Langsung ke konten utama

NILAI-NILAI KERAJAAN UNTUK KESUKSESAN


Mat 6:9 Karena itu berdoalah demikian: Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu, 6:10 datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga.

gbr: cccyc.net


Mat 6:9-10 adalah doa Yesus yang diajarkan kepada kita supaya kerajaan dan kehendak Bapa termanifestasi. Kebenaran, budaya kerajaan, mentalitas kerajaandan  prinsip-prinsipnya menjadi nyata dalam hidup kita.


Mat 6:33 Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya , maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.

Kita bukan mencari apa yang dicari bangsa-bangsa. Kerajaan sorga tidak terlihat dengan mata jasmani, tapi menjadi nyata. Kerajaan Sorga ada di antara kita. Saudara tidak bisa melihat pikiran sendiri, tapi saudara memiliki pikiran.

Kerajaan dunia dengan sistem nya itu nyata. Itu yang ditawarkan setan kepada Yesus.

Mat 4:8-9 4:8 Dan Iblis membawa-Nya pula ke atas gunung yang sangat tinggi dan memperlihatkan kepada-Nya semua kerajaan dunia dengan kemegahannya, 4:9 dan berkata kepada-Nya: "Semua itu akan kuberikan kepada-Mu, jika Engkau sujud menyembah aku."

Iblis memperlihatkan kepda Yesus, kerajaan dunia dengan segala kemegahannya.. Kerajaan dunia sudah menjadi milik iblis. Ini yang perlu kita waspadai, bahwa dia juga menawarkan nya kepada setiap kita, karena dia sudah menawarkan nya kepada Yesus.

Namun Kerajaan Allah itu memiliki kemegahan yang tidak tergantikan. Kerajaan Allah itu kekal. Kerajaan dunia dan kekayaan dan kemegahan nya itu sementara.

i.                   Sifat-Sifat Dan Area Kerajaan Allah.
Maz 145:13 Kerajaan Allah tetap selamanya, kerajaan segala abad.

Kerajaan-Mu ialah kerajaan segala abad, dan pemerintahan-Mu tetap melalui segala keturunan. TUHAN setia dalam segala perkataan-Nya dan penuh kasih setia dalam segala perbuatan-Nya.
Apa kah saudara inginkan kerajaan Allah?

Kerajaan dunia selalu berganti, tapi kita dipanggil kepada kerajaan segala abad. Kita harus tetap mencari dan mendapatkan pengertian dan pemahaman kerajaan segala abad itu. Kita harus terus mencari nya dan hidup di dalamnya.

Karakter Ayub: saleh, takut akan Tuhan, menjauhi kejahatan dan jujur. Itulah faktor ilahi seperti pabrik yang menghasilkan kekayaan dan kesuksesan segala bidang. Menjadi orang yang berkenan, mendapatkan perlindungan dan penyertaan walau apapun yang terjadi.
Abraham selalu menantikan kota yang dibangun Allah. Ia hidup dengan nilai-nilai dan mentalitas kerajaan. Daud selalu taat, ingin menggenapi seluruh kehendak Tuhan. Yang memiliki passion akan kebenaran dan hukum-hukum Tuhan.

Kita harus mengetahui ke mana Tuhan mau membawa kita hari-hari ini. Kita dimasukkan kepada kerajaan segala abad, ke dalam pemerintahan nya. Yesus datang bukan untuk menghapus hukum taurat tapi untuk menggenapi nya. Semua hukum diberikan kepada Musa dengan segala peraturan nya. Hukum-hukum itu harus digenapi. Generasi demi generasi menggenapi hukum-hukum itu.

Mat 6:13
dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat . (Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. Amin.)

Yang akan menggenapi firman adalah yang berasal dari sorga, seperti doa Yesus: apa yang di sorga terjadi di bumi.
Jangan kumpulkan uang di bumi, sebab nilai uang makin tidak bernilai.
Nilai uang harus makin berkurang dalam hidup kita. Orang hidup bukan dari roti saja tapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah.

