Langsung ke konten utama

ASPEK-ASPEK APA YANG MENYEBABKAN ORANG TERCEMAR SPIRIT BABEL

Firman ini merupakan peringatan buat kita. Bagaimana orang2 yang Tuhan kasih meninggalkan Tuhan, meninggalkan kasih mereka, menjauhi Tuhan. Sehingga Tuhan bertanya: kecurangan apakah yang Ku buat sehingga kau mengikuti dewa kesia-siaan?  Mereka tidak lagi bertanya di mana Tuhan? Tidak lagi mencari Tuhan. Mereka Menukarkan kemuliaannya dengan apa yang tidak berguna? Meninggalkan Aku sumber air yang hidup? Mereka justru menggali kolam yang bocor. Kolam bukan lagi sumber air, tapi tempat menampung. Gambaran ke-egoisan mereka.

YEREMIA 2:1-13


Jer 2:1  Firman TUHAN datang kepadaku, bunyinya:

Jer 2:2  "Pergilah memberitahukan kepada penduduk Yerusalem dengan mengatakan: Beginilah firman TUHAN: Aku teringat kepada kasihmu pada masa mudamu, kepada cintamu pada waktu engkau menjadi pengantin, bagaimana engkau mengikuti Aku di padang gurun, di negeri yang tiada tetaburannya.

Jer 2:3  Ketika itu Israel kudus bagi TUHAN, sebagai buah bungaran dari hasil tanah-Nya. Semua orang yang memakannya menjadi bersalah, malapetaka menimpa mereka, demikianlah firman TUHAN.

Jer 2:4  Dengarlah firman TUHAN, hai kaum keturunan Yakub, hai segala kaum keluarga keturunan Israel.

Jer 2:5  Beginilah firman TUHAN: Apakah kecurangan yang didapati nenek moyangmu pada-Ku, sehingga mereka menjauh dari pada-Ku, mengikuti dewa kesia-siaan, sampai mereka menjadi sia-sia?

Jer 2:6  Dan mereka tidak lagi bertanya: Di manakah TUHAN, yang menuntun kita keluar dari tanah Mesir; yang memimpin kita di padang gurun, di tanah yang tandus dan yang lekak-lekuk, di tanah yang sangat kering dan gelap, di tanah yang tidak dilintasi orang dan yang tidak didiami manusia?

Jer 2:7  Aku telah membawa kamu ke tanah yang subur untuk menikmati buahnya dan segala yang baik dari padanya. Tetapi segera setelah kamu masuk, kamu menajiskan tanah-Ku; tanah milik-Ku telah kamu buat menjadi kekejian.

Jer 2:8  Para imam tidak lagi bertanya: Di manakah TUHAN? Orang-orang yang melaksanakan hukum tidak mengenal Aku lagi, dan para gembala mendurhaka terhadap Aku. Para nabi bernubuat demi Baal, mereka mengikuti apa yang tidak berguna.

Jer 2:9  Sebab itu Aku akan berbantah lagi dengan kamu, demikianlah firman TUHAN, dan dengan anak cucumu Aku akan berbantah.

Jer 2:10  Menyeberang sajalah ke tanah pesisir orang Kitim dan lihatlah; suruhlah orang ke Kedar dan perhatikanlah dengan sungguh-sungguh! Lihatlah apakah ada terjadi yang seperti ini:

Jer 2:11  pernahkah suatu bangsa menukarkan allahnya meskipun itu sebenarnya bukan allah? Tetapi umat-Ku menukarkan Kemuliaannya dengan apa yang tidak berguna.

Jer 2:12  Tertegunlah atas hal itu, hai langit, menggigil dan gemetarlah dengan sangat, demikianlah firman TUHAN.

Jer 2:13  Sebab dua kali umat-Ku berbuat jahat: mereka meninggalkan Aku, sumber air yang hidup, untuk menggali kolam bagi mereka sendiri, yakni kolam yang bocor, yang tidak dapat menahan air.

