Langsung ke konten utama

FIRMAN YANG MEMBANGUN MENJADI DIMENSI-DIMENSI ROH

INTRODUKSI
Kita sudah mendengar dan mendapatkan begitu banyak firman. Firman itu harus memerdekakan dan membangun hidup kita.  Firman yang sudah kita hidupi dan lakukan itu akan menjadi dimensi-dimensi yang terbangun dalam hidup kita. Tanpa terbangunnya dimensi-dimensi itu kita hanya akan memahami sebagian daripada firman dan dari sudut pandang tertentu saja.

=====================================
MELIHAT SUARA
=====================================


gbr: pinterest.com

Lalu aku berpaling untuk MELIHAT SUARA yang berbicara kepadaku. Dan setelah aku berpaling, tampaklah kepadaku tujuh kaki dian dari emas. Wah 1:12

 Then I turned to SEE THE VOICE that SPOKE WITH ME. And having turned I saw seven golden lampstands (NKJV).

Kita sudah mendengarkan dan mendapatkan begitu banyak firman Tuhan. Tetapi berapa banyak FT itu BERBICARA DENGAN kita? Hanya FT yang berbicara dengan kita yang akan menjadi kebenaran yang memerdekakan.

Mendengar Firman Tuhan bisa ada 2 kemungkinan:
1. menjadi pengetahuan (hanya kata orang)
2. memerdekakan dan membangun hidup kita

Pengetahuan FT bukanlah materi untuk membangun hidup kita. FT harus kita dapatkan dimensinya: mengenal-Nya sebagai Pribadi, pengertian akan tujuan-Nya dan kuasa-Nya.

Yohanes dapat MELIHAT SUARA yang sedang BERBICARA DENGAN-nya. Ia dengan jelas bisa menangkap dimensi dari Firman yang berbicara dengannya.

Berbicara dengannya bukan berbicara kepadanya.  Ada perbedaan di sini. Jika berbicara dengannya berarti ada hubungan dan keterkaitan  yang sangat dekat antara Pribadi yang berbicara dengan Yohanes sebagai lawan bicara-Nya.

Hanya dengan menangkap dan mengenal dimensi-dimensi Firman maka kita bisa bukan hanya mendengar, tapi juga melihat firman itu sebagai Pribadi. Apa yang kita lihat dan dengar itulah yang kita dapatkan.

Iman tumbuh dari pendengaran. Itu benar.  Itu yang menjadi dasar, menjadi ukuran awal, ukuran standar. Tetapi ukuran Tuhan berbicara mengenai kelimpahan. Dengan mendengar dan milihat Firman yang berbicara - kita mendapatkan ukuran yang sesungguhnya. Ukuran yang kita pakai itu yang akan diukurkan Tuhan kepada kita.

======= UKURANNYA MINYAK (HUBUNGAN), BUKAN LAMPUNYA  =======

Tujuh kaki dian dari emas melambangkan ketujuh jemaat. Pada kaki dian itu terdapat lampu-lampu berisi minyak, bukan lilin. Sepuluh gadis bodoh dan gadis bijak semua membawa lampu yang berisi minyak. Tetapi ukurannya bukan pada lampu, tetapi pada berapa minyak yang dibawa. Terang yang kita bawa mungkin sama dengan terang yang dibawa orang lain, tetapi hubungan dengan Roh Kudus menjadi kunci. Kekurangan minyak karena kita menggunakan standar atau ukuran kita sendiri dan itu akan membawa kita ke tempat gelap di mana ada ratapan dan kertak gigi.

Minyak menggambarkan hubungan kita dengan Roh Kudus. Kita tidak bisa hanya memanfaatkan Roh Kudus dan menafikkan hubungan kita dengan Roh Kudus. Kita tidak bisa hanya bicara hubungan kita dengan Bapa dan dengan Putra. Bapa sedang sibuk bekerja di dunia ini. Sang Putra sedang duduk di Tahta.  Saat ini kita selalu terhubung dengan Roh Kudus sebagai perantara antara kita dengan Bapa dan Sang Putra.

