Langsung ke konten utama

YESUS ANAK DOMBA ALLAH (part2)

MEMBANGUN "ZOE" ANAK DOMBA ALLAH 

Hati kita sering dikacaukan dengan pengertian Anak Allah dan bukan Anak Domba Allah. Kau sering kecewa karena Anak Allah berarti Dia setara dengan Allah, berarti Dia ada untuk hidup kita. Itu sebabnya banyak orang Kristen yang tidak bisa bertahan sampai garis-akhir. 


Kau mungkin masih dalam gereja, tapi tidak lagi mengikuti Tuhan di mana Dia ada sekarang.  Dia punya program, punya proyek, punya rencana atas alam-semesta ini dan kau tidak mengetahuinya. Itu menunjukkan kau tidak sedang mengikut Dia. Kau cuma sedang ada dalam gereja dan menganggap dirimu Kristen. Ada banyak orang dalam gereja, tapi banyak orang dalam gereja yang tidak pernah mengikut Tuhan. Mereka gagal mengikut Tuhan. Berurusan dengan orang banyak lebih sulit daripada berurusan dengan orang sedikit. Itu sebabnya  Tuhan menetapkan 12 rasul dan bukan 5000 rasul. Cukup dengan 12 rasul Dia bisa menggoncangkan dunia. Muncul rasul Paulus yang menggoncangkan dunia.
Saya tidak ingin saudara terhilang.  Ada banyak orang sudah terhilang, meskipun selalu hadir dalam gereja. Saya kuburkan ketika dia mati, tapi sebelumnya dia sudah terhilang. Jangan salah mengenal  Tuhan, memandang Tuhan untuk kebutuhan dirimu sendiri. Kita harus memandang Tuhan untuk mengetahui kebutuhan Dia. Itu sebabnya jangan bawa anak-anakmu dan mengajarkan hal-hal yang salah tentang Tuhan, bawa mereka kepada hidup saya. Jangan bawa mereka kepada proyekmu dan cita-citamu, karena kau tidak memahami tentang Tuhan dengan benar. Penting sekali memahami Tuhan dengan benar, supaya kita bisa membawa generasi berikutnya dengan benar. 
Setelah jaman hakim-hakim berakhir, Alkitab berkat, orang Israel berjalan dan berbuat  yang benar menurut pandangannya dan keinginannya sendiri. Tapi dalam Tuhan hanya ada satu jalan, yaitu jalan Tuhan. Bukan jumlah yang Tuhan pentingkan, tapi kualitas kasihnya, siapa yang layak dan bisa mengerjakan dengan serius. Berapa banyak dari saudara yang serius untuk memahami, apa yang saya bisa dapatkan dari Tuhan? Tanpa diajarkan mereka sudah mengambil sikap seperti itu. Tapi kita harus bisa memahami apa yang menjadi kebutuhan dan tujuan Tuhan.  Hanya segelintir orang dalam gereja yang paham. Kita ada untuk Tuhan, baru kita dapat bekerja sama dengan Tuhan.
Pandangan tentang Yesus itu harus benar. Renungkan ini dalam satu minggu kedepan. Lihat kembali dan evaluasi kembali bagaimana pandangan saudara terhadap Yesus. Kalau hanya mengetahui bahwa Dia adalah Anak Domba Allah seperti yang ditulis di Alkitab, kau belum bisa melihat Dia dengan benar.
Luk9:18-21
(Luke 9:18)  Pada suatu kali ketika Yesus berdoa seorang diri, datanglah murid-murid-Nya kepada-Nya. Lalu Ia bertanya kepada mereka: "Kata orang banyak, siapakah Aku ini?"

(Luke 9:19)  Jawab mereka: "Yohanes Pembaptis, ada juga yang mengatakan: Elia, ada pula yang mengatakan, bahwa seorang dari nabi-nabi dahulu telah bangkit."

(Luke 9:20)  Yesus bertanya kepada mereka: "Menurut kamu, siapakah Aku ini?" Jawab Petrus: "Mesias dari Allah."

