Langsung ke konten utama

ANDA ORANG PERCAYA?


Maz 127:1 Nyanyian ziarah Salomo. Jikalau bukan TUHAN yang membangun rumah, sia-sialah usaha orang yang membangunnya; jikalau bukan TUHAN yang mengawal kota, sia-sialah pengawal berjaga-jaga.

gbr: youtube.com

Daud pernah hampir tergelincir (Maz 73:2) dan bahkan telah melakukan dosa. Namun pada dasarnya Daud adalah orang yang takut akan Tuhan, sehingga ia tidak pernah lagi melakukan kesalahan yang sama.

Di Maz 127 Daud mengerti bagaimana harusnya ia membangun hidup Salomo. 

Ziarah artinya ascent, menaik, mengalami upgrade. 

"Bait" sama dengan gereja yang telah menjadi rumah Tuhan. Itulah kehidupan kita yang harus dibangun. Itulah yang dibangun oleh Yakub.

Kebanyakan orang Kristen mengaku sebagai orang percaya.
Mudah menjadi orang percaya. Menerima tawaran anugerah keselamatan dari Tuhan Yesus Kristus, bertobat, menangis, bersaksi telah bertemu Tuhan, lalu dibaptis menyatakan iman kita; maka jadilah kita sebagai orang percaya.

Tidak cukup menjadi orang percaya – harus menjadi Gereja.
Tidaklah cukup menjadi orang percaya. Setiap orang percaya harus dibangun dan berdiam di dalam rumah rohani, rumah Tuhan, gereja secara spiritual.
Ketika Daud merenungkan kebaikan, pimpinan dan berkat-berkat Tuhan, maka Tuhan memberikan passion kepada Daud untuk masuk dan tinggal dalam rumah-Nya. Ini terlihat seperti di Mazmur 23.

Dengan kematian-Nya kita menjadi orang percaya yang telah menerima keselamatan. Namun hanya dengan kuasa kebangkitan-NYA kita bisa bangkit dan membangun diri menjadi serupa dengan Kristus. selah

Oleh sebab itu Bapa telah memberikan pemberian yang terbesar dalam hidup kita yaitu Roh Kudus; supaya kita diperlengkapi, diajar, diarahkan, dibangun menjadi putra-putraNya yang sejati.

Anak dilahirkan, tetapi PUTRA diberikan (Yes 9:6a).

Bapa TIDAK memberikan bayi Yesus buat kita, tetapi DIA MEMBERIKAN PUTRA-NYA YANG TUNGGGAL

Sebagai bayi YESUS tidak membawa kemuliaan Bapa, tetapi Dia menanggalkan-Nya, mengosongkan diri-Nya. Tetapi ketika Firman menyadi nyata, Dia membawa kemuliaan yang ada di sorga.

Yoh 14:2 Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu.

Yesus Kristus harus kembali kepada Bapa untuk menyiapkan (to prepare) tempat tinggal (mansions, bait) Yoh 14:2.  Ini bukan rumah-rumah yang akan kita tempati kelak di sorga, karena hanya ada 1 rumah, yaitu rumah Bapa (in My Father's house). Bapa merumahi kita semua, bukan sebagai orang percaya, tetapi sebagai putra-putra-NYA. selah

Di dalam kerajaan Thailand tidak semua orang yang dilahirkan di Thailand itu tinggal di rumah raja; hanya anak-anak dan putra-putra raja yang berhak tinggal di istana.

ORANG PERCAYA BAGAIKAN DOMBA-DOMBA
Orang percaya itu bagaikan domba-domba yang lemah, yang digembalakan, dibawa ke padang rumput yang hijau. Mereka tidak punya keberanian dan kekuatan untuk mencari padang rumput sendiri. Sebab itu kawanan domba selalu mencari berkat-berkat, selalu menuntut kepada gembalanya. Jika tuntutan mereka tidak dipenuhi domba akan keluar dari kandangnya, lari dari kawanannya dan mudah-mudahan tidak tersesat.

