Langsung ke konten utama

Panggilan Yang Lebih Tinggi





Kita semua terpanggil untuk kerajaanNya dan untuk Tuhan. Tuhan itu untuk semua orang, tapi kerajaanNya tidak untuk semua orang. Kita harus mengerti panggilan Tuhan dan juga ada panggilan kerjaaanNya. 





Kita harus berhati-hati. Kebanyakan kehidupan kit a tidak memenuhi syarat. Kerajaannya itu hanya bagi anak-anakNya, tidak cukup hanya percaya saja, tapi harus menjadi putra-putraNya, sehingga kita masuk dalam kategori itu. Kita harus hidup memenuhi persyaratan tersebut.
Kita tidak ingin benih si jahat selalu di tabur dalam hidup saya saya berusaha menggagalkan hal demikian. Itu sebabnya  saya punya banyak teman, saudara, sahabat. Maka sangat penting sekali untuk  menjagai hidup kita. Hidup menurut kebenaran  Firman Tuhan. Jangan ijinkan sedikitpun  juga keadaan yang  tidak kita sukai, keadaan yang  saudara tidak harapkan , itu sebenarnya keadaan untuk menabur benih.
Kita harus percaya demikian, bahwa Tuhan itu untuk semua orang, tapi kerajaanNya tidak. Kita hidup untuk Tuhan demi kerajaanNya untuk kita. Ada panggilan yang lebih tinggi. Banyak orang yang merasa panggilan Tuhan itu yang tertinggi. Tapi panggilan Tuhan itu progress. Ada tingkatannya. Bukan hanya untuk terima Tuhan Yesus, bukan hanya untuk bertobat dan masuk sorga.  Panggilan kita pasti lebih dari itu. Ada panggilan untuk masa yang akan datang. Ada tujuan yang lebih lagi.
Sama dengan saudara. Ketika saudara lahir, papa mama senang. Tapi bukan itu tujuannya. Lalu saudara disekolahkan dari TK, SD, SMP dan seterusnya. Orang tua kita punya tujuan yang lain. Mungkin kita harus menjadi sarjana. Kita merasa menjadi sapi perah orangtua. Tapi ternyata orangtua mempunyai tujuan yang lain lagi. Mungkin kau disuruh cari jodoh. Wah…. Ternyata ada siklus yang terus berputar. Tapi kita tau di rumah ini, ada tujuan yang lebih tinggi lagi. Ada dasar yang lebih tinggi lagi. Jadi kita harus tau hal seperti itu.
Ketika manusia diciptakan menurut gambar dan rupa Tuhan. Tuhan menginginkan kita berkuasa, merepresentasi kan Tuhan di muka bumi. Bumi ini pijakan dan merupakan perwujudkan langkah-langkah Tuhan. Apa yang kalian lihat sekarang tidak sesuai dengan langkah-langkah Tuhan. Saudara harus berkuasa mengubahkannya supaya menjadi sama seperti langkah-langkah Tuhan. Bumi tumpuan kaki Tuhan. Itu sebabnya semua itu harus diubahkan. Tujuan kita diciptakan menguasai bumi dan merepresentasikan Tuhan di bumi ini. Kita menjadi ambasador-ambasador Tuhan.
Kantor kedutaan selalu dijaga oleh militer. Kedutaan adalah wilayah negara tersebut. Tidak semua orang masuk di dalamnya, bahkan pejabat negara tersebut harus diseleksi dan di scanning ketika mau masuk. Kalian juga seperti dutabesar dan hidup di area itu. jangan takut dan lemas hati, karena selama engkau merepresentasikan engkau akan tetap terlindung. Kau sedang melakukan tujuan Tuhan. Ketika Shah Iran, Reza Pahlevi jatuh, mereka orang-orang kedutaan terlindung dari kedutaan sampai ke bandara. Kalian wakil-wakil Tuhan di muka bumi ini, jadi ada perlindungan.
Kemudian manusia jatuh dalam dosa dan tidak lagi mampu merepresentasikan Tuhan. Manusia merepresentasikan dirinya sendiri.  Itu sebabnya Kain membunuh Habel. Kain lari dari hadirat  Tuhan. Lalu Kain membangun sebuah kota yang bernama Henokh. Bukan Henokh yang berjalan bersama Tuhan. Kej 4 : 16

