Langsung ke konten utama

DIMENSI UNSTOPABLE BAG-2

HIDUP YANG MEMILIKI KUASA, PENGARUH DAN DAMPAK DARI KERAJAAN TUHAN

Israel dipakai sebagai gambaran gereja. Makin ditindas mereka makin bertambah banyak. Mereka bertambah banyak tapi menjadi budak. Tidak memiliki kuasa, dampak dan pengaruh. Berarti tidak memiliki dimensi unstopable. Inilah warisan yang ditinggalkan oleh kemah Yusuf. Bangkit Firaun yang lain yang tidak mengenal Yusuf. Mereka ditindas.






Banyak gereja yang tidak memiliki pengaruh dan dampak. Walau pun terhitung megachurch dengan fasilitas banyak, dan jumlah jemaat sangat banyak. Ada kesembuhan ilahi, mereka melakukan pemberitaan injil, dsb. Tapi mereka tidak punya pengaruh dan tidak berdampak. Senin-Sabtu mereka menjadi budak dunia. Mesir adalah gambaran dunia. Mereka bergumul di tempak pekerjaan, di sekolah, dsb.


KEL 1:7-12
Exo 1:7  Orang-orang Israel beranak cucu dan tak terbilang jumlahnya; mereka bertambah banyak dan dengan dahsyat berlipat ganda, sehingga negeri itu dipenuhi mereka.

Exo 1:8  Kemudian bangkitlah seorang raja baru memerintah tanah Mesir, yang tidak mengenal Yusuf.

Exo 1:9  Berkatalah raja itu kepada rakyatnya: "Bangsa Israel itu sangat banyak dan lebih besar jumlahnya dari pada kita.

Exo 1:10  Marilah kita bertindak dengan bijaksana terhadap mereka, supaya mereka jangan bertambah banyak lagi dan--jika terjadi peperangan--jangan bersekutu nanti dengan musuh kita dan memerangi kita, lalu pergi dari negeri ini."

Exo 1:11  Sebab itu pengawas-pengawas rodi ditempatkan atas mereka untuk menindas mereka dengan kerja paksa: mereka harus mendirikan bagi Firaun kota-kota perbekalan, yakni Pitom dan Raamses.

Exo 1:12  Tetapi makin ditindas, makin bertambah banyak dan berkembang mereka, sehingga orang merasa takut kepada orang Israel itu.


Dulu kita ingin seperti Yusuf, seseorang yang berhasil sedemikian rupa, seseorang yang disertai Tuhan sedemikian rupa. Tapi sekarang Tuhan singkapkan, Yusuf tidak bisa menjadi model kerajaan. Hidup Yusuf  tidak memiliki dampak dari KerajaanNya, dia tidak punya tahta. Untuk tinggal di tanah Gosyen, mereka harus minta ijin pada Firaun.  Jumlah yang besar, fasilitas dan uang yang banyak tidak identik dengan dimensi unstopable. Banyak orang berbondong-bondong ke gereja tersebut.
Kej 1:26-28
Gen 1:26  Berfirmanlah Allah: "Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi."

Gen 1:27  Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka.

Gen 1:28  Allah memberkati mereka, lalu Allah berfirman kepada mereka: "Beranakcuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, berkuasalah atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas segala binatang yang merayap di bumi."


Tujuan penciptaan Tuhan menurut rupa dan gambarNya adalah untuk berkuasa, bukan yang lemah dan tidak berdaya; hidup dalam ketakutan dan diombang-ambingkan persoalan. Tapi panggilan Tuhan adalah supaya kita berkuasa dan Tuhan memberkati hidup kita. Bertambah banyak itu perintah Tuhan, tapi jangan stop di situ; tapi harus menaklukkan, berkuasa atas segala sesuatu. Itulah panggilan kita sebagai pemenang, bukan untuk jadi orang yang kalah dan lemah. Kita bukan budak dari dunia ini. Kita harus punya kuasa, kekuatan, pengaruh dan dampak. Kodrat penciptaanNya atas manusia adalah to have dominion upon the earth, have control. Itu artinya kita hidup dalam dimensi unstopable. Beri Roh Kudus untuk memberi dinamika (dinamit) dan kekuatan ledakan (exploits). 