Mereka telah mengalami mujizat-mujizat di padang gurun; tapi semua itu mereka lupakan. Mereka tidak lagi mengasihi Tuhan; hanya mengejar kesenangan dan apa yang menguntungkan mereka. Mereka menyalahkan pemimpin dan gampang mengeluh ketika dapat sedikit kesulitan.
Jika itu terjadi pada orang Israel, bukankah itu juga mungkin terjadi kepada hidup kita? mereka mencari berkat. Kasih mereka hilang. Mereka membuat kolam, tujuan mereka untuk kepentingan saja.  Kolam bukan lagi sumber air. Tidak punya keinginan mengalirkan air yang murni, melayani dengan motivasi yang murni.  Yang mereka inginkan hanya berkat dan perlindungan dan penyertaan Tuhan. Mereka lupa tujuan Tuhan. Mereka ikut Tuhan seperti Kain. Mereka tidak takut kehilangan Tuhan, tidak takut kehilangan hadirat Tuhan. Mereka tidak melihat ajaran Tuhan, tidak menghargai didikan Tuhan.
1.     Saudara harus selalu minum dari sumber air yang murni, sumber air kehidupan; yang adalah Tuhan sendiri. Jika tidak hatimu akan tercemar, tujuanmu beralih, menjauh dari Tuhan.
Banyak orang sedang duduk dan minum di tepi sungai Babel. Mereka hidup dipuaskan oleh hidup ini dari sungai Babel, bukan dari sungai Tuhan. Mereka menderita secara spirit dan merindukan Sion, menangis jika mereka mengingatnya; tapa mereka memilih mendapatkan berkat-berkat dari dunia ini. Mereka merasa dapat dipuaskan dunia ini. Jika kau mau dunia ini, kata setan kepada Yesus, kau harus sujud menyembahku. Itu yang terjadi. Harus menyerahkan takdirnya, rohnya, nyawanya. Ini bukan kisah horor, bukan pemujaan setan secara langsung. Tapi ini soal spirit yang terbelenggu; tidak lagi bisa merasakan damai sejahtera Tuhan dan tidak bisa menempuh jalan-jalan Tuhan. Dunia bisa memberikan apa saja. Banyak yang cari berkat dan perlindungan di gereja. Bisakah mereka dapatkan itu? Bisa, tapi bukan datang dari Bapa. Apa yang diberikan dunia ini mereka membuat mereka terbelenggu. Di tepi sungai babel, bukan berarti di luar gereja, mereka ada di dalam gereja. Mereka menyanyikan lagu tuhan tapi tidak bisa memuji Tuhan dengan murni. Apa yang mereka cari hanya kesukaan mereka; mendengar apa yang memberkati telinga mereka, bukan membangun hidup mereka. Mereka hanya mengerti Tuhan itu baik; janji-janjiNya luarbiasa. Memberkati hidup mereka, melepaskan hidup mereka dari kesusahan. Tujuannya buat siapa? Buat mereka sendiri; memuaskan diri mereka sendiri. Mereka minum dari sungai babel. Tapi kita harus memiliki kehausan untuk hidup tersedia; mengalirkan air kehidupan bagi orang lain. Harus dipulihkan secara spirit. Kita tidak boleh pernah meninggalkan air kehidupan itu. Kontaminasi hati kita terjadi karena orang meninggalkan Tuhan; sumber air yang hidup. Itu kejahatan di mata Tuhan. Buka kita melakukan dosa melanggar hukum Taurat; tapi kejahatan kita adalah karena meninggalkan air yang murni. Ketika itu kau hanya fokus pada dirimu; untuk dirimu sendiri; memuaskan dirimu sendiri demi mecari kesejahteraan dan kebutuhan mu sendiri. Bukan itu tujuan Tuhan. Hidup kita untuk tujuan Tuhan. Adalah kejahatan di mata Tuhan ketika seseorang meninggalkan sumber air yang murni. Jika minum dari sungai Babel; dia akan tidak bisa membedakan apa yang benar dan tidak benar; tapi hanya yang baik dan menguntungkan buat diri sendiri; demi masa depan diri sendiri dan anak-anaknya. Mereka terkontaminasi air sungai babel; motivasinya demi mengejar keuntungan buat dirinya. Apa yang benar belum tentu mengalami kesuksesan, malah kerugian secara materi dan jasmani. Dia akan kehilangan kesuksesan yang selama ini menguntungkan buat hidupnya. 
