Langsung ke konten utama

FIRMAN YANG MEMBANGUN MENJADI DIMENSI-DIMENSI ROH

INTRODUKSI
Kita sudah mendengar dan mendapatkan begitu banyak firman. Firman itu harus memerdekakan dan membangun hidup kita.  Firman yang sudah kita hidupi dan lakukan itu akan menjadi dimensi-dimensi yang terbangun dalam hidup kita. Tanpa terbangunnya dimensi-dimensi itu kita hanya akan memahami sebagian daripada firman dan dari sudut pandang tertentu saja.

=====================================
MELIHAT SUARA
=====================================


gbr: pinterest.com

Lalu aku berpaling untuk MELIHAT SUARA yang berbicara kepadaku. Dan setelah aku berpaling, tampaklah kepadaku tujuh kaki dian dari emas. Wah 1:12

 Then I turned to SEE THE VOICE that SPOKE WITH ME. And having turned I saw seven golden lampstands (NKJV).

Kita sudah mendengarkan dan mendapatkan begitu banyak firman Tuhan. Tetapi berapa banyak FT itu BERBICARA DENGAN kita? Hanya FT yang berbicara dengan kita yang akan menjadi kebenaran yang memerdekakan.

Mendengar Firman Tuhan bisa ada 2 kemungkinan:
1. menjadi pengetahuan (hanya kata orang)
2. memerdekakan dan membangun hidup kita

Pengetahuan FT bukanlah materi untuk membangun hidup kita. FT harus kita dapatkan dimensinya: mengenal-Nya sebagai Pribadi, pengertian akan tujuan-Nya dan kuasa-Nya.

Yohanes dapat MELIHAT SUARA yang sedang BERBICARA DENGAN-nya. Ia dengan jelas bisa menangkap dimensi dari Firman yang berbicara dengannya.

Berbicara dengannya bukan berbicara kepadanya.  Ada perbedaan di sini. Jika berbicara dengannya berarti ada hubungan dan keterkaitan  yang sangat dekat antara Pribadi yang berbicara dengan Yohanes sebagai lawan bicara-Nya.

Hanya dengan menangkap dan mengenal dimensi-dimensi Firman maka kita bisa bukan hanya mendengar, tapi juga melihat firman itu sebagai Pribadi. Apa yang kita lihat dan dengar itulah yang kita dapatkan.

Iman tumbuh dari pendengaran. Itu benar.  Itu yang menjadi dasar, menjadi ukuran awal, ukuran standar. Tetapi ukuran Tuhan berbicara mengenai kelimpahan. Dengan mendengar dan milihat Firman yang berbicara - kita mendapatkan ukuran yang sesungguhnya. Ukuran yang kita pakai itu yang akan diukurkan Tuhan kepada kita.

======= UKURANNYA MINYAK (HUBUNGAN), BUKAN LAMPUNYA  =======

Tujuh kaki dian dari emas melambangkan ketujuh jemaat. Pada kaki dian itu terdapat lampu-lampu berisi minyak, bukan lilin. Sepuluh gadis bodoh dan gadis bijak semua membawa lampu yang berisi minyak. Tetapi ukurannya bukan pada lampu, tetapi pada berapa minyak yang dibawa. Terang yang kita bawa mungkin sama dengan terang yang dibawa orang lain, tetapi hubungan dengan Roh Kudus menjadi kunci. Kekurangan minyak karena kita menggunakan standar atau ukuran kita sendiri dan itu akan membawa kita ke tempat gelap di mana ada ratapan dan kertak gigi.

Minyak menggambarkan hubungan kita dengan Roh Kudus. Kita tidak bisa hanya memanfaatkan Roh Kudus dan menafikkan hubungan kita dengan Roh Kudus. Kita tidak bisa hanya bicara hubungan kita dengan Bapa dan dengan Putra. Bapa sedang sibuk bekerja di dunia ini. Sang Putra sedang duduk di Tahta.  Saat ini kita selalu terhubung dengan Roh Kudus sebagai perantara antara kita dengan Bapa dan Sang Putra.

