Langsung ke konten utama

Faktor Keberanian Menjadi Penyebab Orang Dipilih Tuhan atau Tidak

 

Mat 22:14  Sebab banyak yang dipanggil, tetapi sedikit yang dipilih."

Banyak orang yang gagal dalam perjalanan rohani ini setelah dipanggil, percaya, dibaptis air mengalami lahir baru dan seterusnya. Mereka memang layak diundang oleh Sang Raja, tapi gagal memenuhi undangan itu, seperti yang digambarkan oleh perumpamaan di Mat 22:1-14. Mereka memberikan respon bermacam-macam:

  1. Mereka tidak menganggap undangan yang adalah Firman Tuhan itu penting;
  2. Mereka sibuk dengan urusan sendiri, mengurusi pekerjaan dan usaha mereka;
  3. Mereka sibuk menikmati hasil kerja, usaha dan jerih-payah mereka yakni kekayaan, hobi, menekuni minat dan lainnya;
  4. Mereka tidak menyiapkan diri dengan jubah. Tidak mau menyiapkan, membenahi dan membangun diri yakni kehidupan spiritualnya. Itu sebabnya pentingnya menjaga hati nurani bersih dan murni; supaya tidak teralihkan kembali kepada kehidupan dunia dengan sistem Babelnya.
  5. Mereka sudah dipanggil, diundang lahir baru, tapi mereka tidak peduli apa yang jadi kehendak Allah dan  hanya mau menikmati apa yang disediakan Allah. Ini tentang motivasi. Mereka hanya ingin memuaskan diri dengan damai sejahtera Tuhan, berkat-berkat Tuhan, perlindungan Tuhan, penyertaan Tuhan, mujizat-mujizat Tuhan, tapi tidak peduli dengan kehendak Tuhan.
  6. Mereka tidak menghormati Firman Tuhan dengan pantas. Siapa yang mengundang itu? Raja segala raja. Mereka  tidak menghormati apa yang Tuhan sediakan dan berikan, yakni Firman Tuhan yang mendatangi hidupmu dan Dia yang berkata-kata kepadamu lewat hamba Tuhan.
  7. Terakhir, mereka yang memiliki kebenaran sendiri, membuat standar kebenaran sendiri, membuat berbagai alasan dan bantahan untuk membenarkan diri sendiri.

 

Salah satu faktor yang tidak disebutkan di atas adalah faktor keberanian. Faktor keberanian ini sangat terkait dengan mentalitas seseorang untuk percaya dan untuk melakukan apa yang dituntut Tuhan dalam Firman-Nya. Firman Nya menyatakan isi hati-Nya, kehendak-Nya, arahan-Nya, petunjuk-Nya dan perintah Tuhan.

Apa yang terjadi dengan orang Israel yang gagal TERPILIH danDITOLAK ALLAH masuk ke Tanah Perjanjian?

Hilangnya KEBERANIAN untuk PERCAYA KEPADA JANJI TUHAN menjadi penyebab utama semua orang Israel yang keluar dari Mesir gagal masuk ke Tanah Perjanjian yang berlimpah susu dan madunya.

Saya tidak bisa membayangkan di manakah keberanian dari para pemimpin pasukan 1000 dan pasukan 100? Mengapa nyali mereka menjadi ciut seketika hanya dari mendengar laporan 10 orang? Kita tidak usah bicara secara rohani, tapi harusnya mereka adalah orang-orang yang gagah perkasa.

Allah selalu memuji-muji KALEB dan Yosua karena apa?  Karena mereka adalah para pemberani. Mereka adalah orang-orang yang tidak mudah kecut dan tawar hatinya.

