Langsung ke konten utama

Anak-anak Sion dan Anak-anak Babel


Bagaimana Menjadi highly favoured one?
By ps. Yappy Widjaya     01Mar2015

Harus timbul dalam hati kita, mengapa Tuhan memilih saya? Diantara banyak orang, diantara kaum keluarga, mengapa Tuhan memilih kita? Tuhan pasti melihat sesuatu yang ada dalam diri kita. Mereka yang terpilih banyak yang tidak diperhitungkan oleh dunia ini, yang tidak dianggap, tidak pantas, yang dianggap buruk secara profesi dan pendidikan. Tapi pasti ada sesuatu di dalam diri mereka? Ada banyak Maria, ada banyak perawan lain, tapi kenapa Maria yang masih gadis yang keturunan Daud dan sudah bertunangan dengan Yusuf? Karena ada sesuatu yang ada dalam hidupnya. Demikian juga saudara memiliki ada sesuatu yang ada dalam dirimu yang orang tidak bisa lihat, gurumu tidak bisa lihat, orangtuamu tidak bisa lihat. Maria membangun hidupnya dalam ketaatan dan respon, tidak takut resiko dan rela mengorbankan hidupnya walau pun nanti dirajam oleh batu, dipermalukan dlsb. Itulah kwalifikasi yang dimiilikinya. 




Saudara harus sadar, kenapa Tuhan menjatuhkan pilihan pada dirimu. Saudara sadar mungkin bukan pintar, bukan keturunan yang terbaik, bukan orang kaya. Ada sesuatu dalam dirimu. Tetap bangun dirimu sehingga kau tidak mempermalukan Tuhan yang telah memilihmu. Jangan sampai setan mengolok-ngolok Tuhan: lihat orang pilihanmu itu, seperti itu kelakuannya, seperti itu responnya, dlsb. Kepada Maria dikatakan “highly favored one”, yang terfavorit. Maria akhirnya mengandung dan melahirkan Mesias yang mengubahkan seluruh dunia.

Kita harus punya standar dan kualitas yang membuktikan kita betul-betul orang pilihan Tuhan. Kenapa Tuhan memilih Rahab, seorang pelacur yang tinggal di Yerikho? Ada sesuatu yang Tuhan lihat yang orang lain tidak lihat. Ada sesuatu dalam hati, ada potensi. Kenapa Ruth? Padahal ia keturunan Lot, bangsa Moab. Suku ini sudah dikutuk Tuhan tidak boleh masuk dalam Bait Allah. Kenapa Ruth bisa mematahkan kutuk itu? Bahkan masuk dalam silsilah Yesus. Ada sesuatu yang dahsyat dalam diri kita, yang menaruh pengharapan Tuhan dalam diri kita. Jangan biarkan setan mendakwamu di hadapan Tuhan. Ada kualitais dalam diri Rut, Maria, Tamar. Mereka adalah penerus benih yang akhirnya melahirkan Mesias. Kenapa Betsyeba? Karena ada kualitas yang meneruskan benih. Sekali lagi bangun hidup kita, sehingga apa yang Tuhan sudah bangun hidup kita bisa kita tampilkan dan buktikan Tuhan tidak salah pilih. Bahwa kita mampu merepresentasikan Tuhan di muka bumi ini.

Yer 2:21
Namun Aku telah membuat engkau tumbuh sebagai pokok anggur pilihan, sebagai benih yang sungguh murni. Betapa engkau berubah menjadi pohon berbau busuk, pohon anggur liar!
Apa yang terjadi dengan Israel? Mereka mempermalukan Tuhan. Ini tidak boleh terjadi padamu. Kau adalah pilihan Tuhan, benih yang murni, benih yang terbaik, jangan jadi anggur liar dan jangan menjadi berbau busuk. 

Macam-macam benih:
  1.  A choice vine. Anggur pilihan Tuhan.
  2. A pure seed. 100% benih yang murni. 
  3.  Completely faithful seed. Benih yang setia/taat 100%.
  4. Noble vine. Yang mulia, yang ningrat. Benih raja.
  5. A seed of highest quality. Benih dengan qualitas terpilih.

