Langsung ke konten utama

HIDUP YANG KEKAL

Pagi ini saya belajar bahwa hidup yang kekal itu tidak tergantung di mana kita berada. Malahan sorga bukan tempat yang bisa dikatakan tempat yang ideal di mana kita hidup dalam kekekalan, sebab dikatakan bumi dan sorga bisa berlalu, tetapi perkataan-Ku tinggal tetap (Mat 24:35).  Sorga-sorga dan bumi diciptakan oleh Firman atau perkataan Tuhan.

Apa artinya ini? Tuhan bukan hanya menyediakan sorga buat hidup kita, tetapi  Sorga hanya lah sebagian dari apa yang Tuhan sudah sediakan. IA menyediakan semua dan segala sesuatu demi kita bisa masuk kepada hidup yang kekal. Tujuan penebusan Yesus Kristus yang diutus Bapa bukan hanya sorga, dan sorga bukanlah hidup yang kekal itu. Sorga adalah tempat bukan kehidupan.


gbr: www.biblestudytools.com


In the beginning God created the heavens and the earth (Genesis 1:1 NKJV).

Sungguh luarbiasa dikatakan "heavens and the earth" diciptakan pada waktu yang bersamaan dengan keadaan yang serupa, dengan usia yang sama. Oleh sebab itu jika sorga berlalu dan lenyap maka bumi pun akan lenyap, secara bersamaan, tidak sendiri-sendiri.

Ada bukti yang kuat yang dikatakan Alkitab bahwa sorga itu bukan tempat yang ideal, sebab sepertiga dari jumlah malaikat telah memberontak dan jatuh dalam dosa menjadi iblis.

Jika saja sorga bukan tempat yang ideal, bagaimana bumi? Bagaimana planet-planet yang lain? Dari sini kita tau, sesungguhnya tidak ada tempat yang namanya "safe heaven".  Jadi di mana tempat yang ideal sebenarnya?

Langit dan bumi akan berlalu, tetapi perkataan-Ku tidak akan berlalu. Matius 24:35 

Jadi satu-satunya tempat yang ideal dan yang kekal adalah tinggal dalam perkataan Tuhan.  

Yesus - sebagai Anak Manusia - walau pun harus turun ke dunia orang mati dan turun ke neraka, tapi sebenarnya Ia tinggal dalam perkataan Tuhan.

Dengan selamat IA melalui jalan yang belum pernah diinjak kaki-NYA  (Yesaya 41:3).

Jadi apakah dapat dikatakan bahwa kita yang hidup sekarang atau pun yang sekarang hidup ini adalah hidup dalam kesia-siaan? Mereka yang telah berada terlebih dulu dalam tempat penantian ke sorga (hades) hidup dalam kesia-siaan? Bisa jadi. Memperoleh sorga tidak berarti telah menjalani kehidupan yang tidak sia-sia. Sorga hanyalah sebagian dari hidup yang kekal itu. Sebagian besar orang bisa dikatakan sebagian dari umur hidupnya dijalankan dalam kesia-siaan.

Jawab Yakub kepada Firaun: "Tahun-tahun pengembaraanku sebagai orang asing berjumlah seratus tiga puluh tahun. Tahun-tahun hidupku itu sedikit saja dan buruk adanya, tidak mencapai umur nenek moyangku, yakni jumlah tahun mereka mengembara sebagai orang asing." Kejadian 47:9

Yakub menyimpulkan dan mengatakan bahwa hidupnya selama 130 tahun itu kebanyakan ia melakukan hal-hal yang sia-sia: sedikit saja dan buruk adanya.

Pengkhotbah 6:12a Karena siapakah yang mengetahui apa yang baik bagi manusia sepanjang waktu yang pendek dari hidupnya yang sia-sia, yang ditempuhnya seperti bayangan? 

Penulis kitab Pengkhotbah adalah Salomo. Tuhan tau persis jawaban atas pertanyaan daripada orang yang paling berhikmat dan paling kaya yang pernah hidup ini dan tidak akan ada lagi yang seperti dia.

