Langsung ke konten utama

PERGESERAN PARADIGMA: TRANSFORMASI GEREJA LOKAL MENJADI RUMAH ROHANI

Gereja lokal membutuhkan pergeseran paradigma (paradigm shift) untuk menjadi rumah rohani. Pergeseran paradigma ini akan membangun mentalitas jemaat dengan mentalitas Kerajaan. Cara pandang dan persepsi kita tentang siapa gereja itu sendiri harus disamakan dengan cara pandang Yesus.


gbr: freebibleimages.org



Hanya dalam rumah rohani jemaat bisa DITRANSFORMASI  kehidupannya keluar dari kebodohan dan kesia-siaan.

Yesus adalah produk dari rumah rohani Maria-Yusuf. Kehidupan Yesus dimulai dari Firman yang diperkatakan Tuhan dan disampaikan oleh malaikat Gabriel kepada Maria. Yesus adalah Firman yang menjadi daging.  Selama 30 tahun lamanya Yesus hidup dalam pengasuhan bapa dan ibu jasmaninya dalam ketaatan dan takut akan Tuhan.

Gereja sekarang umumnya seperti anak yang terhilang, si bungsu yang durhaka kepada bapa, keluar dari rumah dan melakukan apa yang disenanginya di luar rumah dan melakukan macam-macam kecemaran.  Kejahatannya adalah menyia-nyiakan warisan. Warisan yang Yesus berikan kepada kita adalah kerajaanNya dengan segala kekayaan, kuasa dan kemuliaannya. 

Alkitab mengatakan banyak yang menyesatkan dan banyak pelaku kejahatan dalam kerajaanNya. Dan Tuhan tidak segan-segan  membuang anak-anak kerajaan ke tempat gelap di mana ada ratapan dan kertak gigi, karena menolak anugerah dan kasih karunia yang diberikan atau disediakan.

Matius 13:41  _Anak Manusia akan menyuruh malaikat-malaikat-Nya dan mereka akan mengumpulkan *segala sesuatu yang menyesatkan dan semua orang yang melakukan kejahatan dari dalam Kerajaan-Nya.*_

Matius 8:12 * _sedangkan anak-anak Kerajaan itu akan dicampakkan ke dalam kegelapan yang paling gelap, di sanalah akan terdapat ratap dan kertak gigi._*

Si sulung tidak lebih baik daripada si bungsu. Walaupun si sulung selalu ada dalam rumah dan melayani bapa, tapi bagi si bungsu dia adalah tuan dan bukan bapa. Si bungsu selalu mengharapkan upah materi dari apa yang dia kerjakan. Dia tidak bisa melihat apa yang ada dan tersedia di dalam rumah bapanya. Si sulung adalah gambaran hamba Tuhan dan mereka yang melayani dalam rumah, tetapi juga yang matanya dan pikirannya dibutakan oleh ilah zaman ini. Dengan demikian dia tidak bisa mengambil dan menikmati segala pemberian daripada apa yang tersedia dalam rumah bapanya.

Si sulung juga harus bertobat dan mengalami pergeseran paradigma.

Lukas 15:28 _Maka marahlah  anak sulung itu dan ia tidak mau masuk. Lalu ayahnya keluar dan berbicara dengan dia. 15:29 Tetapi ia menjawab ayahnya, katanya: Telah bertahun-tahun aku melayani bapa dan belum pernah aku melanggar perintah bapa, tetapi kepadaku belum pernah bapa memberikan seekor anak kambing untuk bersukacita dengan sahabat-sahabatku. 15:30 Tetapi baru saja datang anak bapa yang telah memboroskan harta kekayaan bapa bersama-sama dengan pelacur-pelacur, maka bapa menyembelih anak lembu tambun itu untuk dia._

Lukas 15:31 _ Kata ayahnya kepadanya: Anakku, engkau selalu bersama-sama dengan aku, dan segala kepunyaanku adalah kepunyaanmu._

Apa yang Yesus siapkan adalah tempat di alam sorga (heavenly places) di rumah Bapa. Tempat ini adalah tempat perjumpaan, tempat perlindungan dan gudang penyediaan (Yohanes 14:3, Efesus 1:3).