(Luke 9:21)  Lalu Yesus melarang mereka dengan keras, supaya mereka jangan memberitahukan hal itu kepada siapapun.

Yesus melarang mereka menceritakan bahwa Yesus adalah Messias. Dengarkan saya. Saudara tidak perlu memberitahukan kepada anak-anak saudara Tuhan yang kau kenal, mengerti? Saudara hanya beritahukan kepada anak-anak saudara, jalannya untuk mengenal Tuhan dengan benar. Yesus melarang mereka untuk menceritakan bahwa Dia adalah Messias.
Kebanyakan kita mengatakan Yesus terlahir di Bethlehem, bla...bla...tapi akhirya apa? Mereka mengenal Tuhan secara agamawi. Mereka tidak pernah mengenal Tuhan dengan benar. Mereka hanya mengenal Tuhan sebagai juruselamat dan pemberi berkat. Itu sebabnya mereka tidak kuat berjalan bersama Tuhan. 
Dia diperkenalkan Yesus sebagai Anak Domba, meskipun Yohanes mengetahui bahwa Dia Anak Allah. Sebelum mujizat terjadi, dia perkenalkan Yesus sebagai Anak Domba. Dua muridnya meninggalkan Yohanes untuk seterusnya dan mengikut Yesus.
Yohanes sendiri diperkenalkan oleh Bapa, Yesus sebagai AnakNya yang diperkenan (Anak Allah), bukan sebagai Anak Domba Allah. Itu suara yang dia dapatkan di sungai Yordan. Tapi Yohanes Pembaptis memperkenalkan Yesus sebagai Anak Domba Allah, karena dia ingin memurnikan motivasi orang lain ketika mengikut Yesus. Kalau dia perkenalkan Yesus sebagai Anak Allah, maka motivasi mereka adalah Anak Allah untuk aku. Anak Allah untuk menjawab kebutuhanku. Ini yang sering terjadi. Itu sebabnya Yohanes Pembaptis membagikannya dengan benar.
Contohnya Andreas. Dia ikut Yesus meninggalkan Yohanes, masuk ke fase baru meninggalkan fase yang lama (Yoh 1) sampai pada kematiannya. Saudara harus mencontoh Andreas dalam gereja Tuhan, karena Yesus belum melakukan mujizat.  Mujizat belum terjadi, dan baru terjadi di fasal 2. Apa yang melekat di hati Andreas? Rupanya dia sudah diperkenalkan dan diperjelas oleh Yohanes, bahwa Yesus adalah Anak Domba Allah.
Mengikuti Anak Domba adalah orang-orang yang bersedia menanggalkan haknya. Siap sedia berkorban untuk kebutuhan Allah. Mereka harus menjalankan misi-Nya Tuhan.  Misi-Nya  Yesus sebagai Messias yang menghapus dosa dunia. Yohanes memperkenalkan dan menantang murid-muridnya untuk mengikuti Yesus, seseorang yang melepaskan haknya dan otoritasnya dan hanya berjalan dalam ketaatan kepada Bapa. Maukah kau mengikuti seseorang yang pada akhirya Dia harus dikorbankan. Banyak orang yang mempertimbangkan itu. Jika demikian caranya Yesus diperkenalkan, sebelum Dia melakukan mujizat, maka murnilah hati dan motivasi mereka ketika  mereka mengikut Yesus.
Ay22. Point pertama yang sangat penting, benarkah pengenalan saudara akan Yesus. Siapa Aku ini? Bukan dari mulutmu, tapi keyakinanmu itu yang penting.
Poit kedua, Anak Manusia harus menanggung penderitaan dan ditolak dan dibunuh. Itulah kau harus melihat figure Yesus secara utuh, yang sama dan tidak pernah berubah. Jangan hari ini melihat Dia sebagai Raja, besok sebagai Tuhan, nanti sebagai Juru Selamat. Itu namanya katarak rohani. Kau harus tetap melihatNya sebagai Anak Domba Allah.
Mat 16:
Di dunia ini banyak kategori orang. Ada yang disebut gereja, orang percaya, orang yang sudah lahir baru, orang Kristen, masing-masing menurut kriterianya.  Saudara boleh pilih, tapi yang di sebut gereja  oleh Yesus di Mat 16 adalah gereja. Dia hanya membangun gereja. GerejaNya adalah mereka yang  memahamiNya. Yang dilakukan oleh Yesus adalah pada gereja-Nya.
Yesus memiliki 12 rasul. Yang 12 ini  ternyata ada di kitab Wahyu.  Mereka sebagai batu, sebagai tembok, sebagai pintu bagi Bait Suci, Yerusalem yang turun dari sorga. Artinya, gereja itu kekal dan selalu dipakai oleh Tuhan dipamerkan ke dunia dan ke sorga. Mereka memiliki kesaksian Yesus. Tapi apa yang dibangun oleh orang percaya? Tidak ada. Orang percaya tidak ada disebut di kitab Wahyu.
(Matthew 16:20)  Lalu Yesus melarang murid-murid-Nya supaya jangan memberitahukan kepada siapapun bahwa Ia Mesias.