Kota itu berbenteng untuk menjaga / menjadi tempat perlindungan. Henokh takut, padahal tidak ada yang ingin membunuhnya. Terjadi pergeseran rohani. Mereka membangun demi kesejahteraan sendiri.
Adam mendapat anak Sem. Dari keturunan Sem lahir orang-orang benar. Lahir Nuh dan lahir Henokh yang bisa berjalan dan merepresentasi kan Tuhan. Lahir Seth. Keturunannya Metusalah yang berumur 969 tahun. Itu masih kurang 31 tahun untuk mencapai 1 harinya Tuhan = 1000 tahun. Pada hari kau memakan buah itu, pasti kau mati. Tidak ada yang manusia yang berumur 1 hari.
Manusia bisa berkuasa dan menghukum bumi ini dari keturunan Sem. Tuhan memulai dari Adam dan Hawa. Lalu Tuhan menghukum bumi ini dan memulainya lagi dengan 8 orang. Mulai dengan 2 orang dan gagal. Bagaimana dengan 8 orang itu. Nuh kemudian mabuk. Ham melihatnya telanjang. (kej 9:24). Nuh mengutuk Kanaan, yaitu keturunan Ham. Yang berbuat salah adalah Ham, tapi yang kena kutuk adalah Kanaan. Jadi berhati-hatilah. Hidup benar di hadapan Tuhan adalah untuk Tuhan dan untuk menyelamatkan generasi yang berikutnya. Ketika kau hidup benar, otomatis generasi berikutnya akan selamat.
Dosa mulai masuk lagi pada generasi ini. Beruntunglah Tuhan tidak pernah berubah. Dia tetap memberikan kuasa atas manusia. Dirimu sakit dan berubahlah keadaanmu. Kantongmu mulai habis. Kau berubah, tapi ada yang tidak berubah yaitu Tuhan. Meskipun kau merasa Ia tidak mendengar doamu, Ia tetap Tuhan. Kita merasa Tuhan tidak mengasihi kita lagi, karena doa kita tidak dijawab lagi. Hati-hati. Tuhan tidak berubah, tapi kau terus berubah karena keadaan. Tanamkan dalam dirimu, Ia tidak pernah berubah. Apa pun keadaanmu Ia tidak pernah berubah. Itulah yang harus jadi iman saudara. Jika Tuhan berubah-ubah, hidupmu akan fatal. Tuhan tidak pernah ‘moody’.
Nuh itu profetis. Walau pun ia mengutuk Kanaan, itu artinya ada sesuatu dan ada kuasa yang menentang Kanaan. Israel keluar dari Mesir. Kanaan jadi hamba bagi saudara-saudaranya: Sem dan Yafet. Urutannya adalah: Sem, Ham dan Yafet. Tapi ayat ke24 dikatakan:
(Gen 9:24)  Setelah Nuh sadar dari mabuknya dan mendengar apa yang dilakukan anak bungsunya kepadanya,