Yosua telah ditolong oleh perkataan yang keluar dari mulut Allah untuk menjadi BERANI, jangan takut dan jangan gentar:

Kuatkan dan teguhkanlah hatimu, janganlah takut dan jangan gemetar karena mereka, sebab TUHAN, Allahmu, Dialah yang berjalan menyertai engkau; Ia tidak akan membiarkan engkau dan tidak akan meninggalkan engkau." Ul 31:6

Kaleb mewarisi spirit keberanian dan gagah perkasa sama seperti Yehuda. Demikian pula Daud, demikian pula Yesus, Singa dari Yehuda.

Tetapi hamba-Ku Kaleb, karena lain jiwa (SPIRIT) yang ada padanya dan ia mengikut Aku dengan sepenuhnya, akan Kubawa masuk ke negeri yang telah dimasukinya itu, dan keturunannya akan memilikinya. Bil 14:24

Numbers 14:24 The Message

24 “But my servant Caleb—this is a different story. He has a different spirit; he follows me passionately. I’ll bring him into the land that he scouted and his children will inherit it.

Apa yang terjadi pada Kaleb oleh karena KEBERANIANnya, maka ceritanya menjadi berbeda.

Ul 1:28 Ke manakah pula kita maju? Saudara-saudara kita telah membuat hati kita tawar dengan mengatakan: Orang-orang itu lebih besar dan lebih tinggi dari pada kita, kota-kota di sana besar dan kubu-kubunya sampai ke langit, lagipula kami melihat orang-orang Enak di sana.

Ul 1:28 AYT Ke mana kita akan pergi sekarang?’ Orang yang kita utus telah membuat kita ketakutan dengan laporannya. Mereka berkata, "Orang itu lebih besar dan lebih tinggi daripada kita, kota-kotanya besar dan memiliki benteng dengan tembok-tembok setinggi langit. Kami juga melihat orang Enak di sana."’

Kaleb memberikan laporan yang berbeda (different story that created History).

Yang terhilang sejak dari tragedi Taman Eden sampai sekarang adalah KEBERANIAN

Kej 3:10 Ia menjawab: "Ketika aku mendengar, bahwa Engkau ada dalam taman ini, aku menjadi takut, karena aku telanjang; sebab itu aku bersembunyi."

Adam secara sadar dari hati nuraninya bahwa ia takut, oleh sebab itu dengan nalurinya ia lari menjauh dari Allah dan sembunyi. Itulah yang terjadi, ketika hati nurani menuduh seseorang.

Allah harus memulihkan KEBERANIAN Gideon.

Hak 6:12 Malaikat TUHAN menampakkan diri kepadanya dan berfirman kepadanya, demikian: "TUHAN menyertai engkau, ya pahlawan yang gagah berani."

Raksasa pertama yang dikalahkan dan dibunuh Daud adalah Goliat. Tidak ada keraguan dan ketakutan sedikit pun pada Daud, karena Tuhan telah melatih KEBERANIAN Daud di padang penggembalaan  menghadapi singa dan beruang dan membunuh singa dan beruang itu.

1Sam 17:34 Tetapi Daud berkata kepada Saul: "Hambamu ini biasa menggembalakan kambing domba ayahnya. Apabila datang singa atau beruang, yang menerkam seekor domba dari kawanannya, 35  maka aku mengejarnya, menghajarnya dan melepaskan domba itu dari mulutnya. Kemudian apabila ia berdiri menyerang aku, maka aku menangkap janggutnya lalu menghajarnya dan membunuhnya. 36  Baik singa maupun beruang telah dihajar oleh hambamu ini. Dan orang Filistin yang tidak bersunat itu, ia akan sama seperti salah satu dari pada binatang itu, karena ia telah mencemooh barisan dari pada Allah yang hidup."

Setelah Goliat semua raksasa itu mati ditangan Daud dan orang-orangnya Daud.