Sama dengan di Lukas 19, Yesus juga melarang murid-murid-Nya memberitahukan kepada siapa pun.
Mat 16:21 Sejak waktu itu Yesus mulai menyatakan kepada murid-murid-Nya bahwa Ia harus pergi ke Yerusalem dan menanggung banyak penderitaan dari pihak tua-tua, imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, lalu dibunuh dan dibangkitkan pada hari ketiga.

Sejak waktu itu....Yesus pertama-kali pada waktu itu berbicara tentang gereja. IA mendapati ada sekelompok manusia yang memahami siapa Dia yang sebenaraNYA, sebagai MESSIAS. Sejak saat itu IA menyatakan dengan tegas dan tetap teguh menyatakan bahwa Dia adalah Anak Domba Allah.
Ay22.23.
(Matthew 16:22)  Tetapi Petrus menarik Yesus ke samping dan menegor Dia, katanya: "Tuhan, kiranya Allah menjauhkan hal itu! Hal itu sekali-kali takkan menimpa Engkau."

(Matthew 16:23)  Maka Yesus berpaling dan berkata kepada Petrus: "Enyahlah Iblis. Engkau suatu batu sandungan bagi-Ku, sebab engkau bukan memikirkan apa yang dipikirkan Allah, melainkan apa yang dipikirkan manusia."