Kau harus percaya bahwa kau adalah anggur pilihan Tuhan. Menghasil buah-buah karakter dan tindakan ilahi. Yang penuh dengan berkat dan orang bisa mencicipi kebaikan, kehidupan dan mereka bisa tau kau adalah orang pilihan Tuhan.
Jangan biarkan firman kerajaan itu terkontaminasi. Setelah Maria tau ia mengandung benih raja segala raja, ia jaga benih itu supaya tidak terkontaminasi. Ketika ia berjumpa dengan Elisabeth benih itu melonjak dan Elisabet kemudian dipenuhi Roh Kudus. Ketika dimana pun kita berada kita bisa mempengaruhi orang lain dan itu harus bisa ditampilkan di luar sana.

Benih yang taat dan setia. Benih itu yang memampukan dan membuat kita setia dan taat 100%. Jangan menghakimi orang-orang pilihan Tuhan. Mereka telah diberikan benih yang memampukan, yang membangkitkan hidup.

Benih raja memampukan kita merepresentasikan kerajaan dan mewarisi kerajaan. Mat 18. Siapakah yang terbesar dalam kerajaa sorga? Barangsiapa yang tidak bertobat dan menjadi seperti anak kecil ini, tidak akan dapat masuk ke dalam kerajaan sorga? Anak kecil dimulai dari benih. Harus ada perubahan, pertobatan, metanoia. Harus ada sikap-sikap seorang raja.

Benih yang berkualitas membuatmu berkualitas sehingga orang tidak meremehkanmu. Lulus sekolah bukan supaya kau bisa bekerja dan mendapatkan gaji yang baik, tapi membuktikan kau miliki benih dengan kualitas tinggi. Belajar ketrampilan jangan hanya pikirkan untung.  Apa yang kita kerjakan adalah pekerjaan yang berkualitas, karyawan yang berkualitas, orang-tua yang berkualitas. Hasilnya adalah hasil yang berkualitas

Bagaimana Tuhan menaruhkan ke5 macam benih ini.
Kel 31:2-6
(Exo 31:2)  "Lihat, telah Kutunjuk Bezaleel bin Uri bin Hur, dari suku Yehuda,
(Exo 31:3)  dan telah Kupenuhi dia dengan Roh Allah, dengan keahlian dan pengertian dan pengetahuan, dalam segala macam pekerjaan,
(Exo 31:4)  untuk membuat berbagai rancangan supaya dikerjakan dari emas, perak dan tembaga;
(Exo 31:5)  untuk mengasah batu permata supaya ditatah; untuk mengukir kayu dan untuk bekerja dalam segala macam pekerjaan.
(Exo 31:6)  Juga Aku telah menetapkan di sampingnya Aholiab bin Ahisamakh, dari suku Dan; dalam hati setiap orang ahli telah Kuberikan keahlian. Haruslah mereka membuat segala apa yang telah Kuperintahkan kepadamu:

Tuhan tanamkan 5 benih, ketrampilan, pengetahuan, pengertian supaya kita mampu menggenapkan tujuan Tuhan. Kita diperlengkapi di rumah ini supaya kita bisa mengerjakan perintah Tuhan dengan hikmat, pengertian, ketrampilan.

Apa yang terjadi dengan Daniel? Dunia bisa mengenalinya.  Dunia juga memiliki kualitas dan standar kerja yang lebih baik dan tidak pelit untuk membagi ilmu mereka.  Dunia sudah menunjukkan bahwa mereka mulai dari nol bahkan dari minus, dapat membangun sebuah bisnis, lalu membagi-bagikan ilmunya untuk menolong orang lain. Di luar sana sudah lakukan. Jangan kita terus tertinggal dan ketinggalan lagi. Jangan gereja menurunkan standar. Sistem, manajemen, keahlian dlsb harus dibangun dengan standar tinggi.
(Dan 11:32)  tetapi umat yang mengenal Allahnya akan tetap kuat dan akan bertindak.

