Langsung ke konten utama

ANDA ORANG PERCAYA?


Maz 127:1 Nyanyian ziarah Salomo. Jikalau bukan TUHAN yang membangun rumah, sia-sialah usaha orang yang membangunnya; jikalau bukan TUHAN yang mengawal kota, sia-sialah pengawal berjaga-jaga.

gbr: youtube.com

Daud pernah hampir tergelincir (Maz 73:2) dan bahkan telah melakukan dosa. Namun pada dasarnya Daud adalah orang yang takut akan Tuhan, sehingga ia tidak pernah lagi melakukan kesalahan yang sama.

Di Maz 127 Daud mengerti bagaimana harusnya ia membangun hidup Salomo. 

Ziarah artinya ascent, menaik, mengalami upgrade. 

"Bait" sama dengan gereja yang telah menjadi rumah Tuhan. Itulah kehidupan kita yang harus dibangun. Itulah yang dibangun oleh Yakub.

Kebanyakan orang Kristen mengaku sebagai orang percaya.
Mudah menjadi orang percaya. Menerima tawaran anugerah keselamatan dari Tuhan Yesus Kristus, bertobat, menangis, bersaksi telah bertemu Tuhan, lalu dibaptis menyatakan iman kita; maka jadilah kita sebagai orang percaya.

Tidak cukup menjadi orang percaya – harus menjadi Gereja.
Tidaklah cukup menjadi orang percaya. Setiap orang percaya harus dibangun dan berdiam di dalam rumah rohani, rumah Tuhan, gereja secara spiritual.
Ketika Daud merenungkan kebaikan, pimpinan dan berkat-berkat Tuhan, maka Tuhan memberikan passion kepada Daud untuk masuk dan tinggal dalam rumah-Nya. Ini terlihat seperti di Mazmur 23.

Dengan kematian-Nya kita menjadi orang percaya yang telah menerima keselamatan. Namun hanya dengan kuasa kebangkitan-NYA kita bisa bangkit dan membangun diri menjadi serupa dengan Kristus. selah

Oleh sebab itu Bapa telah memberikan pemberian yang terbesar dalam hidup kita yaitu Roh Kudus; supaya kita diperlengkapi, diajar, diarahkan, dibangun menjadi putra-putraNya yang sejati.

Anak dilahirkan, tetapi PUTRA diberikan (Yes 9:6a).

Bapa TIDAK memberikan bayi Yesus buat kita, tetapi DIA MEMBERIKAN PUTRA-NYA YANG TUNGGGAL

Sebagai bayi YESUS tidak membawa kemuliaan Bapa, tetapi Dia menanggalkan-Nya, mengosongkan diri-Nya. Tetapi ketika Firman menyadi nyata, Dia membawa kemuliaan yang ada di sorga.

Yoh 14:2 Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu.

Yesus Kristus harus kembali kepada Bapa untuk menyiapkan (to prepare) tempat tinggal (mansions, bait) Yoh 14:2.  Ini bukan rumah-rumah yang akan kita tempati kelak di sorga, karena hanya ada 1 rumah, yaitu rumah Bapa (in My Father's house). Bapa merumahi kita semua, bukan sebagai orang percaya, tetapi sebagai putra-putra-NYA. selah

Di dalam kerajaan Thailand tidak semua orang yang dilahirkan di Thailand itu tinggal di rumah raja; hanya anak-anak dan putra-putra raja yang berhak tinggal di istana.

ORANG PERCAYA BAGAIKAN DOMBA-DOMBA
Orang percaya itu bagaikan domba-domba yang lemah, yang digembalakan, dibawa ke padang rumput yang hijau. Mereka tidak punya keberanian dan kekuatan untuk mencari padang rumput sendiri. Sebab itu kawanan domba selalu mencari berkat-berkat, selalu menuntut kepada gembalanya. Jika tuntutan mereka tidak dipenuhi domba akan keluar dari kandangnya, lari dari kawanannya dan mudah-mudahan tidak tersesat.

