Langsung ke konten utama

MUSUH-MUSUH DALAM PERJALANAN KE SION


Ibrani 12:1  Karena kita mempunyai banyak saksi, bagaikan awan yang mengelilingi kita, marilah kita menanggalkan semua beban dan dosa yang begitu merintangi kita, dan berlomba dengan tekun dalam perlombaan yang diwajibkan bagi kita.
Karena kita banyak saksi (pioneer, forerunner, veteran)  bagaikan awan…
Mereka telah membuat peta perjalanan roh, menjadi teladan, memberikan pola kehidupan, menunjukkan selfless-faith, bukan iman yang mengharapkan berkat-berkat.
Mereka telah menerobos hutan belukar, tempat-tempat berbahaya… menunjukkan iman, ketaatan, pengorbanan… tidak mungkin lagi kita berkata tidak tau jalan…. Jalan itu begitu terang dan clear karena dinyalakan oleh iman mereka yang berkobar-kobar……
Jangan lihat kegagalan dan kelemahan mereka. Saksikan keberhasilan mereka… Mereka sedang menyaksikan kita, mereka mensupport mereka… Kita bukan penonton, tapi peserta… kita berada di lintasan lomba yang sudah disiapkan dan diwajibkan.
Tanggalkan beban dan dosa, mulai berlari, tetapkan pandanganmu hanya kepada Yesus sebagai Anak Manusia, sebagai Anak Domba, bukan kepada Tuhan. Pelajari bagaimana Yesus dan para pioneer itu bisa mengalami kemenangan, mengalahkan musuh-musuhnya, bagaimana fokusnya mereka untuk mencapai tujuan akhir.. bagaimana ketetapan hati mereka… bagaimana mereka melakukannya…
Kita dikelilingi para saksi yang melahirkan kesaksian menjadi kebenaran. Mereka hidupi firman itu menjadi kebenaran. Mereka menanggalkan dan melemparkan setiap halangan dan rintangan, beban-beban yang tidak perlu. Kita harus merasa jijik terhadap beban-beban itu…dosa yang bisa memikat dan menjerat hidupmu….
Dosa itu sangat kreatif untuk menentang kebenaran, mencoba membodohi diri sendiri. Kita harus waspadai dosa yang seperti itu yang berkelit, membelit dan melibas. Dosa ini membuat situasi menjadi masuk akal untuk alasan dan mengelabui akal sehat. Dosa ini akan mengikat dan menjerat hidup kita.
Dosa itu seperti lemak yang berlebihan bagi seorang atlit, sehingga menyulitkan si atlit bergerak dan berlari. Harus ada latihan ekstra untuk membakar lemak-lemak yang berlebihan ini. Ketidak-taatan, kemalasan, tidak disiplin, tidak bisa mengatur keuangan, pola makan yang salah adalah lemak-lemak berlebih.
Kita harus bangun tubuh rohani juga sehingga memiliki daya tahan tubuh. Baca firman dan berdoa dalam roh, yang akan membangun hidup kita. Penyakit juga menjadi beban yang tidak perlu. Kita harus menjaga kesehatan dan ketahanan tubuh. Sekolah dan pekerjaan jangan sampai menganggu aktivitas rohanimu. Jangan juga terlalu memperhatikan tubuhmu sampai menghabiskan waktu dan perhatian lebih daripada hal-hal yang kekal.
Kau harus dapat merasakan eforia kita ada dalam medan pertandingan, dalam ibadah, dalam komsel. Kita harus tau apa yang sedang kita kerjakan dalam perlombaan iman. Beban juga adalah kesukaan akan dunia masa kini, mengikuti trend, kegandrungan pada game, med-sos, gadget dan lain-lain.