Daniel memiliki ke5 benih. Ia terus menjadi wakil raja, menjadi no.1 dalam pemerintahan 5 raja. Ia mencari perkataan Tuhan dan mencari Tuhan. Orang tidak menemukan kesalahannya. Ia tetap setia dan disiplin. Tidak ditemukan celah dan kesalahan sedikit pun, kecuali dalam hal ibadahnya kepada Tuhan yang berbeda. Kita bisa tampil dengan berkualitas. Orang yang mengenal Tuhan akan tetap kuat dan bertindak.
Kej 41:37-40
(Gen 41:37)  Usul itu dipandang baik oleh Firaun dan oleh semua pegawainya.
(Gen 41:38)  Lalu berkatalah Firaun kepada para pegawainya: "Mungkinkah kita mendapat orang seperti ini, seorang yang penuh dengan Roh Allah?"
(Gen 41:39)  Kata Firaun kepada Yusuf: "Oleh karena Allah telah memberitahukan semuanya ini kepadamu, tidaklah ada orang yang demikian berakal budi dan bijaksana seperti engkau.
(Gen 41:40)  Engkaulah menjadi kuasa atas istanaku, dan kepada perintahmu seluruh rakyatku akan taat; hanya takhta inilah kelebihanku dari padamu."
Yusuf memiliki semua 5 benih itu. Dibentuk oleh Tuhan melalui penderitaan, namun tidak bersungut-sungut. Sekali pun di penjara Yusuf menunjukkan menjadi pribadi yang memiliki 5 benih., seorang yang berkualitas tinggi, penuh Roh Allah. Jadi tidak tergantung lingkungan dan keadaan. Itu yang harus terjadi dalam hidup kita. 

Jadi jangan hidup sembarangan, jangan belajar sekenanya, jangan berkelakuan seenaknya. (Gen 41:37)  Usul itu dipandang baik oleh Firaun dan oleh semua pegawainya.

(Gen 41:38)  Lalu berkatalah Firaun kepada para pegawainya: "Mungkinkah kita mendapat orang seperti ini, seorang yang penuh dengan Roh Allah?"

(Gen 41:39)  Kata Firaun kepada Yusuf: "Oleh karena Allah telah memberitahukan semuanya ini kepadamu, tidaklah ada orang yang demikian berakal budi dan bijaksana seperti engkau.

(Gen 41:40)  Engkaulah menjadi kuasa atas istanaku, dan kepada perintahmu seluruh rakyatku akan taat; hanya takhta inilah kelebihanku dari padamu."

Perbedaan anak-anak Sion dan Babel
Anak-anak sion. Belajar menurut prinsip kerajaan. Anak-anak Babel bekerja secara natural. Kerajaan-kerajaan dunia ini harus tunduk kepada kerajaan Allah. Jangan adopsi sistem dunia. Jangan cari sukses dengan cara-cara dunia. Jangan coba-coba jalankan bisnis di luar rumah rohani. Belajar taat sepenuhnya, jalan bersama-sama. Walau pun bisa sukses kita akan menjadi serakah dan dikuasai ketamakan. Kau akan fokus pada keuntungan dan mulai mengabaikan hal-hal spiritual. Fokus kita tidak boleh demikian.

Babel mengambil anak-anak Sion. Babel mengetahui ada banyak lebih kuasa, ada lebih banyak material pada anak-anak Sion/Kerajaan. Banyak anak-anak kerejaan terkontaminasi dan larut dalam sistem dunia. Mulai ikut korupsi dan berbohong, menyogok dan menyuap. Kita harus membangun hidup dan dirimu sehingga kau menjadi orang yang berkualitas. Perusahaan dan sekolah akan membelamu, memberikan fasilitas kepadamu.

(Dan 1:3)  Lalu raja bertitah kepada Aspenas, kepala istananya, untuk membawa beberapa orang Israel, yang berasal dari keturunan raja dan dari kaum bangsawan,

(Dan 1:4)  yakni orang-orang muda yang tidak ada sesuatu cela, yang berperawakan baik, yang memahami berbagai-bagai hikmat, berpengetahuan banyak dan yang mempunyai pengertian tentang ilmu, yakni orang-orang yang cakap untuk bekerja dalam istana raja, supaya mereka diajarkan tulisan dan bahasa orang Kasdim.

(Dan 1:5)  Dan raja menetapkan bagi mereka pelabur setiap hari dari santapan raja dan dari anggur yang biasa diminumnya. Mereka harus dididik selama tiga tahun, dan sesudah itu mereka harus bekerja pada raja.

(Dan 1:6)  Di antara mereka itu ada juga beberapa orang Yehuda, yakni Daniel, Hananya, Misael dan Azarya.

(Dan 1:7)  Pemimpin pegawai istana itu memberi nama lain kepada mereka: Daniel dinamainya Beltsazar, Hananya dinamainya Sadrakh, Misael dinamainya Mesakh dan Azarya dinamainya Abednego.