Dan di tengah-tengah kaki dian itu ada seorang serupa Anak Manusia,   berpakaian jubah yang panjangnya sampai di kaki, dan dadanya berlilitkan ikat pinggang dari emas. Wahyu 1:13

======= == RUMAH YANG TERBANGUN  MENJADI BAIT SUCI =========

Karena kita adalah bait dari Allah yang hidup menurut firman Allah ini: "Aku akan diam bersama-sama dengan mereka dan hidup di tengah-tengah mereka, dan Aku akan menjadi Allah mereka, dan mereka akan menjadi umat-Ku. 2 KOR 6:16b
Jika hubungan kita dengan Roh Kudus terganggu maka hubungan dengan Bapa dan Sang Putra otomatis terganggu. Jadi sekarang kita berbicara mengenai rumah. Tubuh kita adalah rumah bagi Roh Kudus. Tubuh kita harus menjadi Bait Suci-Nya. Hanya jika kita memiliki standar dan ukuran sebagai Bait Suci maka kita akan dapat juga merumahi Bapa dan Putra. Bapa dan Putra hanya akan berdiam di Bait Suci, bukan dengan ukuran tubuh kita secara jasmani.  Maka kita dituntut untuk mati secara kedagingan, membongkar tubuh jasmani kita dan mengenakan Bait Suci menjadi ukurannya. Mengenakan berarti mengaplikasikan - conform with - selaras dengan ukuran Bait Suci.
Jawab Yesus: "Jika seorang mengasihi Aku, ia akan menuruti firman-Ku dan Bapa-Ku akan mengasihi dia dan Kami akan datang kepadanya dan diam bersama-sama dengan dia. Yoh 14:23

-----------------------------
DIMENSI-DIMENSI ROH
-----------------------------
Firman yang sudah kita hidupi dan lakukan itu akan menjadi dimensi-dimensi  roh yang terbangun dalam hidup kita. Tanpa terbangunnya dimensi-dimensi itu kita hanya akan memahami sebagian daripada firman dan dari sudut pandang tertentu saja.

Sebab dalam Dialah berdiam secara jasmaniah seluruh kepenuhan ke-Allahan. Kol 2:9

Inilah yang dimaksudkan "secara jasmaniah" pada Kol 2:9. Sebab tanpa dimensi-dimensi itu terbangun tidak mungkin Allah bisa mengisi dan memenuhi hidup kita, sebab Dia ingin memenuhi hidup kita menjadi bagian dari hidup-Nya.

Jemaat yang adalah tubuh-Nya, yaitu kepenuhan Dia, yang memenuhi semua dan segala sesuatu. Efesus 1:23

-----------------------------------------------------------------------------------------
Bagaimana kita memulai MEMBANGUN DIMENSI-DIMENSI KEHIDUPAN?
-----------------------------------------------------------------------------------------
Bukan kita yang memulai. Yesus setelah kebangkitannya harus kembali kepada Bapa dan Dialah yang memulai membangun dimensi-dimensi itu di sorga buat hidup kita.
Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu. Yoh 14:2
Jadi sekali lagi kita bicara mengenai dimensi-dimensi adalah bicara  mengenai rumah dan bagaimana merumahi Bapa dan Putra dan Roh Kudus.
Dan apabila Aku telah pergi ke situ dan telah menyediakan tempat bagimu, Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempat-Ku, supaya di tempat di mana Aku berada, kamupun berada. Yoh 14:3

Yesus tidak sedang bicara mengenai kematian apalagi soal kiamat. Dia selalu berbicara mengenai kehidupan yang berkelimpahan. Yesus sedang menjelaskan ciptaan baru, dimensi-dimensi yang harus menjadi bagian hidup kita. Kehidupan-Nya harus menjadi kehidupan kita. Dan kehidupan kita harus membawa kehidupan-Nya di bumi ini, bukan hanya di sorga kelak.

Dimensi-dimensi  yang Tuhan Yesus SUDAH sediakan adalah jawaban dari setiap kebutuhan yang
kita hadapi.

========= PEMBERIAN TERBAIK DAN  BAHAYANYA  =============

Pemberian TUHAN terbaik dalam rumah adalah Roh Kudus. Tetapi dosa yang tidak dapat diampuni juga karena menghujat Roh Kudus.

Ada hubungan yang spesial antara Roh Kudus dengan kita yang telah menerima Roh Kudus.

Hubungan ini dimungkinkan oleh karena Bapa telah menugaskan Roh Kudus secara ekslusive kepada setiap pribadi yang beriman kepada Yesus Kristus untuk membangun hidup kita.

Mengapa kita diberikan Roh Kudus?