Nilai-nilai kerajaan itulah yang membuat orang berkuasa dan mengatur/memerintah. Karakter, nilai-nilai yang luhur,  kejujuran dan integritas. nilai-nilai  itulah yang berdampak. Tanpa nilai-nilai dan karakter kerajaan semua akan sia-sia. Sorga akan mem-backup mereka yang memiliki nilai-nilai kerajaan. Tanamkan nilai-nilai kekal ini kepada anak-anak saudara, bukan menanamkan nilai-nilai uang. Jangan ajarkan mengejar atau mencari uang, karena mereka akan mengalami kesulitan. jika terus mengejar uang fokus nya pada diri sendiri. Tidak ada orang yang menomorsatukan uang memiliki damai sejahtera dan sukacita. Banyak orang-orang kaya yang kecewa, bunuh diri.

Kita harus berani kehilangan uang demi hidup dengan kebenaran dan hidup dalam nilai-nilai kerajaan Allah. Karena Engkau yang memiliki kerajaan, kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya.

Kau akan diangkat dan dipercaya. Jadi dalam kerajaan ada kuasa dan kemuliaan dan kekayaan kerajaan Allah.

Nilai-Nilai Kerajaan Itu

Mat 5:1-12 ucapan berbahagia.
5:1 Ketika Yesus melihat orang banyak itu, naiklah Ia ke atas bukit dan setelah Ia duduk, datanglah murid-murid-Nya kepada-Nya. 5:2 Maka Yesuspun mulai berbicara dan mengajar mereka, kata-Nya: 5:3 "Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. 5:4 Berbahagialah orang yang berdukacita, karena mereka akan dihibur. 5:5 Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi. 5:6 Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan. 5:7 Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan. 5:8 Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah. 5:9 Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah. 5:10 Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. 5:11 Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat. 5:12 Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di sorga, sebab demikian juga telah dianiaya nabi-nabi yang sebelum kamu."

1. Miskin secara rohani- sadari hal itu dan menjadi sangat bergantung pada sorga. Hanya karena anugerah Tuhan kita bisa menjalani hidup ini dan menyelesaikan pekerjaan Tuhan.
2. Bersukacita- kehilangan sesuatu /seseorang karena mengikuti kebenaran. Melepaskan kesempatan, kehilangan hobi, bisnis, dll.
3. Lemah lembut. Mudah dibentuk, diarahkan, menerima perintah yang mungkin bertentangan dengan kehendak /kepentingan saudara. Tidak berdalih-dalih dan terus bergumul. Miliki sikap hati dan respon yang benar terhadap firman. Rendah hati menghadapi orang. Tuhan akan percaya kan hal-hal besar kepada nya, karena promosi Tuhan akan terlihat.
4. Lapar dan haus akan kebenaran. Terus-menerus mencari dan strik kepada kebenaran. Tidak suka pada penindasan dan ketidakadilan, dan menegakkan kebenaran. Tanpa disadari dia menjadi kuat.
5. Murah hati. Kerajaan dunia mementingkan kebutuhan pribadi dan selalu mengharapkan imbalan. Lihat orang Samaria yang murah hati. Mereka akan beroleh kemurahan dari sorga.
6. Murni hati. Orang yang memiliki integritas. Apa yang dimulutnya sama dengan yang di hatinya. Tindakan nya tetap sama baik ada yang melihat maupun tidak. Kebaikan, kejujuran, kebenaran. Mereka akan melihat Allah. Selalu ada di hadapan Allah.
7. Pembawa damai. Memiliki sikap selalu ingin berdamai dengan orang lain. Tidak membiarkan salah paham atau mendiamkan masalah. Tidak ingin ada perselisihan. Tidak ada konflik antara dirinya dengan Tuhan. Tidak ada kepahitan seperti Yusuf.

