Langsung ke konten utama

TANGKAP PERKENANAN DARI KEHADIRANNYA Part 1





Oleh Dr.Jonathan David. 15-Juni-2020

Mazmur 84:5-7
Berbahagialah manusia yang kekuatannya di dalam Engkau, yang berhasrat mengadakan ziarah! 
Apabila melintasi lembah Baka, mereka membuatnya menjadi tempat yang bermata air; bahkan hujan pada awal musim menyelubunginya dengan berkat.  Mereka berjalan makin lama makin kuat, hendak menghadap Allah di Sion. 


Tuhan telah menetapkan kekekalan dalam hati kita sehingga kita dapat mengetahui apa yang akan dilakukan oleh Allah dan apa yang telah Dia mulai lakukan dan apa yang telah Dia lakukan selama ini dan semua yang Dia rencanakan untuk dilakukan di masa depan.

Tuhan membebaskan kita. Dia memberi kita kekuatan untuk bergerak. Hati kita melekat pada jalan raya menuju Sion. Inilah jenis orang yang Dia cari, mereka yang mencari Kehadiran-Nya. Mereka yang mencari Dia akan memiliki kepenuhan sukacita.

Tuhan telah memberi kita jalan masuk. Jika hati kita terhubung dengan-Nya lagi dan mencari-Nya sementara Dia dapat ditemukan, Dia akan menunjukkan kepada kita hal-hal besar dan hal-hal lebih besar, yang hanya dapat dilakukan oleh Allah. Jika hati kita merindukannya, tidak ada hal-hal baik yang akan ditahannya bagi mereka yang berjalan dengan lurus.

Tuhan meletakkan segala yang dibutuhkan di dalam diri kita untuk melewati lembah. Banyak orang menikmati hal-hal besar ketika itu terjadi, tetapi ada orang lain yang membuat hal-hal baik itu terjadi. Yang satu hanya bernicara, yg lain melakukannya. Mengikuti teladan Yesus, kita harus melakukan dan mengajar. Kita hanya memiliki wewenang untuk mengajarkan apa yang kita yakini dan lakukan.

Jika kita adalah jalan raya menuju Sion, kita membawa kekuatan untuk mengubah segala sesuatu di sekitarnya. Ketika Tuhan bekerja di dalam hidup kita, ada sesuatu yang lebih dan itu bukan lagi tempat, tetapi sebuah hubungan.

Sion adalah tempat di mana Allah mendatangkan yang terbaik. Dia adalah Tuhan bangsa-bangsa dan tidak ada yang bisa mengembalikanNya.

Yeremia 3:14-19
Kembalilah, hai anak-anak yang murtad, demikianlah firman TUHAN, karena Aku telah menjadi tuan atas kamu! Aku akan mengambil kamu, seorang dari setiap kota dan dua orang dari setiap keluarga, dan akan membawa kamu ke Sion.
Aku akan mengangkat bagimu gembala-gembala yang sesuai dengan hati-Ku; mereka akan menggembalakan kamu dengan pengetahuan dan pengertian.
Apabila pada masa itu kamu bertambah banyak dan beranak cucu di negeri ini, demikianlah firman TUHAN, maka orang tidak lagi akan berbicara tentang tabut perjanjian TUHAN. Itu tidak lagi akan timbul dalam hati dan tidak lagi akan diingat orang; orang tidak lagi akan mencarinya atau membuatnya kembali.
Pada waktu itu Yerusalem akan disebut takhta TUHAN, dan segala bangsa akan berkumpul ke sana, demi nama TUHAN ke Yerusalem, dan mereka tidak lagi akan bertingkah langkah menurut kedegilan hatinya yang jahat. 
Pada masa itu kaum Yehuda akan pergi kepada kaum Israel, dan mereka akan datang bersama-sama dari negeri utara ke negeri yang telah Kubagikan kepada nenek moyangmu menjadi milik pusaka. 
Tadinya pikir-Ku: "Sungguh Aku mau menempatkan engkau di tengah-tengah anak-anak-Ku dan memberikan kepadamu negeri yang indah, milik pusaka yang paling permai dari bangsa-bangsa. Pikir-Ku, engkau akan memanggil Aku: Bapaku, dan tidak akan berbalik dari mengikuti Aku. 