Umat Tuhan di Yer2 tidak bisa melihat bahwa mereka telah melakukan kejahatan. Mereka telah kehilangan kehausan akan Tuhan. Mereka mencari berkat dan berkat. Walau pun mereka memuji dan mengangkat tangan; mereka hanya ingin mencari kepuasan mereka. Mereka tidak tau itu kejahatan di mata Tuhan. Ini bisa terjadi di gereja. Tuhan biarkan mereka mengalami apa yang mereka pikirkan dan inginkan; mendapatkan apa yang mereka cita-citakan. Tuhan membiarkan mereka semakin kaya dan semakin kaya. Tuhan ijinkan itu sampai satu saat kebodohan dan kejahatan mereka mulai muncul dan termanifestasi. Akan terlihat bahwa mereka sesungguhan bukan hidup untuk Tuhan. Pada akhirnya mereka akan jatuh.
Jadi kita butuh air kehidupan. Air yang murni. Dimensi yang bersih. Air yang keluar dari tahta Allah jernih  seperti kristal. Itu yang membuat damai sejahtera dan sukacita. Ada sungai air kehidupan yang harus kita arungi seperti Yeremia alami. Dar semata kaki maju lagi selutut. Maju lagi sepinggang; maju lagi 1000 hasta dan sekarang kita mengalami sungai air kehidupan. Kemana saja air itu mengalir akan mengalirkan kehidupan; mengaliri pohon-pohon kehidupan.
Ay13. Kolam itu hanya untuk menampung air, bukan sumber air. Kolam air itu untuk diri mereka sendiri. Hidup yang egois. Mereka meninggalkan sumber air kehidupan; yang membuat mereka tidak bisa mengalirkan air yang murni bagi banyak orang. Hidupnya sekarang tidak bisa berdampak. Kolam menampung berkat. Untuk mereka sendiri. Mementingkan diri sendiri.
Kalo saudara minum air kehidupan apa yang saudara lakukan:
·        Harus punya kapasitas untuk menampung air yang murni itu; menerima kebenaran Tuhan seperti air yang mengalir. Terima dan pahami. Dengar lagi dan dengar lagi firman Tuhan. Tingkatkan kapasitas rohmu. Ini yang harus kita lakukan.
·         Kita harus bisa memeliharanya tetap murni dan menjaganya dari kontaminasi; sehingga dari hidup kita keluar air yang murni dan banyak orang bisa disembuhkan, dipulihkan dan dipuaskan olehnya.
·        Kita harus bisa menggenggamnya; berpegang teguh; pegangan kita harus air yang murni tidak boleh ada yang lain. Kis2 mereka bertekun dalam pengajaran para rasul.
2.     Jangan membangun / membuat kolam penampungan, karena itu akan bocor. Artinya? Jangan ijinkan hatimu bocor karena terkontaminasi. Hati yang bocor bicara kehidupan yang egois karena hanya ingin menampung dan tidak ingin mengalirkannya. Laut mati hanya menampung; tidak mengalirkan sehigga kadar garamnya sangat tinggi dan tidak ada kehidupan. Jika hidupmu egois kau jadi laut mati. Tapi sungai Yordan mengalirkan air kemana-mana dan memberkati kehidupan. Anggur yang baru harus ditempatkan di kirbat yang baru sehingga tidak bocor. Jangan dibuat menjadi kolam, tapi menjadi air kehidupan. Hidup dalam pemerintahan Tuhan; dalam kemurnian mengalirkan kehidupan; menampilkan model kehidupan dalam Tuhan.
3.     Yoh 4:14 Air yang Tuhan berikan akan menjadi mata air.  Itu panggilan hidup kita, seperti yang dilakukan perempuan Samaria itu. Dia bisa segera mengalirkan air kehidupan itu kepada seluruh penduduk di sana.