Kawanan domba harus terus dijagai dan dilindungi oleh gembalanya dengan gada dan tongkat karena selalu terancam. Domba-domba masih terus bergumul dengan keselamatan mereka.

Domba-domba tidak pernah berani menghadapi musuh, sebab mereka adalah kawanan yang lemah. Banyak domba mudah tersesat dan keluar dari kawanan dan harus dicari oleh gembalanya.  Tetapi bagaimana pun kawanan domba-domba yang sisa akan selalu kembali ke kandang, sebab BAGAIMANA PUN JUGA DOMBA-DOMBA TINGGAL DI KANDANG, BUKAN DI RUMAH.

GAMBARAN GEREJA LOKAL YANG SEPERTI KANDANG DOMBA
Selama punya 4 kaki, domba akan tetap domba yang terus berpindah kandang, terus mencari berkat, terus menuntut gembalanya. Sementara kumpulan jemaat gereja yang demikian adanya, terus berputar-putar seperti gereja padang gurun.
Gembalanya terus kelimpungan menghadapi tuntutan domba-dombanya. Gembalanya terus berusaha menghibur jemaatnya dengan "gada dan tongkatnya."

Untuk memuaskan domba-dombanya, ia mulai membagi domba-dombanya ke dalam kelompok-kelompok. Ada kelompok sekolah minggu, anak remaja, single, pasutri, lansia, dlsb. Untuk mengatasi banyaknya keluhan dan tuntutan dari domba-domba, gembala membuka pelayanan konsultasi, dlsb. Semua dilakukan untuk memanage gerejanya menjadi lebih baik. Tidak menyadari bahwa gerejanya sudah mirip gereja kandang.

Karena terlalu sibuk menyiapkan materi untuk khotbah, ia membuat persiapan yang lebih baik. Ia membuat daftar thema untuk beberapa bulan ke depan; bahkan setahun penuh. Thema-themanya disesuaikan dengan hari-hari besar keagamaan - Natal - Tahun Baru - Jum'at Agung - Paskah, dst. Mungkin karena jemaatnya kebanyakan orang Tiong Hoa, pada waktu Imlek ia juga menyiapkan thema khusus Imlek. Saking pusingnya, kadang ia bertanya kepada jemaat yang sudah senior, kepada kepala seksi-seksi, tentang thema yang harus dia berikan kepada seluruh jemaat. Atas saran mereka, ia masukkan unsur2 yang lebih banyak humornya, lucunya buat kaum remaja, pemuda-pemudi; walau pun thema khotbahnya sama.

Akhirnya karena beratnya tekanan yang bertubi-tubi selama bertahun-tahun, banyaknya perselisihan di antara pengurus gereja dan majelis, dan  belum lagi urusan keluarganya sendiri, sang gembala meninggal dengan tenang alias mati muda.
Itukah gereja yang Tuhan inginkan?

MENJADI GEREJA YANG SIAP DIBANGUN
Daud mengalami upgrade ketika ia berpindah dari kandang dan masuk ke dalam rumah Tuhan. Ketika kakinya sudah dipotong dari 4 menjadi 2, ia menjadi anak dalam rumah.
Daud mulai mengalami rest, tidak lagi dikejar-kejar musuh, tidak lagi pernah dijarah seperti yang terjadi di Ziklag. Daud sampai pada kesadaran bahwa tidak selamanya ia menjadi domba. Maka saat itu ia berseru bahwa ia akan diam (rest) dalam rumah Tuhan sepanjang masa.

Gereja harus bertransformasi menjadi rumah Tuhan, di mana Tuhan selalu hadir.