Kita telah menemukan Gosyen kita, dan kita siap untuk pergi ke Sion. Tuhan mengguncang semua yang bisa diguncang sehingga hanya yang benar yang akan tetap ada. Kita harus menemukan jalan kembali ke Sion. Kita bergerak dari gereja yang biasa ke gereja yang tidak biasa, dipenuhi dengan orang-orang percaya, yang mengalami terobosan. Selamat datang di gereja Tuhan dan tempat tinggal Tuhan. Jangan menolak atau menghindari Dia. Kita harus bisa diambil. Kita harus terus berjalan bersama Tuhan sampai kita dibawa ke tingkat yang lebih tinggi.

Agenda Tuhan berikutnya adalah membawa kita ke Sion, untuk diberkati oleh para gembala-Nya sehingga kita dapat bertambah banyak dan dipenuhi. Tidak akan ada lagi yang mengingat tabut karena kita membawa tabut itu dalam diri kita ; kehadiran Tuhan yang supernatural, di mana berhala akan jatuh.

Sion adalah tempat untuk berjalan, di dalam roh. Ketika kita membangun secara akurat di Sion, orang-orang yang kita besarkan akan mengenal pemerintahan. Mereka akan tahu bagaimana memimpin orang dan Tuhan akan menurunkan Tahta-Nya dan pemerintahan-Nya akan ditetapkan. Orang-orang akan menjadi sukarelawan secara bebas di zaman kekuasaan-Nya. Orang-orang tidak akan lagi berjalan dalam sifat keras kepala hati jahat mereka. Itu sebabnya kita perlu menyentuh pengurapan para rasul.

Ayat 17 - 18

Pada waktu itu Yerusalem akan disebut takhta TUHAN, dan segala bangsa akan berkumpul ke sana, demi nama TUHAN ke Yerusalem, dan mereka tidak lagi akan bertingkah langkah menurut kedegilan hatinya yang jahat. 
Pada masa itu kaum Yehuda akan pergi kepada kaum Israel, dan mereka akan datang bersama-sama dari negeri utara ke negeri yang telah Kubagikan kepada nenek moyangmu menjadi milik pusaka. 

Ketika kita menurunkan Kehadiran Tuhan dan Sion yang nyata di tengah-tengah kita, kita tidak membutuhkan hal lain dari luar. Tuhan akan mengubah hidup kita secara supernatural. Tuhan akan mengambil alih dan Roh Kudus akan menjadi teman dekat kita.

Ayat 19
Tadinya pikir-Ku: "Sungguh Aku mau menempatkan engkau di tengah-tengah anak-anak-Ku dan memberikan kepadamu negeri yang indah, milik pusaka yang paling permai dari bangsa-bangsa. Pikir-Ku, engkau akan memanggil Aku: Bapaku, dan tidak akan berbalik dari mengikuti Aku. 

Ajaran tentang menjadi bapa dan mentoring atau coaching, menjadi penting jika kita mengenal Allah sebagai Bapa kita. Kita akan mendengar suara di belakang telinga kita, yang mengatakan ini adalah jalan dan berjalan di dalamnya. Kemanapun kita pergi akan seperti Tuhan pergi. Tahta Tuhan turun untuk memerintah di tengah-tengah musuh kita.

Bagaimana kita menangkap Kehadiran Tuhan?

Ibrani 10:19-23
Jadi, saudara-saudara, oleh darah Yesus kita sekarang penuh keberanian dapat masuk ke dalam tempat kudus, 
karena Ia telah membuka jalan yang baru dan yang hidup bagi kita melalui tabir, yaitu diri-Nya sendiri, 
dan kita mempunyai seorang Imam Besar sebagai kepala Rumah Allah. 
Karena itu marilah kita menghadap Allah dengan hati yang tulus ikhlas dan keyakinan iman yang teguh, oleh karena hati kita telah dibersihkan dari hati nurani yang jahat dan tubuh kita telah dibasuh dengan air yang murni. 
Marilah kita teguh berpegang pada pengakuan tentang pengharapan kita, sebab Ia, yang menjanjikannya, setia.