Kita harus berketetapan hati, memiliki sikap tegas dan tega untuk membuang semua beban yang merintangi.
Dosa parasit: dosa juga bekerja seperti parasit, yang mengganggu, yang menuntut, meminta, menyerap tempat tumbuhnya: seperti egois, tidak bertanggung-jawab, malas, acuh, cuek, masa bodoh, tidak berkontribusi untuk keluarga, rumah apalagi kerajaan, memanfaatkan orang, tidak mau berkorban tapi mengorbankan orang lain.
Dosa amartia: meninju angin. Tidak memiliki kontribusi bagi kerajaan. Kehilangan sasaran. Tidak mengikuti pola. Menyimpang dari jalan lurus dan benar, hanya berkeliling-keliling, walau  pun ada penyertaan Tuhan. Tidak sampai destiny. Melanggar hukum dan ketetapan Tuhan dari pikiran dan perbuatan saudara. Kesusahan dan kemiskinan tidak boleh mengabaikan ketetapan perpuluhan.

Ulangan 7:1-3  "Apabila TUHAN, Allahmu, telah membawa engkau ke dalam negeri, ke mana engkau masuk untuk mendudukinya, dan Ia telah menghalau banyak bangsa dari depanmu, yakni orang Het, orang Girgasi, orang Amori, orang Kanaan, orang Feris, orang Hewi dan orang Yebus, tujuh bangsa, yang lebih banyak dan lebih kuat dari padamu,
dan TUHAN, Allahmu, telah menyerahkan mereka kepadamu, sehingga engkau memukul mereka kalah, maka haruslah kamu menumpas mereka sama sekali. Janganlah engkau mengadakan perjanjian dengan mereka dan janganlah engkau mengasihani mereka.
Janganlah juga engkau kawin-mengawin dengan mereka: anakmu perempuan janganlah kauberikan kepada anak laki-laki mereka, ataupun anak perempuan mereka jangan kauambil bagi anakmu laki-laki;
Musuh-musuh Dalam Perjalanan Menuju Sion itu adalah 7 suku bangsa yang mengelilingi orang Israel:
1.Orang Het
2.  Orang Girgasi
3. Orang Amori
4. Orang Kanaan
5. Orang Feris
6. Orang Hewi
7. Orang Yebus

Tuhan telah berfirman dan telah melakukannya. Dia telah menteror musuh-musuh bangsa Israel. Dia ingin bangsa Israel menang. Dia telah melatih mereka dan menyiapkan mereka. Jangan biarkan musuh-musuhmu dan harus kau tumpas mereka, tanpa mengasihani mereka. Sebenarnya musuh-musuh itu sudah terteror sedemikian rupa dan mereka menjadi takut. Bangsa Israel sebenarnya tinggal menumpas mereka, tanpa perlu berperang dengan susah payah.

BANGSA HET – artinya teror atau intimidasi. Intimidasi itu menekan perasaan supaya merasa kecil dan menjadi tidak berdaya. Het selalu menghancurkan, menakut-nakuti, berusaha menghapus jati-dirimu, imanmu dan keyakinanmu. Mereka menyerang pikiran dan hatimu, sehingga banyak tekanan, kebingungan, depresi, putus-asa, kelemahan.
Contoh:
Kejadian 26:34  Ketika Esau telah berumur empat puluh tahun, ia mengambil Yudit, anak Beeri orang Het, dan Basmat, anak Elon orang Het, menjadi isterinya.
Kej 26:34 …kedua orang istri Esau, orang Het itu membuat Ishak dan Ribka menjadi pedih, dan kepahitan..
Kejadian 27:46  Kemudian Ribka berkata kepada Ishak: "Aku telah jemu hidup karena perempuan-perempuan Het itu; jikalau Yakub juga mengambil seorang isteri dari antara perempuan negeri ini, semacam perempuan Het itu, apa gunanya aku hidup lagi?"
Kej 27:46 ….Ribka sampai sedemikian parah terserang… menjadi depresi dan tidak bergairah dan jemu untuk hidup lagi. Kedamaian Ishak dan Ribka telah terebut.
 Orang Het dan musuh-musuh Israel lebih banyak penduduknya, lebih besar dan lebih perkasa. Mereka bersatu memerangi Israel. Het harus dibinasakan supaya tidak mengganggu hidupmu.