ORANG PERCAYA VS GEREJA (DOMBA-DOMBA VS ANAK2 DALAM RUMAH)


ORANG PERCAYA (DOMBA-DOMBA)
1. Orang percaya dilahirkan dalam Kerajaan
2. Orang percaya hanya percaya kepada Tuhan. 
Percaya Tuhan sebagai gembala, bukan/tidak percaya kepada manusia sebagai gembala (Atau belum tentu percaya kepada Anak Manusia Maz 23).
3. Hidup sebagai domba, tinggal di padang rumput dan di kandang.
4. Hanya bisa menikmati berkat Tuhan, bukan berkat Bapa.
5. Sangat lemah mudah diserang. Mudah tersesat.
6. Bergereja hanya rutinitas seperti Gereja padang gurun
7. Karena tidak hidup dalam rumah, maka tidak terbangun menurut pola rumah Tuhan
8. Orang percaya banyak menuntut. Belum / tidak alami upgrade dan update oleh karena sikap menuntutnya itu.
9. Tidak memiliki hati yang berkorban, cenderung ego sentris.
10. Tidak memiliki mentor / bapa rohani  /rumah rohani, seperti Lot setelah berpisah dari Abraham. Walau pun Lot itu orang benar di mata Tuhan, tapi tidak terbangun hidupnya, malah berakhir dengan kesia-siaan.
11. Tidak mengetahui destiny/takdir yang  Tuhan telah tetapkan buat hidup nya; jadi tidak memiliki / mengejar destiny nya.
12. Oleh karena itu tidak bisa mencapai destiny/takdir yang Tuhan tetapkan / tidak bisa sampai pada garis akhir.
13. Tidak bisa menjadi mempelai wanita; tidak bisa menyatu dengan Kristus.
14. Tidak bisa menjadi alat Tuhan yang efektif, karena perabot tersedia selalu dalam rumah untuk tujuan Tuhan bagi pekerjaan yang baik.

GEREJA / ANAK DALAM RUMAH /MURID
1. Anak dilahirkan di dalam rumah rohani
2. Sangat suka firman; selalu ingin susu yang murni dan yang rohani, 1 Pet 2:2.
1 Petrus 2:2  Dan jadilah sama seperti bayi yang baru lahir, yang selalu ingin akan air susu yang murni dan yang rohani, supaya olehnya kamu bertumbuh dan beroleh keselamatan.
3. Percaya kepada bapa rohani /mentor yang menjadi anugerah bagi hidupnya, selain percaya kepada Tuhan.  Percaya kepada Yesus sebagai Anak Manusia.
Yohanes 14:1-2  "Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepada-Ku.
4. Anak tidak bisa menuntut karena tidak memiliki hak.  Anak tidak berhak memilih bapa.  Anak bungsu hanya bisa meminta warisan bagiannya, tidak bisa menuntut bagian / milik bapanya.
5.  Hanya anak yang bisa menikmati apa yang dimiliki / bagian bapa / semua yang tersedia di dalam rumah. Si sulung merasa dirinya sebagai hamba yang hanya berhak atas upah, tidak bisa menikmati apa yang ada di dalam rumah.
Luk 15:31 Kata ayahnya kepadanya: Anakku, engkau selalu bersama-sama dengan aku, dan segala kepunyaanku adalah kepunyaanmu.
Yang tersedia dalam rumah: perlindungan, firman yang murni, kekuatan dan semua berkat rohani(efesus 2).
7. Rela, menyediakan diri disunat (didisiplin, ditegur,dihajar) oleh bapa dalam rumah (bapa rohani/mentor)

BAYI YESUS
Kelahiran Yesus yang telah dinubuatkan ribuan tahun sebelumnya oleh para nabi, telah membuat takut penguasa dan raja-raja bumi ini, terutama Herodes.

Bayi Yesus merupakan ancaman musuh-musuh Tuhan di dunia ini.

Seorang bayi yang baru lahir dalam Alkitab bahasa Yunani (Strong's Concordance) disebut brephos. Bahasa Inggris: babes.

Jadi jika Anda dilahirkan ke dalam rumah – sebagai gereja- walau pun masih brephos, Anda adalah ancaman bagi musuh Tuhan / si jahat. Anda bukan lagi domba yang lemah. Bandingkan dengan orang percaya / domba yang selalu merasa terancam.

Rumah memiliki fondasi, tembok, pagar dan atap, yang merupakan perlindungan.

Jadi jika Anda dilahirkan ke dalam rumah, walau pun masih brephos, Anda adalah ancaman bagi musuh Tuhan.