Apabila Engkau mengirim roh-Mu,  mereka tercipta, dan Engkau membaharui muka bumi. Maz 104:30

Roh Kudus adalah zat Allah sendiri. Roh-Nya sendiri yang dikirimkan-Nya kepada kita. Dengan mengirimkan Roh-Nya kita menjadi ciptaan yang baru. Jadi secara spiritual kita adalah makhluk yang berasal dari sorga, dari Roh Bapa yang kekal. Maka tidak heran kita disebut sebagai anak-anak Allah.  Dengan adanya anak-anak Allah di seluruh bumi, maka tampak kemuliaan Allah di permukaan bumi ini. Dengan demikian muka bumi diperbarui, pada akhirnya permukaan bumi ini akan menjadi sama sekali baru.

================== BAHAYANYA ====================
Sangat berbahaya bila mengenal dan mengoperasikan Roh Kudus tanpa hubungan yang akurat dengan Roh Kudus dan tidak mengenal konsep hubungan dalam rumah rohani dan Bait Suci.

Tanpa hubungan yang akurat, orang selalu mengharapkan berkat,  hidup dari berkat, menggunakan karunia-karunia atau talenta-talenta dengan menafikkan hubungan dengan Roh Kudus dan hidup dalam rumah rohani dengan akurat.

Tanpa hubungan yang akurat; kita memanfaatkan kuasa Roh Kudus untuk mengusir setan, membuat mujizat-mujizat dan seterusnya; padahal semua perbuatan baik itu harus selaras dengan tujuan dan kehendak Tuhan.

Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga? Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan! Matius 7:22-23

----- BERKAT DAN BERKAT -----

Kita boleh saling memberkati, tetapi jangan selalu meminta berkat, apalagi hidup dari berkat. 

Hidup dari berkat berarti kau sudah meminta bagianmu dari Bapa sebagai mana si bungsu meminta warisan bagiannya kepada bapanya. Dia membatasi pemberian bapa dengan menggunakan ukurannya sendiri. Si bungsu sadar ukurannya adalah apa yang menjadi bagiannya. Dia tidak mungkin bisa meminta bagian bapa. Tetapi jika kita membangun hubungan yang akurat dengan bapa di dalam rumah, menjadi putranya yang sejati, maka semua yang bapa miliki adalah milik kita juga. Bapa akan menggunakan ukuran-Nya, bukan lagi ukuran kita. Sebab ukuran yang kita pakai itu juga yang akan diukurkan atau dikenai kepada kita.

Kata ayahnya kepadanya: Anakku, engkau selalu bersama-sama dengan aku, dan segala kepunyaanku adalah kepunyaanmu. Luk 15:31

Si sulung walaupun selalu berada di rumah bersama bapanya, ia gagal membangun hubungan yang akurat dengan bapanya. Ia tidak merasa sebagai seorang putra, tetapi seorang pelayan yang selayaknya mendapatkan upah atau berkat-berkat. Ukurannya malah lebih kecil daripada ukuran si bungsu. Si sulung memakai ukuran seorang hamba/pelayan, bukan ukuran seorang anak.

Hal itu menunjukkan, seharusnya bukan secara fisik kita membangun hubungan dengan Bapa, tetapi secara spiritual melalui Roh Kudus. 

Milikilah roh yang  murni seperti anak kecil. Tetapi bertumbuhlah secara akurat sehingga bisa menjadi putraNya yang sejati. 

Anak-anak dilahirkan dalam kerajaanNya, tetapi putra-putra sejati hanya dihasilkan di dalam rumah.

Anak Manusia akan menyuruh malaikat-malaikat-Nya dan mereka akan mengumpulkan segala sesuatu yang menyesatkan dan semua orang yang melakukan kejahatan dari dalam Kerajaan-Nya.  Mat 13:41


Hiduplah dari satu kemenangan kepada kemenangan; dari satu kemuliaan kepada kemuliaan.

----- POLA RUMAH -----

Kita memerlukan seorang bapa rohani di dalam rumah, seorang yang menjadi mentor. Abraham menjadi bapa rohani bagi Ishak dan Yakub karena mereka pernah tinggal dalam satu rumah. 

Bapa rohani akan melindungimu, melindungi kehidupan spiritualmu dan membuat kau bertumbuh, dibangun dan diperlengkapi sebagai putra-putra sejati di dalam Kerajaan Tuhan.

Bapa rohani membawa warisan rohani yaitu benih-benih Kristus yang telah memprosesnya dan siap menghasilkan buah-buahnya yaitu putra-putra sejati terbaik.

Putra-putra terbaik seumpama anak-anak panah dalam tabung di tangan pahlawan yang dibawa ke pintu gerbang untuk menghadapi musuh. Hanya putra sejati yang berguna bagi Kerajaan Tuhan.