Menurut Pengkhotbah apa yang dicari dan semua yang didapat oleh manusia termasuk kesenangan itu adalah kesia-siaan dan usahanya dengan berjerih-payah seperti usaha menjaring angin.

Pengkhotbah 2:11 Ketika aku meneliti segala pekerjaan yang telah dilakukan tanganku dan segala usaha yang telah kulakukan untuk itu dengan jerih payah, lihatlah, segala sesuatu adalah kesia-siaan dan usaha menjaring angin; memang tak ada keuntungan di bawah matahari. 

Memang manusia dan bahkan seluruh makhluk didesain Tuhan untuk hidup sia-sia.

Roma 8:19 Sebab dengan sangat rindu seluruh makhluk menantikan saat anak-anak Allah  dinyatakan. 8:20 Karena seluruh makhluk telah ditaklukkan kepada kesia-siaan, bukan oleh kehendaknya sendiri, tetapi oleh kehendak Dia, yang telah menaklukkannya. 

Pengkhotbah 2:1  Aku berkata dalam hati: "Mari, aku hendak menguji kegirangan! Nikmatilah kesenangan! Tetapi lihat, juga itu pun sia-sia."

Hanya Tuhan sendiri yang sanggup memerdekakan hidup manusia dari kesia-siaan kepada hidup dalam kekekalan. Tuhan bekerja sesuai dengan rencana-Nya untuk memerdekakan manusia dan seluruh makhluk dari keterbatasannya.

Ia akan menjadikan anak-anak manusia yang sudah ditetapkan-Nya, dipanggilan-Nya dan dipilih-Nya untuk menjadi anak-anak Allah. Pada waktunya anak-anak Allah ini akan dinyatakan dalam kemuliaannya.

Tuhan telah datang dalam rupa Anak Manusia. Ia pada mulanya adalah Firman. Dan Firman itu telah datang dan diam di antara kita. Firman yang telah menjadi manusia.

Yohanes 1:1 Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah. 1:2 Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah. 1:3 Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatupun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan. 1:4 Dalam Dia ada hidup dan hidup itu adalah terang manusia. 1:5 Terang itu bercahaya di dalam kegelapan dan kegelapan itu tidak menguasainya.  

Yohanes 1:9 Terang yang sesungguhnya, yang menerangi setiap orang, sedang datang ke dalam dunia. 1:10 Ia telah ada di dalam dunia dan dunia dijadikan oleh-Nya, tetapi dunia tidak mengenal-Nya. 1:11 Ia datang kepada milik kepunyaan-Nya, tetapi orang-orang kepunyaan-Nya itu tidak menerima-Nya. 1:12 Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya; 1:13 orang-orang yang diperanakkan bukan dari darah atau dari daging, bukan pula secara jasmani oleh keinginan seorang laki-laki, melainkan dari Allah. 

Yohanes 1:14 Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran.

Ia datang untuk memberikan hidup dan hidup yang berkelimpahan. 

Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. Yohanes 10:10b

Hidup yang berkelimpahan itu berbicara mengenai kebenaran, kuasa dan kasih karunia oleh Roh Kudus bagi orang yang menerima-Nya. 

Yohanes 1:16 Karena dari kepenuhan-Nya kita semua telah menerima kasih karunia demi kasih karunia; 1:17 sebab hukum Taurat diberikan oleh Musa, tetapi kasih karunia dan kebenaran datang oleh Yesus Kristus. 1:18 Tidak seorangpun yang pernah melihat Allah; tetapi Anak Tunggal Allah, yang ada di pangkuan Bapa, Dialah yang menyatakan-Nya.

Hidup yang berkelimpahan itu melampaui segala keterbatasan dan kelemahan dalam tubuh ragawi yang terbatas ini. 