Keberanian Pada Gereja Mula-mula

Ketika sidang itu melihat KEBERANIAN PETRUS DAN YOHANES dan mengetahui, bahwa keduanya orang biasa yang tidak terpelajar, heranlah mereka; dan mereka mengenal keduanya sebagai pengikut Yesus. Kis 4:13

Dunia pertama-tama tidak melihat iman atau nilai-nilai apa pun yang dibawa orang Kristen, tapi mereka melihat keberanian. Itu yang mereka lihat pada Petrus dan Yohanes, sebagai pengikut Yesus.

Dan sekarang, ya Tuhan, lihatlah bagaimana mereka mengancam kami dan berikanlah kepada hamba-hamba-Mu keberanian untuk memberitakan firman-Mu. Kis 4:29

Murid-murid dan jemaat tidak meminta supaya Tuhan memperbesar iman mereka, melainkan meminta KEBERANIAN yang lebih untuk memberitakan firman.

Inilah yang dirasakan KURANG, demikian juga pada masa kini. Orang Kristen kurang berani menyatakan kebenaran dan apa yang mereka percaya atau pun tidak berani menyatakan kekurangan mereka. Sikap setengah-setengah ini digambarkan sebagai orang yang suam-suam atau munafik.

Why 3:15 Aku tahu segala pekerjaanmu: engkau tidak dingin dan tidak panas. Alangkah baiknya jika engkau dingin atau panas! 16 Jadi karena engkau suam-suam kuku, dan tidak dingin atau panas, Aku akan memuntahkan engkau dari mulut-Ku.

Ini adalah orang Kristen hanya ingin mencari aman dan memikirkan diri sendiri saja dan keluarganya. Baginya itu sudah lebih dari cukup. Mereka selalu berada di posisi nyaman, posisi bertahan dan tidak pernah mau pada posisi menyerang. Saya tidak pernah merugikan orang lain dan saya juga tidak mau dirugikan. Inilah ciri pedagang yang hanya berpikir soal untung rugi. Mereka merasa selalu benar sendiri.

Why 3:17 Karena kamu berkata, ‘Aku kaya, berkelimpahan, dan tidak kekurangan apa-apa,’ dan tidak tahu bahwa sesungguhnya kamu sengsara, malang, miskin, buta, dan telanjang. Why 3:18 Aku menasihatimu untuk membeli dari-Ku emas, yang dimurnikan dengan api supaya kamu menjadi kaya, dan pakaian-pakaian putih supaya kamu dapat memakainya sehingga rasa malu karena ketelanjanganmu tidak akan terlihat, dan mengoles salep pada matamu supaya kamu dapat melihat.

PEPERANGAN dan KEBERANIAN

Ef 6:19 juga untuk aku, supaya kepadaku, jika aku membuka mulutku, dikaruniakan perkataan yang benar, agar dengan keberanian aku memberitakan rahasia Injil, 20  yang kulayani sebagai utusan yang dipenjarakan. Berdoalah supaya dengan KEBERANIAN aku menyatakannya, sebagaimana seharusnya aku berbicara.

Paulus tidak kekurangan iman, tidak kekurangan firman dan tidak kekurangan kasih karunia. Namun SATU hal yang disadarinya bisa menjadi kekurangannya adalah KEBERANIAN. Banyak orang yang berani memberitakan Injil, tapi sedikit orang yang bicara sebagaimana seharusnya ia bicara ketika ada di hadapan sedikit mau pun banyak orang.

Yesus di hadapan Pontius Pilatus berani menyatakan rahasia Injil tentang Kerajaan Allah dan Dia katakan, bahwa untuk itulah Ia lahir, supaya Ia memberikan kesaksian tentang kebenaran.

Yoh 18:36 Jawab Yesus: "Kerajaan-Ku bukan dari dunia ini; jika Kerajaan-Ku dari dunia ini, pasti hamba-hamba-Ku telah melawan, supaya Aku jangan diserahkan kepada orang Yahudi, akan tetapi Kerajaan-Ku bukan dari sini." Yoh 18:37 Maka kata Pilatus kepada-Nya: "Jadi Engkau adalah raja?" Jawab Yesus: "Engkau mengatakan, bahwa Aku adalah raja. Untuk itulah Aku lahir dan untuk itulah Aku datang ke dalam dunia ini, supaya Aku memberi kesaksian tentang kebenaran; setiap orang yang berasal dari kebenaran mendengarkan suara-Ku."

