Langsung ke konten utama

MENJADI SERUPA DENGAN YESUS KRISTUS

gbr: seperti memiliki DNA spiritual yang sama
Menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya atau menjadi serupa dengan Yesus Kristus merupakan tujuan dari panggilan kita sebagai gereja. Menjadi serupa dengan Kristus merupakan takdir / destiny yang sudah ditetapkan Bapa (predestinated).

_Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya, supaya Ia, Anak-Nya itu, menjadi yang sulung di antara banyak saudara._  Rom 8:29

_Dan mereka yang ditentukan-Nya dari semula, mereka itu juga dipanggil-Nya. Dan mereka yang dipanggil-Nya, mereka itu juga dibenarkan-Nya. Dan mereka yang dibenarkan-Nya, mereka itu juga dimuliakan-Nya._  Rom 8:30

Membaca berulang-ulang ayat-ayat yang sama mungkin membosankan; tapi saya percaya rahmat Tuhan selalu baru setiap hari, amin!

Selalu perkataan Tuhan adalah untuk mengingatkan kita untuk meneguhkan panggilanNya atas hidup kita, sehingga kita dikuatkan.

Beberapa kali Yoshua diingatkan Tuhan untuk menguatkan dan meneguhkan hatinya untuk memimpin bangsa Israel.  Pernah hal yang sama, saya pribadi mendapatkan pesan seperti itu berulang-ulang selama beberapa bulan lamanya dan pesan itu sekarang terdengar lagi.

Perlu waktu bagi kita dan Tuhan Yesus paling mengerti keadaan kita dan bukan berarti Dia memaklumi keadaan kita. Tuhan mengingatkan kita untuk tidak ragu, untuk tidak statis, untuk tidak berlambat-lambat.

Yohanes di pulau Patmos di Wahyu 4 mendengar lagi suara yang dulu pernah didengarnya:

_Kemudian dari pada itu aku melihat: Sesungguhnya, sebuah pintu terbuka di sorga dan *suara yang dahulu yang telah kudengar*, berkata kepadaku seperti bunyi sangkakala, katanya: *Naiklah ke mari* dan Aku akan menunjukkan kepadamu apa yang harus terjadi sesudah ini.  Rev 4:1_

Sungguh luar biasa Tuhan kita; Dia terus mengarahkan kita dan menuntun kita di jalannya. Kita harus terus naik dan naik. Tidak boleh terhenti perjalanan rohani kita. Jangan terus tinggal di lereng atau tinggal di area nyaman kita.

_Dan mereka yang ditentukan-Nya dari semula, mereka itu juga dipanggil-Nya. Dan mereka yang dipanggil-Nya, mereka itu juga dibenarkan-Nya. Dan mereka yang dibenarkan-Nya, mereka itu juga dimuliakan-Nya._  Rom 8:30

Saya membandingkan ay30 ini dalam terjemahan KJVnya

_Moreover whom *he did predestinate*, them he also called: and whom he called, them he also justified: and whom he justified, them he also glorified._  Rom 8:30

Ternyata memang benar; sebelum Tuhan memanggil kita, *Dia sudah menetapkan kita terlebih dulu*: he did predestinate.

Ini menjadi berbeda sekali jika kita dipanggil baru ditetapkan. Cara yang kedua ini biasa terjadi di dunia kerja. Dalam proses recruitment kita dipanggil dulu, diseleksi dulu baru ditetapkan apakah diterima kerja atau tidak. Tapi jalanmu bukanlah jalanKu, kata Tuhan.

Kita lihat bahwa Tuhan telah menetapkan, memanggil, membenarkan dan memuliakan. Semua dalam bentuk past tense. Ini sudah terjadi di alam roh. Sebelum dunia dijadikan-Nya ini sudah terjadi.  Ini sudah menjadi ketetapan Tuhan. Ketetapan Tuhan adalah perintah yang harus dilaksanakan.

Mengapa saya katakan sudah terjadi? Karena setiap ketetapan dan perintah Tuhan selalu disertai dengan iman Tuhan dan berarti disertai dengan segala sumber daya sorgawi.