BANGSA GIRGASI (h1622) – mereka tinggal di atas tanah liat. Membangun hidup dan rumahnya di atas dasar yang mudah berobah dan roboh. Tinggal dalam rumah dan hidup dalam pola rumah bukan berarti tidak ada masalah. Kita harus mempunyai hikmat dan bayar harga. Harus punya pendirian, prinsip yang kuat dan miliki ketetapan hati. Girgasi selalu maunya melihat fakta, realistis dan pragmatis menurut metodenya dan pikiran sendiri. Miliki dulu passion untuk taat, ikuti kegerakan.. Tuhan sudah sediakan, Tuhan sudah berikan kekuatan untuk mendapatkan kekayaan. Ia memberikan karakter-karakter ilahi: ketekunan, kesabaran, hikmat; sehingga situasi apa pun kita bisa handel. Jangan terus bertindak dan berpikir, bertumpu pada fakta-fakta sehingga tidak bisa mengalami pertumbuhan, pergerakan dan terobosan.

BANGSA AMORI – menantang, menentang, membantah dan berkelit dengan kata-kata (challenge with words). Mereka arogan dan sombong, pandai berdebat dan bersilat-lidah. Licin berkelit dan merasa lebih tinggi dari orang-lain karena kesombongan. Senang menuduh dan menghakimi. Bersikap angkuh di hadapan manusia dan Tuhan. Jumlah mereka tidak banyak, tapi sangat menonjol, sebab mereka mewakili ketujuh-bangsa yang lain. Berusaha duduk di tempat-tempat strategis. Membenarkan diri dengan menyalahkan orang lain.
 

Raja Saul ketika diperintah Tuhan menumpas habis bangsa Amalek, Dia tidak menumpas raja Agag dan kambing-domba. Selalu berkelit dengan kata-katanya dengan mengatakan kambing-domba untuk dipersembahkan kepada Tuhan. Spirit Amori selalu memiliki alasan legalistik dan masuk-akal.
Yos 2:8-11 Ketika orang Amori ditumpas orang Israel, itu menimbulkan kengerian dan menjadi teror buat musuh-musuh Israel yang lain.

BANGSA KANAAN – trader, merchant, spekulan. Dia berjudi, berspekulasi untuk keuntungan. Mereka memanfaatkan uang untuk keuntungan, materi, terdorong oleh hawa-nafsu untuk menimbun kekayaan. Memanfaatkan uang untuk mengendalikan, menguasai orang lain atau merendahkan mereka.

BANGSA FERIS (h6521) – open region. Daerah yang terbuka. Tinggal di kota yang tidak berkubu. (h6519) Unwall village – pemukiman yang tidak berdinding; open country – negeri yang terbuka. Ini adalah gambaran orang-orang yang tidak disiplin, tidak memiliki batasan-batasan; apa saja diserap. Tidak memiliki perlindung terhadap musuh-musuh. Nemehia membangun kembali tembok-tembok dan pintu-pintu gerbang bersama Ezra. Feris sangat mudah dipengaruhi opini, pandangan orang lain, sistem dunia, hikmat dunia dan lain-lain. Kau harus mengacu hanya pada pandangan dan nasihat sumber anugerah. Miliki pemerintahan Allah dalam hidupmu. Miliki ketetapan hati, miliki keteraturan ilahi.

BANGSA HEWI – orang yang mengejar kenyamanan, kemapanan. Filosofi hidup mereka adalah: apa yang baik, yang bagus lakukan saja. Jangan pikirkan apa yang orang pikirkan. Jika kau merasa nyaman dengan apa yang kau lakukan, jangan terlalu pikirkan. Ini prinsip yang dipakai orang-orang LGBT.  Mereka tidak memikirkan kebenaran, hanya kebaikan dan manfaatnya. Tidak memikirkan dosa, tapi mementingkan kenyamanan. Yang penting tidak merugikan orang lain. Seorang atlit dalam latihan dan perjuangan tidak mungkin merasa nyaman. Bukan kenyamanan yang dicari. Rumah rohani bukan tempat yang nyaman, karena kedagingan dan egomu sedang dihancurkan. Kau sedang didisiplin, ditegur, dikritik.