Dan di tengah-tengah kaki dian itu ada seorang serupa Anak Manusia,   berpakaian jubah yang panjangnya sampai di kaki, dan dadanya berlilitkan ikat pinggang dari emas. Wahyu 1:13

======= == RUMAH YANG TERBANGUN  MENJADI BAIT SUCI =========

Karena kita adalah bait dari Allah yang hidup menurut firman Allah ini: "Aku akan diam bersama-sama dengan mereka dan hidup di tengah-tengah mereka, dan Aku akan menjadi Allah mereka, dan mereka akan menjadi umat-Ku. 2 KOR 6:16b
Jika hubungan kita dengan Roh Kudus terganggu maka hubungan dengan Bapa dan Sang Putra otomatis terganggu. Jadi sekarang kita berbicara mengenai rumah. Tubuh kita adalah rumah bagi Roh Kudus. Tubuh kita harus menjadi Bait Suci-Nya. Hanya jika kita memiliki standar dan ukuran sebagai Bait Suci maka kita akan dapat juga merumahi Bapa dan Putra. Bapa dan Putra hanya akan berdiam di Bait Suci, bukan dengan ukuran tubuh kita secara jasmani.  Maka kita dituntut untuk mati secara kedagingan, membongkar tubuh jasmani kita dan mengenakan Bait Suci menjadi ukurannya. Mengenakan berarti mengaplikasikan - conform with - selaras dengan ukuran Bait Suci.
Jawab Yesus: "Jika seorang mengasihi Aku, ia akan menuruti firman-Ku dan Bapa-Ku akan mengasihi dia dan Kami akan datang kepadanya dan diam bersama-sama dengan dia. Yoh 14:23

-----------------------------
DIMENSI-DIMENSI ROH
-----------------------------
Firman yang sudah kita hidupi dan lakukan itu akan menjadi dimensi-dimensi  roh yang terbangun dalam hidup kita. Tanpa terbangunnya dimensi-dimensi itu kita hanya akan memahami sebagian daripada firman dan dari sudut pandang tertentu saja.

Sebab dalam Dialah berdiam secara jasmaniah seluruh kepenuhan ke-Allahan. Kol 2:9

Inilah yang dimaksudkan "secara jasmaniah" pada Kol 2:9. Sebab tanpa dimensi-dimensi itu terbangun tidak mungkin Allah bisa mengisi dan memenuhi hidup kita, sebab Dia ingin memenuhi hidup kita menjadi bagian dari hidup-Nya.

Jemaat yang adalah tubuh-Nya, yaitu kepenuhan Dia, yang memenuhi semua dan segala sesuatu. Efesus 1:23

-----------------------------------------------------------------------------------------
Bagaimana kita memulai MEMBANGUN DIMENSI-DIMENSI KEHIDUPAN?
-----------------------------------------------------------------------------------------
Bukan kita yang memulai. Yesus setelah kebangkitannya harus kembali kepada Bapa dan Dialah yang memulai membangun dimensi-dimensi itu di sorga buat hidup kita.
Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu. Yoh 14:2
Jadi sekali lagi kita bicara mengenai dimensi-dimensi adalah bicara  mengenai rumah dan bagaimana merumahi Bapa dan Putra dan Roh Kudus.
Dan apabila Aku telah pergi ke situ dan telah menyediakan tempat bagimu, Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempat-Ku, supaya di tempat di mana Aku berada, kamupun berada. Yoh 14:3

Yesus tidak sedang bicara mengenai kematian apalagi soal kiamat. Dia selalu berbicara mengenai kehidupan yang berkelimpahan. Yesus sedang menjelaskan ciptaan baru, dimensi-dimensi yang harus menjadi bagian hidup kita. Kehidupan-Nya harus menjadi kehidupan kita. Dan kehidupan kita harus membawa kehidupan-Nya di bumi ini, bukan hanya di sorga kelak.

Dimensi-dimensi  yang Tuhan Yesus SUDAH sediakan adalah jawaban dari setiap kebutuhan yang
kita hadapi.

========= PEMBERIAN TERBAIK DAN  BAHAYANYA  =============

Pemberian TUHAN terbaik dalam rumah adalah Roh Kudus. Tetapi dosa yang tidak dapat diampuni juga karena menghujat Roh Kudus.

Ada hubungan yang spesial antara Roh Kudus dengan kita yang telah menerima Roh Kudus.

Hubungan ini dimungkinkan oleh karena Bapa telah menugaskan Roh Kudus secara ekslusive kepada setiap pribadi yang beriman kepada Yesus Kristus untuk membangun hidup kita.