Maz 78:59-63
Psa 78:59  Ketika Allah mendengarnya, Ia menjadi gemas, Ia menolak Israel sama sekali;

Psa 78:60  Ia membuang kediaman-Nya di Silo kemah yang didiami-Nya di antara manusia;

Psa 78:61  Ia membiarkan kekuatan-Nya tertawan, membiarkan kehormatan-Nya jatuh ke tangan lawan;

Psa 78:62  Ia membiarkan umat-Nya dimakan pedang, dan gemaslah Ia atas milik-Nya sendiri.

Psa 78:63  Anak-anak teruna mereka dimakan api, dan anak-anak dara mereka tidak lagi dipuja dengan nyanyian perkawinan;


Tuhan sangat geram dan murka (furious) atas milikNya sendiri atas orang Israel yang fokus pada jumlah, tapi tidak memiliki kuasa dan dampak (power and impact). Gereja mula-mula mengalami aniaya, tapi mereka memiliki dampak. Banyak orang yang tidak siap untuk bergabung dengan mereka, karena gereja mula-mula itu memiliki dampak dan pengaruh. 



Ay65. Tiba-tiba Tuhan sadar – akan pemberontakan Israel, Dia tau akar penyebab masalah bangsa Israel yang berulang-ulang. Lalu Tuhan ingat lagi janji-Nya kepada Abraham, Ishak dan Yakub. Bukan karena doa-doa dan teriakan bangsa Israel Ia bertindak melepaskan mereka. Tetapi ketika sudah genap waktuNya, Ia mulai bertindak. Daniel menangkap waktu Tuhan. Ia mengetahui firmanNya; harus 70 tahun Israel mengalami pembuangan di Babel. Daniel berdoa supaya orang Israel bisa bekerja sama dan bermitra untuk kembali ke Israel. Lalu Tuhan bangkitkan Yeremia, Koresh, Hagai.
Karena mereka umat Tuhan
Karena janjiNya kepada Abraham
Karena waktu penggenapan
Kej 41:41-45
Gen 41:41  Selanjutnya Firaun berkata kepada Yusuf: "Dengan ini aku melantik engkau menjadi kuasa atas seluruh tanah Mesir."

Gen 41:42  Sesudah itu Firaun menanggalkan cincin meterainya dari jarinya dan mengenakannya pada jari Yusuf; dipakaikannyalah kepada Yusuf pakaian dari pada kain halus dan digantungkannya kalung emas pada lehernya.

Gen 41:43  Lalu Firaun menyuruh menaikkan Yusuf dalam keretanya yang kedua, dan berserulah orang di hadapan Yusuf: "Hormat!" Demikianlah Yusuf dilantik oleh Firaun menjadi kuasa atas seluruh tanah Mesir.

Gen 41:44  Berkatalah Firaun kepada Yusuf: "Akulah Firaun, tetapi dengan tidak setahumu, seorangpun tidak boleh bergerak di seluruh tanah Mesir."

Gen 41:45  Lalu Firaun menamai Yusuf: Zafnat-Paaneah, serta memberikan Asnat, anak Potifera, imam di On, kepadanya menjadi isterinya. Demikianlah Yusuf muncul sebagai kuasa atas seluruh tanah Mesir.