4.     Air sungai babel tidak pernah memuaskan manusia. Membuat kolam hatinya bocor selalu habis; sehingga tidak ada kepuasan sejati.

5.     Yoh 7:37-38  Air sumber hidup. Kepercayaan yang murni dengan motivasi yang murni akan mengalirkan aliran-aliran air hidup. Tidak peduli apa pun keadaanmu, kondisimu; apa pun yang terjadi, kau akan bisa mengalirkan aliran-aliran air hidup. Tetap sukacita; tidak bisa dibeli; tidak menukarkan kebenaran hidupmu dengan uang.
Joh 7:37  Dan pada hari terakhir, yaitu pada puncak perayaan itu, Yesus berdiri dan berseru: "Barangsiapa haus, baiklah ia datang kepada-Ku dan minum!

Joh 7:38  Barangsiapa percaya kepada-Ku, seperti yang dikatakan oleh Kitab Suci: Dari dalam hatinya akan mengalir aliran-aliran air hidup."

6.     Jagai hati kita dengan segala kewaspadaan sehingga tidak terkontaminasi (Ams 4:23).
7.     Pelihara lebih dari apa pun yang patut kau pelihara; terlebih dari menjaga tubuhmu, menjaga kesehatanmu, menjaga makananmu, dst. Jagalah hati dari keegoisan, kepahitan, kebencian, kesombongan, dari iri hati, dst. Bagaimana caranya? Selalu minum dari firman yang murni, pengajaran yang murni, doktrin yang murni.
8.     Bagaimana menjaga hati yang murni?
·        Ams 4:10 Dengarkan, perhatikan dan terima perkataan dari bapa rohani
Ams 4:11-12 Tempuhlah jalan yang benar, jalan hikmat, jalan yang lurus sehingga kita tidak tersandung dan menjadi unstopable
·        Ams 4:13 Berpeganglah pada instruksi (langkah-langkah praktis). Jangan ambil keputusan dan tindakan di luar patron dalam rumah.
·        Ams 4:14 Jangan menempuh jalan orang fasik (orang yang tau hukum-hukum Tuhan, tau banyak firman, tapi tidak melakukan, tidak menyelaraskan diri; melainkan mencari jalannya sendiri)
·        Ams 4:15 hindari dan jauhi jalan orang fasik, jangan coba-coba; terus ikuti jalan Tuhan
·        Ams 4:20-21 setiap firman yang kau terima harus kau pelihara, fokus, ikuti untuk selaraskan dengan pikiran, hati dan benakmu. Jadikan itu arahan hidupmu.

9.     Yeremia 2:2 Tuhan teringat kepada cinta mula-mula; pada masa mudamu waktu menjadi pengantin, mengikuti Tuhan di padang gurun. Jangan tinggalkan gairah yang seperti itu dalam mengikut Tuhan.
1 yoh 2:15-16 Jangan mengasihi dunia dan apa yang ada dalam dunia; keinginan daging, keangkuhan hidup dan perzinahan dengan spirit Babel.  Tidak bisa kita mengasih dunia dan mengasihi Bapa. Tidak mungkin hal itu terjadi. Dalam hal ini, kasih itu tidak bisa dibagi-bagi.  Sedikit saja ada cinta kepada dunia, maka kasih kepada Bapa akan hilang.
1Jn 2:15  Janganlah kamu mengasihi dunia dan apa yang ada di dalamnya. Jikalau orang mengasihi dunia, maka kasih akan Bapa tidak ada di dalam orang itu.

1Jn 2:16  Sebab semua yang ada di dalam dunia, yaitu keinginan daging dan keinginan mata serta keangkuhan hidup, bukanlah berasal dari Bapa, melainkan dari dunia.

Tahapan-tahapan kemunduran:
·        Memakai jalan dunia; tidak selalu berarti jahat tapi tidak benar; yaitu memakai jalan orang fasik
·        Mulai mencintai dunia; seperti Demas meninggalkan Paulus
·        Kehilangan kasih (mula-mula) kepada Bapa; menjadikan dunia sebagai sumber, sebagai mata air kehidupan
1 Yoh 2:5 Menuruti firman (sebatas yang kau tau) dan jalan-jalan Tuhan; bukan menuruti jalan dunia di dalam orang itu sempurna sudah kasih Allah di dalam dia.
1Jn 2:5  Tetapi barangsiapa menuruti firman-Nya, di dalam orang itu sungguh sudah sempurna kasih Allah; dengan itulah kita ketahui, bahwa kita ada di dalam Dia.

1 yoh 5:3-5 iman yang menuruti perintah-perintahNya (bisa) mengalahkan dunia. Kasih yang Tuhan ingat adalah ketika kita menuruti perintah-perintahNya, mengikuti jalan-jalan dunia.
1Jn 5:3  Sebab inilah kasih kepada Allah, yaitu, bahwa kita menuruti perintah-perintah-Nya. Perintah-perintah-Nya itu tidak berat,

1Jn 5:4  sebab semua yang lahir dari Allah, mengalahkan dunia. Dan inilah kemenangan yang mengalahkan dunia: iman kita.

1Jn 5:5  Siapakah yang mengalahkan dunia, selain dari pada dia yang percaya, bahwa Yesus adalah Anak Allah?

