Langsung ke konten utama

YESUS ANAK DOMBA ALLAH

MENGAPA BANYAK ORANG BERHENTI MENGIKUT YESUS (part2)

By Ps. Ir. Yappy Widjaya 14 Agustus 2016

Saudara sudah lama mengikuti Tuhan. Tapi sekarang saudara merasa kasih saudara sudah pudar, sudah dingin, sudah tawar hati, tidak lagi bergairah. Mungkin kau masih bergereja, tapi ada sesuatu yang mengikat saudara di gereja. Merasa sudah terhubung lama dengan pastor dan teman-teman, kalau kau di suruh memilih kau lebih senang di rumahdan berlibur. Kau hanya terikat faktor-faktor jasmani, bukan lagi factor-faktor ilahi. Tidak lagi bergairah. Ada perubahan dalam hatimu atau hatinya. Ada pandangan hidup dan motivasi yang berubah. Penilaian yang berubah. Mungkin kau tetap berkata ‘yes’ dan ‘amin’ ketika mendengar khotbah, tapi itu bukan hal yang spiritual dari dalam hatimu.

Ada mujizat dari 5 roti 2 ikan. Banyak orang yang mengikut Yesus sampai sore menjelang malam. Mereka tidak sadar bahwa mereka lapar, sampai Yesus melakukan mujizat. Tapi kemudian hati mereka berobah, motivasi mereka berobah. Mujizat itu Yesus buat untuk menguji mereka dan kemurnian hati mereka. Keesokan  harinya tiba-tiba saja mereka mau mengangkat Yesus sebagai raja. Lalu Yesus mengatakan: Aku lah roti hidup yang turun dari sorga. Janganlah terpaut pada hal-hal jasmani. Lalu mereka mengatakan hal ini terlalu keras, siapakah yang dapat menerimanya. Kemudian tinggallah 12 orang murid-muridNya dan Yesus menantang mereka untuk meninggalkan Dia. Kata Petrus; Tuhan kepada siapakah kami pergi, karena perkataanMu adalah perkataan hidup dan kekal.
Apa yang seharusnya menjadi motivasi dalam mengikut Yesus?

Yohanes 1:29  Pada keesokan harinya Yohanes melihat Yesus datang kepadanya dan ia berkata: "Lihatlah Anak domba Allah, yang menghapus dosa dunia.”

Behold….. perhatikan dengan benar, dengan saksama. Kita harus pro-aktif, bisa melihat, bisa menjangkau, bisa menjamahNya. Bangkitkan dan miliki kehausan dan kelaparan untuk mengenal dan mengikut Dia sebagai Anak Domba Allah. Harus memiliki kerinduan dan passion untuk mengenalnya secara pribadi, bukan kenal dari mulut orang. Kita jangan hanya mengenalnya hanya sebagai Juru Selamat. Jangan kepercayaanmu hanya sampai di situ saja. Pengenalanmu dangkal sekali, jika hanya mengenalNya sebagai Juruselamat, sumber berkat dan sebagai jawaban. Kebanyakan orang Kristen hanya sedemikian dangkalnya. Suatu saat jika pengharapan mereka tidak terpenuhi dan masalahnya tidak terselesaikan bertahun-tahun, maka ia akan kecewa. Apalagi dia mendengar kesaksian ‘kisah sukses’  dari orang lain di mimbar gereja.  Mereka tidak sedang berjalan bersama Yesus, Anak Domba Allah.

Adam dan Hawa mengenakan daun pohon ara untuk menutupi ketelanjangan mereka. Tapi menggantikannya dengan kulit binatang yang sudah dikorbankan dan disembelih. Persembahan Kain dari hasil kebunnya tidak berkenan kepada Tuhan, tapi  persembahan korban bakaran Habil berkenan di hadapanNya.

Wahyu 22:1  Lalu ia menunjukkan kepadaku sungai air kehidupan, yang jernih bagaikan kristal, dan mengalir ke luar dari takhta Allah dan takhta Anak Domba itu.

Air kehidupan mengalir dari tahta Allah dan tahta Anak Domba. Dari kitab kejadian sampai kitab Wahyu Yesus  diperkenalkan sebagai Anak Domba yang disembelih. Tidak bisa dibedakan tahta Allah dan tahta Anak Domba Allah.