*Jadi apa tujuan dari ay 30?* supaya kita diteguhkan dalam tujuan hidup kita karena mengenai *pilihan-Nya dan panggilan-Nya sudah ada kepastian (predestined)*.

*Bagaimana dengan dibenarkan dan dimuliakan?* Jika kita memiliki iman dan selama kita berjalan dengan Tuhan, tidak mengambil jalan sendiri, itulah kenyataan yang pasti terjadi. Tuhan tidak memandang kekurangan kita; tapi fokus dengan apa jadinya kita seperti yang sudah Dia tetapkan. Betapa mulianya Tuhan kita, amin!

Dalam dunia manajemen, perintah yang lengkap pada ay29-30 ini seperti Executive Summary.  Ini adalah Executive Summary dalam Pemerintahan Kerajaan Tuhan, tercantum di dalam rencana kekekalan Tuhan.

Kita lihat penjabarannya apa yang Tuhan sediakan buat ketetapan-Nya itu:

1. _Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus yang dalam Kristus telah mengaruniakan kepada kita *segala berkat rohani di dalam sorga.*_  Eph 1:3

2. _Sebab di dalam Dia Allah telah memilih kita sebelum dunia dijadikan, *supaya kita kudus dan tak bercacat di hadapan-Nya.*_  Eph 1:4

3. _Dalam kasih Ia telah *menentukan kita dari semula (Having predestinated us)*  oleh Yesus Kristus *untuk menjadi anak-anak-Nya*, sesuai dengan kerelaan kehendak-Nya,_  Eph 1:5

4. _supaya terpujilah *kasih karunia-Nya yang mulia*, yang dikaruniakan-Nya kepada kita di dalam Dia, yang dikasihi-Nya._  Eph 1:6

5. _Sebab di dalam Dia dan *oleh darah-Nya kita beroleh penebusan, yaitu pengampunan dosa*, menurut kekayaan kasih karunia-Nya,  yang dilimpahkan-Nya kepada kita dalam segala hikmat dan pengertian._  _Sebab Ia telah menyatakan rahasia kehendak-Nya kepada kita, sesuai dengan rencana kerelaan-Nya, yaitu *rencana kerelaan yang dari semula telah ditetapkan-Nya di dalam Kristus*_  Eph 1:7-9

_Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk *menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya, supaya Ia, Anak-Nya itu, menjadi yang sulung di antara banyak saudara*._  Rom 8:29

*Menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya atau menjadi serupa dengan Yesus Kristus merupakan tujuan dari panggilan kita sebagai gereja.* *Menjadi serupa dengan Kristus merupakan takdir / _destiny_ yang sudah ditetapkan Bapa (predestinated).*

*Ini menjadi tanggung-jawab Roh dan Firman untuk menjadikan kita serupa dengan gambaran Yesus, menjadi saudara-saudara dari Yesus*; yang sulung di antara banyak saudara. *Ini juga menjadi tujuan dan beban Yesus ketika Dia bekerja di bumi ini*.

Ketika malaikat Gibrael mendatangi Maria untuk menyampaikan _executive directions_ dari Tahta Bapa, Maria bertanya: *Bagaimana hal itu mungkin bisa terjadi?*

Barangkali kita menanyakan pertanyaan yang sama sekarang: Bagaimana mungkin kita bisa menjadi serupa dengan Yesus Kristus?

Jawab malaikat itu: Roh Kudus akan turun atasmu dan kuasa Allah Yang Mahatinggi akan menaungi engkau.

Jawab malaikat itu kepadanya: _*Roh Kudus akan turun atasmu dan kuasa Allah Yang Mahatinggi akan menaungi engkau*_ ; _sebab itu *anak yang akan kaulahirkan itu akan disebut kudus, Anak Allah.*_  Luk 1:35

Semua dimulai dari benih dan kita menerima benih yang sama. Gereja mengandung dan membawa benih Kristus ketika menerima Roh Kudus.

Roh Kudus dan Firman selalu bekerjasama akan mengubahkan jatidiri dan karakter setiap pribadi kita sebagai gereja menjadi serupa dengan Yesus.

Menjadi serupa dengan Yesus harus dibuktikan. Yesus membuktikan bahwa Dia adalah Anak Allah. Yesus mengatakan bahwa Dia ada di dalam Bapa dan Bapa ada di dalam Dia. Dia dan Bapa adalah satu.

