Langsung ke konten utama

ANDA ORANG PERCAYA?


Maz 127:1 Nyanyian ziarah Salomo. Jikalau bukan TUHAN yang membangun rumah, sia-sialah usaha orang yang membangunnya; jikalau bukan TUHAN yang mengawal kota, sia-sialah pengawal berjaga-jaga.

gbr: youtube.com

Daud pernah hampir tergelincir (Maz 73:2) dan bahkan telah melakukan dosa. Namun pada dasarnya Daud adalah orang yang takut akan Tuhan, sehingga ia tidak pernah lagi melakukan kesalahan yang sama.

Di Maz 127 Daud mengerti bagaimana harusnya ia membangun hidup Salomo. 

Ziarah artinya ascent, menaik, mengalami upgrade. 

"Bait" sama dengan gereja yang telah menjadi rumah Tuhan. Itulah kehidupan kita yang harus dibangun. Itulah yang dibangun oleh Yakub.

Kebanyakan orang Kristen mengaku sebagai orang percaya.
Mudah menjadi orang percaya. Menerima tawaran anugerah keselamatan dari Tuhan Yesus Kristus, bertobat, menangis, bersaksi telah bertemu Tuhan, lalu dibaptis menyatakan iman kita; maka jadilah kita sebagai orang percaya.

Tidak cukup menjadi orang percaya – harus menjadi Gereja.
Tidaklah cukup menjadi orang percaya. Setiap orang percaya harus dibangun dan berdiam di dalam rumah rohani, rumah Tuhan, gereja secara spiritual.
Ketika Daud merenungkan kebaikan, pimpinan dan berkat-berkat Tuhan, maka Tuhan memberikan passion kepada Daud untuk masuk dan tinggal dalam rumah-Nya. Ini terlihat seperti di Mazmur 23.

Dengan kematian-Nya kita menjadi orang percaya yang telah menerima keselamatan. Namun hanya dengan kuasa kebangkitan-NYA kita bisa bangkit dan membangun diri menjadi serupa dengan Kristus. selah

Oleh sebab itu Bapa telah memberikan pemberian yang terbesar dalam hidup kita yaitu Roh Kudus; supaya kita diperlengkapi, diajar, diarahkan, dibangun menjadi putra-putraNya yang sejati.

Anak dilahirkan, tetapi PUTRA diberikan (Yes 9:6a).

Bapa TIDAK memberikan bayi Yesus buat kita, tetapi DIA MEMBERIKAN PUTRA-NYA YANG TUNGGGAL

Sebagai bayi YESUS tidak membawa kemuliaan Bapa, tetapi Dia menanggalkan-Nya, mengosongkan diri-Nya. Tetapi ketika Firman menyadi nyata, Dia membawa kemuliaan yang ada di sorga.

Yoh 14:2 Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu.

Yesus Kristus harus kembali kepada Bapa untuk menyiapkan (to prepare) tempat tinggal (mansions, bait) Yoh 14:2.  Ini bukan rumah-rumah yang akan kita tempati kelak di sorga, karena hanya ada 1 rumah, yaitu rumah Bapa (in My Father's house). Bapa merumahi kita semua, bukan sebagai orang percaya, tetapi sebagai putra-putra-NYA. selah

Di dalam kerajaan Thailand tidak semua orang yang dilahirkan di Thailand itu tinggal di rumah raja; hanya anak-anak dan putra-putra raja yang berhak tinggal di istana.

ORANG PERCAYA BAGAIKAN DOMBA-DOMBA
Orang percaya itu bagaikan domba-domba yang lemah, yang digembalakan, dibawa ke padang rumput yang hijau. Mereka tidak punya keberanian dan kekuatan untuk mencari padang rumput sendiri. Sebab itu kawanan domba selalu mencari berkat-berkat, selalu menuntut kepada gembalanya. Jika tuntutan mereka tidak dipenuhi domba akan keluar dari kandangnya, lari dari kawanannya dan mudah-mudahan tidak tersesat.

Kawanan domba harus terus dijagai dan dilindungi oleh gembalanya dengan gada dan tongkat karena selalu terancam. Domba-domba masih terus bergumul dengan keselamatan mereka.