Anak-anak sion mempunyai ciri-ciri:
1.       Mereka adalah orang-orang yang terbaik (the best);
2.      Mereka adalah kaum bangsawan dan keturunan raja (benih raja yang Tuhan taruhkan);
3.      Mereka adalah orang-orang yang mulia, luhur dan terhormat(nobel).
4.      Mereka orang-orang yang sehat, tidak bercela, tidak bercacat. (pola makan yang sehat, pola hidup yang sehat).
5.      Mereka adalah orang-orang yang berperawakan baik, berpenampilan menyenangkan, enak di lihat (good looking). 1 Sam 12:16. Ia kemerah-merahan, matanya indah dan parasnya. Daud bisa menampilkan dirinya yang terbaik. Mata yang indah (bright eyes).
6.      Mereka adalah orang-orang yang cerdas
7.      Mereka adalah orang-orang yang memiliki hikmat, berpengetahuan, pengetahuan yang banyak dan memiliki banyak ilmu.
8.      Mereka orang yang sangat baik, dengan kualitas yang baik, membedakan pengetahuan atau pengertian
9.      Mereka adalah orang-orang profesional yang memiliki kemampuan dan bekerja dalam kerajaan, istana dan tempat-tempat terhormat.  
10.      Mereka adalah orang-orang yang bisa diajar(teachable) dan taat(obidience) sehingga bisa diajarkan hal-hal yang baru. Taat pada instruksi dan prosedur, tidak menyimpang.



Setan dan dunia selalu mencari yang terbaik dari antara yang baik, bukan mencari yang buruk. Iblis tau, kalau kita mengubah batu menjadi roti, selalu memakai firman/semua yang dari rumah rohani untuk berkat-berkat pribadi, dia akan tunggu waktu saja. Jika kita hanya ingin menikmati saja apa yang ada, tinggal tunggu waktunya, kita tidak akan bisa menjadi orang pilihan Tuhan, tapi mengecewakan Tuhan.

Bagaimana aku bisa menjadi yang terbaik seperti yang Tuhan cari? Bagaimana aku bisa menampilkan kerajaan dan mentalitas kerajaan? Bagaimana aku bisa menjadi sehat? Berperawakan menarik, good looking? Profesional? Manage waktu? Mengerjakan sesuatu dengan tepat waktu. Bagaimana aku menjadi orang yang mudah diajar?

Postingan populer dari blog ini

Conquering the Mountains of Governance and Political (UR #237)

Khotbah  Dr. Tunde Bakare dalam acara ISC 2025 membahas peran strategis orang percaya di gunung politik dan pemerintahan . Beliau menekankan pentingnya memiliki pola atau cetak biru ilahi serta karakter yang murni sebelum terlibat dalam kepemimpinan publik agar tidak tercemar oleh sistem dunia. Melalui berbagai rujukan Alkitab, ia menjelaskan bahwa Tuhan akan membangkitkan pemimpin-pemimpin profetik untuk menggantikan sistem yang korup dan menindas rakyat. Bakare juga membagikan pengalaman pribadinya di Nigeria tentang bagaimana kekuatan doa dan nubuat mampu mempengaruhi arah politik nasional serta menentang rezim yang tidak adil. Inti dari pesan ini adalah panggilan bagi generasi muda untuk menjadi agen perubahan yang berani merebut kembali pengaruh di berbagai bidang budaya demi kesejahteraan bangsa. Narasi ini ditutup dengan penegasan bahwa kepemimpinan yang takut akan Tuhan adalah kunci utama yang membedakan kemajuan suatu negara dari keterpurukannya. Berikut adalah c...

Peran Roh Kudus (MKS #49)

  "Manusia Kerajaan Sorga 49", berfokus pada rencana ilahi Allah bagi umat manusia dan bagaimana individu dapat menyelaraskan hidup mereka dengan kehendak-Nya. Ditekankan bahwa orang percaya tidak boleh mengandalkan kekuatan mereka sendiri, tetapi pada kuasa Roh Kudus dan Firman Allah untuk memenuhi takdir mereka. Ibadah JMD Bandung 2 Agustus 2026 - Manusia Kerajaan Sorga 49 Poin-Poin Utama : Memahami Bahasa Allah: Papa menekankan pentingnya memahami "bahasa" Allah, mencatat bahwa Alkitab tidak boleh dilihat sebagai ayat-ayat yang terisolasi, tetapi sebagai satu rencana besar yang terpadu. Memahami firman dan menyelaraskan hidup dengan kehendak Allah memerlukan tuntunan Roh Kudus, bukan sekadar kemampuan akal. Roh Kudus sangat penting untuk wahyu yang sejati. Kuasa Firman: Firman memiliki kuasa bawaan untuk menggenapi dirinya sendiri. Manusia cukup percaya dan memberi ruang bagi kasih karunia Allah, bukan memaksakan dengan usaha sendiri seperti pola hukum Taurat. Or...