Sekarang Ham menjadi bungsu. Jadi posisi rohanimu menentukan siapa engkau. Ham menjadi yang bungsu. Ada celah pada generasi ini. Ada celah untuk menaklukkan. Israel harus menaklukkan Kanaan. Kanaan artinya kerajaan dunia. Simbol kerajaan dunia. Israel adalah umat Tuhan dan gereja. Taklukkan itu. Dunia membangun dengan cara yang berbeda. Bukan seperti langkah Tuhan. Saudara harus menjadi keturunan Sem. Tuhan tidak pernah berobah dan itu membesarkan hatiku. Aku jadi kuat. Apa yang diperkatakan dan diucapkannya tidak pernah gagal. Pasti berhasil. Apa yang diucapkanNya pasti berhasil. Kanaan adalah orang yang beroperasi menaklukkan bumi ini dengan cara-cara dunia. Kalian tidak boleh hidup di antara semak duri; yaitu menurut prinsip-prinsip dunia. Misalkan: jika kau tidak sekolah, kau tidak berhasil. Pendidikan artinya pendidikan dari Tuhan. Ada potensi dalam hidup saudara. Saudara harus sadar akan hal ini. Itu sebabnya papa dan mum kadang memeriksa catatan khotbah saudara; hanya untuk membuat kau sadar dan membuktikan ada potensi dalam hidup saudara.
Kerajaan dunia makin kuat. Muncul Nimrod; dengan hi-tech. Tapi Tuhan tidak pernah gagal.
Dari garis keturunan Sem lahir Terah. Kej 11:
(Gen 11:24)  Setelah Nahor hidup dua puluh sembilan tahun, ia memperanakkan Terah.

(Gen 11:25)  Nahor masih hidup seratus sembilan belas tahun, setelah ia memperanakkan Terah, dan ia memperanakkan anak-anak lelaki dan perempuan.

(Gen 11:26)  Setelah Terah hidup tujuh puluh tahun, ia memperanakkan Abram, Nahor dan Haran.

(Gen 11:27)  Inilah keturunan Terah. Terah memperanakkan Abram, Nahor dan Haran, dan Haran memperanakkan Lot.

(Gen 11:28)  Ketika Terah, ayahnya, masih hidup, matilah Haran di negeri kelahirannya, di Ur-Kasdim.

(Gen 11:29)  Abram dan Nahor kedua-duanya kawin; nama isteri Abram ialah Sarai, dan nama isteri Nahor ialah Milka, anak Haran ayah Milka dan Yiska.

(Gen 11:30)  Sarai itu mandul, tidak mempunyai anak.

(Gen 11:31)  Lalu Terah membawa Abram, anaknya, serta cucunya, Lot, yaitu anak Haran, dan Sarai, menantunya, isteri Abram, anaknya; ia berangkat bersama-sama dengan mereka dari Ur-Kasdim untuk pergi ke tanah Kanaan, lalu sampailah mereka ke Haran, dan menetap di sana.

(Gen 11:32)  Umur Terah ada dua ratus lima tahun; lalu ia mati di Haran.

Kanaan menjadi hot-spotNya Tuhan. Titik panas Tuhan untuk penggenapan ucapan Tuhan di Taman Eden: berkuasalah. Nuh berkata: terkutuklah Kanaan. Kanaan akan diperintah dan dikuasai. Janji Tuhan makin dirinci, menjadi detail. Ada garis keturunan dari Sem dan Yafet. Keturuan mereka akan bergabung. Dari Terah mereka melakukan eksodus dari Ur-Kasdim. Mereka menuju Tanah Kanaan, yaitu titik penggenapan. FirmanNya tidak berubah. Saudara harus hidup demikian; mendekati titik penggenapan. Namun Terah terhenti di Haran.
(Gen 12:1)  Berfirmanlah TUHAN kepada Abram: "Pergilah dari negerimu dan dari sanak saudaramu dan dari rumah bapamu ini ke negeri yang akan Kutunjukkan kepadamu;

(Gen 12:2)  Aku akan membuat engkau menjadi bangsa yang besar, dan memberkati engkau serta membuat namamu masyhur; dan engkau akan menjadi berkat.

(Gen 12:3)  Aku akan memberkati orang-orang yang memberkati engkau, dan mengutuk orang-orang yang mengutuk engkau, dan olehmu semua kaum di muka bumi akan mendapat berkat."