Mengapa kita diberikan Roh Kudus?

Apabila Engkau mengirim roh-Mu,  mereka tercipta, dan Engkau membaharui muka bumi. Maz 104:30

Roh Kudus adalah zat Allah sendiri. Roh-Nya sendiri yang dikirimkan-Nya kepada kita. Dengan mengirimkan Roh-Nya kita menjadi ciptaan yang baru. Jadi secara spiritual kita adalah makhluk yang berasal dari sorga, dari Roh Bapa yang kekal. Maka tidak heran kita disebut sebagai anak-anak Allah.  Dengan adanya anak-anak Allah di seluruh bumi, maka tampak kemuliaan Allah di permukaan bumi ini. Dengan demikian muka bumi diperbarui, pada akhirnya permukaan bumi ini akan menjadi sama sekali baru.

================== BAHAYANYA ====================
Sangat berbahaya bila mengenal dan mengoperasikan Roh Kudus tanpa hubungan yang akurat dengan Roh Kudus dan tidak mengenal konsep hubungan dalam rumah rohani dan Bait Suci.

Tanpa hubungan yang akurat, orang selalu mengharapkan berkat,  hidup dari berkat, menggunakan karunia-karunia atau talenta-talenta dengan menafikkan hubungan dengan Roh Kudus dan hidup dalam rumah rohani dengan akurat.

Tanpa hubungan yang akurat; kita memanfaatkan kuasa Roh Kudus untuk mengusir setan, membuat mujizat-mujizat dan seterusnya; padahal semua perbuatan baik itu harus selaras dengan tujuan dan kehendak Tuhan.

Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga? Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan! Matius 7:22-23

----- BERKAT DAN BERKAT -----

Kita boleh saling memberkati, tetapi jangan selalu meminta berkat, apalagi hidup dari berkat. 

Hidup dari berkat berarti kau sudah meminta bagianmu dari Bapa sebagai mana si bungsu meminta warisan bagiannya kepada bapanya. Dia membatasi pemberian bapa dengan menggunakan ukurannya sendiri. Si bungsu sadar ukurannya adalah apa yang menjadi bagiannya. Dia tidak mungkin bisa meminta bagian bapa. Tetapi jika kita membangun hubungan yang akurat dengan bapa di dalam rumah, menjadi putranya yang sejati, maka semua yang bapa miliki adalah milik kita juga. Bapa akan menggunakan ukuran-Nya, bukan lagi ukuran kita. Sebab ukuran yang kita pakai itu juga yang akan diukurkan atau dikenai kepada kita.

Kata ayahnya kepadanya: Anakku, engkau selalu bersama-sama dengan aku, dan segala kepunyaanku adalah kepunyaanmu. Luk 15:31

Si sulung walaupun selalu berada di rumah bersama bapanya, ia gagal membangun hubungan yang akurat dengan bapanya. Ia tidak merasa sebagai seorang putra, tetapi seorang pelayan yang selayaknya mendapatkan upah atau berkat-berkat. Ukurannya malah lebih kecil daripada ukuran si bungsu. Si sulung memakai ukuran seorang hamba/pelayan, bukan ukuran seorang anak.

Hal itu menunjukkan, seharusnya bukan secara fisik kita membangun hubungan dengan Bapa, tetapi secara spiritual melalui Roh Kudus. 

Milikilah roh yang  murni seperti anak kecil. Tetapi bertumbuhlah secara akurat sehingga bisa menjadi putraNya yang sejati. 

Anak-anak dilahirkan dalam kerajaanNya, tetapi putra-putra sejati hanya dihasilkan di dalam rumah.

Anak Manusia akan menyuruh malaikat-malaikat-Nya dan mereka akan mengumpulkan segala sesuatu yang menyesatkan dan semua orang yang melakukan kejahatan dari dalam Kerajaan-Nya.  Mat 13:41


Hiduplah dari satu kemenangan kepada kemenangan; dari satu kemuliaan kepada kemuliaan.

----- POLA RUMAH -----

Kita memerlukan seorang bapa rohani di dalam rumah, seorang yang menjadi mentor. Abraham menjadi bapa rohani bagi Ishak dan Yakub karena mereka pernah tinggal dalam satu rumah. 