Dan bukan hanya Yesus membuktikan Dia adalah Anak Allah, Yesus juga mempunyai keinginan yang sama dengan tujuan Bapa, menjadikan kita anak-anak Allah.

_*supaya mereka semua menjadi satu, sama seperti Engkau, ya Bapa, di dalam Aku dan Aku di dalam Engkau, agar mereka juga di dalam Kita*, supaya dunia percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku._  Joh 17:21

_Dan *Aku telah memberikan kepada mereka kemuliaan, yang Engkau berikan kepada-Ku,* supaya mereka menjadi satu, sama seperti Kita adalah satu:_  Joh 17:22

Yesus datang bukan hanya untuk menyelamatkan jiwa-jiwa; tetapi juga untuk melaksanakan tujuan kekal Bapa bagi manusia adalah menjadikan kita anak-anak Allah, menjadi saudara-saudara bagi Yesus sesuai dengan executive summary Roma 8:29-30.

_Sebab kamu tidak menerima roh perbudakan yang membuat kamu menjadi takut lagi, tetapi kamu telah menerima Roh yang menjadikan kamu anak Allah. Oleh Roh itu kita berseru: "ya Abba, ya Bapa!"_  Rom 8:15

Apa yang Yesus lakukan dan harus kita lakukan dan peragakan juga untuk membuktikan kita adalah anak-anak Allah:

*1. Kehidupan – Zoe vs bios/psuche.*
·   Zoe adalah kehidupan yang merupakan faktor spiritual bukan lahiriah (bios/psuche).
·   Apa yang dibangun dalam hidup saudara harus merupakan zoe
·   Ini adalah dimensi yang diturunkan dari benih ilahi dari bapa rohani: Yesus menerima benih dari Abraham dan dari Daud (Matius 1:1). Sebab itu Yesus telah mengosongkan ke-ilahi-annya menjadi sama dengan manusia. Benih ilahi itu dimulai lagi dari Abraham sebab Adam telah gagal. Kita harus menjadi *carrier benih ilahi* bagi generasi penerus. Ini tidak lain adalah  _*DNA spiritual*_ yang bisa kita diwariskan.

_Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan_ (Yoh 10:10b).

Kita memberi dari kelimpahan hidup, yaitu ZOE yang diteruskan oleh Roh dan Firman dari musim ke musim, dari masa ke masa. Ini juga merupakan prinsip dari melayani Tuhan. Tidak mungkin kita melayani dan memberi dari kekurangan, tetapi semua dari kelimpahan dari kehidupan (zoe) kita.


*2. PEKERJAAN – Anak mengerjakan apa yang Bapa kerjakan.*

_Jikalau Aku tidak melakukan pekerjaan-pekerjaan Bapa-Ku, janganlah percaya kepada-Ku,  tetapi jikalau Aku melakukannya dan kamu tidak mau percaya kepada-Ku, percayalah akan pekerjaan-pekerjaan itu, supaya kamu boleh mengetahui dan mengerti, bahwa Bapa di dalam Aku dan Aku di dalam Bapa."_  Joh 10:37-38

_Maka Yesus menjawab mereka, kata-Nya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya Anak tidak dapat mengerjakan sesuatu dari diri-Nya sendiri, jikalau tidak Ia melihat Bapa mengerjakannya; sebab apa yang dikerjakan Bapa, itu juga yang dikerjakan Anak.  Sebab Bapa mengasihi Anak dan Ia menunjukkan kepada-Nya segala sesuatu yang dikerjakan-Nya sendiri, bahkan Ia akan menunjukkan kepada-Nya pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar lagi dari pada pekerjaan-pekerjaan itu, sehingga kamu menjadi heran._  Joh 5:19-20

*3. KEHENDAK*
_sebab Aku tidak menuruti kehendak-Ku sendiri, melainkan kehendak Dia yang mengutus Aku._  Joh 5:30B

Kehendak itu bukan perintah.
Kehendak terbangun hanya melalui hubungan dengan Tuhan.
Kehendak itu bukan pekerjaan apalagi paksaan.