Kawanan domba harus terus dijagai dan dilindungi oleh gembalanya dengan gada dan tongkat karena selalu terancam. Domba-domba masih terus bergumul dengan keselamatan mereka.

Domba-domba tidak pernah berani menghadapi musuh, sebab mereka adalah kawanan yang lemah. Banyak domba mudah tersesat dan keluar dari kawanan dan harus dicari oleh gembalanya.  Tetapi bagaimana pun kawanan domba-domba yang sisa akan selalu kembali ke kandang, sebab BAGAIMANA PUN JUGA DOMBA-DOMBA TINGGAL DI KANDANG, BUKAN DI RUMAH.

GAMBARAN GEREJA LOKAL YANG SEPERTI KANDANG DOMBA
Selama punya 4 kaki, domba akan tetap domba yang terus berpindah kandang, terus mencari berkat, terus menuntut gembalanya. Sementara kumpulan jemaat gereja yang demikian adanya, terus berputar-putar seperti gereja padang gurun.
Gembalanya terus kelimpungan menghadapi tuntutan domba-dombanya. Gembalanya terus berusaha menghibur jemaatnya dengan "gada dan tongkatnya."

Untuk memuaskan domba-dombanya, ia mulai membagi domba-dombanya ke dalam kelompok-kelompok. Ada kelompok sekolah minggu, anak remaja, single, pasutri, lansia, dlsb. Untuk mengatasi banyaknya keluhan dan tuntutan dari domba-domba, gembala membuka pelayanan konsultasi, dlsb. Semua dilakukan untuk memanage gerejanya menjadi lebih baik. Tidak menyadari bahwa gerejanya sudah mirip gereja kandang.

Karena terlalu sibuk menyiapkan materi untuk khotbah, ia membuat persiapan yang lebih baik. Ia membuat daftar thema untuk beberapa bulan ke depan; bahkan setahun penuh. Thema-themanya disesuaikan dengan hari-hari besar keagamaan - Natal - Tahun Baru - Jum'at Agung - Paskah, dst. Mungkin karena jemaatnya kebanyakan orang Tiong Hoa, pada waktu Imlek ia juga menyiapkan thema khusus Imlek. Saking pusingnya, kadang ia bertanya kepada jemaat yang sudah senior, kepada kepala seksi-seksi, tentang thema yang harus dia berikan kepada seluruh jemaat. Atas saran mereka, ia masukkan unsur2 yang lebih banyak humornya, lucunya buat kaum remaja, pemuda-pemudi; walau pun thema khotbahnya sama.

Akhirnya karena beratnya tekanan yang bertubi-tubi selama bertahun-tahun, banyaknya perselisihan di antara pengurus gereja dan majelis, dan  belum lagi urusan keluarganya sendiri, sang gembala meninggal dengan tenang alias mati muda.
Itukah gereja yang Tuhan inginkan?

MENJADI GEREJA YANG SIAP DIBANGUN
Daud mengalami upgrade ketika ia berpindah dari kandang dan masuk ke dalam rumah Tuhan. Ketika kakinya sudah dipotong dari 4 menjadi 2, ia menjadi anak dalam rumah.
Daud mulai mengalami rest, tidak lagi dikejar-kejar musuh, tidak lagi pernah dijarah seperti yang terjadi di Ziklag. Daud sampai pada kesadaran bahwa tidak selamanya ia menjadi domba. Maka saat itu ia berseru bahwa ia akan diam (rest) dalam rumah Tuhan sepanjang masa.

Gereja harus bertransformasi menjadi rumah Tuhan, di mana Tuhan selalu hadir.