Ketika Yohanes memperkenalkan Yesus pertamakali , sebagai protokoler Kerajaan Allah, dia memperkenalakan Yesus sebagai Anak Domba Allah. Itu tidak memenuhi pengharapan orang-orang. Hanya 2 orang yang mengikut Yesus, salah satunya adalah Andreas murid Yohanes Pembaptis sendiri. Walau pun Yohanes mendengar kesaksian dari Bapa di sorga, dia sendiri mendengarkan suara itu ketika dia membaptis Yesus di sungai Yordan dan melihat Roh Tuhan turun atas Yesus dalam rupa burung merpati.

Yesus Anak Domba Allah tidak popular di gereja-gereja. Yang popular adalah Yesus Juru selamat. Mengahapus dosa manusia.

Tapi kita harus megenalNya sebagai Anak Domba Allah. Kita harus siap menghidupi kehidupan-Ny dan kematianNya (dan juga kebangkitan-Nya). Dia tidak memiliki hak dalam segala aspek hidup-Nya. Dengan demikian Allah dengan mudah memiliki otoritas atas hidupNya.

Anak Domba seorang yang mengerjakan dan menggenapi tujuan Tuhan. Misinya adalah menghapus dosa dunia. Dunia harus dikembalikan kepada tatanan sorga. Dunia pendidikan, kesehatan, agama, entertain dst… semua harus dikembalikan. Kita harus memiliki jalan yang sama, menyelesaikan misi yang sudah dimulaiNya. Di mana pun kita berada, panggilan hidupmu adalah untuk mempengaruhi dan berdampak, memulihkan domain-domain kehidupan di dunia ini. Hidupmu bukan untuk cari makan dan nafkah untuk keluargamu.
Domba adalah binatang yang paling siap menjadi korban. Dia tidak tau kapan dia mati, tapi dia harus siap setiap saat untuk dikorbankan. Fokus kita bukan Yesus sebagai juru selamat, sebagai jawaban problem hidupmu, menjagai mu dari segala bahaya dan ketika kau tidur. Yesus bukan pengawal, bukan satpam. Kau sendiri siap sedia menjadi jawaban, menjadi juru selamat.

Yesus sebagai domba yang kelu, diam saja ketika di bawa ke pembantaian.

Jadi siapakah Yesus dalam hidup saudara?

Lukas 9:18-23  Pada suatu kali ketika Yesus berdoa seorang diri, datanglah murid-murid-Nya kepada-Nya. Lalu Ia bertanya kepada mereka: "Kata orang banyak, siapakah Aku ini?"
Jawab mereka: "Yohanes Pembaptis, ada juga yang mengatakan: Elia, ada pula yang mengatakan, bahwa seorang dari nabi-nabi dahulu telah bangkit."
Yesus bertanya kepada mereka: "Menurut kamu, siapakah Aku ini?" Jawab Petrus: "Mesias dari Allah." 
Lalu Yesus melarang mereka dengan keras, supaya mereka jangan memberitahukan hal itu kepada siapa pun.
Dan Yesus berkata: "Anak Manusia harus menanggung banyak penderitaan dan ditolak oleh tua-tua, imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, lalu dibunuh dan dibangkitkan pada hari ketiga."
Kata-Nya kepada mereka semua: "Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya setiap hari dan mengikut Aku.

Petrus menjawab: Messias dari sorga.

Berbahagialah engkau Simon bin Yunus, sebab bukan manusia yang menyatakannya, tapi BapaKu yang di sorga.
Petrus membiarkan Roh kudus bekerja di dalamnya.
Kita harus memberikan keleluasaan untuk Roh Kudus bekerja dalam diri kita, miliki passion, untuk mengenal Yesus dan memahami Yesus seperti yang Bapa inginkan dan Bapa nyatakan kepada kita. Bukan dari pengalaman atau kesaksian seseorang. Jika tidak ketika berkat-berkat itu terhenti, kau akan mulai meragukan dan meninggalkan Tuhan.
Mereka yang dipilih, yang dikehendaki oleh Tuhan akan diberikan pemahaman yang sama dengan pemahaman Bapa tentang Yesus, tentang Anak Domba Allah.