Itulah pikiran kebanyakan orang, menginginkan Yesus sebagai Tuhan yang menguntungkan hidupnya dan bukan Anak Domba. Saudara menentangnya sama dengan murid-murid. Dan pandangan seperti itu sama juga dengan pandangan iblis. Pikiran kita bukan memikirkan pikiran Allah.
1.Sejauh kau kenal Yesus sejauh itu kau bisa ikut Dia. Tetap miliki kerinduan untuk mengenali figure Yesus sebagai Anak Domba Allah.
2. Miliki alasan mengikuti Yesus seperti alasan Andreas. Ketika dia temuka Yesus sebagai Anak Domba, dia memiliki kekuatan penuh untuk mengikut Dia.  Jangan figure Yesus itu kuat sebagai pemberi berkat, kalau berkat itu tidak terjadi kau akan undur. Tapi orang yang mengenal Dia sebagai Anak Domba Allah, jika diberkati dan tidak diberkati, kau tetap kuat.
3.  LUKAS 9:24. Sebelum membuat keputusan untuk mengikuti Yesus, kau harus menyangkal dirimu, memikul salibNya dan baru pada poin yang ke-3 kau bisa mengikuti Yesus.
a. Menyangkal diri = kau harus kehilangan hakmu dulu.
b. Memikul salib  setiap hari = menanggung kesusahan dan penderitaan dulu dalam mengikuti Yesus, siap sedia menjadi anak domba dan siap dikorbankan.
c. Membuat keputusan untuk mengikut Yesus.
Menyangkal diri = artinya kehilangan hak, hidup dalam ketaatan, siap sedia dikorbankan;
Memikul salib = menjadi korban = memberikan perpuluhanmu dan perpuluhan kedua,
Dosa terbesar orang Farisi dan Saduki adalah mereka kuat dengan hukum, tapi tidak memiliki kasih. Tidak boleh menolong domba yang terperosok di hari Sabat.
Jangan pula kau memberikan korban dengan perpuluhan dan perpuluhan kedua, tapi persembahanmu merosot. Itu artinya memegang hukum tapi mengorbankan kasih. Tuhan menghendaki kasih (hukum yang pertama), bukan mengutamakan korban. Ketaatan lebih baik daripada korban.
Ketika memikul salib orang lain yang bisa melihat. Ketaatan itu dilihat orang. Ketaatan bukan jalan kepada berkat, tapi jalan menuju salib, menuju penderitaan, menujuk kematian dan dikorbankan. Menuju kematian tidak ada  nama. Kau masih mau mengikuti Yesus dalam ketaatan dan memikul salib?
Kesaksian orang-orang yang diberkati  bisa menyesatkan motivasimu dalam mengikuti Yesus, karena kau dan mereka tidak melihat salib yang dipikulnya. Pastikan dirimu taat kepada Dia untuk menjadi korban buat Dia, barulah kau bisa mengikuti Dia dengan benar. Bila ketaatan itu membuat kau menjadi figure untuk memikul salib itulah kesaksian yang benar. Bukan salib Yesus, tapi salibmu. Ketaatan yang benar bukan karena untuk memperoleh berkat, tapi demi untuk dapat mengikuti Yesus kemana pun Ia berada.

Luk 10:3 Yesus mengutus murid-murid dan kita sebagai anak domba ke tengah-tengah srigala. Kau harus memiliki hal yang sama, dengan jatidiri yang sama, yaitu sebagai anak domba.
Memikul salib berarti ada darah tercurah. Ada hidup “bios” yang terhilang.
Markus 12:41-44. Orang kaya memberikan dari apa yang sudah tidak dibutuhkannya. Tapi apa yang dipersembahkan oleh janda ini dia berikan semuanya kepada Tuhan, dia tidak melindungi hidupnya “bios”, dan memberikan seluruh nafkahnya. Janda ini melepaskan bios-nya. Itu adalah buah ketaatannya dari Luk9:24 Barangsiapa mau menyelamatkan nyawanya, ia akan kehilangan..., tapi barangsiapa kehilangan nyawanya karena Aku, ia akan menyelamatkannya.
Ia bisa menyelamatkan hidup yang kekal “zoe”. Aku datang supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyaiya dalam segala kelimpahan. (yoh 10:10).
Kau harus mematikan “bios”, baru bisa mengalami kebangkitan “zoe” atau hidup ilahi dalam diri saudara.
Habel membangun “zoe” dalam memberikan persembahan. Darahnya bisa berbicara kepada sorga. Walau pun sudah dibunuh dan mati, Habel masih bisa berkomunikasi dengan Tuhan, karena dia membangun “zoe” sehingga dia selalu bisa berkomunikasi dengan Tuhan.  Adam dan Hawa sudah terputus hubungannya, tapi Habel membangun lagi komunikasi itu. Tuhan masih bisa terhubung dengan bumi, dengan Kain yang sudah membunuh Habel karena adanya “zoe” di bumi.
Yoh 21:15
Sesudah sarapan Yesus berkata kepada Simon Petrus: "Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku lebih dari pada mereka ini?" Jawab Petrus kepada-Nya: "Benar Tuhan, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau." Kata Yesus kepadanya: "Gembalakanlah domba-domba-Ku."