BANGSA YEBUS (h947) – to tread down. Orang yang suka menginjak-injak, menolak, menendang, menghina, merendahkan Yerusalem. Gambaran orang yang tidak menyukai hal-hal yang rohani, rumah rohani, tidak suka hadirat, mengabaikan rencana Tuhan, menolak segala yang dari Tuhan. Yebus adalah spirit yang buruk sekali.


Ps. Yappy 24Nov2019 MUSUH-MUSUH DALAM PERJALANAN KE SION

Postingan populer dari blog ini

Conquering the Mountains of Governance and Political (UR #237)

Khotbah  Dr. Tunde Bakare dalam acara ISC 2025 membahas peran strategis orang percaya di gunung politik dan pemerintahan . Beliau menekankan pentingnya memiliki pola atau cetak biru ilahi serta karakter yang murni sebelum terlibat dalam kepemimpinan publik agar tidak tercemar oleh sistem dunia. Melalui berbagai rujukan Alkitab, ia menjelaskan bahwa Tuhan akan membangkitkan pemimpin-pemimpin profetik untuk menggantikan sistem yang korup dan menindas rakyat. Bakare juga membagikan pengalaman pribadinya di Nigeria tentang bagaimana kekuatan doa dan nubuat mampu mempengaruhi arah politik nasional serta menentang rezim yang tidak adil. Inti dari pesan ini adalah panggilan bagi generasi muda untuk menjadi agen perubahan yang berani merebut kembali pengaruh di berbagai bidang budaya demi kesejahteraan bangsa. Narasi ini ditutup dengan penegasan bahwa kepemimpinan yang takut akan Tuhan adalah kunci utama yang membedakan kemajuan suatu negara dari keterpurukannya. Berikut adalah c...

Peran Roh Kudus (MKS #49)

  "Manusia Kerajaan Sorga 49", berfokus pada rencana ilahi Allah bagi umat manusia dan bagaimana individu dapat menyelaraskan hidup mereka dengan kehendak-Nya. Ditekankan bahwa orang percaya tidak boleh mengandalkan kekuatan mereka sendiri, tetapi pada kuasa Roh Kudus dan Firman Allah untuk memenuhi takdir mereka. Ibadah JMD Bandung 2 Agustus 2026 - Manusia Kerajaan Sorga 49 Poin-Poin Utama : Memahami Bahasa Allah: Papa menekankan pentingnya memahami "bahasa" Allah, mencatat bahwa Alkitab tidak boleh dilihat sebagai ayat-ayat yang terisolasi, tetapi sebagai satu rencana besar yang terpadu. Memahami firman dan menyelaraskan hidup dengan kehendak Allah memerlukan tuntunan Roh Kudus, bukan sekadar kemampuan akal. Roh Kudus sangat penting untuk wahyu yang sejati. Kuasa Firman: Firman memiliki kuasa bawaan untuk menggenapi dirinya sendiri. Manusia cukup percaya dan memberi ruang bagi kasih karunia Allah, bukan memaksakan dengan usaha sendiri seperti pola hukum Taurat. Or...