Efesus 1:3  _Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus yang dalam Kristus telah mengaruniakan kepada kita segala berkat rohani di dalam sorga (heavenly places)._

Hanya kehidupan dalam rumah rohani yang akan membuat firman itu menjadi daging. Yesus adalah produk dalam rumah rohani, sehingga firman (logos) yang Dia dapatkan selama 30 tahun itu menjadi daging. Yesus belajar ketaatan bukan dari Bapa -sebab Bapa tidak bisa mengajariNya soal ketaatan -  tapi dari Maria dan Yusuf.

Hanya di rumah rohani jemaat bisa belajar taat bukan belajar dari Tuhan Yang Mahakuasa. 

Dalam rumah rohani kita belajar taat dan takut akan Tuhan. Peranan seorang bapa dalam rumah adalah mendorong dan membawa anak-anaknya kepada aliran sungai air kehidupan, sehingga Roh Kudus benar-benar diaktivasi dalam hidup mereka sehari-hari dan kuasa dan dunamos Roh Kudus benar-benar bekerja setiap saat dalam roh dan jiwa mereka.

Apa yang dilakukan Yusuf dan Maria adalah melakukan Taurat yaitu setiap perintah Tuhan dalam ketaatan dan takut akan Tuhan. *Warisan dari Perjanjian Lama, sebagaimana dimaksudkan oleh hukum Taurat adalah takut akan Tuhan dan ketaatan. Dan itu diperagakan oleh Abraham, Ishak dan Yakub yang hidup dalam ketaatan dan takut akan Tuhan oleh karena faktor rumah rohani yang Tuhan bangun. Demikian juga yang dilakukan oleh Yusuf dan Maria. Menyia-nyiakan warisan sama dengan melakukan kejahatan. Takut akan Tuhan tidak boleh berhenti seumur hidup kita.* Takut akan Tuhan adalah permulaan hikmat.

*Gadis-gadis bijak menjaga ketaatan dan takutnya akan Tuhan  menanti-nantikan sampai pada saat kedatangan Mempelai Pria.  Itu yang menyebabkan mereka tidak menjadi lengah, fokus dan siap sedia.* 

*Yesus mewarisi persepsi dan arti akan pengenalan dan takut akan Tuhan, dan mewarisi ketaatan dari Yusuf dan Maria, karena Yesus telah mengosongkan diri-Nya menjadi sama dengan Anak Manusia. Hal-hal itu hanya bisa Dia dapatkan dari Maria dan Yusuf, bukan dari Bapa sorgawi.*

Maria berkata jadilah pada ku seperti firman Tuhan yang disampaikan malaikat Gabriel. Firman itu menjadi daging, menjadi janin Yesus Kristus.

Rumah rohani adalah rumah pembelajaran yang   memproses Yesus menjadi matang dan siap melakukan kehendak Bapa dan menyelesaikan pekerjaanNya.

Yesaya 11:2  _Roh TUHAN akan ada padanya, roh hikmat dan pengertian, roh nasihat dan keperkasaan, roh pengenalan dan takut akan TUHAN._

*Kebodohan adalah tidak mengerti dan tidak melihat apa yang tersedia di rumah rohani.*

*Kesia-siaan hidup  adalah tidak mengambil keuntungan daripada apa yang Tuhan Yesus Kristus sudah sediakan di rumah Bapa.* 

Salomo dengan kekayaan dan hikmat tidak bisa mengambil keuntungan dari apa yang Bapa sediakan, sebab sedianya Tuhan akan mengokohkan kerajaannya untuk selama-lamanya.

Semua yang Tuhan sediakan adalah warisan dan pemberian Bapa, apa yang sudah bapa sediakan dalam rumah-Nya.

