembali.
1. Hidup mereka tercela.
2. Mereka tidak menghormati hari Sabat
3. Mereka melakukan pernikahan dengan bangsa yang tidak mengenal Tuhan. Mereka harus cerai atau jika tidak akan dicabut rambutnya.
Sampai Nehemia mati, tembok Yerusalem tetap berdiri.
Perhatikan bahwa jika nampak Allah menyertai kita, maka allah yang menyertai mereka, orang Yerikho itu telah meninggalkan mereka. Karena itu mereka terteror, ketakutan. Jika kita memberi tempat yang berkenan, yang benar kepada Allah-ku maka musuh akan terterror dan allah mereka akan meninggalkan mereka.
Kau harus dipulihkan pandanganmu seperti Yosua. Kau harus melihat menembus tembok, melihat secara spiritual dan hidup secara supra-natural. Jadi ini bisa membuatmu menjadi penggenap. Masa depanmu adalah memberi dampak, memberikan banyak kehidupan kepada banyak orang.
Bukan tidak ada masalah yang membuat kau sukses, tapi ikutilah cara Tuhan. Daud mengalami banyak masalah dan orang memberontak kepadanya, tapi dia tidak mau membunuh. Selama dia mendapatkan lagi dari Tuhan, Daud tidak bisa mundur atau  jatuh.
Berikan dirimu untuk mencapai penggenapan dengan hati yang taat, hati yang percaya, merespon kasih-karunia untuk berjalan bersama-sama Tuhan.
Imanmu harus tetap dari firman dan kebenaran. Jadikan itu realita bukan dengan hati yang keras atau menentang.
Jangan ada kebingungan. Kebingungan itu adalah roh Babel. Jika kita lihat Alkitab, roh Babel itu adalah paling akhir. Dari peristiwa Babel sampai Wahyu. Jika itu bisa dikalahkan barulah gereja bisa menjadi Mempelai atau mitra Tuhan sejati.
Roh kebingungan itu sepertinya tidak jahat, tapi itu penghalang terbesar dan terakhir. Jadi kau harus bisa menghardik kebingungan itu. Setelah peristiwa Babel yang ada adalah kebingungan. Dan roh itu terus ada sampai sekarang. Ketika Roh Kudus datang Ia membebaskan, Ia menyatukan. Roh Kudus memberikan pemahaman dan persatuan, seperti pada pencurahan Roh Kudus pada hari Pentakosta.
Jangan andalkan hal-hal yang natural sama-sekali. Kita butuh kepastian dari Roh Kudus. Petrus bertanya: Kapankah Kau memulihkan kerajaan Israel? Bukan urusanamu, kata Yesus, tapi itu urusan Bapa. Tapi jika Roh Kudus itu datang, kau akan menerima kuasa.
Sermon Ps.Djonny Tambunan 29-Jan-2017

Postingan populer dari blog ini

Upper Room 2 - DR. Jonathan David

Menjalani kehidupan Roh Living the life of the Spirit Pendahuluan Kita tidak boleh pasif dan membiarkan hari-hari berlalu tanpa arti. di masa pandemi yang sudah 1,5tahun lewat harusnya terus menantikan Tuhan dan mengharapkan terjadi sesuatu yang luarbiasa. Kita harus tau apa yang Tuhan sedang kerjakan menurut agenda-Nya di waktu-waktu ini. Tidak cukup hanya mengenal Tuhan, tanpa mengetahui apa yang sedang dikerjakan-Nya. Dan Ia telah sampaikan kepada nabi dan rasul-Nya apa yang sedang dan segera terjadi di bukan Apri-September 2021 ini. Kita harus menjadi bagian dari apa yang Tuhan kerjakan. Jika kita tidak menantikan Tuhan dan membiarkan diri kita dibawa oleh pemikiran sendiri, yang dipengaruhi oleh opini orang atau dari media, maka apa yang ada pada kita dan kita terima selama ini, otomatis akan hilang dan diambil. Jangan biarkan selama zoom untuk ibadah / komsel itu tanpa kita alami benih yang mengandung kuasa dari firman lewat dan diambil oleh setan di pinggir jalan.   Tu...