Setiap perkataan dan firman yang mendatangimu, walau pun begitu sederhana, kita harus memahami dengan roh bukan dengan kedagingan dan keinginan hatimu. Semua itu adalah firman kerajaan. Bukan orang yang berseru kepada Ku: Tuhan….Tuhan… tapi mereka yang melakukan kehendak Bapa.

Tanpa mematikan keinginan sendiri, mati terhadap diri sendiri kita tidak bisa memahami pesan dari firman itu, karena ego itu akan menutupi pengertian firman itu. Ijinkan Roh dan Firman itu bekerja. Ijinkan Bapa bekerja.

Filipi 2:12-13  Hai saudara-saudaraku yang kekasih, kamu senantiasa taat; karena itu tetaplah kerjakan keselamatanmu dengan takut dan gentar, bukan saja seperti waktu aku masih hadir, tetapi terlebih pula sekarang waktu aku tidak hadir, karena Allahlah yang mengerjakan di dalam kamu baik kemauan maupun pekerjaan menurut kerelaan-Nya.

Lembutkan hatimu, maka Bpa yang mengerjakannya di dalam kamu. Baik kehendak dan kemauan, mau pun pekerjaan menurut kemauanNya. Hati yang lembut mudah diarahkan oleh Tuhan, mudah dikerjakan oleh Bapa.
Lukas 9:22  Dan Yesus berkata: "Anak Manusia harus menanggung banyak penderitaan dan ditolak oleh tua-tua, imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, lalu dibunuh dan dibangkitkan pada hari ketiga."
Itulah Yesus sebagai Anak Domba Allah.

Yesus dikatakan seperti Yohanes Pembaptis yang sedang popular, sebagai Yeremia atau Elia atau salah satu nabi yang lain. Itulah sebabnya orang-orang itu tidak dapat mengikuti Yesus sampai akhir, karena salah dan gagal mengenali Yesus. Mereka tidak memahami siapa Yesus .

JESUS: Thou art, the Christ, the Son, the Living, the God.
JESUS IS.
JESUS THE CHRIST.
JESUS THE SON.
JESUS THE LIVING.
JESUS THE GOD.

Mereka mengenali Yesus sebagai tukang kayu, mengenal ibu bapanya secara jasmani, secara natural. Bahkan mereka kenal dengan saudara-saudara Yesus.

Tinggal sesaat lagi kau melihat Aku. Dan tinggal sesaat lagi kau akan melihat Aku. Itulah transformasi Yesus dari yang natural kepada yang spiritual.

Orang-orang yang bersama-sama Yesus, kita pun harus mengalami ujian. Kualitas hubungan saudara harus diuji. Saudara harus evaluasi, siapa Yesus menurut saudara hari ini, besok dan nanti. Level pemahamanmu harus meningkat setiap hari.  Kau harus memahami konsekuensimu sebagai pengikut Yesus.

Kita harus menghancurkan penghalang, kedagingan, kepentingan diri sendiri, motivasi yang salah dalam mengikut Yesus. Ketika diberkati kita harus berhati-hati, tetap bersyukur, tapi itulah titik rawan.  Tidak ada hubungannya berkat itu dengan siapa Yesus.  Murnikan hatimu, murnikan pengenalanmu. Saatnya kau berobah dan buang semua motivasi yang tidak murni. Ikuti Yesus hanya sebagai Anak Domba.

Lukas 9:23  Kata-Nya kepada mereka semua: "Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya setiap hari dan mengikut Aku.

Lukas 9:23 Setiap orang yang mau mengikut Aku harus:

1. Dia harus menyangkal dirinya; menyangkal kehendakmu; tanggulangi dirimu sendiri; menyangkal hak-hak atas suami-istri,anak, atau harta; jadikan Dia yang awal dan yang akhir.

2. Memilkul salib setiap hari, rela berkorban, siap menjadi korban; Luk 9:24-26
Kita harus lakukan setiap hari, stand by, melatih tubuh kita, rela berkorban setiap hari, persiapkan itu, taruh dalam pikiran, matikan kepentinganmu. Benahi dirimu setiap hari. Menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat dalam Kristus Yesus, mengosongkan diri.