ii. Kerajaan Allah Memiliki Kuasa Tertinggi Yang Berdaulat.
Jikalau saudara memiliki kerajaan (nilai-nilai, karakter, prinsip2 di Mat 5,) maka nilai-nilai Kerajaan (kekuasaan, kemuliaan dan kejayaan) akan membuat mu berdampak. Ada perlindungan dan penyertaan dan kuasa yang menaungimu. Kerajaan itu tidak terlihat, tapi kuasa yang berdaulat itu nyata. Lihat hidupnya Daud. Kekayaan bisa hilang, tapi karakter tidak bisa terhilang. Daud setia kepada perkara kecil maka dipercaya hal-hal besar kepada nya.  Daud menggembalakan 2-3 ekor domba. Dia setia menjaga nya dan melindunginya dari terkaman singa dan beruang, sehingga dia dipromosikan Tuhan (1 Sam 17).
Daud memiliki keyakinan dari sorga mengalahkan Goliath. Ia melihatnya seperti salah satu binatang yang sudah dikalahkan nya. Daud melihat dari tempat tinggi, sehingga dia tidak terpengaruh tingginya raksasa. Saul mengenakan ukuran dunia dan ingin menerapkan nta kepada Daud. Tapi Daud tidak terpengaruh dan memegang nilai-nilai sorga. Dia tidak terpengaruh opini Saul, tapi dia menggunakan prinsip-prinsip kerajaan.

1 Samuel 18:23  Lalu para pegawai Saul menyampaikan perkataan itu kepada Daud, tetapi Daud menjawab: "Perkara ringankah pada pemandanganmu menjadi menantu raja? Bukankah aku seorang yang miskin dan rendah?"

Daud tidak terpengaruh keaadan kemiskinan dan derajatnya.  Dia berpegang pada prinsip kerajaan dan nilai-nilai yang membentuk karakter nya. Penyertaan Tuhan ada padanya yang melindungi nya dan dia memperkatakan keyakinannya dihadapan Saul dan orang Israel.
Daud disanjung rakyat lebih dari Saul, sehingga Saul ketakutan kehilangan kekuasaannya. Dunia ini penuh ketakutan dan kekhawatiran.

Jangan takut akan masa depan, dengan percaya kepada kerajaan Allah yang melindungi dan berkuasa atas hidup mu.

iii. Apa Sebenarnya Yang Tuhan Tawarkan Dan Dia Berikan Kepada Kita?
Keluaran 19:3-6  Lalu naiklah Musa menghadap Allah, dan TUHAN berseru dari gunung itu kepadanya: "Beginilah kaukatakan kepada keturunan Yakub (the house of Jacob) dan kauberitakan kepada orang Israel:
Kamu sendiri telah melihat apa yang Kulakukan kepada orang Mesir, dan bagaimana Aku telah mendukung kamu di atas sayap rajawali dan membawa kamu kepada-Ku.
Jadi sekarang, jika kamu sungguh-sungguh mendengarkan firman-Ku dan berpegang pada perjanjian-Ku, maka kamu akan menjadi harta kesayangan-Ku sendiri dari antara segala bangsa, sebab Akulah yang empunya seluruh bumi.  Kamu akan menjadi bagi-Ku kerajaan imam dan bangsa yang kudus. Inilah semuanya firman yang harus kaukatakan kepada orang Israel."
Kepada orang-orang yang hidup dalam rumah nya: Kamu akan menjadi bagi-Ku kerajaan imam dan bangsa yang kudus.

Saudara akan menjadi imam dan raja. Menjadi perantara antara sorga dan orang-orang. Akan memerintah sebagai raja.

Bagaimana bisa?
Kamu sendiri telah melihat apa yang Kulakukan kepada orang Mesir.
Saudara harus keluar dari Mesir. Tidak tertarik dan terpengaruh oleh kemegahan Mesir. Tidak seperti Lot yang terpesona oleh Mesir (dunia). Tidak seperti orang Israel yang selalu ingin kembali ke Mesir walau pun menjadi budak.

Bagaimana caranya supaya saudara betul-betul ingin meninggalkan dan melupakan Mesir dan masuk ke Tanah Perjanjian?

Matius 6:33  Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.