Kasih Allah tidak boleh berkurang dalam dirimu. Bukan karena tau banyak firman, kau bisa mengalahkan dunia, tapi seberapa banyak kau menuruti perintah-perintah Tuhan dan mengikuti jalan-jalan Tuhan.
Firman itu seperti pelita bagi kaki kita. jalani selangkah demi selangkah. Firman itu akan menjadi terang untuk menjalani destiny mu; berjalan dalam jalan Tuhan. Itu menunjukkan kita beriman yang bisa mengalahkan dunia.
Perintah-perintah Nya itu tidak berat. Jadi berat jika kita cinta dunia. Dengan kasih kepada Tuhan kita tidak merasa berat walau pun berjalan di padang gurun. Jadi berat ketika hatimu menjadi bocor; karena meninggalkan sumber air kehidupan; karena berzinah dengan spirit Babel. Lakukan dan lakukan; perhatikan hukum-hukum Tuhan.


Postingan populer dari blog ini

Mengatasi Spirit Amalek

Perang Melawan Spirit Amalek Dari Generasi ke Generasi Spirit Amalek adalah spirit cinta akan uang, keserakahan, egoisme, spirit familiarity (minta dimaklumi oleh Tuhan untuk suatu perbuatan yang dipandang baik). Spirit Amalek membuat orang percaya menjadi batu sandungan, mencari kesempatan dari kelemahan orang, bahkan menahan kegerakan Tuhan. Kita melihat spirit keserakahan yang sama beroperasi di banyak pemimpin Gereja , bahkan hari ini. L ebih dari apa pun, hal ini telah mendiskualifikasi mereka untuk mengecap firman yang baik dan karunia-karunia dunia yang akan datang ( from ruling in the Tabernacles Age to come, Ibrani 6:5) . Kisah Purim kembali ke waktu ketika orang Amalek menyerang Israel beberapa minggu setelah mereka meninggalkan Mesir di bawah Musa. Kisah ini dicatat dalam Keluaran 17: 8-16. Setelah pertempuran .... (14) Lalu berkatalah TUHAN kepada Musa, "Tulis kanlah semuanya ini dalam sebuah kitab sebagai tanda peringatan, dan ingatkanlah kep...

Delusi Ego Manusia

Umat ​​manusia percaya bahwa dirinya adalah tuhan (oleh karena kehendak bebas yang dimilikinya), dan hanya tunduk pada dirinya sendiri — tetapi ia hanyalah manusia fana yang tertipu oleh si jahat. Saya ingin membuktikan anggapan ini dengan mengutip kisah menara Babel. Kejadian 11:6 (TB) dan Ia berfirman: "Mereka ini satu bangsa dengan satu bahasa untuk semuanya. Ini barulah permulaan usaha mereka; mulai dari sekarang apa pun juga yang mereka rencanakan, tidak ada yang tidak akan dapat terlaksana. Perhatikan "mulai dari sekarang apa pun juga yang mereka rencanakan, tidak ada yang tidak akan dapat terlaksana" . Artinya, Allah pun mengakui bahwa kekuatan dari kesatuan dan kesepatan manusia yang memilih memakai kehendak bebasnya, tanpa sedikitpun faktor Tuhan.  Justru mereka merasa jadi tuhan. Mereka membangun gambar diri (image) mereka dan mencari nama atau reputasinya. Padahal Tuhanlah yang ingin menjadikan mereka serupa dan segambar (image) dengan diriNya. Tapi bukan ...

Efesus 3:16-20 - DOA PAULUS

MEMPERBESAR KAPASITAS ROH Efesus 3:16-20 3:16  Aku berdoa supaya Ia, menurut kekayaan   kemuliaan-Nya, menguatkan dan meneguhkan kamu oleh Roh-Nya di dalam batinmu, 3:17 sehingga oleh imanmu Kristus diam di dalam hatimu dan kamu berakar serta berdasar di dalam kasih. 3:18 Aku berdoa, supaya kamu bersama-sama dengan segala orang kudus dapat memahami, betapa lebarnya dan panjangnya dan tingginya dan dalamnya kasih Kristus, 3:19 dan dapat mengenal kasih itu, sekalipun ia melampaui segala pengetahuan. Aku berdoa, supaya kamu dipenuhi di dalam seluruh kepenuhan Allah. 3:20 Bagi Dialah, yang dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita, Doa yang disampaikan  dalam Efesus 3: 16-20 pada dasarnya ada lima hal yang  rasul Paulus doakan agar mereka dan kita memiliki: ...