3. Mengikuti Dia: mengikuti firman, mengikuti prinsip-prinsip dan langkah-langkahnya.

Beberapa hal yang menjadi dasar yang membuat kita menjadi lemah untuk mengikut Tuhan dan ini tidak boleh ada dalam hidup saudara:

Karena dasarnya adalah apa yang Tuhan telah perbuat bagi saudara dalam hidup saudara (berkat, jawaban doa, kesembuhan, mujizat, pertolongan Tuhan, dst.). Semua yang Tuhan kerjakan itu adalah supaya saudara kembali kepadaNya, bukan untuk dijadikan dasar untuk menjadi percaya kepadaNya. Orang gila di Gerasa itu ditolak untuk mengikuti Yesus setelah dipulihkan hidupnya. Itu motivasi yang baik, tapi tidak benar menurut pandangan Tuhan. Tapi dia diutus Yesus untuk menjadi saksi Tuhan di Dekapolis.

Pada mulanya adalah Firman. Ikut Yesus karena firman.
Yesus membuat 5000 orang yang berbondong-bondong itu pergi meninggalkan Dia, dengan memberikan mereka makanan yang berlimpah, karena IA ingin memurnikan motivasi mereka, tapi mereka meninggalkanNya.

Berdasarkan kepahitan, kegagalan dan kehancuran. Itu dasar yang rapuh sekali. Boleh kau alami kepahitan, kegagalan dan kehancuran, tapi kau harus memandang Dia sebagai Anak Domba Allah, bukan sebagai juruselamat yang akan menyelesaikan masalah saudara. Sekali pun Sadrakh, Mesakh, Abednego, tidak diselamatkan dari dapur api, mereka memutuskan untuk tetap menyembah Tuhan.

Jika kita mengikut Yesus karena di dasarkan kepada orang-orang pada masa hidupnya, maka ini adalah dasar yang salah, karena suatu hari saudara menjadi lemah jika kesaksian itu tidak terjadi saudara.

Jika didasarkan pada hal-hal lahiriah (papa, mama, saudara, pastor, pendeta) dan bukan karena iman. Ibr 10:38-39.  Orang-Ku yang benar akan hidup oleh iman. Tujuan hidupmu menjadi orang benar, bukan orang baik. Jangan mundur, tapi dengarkan firman terus-menerus sehingga imanmu terus meningkat dan diupgrade.

Didasarkan pada pemahaman manusia , sudut pandang sendiri dan sudut pandang manusia. Ams 16:2; Ams 12:15;  Ams 21:2. Hak 21:25

Jangan salah mengenai kasih. Kasih itu berjenis-jenis. Kasih eros, phileo, storge, agape.
Eros kasih suami-istri atau pasangan kekasih, phileo, kasih persaudaraan; storge kasih orang-tua kepada anak; atau andara saudara-saudara kandung; agape adalah kasih Tuhan. Jangan berdasarkan pemikiran dan pemahaman kita sendiri.

Jangan hidup menurut pandanganmu sendiri,menurut seleramu dan pikiranmu sendiri. Bukan dengan kuat, gagahmu, tapi oleh Roh Tuhan. Jangan bersungut-sungut dan berkeluh-kesah, karena itu kau diakui sebagai anak.

Didasarkan pandangan bahwa hidup mengikut Yesus itu tidak akan mengalami kesusahan. Ini pandangan yang salah. Tugas dan tanggung-jawab Tuhan bukan untuk melindungi hidup saudara. Dia adalah Allah Pencipta, Allah Maha Kuasa. Yang Awal dan yang Akhir.  Wah 2:8-11

Dia punya kontrol dan kendali. Pastikan Dia tau,  bukan karena dosa dan kesalahanmu, tapi Dia mau menguji hatimu supaya setia sampai akhir, sampai mati.

Matius 10:22  Dan kamu akan dibenci semua orang oleh karena nama-Ku; tetapi orang yang bertahan sampai pada kesudahannya akan selamat.

Jangan berharap mengikut Tuhan tidak ada tantangan dan kesulitan.