ORANG PERCAYA VS GEREJA (DOMBA-DOMBA VS ANAK2 DALAM RUMAH)


ORANG PERCAYA (DOMBA-DOMBA)
1. Orang percaya dilahirkan dalam Kerajaan
2. Orang percaya hanya percaya kepada Tuhan. 
Percaya Tuhan sebagai gembala, bukan/tidak percaya kepada manusia sebagai gembala (Atau belum tentu percaya kepada Anak Manusia Maz 23).
3. Hidup sebagai domba, tinggal di padang rumput dan di kandang.
4. Hanya bisa menikmati berkat Tuhan, bukan berkat Bapa.
5. Sangat lemah mudah diserang. Mudah tersesat.
6. Bergereja hanya rutinitas seperti Gereja padang gurun
7. Karena tidak hidup dalam rumah, maka tidak terbangun menurut pola rumah Tuhan
8. Orang percaya banyak menuntut. Belum / tidak alami upgrade dan update oleh karena sikap menuntutnya itu.
9. Tidak memiliki hati yang berkorban, cenderung ego sentris.
10. Tidak memiliki mentor / bapa rohani  /rumah rohani, seperti Lot setelah berpisah dari Abraham. Walau pun Lot itu orang benar di mata Tuhan, tapi tidak terbangun hidupnya, malah berakhir dengan kesia-siaan.
11. Tidak mengetahui destiny/takdir yang  Tuhan telah tetapkan buat hidup nya; jadi tidak memiliki / mengejar destiny nya.
12. Oleh karena itu tidak bisa mencapai destiny/takdir yang Tuhan tetapkan / tidak bisa sampai pada garis akhir.
13. Tidak bisa menjadi mempelai wanita; tidak bisa menyatu dengan Kristus.
14. Tidak bisa menjadi alat Tuhan yang efektif, karena perabot tersedia selalu dalam rumah untuk tujuan Tuhan bagi pekerjaan yang baik.

GEREJA / ANAK DALAM RUMAH /MURID
1. Anak dilahirkan di dalam rumah rohani
2. Sangat suka firman; selalu ingin susu yang murni dan yang rohani, 1 Pet 2:2.
1 Petrus 2:2  Dan jadilah sama seperti bayi yang baru lahir, yang selalu ingin akan air susu yang murni dan yang rohani, supaya olehnya kamu bertumbuh dan beroleh keselamatan.
3. Percaya kepada bapa rohani /mentor yang menjadi anugerah bagi hidupnya, selain percaya kepada Tuhan.  Percaya kepada Yesus sebagai Anak Manusia.
Yohanes 14:1-2  "Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepada-Ku.
4. Anak tidak bisa menuntut karena tidak memiliki hak.  Anak tidak berhak memilih bapa.  Anak bungsu hanya bisa meminta warisan bagiannya, tidak bisa menuntut bagian / milik bapanya.
5.  Hanya anak yang bisa menikmati apa yang dimiliki / bagian bapa / semua yang tersedia di dalam rumah. Si sulung merasa dirinya sebagai hamba yang hanya berhak atas upah, tidak bisa menikmati apa yang ada di dalam rumah.
Luk 15:31 Kata ayahnya kepadanya: Anakku, engkau selalu bersama-sama dengan aku, dan segala kepunyaanku adalah kepunyaanmu.
Yang tersedia dalam rumah: perlindungan, firman yang murni, kekuatan dan semua berkat rohani(efesus 2).
7. Rela, menyediakan diri disunat (didisiplin, ditegur,dihajar) oleh bapa dalam rumah (bapa rohani/mentor)

BAYI YESUS
Kelahiran Yesus yang telah dinubuatkan ribuan tahun sebelumnya oleh para nabi, telah membuat takut penguasa dan raja-raja bumi ini, terutama Herodes.

Bayi Yesus merupakan ancaman musuh-musuh Tuhan di dunia ini.

Seorang bayi yang baru lahir dalam Alkitab bahasa Yunani (Strong's Concordance) disebut brephos. Bahasa Inggris: babes.

Jadi jika Anda dilahirkan ke dalam rumah – sebagai gereja- walau pun masih brephos, Anda adalah ancaman bagi musuh Tuhan / si jahat. Anda bukan lagi domba yang lemah. Bandingkan dengan orang percaya / domba yang selalu merasa terancam.

Rumah memiliki fondasi, tembok, pagar dan atap, yang merupakan perlindungan.

Jadi jika Anda dilahirkan ke dalam rumah, walau pun masih brephos, Anda adalah ancaman bagi musuh Tuhan.