Kapasitas dan Potensi Spiritual (MKS #48)

Ps. Djonny  membahas konsep Manusia Kerajaan Sorga melalui tinjauan teologis atas janji Tuhan kepada Abraham dalam Kejadian 17 . Beliau menjelaskan bahwa identitas sebagai raja menurut definisi ilahi bukan didasarkan pada kekuasaan duniawi seperti Nimrod, melainkan pada kapasitas spiritual untuk memerintah melalui kebenaran dan ketaatan. Terdapat penekanan pada enam langkah Allah dalam Kejadian 1 , mulai dari memberkati hingga memberikan otoritas untuk menaklukkan bumi, sebagai pola bagi manusia untuk mewujudkan kerajaan Allah di dunia. Peran Roh Kudus dianggap krusial dalam memperluas pengaruh hidup seseorang agar mencapai kaliber dunia demi kemuliaan Tuhan. Melalui teladan Yesus, jemaat diajak untuk menyadari potensi ilahi dan warisan rohani mereka sebagai keturunan Abraham yang dipanggil untuk menyatakan otoritas surga. Ibadah JMD Bandung 26 Juli 2026 - Manusia Kerajaan Sorga 48 Berikut adalah catatan selengkapnya dari materi "Manusia Kerajaan Sorga 48: Raja-Raja dari Ket...

Ikat Janji Allah (God's Covenant) dengan Abraham dan Keturunannya

Saat Teduh 26 Jan 2025 Kej 26:1  Maka timbullah kelaparan di negeri itu.  —  Ini bukan kelaparan yang pertama, yang telah terjadi dalam zaman Abraham. Sebab itu Ishak pergi ke Gerar, kepada Abimelekh, raja orang Filistin. 2  Lalu TUHAN menampakkan diri kepadanya serta berfirman: "Janganlah pergi ke Mesir, diamlah di negeri yang akan Kukatakan kepadamu. 3  Tinggallah di negeri ini sebagai orang asing, maka Aku akan menyertai engkau dan memberkati engkau,  4  Aku akan membuat banyak keturunanmu seperti bintang di langit; Aku akan memberikan kepada keturunanmu seluruh negeri ini, dan oleh keturunanmu semua bangsa di bumi akan mendapat berkat, 5  karena Abraham telah mendengarkan firman-Ku dan memelihara kewajibannya kepada-Ku, yaitu segala perintah, ketetapan dan hukum-Ku." Kej 26:12 Maka menaburlah Ishak di tanah itu dan dalam tahun itu juga ia mendapat hasil seratus kali lipat; sebab ia diberkati TUHAN. 13  Dan orang itu menjadi kaya, bahkan k...

BELAJAR DARI GEREJA EFESUS

Salah satu gereja yang dibangun rasul Paulus dari awalnya adalah jemaat Efesus. Gereja Efesus menjadi gereja yang perkembangannya sangat fenomenal, karena dalam beberapa tahun dilatih oleh rasul Paulus mereka telah memberikan dampak kepada kota Efesus dan firman tersebar di Asia .

PANGGILAN KEPADA KEIMAMATAN MELKISEDEK

Ibrani 7:1-3  Sebab Melkisedek adalah raja Salem dan imam Allah Yang Mahatinggi; ia pergi menyongsong Abraham ketika Abraham kembali dari mengalahkan raja-raja, dan memberkati dia. Kepadanya pun Abraham memberikan sepersepuluh dari semuanya. Menurut arti namanya Melkisedek adalah pertama-tama raja kebenaran, dan juga raja Salem, yaitu raja damai sejahtera.