(Gen 12:4)  Lalu pergilah Abram seperti yang difirmankan TUHAN kepadanya, dan Lotpun ikut bersama-sama dengan dia; Abram berumur tujuh puluh lima tahun, ketika ia berangkat dari Haran.

Terah tidak mencapai titik penggenapan, walau pun ia yang pertama mendapat panggilan Tuhan.
Ini yang Tuhan lakukan dalam hidup saudara:
1. Panggilan pribadi.
Setiap saudara harus berurusan dengan panggilan pribadi Tuhan. Setiap orang  muda terpanggil oleh Tuhan melalui orang-tuamu, tapi Ia mengg secara pribadi. Yes 41:1-2 Abraham dipanggil seorang diri.
Kis 7:1-4
(Act 7:2)  Jawab Stefanus: "Hai saudara-saudara dan bapa-bapa, dengarkanlah! Allah yang Mahamulia telah menampakkan diri-Nya kepada bapa leluhur kita Abraham, ketika ia masih di Mesopotamia, sebelum ia menetap di Haran,

(Act 7:3)  dan berfirman kepadanya: Keluarlah dari negerimu dan dari sanak saudaramu dan pergilah ke negeri yang akan Kutunjukkan kepadamu.

(Act 7:4)  Maka keluarlah ia dari negeri orang Kasdim, lalu menetap di Haran. Dan setelah ayahnya meninggal, Allah menyuruh dia pindah dari situ ke tanah ini, tempat kamu diam sekarang;

Abraham dipanggil ketika Terah sudah mati. Kej 11:26

(Gen 11:26)  Setelah Terah hidup tujuh puluh tahun, ia memperanakkan Abram, Nahor dan Haran.

(Gen 11:32)  Umur Terah ada dua ratus lima tahun; lalu ia mati di Haran.

Abram berumur 75 tahun ketika Tuhan memanggilnya. Pada waktu itu umur Terah secara fisik 145 tahun. Secara fisik Terah masih hidup, tapi ia dianggap mati oleh Stefanus, karena Terah sudah mati dari panggilan Tuhan sejak umurnya 145 tahun pada waktu di Haran.  Terah tidak pernah mengalami panggilan pribadi. Kau anak muda harus menyadari ada di tempat ini untuk mendapatkan panggilan pribadi dan tidak ikut-ikutan.

2. Mengeluarkan saudara dari faktor lahiriah. Kej 12:1

(Gen 12:1)  Berfirmanlah TUHAN kepada Abram: "Pergilah dari negerimu dan dari sanak saudaramu dan dari rumah bapamu ini ke negeri yang akan Kutunjukkan kepadamu;

Sarai itu istri Abram, tapi ia juga adiknya sendiri. Satu ayah lain ibu. Faktor lahiriah tidaklah cukup.

Kej 11:27; Mat 1:32

English “begot”; Indonesian “memperanakan”. Begot artinya bukan hanya memperanakan secara lahiriah. Begot artinya membentuk jatidiri generasi berikutnya dan langkah-langkah hidup generasi berikutnya; melalui benih kehidupan dari generasi pendahulunya.

 Apa itu yang disebut membentuk dan menetapkan langkah-langkah?
·        Cara berpikir
·        Pola hidup
·        Doktrin dan keyakinan
·        Ikat-janji
·        Sistem nilai kehidupan

Terah begot Abram. Jatidiri Abram berasal dari Terah. Itu sebabnya Abram keluar dari panggilan lahiriah Terah. Kau harus merespon panggilan berikutnya, keluar dari doktrin, cara hidup yang lama, sistem nilai yang lama. Bangun menurut rumah rohani, menurut rumah Tuhan, bukan dari rumah lahiriah. Rumah rohani melindungi dirimu. Jangan malu mengatakan memiliki bapa rohani. Orangtua mengajarkan yang baik. Rumah rohani mengajarkan yang benar. Jangan tinggalkan yang baik. Lakukan yang baik yang berasal dari kebenaran.