Ada pula istilah NEPIOS / NEPION seperti di Mat 21:16
Lalu mereka berkata kepada-Nya: "Engkau dengar apa yang dikatakan anak-anak ini?" Kata Yesus kepada mereka: "Aku dengar; belum pernahkah kamu baca: Dari mulut bayi-bayi dan anak-anak yang menyusu (nepion, nepios) Engkau telah menyediakan puji-pujian?

Nepios adalah orang-orang yang ada dalam rumah rohani,  tapi tidak bertumbuh sebagaimana mestinya; karena itu mereka masih memerlukan susu (Ibrani 5:11-14).
Ibrani 5:11-12  Tentang hal itu banyak yang harus kami katakan, tetapi yang sukar untuk dijelaskan, karena kamu telah lamban dalam hal mendengarkan. Sebab sekalipun kamu, ditinjau dari sudut waktu, sudah seharusnya menjadi pengajar, kamu masih perlu lagi diajarkan asas-asas pokok dari penyataan Allah, dan kamu masih memerlukan susu, bukan makanan keras.

Walau pun demikian mereka, Nepios tau bagaimana memuji-muji Allah.  Level mereka bahkan lebih tinggi daripada para imam di hadapan Tuhan. Sebab mereka adalah anak-anak dalam rumah dan Tuhan menyediakan puji-pujian.

Dalam membangun orang percaya menjadi gereja, dari Mazmur 23 harus beralih ke Mazmur 127.

Mazmur 127:1 Nyanyian ziarah Salomo. Jikalau bukan TUHAN yang membangun rumah, sia-sialah usaha orang yang membangunnya; jikalau bukan TUHAN yang mengawal kota, sia-sialah pengawal berjaga-jaga. 127:2 Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi dan duduk-duduk sampai jauh malam, dan makan roti yang diperoleh dengan susah payah--sebab Ia memberikannya kepada yang dicintai-Nya pada waktu tidur.

Domba hanya mengkonsumsi tidak bisa memberi. Selalu membutuhkan perlindungan karena domba lemah tidak berdaya. Tetapi seorang anak bisa bertumbuh dan upgrade menjadi anak panah di tangan pahlawan.

Mazmur 127:3-4  Sesungguhnya, anak-anak lelaki adalah milik pusaka dari pada TUHAN, dan buah kandungan adalah suatu upah. Seperti anak-anak panah di tangan pahlawan, demikianlah anak-anak pada masa muda.

Jika ada anak spiritual (brephos) yang dilahirkan di dalam gereja, itu merupakan suatu upah bagi pastor/pemimpin. Brephos bukan lagi domba/sekedar beliver.

Jadi believer dilahirkan dalam Kerajaan, lalu dilahirkan di rumah Tuhan, menjadi gereja.

Seorang anak tumbuh / dibangun menjadi putra. Mereka seperti anak-anak panah, lalu menjadi anak-anak panah pilihan.  Sang bapa dalam rumah bukan lagi sekedar pastor. Dia tidak lagi ngurusin yang ecek-ecek. Pastor sekarang menjadi pahlawan bagi Kerajaan Tuhan.

Mazmur 127:5  Berbahagialah orang yang telah membuat penuh tabung panahnya dengan semuanya itu. Ia tidak akan mendapat malu, apabila ia berbicara dengan musuh-musuh di pintu gerbang.

Anak-anak panah pilihan adalah orang-orang strategis.

Di Kisah Para Rasul 6, terpilih 7 orang pelayan meja (diaken), yaitu 7 orang yang memiliki reputasi baik dan penuh Roh dan berhikmat termasuk mereka adalah Stefanus dan Filipus. Mereka tadinya cuma pelayan meja, sekarang menjadi orang-orang strategis.

Hanya dalam rumah ada REST. Ada damai sejahtera. Tidak ada ketakutan dan kekhawatiran. Tidak ada pertentangan antara rohmu dan Firman. Tidak ada benih lain lagi.  Rumah terjaga dan terkawal Maz 127.