The Unstoppable Generation and Strategies for Leadership Succession (UR #238)

Artikel ini bersumber dari materi pengajaran dari Dr. Jonathan David mengenai konsep suksesi kepemimpinan dan pembentukan generasi "Manusia yang Tak Terhentikan."  Beliau menekankan bahwa kekuatan sebuah pelayanan sangat bergantung pada ketangguhan spiritual pemimpinnya dalam menghadapi berbagai hambatan seperti pola pikir negatif dan pergaulan yang salah. Fokus utamanya adalah pentingnya membangun hubungan bapa-anak yang sejati untuk mewariskan takdir ilahi, bukan sekadar membagi tanggung jawab struktural. Melalui rujukan kitab Kisah Para Rasul 16 dan Pengkhotbah 2 , dijelaskan bahwa suksesi yang akurat harus direncanakan dengan hati-hati agar warisan rohani tetap berlanjut tanpa perubahan arah. Tujuan akhirnya adalah melahirkan gereja apostolik yang tak tergoyahkan dan murni dari pengaruh duniawi atau denominasi. Strategi ini menuntut penggunaan hikmat, pengetahuan, dan keterampilan ilahi untuk menerjemahkan kehendak Tuhan ke dalam realitas di bumi. 30 06 2026, ...

EIDO dan GINOSKO

Yohanes 4:10 Jawab Yesus kepadanya: *"Jikalau engkau tahu (eido) tentang karunia Allah dan siapakah Dia yang berkata kepadamu:*  Berilah Aku minum! niscaya engkau telah meminta kepada-Nya dan Ia telah memberikan kepadamu air hidup." Gbr: youtube.com Eido di sini artinya memiliki pengetahuan. Mungkin tau dari orang lain atau pernah melihat-Nya. Pernah mendengar khotbah atau melihat perbuatan dan mujizat yang Yesus lakukan. Mereka yang tidak memiliki pengetahuan disebut orang bodoh dan bahkan sebagai pelaku kejahatan, karenanya mereka menolak karunia Allah dan menolak Yesus yang diutus oleh-Nya. Orang bodoh tidak melihat apa yang disediakan Allah dan akan berakhir kepada hidup yang sia-sia walau sesukses apa pun di dunia ini menurut anggapan orang. Yohanes 1:11-12 1:11 Ia datang kepada milik kepunyaan-Nya, tetapi orang-orang kepunyaan-Nya itu tidak menerima-Nya. 1:12 Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu merek...

KEHIDUPAN ZOE Kehidupan Yang Berkelimpahan

Kehidupan Berkualitas Yang Yesus Berikan Yoh 10:10 Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup,    dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. gbr: opernarmautralia.org Yesus datang supaya kita akan memiliki kehidupan yang melampaui arus seluruh aspek kehidupan, lebih dari cukup, mencapai setiap bagian dari roh manusia kita, setiap bagian dari alam jiwa kita, pikiran, kehendak dan emosi, mencapai setiap bagian dari tubuh fisik kita, mencapai setiap bagian dari keuangan kita, hubungan dan semua yang berkaitan dengan kehidupan duniawi dan kehidupan spiritual kita. Dalam bahasa Yunani,   ada tiga kata yang berbeda -bios, psuche, dan zoe- diterjemahkan sebagai "hidup", dan masing-masing memiliki arti yang berbeda. Bios – adalah kehidupan biologis kita. Semua makhluk hidup memiliki bios. Bioskop artinya gambar hidup. Biologi ilmu yang mempelajari tentang makhluk hidup. Psuche adal...

"Berkat" (Barak/Berekah) Dan Bagaimana Kita Menerima Berkat Itu Dari Tuhan

Konsep Kunci: Barak/Berekah (Berkat) ) Asal Kata: Kata "berkat" dalam bahasa Ibrani adalah barak, yang artinya memberkati. Bentuk kata bendanya adalah berekah, yang berarti hasil dari tindakan memberkati. Makna Mendalam: Barak juga dikaitkan dengan kata "to kneel" atau "menekuk lutut". Ini menunjukkan bahwa berkat dari Tuhan adalah tindakan di mana Tuhan merendahkan diri-Nya untuk melayani dan melimpahkan kebaikan-Nya kepada kita. Contoh Nyata: Tindakan Yesus yang merendahkan diri menjadi hamba, mati bagi kita di kayu salib adalah wujud tertinggi dari barak (berkat) Allah. Ayat Kunci: Amsal 10:22:  "Berkat Tuhanlah yang menjadikan kaya, susah payah tidak akan menambahinya." Mazmur 127:2:  "Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi dan duduk-duduk sampai jauh malam, dan makan roti yang diperoleh dengan susah payah--sebab Ia memberikannya kepada yang dicintai-Nya pada waktu tidur." Pengkhotbah 2:26:  "Karena kepada orang yang dikenan-Nya Ia ...