Tanpa mendapatkan kerajaan Allah, saudara tidak bisa melihat kita telah pindah dan keluar dari Mesir.  Ketika kita bisa melihat dam masuk dan menghidupi nilai-nilai kerajaan Allah, saudara tidak akan tertarik lagi kepada Mesir.

Musa tidak ingin lagi menjadi putra dari putri Mesir. Merupakan penghinaan kepada Kristus jika ia tetap menjadi orang Mesir dan menerima kekayaan dan kekuasaan di Mesir. Ia menolak Mesir dan kekayaan dan kemegahan nya dan dia lebih suka menderita dengan bangsa nya untuk menerima reward dari kerajaan Allah.

Kristus adalah kekayaan yang jauh lebih besar daripada yang ada di Mesir dan tidak bisa dibandingkan.

BACA LENGKAP
Mat 5, 6,7
Menjadi terang dan garam
Menjadi penggenap
Mengutamakan kasih
Tentang uang
Tentang kekhawatiran
Tentang jalan yang lebar danb sempit
Dasar bangunan: hikmat dan kekuatan.


Postingan populer dari blog ini

Conquering the Mountains of Governance and Political (UR #237)

Khotbah  Dr. Tunde Bakare dalam acara ISC 2025 membahas peran strategis orang percaya di gunung politik dan pemerintahan . Beliau menekankan pentingnya memiliki pola atau cetak biru ilahi serta karakter yang murni sebelum terlibat dalam kepemimpinan publik agar tidak tercemar oleh sistem dunia. Melalui berbagai rujukan Alkitab, ia menjelaskan bahwa Tuhan akan membangkitkan pemimpin-pemimpin profetik untuk menggantikan sistem yang korup dan menindas rakyat. Bakare juga membagikan pengalaman pribadinya di Nigeria tentang bagaimana kekuatan doa dan nubuat mampu mempengaruhi arah politik nasional serta menentang rezim yang tidak adil. Inti dari pesan ini adalah panggilan bagi generasi muda untuk menjadi agen perubahan yang berani merebut kembali pengaruh di berbagai bidang budaya demi kesejahteraan bangsa. Narasi ini ditutup dengan penegasan bahwa kepemimpinan yang takut akan Tuhan adalah kunci utama yang membedakan kemajuan suatu negara dari keterpurukannya. Berikut adalah c...

Peran Roh Kudus (MKS #49)

  "Manusia Kerajaan Sorga 49", berfokus pada rencana ilahi Allah bagi umat manusia dan bagaimana individu dapat menyelaraskan hidup mereka dengan kehendak-Nya. Ditekankan bahwa orang percaya tidak boleh mengandalkan kekuatan mereka sendiri, tetapi pada kuasa Roh Kudus dan Firman Allah untuk memenuhi takdir mereka. Ibadah JMD Bandung 2 Agustus 2026 - Manusia Kerajaan Sorga 49 Poin-Poin Utama : Memahami Bahasa Allah: Papa menekankan pentingnya memahami "bahasa" Allah, mencatat bahwa Alkitab tidak boleh dilihat sebagai ayat-ayat yang terisolasi, tetapi sebagai satu rencana besar yang terpadu. Memahami firman dan menyelaraskan hidup dengan kehendak Allah memerlukan tuntunan Roh Kudus, bukan sekadar kemampuan akal. Roh Kudus sangat penting untuk wahyu yang sejati. Kuasa Firman: Firman memiliki kuasa bawaan untuk menggenapi dirinya sendiri. Manusia cukup percaya dan memberi ruang bagi kasih karunia Allah, bukan memaksakan dengan usaha sendiri seperti pola hukum Taurat. Or...