Kej 17:4,10,11,12
Tuhan membuat ikat janji yang baru kepada Abraham. Tuhan menginginkan kita memiliki ‘rumah’ yang baru. Rumah artinya kehidupan yang baru, ikat-janji yang baru. Kau harus membangun menurut rumah rohani. Jika tidak kau akan gagal masuk ke dalam kerajaannya.

Yer 1:17 Dari rahim ibuku aku dibentuk…Pertama dari faktor lahiriah; orangtua harus membawa anak keluar dari faktor lahiriah.

20Jun2015 psDjonny

Postingan populer dari blog ini

Conquering the Mountains of Governance and Political (UR #237)

Khotbah  Dr. Tunde Bakare dalam acara ISC 2025 membahas peran strategis orang percaya di gunung politik dan pemerintahan . Beliau menekankan pentingnya memiliki pola atau cetak biru ilahi serta karakter yang murni sebelum terlibat dalam kepemimpinan publik agar tidak tercemar oleh sistem dunia. Melalui berbagai rujukan Alkitab, ia menjelaskan bahwa Tuhan akan membangkitkan pemimpin-pemimpin profetik untuk menggantikan sistem yang korup dan menindas rakyat. Bakare juga membagikan pengalaman pribadinya di Nigeria tentang bagaimana kekuatan doa dan nubuat mampu mempengaruhi arah politik nasional serta menentang rezim yang tidak adil. Inti dari pesan ini adalah panggilan bagi generasi muda untuk menjadi agen perubahan yang berani merebut kembali pengaruh di berbagai bidang budaya demi kesejahteraan bangsa. Narasi ini ditutup dengan penegasan bahwa kepemimpinan yang takut akan Tuhan adalah kunci utama yang membedakan kemajuan suatu negara dari keterpurukannya. Berikut adalah c...

Peran Roh Kudus (MKS #49)

  "Manusia Kerajaan Sorga 49", berfokus pada rencana ilahi Allah bagi umat manusia dan bagaimana individu dapat menyelaraskan hidup mereka dengan kehendak-Nya. Ditekankan bahwa orang percaya tidak boleh mengandalkan kekuatan mereka sendiri, tetapi pada kuasa Roh Kudus dan Firman Allah untuk memenuhi takdir mereka. Ibadah JMD Bandung 2 Agustus 2026 - Manusia Kerajaan Sorga 49 Poin-Poin Utama : Memahami Bahasa Allah: Papa menekankan pentingnya memahami "bahasa" Allah, mencatat bahwa Alkitab tidak boleh dilihat sebagai ayat-ayat yang terisolasi, tetapi sebagai satu rencana besar yang terpadu. Memahami firman dan menyelaraskan hidup dengan kehendak Allah memerlukan tuntunan Roh Kudus, bukan sekadar kemampuan akal. Roh Kudus sangat penting untuk wahyu yang sejati. Kuasa Firman: Firman memiliki kuasa bawaan untuk menggenapi dirinya sendiri. Manusia cukup percaya dan memberi ruang bagi kasih karunia Allah, bukan memaksakan dengan usaha sendiri seperti pola hukum Taurat. Or...

Kapasitas dan Potensi Spiritual (MKS #48)