Syarat untuk masuk dan mengalami hidup yang kekal di bumi ini adalah ketika tidak ada satu pun yang menjadi penghalang hubungan antara kita dan Tuhan. Yakub masih menggunakan kekuatannya dan pengertiannya sendiri ketika sudah mengalami hidup di bawah sorga yang tebuka. Setelah menjadi Israel, dimasa tuanya ia juga masih menyisakan 'favoritisme' kepada Rahel dan anak-anaknya (Yusuf dan Benyamin).Hal itu dihancurkan Tuhan dengan kematian Rahel ketika melahirkan Benyamin. Dan Yehuda meluluhkan hati Yakub dengan perkataannya yang seperti singa yang mengaum sebelum Israel dan keluarganya berangkat ke Mesir, sehingga Yakub keluar dari kesia-sian hidup dan masuk kepada hidup yang kekal. Maka ia dapat menjawab dengan tepat kepada Firaun mengenai "usianya" dan hidupnya.

Ketika kita hidup dalam perkataan-Nya, menurut dan taat akan Firman-Nya maka kita hidup dari kepenuhan-Nya yang melimpah-limpah dengan kasih karunia demi kasih karunia.

Murid-murid-Nya menyadari apa yang dibawa oleh Yesus dari sorga ke dunia ini.

Yohanes 6:68  Jawab Simon Petrus kepada-Nya: "Tuhan, kepada siapakah kami akan pergi? Perkataan-Mu adalah perkataan hidup yang kekal.

Perkataan Yesus memberikan hidup yang kekal. Mengapa? Sebab Ia adalah Anak Tunggal Allah yang ada di pangkuan Bapa. Dia mengetahui segala rahasia dan kepenuhan ke-Allah-an, walau pun saat itu Dia mengosongkan diri-Nya dari ke-Allah-an dan ke-muliaan-Nya; tetap Ia adalah Firman yang menjadi manusia. Yesus hidup dalam dimensi-dimensi yang dimiliki Bapa (pangkuan Bapa) sehingga Ia dapat menyatakan Bapa di dalam diri-Nya.

Hanya hidup dalam firman-Nya maka kita hidup di luar kesia-siaan. Hidup dalam kelimpahan. Hidup dalam kemenangan. Hidup dalam kemerdekaan sepenuhnya. Hidup yang penuh arti. Hidup  dan kepenuhan sebagai ciptaan baru dari Yesus Kristus, melakukan pekerjaan baik yang Tuhan sudah siapkan sejak sebelum bumi dijadikan. Bukan pekerjaan menjaring angin, bukan berjerih-payah, tapi pekerjaan baik yang memuliakan nama Tuhan di bumi ini.

Bukan oleh kuat dan gagah kami, tapi oleh Roh-Mu Tuhan. Engkau yang telah menetapkan kami menjadi milik-Mu. Kau menetapkan pula langkah-langkah kami. Kau telah memeteraikan kami dengan Roh-Mu yang kudus, menjadi jaminan supaya kami berhasil. Sungguh besar rencana-Mu. Sungguh besar karya-Mu Yesus.

Sungguh mulia dan agung hati-Mu Tuhan. Engkau terus bekerja mengalirkan kasih karunia-Mu. Dengan kasih setia-Mu Kau terus membangun kami, memperbesar kapasitas kami yang terbatas ini. Tidak ada yang mustahil bagi-Mu. Kau menjadikan kami yang mustahil bisa menerima-Mu dalam keterbatasan kami, dalam keadaan kami yang natural. Kau menjadikan yang mustahil menjadi natural bagi hidup kami. Kami yang terbatas Kau jadikan kami tidak terbatas. Kau jadikan kami sebagai ciptaan baru yang tidak terbatas.

Perkataan-Mu adalah perkataan yang hidup dan kekal. Sebab itu ketika kami hidup dalam perkataan-Mu, Kau membawa kami, Kau membungkus kami dalam kekekalan-Mu.

Kau adalah jalan dan kebenaran dan hidup. Bawalah kami agar tidak keluar dari kebenaran dan jalan-jalan-Mu agar kami hidup bersama-Mu. Dengan pengertian dan pemahaman akan kebenaran-Mu kami dapat mengekspresikan iman kami, kami dapat melakukan perkataan-Mu. Kami dapat memanifestasikan iman yang bekerja sesuai dengan kehendak dan rancangan Bapa.  Kami bisa mengerjakan apa yang Kau perintahkan dan apa yang Kau kehendaki kami lakukan.