Aplikasi:
·        hidup kita dipenuhi oleh hadirat Roh Kudus
·        mengenal suara-Nya
·        hidup kita dipenuhi firman perkataan-Nya
·        berjalan dalam integritas dari kemuliaan dan kuasa RK
·        ialah berjalan dalam ketaatan penuh akan perkataanNya
·        hidup kita sehari-hari adalah kesaksian Yesus
·        berjalan dalam keberanian dan otoritas
·        memanifestasikan iman menjadi realitas



Postingan populer dari blog ini

Mengatasi Spirit Amalek

Perang Melawan Spirit Amalek Dari Generasi ke Generasi Spirit Amalek adalah spirit cinta akan uang, keserakahan, egoisme, spirit familiarity (minta dimaklumi oleh Tuhan untuk suatu perbuatan yang dipandang baik). Spirit Amalek membuat orang percaya menjadi batu sandungan, mencari kesempatan dari kelemahan orang, bahkan menahan kegerakan Tuhan. Kita melihat spirit keserakahan yang sama beroperasi di banyak pemimpin Gereja , bahkan hari ini. L ebih dari apa pun, hal ini telah mendiskualifikasi mereka untuk mengecap firman yang baik dan karunia-karunia dunia yang akan datang ( from ruling in the Tabernacles Age to come, Ibrani 6:5) . Kisah Purim kembali ke waktu ketika orang Amalek menyerang Israel beberapa minggu setelah mereka meninggalkan Mesir di bawah Musa. Kisah ini dicatat dalam Keluaran 17: 8-16. Setelah pertempuran .... (14) Lalu berkatalah TUHAN kepada Musa, "Tulis kanlah semuanya ini dalam sebuah kitab sebagai tanda peringatan, dan ingatkanlah kep...

Delusi Ego Manusia

Umat ​​manusia percaya bahwa dirinya adalah tuhan (oleh karena kehendak bebas yang dimilikinya), dan hanya tunduk pada dirinya sendiri — tetapi ia hanyalah manusia fana yang tertipu oleh si jahat. Saya ingin membuktikan anggapan ini dengan mengutip kisah menara Babel. Kejadian 11:6 (TB) dan Ia berfirman: "Mereka ini satu bangsa dengan satu bahasa untuk semuanya. Ini barulah permulaan usaha mereka; mulai dari sekarang apa pun juga yang mereka rencanakan, tidak ada yang tidak akan dapat terlaksana. Perhatikan "mulai dari sekarang apa pun juga yang mereka rencanakan, tidak ada yang tidak akan dapat terlaksana" . Artinya, Allah pun mengakui bahwa kekuatan dari kesatuan dan kesepatan manusia yang memilih memakai kehendak bebasnya, tanpa sedikitpun faktor Tuhan.  Justru mereka merasa jadi tuhan. Mereka membangun gambar diri (image) mereka dan mencari nama atau reputasinya. Padahal Tuhanlah yang ingin menjadikan mereka serupa dan segambar (image) dengan diriNya. Tapi bukan ...

Efesus 3:16-20 - DOA PAULUS

MEMPERBESAR KAPASITAS ROH Efesus 3:16-20 3:16  Aku berdoa supaya Ia, menurut kekayaan   kemuliaan-Nya, menguatkan dan meneguhkan kamu oleh Roh-Nya di dalam batinmu, 3:17 sehingga oleh imanmu Kristus diam di dalam hatimu dan kamu berakar serta berdasar di dalam kasih. 3:18 Aku berdoa, supaya kamu bersama-sama dengan segala orang kudus dapat memahami, betapa lebarnya dan panjangnya dan tingginya dan dalamnya kasih Kristus, 3:19 dan dapat mengenal kasih itu, sekalipun ia melampaui segala pengetahuan. Aku berdoa, supaya kamu dipenuhi di dalam seluruh kepenuhan Allah. 3:20 Bagi Dialah, yang dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita, Doa yang disampaikan  dalam Efesus 3: 16-20 pada dasarnya ada lima hal yang  rasul Paulus doakan agar mereka dan kita memiliki: ...