ROH YANG TANPA BATAS (Bagian 1) - The Boundless Spirit UR #225

Berikut adalah catatan  dari khotbah THE UPPER ROOM 225 oleh Dr. Jonathan David pada tanggal 24 Maret 2026 yang berjudul "ROH YANG TANPA BATAS (Bagian 1)" : THE UPPER ROOM 225 - 24 Maret 2026 ROH YANG TANPA BATAS (Bagian 1) Pembicara: Dr. Jonathan David 1. Pendahuluan & Doa Pembuka Pencurahan Terakhir: Tuhan berfirman akan ada pencurahan terakhir Roh Kudus yang akan mengakhiri segalanya dan memulai zaman baru, yaitu zaman kebenaran . Manifestasi Roh Kudus: Roh Kudus akan membawa umat-Nya kepada kebenaran, pewahyuan, pengertian, hikmat, dan memberikan informasi rahasia serta pengertian mendalam yang hanya diberikan oleh surga . Musuh tidak akan bisa memotong informasi atau apa yang Tuhan katakan kepada kita . Kisah Mendengar Suara Tuhan: Pembicara menceritakan pengalaman tentang seorang wanita yang mengaku bersedia membayar 1 juta dolar untuk bisa mendengar suara Tuhan . Namun, ketika ditawari CD dan catatan khotbah seharga USD 55, wanita tersebut mengeluh mahal...

MASUK PADA MASA PENGGENAPAN FIRMAN

Kita adalah generasi yang masuk pada masa penggenapan firman. Namun walau pun sudah mendapatkan banyak perkataan Tuhan, penglihatan, nubuatan dan seterusnya, tetap saja seringkali kita merasa bingung, buntu bahkan sebagian orang menjadi tidak percaya, banyak mengeluh, bersungut-sungut dan undur. Penyebabnya adalah karena kita fokus pada persoalan dan terpengaruh keadaan, hal-hal yang sifatnya natural. Demikian halnya dengan Yosua ketika ia memandangi tembok Yerikho, setelah bangsa Israel telah menyeberang sungai Yordan, di seberang Yerikho.

YUSUF ARITMATEA MENJADI GENERASI PENGGENAP

gambar: myeastercandy.blogspot.co.id Ada orang-orang yang Tuhan sudah siapkan dan tetapkan untuk menjadi pelaksana dari firman-Nya. Di saat saat kritis dan penting banyak orang terkejut,  tidak menyangka, ada orang-orang yang bisa melakukan hal-hal yang kristis. Nama Yusuf dari Arimatea baru muncul di saat-saat kematian Yesus. Dia bukan termasuk 12 murid Yesus. Tidak juga termasuk 70 murid Yesus atau 500 murid Yesus yang lainnya. Yusuf Arimatea tiba-tiba muncul di saat yang kritis sekali.  Ketika tidak ada seorang pun yang tidak punya akses kepada Pontius Pilatus, ternyata muncul Yusuf dari Arimatea. Ketika itu murid-murid Yesus yang sudah mengikuti Dia tiga setengah tahun lamanya semua lari meninggalkan Yesus dan tercerai-berai. Jadi siapa yang akan menguburkan mayat Yesus dengan layak? Siapa yang bisa menggenapkan firman perkataan Tuhan?   Membuat kita terkejut; kapan Tuhan menyiapkannya?  Alkitab hanya menyebut dia adalah seseorang yang berasal da...

Upper Room 35 – DR. Jonathan David

  Dobel dekade sorga terbuka, ketajaman profetik, posisi strategis dan demonstrasi Roh adalah anugerah yang diberikan Tuhan Yang Mahatinggi untuk kita menghadapi tantangan 20 tahun hari-hari terakhir ini (2019-2039). 08-02-2022 Sorga terbuka dan Roh Kudus turun. Sekarang aku bisa memulai pelayanan. Hal-hal supranatural akan mengambil alih. Roh Kudus jadilah pemimpinku sebagaimana Kau memimpin Kristus. Kesaksian dari Roh, bahwa aku adalah anak Allah yang hidup, bergabung dengan Kristus dan mewarisi yang Tuhan sediakan. Ketajaman profetik, dobel dekade sorga terbuka, posisi strategis dan demonstrasi Roh akan jadi porsi hidup kami dalam 2 dekade sorga terbuka 2019-2039. Selama 40 hari 40 malam Goliath menantang orang Israel.   Daud membangkitkan keberaniannya ketika Isai memberikan tugas mengantar makanan. Pergi dan lihat. Dia dengarkan nasihat bapanya dan tugas itu sudah diset. Berapa banyak yang mentaati bapa rohani? Kita kehilangan pesan itu. Dan Bileam dicemari oleh...