Kapasitas dan Potensi Spiritual (MKS #48)

Ps. Djonny  membahas konsep Manusia Kerajaan Sorga melalui tinjauan teologis atas janji Tuhan kepada Abraham dalam Kejadian 17 . Beliau menjelaskan bahwa identitas sebagai raja menurut definisi ilahi bukan didasarkan pada kekuasaan duniawi seperti Nimrod, melainkan pada kapasitas spiritual untuk memerintah melalui kebenaran dan ketaatan. Terdapat penekanan pada enam langkah Allah dalam Kejadian 1 , mulai dari memberkati hingga memberikan otoritas untuk menaklukkan bumi, sebagai pola bagi manusia untuk mewujudkan kerajaan Allah di dunia. Peran Roh Kudus dianggap krusial dalam memperluas pengaruh hidup seseorang agar mencapai kaliber dunia demi kemuliaan Tuhan. Melalui teladan Yesus, jemaat diajak untuk menyadari potensi ilahi dan warisan rohani mereka sebagai keturunan Abraham yang dipanggil untuk menyatakan otoritas surga. Ibadah JMD Bandung 26 Juli 2026 - Manusia Kerajaan Sorga 48 Berikut adalah catatan selengkapnya dari materi "Manusia Kerajaan Sorga 48: Raja-Raja dari Ket...

Ikat Janji Allah (God's Covenant) dengan Abraham dan Keturunannya

Saat Teduh 26 Jan 2025 Kej 26:1  Maka timbullah kelaparan di negeri itu.  —  Ini bukan kelaparan yang pertama, yang telah terjadi dalam zaman Abraham. Sebab itu Ishak pergi ke Gerar, kepada Abimelekh, raja orang Filistin. 2  Lalu TUHAN menampakkan diri kepadanya serta berfirman: "Janganlah pergi ke Mesir, diamlah di negeri yang akan Kukatakan kepadamu. 3  Tinggallah di negeri ini sebagai orang asing, maka Aku akan menyertai engkau dan memberkati engkau,  4  Aku akan membuat banyak keturunanmu seperti bintang di langit; Aku akan memberikan kepada keturunanmu seluruh negeri ini, dan oleh keturunanmu semua bangsa di bumi akan mendapat berkat, 5  karena Abraham telah mendengarkan firman-Ku dan memelihara kewajibannya kepada-Ku, yaitu segala perintah, ketetapan dan hukum-Ku." Kej 26:12 Maka menaburlah Ishak di tanah itu dan dalam tahun itu juga ia mendapat hasil seratus kali lipat; sebab ia diberkati TUHAN. 13  Dan orang itu menjadi kaya, bahkan k...

BELAJAR DARI GEREJA EFESUS

Salah satu gereja yang dibangun rasul Paulus dari awalnya adalah jemaat Efesus. Gereja Efesus menjadi gereja yang perkembangannya sangat fenomenal, karena dalam beberapa tahun dilatih oleh rasul Paulus mereka telah memberikan dampak kepada kota Efesus dan firman tersebar di Asia .

PANGGILAN KEPADA KEIMAMATAN MELKISEDEK

Ibrani 7:1-3  Sebab Melkisedek adalah raja Salem dan imam Allah Yang Mahatinggi; ia pergi menyongsong Abraham ketika Abraham kembali dari mengalahkan raja-raja, dan memberkati dia. Kepadanya pun Abraham memberikan sepersepuluh dari semuanya. Menurut arti namanya Melkisedek adalah pertama-tama raja kebenaran, dan juga raja Salem, yaitu raja damai sejahtera.

The Unstoppable Generation and Strategies for Leadership Succession (UR #238)

Artikel ini bersumber dari materi pengajaran dari Dr. Jonathan David mengenai konsep suksesi kepemimpinan dan pembentukan generasi "Manusia yang Tak Terhentikan."  Beliau menekankan bahwa kekuatan sebuah pelayanan sangat bergantung pada ketangguhan spiritual pemimpinnya dalam menghadapi berbagai hambatan seperti pola pikir negatif dan pergaulan yang salah. Fokus utamanya adalah pentingnya membangun hubungan bapa-anak yang sejati untuk mewariskan takdir ilahi, bukan sekadar membagi tanggung jawab struktural. Melalui rujukan kitab Kisah Para Rasul 16 dan Pengkhotbah 2 , dijelaskan bahwa suksesi yang akurat harus direncanakan dengan hati-hati agar warisan rohani tetap berlanjut tanpa perubahan arah. Tujuan akhirnya adalah melahirkan gereja apostolik yang tak tergoyahkan dan murni dari pengaruh duniawi atau denominasi. Strategi ini menuntut penggunaan hikmat, pengetahuan, dan keterampilan ilahi untuk menerjemahkan kehendak Tuhan ke dalam realitas di bumi. 30 06 2026, ...

