Langsung ke konten utama

Penyebab Kegagalan Dalam Mengikut Tuhan

 Rangkuman Penyebab Kegagalan mengikut Allah

Banyak orang yang mengalami kegagalan dalam mengikut Tuhan. Mereka tidak sampai mengakhiri garis akhir dalam perlombaan iman. Tidak sampai kepada takdir (destiny) yang Tuhan tetapkan dalam hidup mereka.  Kita berdoa, supaya jangan kita terjerumus, sebab hambatan terbesar ada dari dalam sendiri.

Kita bisa mengalami firman Tuhan. Realtita firman Tuhan adalah realita Tuhan sendiri yang menyatakan  Pribadi-Nya kepada kita. Realitas Tuhan itu  akan kita miliki dan nikmati, sebab Firman Kebenaran-Nya menjadi milik kita sendiri, menjadi iman dan jatidiri kita.  Firman Kebenaran yang diwujudkan di dalam dan melalui kita kami. Firman Tuhan akan mencapai maksudnya lewat hidup kita. Biarlah Roh Kudus menuntun kita, memberikan pengertian dan hikmat.

Mat 8:18 Ketika Yesus melihat orang banyak mengelilingi-Nya, Ia menyuruh bertolak ke seberang. 19  Lalu datanglah seorang ahli Taurat dan berkata kepada-Nya: "Guru, aku akan mengikut Engkau, ke mana saja Engkau pergi."  20  Yesus berkata kepadanya: "Serigala mempunyai liang dan burung mempunyai sarang, tetapi Anak Manusia tidak mempunyai tempat untuk meletakkan kepala-Nya."

21  Seorang lain, yaitu salah seorang murid-Nya, berkata kepada-Nya: "Tuhan, izinkanlah aku pergi dahulu menguburkan ayahku." 22  Tetapi Yesus berkata kepadanya: "Ikutlah Aku dan biarlah orang-orang mati menguburkan orang-orang mati mereka."

 

Luk 9:59 Lalu Ia berkata kepada seorang lain: "Ikutlah Aku!" Tetapi orang itu berkata: "Izinkanlah aku pergi dahulu menguburkan bapaku." 60  Tetapi Yesus berkata kepadanya: "Biarlah orang mati menguburkan orang mati; tetapi engkau, pergilah dan beritakanlah Kerajaan Allah di mana-mana."

2 orang ini berencana ikut Tuhan. Pertama ia seorang ahli taurat.

Ia mulai terbuka siapa diri Yesus dengan semua hukum taurat yang ia pahami. Ia melihat koneksinya.  Ia berkata: Guru, aku akan mengikut Engkau, ke mana saja Engkau pergi." 

Yesus menjawab dengan istilah: "Serigala mempunyai liang dan burung mempunyai sarang, tetapi Anak Manusia tidak mempunyai tempat untuk meletakkan kepala-Nya."

 

Kendala mengikut Tuhan itu bisa terbongkar, mengikut Tuhan itu datang dari diri sdr, bukan dari lingkungan.

Ahli taurat ini mengakui Yesus itu rabbi, “guru”, meski pun Yesus bukan keturunan seorang rabbi. Orang ini sudah periksa kehidupan Yesus, Ia layaknya seperti rabi2 lain yang tersohor pada masa itu. Nikodemus, Saulus (Paulus) seorang rabi. Ini dari budaya bangsa Yahudi bukan orang Ibrani. Itu dimulai pada saat pembuangan di Babel. Semua hamba2 Tuhan yang  menyadur kembali hukum Taurat dan kitab2 Musa menjemahkannya kepada bahasa yang lebih mudah, menguraikannya, mereka disebut para rabi. Apa masalahnya kalau seorang ahli taurat mengakui bahwa Yesus itu adalah seorang rabi. Tentu harusnya kita jika diposisi itu sangat sukacita dan menjadikan ia murid sdr. Tapi Yesus singkapkan kendala yang ada pada orang ini. Yesus menjawab keinginan ahli taurat ini: serigala punya liang, burung punya sarang, tapi Anak Manusia tidak mempunyai tempat untuk meletakkan kepala-Nya. Apa artinya?

