Langsung ke konten utama

DIMENSI UNSTOPABLE BAG-2

HIDUP YANG MEMILIKI KUASA, PENGARUH DAN DAMPAK DARI KERAJAAN TUHAN

Israel dipakai sebagai gambaran gereja. Makin ditindas mereka makin bertambah banyak. Mereka bertambah banyak tapi menjadi budak. Tidak memiliki kuasa, dampak dan pengaruh. Berarti tidak memiliki dimensi unstopable. Inilah warisan yang ditinggalkan oleh kemah Yusuf. Bangkit Firaun yang lain yang tidak mengenal Yusuf. Mereka ditindas.






Banyak gereja yang tidak memiliki pengaruh dan dampak. Walau pun terhitung megachurch dengan fasilitas banyak, dan jumlah jemaat sangat banyak. Ada kesembuhan ilahi, mereka melakukan pemberitaan injil, dsb. Tapi mereka tidak punya pengaruh dan tidak berdampak. Senin-Sabtu mereka menjadi budak dunia. Mesir adalah gambaran dunia. Mereka bergumul di tempak pekerjaan, di sekolah, dsb.


KEL 1:7-12
Exo 1:7  Orang-orang Israel beranak cucu dan tak terbilang jumlahnya; mereka bertambah banyak dan dengan dahsyat berlipat ganda, sehingga negeri itu dipenuhi mereka.

Exo 1:8  Kemudian bangkitlah seorang raja baru memerintah tanah Mesir, yang tidak mengenal Yusuf.

Exo 1:9  Berkatalah raja itu kepada rakyatnya: "Bangsa Israel itu sangat banyak dan lebih besar jumlahnya dari pada kita.

Exo 1:10  Marilah kita bertindak dengan bijaksana terhadap mereka, supaya mereka jangan bertambah banyak lagi dan--jika terjadi peperangan--jangan bersekutu nanti dengan musuh kita dan memerangi kita, lalu pergi dari negeri ini."

Exo 1:11  Sebab itu pengawas-pengawas rodi ditempatkan atas mereka untuk menindas mereka dengan kerja paksa: mereka harus mendirikan bagi Firaun kota-kota perbekalan, yakni Pitom dan Raamses.

Exo 1:12  Tetapi makin ditindas, makin bertambah banyak dan berkembang mereka, sehingga orang merasa takut kepada orang Israel itu.


Dulu kita ingin seperti Yusuf, seseorang yang berhasil sedemikian rupa, seseorang yang disertai Tuhan sedemikian rupa. Tapi sekarang Tuhan singkapkan, Yusuf tidak bisa menjadi model kerajaan. Hidup Yusuf  tidak memiliki dampak dari KerajaanNya, dia tidak punya tahta. Untuk tinggal di tanah Gosyen, mereka harus minta ijin pada Firaun.  Jumlah yang besar, fasilitas dan uang yang banyak tidak identik dengan dimensi unstopable. Banyak orang berbondong-bondong ke gereja tersebut.
Kej 1:26-28
Gen 1:26  Berfirmanlah Allah: "Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi."

Gen 1:27  Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka.

Gen 1:28  Allah memberkati mereka, lalu Allah berfirman kepada mereka: "Beranakcuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, berkuasalah atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas segala binatang yang merayap di bumi."


Tujuan penciptaan Tuhan menurut rupa dan gambarNya adalah untuk berkuasa, bukan yang lemah dan tidak berdaya; hidup dalam ketakutan dan diombang-ambingkan persoalan. Tapi panggilan Tuhan adalah supaya kita berkuasa dan Tuhan memberkati hidup kita. Bertambah banyak itu perintah Tuhan, tapi jangan stop di situ; tapi harus menaklukkan, berkuasa atas segala sesuatu. Itulah panggilan kita sebagai pemenang, bukan untuk jadi orang yang kalah dan lemah. Kita bukan budak dari dunia ini. Kita harus punya kuasa, kekuatan, pengaruh dan dampak. Kodrat penciptaanNya atas manusia adalah to have dominion upon the earth, have control. Itu artinya kita hidup dalam dimensi unstopable. Beri Roh Kudus untuk memberi dinamika (dinamit) dan kekuatan ledakan (exploits). 