Ada pula istilah NEPIOS / NEPION seperti di Mat 21:16
Lalu mereka berkata kepada-Nya: "Engkau dengar apa yang dikatakan anak-anak ini?" Kata Yesus kepada mereka: "Aku dengar; belum pernahkah kamu baca: Dari mulut bayi-bayi dan anak-anak yang menyusu (nepion, nepios) Engkau telah menyediakan puji-pujian?

Nepios adalah orang-orang yang ada dalam rumah rohani,  tapi tidak bertumbuh sebagaimana mestinya; karena itu mereka masih memerlukan susu (Ibrani 5:11-14).
Ibrani 5:11-12  Tentang hal itu banyak yang harus kami katakan, tetapi yang sukar untuk dijelaskan, karena kamu telah lamban dalam hal mendengarkan. Sebab sekalipun kamu, ditinjau dari sudut waktu, sudah seharusnya menjadi pengajar, kamu masih perlu lagi diajarkan asas-asas pokok dari penyataan Allah, dan kamu masih memerlukan susu, bukan makanan keras.

Walau pun demikian mereka, Nepios tau bagaimana memuji-muji Allah.  Level mereka bahkan lebih tinggi daripada para imam di hadapan Tuhan. Sebab mereka adalah anak-anak dalam rumah dan Tuhan menyediakan puji-pujian.

Dalam membangun orang percaya menjadi gereja, dari Mazmur 23 harus beralih ke Mazmur 127.

Mazmur 127:1 Nyanyian ziarah Salomo. Jikalau bukan TUHAN yang membangun rumah, sia-sialah usaha orang yang membangunnya; jikalau bukan TUHAN yang mengawal kota, sia-sialah pengawal berjaga-jaga. 127:2 Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi dan duduk-duduk sampai jauh malam, dan makan roti yang diperoleh dengan susah payah--sebab Ia memberikannya kepada yang dicintai-Nya pada waktu tidur.

Domba hanya mengkonsumsi tidak bisa memberi. Selalu membutuhkan perlindungan karena domba lemah tidak berdaya. Tetapi seorang anak bisa bertumbuh dan upgrade menjadi anak panah di tangan pahlawan.

Mazmur 127:3-4  Sesungguhnya, anak-anak lelaki adalah milik pusaka dari pada TUHAN, dan buah kandungan adalah suatu upah. Seperti anak-anak panah di tangan pahlawan, demikianlah anak-anak pada masa muda.

Jika ada anak spiritual (brephos) yang dilahirkan di dalam gereja, itu merupakan suatu upah bagi pastor/pemimpin. Brephos bukan lagi domba/sekedar beliver.

Jadi believer dilahirkan dalam Kerajaan, lalu dilahirkan di rumah Tuhan, menjadi gereja.

Seorang anak tumbuh / dibangun menjadi putra. Mereka seperti anak-anak panah, lalu menjadi anak-anak panah pilihan.  Sang bapa dalam rumah bukan lagi sekedar pastor. Dia tidak lagi ngurusin yang ecek-ecek. Pastor sekarang menjadi pahlawan bagi Kerajaan Tuhan.

Mazmur 127:5  Berbahagialah orang yang telah membuat penuh tabung panahnya dengan semuanya itu. Ia tidak akan mendapat malu, apabila ia berbicara dengan musuh-musuh di pintu gerbang.

Anak-anak panah pilihan adalah orang-orang strategis.

Di Kisah Para Rasul 6, terpilih 7 orang pelayan meja (diaken), yaitu 7 orang yang memiliki reputasi baik dan penuh Roh dan berhikmat termasuk mereka adalah Stefanus dan Filipus. Mereka tadinya cuma pelayan meja, sekarang menjadi orang-orang strategis.

Hanya dalam rumah ada REST. Ada damai sejahtera. Tidak ada ketakutan dan kekhawatiran. Tidak ada pertentangan antara rohmu dan Firman. Tidak ada benih lain lagi.  Rumah terjaga dan terkawal Maz 127.