*TEMPAT PERJUMPAAN, PERLINDUNGAN DAN PERSEDIAAN*

Yohanes 14:1  _Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepada-Ku. 14:2 Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu._

14:3 _Dan apabila Aku telah pergi ke situ dan telah menyediakan tempat bagimu, Aku akan datang kembali  dan membawa kamu ke tempat-Ku, supaya di tempat di mana Aku berada,   kamupun berada. 14:4 Dan ke mana Aku pergi, kamu tahu jalan ke situ._

Yesus mengatakan kepada murid-murid, di rumah Bapa banyak tempat tinggal.  Dia akan datang kembali untuk membawa murid-murid  ke tempat yang akan DISIAPKAN-NYA DI RUMAH BAPA.

*Apakah tempat yang Yesus siapkan itu adalah sorga? BUKAN.*  Sorga sudah selesai diciptakan bersamaan dengan penciptaan bumi (Kejadian 1:1), tapi BAGI MURID-MURID YESUS SECARA KHUSUS MENYIAPKAN SEBUAH TEMPAT di rumah Bapa.

Di manakah  sorga? Perhatikan: di rumah Bapa Ku banyak tempat tinggal. Dikatakan sorga itu ada di rumah Bapa.  Tapi Bapa tidak ada di sorga, melainkan di rumah-Nya.

Rumah Bapa lebih besar dari sorga. Dalam terjemahan NKJV lebih jelas lagi:
"In My Father’s house are _many mansions;_ if it were not so , I would have told you. I go to prepare a place for you."

_Mansions_ adalah rumah-rumah kecil di dalam kompleks rumah yang besar.

*Rumah Bapa bukan sorga....sebab sorga ada di dalam rumah Bapa.*

Hanya bagi murid-murid Yesus menyiapkan  sebuah tempat di dalam rumah Bapa.

Yesus tidak mengatakan untuk membawa kita kembali ke sorga.  *Yesus sebagai Kristus menyiapkan segala sesuatunya untuk MEMASTIKAN SEMUA MURID SAMPAI KEPADA BAPA,*  bukan hanya sampai ke sorga.  YESUS KEMBALI KE RUMAH BAPA BUKAN UNTUK MENDEKOR ULANG SORGA. Tuhan tidak pernah melakukan hal yang sia-sia.

Sekali lagi sorga sudah selesai diciptakan bersamaan dengan penciptaan bumi, tapi bagi murid-murid Yesus khusus menyiapkan sebuah tempat di rumah Bapa.

Yesus mengatakan untuk mereka tidak menjadi gelisah. Hal itu dikatakan-Nya karena Yesus tau bahwa Dia harus kembali kepada Bapa (Yoh 14:2) dan mereka tidak akan melihat Dia lagi selama di bumi ini.  Jadi supaya mereka jangan gelisah seumur hidup mereka di bumi ini.

*Sorga ada di dalam Bapa.*

*Kristus ada di dalam Bapa.*

*Kita ada di dalam Kristus.*

*Gereja adalah Tubuh Kristus.*

*Kita adalah Gereja...miliki kepunyaan Nya.*

*Tubuh Kristus adalah pola ilahi....pola Tuhan... kepenuhan ilahi.*

*Patron rumah rohani adalah patron Tuhan.*

*Hanya level murid - bukan jemaat biasa-biasa -  yang bisa mengikuti hidup dalam patron Tuhan dan mengalami kepenuhan ilahi.*

*Aku akan membawamu ke tempat Ku.... kepada Bapa, ke rumah Bapa...  Bukan ke sorga...*

*Yesus membawa TubuhNya dan mempersembahkannya  kepada Bapa.*

Yesus tidak sedang membicarakan tentang kematian, tapi kehidupan di bumi ini... sebab katanya: _Akulah  jalan dan kebenaran  dan hidup. (Yoh 14:6)_

Kristus membawa Gereja-Nya, milik kepunyaan-Nya ke Rumah Bapa, ke tempat yang SUDAH DISIAPKAN-NYA bagi gereja-Nya.  Ini adalah tempat bagi milik kepunyaan Nya.