Maz 78:59-63
Psa 78:59  Ketika Allah mendengarnya, Ia menjadi gemas, Ia menolak Israel sama sekali;

Psa 78:60  Ia membuang kediaman-Nya di Silo kemah yang didiami-Nya di antara manusia;

Psa 78:61  Ia membiarkan kekuatan-Nya tertawan, membiarkan kehormatan-Nya jatuh ke tangan lawan;

Psa 78:62  Ia membiarkan umat-Nya dimakan pedang, dan gemaslah Ia atas milik-Nya sendiri.

Psa 78:63  Anak-anak teruna mereka dimakan api, dan anak-anak dara mereka tidak lagi dipuja dengan nyanyian perkawinan;


Tuhan sangat geram dan murka (furious) atas milikNya sendiri atas orang Israel yang fokus pada jumlah, tapi tidak memiliki kuasa dan dampak (power and impact). Gereja mula-mula mengalami aniaya, tapi mereka memiliki dampak. Banyak orang yang tidak siap untuk bergabung dengan mereka, karena gereja mula-mula itu memiliki dampak dan pengaruh. 



Ay65. Tiba-tiba Tuhan sadar – akan pemberontakan Israel, Dia tau akar penyebab masalah bangsa Israel yang berulang-ulang. Lalu Tuhan ingat lagi janji-Nya kepada Abraham, Ishak dan Yakub. Bukan karena doa-doa dan teriakan bangsa Israel Ia bertindak melepaskan mereka. Tetapi ketika sudah genap waktuNya, Ia mulai bertindak. Daniel menangkap waktu Tuhan. Ia mengetahui firmanNya; harus 70 tahun Israel mengalami pembuangan di Babel. Daniel berdoa supaya orang Israel bisa bekerja sama dan bermitra untuk kembali ke Israel. Lalu Tuhan bangkitkan Yeremia, Koresh, Hagai.
Karena mereka umat Tuhan
Karena janjiNya kepada Abraham
Karena waktu penggenapan
Kej 41:41-45
Gen 41:41  Selanjutnya Firaun berkata kepada Yusuf: "Dengan ini aku melantik engkau menjadi kuasa atas seluruh tanah Mesir."

Gen 41:42  Sesudah itu Firaun menanggalkan cincin meterainya dari jarinya dan mengenakannya pada jari Yusuf; dipakaikannyalah kepada Yusuf pakaian dari pada kain halus dan digantungkannya kalung emas pada lehernya.

Gen 41:43  Lalu Firaun menyuruh menaikkan Yusuf dalam keretanya yang kedua, dan berserulah orang di hadapan Yusuf: "Hormat!" Demikianlah Yusuf dilantik oleh Firaun menjadi kuasa atas seluruh tanah Mesir.

Gen 41:44  Berkatalah Firaun kepada Yusuf: "Akulah Firaun, tetapi dengan tidak setahumu, seorangpun tidak boleh bergerak di seluruh tanah Mesir."

Gen 41:45  Lalu Firaun menamai Yusuf: Zafnat-Paaneah, serta memberikan Asnat, anak Potifera, imam di On, kepadanya menjadi isterinya. Demikianlah Yusuf muncul sebagai kuasa atas seluruh tanah Mesir.