Ya, rumah itu tempat yang nyaman. Ia punya hukum2, itu tempat yang nyaman. Walau pun ia tau kebenaran yang baru (terkini) ia akan kembali kepada hukum2 yang lama. Yesus menunjuk kepada keyakinan ahli taurat ini. Kalau kau berhasil mengalami terobosan, kebenaran dibukakan ketika Allah berkata lain, kau bersedia bergerak maju, apa kau bisa ikuti kegerakan Tuhan di mana saja. Bukan jadi penghalang. Tapi banyak orang mengikuti Tuhan dengan apa yang sudah diketahui saja, yang memberikan berkat, kenyamanan; tapi Allah itu dinamis. Ia membawa kau ke dimensi yang tidak terbatas.  Anak Manusia tidak mempunyai tempat untuk meletakkan kepala-Nya. Ini bicara tentang kepala. Apakah kepala kita ini? Ketika Ia mengalami kesengsaraan apa kah kau tetap setia? Apa tuntutan-Nya itu berkaitan dengan keinginan orang ini: aku mengikuti kemana pun kau pergi?

Yesus itu bangsa Yahudi dari keturunan Ibrani dan Dia berada di sekeliling orang Ibrani dan bangsa Yahudi. Tentu Yesus tidak berikan perumpamaan supaya orang ini bisa mudah mengerti perkataan Yesus itu. Mat 13, Yesus bicara kepada banyak orang dalam bentuk perumpamaan.

Mat 13:10 Maka datanglah murid-murid-Nya dan bertanya kepada-Nya: "Mengapa Engkau berkata-kata kepada mereka dalam perumpamaan?" 11  Jawab Yesus: "Kepadamu diberi karunia untuk mengetahui rahasia Kerajaan Sorga, tetapi kepada mereka tidak.

Yesus mengetahui akan mengungkapkan rahasia kepada mereka yang berguna, bukan Cuma ingin mendengar dan menjadi puas. Ada istilah yang Yesus katakan dan hanya pernah Ia ucapkan pada ahli Taurat, Farisi dan Saduki saja; tidak pada murid2.

Mat 8:21 Seorang lain, yaitu salah seorang murid-Nya, berkata kepada-Nya: "Tuhan, izinkanlah aku pergi dahulu menguburkan ayahku."

Yesus tidak menghakimi: betul kan? Tapi Ia berikan perumpamaan yang tidak dimengerti mereka.

  1. Ada kesediaan ahli Taurat ini jadi murid Yesus: aku akan mengikuti Engkau. Ini tentu kabar baik buat kita. Ada kesediaan, kerelaan dan kemauan datang dari dirinya. Tentu saudara menyambut dan merespon orang ini. Tidak seperti Yesus yang harus mempertimbangan ulang.
  2. Aku ikut engkau kemana pun Kau pergi? Ini luarbiasa ia mau menyingkirkan kehendak  bebasnya dan egonya untuk mengikuti Yesus. 2 hal ini jadi bahan2 untuk mengikut Yesus, untuk menurut kehendak Tuhan. Pernahkan kita bertanya: ini bahan2 sudah cukup untuk Allah membentuk hidup kita. Yesus menjawab ahli Taurat itu: itu belum cukup. Yesus menjawab yang lain. Apa salahnya dari seorang ahli Taurat? Bukankah Nikodemus juga seorang Farisi, seorang rabi, seorang ahli Taurat. Yesus menyambut Nikodemus. Dia beritahukan apa yang bisa dikerjakan Allah supaya bisa lahir baru.

Ada banyak orang bersedia untuk dimuridkan bersedia, menyerahkan kehendaknya untuk menuruti kehendak Allah. Sdr pikir itu cukup diucapkan? Apa Allah menyambut yang demikian. Yesus tau realita apa yang dihadapi orang ini, apa yang membuat ia gagal di tengah jalan ketika mengikut Yesus.

Mat 7:21  Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku : Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga.

Bukan masuk sorga, tapi masuk ke dalam pemerintahan kerajaan, yang melakukan kehendak Bapa.

22  Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga? 23  Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!"

Tuhan tidak mengakui kau hamba-Nya, sebab bukan datang dari kehendak Tuhan. Banyak orang berlomba untuk semua kegiatan dan aktivitas rohani, karena merasa sudah berada dalam pemerintahan Allah. Tapi akhirnya Tuhanlah yang menilai. Jangan tertusuk hatimu dan kecewa. Dia tau siapa yang tepat disebut hamba-Nya dan murid-Nya.

Apa yang Yesus katakan tentang hamba / murid-Nya / pengikut-Nya:

Pertama

Luk 14:26 "Jikalau seorang datang kepada-Ku dan ia tidak membenci bapanya, ibunya, isterinya, anak-anaknya, saudara-saudaranya laki-laki atau perempuan, bahkan nyawanya sendiri, ia tidak dapat menjadi murid-Ku.