Jemaat = domba-dombaKu. Feed my lamb.  Jadikan dulu mereka domba-dombaKu (Petrus harus mengerti dulu Luk 9:24).
(John 6:60)  Sesudah mendengar semuanya itu banyak dari murid-murid Yesus yang berkata: "Perkataan ini keras, siapakah yang sanggup mendengarkannya?"

Lima ribu orang itu sehari sebelumnya menerima mujizat dari lima roti dan dua ikan. Mereka puas dan kenyang.  Tapi sehari sesudahnya Yesus memberikan firman dan mereka mengatakan “siapa yang tahan untuk mendengarnya?” Yesus ingin menjadikan mereka sebagai domba-dombaNya dan memberikan mereka makanan yang keras seperti rumput. Mereka tidak mau, tidak menyukainya sehingga menolaknya.

Yoh 6:66  Sejak dari waktu itu bayak murid-murid-Nya mengundurkan diri dan tidak lagi mengikut Dia.
 Kita tidak boleh mempertahankan “bios” (kebutuhan hidupmu, egomu, etc.) demi membangun “zoe”.
“Bios” itu membangkitkan keduniawian.
Luk 9:25-26.
Ay 26. Barangsiapa malu dalam menyangkal diri dan memikul salib ...dan mengalami kerugian. Kita akan banyak kehilangan....kehilangan ketidaksabaran saya, kehilangan kerakusan saya..... Dalam pikiran kita, jika kita adalah pengikut Yesus yang sejati, harusya diberkati... kita jadi malu....
..apabila Ia datang dalam kemuliaan-Nya... Maukah engkau dalam kemuliaan-Nya atau dalam berkat?
Wah 14:1 Dan aku melihat: sesungguhnya, Anak Domba berdiri di bukit Sion ...
Sion = gereja yang tidak biasa-biasa
Ay4. 144.000 = jemaat yang selalu mengikuti Anak Domba itu kemana saja Ia pergi.
Itu sebabya di Luk 9:... Aku juga malu....tapi barangsiapa dia tidak malu, maka Dia juga tidak akan malu...mereka akan selalu ada bersama-sama dengan Anak Manusia dalam kemuliaanNya.
Gangguan terbesar mengikuti Yesus itu datang dari dirimu sendiri, bukan dari pasanganmu, dari anak-anakmu atau dari orangtuamu.
144000 adalah orang-orang yang sudah mencapai garis akhir.
Luk 9-Ay27 Pengenalan engkau akan Tuhan, bagaimana kau membangun dirimu menjadi anak domb juga. Ini cara yang tidak lazim buat dunia.  Ada yang tidak akan mati sebelum mereka melihat Kerajaan Allah. Jangan ukur mengikuti Dia dari hal-hal lahiriah. Jangan katakan: Tuhan jadikan aku sebagai direktur perusahaan demi kerajaanmu. Bukan itu. Tanpa dirimu berobah jadi anak domba kau tidak bisa melihat Kerjaan. Dengan dirimu sebagai anak domba, kau bisa melihat.
Mat 5:8  yang murni hatinya, ini mengenai motivasi.
Yoh 16:16 Tinggal sesaat saja dan kamu tidak melihat Aku lagi dan tinggal sesaat saja pula dan kamu akan melihat Aku.
Sesaat lagi kau akan melihat aku lagi secara natural, tapi sebentar lagi kau akan melihat aku secara spiritual.  Kita harus bisa melihat Yesus secara spiritual......because I go to the Father.
1 Yoh 3:2
Mengapa banyak orang gagal mengikut Yesus, karena mereka melihat Yesus menurut gambaran mereka sendiri dan juga secara natural. Kita harus dapat melihat Dia ketika Dia menyatakan diriNya dan melihat Dia dalam keadaan yang sebenarNya sebagai Anak Domba Allah. Kau harus selalu upgrade sehingga bisa menjadi seperti Dia.