Seperti anak-anak panah di tangan pahlawan, demikianlah anak-anak pada masa muda. Berbahagialah orang yang telah membuat penuh tabung panahnya dengan semuanya itu. Ia tidak akan mendapat malu, apabila ia berbicara dengan musuh-musuh di pintu gerbang. Maz 127:4-5

========== DASAR PELAYANAN LAZARUS =================
Pelayanan yang dilakukan oleh Lazarus kepada orang kaya itu  bukanlah pelayanan yang serampangan. Dia telah membangun hidupnya terlebih dahulu. Dia melayani bukan karena mendapatkan sesuatu dari si orang kaya.

Orang kaya itu juga mati, lalu dikubur. Dan sementara ia menderita sengsara di alam maut ia memandang ke atas, dan dari jauh dilihatnya Abraham, dan Lazarus duduk di pangkuannya. Lukas 16:23

Lazarus duduk di pangkuan Abraham. Ini berbicara kehidupan spiritual Lazarus yang telah dibangun menurut patron Tuhan membangun,  sehingga Lazarus memiliki dimensi-dimensi kehidupan yang sama dengan dimensi-dimensi  yang dimiliki oleh Abraham. 

Yang kita bicarakan di sini adalah dimensi-dimensi roh yan harus terbangun. 

Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran.  Yoh 4:24


Amin.
====================================================================

Postingan populer dari blog ini

Mengatasi Spirit Amalek

Perang Melawan Spirit Amalek Dari Generasi ke Generasi Spirit Amalek adalah spirit cinta akan uang, keserakahan, egoisme, spirit familiarity (minta dimaklumi oleh Tuhan untuk suatu perbuatan yang dipandang baik). Spirit Amalek membuat orang percaya menjadi batu sandungan, mencari kesempatan dari kelemahan orang, bahkan menahan kegerakan Tuhan. Kita melihat spirit keserakahan yang sama beroperasi di banyak pemimpin Gereja , bahkan hari ini. L ebih dari apa pun, hal ini telah mendiskualifikasi mereka untuk mengecap firman yang baik dan karunia-karunia dunia yang akan datang ( from ruling in the Tabernacles Age to come, Ibrani 6:5) . Kisah Purim kembali ke waktu ketika orang Amalek menyerang Israel beberapa minggu setelah mereka meninggalkan Mesir di bawah Musa. Kisah ini dicatat dalam Keluaran 17: 8-16. Setelah pertempuran .... (14) Lalu berkatalah TUHAN kepada Musa, "Tulis kanlah semuanya ini dalam sebuah kitab sebagai tanda peringatan, dan ingatkanlah kep...

Delusi Ego Manusia

Umat ​​manusia percaya bahwa dirinya adalah tuhan (oleh karena kehendak bebas yang dimilikinya), dan hanya tunduk pada dirinya sendiri — tetapi ia hanyalah manusia fana yang tertipu oleh si jahat. Saya ingin membuktikan anggapan ini dengan mengutip kisah menara Babel. Kejadian 11:6 (TB) dan Ia berfirman: "Mereka ini satu bangsa dengan satu bahasa untuk semuanya. Ini barulah permulaan usaha mereka; mulai dari sekarang apa pun juga yang mereka rencanakan, tidak ada yang tidak akan dapat terlaksana. Perhatikan "mulai dari sekarang apa pun juga yang mereka rencanakan, tidak ada yang tidak akan dapat terlaksana" . Artinya, Allah pun mengakui bahwa kekuatan dari kesatuan dan kesepatan manusia yang memilih memakai kehendak bebasnya, tanpa sedikitpun faktor Tuhan.  Justru mereka merasa jadi tuhan. Mereka membangun gambar diri (image) mereka dan mencari nama atau reputasinya. Padahal Tuhanlah yang ingin menjadikan mereka serupa dan segambar (image) dengan diriNya. Tapi bukan ...

Efesus 3:16-20 - DOA PAULUS

MEMPERBESAR KAPASITAS ROH Efesus 3:16-20 3:16  Aku berdoa supaya Ia, menurut kekayaan   kemuliaan-Nya, menguatkan dan meneguhkan kamu oleh Roh-Nya di dalam batinmu, 3:17 sehingga oleh imanmu Kristus diam di dalam hatimu dan kamu berakar serta berdasar di dalam kasih. 3:18 Aku berdoa, supaya kamu bersama-sama dengan segala orang kudus dapat memahami, betapa lebarnya dan panjangnya dan tingginya dan dalamnya kasih Kristus, 3:19 dan dapat mengenal kasih itu, sekalipun ia melampaui segala pengetahuan. Aku berdoa, supaya kamu dipenuhi di dalam seluruh kepenuhan Allah. 3:20 Bagi Dialah, yang dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita, Doa yang disampaikan  dalam Efesus 3: 16-20 pada dasarnya ada lima hal yang  rasul Paulus doakan agar mereka dan kita memiliki: ...