Orang ini mengajukan diri menjadi murid Tuhan. Tapi mengapa Yesus mengatakan: anak manusia tidak dapat meletakkan kepalanya. Ia ingin menjalankan kepemimpinan dalam hidup sdr.

Luk 14:27 Barangsiapa tidak memikul salibnya dan mengikut Aku, ia tidak dapat menjadi murid-Ku.

Ini yang dimaksudkan anak manusia tidak dapat meletakkan kepalanya. Ia bicara dengan kiasan yang pada masa itu dipahami orang Yahudi / Ibrani. Itu bicara tentang kepemimpinan. Anak manusia tidak memiliki tempat yang bebas dalam diri kalian untuk berperan sebagai kepala, tempat bagi Tuhan memimpin kehidupan.

 

Ada harga  yang harus dibayar dan ada pergeseran yang harus terjadi. Ini bukan terobosan, tapi pergeseran.

Jawaban Yesus disesuaikan dengan budaya yang dimengerti orang Israel/ibrani.

Siapa yang dapat memimpin dirinya? Seekor burung dan segirgala dipimpin oleh dirinya sendiri. Tapi anak manusia tidak punya tempat meletakkan kepalanya. Bukan seluruh hidupnya, hanya kepala. Kepala sdr diletakkan pada leher sdr. Dinamikanya kekiri ke kanan, atas bawa ditentukan oleh leher. Pada waktu Yesus mengatakan tempat itu bicara tempat kepemimpinan dalam hidup sdr untuk jadi sempurna, jadi benar; hanya apabila leher tidak menghambat kebebasan dari kepada untuk bergerak menurut maunya kepala.

Ini istilah dalam PL yang diungkapkan Allah tentang Israel. Yesus mengambil istilah ini mengubahnya sedikit, tapi pengertiannya. Sulit bagi Tuhan bukan karena Allah punya masalah yang datang dari diri sdr yang menuntut kepemimpinan. Anak manusia tidak mempunyai tempat melakukan kepemimpinannya;  Tuhan katakan: tegar tengkuk (stiff neck); leher tempat meletakkan kepala.

 

 

Yang saya dapatkan dari topik khotbah ini :

Di bandingkan dari luar, hambatan dari diri sendiri lebih banyak.

Contohnya hidup dalam zona nyaman, masih hidup dengan pandangan sendiri, merasa sudah tau, banyak pengetahuan, mengabaikan Tuhan,suka menunda nunda dsb nya.

Ini ayat yang menjadi remedy buat saya dan saya percaya buat orang lain juga.

Amsal 3:5-10

3:5 Percayalah kepada TUHAN 1  e  dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri 2 3:6 Akuilah Dia dalam segala lakumu 3 , maka Ia akan meluruskan f  jalanmu. g  3:7 Janganlah engkau menganggap dirimu sendiri h  bijak, takutlah akan TUHAN i  dan jauhilah kejahatan; j  3:8 itulah yang akan menyembuhkan tubuhmu k  dan menyegarkan tulang-tulangmu. l  3:9 Muliakanlah TUHAN dengan hartamu 4  dan dengan hasil pertama m  dari segala penghasilanmu, 3:10 maka lumbung-lumbungmu akan diisi penuh n  sampai melimpah-limpah, dan bejana pemerahanmu akan meluap dengan air buah anggurnya. 

 

Saya terus belajar mengosongkan diri untuk tujuan Allah dalam hidup saya, terus belajar membangun manusia roh saya. Ketika hambatan itu datang, saya selalu belajar untuk menyadari bahwa dalam setiap tingkah laku saya Tuhan menyertai saya.

Saya selalu ingin memberikan kebebasan roh kudus bekerja, salah satu nya dengan mentaati perkataan bapa rohani.

Juga saya belajar untuk berdamai dengan diri sendiri, belajar mencintai diri sendiri untuk Tuhan, hidup sehat. Bukan mencintai diri sendiri dengan Ego dan hanya memikirkan diri sendiri, kehendak sendiri/agenda sendiri.

Berdamai dengan diri sendiri maksudnya agar mendapat kebenaran, hasilnya damai sejahtera dan sukacita dari roh kudus artinya Roh kudus ikut bersuka cita, ada perkenanan Tuhan. Jadi apapun instruksi yang di katakan oleh bapa itu tidak berat.