Sejak lahir sampai mati-Nya, bahkan sebelum dan sesudahnya; Yesus selalu membawa kesaksian tentang kebenaran dan membuka tabir dari rahasia Kerajaan Allah dan dan rencana agung Allah yang menyatakan kemuliaan Bapa. Itulah sebabnya Yesus memiliki KEBERANIAN yang luarbiasa. Dan ini sejalan dengan apa yang dikatakan Petrus, Yohanes dan jemaat pada hari Pentakosta:

Kis 4:25 Dan oleh Roh Kudus dengan perantaraan hamba-Mu Daud, bapa kami, Engkau telah berfirman: Mengapa rusuh bangsa-bangsa, mengapa suku-suku bangsa mereka-reka perkara yang sia-sia? 26  Raja-raja dunia bersiap-siap dan para pembesar berkumpul untuk melawan Tuhan dan Yang Diurapi-Nya. 27  Sebab sesungguhnya telah berkumpul di dalam kota ini Herodes dan Pontius Pilatus beserta bangsa-bangsa dan suku-suku bangsa Israel melawan Yesus, Hamba-Mu yang kudus, yang Engkau urapi, 28  untuk melaksanakan segala sesuatu yang telah Engkau tentukan dari semula oleh kuasa dan kehendak-Mu.

29  Dan sekarang, ya Tuhan, lihatlah bagaimana mereka mengancam kami dan berikanlah kepada hamba-hamba-Mu KEBERANIAN untuk memberitakan firman-Mu.

Jemaat mula-mula telah meminta KEBERANIAN yang sama yang Yesus miliki ketika menghadapi semua musuh Tuhan yang dipakai iblis untuk melawan dan membunuh Dia yang diurapi.

Setiap orang percaya harus mengenakan KEBERANIAN sebagai JUBAH KEBENARAN. Harus memahami dan menyadari kenapa kita dilahirkan kembali oleh pengorbanan darah Yesus, tidak lain untuk memulihkan KEBERANIAN BERADA DI SISI TUHAN. TANPA KEBERANIAN SEORANG PRAJURIT YANG SUDAH MENGENAKAN SELURUH PERLENGKAPAN SENJATA ALLAH MALAH AKAN MERASA KEBERATAN DENGAN PERLENGKAPAN ITU.

Bagaimana Allah memulihkan keberanian?

Ibr 10:19  Jadi, saudara-saudara, oleh darah Yesus kita sekarang penuh keberanian dapat masuk ke dalam tempat kudus

Keberanian yang Allah restorasi adalah keberanian yang kudus. Keberanian seperti terang mengalahkan gelap. Kekudusan Tuhan tidak ada bayangan. Keberanian yang membawa kita ke tempat kudus,karena darah Yesus, Anak-Nya itu, menyucikan kita dari pada segala dosa.  Darah Yesus yang telah menyucikan kita membuat hati nurani kita tidak menuduh lagi. Ini yang membuat hati kita terintegrasi di dalam kesatuan iman dan tujuan panggilan-Nya dalam hidup kita untuk melakukan kehendak Bapa demi kemuliaan-Nya. Untuk itulah kita dilahirkan kembali sebagai ciptaan baru.

KESEMPURNAAN KASIH ALLAH DI DALAM KITA KALAU KITA MEMPUNYAI KEBERANIAN PERCAYA

1Yoh 4:17 Dalam hal inilah kasih Allah sempurna di dalam kita, yaitu kalau kita mempunyai keberanian percaya pada hari penghakiman, karena sama seperti Dia, kita juga ada di dalam dunia ini.