Tuhan melakukan proses dari orang dunia menjadi milik Bapa. Mereka dilahirkan baru, lalu dibangun di dalam rumah. Menjadi milik Yesus.
Yohanes 17:6,9,10,   Aku telah menyatakan nama-Mu kepada semua orang, yang Engkau berikan kepada-Ku dari dunia. Mereka itu milik-Mu dan Engkau telah memberikan mereka kepada-Ku dan mereka telah menuruti firman-Mu.
Aku berdoa untuk mereka. Bukan untuk dunia Aku berdoa, tetapi untuk mereka, yang telah Engkau berikan kepada-Ku, sebab mereka adalah milik-Mu
dan segala milik-Ku adalah milik-Mu dan milik-Mu adalah milik-Ku, dan Aku telah dipermuliakan di dalam mereka.
Yohanes17:23 Aku di dalam mereka dan Engkau di dalam Aku supaya mereka sempurna menjadi satu, agar dunia tahu, bahwa Engkau yang telah mengutus Aku dan bahwa Engkau mengasihi mereka, sama seperti Engkau mengasihi Aku.

Aku di dalam mereka dan Engkau di dalam Aku supaya mereka sempurna menjadi satu. Ini adalah rumah Tuhan!

Jadi milik kepunyaan Yesus Kristus adalah hanya mereka yang ada dalam rumah.




Postingan populer dari blog ini

Upper Room 2 - DR. Jonathan David

Menjalani kehidupan Roh Living the life of the Spirit Pendahuluan Kita tidak boleh pasif dan membiarkan hari-hari berlalu tanpa arti. di masa pandemi yang sudah 1,5tahun lewat harusnya terus menantikan Tuhan dan mengharapkan terjadi sesuatu yang luarbiasa. Kita harus tau apa yang Tuhan sedang kerjakan menurut agenda-Nya di waktu-waktu ini. Tidak cukup hanya mengenal Tuhan, tanpa mengetahui apa yang sedang dikerjakan-Nya. Dan Ia telah sampaikan kepada nabi dan rasul-Nya apa yang sedang dan segera terjadi di bukan Apri-September 2021 ini. Kita harus menjadi bagian dari apa yang Tuhan kerjakan. Jika kita tidak menantikan Tuhan dan membiarkan diri kita dibawa oleh pemikiran sendiri, yang dipengaruhi oleh opini orang atau dari media, maka apa yang ada pada kita dan kita terima selama ini, otomatis akan hilang dan diambil. Jangan biarkan selama zoom untuk ibadah / komsel itu tanpa kita alami benih yang mengandung kuasa dari firman lewat dan diambil oleh setan di pinggir jalan.   Tu...

GALATIA 1:10-24 KELUAR DARI HIDUP YANG SIA-SIA

Galatia 1:10 Jadi bagaimana sekarang: adakah kucari kesukaan manusia atau kesukaan Allah? Adakah kucoba berkenan kepada manusia?  Sekiranya aku masih mau mencoba berkenan kepada manusia, maka aku bukanlah hamba Kristus. Sebagai seorang rasul Tuhan, Paulus mengambil SIKAP TEGAS untuk tidak mencari perkenanan manusia. Tujuannya adalah melakukan apa yang Tuhan perintahkan dan menggenapinya. gbr: knowing-jesus.com Ini adalah suatu MASALAH SERIUS dalam hubungan kita dengan Tuhan, sebab Ia adalah Allah yang cemburu. Ketika kita mulai mengandalkan orang dalam hidup kita atau dalam melayani Tuhan, maka kita akan mulai kehilangan pengharapan di dalam Tuhan. Saul sangat mengutamakan orang Israel dibandingkan Tuhan. Ketika Samuel terlambat sedikit datang ke Gilgal, Saul menjadi tidak taat dan mempersembahkan korban bakaran sendiri; karena ia melihat rakyat mulai meninggalkannya. Walau pun Samuel menegurnya dan mengecam perbuatannya yang bodoh, Saul tidak menyesal.  Saul juga...

BELAJAR DARI GEREJA EFESUS

Salah satu gereja yang dibangun rasul Paulus dari awalnya adalah jemaat Efesus. Gereja Efesus menjadi gereja yang perkembangannya sangat fenomenal, karena dalam beberapa tahun dilatih oleh rasul Paulus mereka telah memberikan dampak kepada kota Efesus dan firman tersebar di Asia .