Domba-domba tidak pernah berani menghadapi musuh, sebab mereka adalah kawanan yang lemah. Banyak domba mudah tersesat dan keluar dari kawanan dan harus dicari oleh gembalanya.  Tetapi bagaimana pun kawanan domba-domba yang sisa akan selalu kembali ke kandang, sebab BAGAIMANA PUN JUGA DOMBA-DOMBA TINGGAL DI KANDANG, BUKAN DI RUMAH.

GAMBARAN GEREJA LOKAL YANG SEPERTI KANDANG DOMBA
Selama punya 4 kaki, domba akan tetap domba yang terus berpindah kandang, terus mencari berkat, terus menuntut gembalanya. Sementara kumpulan jemaat gereja yang demikian adanya, terus berputar-putar seperti gereja padang gurun.
Gembalanya terus kelimpungan menghadapi tuntutan domba-dombanya. Gembalanya terus berusaha menghibur jemaatnya dengan "gada dan tongkatnya."

Untuk memuaskan domba-dombanya, ia mulai membagi domba-dombanya ke dalam kelompok-kelompok. Ada kelompok sekolah minggu, anak remaja, single, pasutri, lansia, dlsb. Untuk mengatasi banyaknya keluhan dan tuntutan dari domba-domba, gembala membuka pelayanan konsultasi, dlsb. Semua dilakukan untuk memanage gerejanya menjadi lebih baik. Tidak menyadari bahwa gerejanya sudah mirip gereja kandang.

Karena terlalu sibuk menyiapkan materi untuk khotbah, ia membuat persiapan yang lebih baik. Ia membuat daftar thema untuk beberapa bulan ke depan; bahkan setahun penuh. Thema-themanya disesuaikan dengan hari-hari besar keagamaan - Natal - Tahun Baru - Jum'at Agung - Paskah, dst. Mungkin karena jemaatnya kebanyakan orang Tiong Hoa, pada waktu Imlek ia juga menyiapkan thema khusus Imlek. Saking pusingnya, kadang ia bertanya kepada jemaat yang sudah senior, kepada kepala seksi-seksi, tentang thema yang harus dia berikan kepada seluruh jemaat. Atas saran mereka, ia masukkan unsur2 yang lebih banyak humornya, lucunya buat kaum remaja, pemuda-pemudi; walau pun thema khotbahnya sama.

Akhirnya karena beratnya tekanan yang bertubi-tubi selama bertahun-tahun, banyaknya perselisihan di antara pengurus gereja dan majelis, dan  belum lagi urusan keluarganya sendiri, sang gembala meninggal dengan tenang alias mati muda.
Itukah gereja yang Tuhan inginkan?

MENJADI GEREJA YANG SIAP DIBANGUN
Daud mengalami upgrade ketika ia berpindah dari kandang dan masuk ke dalam rumah Tuhan. Ketika kakinya sudah dipotong dari 4 menjadi 2, ia menjadi anak dalam rumah.
Daud mulai mengalami rest, tidak lagi dikejar-kejar musuh, tidak lagi pernah dijarah seperti yang terjadi di Ziklag. Daud sampai pada kesadaran bahwa tidak selamanya ia menjadi domba. Maka saat itu ia berseru bahwa ia akan diam (rest) dalam rumah Tuhan sepanjang masa.

Gereja harus bertransformasi menjadi rumah Tuhan, di mana Tuhan selalu hadir.

ORANG PERCAYA VS GEREJA (DOMBA-DOMBA VS ANAK2 DALAM RUMAH)