Percaya dan iman itu memerlukan keberanian. Berperang dan berkorban membutuhkan keberanian. Menyatakan kebenaran membutuhkan keberanian. Memberitakan rahasia Kerajaan membutuhkan keberanian. Yesus dilahirkan untuk menyatakan kebenaran dan rahasia Kerajaan Allah demi kemuliaan Bapa sampai mati. Yesus dilahirkan dan hadir ke dunia ini, karena keberanian Bapa. Kasih menimbulkan keberanian. Itu sebabnya Bapa sangat mengasihi dan berkenan kepada Yesus. Bukan hanya karena Ia adalah Putra Allah.

 

Amin

 

 

 

Postingan populer dari blog ini

Conquering the Mountains of Governance and Political (UR #237)

Khotbah  Dr. Tunde Bakare dalam acara ISC 2025 membahas peran strategis orang percaya di gunung politik dan pemerintahan . Beliau menekankan pentingnya memiliki pola atau cetak biru ilahi serta karakter yang murni sebelum terlibat dalam kepemimpinan publik agar tidak tercemar oleh sistem dunia. Melalui berbagai rujukan Alkitab, ia menjelaskan bahwa Tuhan akan membangkitkan pemimpin-pemimpin profetik untuk menggantikan sistem yang korup dan menindas rakyat. Bakare juga membagikan pengalaman pribadinya di Nigeria tentang bagaimana kekuatan doa dan nubuat mampu mempengaruhi arah politik nasional serta menentang rezim yang tidak adil. Inti dari pesan ini adalah panggilan bagi generasi muda untuk menjadi agen perubahan yang berani merebut kembali pengaruh di berbagai bidang budaya demi kesejahteraan bangsa. Narasi ini ditutup dengan penegasan bahwa kepemimpinan yang takut akan Tuhan adalah kunci utama yang membedakan kemajuan suatu negara dari keterpurukannya. Berikut adalah c...

Peran Roh Kudus (MKS #49)

  "Manusia Kerajaan Sorga 49", berfokus pada rencana ilahi Allah bagi umat manusia dan bagaimana individu dapat menyelaraskan hidup mereka dengan kehendak-Nya. Ditekankan bahwa orang percaya tidak boleh mengandalkan kekuatan mereka sendiri, tetapi pada kuasa Roh Kudus dan Firman Allah untuk memenuhi takdir mereka. Ibadah JMD Bandung 2 Agustus 2026 - Manusia Kerajaan Sorga 49 Poin-Poin Utama : Memahami Bahasa Allah: Papa menekankan pentingnya memahami "bahasa" Allah, mencatat bahwa Alkitab tidak boleh dilihat sebagai ayat-ayat yang terisolasi, tetapi sebagai satu rencana besar yang terpadu. Memahami firman dan menyelaraskan hidup dengan kehendak Allah memerlukan tuntunan Roh Kudus, bukan sekadar kemampuan akal. Roh Kudus sangat penting untuk wahyu yang sejati. Kuasa Firman: Firman memiliki kuasa bawaan untuk menggenapi dirinya sendiri. Manusia cukup percaya dan memberi ruang bagi kasih karunia Allah, bukan memaksakan dengan usaha sendiri seperti pola hukum Taurat. Or...

Kapasitas dan Potensi Spiritual (MKS #48)