Yohanes 17:14  Aku telah memberikan firman-Mu kepada mereka dan dunia membenci mereka, karena mereka bukan dari dunia, sama seperti Aku bukan dari dunia.

Dunia akan membenci saudara.

Yakobus 1:12  Berbahagialah orang yang bertahan dalam pencobaan, sebab apabila ia sudah tahan uji, ia akan menerima mahkota kehidupan yang dijanjikan Allah kepada barangsiapa yang mengasihi Dia.

Hidup dalam pencobaan.

Postingan populer dari blog ini

Mengatasi Spirit Amalek

Perang Melawan Spirit Amalek Dari Generasi ke Generasi Spirit Amalek adalah spirit cinta akan uang, keserakahan, egoisme, spirit familiarity (minta dimaklumi oleh Tuhan untuk suatu perbuatan yang dipandang baik). Spirit Amalek membuat orang percaya menjadi batu sandungan, mencari kesempatan dari kelemahan orang, bahkan menahan kegerakan Tuhan. Kita melihat spirit keserakahan yang sama beroperasi di banyak pemimpin Gereja , bahkan hari ini. L ebih dari apa pun, hal ini telah mendiskualifikasi mereka untuk mengecap firman yang baik dan karunia-karunia dunia yang akan datang ( from ruling in the Tabernacles Age to come, Ibrani 6:5) . Kisah Purim kembali ke waktu ketika orang Amalek menyerang Israel beberapa minggu setelah mereka meninggalkan Mesir di bawah Musa. Kisah ini dicatat dalam Keluaran 17: 8-16. Setelah pertempuran .... (14) Lalu berkatalah TUHAN kepada Musa, "Tulis kanlah semuanya ini dalam sebuah kitab sebagai tanda peringatan, dan ingatkanlah kep...

Delusi Ego Manusia

Umat ​​manusia percaya bahwa dirinya adalah tuhan (oleh karena kehendak bebas yang dimilikinya), dan hanya tunduk pada dirinya sendiri — tetapi ia hanyalah manusia fana yang tertipu oleh si jahat. Saya ingin membuktikan anggapan ini dengan mengutip kisah menara Babel. Kejadian 11:6 (TB) dan Ia berfirman: "Mereka ini satu bangsa dengan satu bahasa untuk semuanya. Ini barulah permulaan usaha mereka; mulai dari sekarang apa pun juga yang mereka rencanakan, tidak ada yang tidak akan dapat terlaksana. Perhatikan "mulai dari sekarang apa pun juga yang mereka rencanakan, tidak ada yang tidak akan dapat terlaksana" . Artinya, Allah pun mengakui bahwa kekuatan dari kesatuan dan kesepatan manusia yang memilih memakai kehendak bebasnya, tanpa sedikitpun faktor Tuhan.  Justru mereka merasa jadi tuhan. Mereka membangun gambar diri (image) mereka dan mencari nama atau reputasinya. Padahal Tuhanlah yang ingin menjadikan mereka serupa dan segambar (image) dengan diriNya. Tapi bukan ...

Efesus 3:16-20 - DOA PAULUS

MEMPERBESAR KAPASITAS ROH Efesus 3:16-20 3:16  Aku berdoa supaya Ia, menurut kekayaan   kemuliaan-Nya, menguatkan dan meneguhkan kamu oleh Roh-Nya di dalam batinmu, 3:17 sehingga oleh imanmu Kristus diam di dalam hatimu dan kamu berakar serta berdasar di dalam kasih. 3:18 Aku berdoa, supaya kamu bersama-sama dengan segala orang kudus dapat memahami, betapa lebarnya dan panjangnya dan tingginya dan dalamnya kasih Kristus, 3:19 dan dapat mengenal kasih itu, sekalipun ia melampaui segala pengetahuan. Aku berdoa, supaya kamu dipenuhi di dalam seluruh kepenuhan Allah. 3:20 Bagi Dialah, yang dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita, Doa yang disampaikan  dalam Efesus 3: 16-20 pada dasarnya ada lima hal yang  rasul Paulus doakan agar mereka dan kita memiliki: ...