41  And Pharaoh said unto Joseph, See, I have set thee over all the land of Egypt.

Ay41. Yusuf bukan diberikan kuasa, tapi hanya ditetapkan untuk mengambil-alih tugas-tugas Firaun. Yang memegang kuasa dan tahta tetap Firaun. Yusuf diberikan hanya kereta ke2. Jadi Yusuf tidak memiliki dimensi unstopable. Generasi Yusuf sudah berakhir, sebab kemah Yusuf sudah ditolak Tuhan.
Saudara harus memiliki passion (kehausan), bersungguh-hati dan miliki nilai-nilai luhur  tentang Tuhan dan kerajaanNya.
 Tahun 2017 adalah Tahun ketetapan Bapa, dominasi Putra dan demonstrasi Roh.
Panggilan hidup kita untuk berkuasa, jadi miliki nilai-nilai ilahi dalam KerajaanNya memiliki pengaruh dan dampak.
Tanpa kita memiliki ke 3 hal tersebut, kita juga tidak bisa melihat hal-hal rohani dan kegerakan Allah. Tidak yakin Allah yang berdaulat dan  mengontrol segalanya.
Tuhan ingin keperkasaanNya mengalir dalam hidup kita, bukan seperti Israel yang selalu berseru-seru, tapi jatuh bangun lagi.
Dimensi unstopable bukan supaya kita bisa melakukan segala sesuatu secara lahiriah. Bukan untuk menjadi superman. Tapi dimensi unstopable ini menjadi nyata, HANYA jika kita hidup untuk kerajaanNya. Dimensi ini bukan tentang hal-hal lahiriah (bukan berkat jasmani / materi).
Yesus dalam keadaan lapar dan haus tetap memberitakan Kerajaan Allah kepada perempuan Samaria di sumur Yakub. Berkat perempuan Samaria ini, seluruh kota bertobat, kota dipulihkan. Sebab seorang perempuan kota hubungan Samaria dan Yehuda menjadi rusak, yaiut sebab dulu Dina diperkosa. Sekarang perempuan Samaria itu memulihkannya.
Dimensi unstopable hanya dimiliki Tuhan. Tapi Dia tunjukkan dimensi itu dimiliki Yesus, sebagai Anak Manusia di bumi, bukan di sorga. Yesus berkata: MakananKu ialah melakukan pekerjaan Bapa dan menyelesaikan pekerjaanNya. Itu karena Yesus memiliki dimensi unstopable. Sakit penyakit tidak bisa menjamah Yesus.  Dan kematian tidak bisa menyetopnya.
Jika kita melakukan sesuatu dan pelayanan berdasarkan kekuatan kita, maka kita akan mudah tersinggung, capai, letih, mengeluh, menjadi malas, pegal-pegal, migrain, daya tahan tubuh merosot. Tapi jika kita lakukan karena Tuhan, kita bekerja dengan ROH dalam dimensi unstopable, maka tidak ada hal-hal itu terjadi.
Yusuf disertai Roh. Yesus disertai Roh. Tapi kita harus tau apa tujuan Roh yang menyertai kita. Tujuan Roh bukan untuk kita berbahasa Roh, tapi untuk tujuan kerajaanNya supaya kita memiliki power, impact dan influence.
Dimensi unstopable ini juga bekerja pada anak janda di Sarfat. Tulang-belulang Elisa terdiri dari dimensi unstopable, sehingga ketika orang mati menyentuh tulang-tulang itu maka ia dibangkitkan kembali.
Kis 1:6, 1-3
Act 1:6  Maka bertanyalah mereka yang berkumpul di situ: "Tuhan, maukah Engkau pada masa ini memulihkan kerajaan bagi Israel?"

Act 1:7  Jawab-Nya: "Engkau tidak perlu mengetahui masa dan waktu, yang ditetapkan Bapa sendiri menurut kuasa-Nya.

Act 1:8  Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi."

Yesus sangat dinamis dan luarbiasa. Setelah bangkit 40 hari lamanya Ia berulang-ulang menampakkan diri dan memberitakan apa yang sudah dilakukan dan sekarang Dia ajarkan Kerajaan Allah. Dimensi unstopable itu bekerja dalam hidupnya.
Kis 1 Petrus setelah dirajam batu hampir mati, tidak bisa dihentikan, terus bergerak lagi.
Makanan yang tidak murid-muridNya kenal adalah makanan spiritual. Perkara-perkara yang supra natural telah dialami murid-murid tapi di Kis 1:6 kita lihat mereka mencoba mendapatkan keuntungan. Ini yang menghambat hubungan murid-murid dengan  Tuhan, karena mereka masih mengharapkan hal-hal natural, sehingga dari 500 orang hanya 120 orang  murid yang menerima janji Tuhan atas Roh Kudus di loteng Yerusalem.

Luk 17:20  Atas pertanyaan orang-orang Farisi, apabila Kerajaan Allah akan datang, Yesus menjawab, kata-Nya: "Kerajaan Allah datang tanpa tanda-tanda lahiriah,
Kerajaan Allah datang tanpa tanda-tanda lahiriah. Tidak bisa terlihat secara lahiriah sehingga murid-murid dan orang-orang Farisi tidak nyambung pembicaraannya dengan Yesus. Mereka tidak hidup dalam roh. Tidak memiliki kehausan hal-hal spiritual. 