41  And Pharaoh said unto Joseph, See, I have set thee over all the land of Egypt.

Ay41. Yusuf bukan diberikan kuasa, tapi hanya ditetapkan untuk mengambil-alih tugas-tugas Firaun. Yang memegang kuasa dan tahta tetap Firaun. Yusuf diberikan hanya kereta ke2. Jadi Yusuf tidak memiliki dimensi unstopable. Generasi Yusuf sudah berakhir, sebab kemah Yusuf sudah ditolak Tuhan.
Saudara harus memiliki passion (kehausan), bersungguh-hati dan miliki nilai-nilai luhur  tentang Tuhan dan kerajaanNya.
 Tahun 2017 adalah Tahun ketetapan Bapa, dominasi Putra dan demonstrasi Roh.
Panggilan hidup kita untuk berkuasa, jadi miliki nilai-nilai ilahi dalam KerajaanNya memiliki pengaruh dan dampak.
Tanpa kita memiliki ke 3 hal tersebut, kita juga tidak bisa melihat hal-hal rohani dan kegerakan Allah. Tidak yakin Allah yang berdaulat dan  mengontrol segalanya.
Tuhan ingin keperkasaanNya mengalir dalam hidup kita, bukan seperti Israel yang selalu berseru-seru, tapi jatuh bangun lagi.
Dimensi unstopable bukan supaya kita bisa melakukan segala sesuatu secara lahiriah. Bukan untuk menjadi superman. Tapi dimensi unstopable ini menjadi nyata, HANYA jika kita hidup untuk kerajaanNya. Dimensi ini bukan tentang hal-hal lahiriah (bukan berkat jasmani / materi).
Yesus dalam keadaan lapar dan haus tetap memberitakan Kerajaan Allah kepada perempuan Samaria di sumur Yakub. Berkat perempuan Samaria ini, seluruh kota bertobat, kota dipulihkan. Sebab seorang perempuan kota hubungan Samaria dan Yehuda menjadi rusak, yaiut sebab dulu Dina diperkosa. Sekarang perempuan Samaria itu memulihkannya.
Dimensi unstopable hanya dimiliki Tuhan. Tapi Dia tunjukkan dimensi itu dimiliki Yesus, sebagai Anak Manusia di bumi, bukan di sorga. Yesus berkata: MakananKu ialah melakukan pekerjaan Bapa dan menyelesaikan pekerjaanNya. Itu karena Yesus memiliki dimensi unstopable. Sakit penyakit tidak bisa menjamah Yesus.  Dan kematian tidak bisa menyetopnya.
Jika kita melakukan sesuatu dan pelayanan berdasarkan kekuatan kita, maka kita akan mudah tersinggung, capai, letih, mengeluh, menjadi malas, pegal-pegal, migrain, daya tahan tubuh merosot. Tapi jika kita lakukan karena Tuhan, kita bekerja dengan ROH dalam dimensi unstopable, maka tidak ada hal-hal itu terjadi.
Yusuf disertai Roh. Yesus disertai Roh. Tapi kita harus tau apa tujuan Roh yang menyertai kita. Tujuan Roh bukan untuk kita berbahasa Roh, tapi untuk tujuan kerajaanNya supaya kita memiliki power, impact dan influence.
Dimensi unstopable ini juga bekerja pada anak janda di Sarfat. Tulang-belulang Elisa terdiri dari dimensi unstopable, sehingga ketika orang mati menyentuh tulang-tulang itu maka ia dibangkitkan kembali.
Kis 1:6, 1-3
Act 1:6  Maka bertanyalah mereka yang berkumpul di situ: "Tuhan, maukah Engkau pada masa ini memulihkan kerajaan bagi Israel?"

Act 1:7  Jawab-Nya: "Engkau tidak perlu mengetahui masa dan waktu, yang ditetapkan Bapa sendiri menurut kuasa-Nya.

Act 1:8  Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi."

Yesus sangat dinamis dan luarbiasa. Setelah bangkit 40 hari lamanya Ia berulang-ulang menampakkan diri dan memberitakan apa yang sudah dilakukan dan sekarang Dia ajarkan Kerajaan Allah. Dimensi unstopable itu bekerja dalam hidupnya.
Kis 1 Petrus setelah dirajam batu hampir mati, tidak bisa dihentikan, terus bergerak lagi.
Makanan yang tidak murid-muridNya kenal adalah makanan spiritual. Perkara-perkara yang supra natural telah dialami murid-murid tapi di Kis 1:6 kita lihat mereka mencoba mendapatkan keuntungan. Ini yang menghambat hubungan murid-murid dengan  Tuhan, karena mereka masih mengharapkan hal-hal natural, sehingga dari 500 orang hanya 120 orang  murid yang menerima janji Tuhan atas Roh Kudus di loteng Yerusalem.

Luk 17:20  Atas pertanyaan orang-orang Farisi, apabila Kerajaan Allah akan datang, Yesus menjawab, kata-Nya: "Kerajaan Allah datang tanpa tanda-tanda lahiriah,
Kerajaan Allah datang tanpa tanda-tanda lahiriah. Tidak bisa terlihat secara lahiriah sehingga murid-murid dan orang-orang Farisi tidak nyambung pembicaraannya dengan Yesus. Mereka tidak hidup dalam roh. Tidak memiliki kehausan hal-hal spiritual. 