psDjonny_02Okt2016

Postingan populer dari blog ini

Mengatasi Spirit Amalek

Perang Melawan Spirit Amalek Dari Generasi ke Generasi Spirit Amalek adalah spirit cinta akan uang, keserakahan, egoisme, spirit familiarity (minta dimaklumi oleh Tuhan untuk suatu perbuatan yang dipandang baik). Spirit Amalek membuat orang percaya menjadi batu sandungan, mencari kesempatan dari kelemahan orang, bahkan menahan kegerakan Tuhan. Kita melihat spirit keserakahan yang sama beroperasi di banyak pemimpin Gereja , bahkan hari ini. L ebih dari apa pun, hal ini telah mendiskualifikasi mereka untuk mengecap firman yang baik dan karunia-karunia dunia yang akan datang ( from ruling in the Tabernacles Age to come, Ibrani 6:5) . Kisah Purim kembali ke waktu ketika orang Amalek menyerang Israel beberapa minggu setelah mereka meninggalkan Mesir di bawah Musa. Kisah ini dicatat dalam Keluaran 17: 8-16. Setelah pertempuran .... (14) Lalu berkatalah TUHAN kepada Musa, "Tulis kanlah semuanya ini dalam sebuah kitab sebagai tanda peringatan, dan ingatkanlah kep...

Delusi Ego Manusia

Umat ​​manusia percaya bahwa dirinya adalah tuhan (oleh karena kehendak bebas yang dimilikinya), dan hanya tunduk pada dirinya sendiri — tetapi ia hanyalah manusia fana yang tertipu oleh si jahat. Saya ingin membuktikan anggapan ini dengan mengutip kisah menara Babel. Kejadian 11:6 (TB) dan Ia berfirman: "Mereka ini satu bangsa dengan satu bahasa untuk semuanya. Ini barulah permulaan usaha mereka; mulai dari sekarang apa pun juga yang mereka rencanakan, tidak ada yang tidak akan dapat terlaksana. Perhatikan "mulai dari sekarang apa pun juga yang mereka rencanakan, tidak ada yang tidak akan dapat terlaksana" . Artinya, Allah pun mengakui bahwa kekuatan dari kesatuan dan kesepatan manusia yang memilih memakai kehendak bebasnya, tanpa sedikitpun faktor Tuhan.  Justru mereka merasa jadi tuhan. Mereka membangun gambar diri (image) mereka dan mencari nama atau reputasinya. Padahal Tuhanlah yang ingin menjadikan mereka serupa dan segambar (image) dengan diriNya. Tapi bukan ...

Efesus 3:16-20 - DOA PAULUS

MEMPERBESAR KAPASITAS ROH Efesus 3:16-20 3:16  Aku berdoa supaya Ia, menurut kekayaan   kemuliaan-Nya, menguatkan dan meneguhkan kamu oleh Roh-Nya di dalam batinmu, 3:17 sehingga oleh imanmu Kristus diam di dalam hatimu dan kamu berakar serta berdasar di dalam kasih. 3:18 Aku berdoa, supaya kamu bersama-sama dengan segala orang kudus dapat memahami, betapa lebarnya dan panjangnya dan tingginya dan dalamnya kasih Kristus, 3:19 dan dapat mengenal kasih itu, sekalipun ia melampaui segala pengetahuan. Aku berdoa, supaya kamu dipenuhi di dalam seluruh kepenuhan Allah. 3:20 Bagi Dialah, yang dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita, Doa yang disampaikan  dalam Efesus 3: 16-20 pada dasarnya ada lima hal yang  rasul Paulus doakan agar mereka dan kita memiliki: ...