2 Raja. Tentang raja Aram yang mencoba mengalahkan Israel tapi tidak pernah bisa. Dia pikir salah seorang dari bangsanya yang berkhianat dan memberitahukan strateginya.  Tapi akhirnya dia tau, oleh karena ada seorang nabi bernama Elisa yang berdiam di Samaria yang menyebabkan Israel selalu menang. Mengetahui hal itu,  raja Aram menyerang Samaria dengan sasaran utama nabi Elisa. Bujang Elisa menjadi ketakutan. Ia melihat secara natural atas pasukan raja Aram yang mengepung mereka. Ketika Elisa berdoa untuk membuka matanya barulah ia menjadi tidak takut, sebab pasukan Allah dengan kereta-keretanya jauh lebih banyak. Jadi jika kita tidak bisa melihat di alam roh, kita akan tertekan, pesimis, putus asa, ketakutan dan akhirnya akan cari jalan sendiri. Itu yang sering terjadi pada kita.


Luk 17:21  juga orang tidak dapat mengatakan: Lihat, ia ada di sini atau ia ada di sana! Sebab sesungguhnya Kerajaan Allah ada di antara kamu."


Kerajaan Allah ada di antara kita. Kalau kita tidak pernah ijinkan benih Kerajaan itu bertumbuh dalam hidup kita; tidak biarkan pemerintahan itu memerintah dalam hidup kita, tidak mungkin kita bisa berdampak, memiliki pengaruh dan kuasa bagi Kerajaan, juga tidak bisa mengalami realita Kerajaan.
Atas pertanyaan murid-murid Yesus menjawab di Kis 1:7: Engkau tidak perlu tau..kapan waktunya.
Bukan dengan tanda-tanda lahiriah Indonesia Baru terwujud. Kita tidak bisa melihat secara natural seperti harapan kita: di Indonesia tidak ada lagi korupsi, tidak ada kemiskinan, tidak ada lagi bencana alam, dst. Itu sebabnya, Tuhan sendiri yang bergerak membangkitkan Koresh, Jokowi dll.
Yang penting adalah dimensi unstopable ini harus kita alami seperti di ayat 8: Tetapi kamu akan menerima kuasa... 


Roh Kudus adalah roh yang tanpa batas, limitless: Kau akan jadi saksiKu....walau pun Israel belum dipulihan, itu bukan urusanmu. ..... di Yerusalem, Yudea, Samaria, sampai ke ujung bumi, ke bangsa-bangsa. Ini dimensi unstopable dengan kapasitas dan potensi untuk menjangkau bangsa-bangsa.


Jadi ay8 ini bicara mengenai dunamos, penuh dinamika, cara berpikir-kita. Yesus 30tahun lamanya tidak berbuat apa-apa, tapi ketika Dia memulai tidak ada yang bisa menghentikanNya. Yesus menjadi model buat hidup kita. Dia tidak hidup bagi diriNya sendiri. Apa yang dilakukanNya adalah bagi tujuan Bapa dan menurut pekerjaan Bapa.


Dimensi unstopable itu hanya bisa dibangkitkan oleh Roh Kudus dalam hidup kita. Terus upgrade dan ubah pikiran kita sesuai dengan firman dan perkataan Tuhan. Pengaruh utamanya adalah diri kita.
Maria berkata: Aku ini hambaMu, jadilah menurut perkataanMu. Tidak ada yang mustahil bagi Allah.
Yesus berkata: Tidak ada yang mustahil bagi orang percaya.


Maria berkata hanya Allah yang bisa melakukan yang mustahil. Tapi Yesus membukanya menjadi tidak ada yang mustahil bagi orang yang percaya. Yosua berdoa sehingga menghentikan matahari.
Pribadi 120 orang yang berkumpul: with one accord in one place mengalami dimensi unstopable, mengalami realita kerajaan, yang tidak bisa dihentikan. Apa yang menjadi rahasia mereka?