ORANG PERCAYA (DOMBA-DOMBA)
1. Orang percaya dilahirkan dalam Kerajaan
2. Orang percaya hanya percaya kepada Tuhan. 
Percaya Tuhan sebagai gembala, bukan/tidak percaya kepada manusia sebagai gembala (Atau belum tentu percaya kepada Anak Manusia Maz 23).
3. Hidup sebagai domba, tinggal di padang rumput dan di kandang.
4. Hanya bisa menikmati berkat Tuhan, bukan berkat Bapa.
5. Sangat lemah mudah diserang. Mudah tersesat.
6. Bergereja hanya rutinitas seperti Gereja padang gurun
7. Karena tidak hidup dalam rumah, maka tidak terbangun menurut pola rumah Tuhan
8. Orang percaya banyak menuntut. Belum / tidak alami upgrade dan update oleh karena sikap menuntutnya itu.
9. Tidak memiliki hati yang berkorban, cenderung ego sentris.
10. Tidak memiliki mentor / bapa rohani  /rumah rohani, seperti Lot setelah berpisah dari Abraham. Walau pun Lot itu orang benar di mata Tuhan, tapi tidak terbangun hidupnya, malah berakhir dengan kesia-siaan.
11. Tidak mengetahui destiny/takdir yang  Tuhan telah tetapkan buat hidup nya; jadi tidak memiliki / mengejar destiny nya.
12. Oleh karena itu tidak bisa mencapai destiny/takdir yang Tuhan tetapkan / tidak bisa sampai pada garis akhir.
13. Tidak bisa menjadi mempelai wanita; tidak bisa menyatu dengan Kristus.
14. Tidak bisa menjadi alat Tuhan yang efektif, karena perabot tersedia selalu dalam rumah untuk tujuan Tuhan bagi pekerjaan yang baik.

GEREJA / ANAK DALAM RUMAH /MURID
1. Anak dilahirkan di dalam rumah rohani
2. Sangat suka firman; selalu ingin susu yang murni dan yang rohani, 1 Pet 2:2.
1 Petrus 2:2  Dan jadilah sama seperti bayi yang baru lahir, yang selalu ingin akan air susu yang murni dan yang rohani, supaya olehnya kamu bertumbuh dan beroleh keselamatan.
3. Percaya kepada bapa rohani /mentor yang menjadi anugerah bagi hidupnya, selain percaya kepada Tuhan.  Percaya kepada Yesus sebagai Anak Manusia.
Yohanes 14:1-2  "Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepada-Ku.
4. Anak tidak bisa menuntut karena tidak memiliki hak.  Anak tidak berhak memilih bapa.  Anak bungsu hanya bisa meminta warisan bagiannya, tidak bisa menuntut bagian / milik bapanya.
5.  Hanya anak yang bisa menikmati apa yang dimiliki / bagian bapa / semua yang tersedia di dalam rumah. Si sulung merasa dirinya sebagai hamba yang hanya berhak atas upah, tidak bisa menikmati apa yang ada di dalam rumah.
Luk 15:31 Kata ayahnya kepadanya: Anakku, engkau selalu bersama-sama dengan aku, dan segala kepunyaanku adalah kepunyaanmu.
Yang tersedia dalam rumah: perlindungan, firman yang murni, kekuatan dan semua berkat rohani(efesus 2).
7. Rela, menyediakan diri disunat (didisiplin, ditegur,dihajar) oleh bapa dalam rumah (bapa rohani/mentor)

BAYI YESUS
Kelahiran Yesus yang telah dinubuatkan ribuan tahun sebelumnya oleh para nabi, telah membuat takut penguasa dan raja-raja bumi ini, terutama Herodes.

Bayi Yesus merupakan ancaman musuh-musuh Tuhan di dunia ini.

Seorang bayi yang baru lahir dalam Alkitab bahasa Yunani (Strong's Concordance) disebut brephos. Bahasa Inggris: babes.

Jadi jika Anda dilahirkan ke dalam rumah – sebagai gereja- walau pun masih brephos, Anda adalah ancaman bagi musuh Tuhan / si jahat. Anda bukan lagi domba yang lemah. Bandingkan dengan orang percaya / domba yang selalu merasa terancam.

Rumah memiliki fondasi, tembok, pagar dan atap, yang merupakan perlindungan.

Jadi jika Anda dilahirkan ke dalam rumah, walau pun masih brephos, Anda adalah ancaman bagi musuh Tuhan.

Ada pula istilah NEPIOS / NEPION seperti di Mat 21:16
Lalu mereka berkata kepada-Nya: "Engkau dengar apa yang dikatakan anak-anak ini?" Kata Yesus kepada mereka: "Aku dengar; belum pernahkah kamu baca: Dari mulut bayi-bayi dan anak-anak yang menyusu (nepion, nepios) Engkau telah menyediakan puji-pujian?