2 Raja. Tentang raja Aram yang mencoba mengalahkan Israel tapi tidak pernah bisa. Dia pikir salah seorang dari bangsanya yang berkhianat dan memberitahukan strateginya.  Tapi akhirnya dia tau, oleh karena ada seorang nabi bernama Elisa yang berdiam di Samaria yang menyebabkan Israel selalu menang. Mengetahui hal itu,  raja Aram menyerang Samaria dengan sasaran utama nabi Elisa. Bujang Elisa menjadi ketakutan. Ia melihat secara natural atas pasukan raja Aram yang mengepung mereka. Ketika Elisa berdoa untuk membuka matanya barulah ia menjadi tidak takut, sebab pasukan Allah dengan kereta-keretanya jauh lebih banyak. Jadi jika kita tidak bisa melihat di alam roh, kita akan tertekan, pesimis, putus asa, ketakutan dan akhirnya akan cari jalan sendiri. Itu yang sering terjadi pada kita.


Luk 17:21  juga orang tidak dapat mengatakan: Lihat, ia ada di sini atau ia ada di sana! Sebab sesungguhnya Kerajaan Allah ada di antara kamu."


Kerajaan Allah ada di antara kita. Kalau kita tidak pernah ijinkan benih Kerajaan itu bertumbuh dalam hidup kita; tidak biarkan pemerintahan itu memerintah dalam hidup kita, tidak mungkin kita bisa berdampak, memiliki pengaruh dan kuasa bagi Kerajaan, juga tidak bisa mengalami realita Kerajaan.
Atas pertanyaan murid-murid Yesus menjawab di Kis 1:7: Engkau tidak perlu tau..kapan waktunya.
Bukan dengan tanda-tanda lahiriah Indonesia Baru terwujud. Kita tidak bisa melihat secara natural seperti harapan kita: di Indonesia tidak ada lagi korupsi, tidak ada kemiskinan, tidak ada lagi bencana alam, dst. Itu sebabnya, Tuhan sendiri yang bergerak membangkitkan Koresh, Jokowi dll.
Yang penting adalah dimensi unstopable ini harus kita alami seperti di ayat 8: Tetapi kamu akan menerima kuasa... 


Roh Kudus adalah roh yang tanpa batas, limitless: Kau akan jadi saksiKu....walau pun Israel belum dipulihan, itu bukan urusanmu. ..... di Yerusalem, Yudea, Samaria, sampai ke ujung bumi, ke bangsa-bangsa. Ini dimensi unstopable dengan kapasitas dan potensi untuk menjangkau bangsa-bangsa.


Jadi ay8 ini bicara mengenai dunamos, penuh dinamika, cara berpikir-kita. Yesus 30tahun lamanya tidak berbuat apa-apa, tapi ketika Dia memulai tidak ada yang bisa menghentikanNya. Yesus menjadi model buat hidup kita. Dia tidak hidup bagi diriNya sendiri. Apa yang dilakukanNya adalah bagi tujuan Bapa dan menurut pekerjaan Bapa.


Dimensi unstopable itu hanya bisa dibangkitkan oleh Roh Kudus dalam hidup kita. Terus upgrade dan ubah pikiran kita sesuai dengan firman dan perkataan Tuhan. Pengaruh utamanya adalah diri kita.
Maria berkata: Aku ini hambaMu, jadilah menurut perkataanMu. Tidak ada yang mustahil bagi Allah.
Yesus berkata: Tidak ada yang mustahil bagi orang percaya.


Maria berkata hanya Allah yang bisa melakukan yang mustahil. Tapi Yesus membukanya menjadi tidak ada yang mustahil bagi orang yang percaya. Yosua berdoa sehingga menghentikan matahari.
Pribadi 120 orang yang berkumpul: with one accord in one place mengalami dimensi unstopable, mengalami realita kerajaan, yang tidak bisa dihentikan. Apa yang menjadi rahasia mereka?