Ps. Djonny  membahas konsep Manusia Kerajaan Sorga melalui tinjauan teologis atas janji Tuhan kepada Abraham dalam Kejadian 17 . Beliau menjelaskan bahwa identitas sebagai raja menurut definisi ilahi bukan didasarkan pada kekuasaan duniawi seperti Nimrod, melainkan pada kapasitas spiritual untuk memerintah melalui kebenaran dan ketaatan. Terdapat penekanan pada enam langkah Allah dalam Kejadian 1 , mulai dari memberkati hingga memberikan otoritas untuk menaklukkan bumi, sebagai pola bagi manusia untuk mewujudkan kerajaan Allah di dunia. Peran Roh Kudus dianggap krusial dalam memperluas pengaruh hidup seseorang agar mencapai kaliber dunia demi kemuliaan Tuhan. Melalui teladan Yesus, jemaat diajak untuk menyadari potensi ilahi dan warisan rohani mereka sebagai keturunan Abraham yang dipanggil untuk menyatakan otoritas surga. Ibadah JMD Bandung 26 Juli 2026 - Manusia Kerajaan Sorga 48 Berikut adalah catatan selengkapnya dari materi "Manusia Kerajaan Sorga 48: Raja-Raja dari Ket...

Ikat Janji Allah (God's Covenant) dengan Abraham dan Keturunannya

Saat Teduh 26 Jan 2025 Kej 26:1  Maka timbullah kelaparan di negeri itu.  —  Ini bukan kelaparan yang pertama, yang telah terjadi dalam zaman Abraham. Sebab itu Ishak pergi ke Gerar, kepada Abimelekh, raja orang Filistin. 2  Lalu TUHAN menampakkan diri kepadanya serta berfirman: "Janganlah pergi ke Mesir, diamlah di negeri yang akan Kukatakan kepadamu. 3  Tinggallah di negeri ini sebagai orang asing, maka Aku akan menyertai engkau dan memberkati engkau,  4  Aku akan membuat banyak keturunanmu seperti bintang di langit; Aku akan memberikan kepada keturunanmu seluruh negeri ini, dan oleh keturunanmu semua bangsa di bumi akan mendapat berkat, 5  karena Abraham telah mendengarkan firman-Ku dan memelihara kewajibannya kepada-Ku, yaitu segala perintah, ketetapan dan hukum-Ku." Kej 26:12 Maka menaburlah Ishak di tanah itu dan dalam tahun itu juga ia mendapat hasil seratus kali lipat; sebab ia diberkati TUHAN. 13  Dan orang itu menjadi kaya, bahkan k...

BELAJAR DARI GEREJA EFESUS

Salah satu gereja yang dibangun rasul Paulus dari awalnya adalah jemaat Efesus. Gereja Efesus menjadi gereja yang perkembangannya sangat fenomenal, karena dalam beberapa tahun dilatih oleh rasul Paulus mereka telah memberikan dampak kepada kota Efesus dan firman tersebar di Asia .

PANGGILAN KEPADA KEIMAMATAN MELKISEDEK

Ibrani 7:1-3  Sebab Melkisedek adalah raja Salem dan imam Allah Yang Mahatinggi; ia pergi menyongsong Abraham ketika Abraham kembali dari mengalahkan raja-raja, dan memberkati dia. Kepadanya pun Abraham memberikan sepersepuluh dari semuanya. Menurut arti namanya Melkisedek adalah pertama-tama raja kebenaran, dan juga raja Salem, yaitu raja damai sejahtera.

The Unstoppable Generation and Strategies for Leadership Succession (UR #238)

Artikel ini bersumber dari materi pengajaran dari Dr. Jonathan David mengenai konsep suksesi kepemimpinan dan pembentukan generasi "Manusia yang Tak Terhentikan."  Beliau menekankan bahwa kekuatan sebuah pelayanan sangat bergantung pada ketangguhan spiritual pemimpinnya dalam menghadapi berbagai hambatan seperti pola pikir negatif dan pergaulan yang salah. Fokus utamanya adalah pentingnya membangun hubungan bapa-anak yang sejati untuk mewariskan takdir ilahi, bukan sekadar membagi tanggung jawab struktural. Melalui rujukan kitab Kisah Para Rasul 16 dan Pengkhotbah 2 , dijelaskan bahwa suksesi yang akurat harus direncanakan dengan hati-hati agar warisan rohani tetap berlanjut tanpa perubahan arah. Tujuan akhirnya adalah melahirkan gereja apostolik yang tak tergoyahkan dan murni dari pengaruh duniawi atau denominasi. Strategi ini menuntut penggunaan hikmat, pengetahuan, dan keterampilan ilahi untuk menerjemahkan kehendak Tuhan ke dalam realitas di bumi. 30 06 2026, ...