Nepios adalah orang-orang yang ada dalam rumah rohani,  tapi tidak bertumbuh sebagaimana mestinya; karena itu mereka masih memerlukan susu (Ibrani 5:11-14).
Ibrani 5:11-12  Tentang hal itu banyak yang harus kami katakan, tetapi yang sukar untuk dijelaskan, karena kamu telah lamban dalam hal mendengarkan. Sebab sekalipun kamu, ditinjau dari sudut waktu, sudah seharusnya menjadi pengajar, kamu masih perlu lagi diajarkan asas-asas pokok dari penyataan Allah, dan kamu masih memerlukan susu, bukan makanan keras.

Walau pun demikian mereka, Nepios tau bagaimana memuji-muji Allah.  Level mereka bahkan lebih tinggi daripada para imam di hadapan Tuhan. Sebab mereka adalah anak-anak dalam rumah dan Tuhan menyediakan puji-pujian.

Dalam membangun orang percaya menjadi gereja, dari Mazmur 23 harus beralih ke Mazmur 127.

Mazmur 127:1 Nyanyian ziarah Salomo. Jikalau bukan TUHAN yang membangun rumah, sia-sialah usaha orang yang membangunnya; jikalau bukan TUHAN yang mengawal kota, sia-sialah pengawal berjaga-jaga. 127:2 Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi dan duduk-duduk sampai jauh malam, dan makan roti yang diperoleh dengan susah payah--sebab Ia memberikannya kepada yang dicintai-Nya pada waktu tidur.

Domba hanya mengkonsumsi tidak bisa memberi. Selalu membutuhkan perlindungan karena domba lemah tidak berdaya. Tetapi seorang anak bisa bertumbuh dan upgrade menjadi anak panah di tangan pahlawan.

Mazmur 127:3-4  Sesungguhnya, anak-anak lelaki adalah milik pusaka dari pada TUHAN, dan buah kandungan adalah suatu upah. Seperti anak-anak panah di tangan pahlawan, demikianlah anak-anak pada masa muda.

Jika ada anak spiritual (brephos) yang dilahirkan di dalam gereja, itu merupakan suatu upah bagi pastor/pemimpin. Brephos bukan lagi domba/sekedar beliver.

Jadi believer dilahirkan dalam Kerajaan, lalu dilahirkan di rumah Tuhan, menjadi gereja.

Seorang anak tumbuh / dibangun menjadi putra. Mereka seperti anak-anak panah, lalu menjadi anak-anak panah pilihan.  Sang bapa dalam rumah bukan lagi sekedar pastor. Dia tidak lagi ngurusin yang ecek-ecek. Pastor sekarang menjadi pahlawan bagi Kerajaan Tuhan.

Mazmur 127:5  Berbahagialah orang yang telah membuat penuh tabung panahnya dengan semuanya itu. Ia tidak akan mendapat malu, apabila ia berbicara dengan musuh-musuh di pintu gerbang.

Anak-anak panah pilihan adalah orang-orang strategis.

Di Kisah Para Rasul 6, terpilih 7 orang pelayan meja (diaken), yaitu 7 orang yang memiliki reputasi baik dan penuh Roh dan berhikmat termasuk mereka adalah Stefanus dan Filipus. Mereka tadinya cuma pelayan meja, sekarang menjadi orang-orang strategis.

Hanya dalam rumah ada REST. Ada damai sejahtera. Tidak ada ketakutan dan kekhawatiran. Tidak ada pertentangan antara rohmu dan Firman. Tidak ada benih lain lagi.  Rumah terjaga dan terkawal Maz 127.

Tuhan melakukan proses dari orang dunia menjadi milik Bapa. Mereka dilahirkan baru, lalu dibangun di dalam rumah. Menjadi milik Yesus.
Yohanes 17:6,9,10,   Aku telah menyatakan nama-Mu kepada semua orang, yang Engkau berikan kepada-Ku dari dunia. Mereka itu milik-Mu dan Engkau telah memberikan mereka kepada-Ku dan mereka telah menuruti firman-Mu.
Aku berdoa untuk mereka. Bukan untuk dunia Aku berdoa, tetapi untuk mereka, yang telah Engkau berikan kepada-Ku, sebab mereka adalah milik-Mu
dan segala milik-Ku adalah milik-Mu dan milik-Mu adalah milik-Ku, dan Aku telah dipermuliakan di dalam mereka.
Yohanes17:23 Aku di dalam mereka dan Engkau di dalam Aku supaya mereka sempurna menjadi satu, agar dunia tahu, bahwa Engkau yang telah mengutus Aku dan bahwa Engkau mengasihi mereka, sama seperti Engkau mengasihi Aku.