Memang tidak mudah, maka dari itu saya selalu berdoa agar Tuhan memurnikan hati saya, dan membuat saya melihat, agar tidak melenceng. Apa yang dunia tawarkan itu membuat kita jauh dari Tuhan.

Saya bersyukur memiliki bapa rohani, dan rumah rohani yang membuat saya di jagai, karena banyak orang-orang di gereja yang hidupnya fatherless, dan di dalam kebingungan. 

Firman ini membuat saya menyadari bahwa  saya tidak boleh hidup dengan pandangan sendiri. Dan saya tidak mau hidup dalam orientasi uang(mamon) sudah di katakan bahwa kita hanya penata layar nya Tuhan.

Harus alami pergeseran, dalam motivasi dan, selalu miliki hati yang murni.

Akhir akhir ini dunia sedang gencar-gencarnya dengan slogan “show your true self”,  “ love your self” atau self love. Cukup berbahaya apabila orang percaya terbawa/bergeser pandangannya. Walaupun kehendak bebas kita tidak bisa di matikan, tapi dengan ada nya kehendak bebas itu saya/kita gunakan untuk mencintai Tuhan.

Tidak boleh berkeras hati atau menjadi jemaat yang lehernya tegar tengkuk.  Kadang pikiran kita sendiri yang membuat bapa rohani atau Allah sulit bekerja dalam hidup kita. Ketika kita memberi hidup kita kepada Allah, dengan kuasa yang dimilikinya pasti Allah bersedia meng-upgrade hidup setiap kita.

Kita harus bersiap sedia selalu untuk dapat merepresentasikan kehidupan Kristus, karakter Yesus.

Betapa pentingnya kita mengalami realita Kerajaan Sorga dan realita Tuhan sendiri, bagaimana realita kehadiran Tuhan dalam setiap aspek hidup kita itu benar-benar mencengkeram seluruh keberadaan kita.

Bukan hanya realita Tuhan itu dalam roh ketika kita menyembah, tapi juga bisa kita alami dan rasakan dalam jiwa pikiran, perasaan dan keinginan serta dalam tubuh kita setiap saat. Kita bisa melihat, merasakan dan alami semua dari setiap tanda-tanda yang menyertainya.

Realita Tuhan adalah Kebenaran Firman yang terwujud di dalam dan melalui diri setiap kita. Kuasa dan pekerjaan Firman dan Roh yakni setiap pekerjaan baik yang disediakan Allah Bapa - akan mencapai maksudnya lewat hidup kita.

 

Be In His Love and Grace

Postingan populer dari blog ini

Upper Room 2 - DR. Jonathan David

Menjalani kehidupan Roh Living the life of the Spirit Pendahuluan Kita tidak boleh pasif dan membiarkan hari-hari berlalu tanpa arti. di masa pandemi yang sudah 1,5tahun lewat harusnya terus menantikan Tuhan dan mengharapkan terjadi sesuatu yang luarbiasa. Kita harus tau apa yang Tuhan sedang kerjakan menurut agenda-Nya di waktu-waktu ini. Tidak cukup hanya mengenal Tuhan, tanpa mengetahui apa yang sedang dikerjakan-Nya. Dan Ia telah sampaikan kepada nabi dan rasul-Nya apa yang sedang dan segera terjadi di bukan Apri-September 2021 ini. Kita harus menjadi bagian dari apa yang Tuhan kerjakan. Jika kita tidak menantikan Tuhan dan membiarkan diri kita dibawa oleh pemikiran sendiri, yang dipengaruhi oleh opini orang atau dari media, maka apa yang ada pada kita dan kita terima selama ini, otomatis akan hilang dan diambil. Jangan biarkan selama zoom untuk ibadah / komsel itu tanpa kita alami benih yang mengandung kuasa dari firman lewat dan diambil oleh setan di pinggir jalan.   Tu...

GALATIA 1:10-24 KELUAR DARI HIDUP YANG SIA-SIA

Galatia 1:10 Jadi bagaimana sekarang: adakah kucari kesukaan manusia atau kesukaan Allah? Adakah kucoba berkenan kepada manusia?  Sekiranya aku masih mau mencoba berkenan kepada manusia, maka aku bukanlah hamba Kristus. Sebagai seorang rasul Tuhan, Paulus mengambil SIKAP TEGAS untuk tidak mencari perkenanan manusia. Tujuannya adalah melakukan apa yang Tuhan perintahkan dan menggenapinya. gbr: knowing-jesus.com Ini adalah suatu MASALAH SERIUS dalam hubungan kita dengan Tuhan, sebab Ia adalah Allah yang cemburu. Ketika kita mulai mengandalkan orang dalam hidup kita atau dalam melayani Tuhan, maka kita akan mulai kehilangan pengharapan di dalam Tuhan. Saul sangat mengutamakan orang Israel dibandingkan Tuhan. Ketika Samuel terlambat sedikit datang ke Gilgal, Saul menjadi tidak taat dan mempersembahkan korban bakaran sendiri; karena ia melihat rakyat mulai meninggalkannya. Walau pun Samuel menegurnya dan mengecam perbuatannya yang bodoh, Saul tidak menyesal.  Saul juga...