EIDO dan GINOSKO

Yohanes 4:10 Jawab Yesus kepadanya: *"Jikalau engkau tahu (eido) tentang karunia Allah dan siapakah Dia yang berkata kepadamu:*  Berilah Aku minum! niscaya engkau telah meminta kepada-Nya dan Ia telah memberikan kepadamu air hidup." Gbr: youtube.com Eido di sini artinya memiliki pengetahuan. Mungkin tau dari orang lain atau pernah melihat-Nya. Pernah mendengar khotbah atau melihat perbuatan dan mujizat yang Yesus lakukan. Mereka yang tidak memiliki pengetahuan disebut orang bodoh dan bahkan sebagai pelaku kejahatan, karenanya mereka menolak karunia Allah dan menolak Yesus yang diutus oleh-Nya. Orang bodoh tidak melihat apa yang disediakan Allah dan akan berakhir kepada hidup yang sia-sia walau sesukses apa pun di dunia ini menurut anggapan orang. Yohanes 1:11-12 1:11 Ia datang kepada milik kepunyaan-Nya, tetapi orang-orang kepunyaan-Nya itu tidak menerima-Nya. 1:12 Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu merek...

KEHIDUPAN ZOE Kehidupan Yang Berkelimpahan

Kehidupan Berkualitas Yang Yesus Berikan Yoh 10:10 Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup,    dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. gbr: opernarmautralia.org Yesus datang supaya kita akan memiliki kehidupan yang melampaui arus seluruh aspek kehidupan, lebih dari cukup, mencapai setiap bagian dari roh manusia kita, setiap bagian dari alam jiwa kita, pikiran, kehendak dan emosi, mencapai setiap bagian dari tubuh fisik kita, mencapai setiap bagian dari keuangan kita, hubungan dan semua yang berkaitan dengan kehidupan duniawi dan kehidupan spiritual kita. Dalam bahasa Yunani,   ada tiga kata yang berbeda -bios, psuche, dan zoe- diterjemahkan sebagai "hidup", dan masing-masing memiliki arti yang berbeda. Bios – adalah kehidupan biologis kita. Semua makhluk hidup memiliki bios. Bioskop artinya gambar hidup. Biologi ilmu yang mempelajari tentang makhluk hidup. Psuche adal...

"Berkat" (Barak/Berekah) Dan Bagaimana Kita Menerima Berkat Itu Dari Tuhan

Konsep Kunci: Barak/Berekah (Berkat) ) Asal Kata: Kata "berkat" dalam bahasa Ibrani adalah barak, yang artinya memberkati. Bentuk kata bendanya adalah berekah, yang berarti hasil dari tindakan memberkati. Makna Mendalam: Barak juga dikaitkan dengan kata "to kneel" atau "menekuk lutut". Ini menunjukkan bahwa berkat dari Tuhan adalah tindakan di mana Tuhan merendahkan diri-Nya untuk melayani dan melimpahkan kebaikan-Nya kepada kita. Contoh Nyata: Tindakan Yesus yang merendahkan diri menjadi hamba, mati bagi kita di kayu salib adalah wujud tertinggi dari barak (berkat) Allah. Ayat Kunci: Amsal 10:22:  "Berkat Tuhanlah yang menjadikan kaya, susah payah tidak akan menambahinya." Mazmur 127:2:  "Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi dan duduk-duduk sampai jauh malam, dan makan roti yang diperoleh dengan susah payah--sebab Ia memberikannya kepada yang dicintai-Nya pada waktu tidur." Pengkhotbah 2:26:  "Karena kepada orang yang dikenan-Nya Ia ...