  1. Mereka menggabungkan, meleburkan hidup mereka pada tujuan Tuhan.
  2. Mula-mula murid-murid mempunyai tujuan masing-masing. Kita berkumpul di tempat yang sama, tapi dengan motiv yang berbeda-beda. Jadi kita harus meleburkan hidup kita pada tujuan Tuhan, tujuan Bapa.
  3. Mereka menyatukan diri menjadi AS ONE MAN; seperti satu pribadi. Bukan hanya dalam pandangan dan pemikiran tapi juga dalam aktivitasnya (Kis 2:1). Ini yang harus menjadi darah daging kita, harus mengorbankan agenda, tujuan sendiri. Itu sebabnya Tuhan ijinkan percekcokan. Mereka yang keluar tidak bisa menyatukan pandangan, tujuan, budaya dan aktivitas. Tidak bisa membuang egonya.
  4. Mereka tetap mempertahankan pola yang benar; pola dalam rumah dan pola dalam pemerintahan Tuhan.  Pertahankan jangan pernah keluar dari patron rumah. Pertahankan nilai-nilai ketaatan, kehormatan, menghormati rantai kepemimpinan, kepedulian terhadap saudara-saudara, dan praktek-praktek yang baik dalam rumah: mendengar ulang khotbah, mencatat, menghargai dan percaya pemimpin, patron pernikahan, storehouse, merepresentasikan, dan mempresentasikan, dst.
  5. Mereka mematikan semua agenda dalam hidup mereka. Mati akal, mati rasa untuk taat.  Mati ambisi, mati ke-egoan. Berorientasi pada tujuan. Ini semua menjadi jalan tol menuju one accord in one place. Hiduplah dalam roh untuk mematikan kedagingan.
  6. Mereka menanti-nantikan dengan tekun, penuh percaya, tidak menyerah, dengan penuh ketaatan apa yang menjadi janji Bapa.

Postingan populer dari blog ini

Mengatasi Spirit Amalek

Perang Melawan Spirit Amalek Dari Generasi ke Generasi Spirit Amalek adalah spirit cinta akan uang, keserakahan, egoisme, spirit familiarity (minta dimaklumi oleh Tuhan untuk suatu perbuatan yang dipandang baik). Spirit Amalek membuat orang percaya menjadi batu sandungan, mencari kesempatan dari kelemahan orang, bahkan menahan kegerakan Tuhan. Kita melihat spirit keserakahan yang sama beroperasi di banyak pemimpin Gereja , bahkan hari ini. L ebih dari apa pun, hal ini telah mendiskualifikasi mereka untuk mengecap firman yang baik dan karunia-karunia dunia yang akan datang ( from ruling in the Tabernacles Age to come, Ibrani 6:5) . Kisah Purim kembali ke waktu ketika orang Amalek menyerang Israel beberapa minggu setelah mereka meninggalkan Mesir di bawah Musa. Kisah ini dicatat dalam Keluaran 17: 8-16. Setelah pertempuran .... (14) Lalu berkatalah TUHAN kepada Musa, "Tulis kanlah semuanya ini dalam sebuah kitab sebagai tanda peringatan, dan ingatkanlah kep...

Delusi Ego Manusia

Umat ​​manusia percaya bahwa dirinya adalah tuhan (oleh karena kehendak bebas yang dimilikinya), dan hanya tunduk pada dirinya sendiri — tetapi ia hanyalah manusia fana yang tertipu oleh si jahat. Saya ingin membuktikan anggapan ini dengan mengutip kisah menara Babel. Kejadian 11:6 (TB) dan Ia berfirman: "Mereka ini satu bangsa dengan satu bahasa untuk semuanya. Ini barulah permulaan usaha mereka; mulai dari sekarang apa pun juga yang mereka rencanakan, tidak ada yang tidak akan dapat terlaksana. Perhatikan "mulai dari sekarang apa pun juga yang mereka rencanakan, tidak ada yang tidak akan dapat terlaksana" . Artinya, Allah pun mengakui bahwa kekuatan dari kesatuan dan kesepatan manusia yang memilih memakai kehendak bebasnya, tanpa sedikitpun faktor Tuhan.  Justru mereka merasa jadi tuhan. Mereka membangun gambar diri (image) mereka dan mencari nama atau reputasinya. Padahal Tuhanlah yang ingin menjadikan mereka serupa dan segambar (image) dengan diriNya. Tapi bukan ...

Efesus 3:16-20 - DOA PAULUS

MEMPERBESAR KAPASITAS ROH Efesus 3:16-20 3:16  Aku berdoa supaya Ia, menurut kekayaan   kemuliaan-Nya, menguatkan dan meneguhkan kamu oleh Roh-Nya di dalam batinmu, 3:17 sehingga oleh imanmu Kristus diam di dalam hatimu dan kamu berakar serta berdasar di dalam kasih. 3:18 Aku berdoa, supaya kamu bersama-sama dengan segala orang kudus dapat memahami, betapa lebarnya dan panjangnya dan tingginya dan dalamnya kasih Kristus, 3:19 dan dapat mengenal kasih itu, sekalipun ia melampaui segala pengetahuan. Aku berdoa, supaya kamu dipenuhi di dalam seluruh kepenuhan Allah. 3:20 Bagi Dialah, yang dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita, Doa yang disampaikan  dalam Efesus 3: 16-20 pada dasarnya ada lima hal yang  rasul Paulus doakan agar mereka dan kita memiliki: ...