Siapa yang bisa masuk ke dalam ruang Mahakudus? Mereka yang memiliki tangan yang bersih dan hati yang bersih dan mereka yang dewasa dan siap. Kita tidak melihat Dia di Tahta dan bukan menerima panggilan kita. Kita akan menerima commision yang segar dari surga.

1. Ketidaktahuan bahwa kita memiliki jalan masuk ke Tempat Mahakudus.
Di dalam Roh kita bisa masuk. Tuhan membawa kita ke pemahaman baru. Bapa telah membuka surga, double decade. Kerajaan dunia ini akan melayani Kerajaan Allah dan Kristus selamanya. Kita masuk karena kita tahu itu terbuka. Kita tidak dapat membuka pintu yang telah ditutup Allah dan kita tidak dapat menutup pintu yang telah dibuka Allah.

2. Kita memiliki keberanian dalam apa yang Yesus telah lakukan dan dalam pekerjaan-Nya.
Kita percaya, kita berbicara. Katakan apa yang kita yakini.

3. Darah Yesus sudah membayar dengan harga penuh.
Dia membayar harga tinggi agar kita sepenuhnya ditebus. Cara untuk masuk adalah melalui Kristus. Siapa pun yang masuk melalui pintu belakang adalah pencuri. Ini adalah cara yang baru dan hidup, disetujui dan ditunjuk. Kita bertemu dengan Imam Besar. Ketika kita bergabung dengan Tuhan, kita menjadi satu roh. Dia akan berdiri di samping kita, dan memberkati kita. Jalan kita ke Sion tidak akan diblokir. Orang yang culas tidak dapat menemukan jalan ini.

Roma 12:1
Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati. 

Terkadang kita harus memeriksa, apakah domba-domba itu bersih. Ada standar tinggi untuk menjadi korban. Kita harus menjadi korban yang rela, spiritual, cocok, kudus, dapat diterima, sudah diubahkan dan korban yang hidup. Setiap hari posisikan diri kita di tempat-tempat tinggi yang menghubungkan Allah dengan tubuh dan roh kita. Ketika kita menjadi rekan dengan Roh Kudus, Dia akan memenuhi kita sepenuhnya. Sediakan tubuh kita. Kita menyediakan apa yang sesuai dengan standar. Jika kita ingin menjadi layak atas panggilan kita, kita perlu menjadi seorang penyembah. Kita perlu diperbarui dalam pikiran kita dengan firman Tuhan.

Siapa yang mewakili kita di surga? Dialah Yesus Perantara kita. Tongkat kerajaan tidak akan meninggalkan Yehuda. Kita perlu tahu siapa yang mewakili kita dan berkumpul bersama secara kolektif ketika hari Tuhan semakin dekat. Perlihatkan diri kita dari hati yang jujur, ​​dan berpegang teguh pada pengakuan kita.

Roma 12:2 
Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.

Banyak orang tidak memahami betapa beratnya menjadi pemimpin di Rumah Tuhan. Setiap hari ketika kita adalah seorang pemimpin di Rumah Tuhan, orang-orang akan menghakimi kita dan melihat seberapa bersih kita dan bagaimana kita akan menyelamatkan negeri kita. Ketika pikiran kita diperbarui, roh pikiran kita juga akan diperbarui dan kita dapat mengetahui pikiran Kristus sehingga kita dapat membuktikan apa kehendak Allah. Jika kita dapat membuktikan apa kehendak Allah, kita akan memiliki keberanian untuk melakukannya. Ketika kita mengenal Dia dengan baik, dan mengenal Dia sebagai seorang Bapa, segalanya akan menjadi lebih baik. Ketika kita telah melihat Bapa kita akan puas. Kita akan menemukan Tuhan dan menemukan jalan ke Hadirat-Nya, dan hal-hal baru akan terjadi.