Bapa rohani akan melindungimu, melindungi kehidupan spiritualmu dan membuat kau bertumbuh, dibangun dan diperlengkapi sebagai putra-putra sejati di dalam Kerajaan Tuhan.

Bapa rohani membawa warisan rohani yaitu benih-benih Kristus yang telah memprosesnya dan siap menghasilkan buah-buahnya yaitu putra-putra sejati terbaik.

Putra-putra terbaik seumpama anak-anak panah dalam tabung di tangan pahlawan yang dibawa ke pintu gerbang untuk menghadapi musuh. Hanya putra sejati yang berguna bagi Kerajaan Tuhan.

Seperti anak-anak panah di tangan pahlawan, demikianlah anak-anak pada masa muda. Berbahagialah orang yang telah membuat penuh tabung panahnya dengan semuanya itu. Ia tidak akan mendapat malu, apabila ia berbicara dengan musuh-musuh di pintu gerbang. Maz 127:4-5

========== DASAR PELAYANAN LAZARUS =================
Pelayanan yang dilakukan oleh Lazarus kepada orang kaya itu  bukanlah pelayanan yang serampangan. Dia telah membangun hidupnya terlebih dahulu. Dia melayani bukan karena mendapatkan sesuatu dari si orang kaya.

Orang kaya itu juga mati, lalu dikubur. Dan sementara ia menderita sengsara di alam maut ia memandang ke atas, dan dari jauh dilihatnya Abraham, dan Lazarus duduk di pangkuannya. Lukas 16:23

Lazarus duduk di pangkuan Abraham. Ini berbicara kehidupan spiritual Lazarus yang telah dibangun menurut patron Tuhan membangun,  sehingga Lazarus memiliki dimensi-dimensi kehidupan yang sama dengan dimensi-dimensi  yang dimiliki oleh Abraham. 

Yang kita bicarakan di sini adalah dimensi-dimensi roh yan harus terbangun. 

Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran.  Yoh 4:24


Amin.
====================================================================

Postingan populer dari blog ini

Upper Room 2 - DR. Jonathan David

Menjalani kehidupan Roh Living the life of the Spirit Pendahuluan Kita tidak boleh pasif dan membiarkan hari-hari berlalu tanpa arti. di masa pandemi yang sudah 1,5tahun lewat harusnya terus menantikan Tuhan dan mengharapkan terjadi sesuatu yang luarbiasa. Kita harus tau apa yang Tuhan sedang kerjakan menurut agenda-Nya di waktu-waktu ini. Tidak cukup hanya mengenal Tuhan, tanpa mengetahui apa yang sedang dikerjakan-Nya. Dan Ia telah sampaikan kepada nabi dan rasul-Nya apa yang sedang dan segera terjadi di bukan Apri-September 2021 ini. Kita harus menjadi bagian dari apa yang Tuhan kerjakan. Jika kita tidak menantikan Tuhan dan membiarkan diri kita dibawa oleh pemikiran sendiri, yang dipengaruhi oleh opini orang atau dari media, maka apa yang ada pada kita dan kita terima selama ini, otomatis akan hilang dan diambil. Jangan biarkan selama zoom untuk ibadah / komsel itu tanpa kita alami benih yang mengandung kuasa dari firman lewat dan diambil oleh setan di pinggir jalan.   Tu...

GALATIA 1:10-24 KELUAR DARI HIDUP YANG SIA-SIA

Galatia 1:10 Jadi bagaimana sekarang: adakah kucari kesukaan manusia atau kesukaan Allah? Adakah kucoba berkenan kepada manusia?  Sekiranya aku masih mau mencoba berkenan kepada manusia, maka aku bukanlah hamba Kristus. Sebagai seorang rasul Tuhan, Paulus mengambil SIKAP TEGAS untuk tidak mencari perkenanan manusia. Tujuannya adalah melakukan apa yang Tuhan perintahkan dan menggenapinya. gbr: knowing-jesus.com Ini adalah suatu MASALAH SERIUS dalam hubungan kita dengan Tuhan, sebab Ia adalah Allah yang cemburu. Ketika kita mulai mengandalkan orang dalam hidup kita atau dalam melayani Tuhan, maka kita akan mulai kehilangan pengharapan di dalam Tuhan. Saul sangat mengutamakan orang Israel dibandingkan Tuhan. Ketika Samuel terlambat sedikit datang ke Gilgal, Saul menjadi tidak taat dan mempersembahkan korban bakaran sendiri; karena ia melihat rakyat mulai meninggalkannya. Walau pun Samuel menegurnya dan mengecam perbuatannya yang bodoh, Saul tidak menyesal.  Saul juga...