Ps. Djonny  membahas konsep Manusia Kerajaan Sorga melalui tinjauan teologis atas janji Tuhan kepada Abraham dalam Kejadian 17 . Beliau menjelaskan bahwa identitas sebagai raja menurut definisi ilahi bukan didasarkan pada kekuasaan duniawi seperti Nimrod, melainkan pada kapasitas spiritual untuk memerintah melalui kebenaran dan ketaatan. Terdapat penekanan pada enam langkah Allah dalam Kejadian 1 , mulai dari memberkati hingga memberikan otoritas untuk menaklukkan bumi, sebagai pola bagi manusia untuk mewujudkan kerajaan Allah di dunia. Peran Roh Kudus dianggap krusial dalam memperluas pengaruh hidup seseorang agar mencapai kaliber dunia demi kemuliaan Tuhan. Melalui teladan Yesus, jemaat diajak untuk menyadari potensi ilahi dan warisan rohani mereka sebagai keturunan Abraham yang dipanggil untuk menyatakan otoritas surga. Ibadah JMD Bandung 26 Juli 2026 - Manusia Kerajaan Sorga 48 Berikut adalah catatan selengkapnya dari materi "Manusia Kerajaan Sorga 48: Raja-Raja dari Ket...

Ikat Janji Allah (God's Covenant) dengan Abraham dan Keturunannya

Saat Teduh 26 Jan 2025 Kej 26:1  Maka timbullah kelaparan di negeri itu.  —  Ini bukan kelaparan yang pertama, yang telah terjadi dalam zaman Abraham. Sebab itu Ishak pergi ke Gerar, kepada Abimelekh, raja orang Filistin. 2  Lalu TUHAN menampakkan diri kepadanya serta berfirman: "Janganlah pergi ke Mesir, diamlah di negeri yang akan Kukatakan kepadamu. 3  Tinggallah di negeri ini sebagai orang asing, maka Aku akan menyertai engkau dan memberkati engkau,  4  Aku akan membuat banyak keturunanmu seperti bintang di langit; Aku akan memberikan kepada keturunanmu seluruh negeri ini, dan oleh keturunanmu semua bangsa di bumi akan mendapat berkat, 5  karena Abraham telah mendengarkan firman-Ku dan memelihara kewajibannya kepada-Ku, yaitu segala perintah, ketetapan dan hukum-Ku." Kej 26:12 Maka menaburlah Ishak di tanah itu dan dalam tahun itu juga ia mendapat hasil seratus kali lipat; sebab ia diberkati TUHAN. 13  Dan orang itu menjadi kaya, bahkan k...

BELAJAR DARI GEREJA EFESUS

Salah satu gereja yang dibangun rasul Paulus dari awalnya adalah jemaat Efesus. Gereja Efesus menjadi gereja yang perkembangannya sangat fenomenal, karena dalam beberapa tahun dilatih oleh rasul Paulus mereka telah memberikan dampak kepada kota Efesus dan firman tersebar di Asia .

PANGGILAN KEPADA KEIMAMATAN MELKISEDEK

Ibrani 7:1-3  Sebab Melkisedek adalah raja Salem dan imam Allah Yang Mahatinggi; ia pergi menyongsong Abraham ketika Abraham kembali dari mengalahkan raja-raja, dan memberkati dia. Kepadanya pun Abraham memberikan sepersepuluh dari semuanya. Menurut arti namanya Melkisedek adalah pertama-tama raja kebenaran, dan juga raja Salem, yaitu raja damai sejahtera.

The Unstoppable Generation and Strategies for Leadership Succession (UR #238)

Artikel ini bersumber dari materi pengajaran dari Dr. Jonathan David mengenai konsep suksesi kepemimpinan dan pembentukan generasi "Manusia yang Tak Terhentikan."  Beliau menekankan bahwa kekuatan sebuah pelayanan sangat bergantung pada ketangguhan spiritual pemimpinnya dalam menghadapi berbagai hambatan seperti pola pikir negatif dan pergaulan yang salah. Fokus utamanya adalah pentingnya membangun hubungan bapa-anak yang sejati untuk mewariskan takdir ilahi, bukan sekadar membagi tanggung jawab struktural. Melalui rujukan kitab Kisah Para Rasul 16 dan Pengkhotbah 2 , dijelaskan bahwa suksesi yang akurat harus direncanakan dengan hati-hati agar warisan rohani tetap berlanjut tanpa perubahan arah. Tujuan akhirnya adalah melahirkan gereja apostolik yang tak tergoyahkan dan murni dari pengaruh duniawi atau denominasi. Strategi ini menuntut penggunaan hikmat, pengetahuan, dan keterampilan ilahi untuk menerjemahkan kehendak Tuhan ke dalam realitas di bumi. 30 06 2026, ...