  1. Mereka menggabungkan, meleburkan hidup mereka pada tujuan Tuhan.
  2. Mula-mula murid-murid mempunyai tujuan masing-masing. Kita berkumpul di tempat yang sama, tapi dengan motiv yang berbeda-beda. Jadi kita harus meleburkan hidup kita pada tujuan Tuhan, tujuan Bapa.
  3. Mereka menyatukan diri menjadi AS ONE MAN; seperti satu pribadi. Bukan hanya dalam pandangan dan pemikiran tapi juga dalam aktivitasnya (Kis 2:1). Ini yang harus menjadi darah daging kita, harus mengorbankan agenda, tujuan sendiri. Itu sebabnya Tuhan ijinkan percekcokan. Mereka yang keluar tidak bisa menyatukan pandangan, tujuan, budaya dan aktivitas. Tidak bisa membuang egonya.
  4. Mereka tetap mempertahankan pola yang benar; pola dalam rumah dan pola dalam pemerintahan Tuhan.  Pertahankan jangan pernah keluar dari patron rumah. Pertahankan nilai-nilai ketaatan, kehormatan, menghormati rantai kepemimpinan, kepedulian terhadap saudara-saudara, dan praktek-praktek yang baik dalam rumah: mendengar ulang khotbah, mencatat, menghargai dan percaya pemimpin, patron pernikahan, storehouse, merepresentasikan, dan mempresentasikan, dst.
  5. Mereka mematikan semua agenda dalam hidup mereka. Mati akal, mati rasa untuk taat.  Mati ambisi, mati ke-egoan. Berorientasi pada tujuan. Ini semua menjadi jalan tol menuju one accord in one place. Hiduplah dalam roh untuk mematikan kedagingan.
  6. Mereka menanti-nantikan dengan tekun, penuh percaya, tidak menyerah, dengan penuh ketaatan apa yang menjadi janji Bapa.

Postingan populer dari blog ini

Conquering the Mountains of Governance and Political (UR #237)

Khotbah  Dr. Tunde Bakare dalam acara ISC 2025 membahas peran strategis orang percaya di gunung politik dan pemerintahan . Beliau menekankan pentingnya memiliki pola atau cetak biru ilahi serta karakter yang murni sebelum terlibat dalam kepemimpinan publik agar tidak tercemar oleh sistem dunia. Melalui berbagai rujukan Alkitab, ia menjelaskan bahwa Tuhan akan membangkitkan pemimpin-pemimpin profetik untuk menggantikan sistem yang korup dan menindas rakyat. Bakare juga membagikan pengalaman pribadinya di Nigeria tentang bagaimana kekuatan doa dan nubuat mampu mempengaruhi arah politik nasional serta menentang rezim yang tidak adil. Inti dari pesan ini adalah panggilan bagi generasi muda untuk menjadi agen perubahan yang berani merebut kembali pengaruh di berbagai bidang budaya demi kesejahteraan bangsa. Narasi ini ditutup dengan penegasan bahwa kepemimpinan yang takut akan Tuhan adalah kunci utama yang membedakan kemajuan suatu negara dari keterpurukannya. Berikut adalah c...

Peran Roh Kudus (MKS #49)

  "Manusia Kerajaan Sorga 49", berfokus pada rencana ilahi Allah bagi umat manusia dan bagaimana individu dapat menyelaraskan hidup mereka dengan kehendak-Nya. Ditekankan bahwa orang percaya tidak boleh mengandalkan kekuatan mereka sendiri, tetapi pada kuasa Roh Kudus dan Firman Allah untuk memenuhi takdir mereka. Ibadah JMD Bandung 2 Agustus 2026 - Manusia Kerajaan Sorga 49 Poin-Poin Utama : Memahami Bahasa Allah: Papa menekankan pentingnya memahami "bahasa" Allah, mencatat bahwa Alkitab tidak boleh dilihat sebagai ayat-ayat yang terisolasi, tetapi sebagai satu rencana besar yang terpadu. Memahami firman dan menyelaraskan hidup dengan kehendak Allah memerlukan tuntunan Roh Kudus, bukan sekadar kemampuan akal. Roh Kudus sangat penting untuk wahyu yang sejati. Kuasa Firman: Firman memiliki kuasa bawaan untuk menggenapi dirinya sendiri. Manusia cukup percaya dan memberi ruang bagi kasih karunia Allah, bukan memaksakan dengan usaha sendiri seperti pola hukum Taurat. Or...