GALATIA 1:10-24 KELUAR DARI HIDUP YANG SIA-SIA

Galatia 1:10 Jadi bagaimana sekarang: adakah kucari kesukaan manusia atau kesukaan Allah? Adakah kucoba berkenan kepada manusia?  Sekiranya aku masih mau mencoba berkenan kepada manusia, maka aku bukanlah hamba Kristus. Sebagai seorang rasul Tuhan, Paulus mengambil SIKAP TEGAS untuk tidak mencari perkenanan manusia. Tujuannya adalah melakukan apa yang Tuhan perintahkan dan menggenapinya. gbr: knowing-jesus.com Ini adalah suatu MASALAH SERIUS dalam hubungan kita dengan Tuhan, sebab Ia adalah Allah yang cemburu. Ketika kita mulai mengandalkan orang dalam hidup kita atau dalam melayani Tuhan, maka kita akan mulai kehilangan pengharapan di dalam Tuhan. Saul sangat mengutamakan orang Israel dibandingkan Tuhan. Ketika Samuel terlambat sedikit datang ke Gilgal, Saul menjadi tidak taat dan mempersembahkan korban bakaran sendiri; karena ia melihat rakyat mulai meninggalkannya. Walau pun Samuel menegurnya dan mengecam perbuatannya yang bodoh, Saul tidak menyesal.  Saul juga...

BELAJAR DARI GEREJA EFESUS

Salah satu gereja yang dibangun rasul Paulus dari awalnya adalah jemaat Efesus. Gereja Efesus menjadi gereja yang perkembangannya sangat fenomenal, karena dalam beberapa tahun dilatih oleh rasul Paulus mereka telah memberikan dampak kepada kota Efesus dan firman tersebar di Asia .

Misteri Penciptaan, Kejatuhan, dan Pengadilan Akhir Diungkapkan

Pengantar Seluruh teka-teki penciptaan, kejatuhan, dan pengadilan akhir diungkapkan lewat kisah Ayub. Tuhan berhasil memancing iblis lewat gagasannya sendiri untuk mencobai Ayub. Dari situ terungkap motifnya, bagaimana ia berusaha menawan dan mengunci sistem peradilan sorga untuk pemberontakannya. Anda sedang melihat cetak biru alam semesta dari sudut pandang ruang kendali utama (The Master Plan) atau Rencana Agung Tuhan.  Monumen Iman Tokoh iman yang luarbiasa kesalehannya adalah Ayub. Ia nyaris memiliki iman yang sempura. Kesalehannya justru terbukti ketika berada di titik nol. Walaupun teman-temannya bukan memberi nasehat yang positif; melainkan menuduhnya menyembunyikan dosa besar, sehingga mengalami banyak malapetaka, Ayub tidak teralihkan.  Meskipun isterinya juga mengecamnya dengan kasar, tapi Ayub tetap teguh imannya. Seakan Ayub sudah sempurna. Dalam peristiwa tragis ini tidak ada ucapan Ayub yang salah. Ayub memang berdiri sebagai monumen iman yang luar biasa di dal...

PANGGILAN KEPADA KEIMAMATAN MELKISEDEK

Ibrani 7:1-3  Sebab Melkisedek adalah raja Salem dan imam Allah Yang Mahatinggi; ia pergi menyongsong Abraham ketika Abraham kembali dari mengalahkan raja-raja, dan memberkati dia. Kepadanya pun Abraham memberikan sepersepuluh dari semuanya. Menurut arti namanya Melkisedek adalah pertama-tama raja kebenaran, dan juga raja Salem, yaitu raja damai sejahtera.

Efesus 3:16-20 - DOA PAULUS

MEMPERBESAR KAPASITAS ROH Efesus 3:16-20 3:16  Aku berdoa supaya Ia, menurut kekayaan   kemuliaan-Nya, menguatkan dan meneguhkan kamu oleh Roh-Nya di dalam batinmu, 3:17 sehingga oleh imanmu Kristus diam di dalam hatimu dan kamu berakar serta berdasar di dalam kasih. 3:18 Aku berdoa, supaya kamu bersama-sama dengan segala orang kudus dapat memahami, betapa lebarnya dan panjangnya dan tingginya dan dalamnya kasih Kristus, 3:19 dan dapat mengenal kasih itu, sekalipun ia melampaui segala pengetahuan. Aku berdoa, supaya kamu dipenuhi di dalam seluruh kepenuhan Allah. 3:20 Bagi Dialah, yang dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita, Doa yang disampaikan  dalam Efesus 3: 16-20 pada dasarnya ada lima hal yang  rasul Paulus doakan agar mereka dan kita memiliki: ...