RESPON

Dari pesan pp Jonathan ini, berikut ini yang saya dapatkan.

1. Kita harus miliki kerinduan untuk ziarah / ascending / naik dalam posisi roh (stature) yaitu selalu rindu mencari kehadiran-Nya. Rindu akan realita kehidupanNya ada dalam hidup kita.   Ini modal awal kita untuk dapat menangkap perkenanan dalam hadirat Nya. 

2. Perkenanan Allah kita perlukan menjadi syarat mutlak untuk masuk ke Sion. Kita dapat melihat perkara-perkara lebih besar dan Dia berikan hal-hal baik, bahkan pada awal musim. Kita sedang berada di Gosyen, terlindung dan diberkati. 

3. Di Sion kita kita mengalami hal-hal yang terbaik yang belum pernah Allah karunia kan kepada kita sebelum nya. Kita akan diberkati oleh para gembala-Nya supaya bertambah-tambah dan dipenuhi. Kita mengalami kehadiran Tuhan yang supranatural, karena kita membawa tabut perjanjian itu di dalam kita. Kita menyentuh pengurapan para rasul. Kita menerima anugerah pemerintahan oleh karena Tahta Allah ada di Sion. Kita akan diambil alih dan menjadi teman dekat Roh Kudus. Sion bukan lagi hanya tempat tapi hubungan dan persekutuan. 

Meskipun kita akan sudah di Sion. Saya menangkap pesan adanya 2 macam orang yang berbeda:
1. Orang-orang yang hanya menikmati ketika hal-hal besar itu terjadi. Mereka memberikan kesaksiannya atas hal-hal besar yang mereka terima. Ini adalah orang-orang yang telah menerima dan merespon panggilan ke Sion, sebab hatinya melekat pada jalan raya menuju Sion. 
2. Orang-orang yang telah belajar / naik lagi, untuk melakukannya, mengikuti teladan Yesus. Sesudah dicobai oleh iblis di padang gurun, iblis meninggalkanNya, dan Yesus dilayani oleh para malaikat. Itu Sion Yesus. Tapi Dia datang ke Sion bukan untuk menikmatinya, tapi melakukan seluruh kehendak Bapa dan menyelesaikannya. Kelompok ini adalah mereka yang menjadi jalan raya menuju Sion. 

Abraham dan Ishak belum bisa diutus ke Mesir, tetapi Yakub telah disiapkan Tuhan, menjadi orang yang layak diutus.

Musa merespon panggilan Allah dan melakukan perkara-perkara yang ajaib, tapi masih terus berargumentasi dengan Allah demi orang Israel. Yosua dan Kaleb memiliki roh yang berbeda, roh yang berani dan roh yang perkasa dengan ketetapan hati untuk berpegang kepada perkataan Tuhan. Mereka sudah terbukti menjadi orang-orang yang layak diutus, bukan hanya merespon panggilan. 

Para murid mengalami aniaya waktu memberitakan Injil demi merespon panggilan membawa pesan Kerajaan, namun mereka tidak menjadi lemah dan meminta keberanian. Mereka dilayakkan Tuhan menjadi utusan. 
Di Sion kita disiapkan bukan untuk menikmati hal-hal besar saja, tapi disiapkan untuk menerima  double dan dilayakkan untuk diutus. Kita harus membuktikan kita layak menerima perkenanan itu supaya dapat mengekspresikan hidup Kristus sampai memancar untuk mengubahkan keadaan.

Saya menyadari Tuhan sedang membawa saya bukan hanya untuk menikmati damai sejahtera dan kepenuhan sukacita dan hal-hal baik yang sudah dan sedang saya terima pada awal musim ini (khususnya pada bulan Juni ini), seperti yang saya sedang alami sekarang, tapi untuk terus berjalan dan bermitra dengan Roh Kudus demi tujuan Nya. 

Amin. 