Kapasitas dan Potensi Spiritual (MKS #48)

Ps. Djonny  membahas konsep Manusia Kerajaan Sorga melalui tinjauan teologis atas janji Tuhan kepada Abraham dalam Kejadian 17 . Beliau menjelaskan bahwa identitas sebagai raja menurut definisi ilahi bukan didasarkan pada kekuasaan duniawi seperti Nimrod, melainkan pada kapasitas spiritual untuk memerintah melalui kebenaran dan ketaatan. Terdapat penekanan pada enam langkah Allah dalam Kejadian 1 , mulai dari memberkati hingga memberikan otoritas untuk menaklukkan bumi, sebagai pola bagi manusia untuk mewujudkan kerajaan Allah di dunia. Peran Roh Kudus dianggap krusial dalam memperluas pengaruh hidup seseorang agar mencapai kaliber dunia demi kemuliaan Tuhan. Melalui teladan Yesus, jemaat diajak untuk menyadari potensi ilahi dan warisan rohani mereka sebagai keturunan Abraham yang dipanggil untuk menyatakan otoritas surga. Ibadah JMD Bandung 26 Juli 2026 - Manusia Kerajaan Sorga 48 Berikut adalah catatan selengkapnya dari materi "Manusia Kerajaan Sorga 48: Raja-Raja dari Ket...

Ikat Janji Allah (God's Covenant) dengan Abraham dan Keturunannya

Saat Teduh 26 Jan 2025 Kej 26:1  Maka timbullah kelaparan di negeri itu.  —  Ini bukan kelaparan yang pertama, yang telah terjadi dalam zaman Abraham. Sebab itu Ishak pergi ke Gerar, kepada Abimelekh, raja orang Filistin. 2  Lalu TUHAN menampakkan diri kepadanya serta berfirman: "Janganlah pergi ke Mesir, diamlah di negeri yang akan Kukatakan kepadamu. 3  Tinggallah di negeri ini sebagai orang asing, maka Aku akan menyertai engkau dan memberkati engkau,  4  Aku akan membuat banyak keturunanmu seperti bintang di langit; Aku akan memberikan kepada keturunanmu seluruh negeri ini, dan oleh keturunanmu semua bangsa di bumi akan mendapat berkat, 5  karena Abraham telah mendengarkan firman-Ku dan memelihara kewajibannya kepada-Ku, yaitu segala perintah, ketetapan dan hukum-Ku." Kej 26:12 Maka menaburlah Ishak di tanah itu dan dalam tahun itu juga ia mendapat hasil seratus kali lipat; sebab ia diberkati TUHAN. 13  Dan orang itu menjadi kaya, bahkan k...

BELAJAR DARI GEREJA EFESUS

Salah satu gereja yang dibangun rasul Paulus dari awalnya adalah jemaat Efesus. Gereja Efesus menjadi gereja yang perkembangannya sangat fenomenal, karena dalam beberapa tahun dilatih oleh rasul Paulus mereka telah memberikan dampak kepada kota Efesus dan firman tersebar di Asia .

PANGGILAN KEPADA KEIMAMATAN MELKISEDEK

Ibrani 7:1-3  Sebab Melkisedek adalah raja Salem dan imam Allah Yang Mahatinggi; ia pergi menyongsong Abraham ketika Abraham kembali dari mengalahkan raja-raja, dan memberkati dia. Kepadanya pun Abraham memberikan sepersepuluh dari semuanya. Menurut arti namanya Melkisedek adalah pertama-tama raja kebenaran, dan juga raja Salem, yaitu raja damai sejahtera.

The Unstoppable Generation and Strategies for Leadership Succession (UR #238)

Artikel ini bersumber dari materi pengajaran dari Dr. Jonathan David mengenai konsep suksesi kepemimpinan dan pembentukan generasi "Manusia yang Tak Terhentikan."  Beliau menekankan bahwa kekuatan sebuah pelayanan sangat bergantung pada ketangguhan spiritual pemimpinnya dalam menghadapi berbagai hambatan seperti pola pikir negatif dan pergaulan yang salah. Fokus utamanya adalah pentingnya membangun hubungan bapa-anak yang sejati untuk mewariskan takdir ilahi, bukan sekadar membagi tanggung jawab struktural. Melalui rujukan kitab Kisah Para Rasul 16 dan Pengkhotbah 2 , dijelaskan bahwa suksesi yang akurat harus direncanakan dengan hati-hati agar warisan rohani tetap berlanjut tanpa perubahan arah. Tujuan akhirnya adalah melahirkan gereja apostolik yang tak tergoyahkan dan murni dari pengaruh duniawi atau denominasi. Strategi ini menuntut penggunaan hikmat, pengetahuan, dan keterampilan ilahi untuk menerjemahkan kehendak Tuhan ke dalam realitas di bumi. 30 06 2026, ...