Misteri Penciptaan, Kejatuhan, dan Pengadilan Akhir Diungkapkan

Pengantar Seluruh teka-teki penciptaan, kejatuhan, dan pengadilan akhir diungkapkan lewat kisah Ayub. Tuhan berhasil memancing iblis lewat gagasannya sendiri untuk mencobai Ayub. Dari situ terungkap motifnya, bagaimana ia berusaha menawan dan mengunci sistem peradilan sorga untuk pemberontakannya. Anda sedang melihat cetak biru alam semesta dari sudut pandang ruang kendali utama (The Master Plan) atau Rencana Agung Tuhan.  Monumen Iman Tokoh iman yang luarbiasa kesalehannya adalah Ayub. Ia nyaris memiliki iman yang sempura. Kesalehannya justru terbukti ketika berada di titik nol. Walaupun teman-temannya bukan memberi nasehat yang positif; melainkan menuduhnya menyembunyikan dosa besar, sehingga mengalami banyak malapetaka, Ayub tidak teralihkan.  Meskipun isterinya juga mengecamnya dengan kasar, tapi Ayub tetap teguh imannya. Seakan Ayub sudah sempurna. Dalam peristiwa tragis ini tidak ada ucapan Ayub yang salah. Ayub memang berdiri sebagai monumen iman yang luar biasa di dal...

PANGGILAN KEPADA KEIMAMATAN MELKISEDEK

Ibrani 7:1-3  Sebab Melkisedek adalah raja Salem dan imam Allah Yang Mahatinggi; ia pergi menyongsong Abraham ketika Abraham kembali dari mengalahkan raja-raja, dan memberkati dia. Kepadanya pun Abraham memberikan sepersepuluh dari semuanya. Menurut arti namanya Melkisedek adalah pertama-tama raja kebenaran, dan juga raja Salem, yaitu raja damai sejahtera.

Efesus 3:16-20 - DOA PAULUS

MEMPERBESAR KAPASITAS ROH Efesus 3:16-20 3:16  Aku berdoa supaya Ia, menurut kekayaan   kemuliaan-Nya, menguatkan dan meneguhkan kamu oleh Roh-Nya di dalam batinmu, 3:17 sehingga oleh imanmu Kristus diam di dalam hatimu dan kamu berakar serta berdasar di dalam kasih. 3:18 Aku berdoa, supaya kamu bersama-sama dengan segala orang kudus dapat memahami, betapa lebarnya dan panjangnya dan tingginya dan dalamnya kasih Kristus, 3:19 dan dapat mengenal kasih itu, sekalipun ia melampaui segala pengetahuan. Aku berdoa, supaya kamu dipenuhi di dalam seluruh kepenuhan Allah. 3:20 Bagi Dialah, yang dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita, Doa yang disampaikan  dalam Efesus 3: 16-20 pada dasarnya ada lima hal yang  rasul Paulus doakan agar mereka dan kita memiliki: ...

Sinergi Iman dan Kasih Karunia

Efesus 2:8 (TB)  Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah,  Peristiwa wanita yang sakit pendarahan sangat tepat untuk menjelaskan Sinergi: Diselamatkan "Oleh" Kasih Karunia "Melalui" Iman Dalam kasus wanita yang sakit pendarahan, iman dianalogikan sebagai akun bank. Percaya dalam jiwa wanita adalah ceknya. Jumlahnya adalah "asal kujamah ujung jubah Yesus, maka aku sembuh." Kasih karunia adalah hasil yang keluar dari Yesus, ditarik dari akun bank itu (iman pada Yesus). Namun jumlah yang ditarik ternyata bukan seperti yang tertulis pada cek wanita itu, tapi jauh berlebih. Wanita itu bukan saja menerima kesembuhan, tapi Yesus juga berkata:  " Hai anak-Ku, imanmu telah menyelamatkan engkau. Pergilah dengan selamat dan sembuhlah dari penyakitmu!" M arkus 5:34 (TB)  Analogi akun bank dan cek  menggambarkan sisi "legal-spiritual" dari mukjizat tersebut. Ini memperlihatkan bagaimana...