O...selalu indah tinggal di dalam persekutuan dengan-Mu. Sungguh indah hidup di hadapan-Mu, hidup bersama-Mu, hidup dalam perkataan-Mu, hidup dalam kemuliaan, hidup karena kasih-Mu. Terimakasih Tuhan, kami dipenuhi dengan minyak yang baru dan kami dapat mengecap dan merasakan anggur yang baru. Karena kami diberikan kuasa untuk menikmati kelimpahan hidup.

Engkau Tuhan, telah membuka sorga dan tingkap-tingkap langit. Terimakasih kami boleh hidup di bawah sorga yang terbuka. Terimaksih Engkau juga sudah memberikan kepada kami, kemuliaan-Mu yang Kau miliki sejak sebelum dunia dijadikan. Dapat kami rasakan kebaikan-Mu. Dapat kami alami kasih-Mu. Kami mengalami kemenangan demi kemenangan. Kami masuk ke dalam kemuliaan kepada kemuliaan. Kami keluar dari kesia-siaan hidup dan masuk ke dalam kekekalan-Mu.

Terimakasih Bapa di dalam nama Yesus Kristus. Amin.


Postingan populer dari blog ini

Upper Room 2 - DR. Jonathan David

Menjalani kehidupan Roh Living the life of the Spirit Pendahuluan Kita tidak boleh pasif dan membiarkan hari-hari berlalu tanpa arti. di masa pandemi yang sudah 1,5tahun lewat harusnya terus menantikan Tuhan dan mengharapkan terjadi sesuatu yang luarbiasa. Kita harus tau apa yang Tuhan sedang kerjakan menurut agenda-Nya di waktu-waktu ini. Tidak cukup hanya mengenal Tuhan, tanpa mengetahui apa yang sedang dikerjakan-Nya. Dan Ia telah sampaikan kepada nabi dan rasul-Nya apa yang sedang dan segera terjadi di bukan Apri-September 2021 ini. Kita harus menjadi bagian dari apa yang Tuhan kerjakan. Jika kita tidak menantikan Tuhan dan membiarkan diri kita dibawa oleh pemikiran sendiri, yang dipengaruhi oleh opini orang atau dari media, maka apa yang ada pada kita dan kita terima selama ini, otomatis akan hilang dan diambil. Jangan biarkan selama zoom untuk ibadah / komsel itu tanpa kita alami benih yang mengandung kuasa dari firman lewat dan diambil oleh setan di pinggir jalan.   Tu...

GALATIA 1:10-24 KELUAR DARI HIDUP YANG SIA-SIA

Galatia 1:10 Jadi bagaimana sekarang: adakah kucari kesukaan manusia atau kesukaan Allah? Adakah kucoba berkenan kepada manusia?  Sekiranya aku masih mau mencoba berkenan kepada manusia, maka aku bukanlah hamba Kristus. Sebagai seorang rasul Tuhan, Paulus mengambil SIKAP TEGAS untuk tidak mencari perkenanan manusia. Tujuannya adalah melakukan apa yang Tuhan perintahkan dan menggenapinya. gbr: knowing-jesus.com Ini adalah suatu MASALAH SERIUS dalam hubungan kita dengan Tuhan, sebab Ia adalah Allah yang cemburu. Ketika kita mulai mengandalkan orang dalam hidup kita atau dalam melayani Tuhan, maka kita akan mulai kehilangan pengharapan di dalam Tuhan. Saul sangat mengutamakan orang Israel dibandingkan Tuhan. Ketika Samuel terlambat sedikit datang ke Gilgal, Saul menjadi tidak taat dan mempersembahkan korban bakaran sendiri; karena ia melihat rakyat mulai meninggalkannya. Walau pun Samuel menegurnya dan mengecam perbuatannya yang bodoh, Saul tidak menyesal.  Saul juga...

BELAJAR DARI GEREJA EFESUS

Salah satu gereja yang dibangun rasul Paulus dari awalnya adalah jemaat Efesus. Gereja Efesus menjadi gereja yang perkembangannya sangat fenomenal, karena dalam beberapa tahun dilatih oleh rasul Paulus mereka telah memberikan dampak kepada kota Efesus dan firman tersebar di Asia .