Tuhan melakukan proses dari orang dunia menjadi milik Bapa. Mereka dilahirkan baru, lalu dibangun di dalam rumah. Menjadi milik Yesus.
Yohanes 17:6,9,10,   Aku telah menyatakan nama-Mu kepada semua orang, yang Engkau berikan kepada-Ku dari dunia. Mereka itu milik-Mu dan Engkau telah memberikan mereka kepada-Ku dan mereka telah menuruti firman-Mu.
Aku berdoa untuk mereka. Bukan untuk dunia Aku berdoa, tetapi untuk mereka, yang telah Engkau berikan kepada-Ku, sebab mereka adalah milik-Mu
dan segala milik-Ku adalah milik-Mu dan milik-Mu adalah milik-Ku, dan Aku telah dipermuliakan di dalam mereka.
Yohanes17:23 Aku di dalam mereka dan Engkau di dalam Aku supaya mereka sempurna menjadi satu, agar dunia tahu, bahwa Engkau yang telah mengutus Aku dan bahwa Engkau mengasihi mereka, sama seperti Engkau mengasihi Aku.

Aku di dalam mereka dan Engkau di dalam Aku supaya mereka sempurna menjadi satu. Ini adalah rumah Tuhan!

Jadi milik kepunyaan Yesus Kristus adalah hanya mereka yang ada dalam rumah.




Postingan populer dari blog ini

Conquering the Mountains of Governance and Political (UR #237)

Khotbah  Dr. Tunde Bakare dalam acara ISC 2025 membahas peran strategis orang percaya di gunung politik dan pemerintahan . Beliau menekankan pentingnya memiliki pola atau cetak biru ilahi serta karakter yang murni sebelum terlibat dalam kepemimpinan publik agar tidak tercemar oleh sistem dunia. Melalui berbagai rujukan Alkitab, ia menjelaskan bahwa Tuhan akan membangkitkan pemimpin-pemimpin profetik untuk menggantikan sistem yang korup dan menindas rakyat. Bakare juga membagikan pengalaman pribadinya di Nigeria tentang bagaimana kekuatan doa dan nubuat mampu mempengaruhi arah politik nasional serta menentang rezim yang tidak adil. Inti dari pesan ini adalah panggilan bagi generasi muda untuk menjadi agen perubahan yang berani merebut kembali pengaruh di berbagai bidang budaya demi kesejahteraan bangsa. Narasi ini ditutup dengan penegasan bahwa kepemimpinan yang takut akan Tuhan adalah kunci utama yang membedakan kemajuan suatu negara dari keterpurukannya. Berikut adalah c...

Peran Roh Kudus (MKS #49)

  "Manusia Kerajaan Sorga 49", berfokus pada rencana ilahi Allah bagi umat manusia dan bagaimana individu dapat menyelaraskan hidup mereka dengan kehendak-Nya. Ditekankan bahwa orang percaya tidak boleh mengandalkan kekuatan mereka sendiri, tetapi pada kuasa Roh Kudus dan Firman Allah untuk memenuhi takdir mereka. Ibadah JMD Bandung 2 Agustus 2026 - Manusia Kerajaan Sorga 49 Poin-Poin Utama : Memahami Bahasa Allah: Papa menekankan pentingnya memahami "bahasa" Allah, mencatat bahwa Alkitab tidak boleh dilihat sebagai ayat-ayat yang terisolasi, tetapi sebagai satu rencana besar yang terpadu. Memahami firman dan menyelaraskan hidup dengan kehendak Allah memerlukan tuntunan Roh Kudus, bukan sekadar kemampuan akal. Roh Kudus sangat penting untuk wahyu yang sejati. Kuasa Firman: Firman memiliki kuasa bawaan untuk menggenapi dirinya sendiri. Manusia cukup percaya dan memberi ruang bagi kasih karunia Allah, bukan memaksakan dengan usaha sendiri seperti pola hukum Taurat. Or...