BELAJAR DARI GEREJA EFESUS

Salah satu gereja yang dibangun rasul Paulus dari awalnya adalah jemaat Efesus. Gereja Efesus menjadi gereja yang perkembangannya sangat fenomenal, karena dalam beberapa tahun dilatih oleh rasul Paulus mereka telah memberikan dampak kepada kota Efesus dan firman tersebar di Asia .

Misteri Penciptaan, Kejatuhan, dan Pengadilan Akhir Diungkapkan

Pengantar Seluruh teka-teki penciptaan, kejatuhan, dan pengadilan akhir diungkapkan lewat kisah Ayub. Tuhan berhasil memancing iblis lewat gagasannya sendiri untuk mencobai Ayub. Dari situ terungkap motifnya, bagaimana ia berusaha menawan dan mengunci sistem peradilan sorga untuk pemberontakannya. Anda sedang melihat cetak biru alam semesta dari sudut pandang ruang kendali utama (The Master Plan) atau Rencana Agung Tuhan.  Monumen Iman Tokoh iman yang luarbiasa kesalehannya adalah Ayub. Ia nyaris memiliki iman yang sempura. Kesalehannya justru terbukti ketika berada di titik nol. Walaupun teman-temannya bukan memberi nasehat yang positif; melainkan menuduhnya menyembunyikan dosa besar, sehingga mengalami banyak malapetaka, Ayub tidak teralihkan.  Meskipun isterinya juga mengecamnya dengan kasar, tapi Ayub tetap teguh imannya. Seakan Ayub sudah sempurna. Dalam peristiwa tragis ini tidak ada ucapan Ayub yang salah. Ayub memang berdiri sebagai monumen iman yang luar biasa di dal...

PANGGILAN KEPADA KEIMAMATAN MELKISEDEK

Ibrani 7:1-3  Sebab Melkisedek adalah raja Salem dan imam Allah Yang Mahatinggi; ia pergi menyongsong Abraham ketika Abraham kembali dari mengalahkan raja-raja, dan memberkati dia. Kepadanya pun Abraham memberikan sepersepuluh dari semuanya. Menurut arti namanya Melkisedek adalah pertama-tama raja kebenaran, dan juga raja Salem, yaitu raja damai sejahtera.

Efesus 3:16-20 - DOA PAULUS

MEMPERBESAR KAPASITAS ROH Efesus 3:16-20 3:16  Aku berdoa supaya Ia, menurut kekayaan   kemuliaan-Nya, menguatkan dan meneguhkan kamu oleh Roh-Nya di dalam batinmu, 3:17 sehingga oleh imanmu Kristus diam di dalam hatimu dan kamu berakar serta berdasar di dalam kasih. 3:18 Aku berdoa, supaya kamu bersama-sama dengan segala orang kudus dapat memahami, betapa lebarnya dan panjangnya dan tingginya dan dalamnya kasih Kristus, 3:19 dan dapat mengenal kasih itu, sekalipun ia melampaui segala pengetahuan. Aku berdoa, supaya kamu dipenuhi di dalam seluruh kepenuhan Allah. 3:20 Bagi Dialah, yang dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita, Doa yang disampaikan  dalam Efesus 3: 16-20 pada dasarnya ada lima hal yang  rasul Paulus doakan agar mereka dan kita memiliki: ...

Sinergi Iman dan Kasih Karunia

Efesus 2:8 (TB)  Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah,  Peristiwa wanita yang sakit pendarahan sangat tepat untuk menjelaskan Sinergi: Diselamatkan "Oleh" Kasih Karunia "Melalui" Iman Dalam kasus wanita yang sakit pendarahan, iman dianalogikan sebagai akun bank. Percaya dalam jiwa wanita adalah ceknya. Jumlahnya adalah "asal kujamah ujung jubah Yesus, maka aku sembuh." Kasih karunia adalah hasil yang keluar dari Yesus, ditarik dari akun bank itu (iman pada Yesus). Namun jumlah yang ditarik ternyata bukan seperti yang tertulis pada cek wanita itu, tapi jauh berlebih. Wanita itu bukan saja menerima kesembuhan, tapi Yesus juga berkata:  " Hai anak-Ku, imanmu telah menyelamatkan engkau. Pergilah dengan selamat dan sembuhlah dari penyakitmu!" M arkus 5:34 (TB)  Analogi akun bank dan cek  menggambarkan sisi "legal-spiritual" dari mukjizat tersebut. Ini memperlihatkan bagaimana...