Misteri Penciptaan, Kejatuhan, dan Pengadilan Akhir Diungkapkan

Pengantar Seluruh teka-teki penciptaan, kejatuhan, dan pengadilan akhir diungkapkan lewat kisah Ayub. Tuhan berhasil memancing iblis lewat gagasannya sendiri untuk mencobai Ayub. Dari situ terungkap motifnya, bagaimana ia berusaha menawan dan mengunci sistem peradilan sorga untuk pemberontakannya. Anda sedang melihat cetak biru alam semesta dari sudut pandang ruang kendali utama (The Master Plan) atau Rencana Agung Tuhan.  Monumen Iman Tokoh iman yang luarbiasa kesalehannya adalah Ayub. Ia nyaris memiliki iman yang sempura. Kesalehannya justru terbukti ketika berada di titik nol. Walaupun teman-temannya bukan memberi nasehat yang positif; melainkan menuduhnya menyembunyikan dosa besar, sehingga mengalami banyak malapetaka, Ayub tidak teralihkan.  Meskipun isterinya juga mengecamnya dengan kasar, tapi Ayub tetap teguh imannya. Seakan Ayub sudah sempurna. Dalam peristiwa tragis ini tidak ada ucapan Ayub yang salah. Ayub memang berdiri sebagai monumen iman yang luar biasa di dal...

PANGGILAN KEPADA KEIMAMATAN MELKISEDEK

Ibrani 7:1-3  Sebab Melkisedek adalah raja Salem dan imam Allah Yang Mahatinggi; ia pergi menyongsong Abraham ketika Abraham kembali dari mengalahkan raja-raja, dan memberkati dia. Kepadanya pun Abraham memberikan sepersepuluh dari semuanya. Menurut arti namanya Melkisedek adalah pertama-tama raja kebenaran, dan juga raja Salem, yaitu raja damai sejahtera.

Efesus 3:16-20 - DOA PAULUS

MEMPERBESAR KAPASITAS ROH Efesus 3:16-20 3:16  Aku berdoa supaya Ia, menurut kekayaan   kemuliaan-Nya, menguatkan dan meneguhkan kamu oleh Roh-Nya di dalam batinmu, 3:17 sehingga oleh imanmu Kristus diam di dalam hatimu dan kamu berakar serta berdasar di dalam kasih. 3:18 Aku berdoa, supaya kamu bersama-sama dengan segala orang kudus dapat memahami, betapa lebarnya dan panjangnya dan tingginya dan dalamnya kasih Kristus, 3:19 dan dapat mengenal kasih itu, sekalipun ia melampaui segala pengetahuan. Aku berdoa, supaya kamu dipenuhi di dalam seluruh kepenuhan Allah. 3:20 Bagi Dialah, yang dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita, Doa yang disampaikan  dalam Efesus 3: 16-20 pada dasarnya ada lima hal yang  rasul Paulus doakan agar mereka dan kita memiliki: ...

Sinergi Iman dan Kasih Karunia

Efesus 2:8 (TB)  Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah,  Peristiwa wanita yang sakit pendarahan sangat tepat untuk menjelaskan Sinergi: Diselamatkan "Oleh" Kasih Karunia "Melalui" Iman Dalam kasus wanita yang sakit pendarahan, iman dianalogikan sebagai akun bank. Percaya dalam jiwa wanita adalah ceknya. Jumlahnya adalah "asal kujamah ujung jubah Yesus, maka aku sembuh." Kasih karunia adalah hasil yang keluar dari Yesus, ditarik dari akun bank itu (iman pada Yesus). Namun jumlah yang ditarik ternyata bukan seperti yang tertulis pada cek wanita itu, tapi jauh berlebih. Wanita itu bukan saja menerima kesembuhan, tapi Yesus juga berkata:  " Hai anak-Ku, imanmu telah menyelamatkan engkau. Pergilah dengan selamat dan sembuhlah dari penyakitmu!" M arkus 5:34 (TB)  Analogi akun bank dan cek  menggambarkan sisi "legal-spiritual" dari mukjizat tersebut. Ini memperlihatkan bagaimana...