Kapasitas dan Potensi Spiritual (MKS #48)

Ps. Djonny  membahas konsep Manusia Kerajaan Sorga melalui tinjauan teologis atas janji Tuhan kepada Abraham dalam Kejadian 17 . Beliau menjelaskan bahwa identitas sebagai raja menurut definisi ilahi bukan didasarkan pada kekuasaan duniawi seperti Nimrod, melainkan pada kapasitas spiritual untuk memerintah melalui kebenaran dan ketaatan. Terdapat penekanan pada enam langkah Allah dalam Kejadian 1 , mulai dari memberkati hingga memberikan otoritas untuk menaklukkan bumi, sebagai pola bagi manusia untuk mewujudkan kerajaan Allah di dunia. Peran Roh Kudus dianggap krusial dalam memperluas pengaruh hidup seseorang agar mencapai kaliber dunia demi kemuliaan Tuhan. Melalui teladan Yesus, jemaat diajak untuk menyadari potensi ilahi dan warisan rohani mereka sebagai keturunan Abraham yang dipanggil untuk menyatakan otoritas surga. Ibadah JMD Bandung 26 Juli 2026 - Manusia Kerajaan Sorga 48 Berikut adalah catatan selengkapnya dari materi "Manusia Kerajaan Sorga 48: Raja-Raja dari Ket...

Ikat Janji Allah (God's Covenant) dengan Abraham dan Keturunannya

Saat Teduh 26 Jan 2025 Kej 26:1  Maka timbullah kelaparan di negeri itu.  —  Ini bukan kelaparan yang pertama, yang telah terjadi dalam zaman Abraham. Sebab itu Ishak pergi ke Gerar, kepada Abimelekh, raja orang Filistin. 2  Lalu TUHAN menampakkan diri kepadanya serta berfirman: "Janganlah pergi ke Mesir, diamlah di negeri yang akan Kukatakan kepadamu. 3  Tinggallah di negeri ini sebagai orang asing, maka Aku akan menyertai engkau dan memberkati engkau,  4  Aku akan membuat banyak keturunanmu seperti bintang di langit; Aku akan memberikan kepada keturunanmu seluruh negeri ini, dan oleh keturunanmu semua bangsa di bumi akan mendapat berkat, 5  karena Abraham telah mendengarkan firman-Ku dan memelihara kewajibannya kepada-Ku, yaitu segala perintah, ketetapan dan hukum-Ku." Kej 26:12 Maka menaburlah Ishak di tanah itu dan dalam tahun itu juga ia mendapat hasil seratus kali lipat; sebab ia diberkati TUHAN. 13  Dan orang itu menjadi kaya, bahkan k...

BELAJAR DARI GEREJA EFESUS

Salah satu gereja yang dibangun rasul Paulus dari awalnya adalah jemaat Efesus. Gereja Efesus menjadi gereja yang perkembangannya sangat fenomenal, karena dalam beberapa tahun dilatih oleh rasul Paulus mereka telah memberikan dampak kepada kota Efesus dan firman tersebar di Asia .

PANGGILAN KEPADA KEIMAMATAN MELKISEDEK

Ibrani 7:1-3  Sebab Melkisedek adalah raja Salem dan imam Allah Yang Mahatinggi; ia pergi menyongsong Abraham ketika Abraham kembali dari mengalahkan raja-raja, dan memberkati dia. Kepadanya pun Abraham memberikan sepersepuluh dari semuanya. Menurut arti namanya Melkisedek adalah pertama-tama raja kebenaran, dan juga raja Salem, yaitu raja damai sejahtera.

The Unstoppable Generation and Strategies for Leadership Succession (UR #238)