BELAJAR DARI GEREJA EFESUS

Salah satu gereja yang dibangun rasul Paulus dari awalnya adalah jemaat Efesus. Gereja Efesus menjadi gereja yang perkembangannya sangat fenomenal, karena dalam beberapa tahun dilatih oleh rasul Paulus mereka telah memberikan dampak kepada kota Efesus dan firman tersebar di Asia .

Misteri Penciptaan, Kejatuhan, dan Pengadilan Akhir Diungkapkan

Pengantar Seluruh teka-teki penciptaan, kejatuhan, dan pengadilan akhir diungkapkan lewat kisah Ayub. Tuhan berhasil memancing iblis lewat gagasannya sendiri untuk mencobai Ayub. Dari situ terungkap motifnya, bagaimana ia berusaha menawan dan mengunci sistem peradilan sorga untuk pemberontakannya. Anda sedang melihat cetak biru alam semesta dari sudut pandang ruang kendali utama (The Master Plan) atau Rencana Agung Tuhan.  Monumen Iman Tokoh iman yang luarbiasa kesalehannya adalah Ayub. Ia nyaris memiliki iman yang sempura. Kesalehannya justru terbukti ketika berada di titik nol. Walaupun teman-temannya bukan memberi nasehat yang positif; melainkan menuduhnya menyembunyikan dosa besar, sehingga mengalami banyak malapetaka, Ayub tidak teralihkan.  Meskipun isterinya juga mengecamnya dengan kasar, tapi Ayub tetap teguh imannya. Seakan Ayub sudah sempurna. Dalam peristiwa tragis ini tidak ada ucapan Ayub yang salah. Ayub memang berdiri sebagai monumen iman yang luar biasa di dal...

PANGGILAN KEPADA KEIMAMATAN MELKISEDEK

Ibrani 7:1-3  Sebab Melkisedek adalah raja Salem dan imam Allah Yang Mahatinggi; ia pergi menyongsong Abraham ketika Abraham kembali dari mengalahkan raja-raja, dan memberkati dia. Kepadanya pun Abraham memberikan sepersepuluh dari semuanya. Menurut arti namanya Melkisedek adalah pertama-tama raja kebenaran, dan juga raja Salem, yaitu raja damai sejahtera.

Efesus 3:16-20 - DOA PAULUS

MEMPERBESAR KAPASITAS ROH Efesus 3:16-20 3:16  Aku berdoa supaya Ia, menurut kekayaan   kemuliaan-Nya, menguatkan dan meneguhkan kamu oleh Roh-Nya di dalam batinmu, 3:17 sehingga oleh imanmu Kristus diam di dalam hatimu dan kamu berakar serta berdasar di dalam kasih. 3:18 Aku berdoa, supaya kamu bersama-sama dengan segala orang kudus dapat memahami, betapa lebarnya dan panjangnya dan tingginya dan dalamnya kasih Kristus, 3:19 dan dapat mengenal kasih itu, sekalipun ia melampaui segala pengetahuan. Aku berdoa, supaya kamu dipenuhi di dalam seluruh kepenuhan Allah. 3:20 Bagi Dialah, yang dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita, Doa yang disampaikan  dalam Efesus 3: 16-20 pada dasarnya ada lima hal yang  rasul Paulus doakan agar mereka dan kita memiliki: ...