Postingan populer dari blog ini

Mengatasi Spirit Amalek

Perang Melawan Spirit Amalek Dari Generasi ke Generasi Spirit Amalek adalah spirit cinta akan uang, keserakahan, egoisme, spirit familiarity (minta dimaklumi oleh Tuhan untuk suatu perbuatan yang dipandang baik). Spirit Amalek membuat orang percaya menjadi batu sandungan, mencari kesempatan dari kelemahan orang, bahkan menahan kegerakan Tuhan. Kita melihat spirit keserakahan yang sama beroperasi di banyak pemimpin Gereja , bahkan hari ini. L ebih dari apa pun, hal ini telah mendiskualifikasi mereka untuk mengecap firman yang baik dan karunia-karunia dunia yang akan datang ( from ruling in the Tabernacles Age to come, Ibrani 6:5) . Kisah Purim kembali ke waktu ketika orang Amalek menyerang Israel beberapa minggu setelah mereka meninggalkan Mesir di bawah Musa. Kisah ini dicatat dalam Keluaran 17: 8-16. Setelah pertempuran .... (14) Lalu berkatalah TUHAN kepada Musa, "Tulis kanlah semuanya ini dalam sebuah kitab sebagai tanda peringatan, dan ingatkanlah kep...

Delusi Ego Manusia

Umat ​​manusia percaya bahwa dirinya adalah tuhan (oleh karena kehendak bebas yang dimilikinya), dan hanya tunduk pada dirinya sendiri — tetapi ia hanyalah manusia fana yang tertipu oleh si jahat. Saya ingin membuktikan anggapan ini dengan mengutip kisah menara Babel. Kejadian 11:6 (TB) dan Ia berfirman: "Mereka ini satu bangsa dengan satu bahasa untuk semuanya. Ini barulah permulaan usaha mereka; mulai dari sekarang apa pun juga yang mereka rencanakan, tidak ada yang tidak akan dapat terlaksana. Perhatikan "mulai dari sekarang apa pun juga yang mereka rencanakan, tidak ada yang tidak akan dapat terlaksana" . Artinya, Allah pun mengakui bahwa kekuatan dari kesatuan dan kesepatan manusia yang memilih memakai kehendak bebasnya, tanpa sedikitpun faktor Tuhan.  Justru mereka merasa jadi tuhan. Mereka membangun gambar diri (image) mereka dan mencari nama atau reputasinya. Padahal Tuhanlah yang ingin menjadikan mereka serupa dan segambar (image) dengan diriNya. Tapi bukan ...

Efesus 3:16-20 - DOA PAULUS

MEMPERBESAR KAPASITAS ROH Efesus 3:16-20 3:16  Aku berdoa supaya Ia, menurut kekayaan   kemuliaan-Nya, menguatkan dan meneguhkan kamu oleh Roh-Nya di dalam batinmu, 3:17 sehingga oleh imanmu Kristus diam di dalam hatimu dan kamu berakar serta berdasar di dalam kasih. 3:18 Aku berdoa, supaya kamu bersama-sama dengan segala orang kudus dapat memahami, betapa lebarnya dan panjangnya dan tingginya dan dalamnya kasih Kristus, 3:19 dan dapat mengenal kasih itu, sekalipun ia melampaui segala pengetahuan. Aku berdoa, supaya kamu dipenuhi di dalam seluruh kepenuhan Allah. 3:20 Bagi Dialah, yang dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita, Doa yang disampaikan  dalam Efesus 3: 16-20 pada dasarnya ada lima hal yang  rasul Paulus doakan agar mereka dan kita memiliki: ...