Artikel ini bersumber dari materi pengajaran dari Dr. Jonathan David mengenai konsep suksesi kepemimpinan dan pembentukan generasi "Manusia yang Tak Terhentikan."  Beliau menekankan bahwa kekuatan sebuah pelayanan sangat bergantung pada ketangguhan spiritual pemimpinnya dalam menghadapi berbagai hambatan seperti pola pikir negatif dan pergaulan yang salah. Fokus utamanya adalah pentingnya membangun hubungan bapa-anak yang sejati untuk mewariskan takdir ilahi, bukan sekadar membagi tanggung jawab struktural. Melalui rujukan kitab Kisah Para Rasul 16 dan Pengkhotbah 2 , dijelaskan bahwa suksesi yang akurat harus direncanakan dengan hati-hati agar warisan rohani tetap berlanjut tanpa perubahan arah. Tujuan akhirnya adalah melahirkan gereja apostolik yang tak tergoyahkan dan murni dari pengaruh duniawi atau denominasi. Strategi ini menuntut penggunaan hikmat, pengetahuan, dan keterampilan ilahi untuk menerjemahkan kehendak Tuhan ke dalam realitas di bumi. 30 06 2026, ...

EIDO dan GINOSKO

Yohanes 4:10 Jawab Yesus kepadanya: *"Jikalau engkau tahu (eido) tentang karunia Allah dan siapakah Dia yang berkata kepadamu:*  Berilah Aku minum! niscaya engkau telah meminta kepada-Nya dan Ia telah memberikan kepadamu air hidup." Gbr: youtube.com Eido di sini artinya memiliki pengetahuan. Mungkin tau dari orang lain atau pernah melihat-Nya. Pernah mendengar khotbah atau melihat perbuatan dan mujizat yang Yesus lakukan. Mereka yang tidak memiliki pengetahuan disebut orang bodoh dan bahkan sebagai pelaku kejahatan, karenanya mereka menolak karunia Allah dan menolak Yesus yang diutus oleh-Nya. Orang bodoh tidak melihat apa yang disediakan Allah dan akan berakhir kepada hidup yang sia-sia walau sesukses apa pun di dunia ini menurut anggapan orang. Yohanes 1:11-12 1:11 Ia datang kepada milik kepunyaan-Nya, tetapi orang-orang kepunyaan-Nya itu tidak menerima-Nya. 1:12 Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu merek...

KEHIDUPAN ZOE Kehidupan Yang Berkelimpahan

Kehidupan Berkualitas Yang Yesus Berikan Yoh 10:10 Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup,    dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. gbr: opernarmautralia.org Yesus datang supaya kita akan memiliki kehidupan yang melampaui arus seluruh aspek kehidupan, lebih dari cukup, mencapai setiap bagian dari roh manusia kita, setiap bagian dari alam jiwa kita, pikiran, kehendak dan emosi, mencapai setiap bagian dari tubuh fisik kita, mencapai setiap bagian dari keuangan kita, hubungan dan semua yang berkaitan dengan kehidupan duniawi dan kehidupan spiritual kita. Dalam bahasa Yunani,   ada tiga kata yang berbeda -bios, psuche, dan zoe- diterjemahkan sebagai "hidup", dan masing-masing memiliki arti yang berbeda. Bios – adalah kehidupan biologis kita. Semua makhluk hidup memiliki bios. Bioskop artinya gambar hidup. Biologi ilmu yang mempelajari tentang makhluk hidup. Psuche adal...

"Berkat" (Barak/Berekah) Dan Bagaimana Kita Menerima Berkat Itu Dari Tuhan

Konsep Kunci: Barak/Berekah (Berkat) ) Asal Kata: Kata "berkat" dalam bahasa Ibrani adalah barak, yang artinya memberkati. Bentuk kata bendanya adalah berekah, yang berarti hasil dari tindakan memberkati. Makna Mendalam: Barak juga dikaitkan dengan kata "to kneel" atau "menekuk lutut". Ini menunjukkan bahwa berkat dari Tuhan adalah tindakan di mana Tuhan merendahkan diri-Nya untuk melayani dan melimpahkan kebaikan-Nya kepada kita. Contoh Nyata: Tindakan Yesus yang merendahkan diri menjadi hamba, mati bagi kita di kayu salib adalah wujud tertinggi dari barak (berkat) Allah. Ayat Kunci: Amsal 10:22:  "Berkat Tuhanlah yang menjadikan kaya, susah payah tidak akan menambahinya." Mazmur 127:2:  "Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi dan duduk-duduk sampai jauh malam, dan makan roti yang diperoleh dengan susah payah--sebab Ia memberikannya kepada yang dicintai-Nya pada waktu tidur." Pengkhotbah 2:26:  "Karena kepada orang yang dikenan-Nya Ia ...