Rumah Rohani

POLA   RUMAH   ROHANI Ps. Ir. Djonny Tambunan Sekaranglah waktunya, apa yang pernah saudara terima perkataan Tuhan itu, janji Tuhan, nubuatan itu, maka kita akan menerimanya, kita akan menikmatinya dan kita akan menggenapinya. Jangan lihat ke belakang. Tuhan berkata: Apa yang Ku firmankan akan Ku genapi segera dengan sempurna. Kapan kita siap? Selama kita tidak siap tidak akan tergenapi. Kalo kita mengambil sikap seperti binatang-binatang yang masuk ke dalam bahterah Nuh, maka kita akan masuk. Nuh hanya menyediakan satu jenis makanan bagi semua binatang. Semua orang yang mengambil sikap seperti Ishak itulah yang akan menerima warisan.   Harta yang berharga tidak diberikan kepada mereka yang bersikap seperti anjing dan babi. Apa yang membuat kita masuk atau tidak adalah keputusan kita sendiri, sikap kita sendiri. Jangan minta waktu, karena waktu tidak bisa mengubah saudara , tapi apa merubah kita adalah keputusan kita. Lupakan yang di belakangmu, apakah...

Kepenuhan keallahan (the fullness of the Godhead) di dalam Yesus dan Orang Percaya (MKS #42)

Ringkasan: Khotbah Ps. Djonny ini masih membahas konsep iman yang hidup melalui teladan perjalanan hidup Abraham . Bahwa iman sejati bukan sekadar pengakuan, melainkan harus diwujudkan melalui perbuatan nyata yang mendasari setiap keputusan hidup sehari-hari. Penulis menjelaskan bahwa ketika seseorang lahir baru, mereka menerima benih ilahi dan potensi Allah yang harus dikembangkan hingga mencapai kedewasaan spiritual. Melalui ketaatan Abraham, Allah menyingkapkan rahasia kerajaan-Nya yang kemudian diwariskan secara spiritual kepada generasi berikutnya sebagai keturunan Abraham . Fokus utama narasi ini adalah ajakan bagi jemaat untuk bertumbuh dewasa dan tidak menjadi bayi rohani agar dapat menerima janji warisan ilahi . Akhirnya, iman tersebut dipandang sebagai kunci untuk menampilkan dimensi rupa Allah dan mengalahkan kuasa maut di dunia. Ibadah JMD Bandung 14 Juni 2026 - Manusia Kerajaan Sorga 42" Berikut adalah ringkasan poin-poin penting serta penjelasan detailnya:...

Membangun Benteng Perlindungan

SATE 10 December 2020   Bacalah terlebih dahulu: Ibrani 8:7-10, Ayub 1:1 Sebagaimana iblis dapat membuat benteng di dalam pikiran manusia, Allah juga dapat membuat benteng di dalam manusia. Ayub mempunyai empat karakter yang menonjol di dalam kehidupannya yaitu saleh, jujur, takut akan Allah dan menjauhi kejahatan. Ketika iblis melakukan berbagai pencobaan kepada Ayub seiijin dari Allah, dimulai dari kehilangan anak-anaknya, kesehatannya, istrinya, bahkan dijauhi oleh teman-temannya. Tetapi ketika masalah tersebut muncul, Ayub tetap kuat dan karakter Ayub tetap sama, karena Allah sudah membangun terlebih dahulu banteng dan kubu di dalam pikiran Ayub! Sehingga berkali-kali Alkitab mengatakan bahwa Ayub itu tidak berdosa.   Allah membangun di dalam roh, dengan cara menaruh dan menuliskan hukumNya di dalam akal budi manusia. yaitu melaui mendengarkan dan merenungkan firman sehingga Allah menjadi Allah mereka, dan manusia menjadi umatNya.   *#1. Bagaimana Allah bisa berhasil ...