ROH YANG TANPA BATAS (Bagian 1) - The Boundless Spirit UR #225

Berikut adalah catatan  dari khotbah THE UPPER ROOM 225 oleh Dr. Jonathan David pada tanggal 24 Maret 2026 yang berjudul "ROH YANG TANPA BATAS (Bagian 1)" : THE UPPER ROOM 225 - 24 Maret 2026 ROH YANG TANPA BATAS (Bagian 1) Pembicara: Dr. Jonathan David 1. Pendahuluan & Doa Pembuka Pencurahan Terakhir: Tuhan berfirman akan ada pencurahan terakhir Roh Kudus yang akan mengakhiri segalanya dan memulai zaman baru, yaitu zaman kebenaran . Manifestasi Roh Kudus: Roh Kudus akan membawa umat-Nya kepada kebenaran, pewahyuan, pengertian, hikmat, dan memberikan informasi rahasia serta pengertian mendalam yang hanya diberikan oleh surga . Musuh tidak akan bisa memotong informasi atau apa yang Tuhan katakan kepada kita . Kisah Mendengar Suara Tuhan: Pembicara menceritakan pengalaman tentang seorang wanita yang mengaku bersedia membayar 1 juta dolar untuk bisa mendengar suara Tuhan . Namun, ketika ditawari CD dan catatan khotbah seharga USD 55, wanita tersebut mengeluh mahal...

MASUK PADA MASA PENGGENAPAN FIRMAN

Kita adalah generasi yang masuk pada masa penggenapan firman. Namun walau pun sudah mendapatkan banyak perkataan Tuhan, penglihatan, nubuatan dan seterusnya, tetap saja seringkali kita merasa bingung, buntu bahkan sebagian orang menjadi tidak percaya, banyak mengeluh, bersungut-sungut dan undur. Penyebabnya adalah karena kita fokus pada persoalan dan terpengaruh keadaan, hal-hal yang sifatnya natural. Demikian halnya dengan Yosua ketika ia memandangi tembok Yerikho, setelah bangsa Israel telah menyeberang sungai Yordan, di seberang Yerikho.

YUSUF ARITMATEA MENJADI GENERASI PENGGENAP

gambar: myeastercandy.blogspot.co.id Ada orang-orang yang Tuhan sudah siapkan dan tetapkan untuk menjadi pelaksana dari firman-Nya. Di saat saat kritis dan penting banyak orang terkejut,  tidak menyangka, ada orang-orang yang bisa melakukan hal-hal yang kristis. Nama Yusuf dari Arimatea baru muncul di saat-saat kematian Yesus. Dia bukan termasuk 12 murid Yesus. Tidak juga termasuk 70 murid Yesus atau 500 murid Yesus yang lainnya. Yusuf Arimatea tiba-tiba muncul di saat yang kritis sekali.  Ketika tidak ada seorang pun yang tidak punya akses kepada Pontius Pilatus, ternyata muncul Yusuf dari Arimatea. Ketika itu murid-murid Yesus yang sudah mengikuti Dia tiga setengah tahun lamanya semua lari meninggalkan Yesus dan tercerai-berai. Jadi siapa yang akan menguburkan mayat Yesus dengan layak? Siapa yang bisa menggenapkan firman perkataan Tuhan?   Membuat kita terkejut; kapan Tuhan menyiapkannya?  Alkitab hanya menyebut dia adalah seseorang yang berasal da...