ROH YANG TANPA BATAS (Bagian 1) - The Boundless Spirit UR #225

Berikut adalah catatan  dari khotbah THE UPPER ROOM 225 oleh Dr. Jonathan David pada tanggal 24 Maret 2026 yang berjudul "ROH YANG TANPA BATAS (Bagian 1)" : THE UPPER ROOM 225 - 24 Maret 2026 ROH YANG TANPA BATAS (Bagian 1) Pembicara: Dr. Jonathan David 1. Pendahuluan & Doa Pembuka Pencurahan Terakhir: Tuhan berfirman akan ada pencurahan terakhir Roh Kudus yang akan mengakhiri segalanya dan memulai zaman baru, yaitu zaman kebenaran . Manifestasi Roh Kudus: Roh Kudus akan membawa umat-Nya kepada kebenaran, pewahyuan, pengertian, hikmat, dan memberikan informasi rahasia serta pengertian mendalam yang hanya diberikan oleh surga . Musuh tidak akan bisa memotong informasi atau apa yang Tuhan katakan kepada kita . Kisah Mendengar Suara Tuhan: Pembicara menceritakan pengalaman tentang seorang wanita yang mengaku bersedia membayar 1 juta dolar untuk bisa mendengar suara Tuhan . Namun, ketika ditawari CD dan catatan khotbah seharga USD 55, wanita tersebut mengeluh mahal...

MASUK PADA MASA PENGGENAPAN FIRMAN

Kita adalah generasi yang masuk pada masa penggenapan firman. Namun walau pun sudah mendapatkan banyak perkataan Tuhan, penglihatan, nubuatan dan seterusnya, tetap saja seringkali kita merasa bingung, buntu bahkan sebagian orang menjadi tidak percaya, banyak mengeluh, bersungut-sungut dan undur. Penyebabnya adalah karena kita fokus pada persoalan dan terpengaruh keadaan, hal-hal yang sifatnya natural. Demikian halnya dengan Yosua ketika ia memandangi tembok Yerikho, setelah bangsa Israel telah menyeberang sungai Yordan, di seberang Yerikho.

YUSUF ARITMATEA MENJADI GENERASI PENGGENAP

gambar: myeastercandy.blogspot.co.id Ada orang-orang yang Tuhan sudah siapkan dan tetapkan untuk menjadi pelaksana dari firman-Nya. Di saat saat kritis dan penting banyak orang terkejut,  tidak menyangka, ada orang-orang yang bisa melakukan hal-hal yang kristis. Nama Yusuf dari Arimatea baru muncul di saat-saat kematian Yesus. Dia bukan termasuk 12 murid Yesus. Tidak juga termasuk 70 murid Yesus atau 500 murid Yesus yang lainnya. Yusuf Arimatea tiba-tiba muncul di saat yang kritis sekali.  Ketika tidak ada seorang pun yang tidak punya akses kepada Pontius Pilatus, ternyata muncul Yusuf dari Arimatea. Ketika itu murid-murid Yesus yang sudah mengikuti Dia tiga setengah tahun lamanya semua lari meninggalkan Yesus dan tercerai-berai. Jadi siapa yang akan menguburkan mayat Yesus dengan layak? Siapa yang bisa menggenapkan firman perkataan Tuhan?   Membuat kita terkejut; kapan Tuhan menyiapkannya?  Alkitab hanya menyebut dia adalah seseorang yang berasal da...

Upper Room 35 – DR. Jonathan David

  Dobel dekade sorga terbuka, ketajaman profetik, posisi strategis dan demonstrasi Roh adalah anugerah yang diberikan Tuhan Yang Mahatinggi untuk kita menghadapi tantangan 20 tahun hari-hari terakhir ini (2019-2039). 08-02-2022 Sorga terbuka dan Roh Kudus turun. Sekarang aku bisa memulai pelayanan. Hal-hal supranatural akan mengambil alih. Roh Kudus jadilah pemimpinku sebagaimana Kau memimpin Kristus. Kesaksian dari Roh, bahwa aku adalah anak Allah yang hidup, bergabung dengan Kristus dan mewarisi yang Tuhan sediakan. Ketajaman profetik, dobel dekade sorga terbuka, posisi strategis dan demonstrasi Roh akan jadi porsi hidup kami dalam 2 dekade sorga terbuka 2019-2039. Selama 40 hari 40 malam Goliath menantang orang Israel.   Daud membangkitkan keberaniannya ketika Isai memberikan tugas mengantar makanan. Pergi dan lihat. Dia dengarkan nasihat bapanya dan tugas itu sudah diset. Berapa banyak yang mentaati bapa rohani? Kita kehilangan pesan itu. Dan Bileam dicemari oleh...