ROH YANG TANPA BATAS (Bagian 1) - The Boundless Spirit UR #225

Berikut adalah catatan  dari khotbah THE UPPER ROOM 225 oleh Dr. Jonathan David pada tanggal 24 Maret 2026 yang berjudul "ROH YANG TANPA BATAS (Bagian 1)" : THE UPPER ROOM 225 - 24 Maret 2026 ROH YANG TANPA BATAS (Bagian 1) Pembicara: Dr. Jonathan David 1. Pendahuluan & Doa Pembuka Pencurahan Terakhir: Tuhan berfirman akan ada pencurahan terakhir Roh Kudus yang akan mengakhiri segalanya dan memulai zaman baru, yaitu zaman kebenaran . Manifestasi Roh Kudus: Roh Kudus akan membawa umat-Nya kepada kebenaran, pewahyuan, pengertian, hikmat, dan memberikan informasi rahasia serta pengertian mendalam yang hanya diberikan oleh surga . Musuh tidak akan bisa memotong informasi atau apa yang Tuhan katakan kepada kita . Kisah Mendengar Suara Tuhan: Pembicara menceritakan pengalaman tentang seorang wanita yang mengaku bersedia membayar 1 juta dolar untuk bisa mendengar suara Tuhan . Namun, ketika ditawari CD dan catatan khotbah seharga USD 55, wanita tersebut mengeluh mahal...

MASUK PADA MASA PENGGENAPAN FIRMAN

Kita adalah generasi yang masuk pada masa penggenapan firman. Namun walau pun sudah mendapatkan banyak perkataan Tuhan, penglihatan, nubuatan dan seterusnya, tetap saja seringkali kita merasa bingung, buntu bahkan sebagian orang menjadi tidak percaya, banyak mengeluh, bersungut-sungut dan undur. Penyebabnya adalah karena kita fokus pada persoalan dan terpengaruh keadaan, hal-hal yang sifatnya natural. Demikian halnya dengan Yosua ketika ia memandangi tembok Yerikho, setelah bangsa Israel telah menyeberang sungai Yordan, di seberang Yerikho.

YUSUF ARITMATEA MENJADI GENERASI PENGGENAP

gambar: myeastercandy.blogspot.co.id Ada orang-orang yang Tuhan sudah siapkan dan tetapkan untuk menjadi pelaksana dari firman-Nya. Di saat saat kritis dan penting banyak orang terkejut,  tidak menyangka, ada orang-orang yang bisa melakukan hal-hal yang kristis. Nama Yusuf dari Arimatea baru muncul di saat-saat kematian Yesus. Dia bukan termasuk 12 murid Yesus. Tidak juga termasuk 70 murid Yesus atau 500 murid Yesus yang lainnya. Yusuf Arimatea tiba-tiba muncul di saat yang kritis sekali.  Ketika tidak ada seorang pun yang tidak punya akses kepada Pontius Pilatus, ternyata muncul Yusuf dari Arimatea. Ketika itu murid-murid Yesus yang sudah mengikuti Dia tiga setengah tahun lamanya semua lari meninggalkan Yesus dan tercerai-berai. Jadi siapa yang akan menguburkan mayat Yesus dengan layak? Siapa yang bisa menggenapkan firman perkataan Tuhan?   Membuat kita terkejut; kapan Tuhan menyiapkannya?  Alkitab hanya menyebut dia adalah seseorang yang berasal da...

Upper Room 35 – DR. Jonathan David

  Dobel dekade sorga terbuka, ketajaman profetik, posisi strategis dan demonstrasi Roh adalah anugerah yang diberikan Tuhan Yang Mahatinggi untuk kita menghadapi tantangan 20 tahun hari-hari terakhir ini (2019-2039). 08-02-2022 Sorga terbuka dan Roh Kudus turun. Sekarang aku bisa memulai pelayanan. Hal-hal supranatural akan mengambil alih. Roh Kudus jadilah pemimpinku sebagaimana Kau memimpin Kristus. Kesaksian dari Roh, bahwa aku adalah anak Allah yang hidup, bergabung dengan Kristus dan mewarisi yang Tuhan sediakan. Ketajaman profetik, dobel dekade sorga terbuka, posisi strategis dan demonstrasi Roh akan jadi porsi hidup kami dalam 2 dekade sorga terbuka 2019-2039. Selama 40 hari 40 malam Goliath menantang orang Israel.   Daud membangkitkan keberaniannya ketika Isai memberikan tugas mengantar makanan. Pergi dan lihat. Dia dengarkan nasihat bapanya dan tugas itu sudah diset. Berapa banyak yang mentaati bapa rohani? Kita kehilangan pesan itu. Dan Bileam dicemari oleh...