ROH YANG TANPA BATAS (Bagian 1) - The Boundless Spirit UR #225

Berikut adalah catatan  dari khotbah THE UPPER ROOM 225 oleh Dr. Jonathan David pada tanggal 24 Maret 2026 yang berjudul "ROH YANG TANPA BATAS (Bagian 1)" : THE UPPER ROOM 225 - 24 Maret 2026 ROH YANG TANPA BATAS (Bagian 1) Pembicara: Dr. Jonathan David 1. Pendahuluan & Doa Pembuka Pencurahan Terakhir: Tuhan berfirman akan ada pencurahan terakhir Roh Kudus yang akan mengakhiri segalanya dan memulai zaman baru, yaitu zaman kebenaran . Manifestasi Roh Kudus: Roh Kudus akan membawa umat-Nya kepada kebenaran, pewahyuan, pengertian, hikmat, dan memberikan informasi rahasia serta pengertian mendalam yang hanya diberikan oleh surga . Musuh tidak akan bisa memotong informasi atau apa yang Tuhan katakan kepada kita . Kisah Mendengar Suara Tuhan: Pembicara menceritakan pengalaman tentang seorang wanita yang mengaku bersedia membayar 1 juta dolar untuk bisa mendengar suara Tuhan . Namun, ketika ditawari CD dan catatan khotbah seharga USD 55, wanita tersebut mengeluh mahal...

MASUK PADA MASA PENGGENAPAN FIRMAN

Kita adalah generasi yang masuk pada masa penggenapan firman. Namun walau pun sudah mendapatkan banyak perkataan Tuhan, penglihatan, nubuatan dan seterusnya, tetap saja seringkali kita merasa bingung, buntu bahkan sebagian orang menjadi tidak percaya, banyak mengeluh, bersungut-sungut dan undur. Penyebabnya adalah karena kita fokus pada persoalan dan terpengaruh keadaan, hal-hal yang sifatnya natural. Demikian halnya dengan Yosua ketika ia memandangi tembok Yerikho, setelah bangsa Israel telah menyeberang sungai Yordan, di seberang Yerikho.

YUSUF ARITMATEA MENJADI GENERASI PENGGENAP

gambar: myeastercandy.blogspot.co.id Ada orang-orang yang Tuhan sudah siapkan dan tetapkan untuk menjadi pelaksana dari firman-Nya. Di saat saat kritis dan penting banyak orang terkejut,  tidak menyangka, ada orang-orang yang bisa melakukan hal-hal yang kristis. Nama Yusuf dari Arimatea baru muncul di saat-saat kematian Yesus. Dia bukan termasuk 12 murid Yesus. Tidak juga termasuk 70 murid Yesus atau 500 murid Yesus yang lainnya. Yusuf Arimatea tiba-tiba muncul di saat yang kritis sekali.  Ketika tidak ada seorang pun yang tidak punya akses kepada Pontius Pilatus, ternyata muncul Yusuf dari Arimatea. Ketika itu murid-murid Yesus yang sudah mengikuti Dia tiga setengah tahun lamanya semua lari meninggalkan Yesus dan tercerai-berai. Jadi siapa yang akan menguburkan mayat Yesus dengan layak? Siapa yang bisa menggenapkan firman perkataan Tuhan?   Membuat kita terkejut; kapan Tuhan menyiapkannya?  Alkitab hanya menyebut dia adalah seseorang yang berasal da...

Upper Room 35 – DR. Jonathan David

  Dobel dekade sorga terbuka, ketajaman profetik, posisi strategis dan demonstrasi Roh adalah anugerah yang diberikan Tuhan Yang Mahatinggi untuk kita menghadapi tantangan 20 tahun hari-hari terakhir ini (2019-2039). 08-02-2022 Sorga terbuka dan Roh Kudus turun. Sekarang aku bisa memulai pelayanan. Hal-hal supranatural akan mengambil alih. Roh Kudus jadilah pemimpinku sebagaimana Kau memimpin Kristus. Kesaksian dari Roh, bahwa aku adalah anak Allah yang hidup, bergabung dengan Kristus dan mewarisi yang Tuhan sediakan. Ketajaman profetik, dobel dekade sorga terbuka, posisi strategis dan demonstrasi Roh akan jadi porsi hidup kami dalam 2 dekade sorga terbuka 2019-2039. Selama 40 hari 40 malam Goliath menantang orang Israel.   Daud membangkitkan keberaniannya ketika Isai memberikan tugas mengantar makanan. Pergi dan lihat. Dia dengarkan nasihat bapanya dan tugas itu sudah diset. Berapa banyak yang mentaati bapa rohani? Kita kehilangan pesan itu. Dan Bileam dicemari oleh...