*Sorga buat mereka yang percaya dan bertobat menerima YESUS SEBAGAI TUHAN DAN JURUSELAMAT.*

*Tapi orang percaya yang menerima YESUS SEBAGAI KRISTUS menjadi milik kepunyaan Nya yang akan dibawanya kepada Bapa,* kata-Nya:  _Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku._

*Mereka adalah orang-orang yang menanti-menantikan Mempelai Pria seperti gadis-gadis bijak.*

Gadis-gadis bodoh mengetahui dan menerima serta menerima pewahyuan yang sama dengan gadis-gadis bijak tentang Yesus Kristus tapi TIDAK SIAP dan TERLAMBAT.  Mereka adalah Gereja yang bodoh dan berlambat-lambat. Mereka hanya sampai ke sorga tapi tidak sampai kepada Bapa.

*Mereka akan melihat Bapa dari jauh, dari tempat yang paling rendah, sebab Bapa berada di tempat Yang Maha Tinggi.* Ada banyak juga orang yang diundang ke Pesta Perkawinan Anak Domba namun tidak layak akan diusir dari tempat itu.

Mereka tidak layak bagi Kristus. Tidak layak menjadi Mempelai Kristus.

*Hanya mereka yang menjadi milik Kristus yang telah diberikan Bapa kepada Yesus Kristus  akan    dibawa kepada Bapa di tempat Yang Maha Tinggi.*

*Mereka adalah Gereja yang sudah dimurnikan tanpa kerut dan noda.*

Mereka yang selalu ada bersama dengan Bapa adalah Gereja yang selalu ada bersama Kristus kemana pun Anak Domba itu pergi.

*Mereka adalah Gereja yang telah mengalami kematian menjadi satu dengan apa yang sama dengan kematian-Nya.* 

*Kuasa kebangkitan  _(resurrection power)_ itu sudah ada di dalam mereka dan terus bekerja sama dengan iman mereka.*  

Gereja telah menerima warisan Yesus Kristus: firmanNya, takut akan Tuhan, hikmat dan pengertian, kerajaan Nya, kuasa dalam namaNya.

*Namun hanya separuh dari GerejaNya yang  menghargai warisan dan memanfaatkan nya menjadi keuntungan baginya.* Mereka yang disebut gadis-gadis bodoh telah ditebus dari dosa dan maut, menerima hidup yang kekal tapi tidak sampai kepada kekekalan. *Mereka tidak berhasil keluar dari kesia-siaan. Mereka senang dengan kenyamanan hidup mereka.*

*Seluruh makhluk menanti-nantikan anak-anak Allah dinyatakan.*

Gadis-gadis bodoh termasuk kategori anak-anak Allah yang dinanti-nantikan, tapi tidak menanti-nantikan dengan hikmat. Mereka tinggal di gereja lokal dan bukan di rumah Bapa. Mereka tidak membayar harganya untuk persediaan minyak dan pakaian pesta yang layak.

Tuhan menanti-nantikan mereka tapi mereka tidak menanti-nantikan Tuhan. Mereka tidak selalu ada bersama Bapa. Mereka tidak selalu ada di Rumah Bapa yang Yesus sudah persiapkan. *Mereka bukan jemaat sulung yang bertobat.* 

Jemaat yang tidak bertobat dari kebodohannya selalu saja mendapati kesalahan orang dan menghakimi saudara-saudaranya, bahkan gembalanya. Ia melayani dengan setia, bekerja giat, tapi tidak pernah merasa menjadi anak. Ia memanggil Bapa tapi sebatas melayani Tuan, menjadi pekerja bukan sebagai anak Bapa. Ia selalu mengharapkan upah dari Tuhan dan ia mendapatkannya, tapi tidak pernah melihat pemberian Bapa dan tidak pernah bisa menikmatinya.


*PEMBERIAN BAPA*

Pemberian Bapa bagi dunia ini adalah Yesus.

Pemberian Bapa bagi anak-anak Kerajaan adalah Roh Kudus dan kuasa-Nya.