Rumah Rohani

POLA   RUMAH   ROHANI Ps. Ir. Djonny Tambunan Sekaranglah waktunya, apa yang pernah saudara terima perkataan Tuhan itu, janji Tuhan, nubuatan itu, maka kita akan menerimanya, kita akan menikmatinya dan kita akan menggenapinya. Jangan lihat ke belakang. Tuhan berkata: Apa yang Ku firmankan akan Ku genapi segera dengan sempurna. Kapan kita siap? Selama kita tidak siap tidak akan tergenapi. Kalo kita mengambil sikap seperti binatang-binatang yang masuk ke dalam bahterah Nuh, maka kita akan masuk. Nuh hanya menyediakan satu jenis makanan bagi semua binatang. Semua orang yang mengambil sikap seperti Ishak itulah yang akan menerima warisan.   Harta yang berharga tidak diberikan kepada mereka yang bersikap seperti anjing dan babi. Apa yang membuat kita masuk atau tidak adalah keputusan kita sendiri, sikap kita sendiri. Jangan minta waktu, karena waktu tidak bisa mengubah saudara , tapi apa merubah kita adalah keputusan kita. Lupakan yang di belakangmu, apakah...

Kepenuhan keallahan (the fullness of the Godhead) di dalam Yesus dan Orang Percaya (MKS #42)

Ringkasan: Khotbah Ps. Djonny ini masih membahas konsep iman yang hidup melalui teladan perjalanan hidup Abraham . Bahwa iman sejati bukan sekadar pengakuan, melainkan harus diwujudkan melalui perbuatan nyata yang mendasari setiap keputusan hidup sehari-hari. Penulis menjelaskan bahwa ketika seseorang lahir baru, mereka menerima benih ilahi dan potensi Allah yang harus dikembangkan hingga mencapai kedewasaan spiritual. Melalui ketaatan Abraham, Allah menyingkapkan rahasia kerajaan-Nya yang kemudian diwariskan secara spiritual kepada generasi berikutnya sebagai keturunan Abraham . Fokus utama narasi ini adalah ajakan bagi jemaat untuk bertumbuh dewasa dan tidak menjadi bayi rohani agar dapat menerima janji warisan ilahi . Akhirnya, iman tersebut dipandang sebagai kunci untuk menampilkan dimensi rupa Allah dan mengalahkan kuasa maut di dunia. Ibadah JMD Bandung 14 Juni 2026 - Manusia Kerajaan Sorga 42" Berikut adalah ringkasan poin-poin penting serta penjelasan detailnya:...

Membangun Benteng Perlindungan

SATE 10 December 2020   Bacalah terlebih dahulu: Ibrani 8:7-10, Ayub 1:1 Sebagaimana iblis dapat membuat benteng di dalam pikiran manusia, Allah juga dapat membuat benteng di dalam manusia. Ayub mempunyai empat karakter yang menonjol di dalam kehidupannya yaitu saleh, jujur, takut akan Allah dan menjauhi kejahatan. Ketika iblis melakukan berbagai pencobaan kepada Ayub seiijin dari Allah, dimulai dari kehilangan anak-anaknya, kesehatannya, istrinya, bahkan dijauhi oleh teman-temannya. Tetapi ketika masalah tersebut muncul, Ayub tetap kuat dan karakter Ayub tetap sama, karena Allah sudah membangun terlebih dahulu banteng dan kubu di dalam pikiran Ayub! Sehingga berkali-kali Alkitab mengatakan bahwa Ayub itu tidak berdosa.   Allah membangun di dalam roh, dengan cara menaruh dan menuliskan hukumNya di dalam akal budi manusia. yaitu melaui mendengarkan dan merenungkan firman sehingga Allah menjadi Allah mereka, dan manusia menjadi umatNya.   *#1. Bagaimana Allah bisa berhasil ...