ROH YANG TANPA BATAS (Bagian 1) - The Boundless Spirit UR #225

Berikut adalah catatan  dari khotbah THE UPPER ROOM 225 oleh Dr. Jonathan David pada tanggal 24 Maret 2026 yang berjudul "ROH YANG TANPA BATAS (Bagian 1)" : THE UPPER ROOM 225 - 24 Maret 2026 ROH YANG TANPA BATAS (Bagian 1) Pembicara: Dr. Jonathan David 1. Pendahuluan & Doa Pembuka Pencurahan Terakhir: Tuhan berfirman akan ada pencurahan terakhir Roh Kudus yang akan mengakhiri segalanya dan memulai zaman baru, yaitu zaman kebenaran . Manifestasi Roh Kudus: Roh Kudus akan membawa umat-Nya kepada kebenaran, pewahyuan, pengertian, hikmat, dan memberikan informasi rahasia serta pengertian mendalam yang hanya diberikan oleh surga . Musuh tidak akan bisa memotong informasi atau apa yang Tuhan katakan kepada kita . Kisah Mendengar Suara Tuhan: Pembicara menceritakan pengalaman tentang seorang wanita yang mengaku bersedia membayar 1 juta dolar untuk bisa mendengar suara Tuhan . Namun, ketika ditawari CD dan catatan khotbah seharga USD 55, wanita tersebut mengeluh mahal...

MASUK PADA MASA PENGGENAPAN FIRMAN

Kita adalah generasi yang masuk pada masa penggenapan firman. Namun walau pun sudah mendapatkan banyak perkataan Tuhan, penglihatan, nubuatan dan seterusnya, tetap saja seringkali kita merasa bingung, buntu bahkan sebagian orang menjadi tidak percaya, banyak mengeluh, bersungut-sungut dan undur. Penyebabnya adalah karena kita fokus pada persoalan dan terpengaruh keadaan, hal-hal yang sifatnya natural. Demikian halnya dengan Yosua ketika ia memandangi tembok Yerikho, setelah bangsa Israel telah menyeberang sungai Yordan, di seberang Yerikho.

YUSUF ARITMATEA MENJADI GENERASI PENGGENAP

gambar: myeastercandy.blogspot.co.id Ada orang-orang yang Tuhan sudah siapkan dan tetapkan untuk menjadi pelaksana dari firman-Nya. Di saat saat kritis dan penting banyak orang terkejut,  tidak menyangka, ada orang-orang yang bisa melakukan hal-hal yang kristis. Nama Yusuf dari Arimatea baru muncul di saat-saat kematian Yesus. Dia bukan termasuk 12 murid Yesus. Tidak juga termasuk 70 murid Yesus atau 500 murid Yesus yang lainnya. Yusuf Arimatea tiba-tiba muncul di saat yang kritis sekali.  Ketika tidak ada seorang pun yang tidak punya akses kepada Pontius Pilatus, ternyata muncul Yusuf dari Arimatea. Ketika itu murid-murid Yesus yang sudah mengikuti Dia tiga setengah tahun lamanya semua lari meninggalkan Yesus dan tercerai-berai. Jadi siapa yang akan menguburkan mayat Yesus dengan layak? Siapa yang bisa menggenapkan firman perkataan Tuhan?   Membuat kita terkejut; kapan Tuhan menyiapkannya?  Alkitab hanya menyebut dia adalah seseorang yang berasal da...

Upper Room 35 – DR. Jonathan David

  Dobel dekade sorga terbuka, ketajaman profetik, posisi strategis dan demonstrasi Roh adalah anugerah yang diberikan Tuhan Yang Mahatinggi untuk kita menghadapi tantangan 20 tahun hari-hari terakhir ini (2019-2039). 08-02-2022 Sorga terbuka dan Roh Kudus turun. Sekarang aku bisa memulai pelayanan. Hal-hal supranatural akan mengambil alih. Roh Kudus jadilah pemimpinku sebagaimana Kau memimpin Kristus. Kesaksian dari Roh, bahwa aku adalah anak Allah yang hidup, bergabung dengan Kristus dan mewarisi yang Tuhan sediakan. Ketajaman profetik, dobel dekade sorga terbuka, posisi strategis dan demonstrasi Roh akan jadi porsi hidup kami dalam 2 dekade sorga terbuka 2019-2039. Selama 40 hari 40 malam Goliath menantang orang Israel.   Daud membangkitkan keberaniannya ketika Isai memberikan tugas mengantar makanan. Pergi dan lihat. Dia dengarkan nasihat bapanya dan tugas itu sudah diset. Berapa banyak yang mentaati bapa rohani? Kita kehilangan pesan itu. Dan Bileam dicemari oleh...