Kasih Karunia Untuk Mengejar Takdir (Bagian 2 - UR #218)

THE UPPER ROOM 218 – 27 Januari 2026 Kasih Karunia Untuk Mengejar Takdir Tanpa Gangguan (Bagian 2) 1. Panggilan untuk Membangun Mezbah dan Menyelami Roh ​ Membangun Mezbah : Setiap orang percaya dipanggil untuk membangun mezbah dan mempersembahkan korban agar Allah turun dengan api-Nya. ​ Sungai yang Dalam : Tuhan sedang mengukur "seribu hasta lagi" agar kita dapat menjelajahi sungai Allah yang semakin dalam, sehingga tidak ada lagi pergumulan di dalam hati. ​ Pola Pikir Kerajaan : Tuhan ingin kita memiliki pola pikir, gaya hidup, dan perilaku yang sesuai dengan pola Kerajaan Allah. ​2. Belajar dari Tokoh Alkitab: Ketaatan dan Identitas ​ Daniel : Ia bangkit di tengah budaya asing karena mengenal Tuhan, mengetahui panggilannya, dan memahami apa yang perlu dilakukan. ​ Ester : Tuhan memiliki kasih karunia yang berbeda untuk orang yang berbeda; Ester dipakai melalui cara yang bagi sebagian orang dianggap "tidak rohani". ​ Elia : ​Kekua...

Upper Room 34 - DR. Jonathan David

  25-01-2022   Anugerah Untuk Memerintah (GRACE TO GOVERN) Pendahuluan – oleh Ps. Cyrus Mat 13:23 Yang ditaburkan di tanah yang baik ialah orang yang mendengar firman itu dan mengerti, dan karena itu ia berbuah, ada yang seratus kali lipat, ada yang enam puluh kali lipat, ada yang tiga puluh kali lipat." Problemnya bukan pada kebutuhan tapi pada tanahnya. Jika tanahnya baik, benih akan tumbuh, sebab ada aliran air, karena ada benih yang cerdas yang telah diprogram (dengan pengertian dan hikmat). Kuasa dan kekuatan serta kasih karunia tersembunyi di dalam FT (logos) itu.   Tanah hanya memerlukan kondisi, tidak memerlukan edukasi oleh karena digerakkan oleh sesuatu (Firman dan Roh Kudus) dari dalam yang dipanggil terang Tuhan dan pribadi Tuhan sendiri (Yoh 1:1).   Mengapa tidak kita menerima firman-Nya dan perkataan-Nya dari pribadi Tuhan (YHWH) sendiri. Banyak orang yang suka mendengarkan khotbah yang baik, tapi Kerajaan Allah dan pemerintahan-Nya tidak tertam...

EIDO dan GINOSKO

Yohanes 4:10 Jawab Yesus kepadanya: *"Jikalau engkau tahu (eido) tentang karunia Allah dan siapakah Dia yang berkata kepadamu:*  Berilah Aku minum! niscaya engkau telah meminta kepada-Nya dan Ia telah memberikan kepadamu air hidup." Gbr: youtube.com Eido di sini artinya memiliki pengetahuan. Mungkin tau dari orang lain atau pernah melihat-Nya. Pernah mendengar khotbah atau melihat perbuatan dan mujizat yang Yesus lakukan. Mereka yang tidak memiliki pengetahuan disebut orang bodoh dan bahkan sebagai pelaku kejahatan, karenanya mereka menolak karunia Allah dan menolak Yesus yang diutus oleh-Nya. Orang bodoh tidak melihat apa yang disediakan Allah dan akan berakhir kepada hidup yang sia-sia walau sesukses apa pun di dunia ini menurut anggapan orang. Yohanes 1:11-12 1:11 Ia datang kepada milik kepunyaan-Nya, tetapi orang-orang kepunyaan-Nya itu tidak menerima-Nya. 1:12 Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu merek...