EIDO dan GINOSKO

Yohanes 4:10 Jawab Yesus kepadanya: *"Jikalau engkau tahu (eido) tentang karunia Allah dan siapakah Dia yang berkata kepadamu:*  Berilah Aku minum! niscaya engkau telah meminta kepada-Nya dan Ia telah memberikan kepadamu air hidup." Gbr: youtube.com Eido di sini artinya memiliki pengetahuan. Mungkin tau dari orang lain atau pernah melihat-Nya. Pernah mendengar khotbah atau melihat perbuatan dan mujizat yang Yesus lakukan. Mereka yang tidak memiliki pengetahuan disebut orang bodoh dan bahkan sebagai pelaku kejahatan, karenanya mereka menolak karunia Allah dan menolak Yesus yang diutus oleh-Nya. Orang bodoh tidak melihat apa yang disediakan Allah dan akan berakhir kepada hidup yang sia-sia walau sesukses apa pun di dunia ini menurut anggapan orang. Yohanes 1:11-12 1:11 Ia datang kepada milik kepunyaan-Nya, tetapi orang-orang kepunyaan-Nya itu tidak menerima-Nya. 1:12 Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu merek...

KEHIDUPAN ZOE Kehidupan Yang Berkelimpahan

Kehidupan Berkualitas Yang Yesus Berikan Yoh 10:10 Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup,    dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. gbr: opernarmautralia.org Yesus datang supaya kita akan memiliki kehidupan yang melampaui arus seluruh aspek kehidupan, lebih dari cukup, mencapai setiap bagian dari roh manusia kita, setiap bagian dari alam jiwa kita, pikiran, kehendak dan emosi, mencapai setiap bagian dari tubuh fisik kita, mencapai setiap bagian dari keuangan kita, hubungan dan semua yang berkaitan dengan kehidupan duniawi dan kehidupan spiritual kita. Dalam bahasa Yunani,   ada tiga kata yang berbeda -bios, psuche, dan zoe- diterjemahkan sebagai "hidup", dan masing-masing memiliki arti yang berbeda. Bios – adalah kehidupan biologis kita. Semua makhluk hidup memiliki bios. Bioskop artinya gambar hidup. Biologi ilmu yang mempelajari tentang makhluk hidup. Psuche adal...

"Berkat" (Barak/Berekah) Dan Bagaimana Kita Menerima Berkat Itu Dari Tuhan

Konsep Kunci: Barak/Berekah (Berkat) ) Asal Kata: Kata "berkat" dalam bahasa Ibrani adalah barak, yang artinya memberkati. Bentuk kata bendanya adalah berekah, yang berarti hasil dari tindakan memberkati. Makna Mendalam: Barak juga dikaitkan dengan kata "to kneel" atau "menekuk lutut". Ini menunjukkan bahwa berkat dari Tuhan adalah tindakan di mana Tuhan merendahkan diri-Nya untuk melayani dan melimpahkan kebaikan-Nya kepada kita. Contoh Nyata: Tindakan Yesus yang merendahkan diri menjadi hamba, mati bagi kita di kayu salib adalah wujud tertinggi dari barak (berkat) Allah. Ayat Kunci: Amsal 10:22:  "Berkat Tuhanlah yang menjadikan kaya, susah payah tidak akan menambahinya." Mazmur 127:2:  "Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi dan duduk-duduk sampai jauh malam, dan makan roti yang diperoleh dengan susah payah--sebab Ia memberikannya kepada yang dicintai-Nya pada waktu tidur." Pengkhotbah 2:26:  "Karena kepada orang yang dikenan-Nya Ia ...