Aku di dalam mereka dan Engkau di dalam Aku supaya mereka sempurna menjadi satu. Ini adalah rumah Tuhan!

Jadi milik kepunyaan Yesus Kristus adalah hanya mereka yang ada dalam rumah.




Postingan populer dari blog ini

Mengatasi Spirit Amalek

Perang Melawan Spirit Amalek Dari Generasi ke Generasi Spirit Amalek adalah spirit cinta akan uang, keserakahan, egoisme, spirit familiarity (minta dimaklumi oleh Tuhan untuk suatu perbuatan yang dipandang baik). Spirit Amalek membuat orang percaya menjadi batu sandungan, mencari kesempatan dari kelemahan orang, bahkan menahan kegerakan Tuhan. Kita melihat spirit keserakahan yang sama beroperasi di banyak pemimpin Gereja , bahkan hari ini. L ebih dari apa pun, hal ini telah mendiskualifikasi mereka untuk mengecap firman yang baik dan karunia-karunia dunia yang akan datang ( from ruling in the Tabernacles Age to come, Ibrani 6:5) . Kisah Purim kembali ke waktu ketika orang Amalek menyerang Israel beberapa minggu setelah mereka meninggalkan Mesir di bawah Musa. Kisah ini dicatat dalam Keluaran 17: 8-16. Setelah pertempuran .... (14) Lalu berkatalah TUHAN kepada Musa, "Tulis kanlah semuanya ini dalam sebuah kitab sebagai tanda peringatan, dan ingatkanlah kep...

Delusi Ego Manusia

Umat ​​manusia percaya bahwa dirinya adalah tuhan (oleh karena kehendak bebas yang dimilikinya), dan hanya tunduk pada dirinya sendiri — tetapi ia hanyalah manusia fana yang tertipu oleh si jahat. Saya ingin membuktikan anggapan ini dengan mengutip kisah menara Babel. Kejadian 11:6 (TB) dan Ia berfirman: "Mereka ini satu bangsa dengan satu bahasa untuk semuanya. Ini barulah permulaan usaha mereka; mulai dari sekarang apa pun juga yang mereka rencanakan, tidak ada yang tidak akan dapat terlaksana. Perhatikan "mulai dari sekarang apa pun juga yang mereka rencanakan, tidak ada yang tidak akan dapat terlaksana" . Artinya, Allah pun mengakui bahwa kekuatan dari kesatuan dan kesepatan manusia yang memilih memakai kehendak bebasnya, tanpa sedikitpun faktor Tuhan.  Justru mereka merasa jadi tuhan. Mereka membangun gambar diri (image) mereka dan mencari nama atau reputasinya. Padahal Tuhanlah yang ingin menjadikan mereka serupa dan segambar (image) dengan diriNya. Tapi bukan ...

Efesus 3:16-20 - DOA PAULUS

MEMPERBESAR KAPASITAS ROH Efesus 3:16-20 3:16  Aku berdoa supaya Ia, menurut kekayaan   kemuliaan-Nya, menguatkan dan meneguhkan kamu oleh Roh-Nya di dalam batinmu, 3:17 sehingga oleh imanmu Kristus diam di dalam hatimu dan kamu berakar serta berdasar di dalam kasih. 3:18 Aku berdoa, supaya kamu bersama-sama dengan segala orang kudus dapat memahami, betapa lebarnya dan panjangnya dan tingginya dan dalamnya kasih Kristus, 3:19 dan dapat mengenal kasih itu, sekalipun ia melampaui segala pengetahuan. Aku berdoa, supaya kamu dipenuhi di dalam seluruh kepenuhan Allah. 3:20 Bagi Dialah, yang dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita, Doa yang disampaikan  dalam Efesus 3: 16-20 pada dasarnya ada lima hal yang  rasul Paulus doakan agar mereka dan kita memiliki: ...