Kapasitas dan Potensi Spiritual (MKS #48)

Ps. Djonny  membahas konsep Manusia Kerajaan Sorga melalui tinjauan teologis atas janji Tuhan kepada Abraham dalam Kejadian 17 . Beliau menjelaskan bahwa identitas sebagai raja menurut definisi ilahi bukan didasarkan pada kekuasaan duniawi seperti Nimrod, melainkan pada kapasitas spiritual untuk memerintah melalui kebenaran dan ketaatan. Terdapat penekanan pada enam langkah Allah dalam Kejadian 1 , mulai dari memberkati hingga memberikan otoritas untuk menaklukkan bumi, sebagai pola bagi manusia untuk mewujudkan kerajaan Allah di dunia. Peran Roh Kudus dianggap krusial dalam memperluas pengaruh hidup seseorang agar mencapai kaliber dunia demi kemuliaan Tuhan. Melalui teladan Yesus, jemaat diajak untuk menyadari potensi ilahi dan warisan rohani mereka sebagai keturunan Abraham yang dipanggil untuk menyatakan otoritas surga. Ibadah JMD Bandung 26 Juli 2026 - Manusia Kerajaan Sorga 48 Berikut adalah catatan selengkapnya dari materi "Manusia Kerajaan Sorga 48: Raja-Raja dari Ket...

Ikat Janji Allah (God's Covenant) dengan Abraham dan Keturunannya

Saat Teduh 26 Jan 2025 Kej 26:1  Maka timbullah kelaparan di negeri itu.  —  Ini bukan kelaparan yang pertama, yang telah terjadi dalam zaman Abraham. Sebab itu Ishak pergi ke Gerar, kepada Abimelekh, raja orang Filistin. 2  Lalu TUHAN menampakkan diri kepadanya serta berfirman: "Janganlah pergi ke Mesir, diamlah di negeri yang akan Kukatakan kepadamu. 3  Tinggallah di negeri ini sebagai orang asing, maka Aku akan menyertai engkau dan memberkati engkau,  4  Aku akan membuat banyak keturunanmu seperti bintang di langit; Aku akan memberikan kepada keturunanmu seluruh negeri ini, dan oleh keturunanmu semua bangsa di bumi akan mendapat berkat, 5  karena Abraham telah mendengarkan firman-Ku dan memelihara kewajibannya kepada-Ku, yaitu segala perintah, ketetapan dan hukum-Ku." Kej 26:12 Maka menaburlah Ishak di tanah itu dan dalam tahun itu juga ia mendapat hasil seratus kali lipat; sebab ia diberkati TUHAN. 13  Dan orang itu menjadi kaya, bahkan k...

BELAJAR DARI GEREJA EFESUS

Salah satu gereja yang dibangun rasul Paulus dari awalnya adalah jemaat Efesus. Gereja Efesus menjadi gereja yang perkembangannya sangat fenomenal, karena dalam beberapa tahun dilatih oleh rasul Paulus mereka telah memberikan dampak kepada kota Efesus dan firman tersebar di Asia .

PANGGILAN KEPADA KEIMAMATAN MELKISEDEK

Ibrani 7:1-3  Sebab Melkisedek adalah raja Salem dan imam Allah Yang Mahatinggi; ia pergi menyongsong Abraham ketika Abraham kembali dari mengalahkan raja-raja, dan memberkati dia. Kepadanya pun Abraham memberikan sepersepuluh dari semuanya. Menurut arti namanya Melkisedek adalah pertama-tama raja kebenaran, dan juga raja Salem, yaitu raja damai sejahtera.

The Unstoppable Generation and Strategies for Leadership Succession (UR #238)

Artikel ini bersumber dari materi pengajaran dari Dr. Jonathan David mengenai konsep suksesi kepemimpinan dan pembentukan generasi "Manusia yang Tak Terhentikan."  Beliau menekankan bahwa kekuatan sebuah pelayanan sangat bergantung pada ketangguhan spiritual pemimpinnya dalam menghadapi berbagai hambatan seperti pola pikir negatif dan pergaulan yang salah. Fokus utamanya adalah pentingnya membangun hubungan bapa-anak yang sejati untuk mewariskan takdir ilahi, bukan sekadar membagi tanggung jawab struktural. Melalui rujukan kitab Kisah Para Rasul 16 dan Pengkhotbah 2 , dijelaskan bahwa suksesi yang akurat harus direncanakan dengan hati-hati agar warisan rohani tetap berlanjut tanpa perubahan arah. Tujuan akhirnya adalah melahirkan gereja apostolik yang tak tergoyahkan dan murni dari pengaruh duniawi atau denominasi. Strategi ini menuntut penggunaan hikmat, pengetahuan, dan keterampilan ilahi untuk menerjemahkan kehendak Tuhan ke dalam realitas di bumi. 30 06 2026, ...