ROH YANG TANPA BATAS (Bagian 1) - The Boundless Spirit UR #225

Berikut adalah catatan  dari khotbah THE UPPER ROOM 225 oleh Dr. Jonathan David pada tanggal 24 Maret 2026 yang berjudul "ROH YANG TANPA BATAS (Bagian 1)" : THE UPPER ROOM 225 - 24 Maret 2026 ROH YANG TANPA BATAS (Bagian 1) Pembicara: Dr. Jonathan David 1. Pendahuluan & Doa Pembuka Pencurahan Terakhir: Tuhan berfirman akan ada pencurahan terakhir Roh Kudus yang akan mengakhiri segalanya dan memulai zaman baru, yaitu zaman kebenaran . Manifestasi Roh Kudus: Roh Kudus akan membawa umat-Nya kepada kebenaran, pewahyuan, pengertian, hikmat, dan memberikan informasi rahasia serta pengertian mendalam yang hanya diberikan oleh surga . Musuh tidak akan bisa memotong informasi atau apa yang Tuhan katakan kepada kita . Kisah Mendengar Suara Tuhan: Pembicara menceritakan pengalaman tentang seorang wanita yang mengaku bersedia membayar 1 juta dolar untuk bisa mendengar suara Tuhan . Namun, ketika ditawari CD dan catatan khotbah seharga USD 55, wanita tersebut mengeluh mahal...

MASUK PADA MASA PENGGENAPAN FIRMAN

Kita adalah generasi yang masuk pada masa penggenapan firman. Namun walau pun sudah mendapatkan banyak perkataan Tuhan, penglihatan, nubuatan dan seterusnya, tetap saja seringkali kita merasa bingung, buntu bahkan sebagian orang menjadi tidak percaya, banyak mengeluh, bersungut-sungut dan undur. Penyebabnya adalah karena kita fokus pada persoalan dan terpengaruh keadaan, hal-hal yang sifatnya natural. Demikian halnya dengan Yosua ketika ia memandangi tembok Yerikho, setelah bangsa Israel telah menyeberang sungai Yordan, di seberang Yerikho.

YUSUF ARITMATEA MENJADI GENERASI PENGGENAP

gambar: myeastercandy.blogspot.co.id Ada orang-orang yang Tuhan sudah siapkan dan tetapkan untuk menjadi pelaksana dari firman-Nya. Di saat saat kritis dan penting banyak orang terkejut,  tidak menyangka, ada orang-orang yang bisa melakukan hal-hal yang kristis. Nama Yusuf dari Arimatea baru muncul di saat-saat kematian Yesus. Dia bukan termasuk 12 murid Yesus. Tidak juga termasuk 70 murid Yesus atau 500 murid Yesus yang lainnya. Yusuf Arimatea tiba-tiba muncul di saat yang kritis sekali.  Ketika tidak ada seorang pun yang tidak punya akses kepada Pontius Pilatus, ternyata muncul Yusuf dari Arimatea. Ketika itu murid-murid Yesus yang sudah mengikuti Dia tiga setengah tahun lamanya semua lari meninggalkan Yesus dan tercerai-berai. Jadi siapa yang akan menguburkan mayat Yesus dengan layak? Siapa yang bisa menggenapkan firman perkataan Tuhan?   Membuat kita terkejut; kapan Tuhan menyiapkannya?  Alkitab hanya menyebut dia adalah seseorang yang berasal da...

Upper Room 35 – DR. Jonathan David

  Dobel dekade sorga terbuka, ketajaman profetik, posisi strategis dan demonstrasi Roh adalah anugerah yang diberikan Tuhan Yang Mahatinggi untuk kita menghadapi tantangan 20 tahun hari-hari terakhir ini (2019-2039). 08-02-2022 Sorga terbuka dan Roh Kudus turun. Sekarang aku bisa memulai pelayanan. Hal-hal supranatural akan mengambil alih. Roh Kudus jadilah pemimpinku sebagaimana Kau memimpin Kristus. Kesaksian dari Roh, bahwa aku adalah anak Allah yang hidup, bergabung dengan Kristus dan mewarisi yang Tuhan sediakan. Ketajaman profetik, dobel dekade sorga terbuka, posisi strategis dan demonstrasi Roh akan jadi porsi hidup kami dalam 2 dekade sorga terbuka 2019-2039. Selama 40 hari 40 malam Goliath menantang orang Israel.   Daud membangkitkan keberaniannya ketika Isai memberikan tugas mengantar makanan. Pergi dan lihat. Dia dengarkan nasihat bapanya dan tugas itu sudah diset. Berapa banyak yang mentaati bapa rohani? Kita kehilangan pesan itu. Dan Bileam dicemari oleh...