ROH YANG TANPA BATAS (Bagian 1) - The Boundless Spirit UR #225

Berikut adalah catatan  dari khotbah THE UPPER ROOM 225 oleh Dr. Jonathan David pada tanggal 24 Maret 2026 yang berjudul "ROH YANG TANPA BATAS (Bagian 1)" : THE UPPER ROOM 225 - 24 Maret 2026 ROH YANG TANPA BATAS (Bagian 1) Pembicara: Dr. Jonathan David 1. Pendahuluan & Doa Pembuka Pencurahan Terakhir: Tuhan berfirman akan ada pencurahan terakhir Roh Kudus yang akan mengakhiri segalanya dan memulai zaman baru, yaitu zaman kebenaran . Manifestasi Roh Kudus: Roh Kudus akan membawa umat-Nya kepada kebenaran, pewahyuan, pengertian, hikmat, dan memberikan informasi rahasia serta pengertian mendalam yang hanya diberikan oleh surga . Musuh tidak akan bisa memotong informasi atau apa yang Tuhan katakan kepada kita . Kisah Mendengar Suara Tuhan: Pembicara menceritakan pengalaman tentang seorang wanita yang mengaku bersedia membayar 1 juta dolar untuk bisa mendengar suara Tuhan . Namun, ketika ditawari CD dan catatan khotbah seharga USD 55, wanita tersebut mengeluh mahal...

MASUK PADA MASA PENGGENAPAN FIRMAN

Kita adalah generasi yang masuk pada masa penggenapan firman. Namun walau pun sudah mendapatkan banyak perkataan Tuhan, penglihatan, nubuatan dan seterusnya, tetap saja seringkali kita merasa bingung, buntu bahkan sebagian orang menjadi tidak percaya, banyak mengeluh, bersungut-sungut dan undur. Penyebabnya adalah karena kita fokus pada persoalan dan terpengaruh keadaan, hal-hal yang sifatnya natural. Demikian halnya dengan Yosua ketika ia memandangi tembok Yerikho, setelah bangsa Israel telah menyeberang sungai Yordan, di seberang Yerikho.

YUSUF ARITMATEA MENJADI GENERASI PENGGENAP

gambar: myeastercandy.blogspot.co.id Ada orang-orang yang Tuhan sudah siapkan dan tetapkan untuk menjadi pelaksana dari firman-Nya. Di saat saat kritis dan penting banyak orang terkejut,  tidak menyangka, ada orang-orang yang bisa melakukan hal-hal yang kristis. Nama Yusuf dari Arimatea baru muncul di saat-saat kematian Yesus. Dia bukan termasuk 12 murid Yesus. Tidak juga termasuk 70 murid Yesus atau 500 murid Yesus yang lainnya. Yusuf Arimatea tiba-tiba muncul di saat yang kritis sekali.  Ketika tidak ada seorang pun yang tidak punya akses kepada Pontius Pilatus, ternyata muncul Yusuf dari Arimatea. Ketika itu murid-murid Yesus yang sudah mengikuti Dia tiga setengah tahun lamanya semua lari meninggalkan Yesus dan tercerai-berai. Jadi siapa yang akan menguburkan mayat Yesus dengan layak? Siapa yang bisa menggenapkan firman perkataan Tuhan?   Membuat kita terkejut; kapan Tuhan menyiapkannya?  Alkitab hanya menyebut dia adalah seseorang yang berasal da...

Upper Room 35 – DR. Jonathan David

  Dobel dekade sorga terbuka, ketajaman profetik, posisi strategis dan demonstrasi Roh adalah anugerah yang diberikan Tuhan Yang Mahatinggi untuk kita menghadapi tantangan 20 tahun hari-hari terakhir ini (2019-2039). 08-02-2022 Sorga terbuka dan Roh Kudus turun. Sekarang aku bisa memulai pelayanan. Hal-hal supranatural akan mengambil alih. Roh Kudus jadilah pemimpinku sebagaimana Kau memimpin Kristus. Kesaksian dari Roh, bahwa aku adalah anak Allah yang hidup, bergabung dengan Kristus dan mewarisi yang Tuhan sediakan. Ketajaman profetik, dobel dekade sorga terbuka, posisi strategis dan demonstrasi Roh akan jadi porsi hidup kami dalam 2 dekade sorga terbuka 2019-2039. Selama 40 hari 40 malam Goliath menantang orang Israel.   Daud membangkitkan keberaniannya ketika Isai memberikan tugas mengantar makanan. Pergi dan lihat. Dia dengarkan nasihat bapanya dan tugas itu sudah diset. Berapa banyak yang mentaati bapa rohani? Kita kehilangan pesan itu. Dan Bileam dicemari oleh...