Sinergi Iman dan Kasih Karunia

Efesus 2:8 (TB)  Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah,  Peristiwa wanita yang sakit pendarahan sangat tepat untuk menjelaskan Sinergi: Diselamatkan "Oleh" Kasih Karunia "Melalui" Iman Dalam kasus wanita yang sakit pendarahan, iman dianalogikan sebagai akun bank. Percaya dalam jiwa wanita adalah ceknya. Jumlahnya adalah "asal kujamah ujung jubah Yesus, maka aku sembuh." Kasih karunia adalah hasil yang keluar dari Yesus, ditarik dari akun bank itu (iman pada Yesus). Namun jumlah yang ditarik ternyata bukan seperti yang tertulis pada cek wanita itu, tapi jauh berlebih. Wanita itu bukan saja menerima kesembuhan, tapi Yesus juga berkata:  " Hai anak-Ku, imanmu telah menyelamatkan engkau. Pergilah dengan selamat dan sembuhlah dari penyakitmu!" M arkus 5:34 (TB)  Analogi akun bank dan cek  menggambarkan sisi "legal-spiritual" dari mukjizat tersebut. Ini memperlihatkan bagaimana...

Kasih Karunia Untuk Mengejar Takdir (Bagian 2 - UR #218)

THE UPPER ROOM 218 – 27 Januari 2026 Kasih Karunia Untuk Mengejar Takdir Tanpa Gangguan (Bagian 2) 1. Panggilan untuk Membangun Mezbah dan Menyelami Roh ​ Membangun Mezbah : Setiap orang percaya dipanggil untuk membangun mezbah dan mempersembahkan korban agar Allah turun dengan api-Nya. ​ Sungai yang Dalam : Tuhan sedang mengukur "seribu hasta lagi" agar kita dapat menjelajahi sungai Allah yang semakin dalam, sehingga tidak ada lagi pergumulan di dalam hati. ​ Pola Pikir Kerajaan : Tuhan ingin kita memiliki pola pikir, gaya hidup, dan perilaku yang sesuai dengan pola Kerajaan Allah. ​2. Belajar dari Tokoh Alkitab: Ketaatan dan Identitas ​ Daniel : Ia bangkit di tengah budaya asing karena mengenal Tuhan, mengetahui panggilannya, dan memahami apa yang perlu dilakukan. ​ Ester : Tuhan memiliki kasih karunia yang berbeda untuk orang yang berbeda; Ester dipakai melalui cara yang bagi sebagian orang dianggap "tidak rohani". ​ Elia : ​Kekua...

Upper Room 34 - DR. Jonathan David

  25-01-2022   Anugerah Untuk Memerintah (GRACE TO GOVERN) Pendahuluan – oleh Ps. Cyrus Mat 13:23 Yang ditaburkan di tanah yang baik ialah orang yang mendengar firman itu dan mengerti, dan karena itu ia berbuah, ada yang seratus kali lipat, ada yang enam puluh kali lipat, ada yang tiga puluh kali lipat." Problemnya bukan pada kebutuhan tapi pada tanahnya. Jika tanahnya baik, benih akan tumbuh, sebab ada aliran air, karena ada benih yang cerdas yang telah diprogram (dengan pengertian dan hikmat). Kuasa dan kekuatan serta kasih karunia tersembunyi di dalam FT (logos) itu.   Tanah hanya memerlukan kondisi, tidak memerlukan edukasi oleh karena digerakkan oleh sesuatu (Firman dan Roh Kudus) dari dalam yang dipanggil terang Tuhan dan pribadi Tuhan sendiri (Yoh 1:1).   Mengapa tidak kita menerima firman-Nya dan perkataan-Nya dari pribadi Tuhan (YHWH) sendiri. Banyak orang yang suka mendengarkan khotbah yang baik, tapi Kerajaan Allah dan pemerintahan-Nya tidak tertam...

EIDO dan GINOSKO

Yohanes 4:10 Jawab Yesus kepadanya: *"Jikalau engkau tahu (eido) tentang karunia Allah dan siapakah Dia yang berkata kepadamu:*  Berilah Aku minum! niscaya engkau telah meminta kepada-Nya dan Ia telah memberikan kepadamu air hidup." Gbr: youtube.com Eido di sini artinya memiliki pengetahuan. Mungkin tau dari orang lain atau pernah melihat-Nya. Pernah mendengar khotbah atau melihat perbuatan dan mujizat yang Yesus lakukan. Mereka yang tidak memiliki pengetahuan disebut orang bodoh dan bahkan sebagai pelaku kejahatan, karenanya mereka menolak karunia Allah dan menolak Yesus yang diutus oleh-Nya. Orang bodoh tidak melihat apa yang disediakan Allah dan akan berakhir kepada hidup yang sia-sia walau sesukses apa pun di dunia ini menurut anggapan orang. Yohanes 1:11-12 1:11 Ia datang kepada milik kepunyaan-Nya, tetapi orang-orang kepunyaan-Nya itu tidak menerima-Nya. 1:12 Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu merek...