Kasih Karunia Untuk Mengejar Takdir (Bagian 2 - UR #218)

THE UPPER ROOM 218 – 27 Januari 2026 Kasih Karunia Untuk Mengejar Takdir Tanpa Gangguan (Bagian 2) 1. Panggilan untuk Membangun Mezbah dan Menyelami Roh ​ Membangun Mezbah : Setiap orang percaya dipanggil untuk membangun mezbah dan mempersembahkan korban agar Allah turun dengan api-Nya. ​ Sungai yang Dalam : Tuhan sedang mengukur "seribu hasta lagi" agar kita dapat menjelajahi sungai Allah yang semakin dalam, sehingga tidak ada lagi pergumulan di dalam hati. ​ Pola Pikir Kerajaan : Tuhan ingin kita memiliki pola pikir, gaya hidup, dan perilaku yang sesuai dengan pola Kerajaan Allah. ​2. Belajar dari Tokoh Alkitab: Ketaatan dan Identitas ​ Daniel : Ia bangkit di tengah budaya asing karena mengenal Tuhan, mengetahui panggilannya, dan memahami apa yang perlu dilakukan. ​ Ester : Tuhan memiliki kasih karunia yang berbeda untuk orang yang berbeda; Ester dipakai melalui cara yang bagi sebagian orang dianggap "tidak rohani". ​ Elia : ​Kekua...

Upper Room 34 - DR. Jonathan David

  25-01-2022   Anugerah Untuk Memerintah (GRACE TO GOVERN) Pendahuluan – oleh Ps. Cyrus Mat 13:23 Yang ditaburkan di tanah yang baik ialah orang yang mendengar firman itu dan mengerti, dan karena itu ia berbuah, ada yang seratus kali lipat, ada yang enam puluh kali lipat, ada yang tiga puluh kali lipat." Problemnya bukan pada kebutuhan tapi pada tanahnya. Jika tanahnya baik, benih akan tumbuh, sebab ada aliran air, karena ada benih yang cerdas yang telah diprogram (dengan pengertian dan hikmat). Kuasa dan kekuatan serta kasih karunia tersembunyi di dalam FT (logos) itu.   Tanah hanya memerlukan kondisi, tidak memerlukan edukasi oleh karena digerakkan oleh sesuatu (Firman dan Roh Kudus) dari dalam yang dipanggil terang Tuhan dan pribadi Tuhan sendiri (Yoh 1:1).   Mengapa tidak kita menerima firman-Nya dan perkataan-Nya dari pribadi Tuhan (YHWH) sendiri. Banyak orang yang suka mendengarkan khotbah yang baik, tapi Kerajaan Allah dan pemerintahan-Nya tidak tertam...

EIDO dan GINOSKO

Yohanes 4:10 Jawab Yesus kepadanya: *"Jikalau engkau tahu (eido) tentang karunia Allah dan siapakah Dia yang berkata kepadamu:*  Berilah Aku minum! niscaya engkau telah meminta kepada-Nya dan Ia telah memberikan kepadamu air hidup." Gbr: youtube.com Eido di sini artinya memiliki pengetahuan. Mungkin tau dari orang lain atau pernah melihat-Nya. Pernah mendengar khotbah atau melihat perbuatan dan mujizat yang Yesus lakukan. Mereka yang tidak memiliki pengetahuan disebut orang bodoh dan bahkan sebagai pelaku kejahatan, karenanya mereka menolak karunia Allah dan menolak Yesus yang diutus oleh-Nya. Orang bodoh tidak melihat apa yang disediakan Allah dan akan berakhir kepada hidup yang sia-sia walau sesukses apa pun di dunia ini menurut anggapan orang. Yohanes 1:11-12 1:11 Ia datang kepada milik kepunyaan-Nya, tetapi orang-orang kepunyaan-Nya itu tidak menerima-Nya. 1:12 Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu merek...