Rumah Rohani

POLA   RUMAH   ROHANI Ps. Ir. Djonny Tambunan Sekaranglah waktunya, apa yang pernah saudara terima perkataan Tuhan itu, janji Tuhan, nubuatan itu, maka kita akan menerimanya, kita akan menikmatinya dan kita akan menggenapinya. Jangan lihat ke belakang. Tuhan berkata: Apa yang Ku firmankan akan Ku genapi segera dengan sempurna. Kapan kita siap? Selama kita tidak siap tidak akan tergenapi. Kalo kita mengambil sikap seperti binatang-binatang yang masuk ke dalam bahterah Nuh, maka kita akan masuk. Nuh hanya menyediakan satu jenis makanan bagi semua binatang. Semua orang yang mengambil sikap seperti Ishak itulah yang akan menerima warisan.   Harta yang berharga tidak diberikan kepada mereka yang bersikap seperti anjing dan babi. Apa yang membuat kita masuk atau tidak adalah keputusan kita sendiri, sikap kita sendiri. Jangan minta waktu, karena waktu tidak bisa mengubah saudara , tapi apa merubah kita adalah keputusan kita. Lupakan yang di belakangmu, apakah...

Kepenuhan keallahan (the fullness of the Godhead) di dalam Yesus dan Orang Percaya (MKS #42)

Ringkasan: Khotbah Ps. Djonny ini masih membahas konsep iman yang hidup melalui teladan perjalanan hidup Abraham . Bahwa iman sejati bukan sekadar pengakuan, melainkan harus diwujudkan melalui perbuatan nyata yang mendasari setiap keputusan hidup sehari-hari. Penulis menjelaskan bahwa ketika seseorang lahir baru, mereka menerima benih ilahi dan potensi Allah yang harus dikembangkan hingga mencapai kedewasaan spiritual. Melalui ketaatan Abraham, Allah menyingkapkan rahasia kerajaan-Nya yang kemudian diwariskan secara spiritual kepada generasi berikutnya sebagai keturunan Abraham . Fokus utama narasi ini adalah ajakan bagi jemaat untuk bertumbuh dewasa dan tidak menjadi bayi rohani agar dapat menerima janji warisan ilahi . Akhirnya, iman tersebut dipandang sebagai kunci untuk menampilkan dimensi rupa Allah dan mengalahkan kuasa maut di dunia. Ibadah JMD Bandung 14 Juni 2026 - Manusia Kerajaan Sorga 42" Berikut adalah ringkasan poin-poin penting serta penjelasan detailnya:...

Membangun Benteng Perlindungan

SATE 10 December 2020   Bacalah terlebih dahulu: Ibrani 8:7-10, Ayub 1:1 Sebagaimana iblis dapat membuat benteng di dalam pikiran manusia, Allah juga dapat membuat benteng di dalam manusia. Ayub mempunyai empat karakter yang menonjol di dalam kehidupannya yaitu saleh, jujur, takut akan Allah dan menjauhi kejahatan. Ketika iblis melakukan berbagai pencobaan kepada Ayub seiijin dari Allah, dimulai dari kehilangan anak-anaknya, kesehatannya, istrinya, bahkan dijauhi oleh teman-temannya. Tetapi ketika masalah tersebut muncul, Ayub tetap kuat dan karakter Ayub tetap sama, karena Allah sudah membangun terlebih dahulu banteng dan kubu di dalam pikiran Ayub! Sehingga berkali-kali Alkitab mengatakan bahwa Ayub itu tidak berdosa.   Allah membangun di dalam roh, dengan cara menaruh dan menuliskan hukumNya di dalam akal budi manusia. yaitu melaui mendengarkan dan merenungkan firman sehingga Allah menjadi Allah mereka, dan manusia menjadi umatNya.   *#1. Bagaimana Allah bisa berhasil ...