EIDO dan GINOSKO

Yohanes 4:10 Jawab Yesus kepadanya: *"Jikalau engkau tahu (eido) tentang karunia Allah dan siapakah Dia yang berkata kepadamu:*  Berilah Aku minum! niscaya engkau telah meminta kepada-Nya dan Ia telah memberikan kepadamu air hidup." Gbr: youtube.com Eido di sini artinya memiliki pengetahuan. Mungkin tau dari orang lain atau pernah melihat-Nya. Pernah mendengar khotbah atau melihat perbuatan dan mujizat yang Yesus lakukan. Mereka yang tidak memiliki pengetahuan disebut orang bodoh dan bahkan sebagai pelaku kejahatan, karenanya mereka menolak karunia Allah dan menolak Yesus yang diutus oleh-Nya. Orang bodoh tidak melihat apa yang disediakan Allah dan akan berakhir kepada hidup yang sia-sia walau sesukses apa pun di dunia ini menurut anggapan orang. Yohanes 1:11-12 1:11 Ia datang kepada milik kepunyaan-Nya, tetapi orang-orang kepunyaan-Nya itu tidak menerima-Nya. 1:12 Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu merek...

KEHIDUPAN ZOE Kehidupan Yang Berkelimpahan

Kehidupan Berkualitas Yang Yesus Berikan Yoh 10:10 Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup,    dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. gbr: opernarmautralia.org Yesus datang supaya kita akan memiliki kehidupan yang melampaui arus seluruh aspek kehidupan, lebih dari cukup, mencapai setiap bagian dari roh manusia kita, setiap bagian dari alam jiwa kita, pikiran, kehendak dan emosi, mencapai setiap bagian dari tubuh fisik kita, mencapai setiap bagian dari keuangan kita, hubungan dan semua yang berkaitan dengan kehidupan duniawi dan kehidupan spiritual kita. Dalam bahasa Yunani,   ada tiga kata yang berbeda -bios, psuche, dan zoe- diterjemahkan sebagai "hidup", dan masing-masing memiliki arti yang berbeda. Bios – adalah kehidupan biologis kita. Semua makhluk hidup memiliki bios. Bioskop artinya gambar hidup. Biologi ilmu yang mempelajari tentang makhluk hidup. Psuche adal...

"Berkat" (Barak/Berekah) Dan Bagaimana Kita Menerima Berkat Itu Dari Tuhan

Konsep Kunci: Barak/Berekah (Berkat) ) Asal Kata: Kata "berkat" dalam bahasa Ibrani adalah barak, yang artinya memberkati. Bentuk kata bendanya adalah berekah, yang berarti hasil dari tindakan memberkati. Makna Mendalam: Barak juga dikaitkan dengan kata "to kneel" atau "menekuk lutut". Ini menunjukkan bahwa berkat dari Tuhan adalah tindakan di mana Tuhan merendahkan diri-Nya untuk melayani dan melimpahkan kebaikan-Nya kepada kita. Contoh Nyata: Tindakan Yesus yang merendahkan diri menjadi hamba, mati bagi kita di kayu salib adalah wujud tertinggi dari barak (berkat) Allah. Ayat Kunci: Amsal 10:22:  "Berkat Tuhanlah yang menjadikan kaya, susah payah tidak akan menambahinya." Mazmur 127:2:  "Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi dan duduk-duduk sampai jauh malam, dan makan roti yang diperoleh dengan susah payah--sebab Ia memberikannya kepada yang dicintai-Nya pada waktu tidur." Pengkhotbah 2:26:  "Karena kepada orang yang dikenan-Nya Ia ...