Rumah Rohani

POLA   RUMAH   ROHANI Ps. Ir. Djonny Tambunan Sekaranglah waktunya, apa yang pernah saudara terima perkataan Tuhan itu, janji Tuhan, nubuatan itu, maka kita akan menerimanya, kita akan menikmatinya dan kita akan menggenapinya. Jangan lihat ke belakang. Tuhan berkata: Apa yang Ku firmankan akan Ku genapi segera dengan sempurna. Kapan kita siap? Selama kita tidak siap tidak akan tergenapi. Kalo kita mengambil sikap seperti binatang-binatang yang masuk ke dalam bahterah Nuh, maka kita akan masuk. Nuh hanya menyediakan satu jenis makanan bagi semua binatang. Semua orang yang mengambil sikap seperti Ishak itulah yang akan menerima warisan.   Harta yang berharga tidak diberikan kepada mereka yang bersikap seperti anjing dan babi. Apa yang membuat kita masuk atau tidak adalah keputusan kita sendiri, sikap kita sendiri. Jangan minta waktu, karena waktu tidak bisa mengubah saudara , tapi apa merubah kita adalah keputusan kita. Lupakan yang di belakangmu, apakah...

Kepenuhan keallahan (the fullness of the Godhead) di dalam Yesus dan Orang Percaya (MKS #42)

Ringkasan: Khotbah Ps. Djonny ini masih membahas konsep iman yang hidup melalui teladan perjalanan hidup Abraham . Bahwa iman sejati bukan sekadar pengakuan, melainkan harus diwujudkan melalui perbuatan nyata yang mendasari setiap keputusan hidup sehari-hari. Penulis menjelaskan bahwa ketika seseorang lahir baru, mereka menerima benih ilahi dan potensi Allah yang harus dikembangkan hingga mencapai kedewasaan spiritual. Melalui ketaatan Abraham, Allah menyingkapkan rahasia kerajaan-Nya yang kemudian diwariskan secara spiritual kepada generasi berikutnya sebagai keturunan Abraham . Fokus utama narasi ini adalah ajakan bagi jemaat untuk bertumbuh dewasa dan tidak menjadi bayi rohani agar dapat menerima janji warisan ilahi . Akhirnya, iman tersebut dipandang sebagai kunci untuk menampilkan dimensi rupa Allah dan mengalahkan kuasa maut di dunia. Ibadah JMD Bandung 14 Juni 2026 - Manusia Kerajaan Sorga 42" Berikut adalah ringkasan poin-poin penting serta penjelasan detailnya:...

Membangun Benteng Perlindungan

SATE 10 December 2020   Bacalah terlebih dahulu: Ibrani 8:7-10, Ayub 1:1 Sebagaimana iblis dapat membuat benteng di dalam pikiran manusia, Allah juga dapat membuat benteng di dalam manusia. Ayub mempunyai empat karakter yang menonjol di dalam kehidupannya yaitu saleh, jujur, takut akan Allah dan menjauhi kejahatan. Ketika iblis melakukan berbagai pencobaan kepada Ayub seiijin dari Allah, dimulai dari kehilangan anak-anaknya, kesehatannya, istrinya, bahkan dijauhi oleh teman-temannya. Tetapi ketika masalah tersebut muncul, Ayub tetap kuat dan karakter Ayub tetap sama, karena Allah sudah membangun terlebih dahulu banteng dan kubu di dalam pikiran Ayub! Sehingga berkali-kali Alkitab mengatakan bahwa Ayub itu tidak berdosa.   Allah membangun di dalam roh, dengan cara menaruh dan menuliskan hukumNya di dalam akal budi manusia. yaitu melaui mendengarkan dan merenungkan firman sehingga Allah menjadi Allah mereka, dan manusia menjadi umatNya.   *#1. Bagaimana Allah bisa berhasil ...