EIDO dan GINOSKO

Yohanes 4:10 Jawab Yesus kepadanya: *"Jikalau engkau tahu (eido) tentang karunia Allah dan siapakah Dia yang berkata kepadamu:*  Berilah Aku minum! niscaya engkau telah meminta kepada-Nya dan Ia telah memberikan kepadamu air hidup." Gbr: youtube.com Eido di sini artinya memiliki pengetahuan. Mungkin tau dari orang lain atau pernah melihat-Nya. Pernah mendengar khotbah atau melihat perbuatan dan mujizat yang Yesus lakukan. Mereka yang tidak memiliki pengetahuan disebut orang bodoh dan bahkan sebagai pelaku kejahatan, karenanya mereka menolak karunia Allah dan menolak Yesus yang diutus oleh-Nya. Orang bodoh tidak melihat apa yang disediakan Allah dan akan berakhir kepada hidup yang sia-sia walau sesukses apa pun di dunia ini menurut anggapan orang. Yohanes 1:11-12 1:11 Ia datang kepada milik kepunyaan-Nya, tetapi orang-orang kepunyaan-Nya itu tidak menerima-Nya. 1:12 Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu merek...

KEHIDUPAN ZOE Kehidupan Yang Berkelimpahan

Kehidupan Berkualitas Yang Yesus Berikan Yoh 10:10 Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup,    dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. gbr: opernarmautralia.org Yesus datang supaya kita akan memiliki kehidupan yang melampaui arus seluruh aspek kehidupan, lebih dari cukup, mencapai setiap bagian dari roh manusia kita, setiap bagian dari alam jiwa kita, pikiran, kehendak dan emosi, mencapai setiap bagian dari tubuh fisik kita, mencapai setiap bagian dari keuangan kita, hubungan dan semua yang berkaitan dengan kehidupan duniawi dan kehidupan spiritual kita. Dalam bahasa Yunani,   ada tiga kata yang berbeda -bios, psuche, dan zoe- diterjemahkan sebagai "hidup", dan masing-masing memiliki arti yang berbeda. Bios – adalah kehidupan biologis kita. Semua makhluk hidup memiliki bios. Bioskop artinya gambar hidup. Biologi ilmu yang mempelajari tentang makhluk hidup. Psuche adal...

"Berkat" (Barak/Berekah) Dan Bagaimana Kita Menerima Berkat Itu Dari Tuhan

Konsep Kunci: Barak/Berekah (Berkat) ) Asal Kata: Kata "berkat" dalam bahasa Ibrani adalah barak, yang artinya memberkati. Bentuk kata bendanya adalah berekah, yang berarti hasil dari tindakan memberkati. Makna Mendalam: Barak juga dikaitkan dengan kata "to kneel" atau "menekuk lutut". Ini menunjukkan bahwa berkat dari Tuhan adalah tindakan di mana Tuhan merendahkan diri-Nya untuk melayani dan melimpahkan kebaikan-Nya kepada kita. Contoh Nyata: Tindakan Yesus yang merendahkan diri menjadi hamba, mati bagi kita di kayu salib adalah wujud tertinggi dari barak (berkat) Allah. Ayat Kunci: Amsal 10:22:  "Berkat Tuhanlah yang menjadikan kaya, susah payah tidak akan menambahinya." Mazmur 127:2:  "Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi dan duduk-duduk sampai jauh malam, dan makan roti yang diperoleh dengan susah payah--sebab Ia memberikannya kepada yang dicintai-Nya pada waktu tidur." Pengkhotbah 2:26:  "Karena kepada orang yang dikenan-Nya Ia ...