Kasih Karunia Untuk Mengejar Takdir (Bagian 2 - UR #218)

THE UPPER ROOM 218 – 27 Januari 2026 Kasih Karunia Untuk Mengejar Takdir Tanpa Gangguan (Bagian 2) 1. Panggilan untuk Membangun Mezbah dan Menyelami Roh ​ Membangun Mezbah : Setiap orang percaya dipanggil untuk membangun mezbah dan mempersembahkan korban agar Allah turun dengan api-Nya. ​ Sungai yang Dalam : Tuhan sedang mengukur "seribu hasta lagi" agar kita dapat menjelajahi sungai Allah yang semakin dalam, sehingga tidak ada lagi pergumulan di dalam hati. ​ Pola Pikir Kerajaan : Tuhan ingin kita memiliki pola pikir, gaya hidup, dan perilaku yang sesuai dengan pola Kerajaan Allah. ​2. Belajar dari Tokoh Alkitab: Ketaatan dan Identitas ​ Daniel : Ia bangkit di tengah budaya asing karena mengenal Tuhan, mengetahui panggilannya, dan memahami apa yang perlu dilakukan. ​ Ester : Tuhan memiliki kasih karunia yang berbeda untuk orang yang berbeda; Ester dipakai melalui cara yang bagi sebagian orang dianggap "tidak rohani". ​ Elia : ​Kekua...

Upper Room 34 - DR. Jonathan David

  25-01-2022   Anugerah Untuk Memerintah (GRACE TO GOVERN) Pendahuluan – oleh Ps. Cyrus Mat 13:23 Yang ditaburkan di tanah yang baik ialah orang yang mendengar firman itu dan mengerti, dan karena itu ia berbuah, ada yang seratus kali lipat, ada yang enam puluh kali lipat, ada yang tiga puluh kali lipat." Problemnya bukan pada kebutuhan tapi pada tanahnya. Jika tanahnya baik, benih akan tumbuh, sebab ada aliran air, karena ada benih yang cerdas yang telah diprogram (dengan pengertian dan hikmat). Kuasa dan kekuatan serta kasih karunia tersembunyi di dalam FT (logos) itu.   Tanah hanya memerlukan kondisi, tidak memerlukan edukasi oleh karena digerakkan oleh sesuatu (Firman dan Roh Kudus) dari dalam yang dipanggil terang Tuhan dan pribadi Tuhan sendiri (Yoh 1:1).   Mengapa tidak kita menerima firman-Nya dan perkataan-Nya dari pribadi Tuhan (YHWH) sendiri. Banyak orang yang suka mendengarkan khotbah yang baik, tapi Kerajaan Allah dan pemerintahan-Nya tidak tertam...

EIDO dan GINOSKO

Yohanes 4:10 Jawab Yesus kepadanya: *"Jikalau engkau tahu (eido) tentang karunia Allah dan siapakah Dia yang berkata kepadamu:*  Berilah Aku minum! niscaya engkau telah meminta kepada-Nya dan Ia telah memberikan kepadamu air hidup." Gbr: youtube.com Eido di sini artinya memiliki pengetahuan. Mungkin tau dari orang lain atau pernah melihat-Nya. Pernah mendengar khotbah atau melihat perbuatan dan mujizat yang Yesus lakukan. Mereka yang tidak memiliki pengetahuan disebut orang bodoh dan bahkan sebagai pelaku kejahatan, karenanya mereka menolak karunia Allah dan menolak Yesus yang diutus oleh-Nya. Orang bodoh tidak melihat apa yang disediakan Allah dan akan berakhir kepada hidup yang sia-sia walau sesukses apa pun di dunia ini menurut anggapan orang. Yohanes 1:11-12 1:11 Ia datang kepada milik kepunyaan-Nya, tetapi orang-orang kepunyaan-Nya itu tidak menerima-Nya. 1:12 Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu merek...