Upper Room 35 – DR. Jonathan David

  Dobel dekade sorga terbuka, ketajaman profetik, posisi strategis dan demonstrasi Roh adalah anugerah yang diberikan Tuhan Yang Mahatinggi untuk kita menghadapi tantangan 20 tahun hari-hari terakhir ini (2019-2039). 08-02-2022 Sorga terbuka dan Roh Kudus turun. Sekarang aku bisa memulai pelayanan. Hal-hal supranatural akan mengambil alih. Roh Kudus jadilah pemimpinku sebagaimana Kau memimpin Kristus. Kesaksian dari Roh, bahwa aku adalah anak Allah yang hidup, bergabung dengan Kristus dan mewarisi yang Tuhan sediakan. Ketajaman profetik, dobel dekade sorga terbuka, posisi strategis dan demonstrasi Roh akan jadi porsi hidup kami dalam 2 dekade sorga terbuka 2019-2039. Selama 40 hari 40 malam Goliath menantang orang Israel.   Daud membangkitkan keberaniannya ketika Isai memberikan tugas mengantar makanan. Pergi dan lihat. Dia dengarkan nasihat bapanya dan tugas itu sudah diset. Berapa banyak yang mentaati bapa rohani? Kita kehilangan pesan itu. Dan Bileam dicemari oleh...

Rumah Rohani

POLA   RUMAH   ROHANI Ps. Ir. Djonny Tambunan Sekaranglah waktunya, apa yang pernah saudara terima perkataan Tuhan itu, janji Tuhan, nubuatan itu, maka kita akan menerimanya, kita akan menikmatinya dan kita akan menggenapinya. Jangan lihat ke belakang. Tuhan berkata: Apa yang Ku firmankan akan Ku genapi segera dengan sempurna. Kapan kita siap? Selama kita tidak siap tidak akan tergenapi. Kalo kita mengambil sikap seperti binatang-binatang yang masuk ke dalam bahterah Nuh, maka kita akan masuk. Nuh hanya menyediakan satu jenis makanan bagi semua binatang. Semua orang yang mengambil sikap seperti Ishak itulah yang akan menerima warisan.   Harta yang berharga tidak diberikan kepada mereka yang bersikap seperti anjing dan babi. Apa yang membuat kita masuk atau tidak adalah keputusan kita sendiri, sikap kita sendiri. Jangan minta waktu, karena waktu tidak bisa mengubah saudara , tapi apa merubah kita adalah keputusan kita. Lupakan yang di belakangmu, apakah...

Kepenuhan keallahan (the fullness of the Godhead) di dalam Yesus dan Orang Percaya (MKS #42)

Ringkasan: Khotbah Ps. Djonny ini masih membahas konsep iman yang hidup melalui teladan perjalanan hidup Abraham . Bahwa iman sejati bukan sekadar pengakuan, melainkan harus diwujudkan melalui perbuatan nyata yang mendasari setiap keputusan hidup sehari-hari. Penulis menjelaskan bahwa ketika seseorang lahir baru, mereka menerima benih ilahi dan potensi Allah yang harus dikembangkan hingga mencapai kedewasaan spiritual. Melalui ketaatan Abraham, Allah menyingkapkan rahasia kerajaan-Nya yang kemudian diwariskan secara spiritual kepada generasi berikutnya sebagai keturunan Abraham . Fokus utama narasi ini adalah ajakan bagi jemaat untuk bertumbuh dewasa dan tidak menjadi bayi rohani agar dapat menerima janji warisan ilahi . Akhirnya, iman tersebut dipandang sebagai kunci untuk menampilkan dimensi rupa Allah dan mengalahkan kuasa maut di dunia. Ibadah JMD Bandung 14 Juni 2026 - Manusia Kerajaan Sorga 42" Berikut adalah ringkasan poin-poin penting serta penjelasan detailnya:...

Membangun Benteng Perlindungan

SATE 10 December 2020   Bacalah terlebih dahulu: Ibrani 8:7-10, Ayub 1:1 Sebagaimana iblis dapat membuat benteng di dalam pikiran manusia, Allah juga dapat membuat benteng di dalam manusia. Ayub mempunyai empat karakter yang menonjol di dalam kehidupannya yaitu saleh, jujur, takut akan Allah dan menjauhi kejahatan. Ketika iblis melakukan berbagai pencobaan kepada Ayub seiijin dari Allah, dimulai dari kehilangan anak-anaknya, kesehatannya, istrinya, bahkan dijauhi oleh teman-temannya. Tetapi ketika masalah tersebut muncul, Ayub tetap kuat dan karakter Ayub tetap sama, karena Allah sudah membangun terlebih dahulu banteng dan kubu di dalam pikiran Ayub! Sehingga berkali-kali Alkitab mengatakan bahwa Ayub itu tidak berdosa.   Allah membangun di dalam roh, dengan cara menaruh dan menuliskan hukumNya di dalam akal budi manusia. yaitu melaui mendengarkan dan merenungkan firman sehingga Allah menjadi Allah mereka, dan manusia menjadi umatNya.   *#1. Bagaimana Allah bisa berhasil ...