Sinergi Iman dan Kasih Karunia

Efesus 2:8 (TB)  Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah,  Peristiwa wanita yang sakit pendarahan sangat tepat untuk menjelaskan Sinergi: Diselamatkan "Oleh" Kasih Karunia "Melalui" Iman Dalam kasus wanita yang sakit pendarahan, iman dianalogikan sebagai akun bank. Percaya dalam jiwa wanita adalah ceknya. Jumlahnya adalah "asal kujamah ujung jubah Yesus, maka aku sembuh." Kasih karunia adalah hasil yang keluar dari Yesus, ditarik dari akun bank itu (iman pada Yesus). Namun jumlah yang ditarik ternyata bukan seperti yang tertulis pada cek wanita itu, tapi jauh berlebih. Wanita itu bukan saja menerima kesembuhan, tapi Yesus juga berkata:  " Hai anak-Ku, imanmu telah menyelamatkan engkau. Pergilah dengan selamat dan sembuhlah dari penyakitmu!" M arkus 5:34 (TB)  Analogi akun bank dan cek  menggambarkan sisi "legal-spiritual" dari mukjizat tersebut. Ini memperlihatkan bagaimana...

Kasih Karunia Untuk Mengejar Takdir (Bagian 2 - UR #218)

THE UPPER ROOM 218 – 27 Januari 2026 Kasih Karunia Untuk Mengejar Takdir Tanpa Gangguan (Bagian 2) 1. Panggilan untuk Membangun Mezbah dan Menyelami Roh ​ Membangun Mezbah : Setiap orang percaya dipanggil untuk membangun mezbah dan mempersembahkan korban agar Allah turun dengan api-Nya. ​ Sungai yang Dalam : Tuhan sedang mengukur "seribu hasta lagi" agar kita dapat menjelajahi sungai Allah yang semakin dalam, sehingga tidak ada lagi pergumulan di dalam hati. ​ Pola Pikir Kerajaan : Tuhan ingin kita memiliki pola pikir, gaya hidup, dan perilaku yang sesuai dengan pola Kerajaan Allah. ​2. Belajar dari Tokoh Alkitab: Ketaatan dan Identitas ​ Daniel : Ia bangkit di tengah budaya asing karena mengenal Tuhan, mengetahui panggilannya, dan memahami apa yang perlu dilakukan. ​ Ester : Tuhan memiliki kasih karunia yang berbeda untuk orang yang berbeda; Ester dipakai melalui cara yang bagi sebagian orang dianggap "tidak rohani". ​ Elia : ​Kekua...

Upper Room 34 - DR. Jonathan David

  25-01-2022   Anugerah Untuk Memerintah (GRACE TO GOVERN) Pendahuluan – oleh Ps. Cyrus Mat 13:23 Yang ditaburkan di tanah yang baik ialah orang yang mendengar firman itu dan mengerti, dan karena itu ia berbuah, ada yang seratus kali lipat, ada yang enam puluh kali lipat, ada yang tiga puluh kali lipat." Problemnya bukan pada kebutuhan tapi pada tanahnya. Jika tanahnya baik, benih akan tumbuh, sebab ada aliran air, karena ada benih yang cerdas yang telah diprogram (dengan pengertian dan hikmat). Kuasa dan kekuatan serta kasih karunia tersembunyi di dalam FT (logos) itu.   Tanah hanya memerlukan kondisi, tidak memerlukan edukasi oleh karena digerakkan oleh sesuatu (Firman dan Roh Kudus) dari dalam yang dipanggil terang Tuhan dan pribadi Tuhan sendiri (Yoh 1:1).   Mengapa tidak kita menerima firman-Nya dan perkataan-Nya dari pribadi Tuhan (YHWH) sendiri. Banyak orang yang suka mendengarkan khotbah yang baik, tapi Kerajaan Allah dan pemerintahan-Nya tidak tertam...

EIDO dan GINOSKO

Yohanes 4:10 Jawab Yesus kepadanya: *"Jikalau engkau tahu (eido) tentang karunia Allah dan siapakah Dia yang berkata kepadamu:*  Berilah Aku minum! niscaya engkau telah meminta kepada-Nya dan Ia telah memberikan kepadamu air hidup." Gbr: youtube.com Eido di sini artinya memiliki pengetahuan. Mungkin tau dari orang lain atau pernah melihat-Nya. Pernah mendengar khotbah atau melihat perbuatan dan mujizat yang Yesus lakukan. Mereka yang tidak memiliki pengetahuan disebut orang bodoh dan bahkan sebagai pelaku kejahatan, karenanya mereka menolak karunia Allah dan menolak Yesus yang diutus oleh-Nya. Orang bodoh tidak melihat apa yang disediakan Allah dan akan berakhir kepada hidup yang sia-sia walau sesukses apa pun di dunia ini menurut anggapan orang. Yohanes 1:11-12 1:11 Ia datang kepada milik kepunyaan-Nya, tetapi orang-orang kepunyaan-Nya itu tidak menerima-Nya. 1:12 Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu merek...