Rumah Rohani

POLA   RUMAH   ROHANI Ps. Ir. Djonny Tambunan Sekaranglah waktunya, apa yang pernah saudara terima perkataan Tuhan itu, janji Tuhan, nubuatan itu, maka kita akan menerimanya, kita akan menikmatinya dan kita akan menggenapinya. Jangan lihat ke belakang. Tuhan berkata: Apa yang Ku firmankan akan Ku genapi segera dengan sempurna. Kapan kita siap? Selama kita tidak siap tidak akan tergenapi. Kalo kita mengambil sikap seperti binatang-binatang yang masuk ke dalam bahterah Nuh, maka kita akan masuk. Nuh hanya menyediakan satu jenis makanan bagi semua binatang. Semua orang yang mengambil sikap seperti Ishak itulah yang akan menerima warisan.   Harta yang berharga tidak diberikan kepada mereka yang bersikap seperti anjing dan babi. Apa yang membuat kita masuk atau tidak adalah keputusan kita sendiri, sikap kita sendiri. Jangan minta waktu, karena waktu tidak bisa mengubah saudara , tapi apa merubah kita adalah keputusan kita. Lupakan yang di belakangmu, apakah...

Kepenuhan keallahan (the fullness of the Godhead) di dalam Yesus dan Orang Percaya (MKS #42)

Ringkasan: Khotbah Ps. Djonny ini masih membahas konsep iman yang hidup melalui teladan perjalanan hidup Abraham . Bahwa iman sejati bukan sekadar pengakuan, melainkan harus diwujudkan melalui perbuatan nyata yang mendasari setiap keputusan hidup sehari-hari. Penulis menjelaskan bahwa ketika seseorang lahir baru, mereka menerima benih ilahi dan potensi Allah yang harus dikembangkan hingga mencapai kedewasaan spiritual. Melalui ketaatan Abraham, Allah menyingkapkan rahasia kerajaan-Nya yang kemudian diwariskan secara spiritual kepada generasi berikutnya sebagai keturunan Abraham . Fokus utama narasi ini adalah ajakan bagi jemaat untuk bertumbuh dewasa dan tidak menjadi bayi rohani agar dapat menerima janji warisan ilahi . Akhirnya, iman tersebut dipandang sebagai kunci untuk menampilkan dimensi rupa Allah dan mengalahkan kuasa maut di dunia. Ibadah JMD Bandung 14 Juni 2026 - Manusia Kerajaan Sorga 42" Berikut adalah ringkasan poin-poin penting serta penjelasan detailnya:...

Membangun Benteng Perlindungan

SATE 10 December 2020   Bacalah terlebih dahulu: Ibrani 8:7-10, Ayub 1:1 Sebagaimana iblis dapat membuat benteng di dalam pikiran manusia, Allah juga dapat membuat benteng di dalam manusia. Ayub mempunyai empat karakter yang menonjol di dalam kehidupannya yaitu saleh, jujur, takut akan Allah dan menjauhi kejahatan. Ketika iblis melakukan berbagai pencobaan kepada Ayub seiijin dari Allah, dimulai dari kehilangan anak-anaknya, kesehatannya, istrinya, bahkan dijauhi oleh teman-temannya. Tetapi ketika masalah tersebut muncul, Ayub tetap kuat dan karakter Ayub tetap sama, karena Allah sudah membangun terlebih dahulu banteng dan kubu di dalam pikiran Ayub! Sehingga berkali-kali Alkitab mengatakan bahwa Ayub itu tidak berdosa.   Allah membangun di dalam roh, dengan cara menaruh dan menuliskan hukumNya di dalam akal budi manusia. yaitu melaui mendengarkan dan merenungkan firman sehingga Allah menjadi Allah mereka, dan manusia menjadi umatNya.   *#1. Bagaimana Allah bisa berhasil ...