Rumah Rohani

POLA   RUMAH   ROHANI Ps. Ir. Djonny Tambunan Sekaranglah waktunya, apa yang pernah saudara terima perkataan Tuhan itu, janji Tuhan, nubuatan itu, maka kita akan menerimanya, kita akan menikmatinya dan kita akan menggenapinya. Jangan lihat ke belakang. Tuhan berkata: Apa yang Ku firmankan akan Ku genapi segera dengan sempurna. Kapan kita siap? Selama kita tidak siap tidak akan tergenapi. Kalo kita mengambil sikap seperti binatang-binatang yang masuk ke dalam bahterah Nuh, maka kita akan masuk. Nuh hanya menyediakan satu jenis makanan bagi semua binatang. Semua orang yang mengambil sikap seperti Ishak itulah yang akan menerima warisan.   Harta yang berharga tidak diberikan kepada mereka yang bersikap seperti anjing dan babi. Apa yang membuat kita masuk atau tidak adalah keputusan kita sendiri, sikap kita sendiri. Jangan minta waktu, karena waktu tidak bisa mengubah saudara , tapi apa merubah kita adalah keputusan kita. Lupakan yang di belakangmu, apakah...

Kepenuhan keallahan (the fullness of the Godhead) di dalam Yesus dan Orang Percaya (MKS #42)

Ringkasan: Khotbah Ps. Djonny ini masih membahas konsep iman yang hidup melalui teladan perjalanan hidup Abraham . Bahwa iman sejati bukan sekadar pengakuan, melainkan harus diwujudkan melalui perbuatan nyata yang mendasari setiap keputusan hidup sehari-hari. Penulis menjelaskan bahwa ketika seseorang lahir baru, mereka menerima benih ilahi dan potensi Allah yang harus dikembangkan hingga mencapai kedewasaan spiritual. Melalui ketaatan Abraham, Allah menyingkapkan rahasia kerajaan-Nya yang kemudian diwariskan secara spiritual kepada generasi berikutnya sebagai keturunan Abraham . Fokus utama narasi ini adalah ajakan bagi jemaat untuk bertumbuh dewasa dan tidak menjadi bayi rohani agar dapat menerima janji warisan ilahi . Akhirnya, iman tersebut dipandang sebagai kunci untuk menampilkan dimensi rupa Allah dan mengalahkan kuasa maut di dunia. Ibadah JMD Bandung 14 Juni 2026 - Manusia Kerajaan Sorga 42" Berikut adalah ringkasan poin-poin penting serta penjelasan detailnya:...

Membangun Benteng Perlindungan

SATE 10 December 2020   Bacalah terlebih dahulu: Ibrani 8:7-10, Ayub 1:1 Sebagaimana iblis dapat membuat benteng di dalam pikiran manusia, Allah juga dapat membuat benteng di dalam manusia. Ayub mempunyai empat karakter yang menonjol di dalam kehidupannya yaitu saleh, jujur, takut akan Allah dan menjauhi kejahatan. Ketika iblis melakukan berbagai pencobaan kepada Ayub seiijin dari Allah, dimulai dari kehilangan anak-anaknya, kesehatannya, istrinya, bahkan dijauhi oleh teman-temannya. Tetapi ketika masalah tersebut muncul, Ayub tetap kuat dan karakter Ayub tetap sama, karena Allah sudah membangun terlebih dahulu banteng dan kubu di dalam pikiran Ayub! Sehingga berkali-kali Alkitab mengatakan bahwa Ayub itu tidak berdosa.   Allah membangun di dalam roh, dengan cara menaruh dan menuliskan hukumNya di dalam akal budi manusia. yaitu melaui mendengarkan dan merenungkan firman sehingga Allah menjadi Allah mereka, dan manusia menjadi umatNya.   *#1. Bagaimana Allah bisa berhasil ...