EIDO dan GINOSKO

Yohanes 4:10 Jawab Yesus kepadanya: *"Jikalau engkau tahu (eido) tentang karunia Allah dan siapakah Dia yang berkata kepadamu:*  Berilah Aku minum! niscaya engkau telah meminta kepada-Nya dan Ia telah memberikan kepadamu air hidup." Gbr: youtube.com Eido di sini artinya memiliki pengetahuan. Mungkin tau dari orang lain atau pernah melihat-Nya. Pernah mendengar khotbah atau melihat perbuatan dan mujizat yang Yesus lakukan. Mereka yang tidak memiliki pengetahuan disebut orang bodoh dan bahkan sebagai pelaku kejahatan, karenanya mereka menolak karunia Allah dan menolak Yesus yang diutus oleh-Nya. Orang bodoh tidak melihat apa yang disediakan Allah dan akan berakhir kepada hidup yang sia-sia walau sesukses apa pun di dunia ini menurut anggapan orang. Yohanes 1:11-12 1:11 Ia datang kepada milik kepunyaan-Nya, tetapi orang-orang kepunyaan-Nya itu tidak menerima-Nya. 1:12 Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu merek...

KEHIDUPAN ZOE Kehidupan Yang Berkelimpahan

Kehidupan Berkualitas Yang Yesus Berikan Yoh 10:10 Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup,    dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. gbr: opernarmautralia.org Yesus datang supaya kita akan memiliki kehidupan yang melampaui arus seluruh aspek kehidupan, lebih dari cukup, mencapai setiap bagian dari roh manusia kita, setiap bagian dari alam jiwa kita, pikiran, kehendak dan emosi, mencapai setiap bagian dari tubuh fisik kita, mencapai setiap bagian dari keuangan kita, hubungan dan semua yang berkaitan dengan kehidupan duniawi dan kehidupan spiritual kita. Dalam bahasa Yunani,   ada tiga kata yang berbeda -bios, psuche, dan zoe- diterjemahkan sebagai "hidup", dan masing-masing memiliki arti yang berbeda. Bios – adalah kehidupan biologis kita. Semua makhluk hidup memiliki bios. Bioskop artinya gambar hidup. Biologi ilmu yang mempelajari tentang makhluk hidup. Psuche adal...

"Berkat" (Barak/Berekah) Dan Bagaimana Kita Menerima Berkat Itu Dari Tuhan

Konsep Kunci: Barak/Berekah (Berkat) ) Asal Kata: Kata "berkat" dalam bahasa Ibrani adalah barak, yang artinya memberkati. Bentuk kata bendanya adalah berekah, yang berarti hasil dari tindakan memberkati. Makna Mendalam: Barak juga dikaitkan dengan kata "to kneel" atau "menekuk lutut". Ini menunjukkan bahwa berkat dari Tuhan adalah tindakan di mana Tuhan merendahkan diri-Nya untuk melayani dan melimpahkan kebaikan-Nya kepada kita. Contoh Nyata: Tindakan Yesus yang merendahkan diri menjadi hamba, mati bagi kita di kayu salib adalah wujud tertinggi dari barak (berkat) Allah. Ayat Kunci: Amsal 10:22:  "Berkat Tuhanlah yang menjadikan kaya, susah payah tidak akan menambahinya." Mazmur 127:2:  "Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi dan duduk-duduk sampai jauh malam, dan makan roti yang diperoleh dengan susah payah--sebab Ia memberikannya kepada yang dicintai-Nya pada waktu tidur." Pengkhotbah 2:26:  "Karena kepada orang yang dikenan-Nya Ia ...