Rumah Rohani

POLA   RUMAH   ROHANI Ps. Ir. Djonny Tambunan Sekaranglah waktunya, apa yang pernah saudara terima perkataan Tuhan itu, janji Tuhan, nubuatan itu, maka kita akan menerimanya, kita akan menikmatinya dan kita akan menggenapinya. Jangan lihat ke belakang. Tuhan berkata: Apa yang Ku firmankan akan Ku genapi segera dengan sempurna. Kapan kita siap? Selama kita tidak siap tidak akan tergenapi. Kalo kita mengambil sikap seperti binatang-binatang yang masuk ke dalam bahterah Nuh, maka kita akan masuk. Nuh hanya menyediakan satu jenis makanan bagi semua binatang. Semua orang yang mengambil sikap seperti Ishak itulah yang akan menerima warisan.   Harta yang berharga tidak diberikan kepada mereka yang bersikap seperti anjing dan babi. Apa yang membuat kita masuk atau tidak adalah keputusan kita sendiri, sikap kita sendiri. Jangan minta waktu, karena waktu tidak bisa mengubah saudara , tapi apa merubah kita adalah keputusan kita. Lupakan yang di belakangmu, apakah...

Kepenuhan keallahan (the fullness of the Godhead) di dalam Yesus dan Orang Percaya (MKS #42)

Ringkasan: Khotbah Ps. Djonny ini masih membahas konsep iman yang hidup melalui teladan perjalanan hidup Abraham . Bahwa iman sejati bukan sekadar pengakuan, melainkan harus diwujudkan melalui perbuatan nyata yang mendasari setiap keputusan hidup sehari-hari. Penulis menjelaskan bahwa ketika seseorang lahir baru, mereka menerima benih ilahi dan potensi Allah yang harus dikembangkan hingga mencapai kedewasaan spiritual. Melalui ketaatan Abraham, Allah menyingkapkan rahasia kerajaan-Nya yang kemudian diwariskan secara spiritual kepada generasi berikutnya sebagai keturunan Abraham . Fokus utama narasi ini adalah ajakan bagi jemaat untuk bertumbuh dewasa dan tidak menjadi bayi rohani agar dapat menerima janji warisan ilahi . Akhirnya, iman tersebut dipandang sebagai kunci untuk menampilkan dimensi rupa Allah dan mengalahkan kuasa maut di dunia. Ibadah JMD Bandung 14 Juni 2026 - Manusia Kerajaan Sorga 42" Berikut adalah ringkasan poin-poin penting serta penjelasan detailnya:...

Membangun Benteng Perlindungan

SATE 10 December 2020   Bacalah terlebih dahulu: Ibrani 8:7-10, Ayub 1:1 Sebagaimana iblis dapat membuat benteng di dalam pikiran manusia, Allah juga dapat membuat benteng di dalam manusia. Ayub mempunyai empat karakter yang menonjol di dalam kehidupannya yaitu saleh, jujur, takut akan Allah dan menjauhi kejahatan. Ketika iblis melakukan berbagai pencobaan kepada Ayub seiijin dari Allah, dimulai dari kehilangan anak-anaknya, kesehatannya, istrinya, bahkan dijauhi oleh teman-temannya. Tetapi ketika masalah tersebut muncul, Ayub tetap kuat dan karakter Ayub tetap sama, karena Allah sudah membangun terlebih dahulu banteng dan kubu di dalam pikiran Ayub! Sehingga berkali-kali Alkitab mengatakan bahwa Ayub itu tidak berdosa.   Allah membangun di dalam roh, dengan cara menaruh dan menuliskan hukumNya di dalam akal budi manusia. yaitu melaui mendengarkan dan merenungkan firman sehingga Allah menjadi Allah mereka, dan manusia menjadi umatNya.   *#1. Bagaimana Allah bisa berhasil ...