Kepada anak-anak dalam Kerajaan-Nya, Bapa juga memberikan sorga yang terbuka, kemuliaan, memberikan karakter ilahiNya, memberikan namaNya (Yehovah Rafah, Yehovah Nisi, Yehovah Jireh, Yehovah Shalom, El- Shaday, Yehovah El'yon, dan lainnya). Semua itu dan hal-hal lain yang ada di rumah Bapa sebagai pemberian Bapa, namun kebanyakan orang Kristen dan mereka yang bekerja bagi Tuhan hanya melihat upah dan warisan dan tidak pernah mengharapkan pemberian Bapa. Mereka boleh jadi secara fisik serumah dengan bapa, tapi tidak pernah mengenali bapa secara spiritual.

Jemaat anak sulung yang tidak bertobat dari kebodohan dan kesia-siaan, tidak akan menerima bagian dan pemberian Bapa, tapi hanya akan menerima upah dan warisan. 

Warisan tetap warisan. Hamba tetap hamba. Hamba tidak mengerti keinginan Tuannya. Hanya anak yang mengerti keinginan dan mengenal karakter Bapanya.


*Hamba hanya bisa menggunakan kuasa dalam nama Yesus, tapi tidak bisa memanifestasikan nama Bapa dan merepresentasikan Bapa.*


*Hikmat yang Tuhan berikan untuk kita pakai demi keuntungan kita bukan untuk terus bersikap bodoh dan tidak keluar dari kebodohan dan kesia-siaan* seperti yang dilakukan Salomo. Yakub berusaha keluar dari kebodohan dan kesia-siaan dengan cara apa pun sejak dari kandungan dan Tuhan membetulkan caranya sehingga ia memperolehnya.


Yeremia 18:10  _Tetapi apabila *mereka melakukan apa yang jahat di depan mata-Ku dan tidak mendengarkan suara-Ku,*  maka menyesallah Aku, *bahwa Aku hendak mendatangkan keberuntungan yang Kujanjikan itu kepada mereka.*_


Pengkhotbah 2:15 _Maka aku berkata dalam hati: "Nasib yang menimpa orang bodoh juga akan menimpa aku. Untuk apa aku ini dulu begitu berhikmat?" Lalu aku berkata dalam hati, bahwa inipun sia-sia._ 


Yohanes 14:5 _Kata Tomas kepada-Nya: "Tuhan, kami tidak tahu ke mana Engkau pergi; jadi bagaimana kami tahu jalan ke situ?_


Tomas mungkin peragu dan sekaligus bodoh, tapi dia jujur dan mengakui kebodohannya, sehingga ia mendapatkan paradigma yang baru.


Yohanes 14:6  _Kata Yesus kepadanya: *Akulah  jalan dan kebenaran  dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.*_


Yohanes 14:10 _*Tidak percayakah engkau, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku?*_  _Apa yang Aku katakan kepadamu, tidak Aku katakan dari diri-Ku sendiri, tetapi Bapa, yang diam di dalam Aku, Dialah yang melakukan pekerjaan-Nya._ 


Roma 6:5 _Sebab jika kita telah menjadi satu dengan apa yang sama dengan kematian-Nya, kita juga akan menjadi satu dengan apa yang sama dengan kebangkitan-Nya._


Filipi 3:10  _Yang kukehendaki ialah mengenal Dia dan kuasa kebangkitan-Nya dan persekutuan dalam penderitaan-Nya, di mana aku menjadi serupa dengan Dia dalam kematian-Nya_


Yohanes 14:23 _Jawab Yesus: Jika seorang mengasihi Aku, ia akan menuruti firman-Ku dan Bapa-Ku akan mengasihi dia dan Kami akan datang kepadanya dan diam bersama-sama dengan dia._


Wahyu 14:4 _Mereka adalah orang-orang yang tidak mencemarkan dirinya dengan perempuan-perempuan , karena mereka murni sama seperti perawan. Mereka adalah orang-orang yang mengikuti Anak Domba itu ke mana saja Ia pergi. Mereka ditebus dari antara manusia sebagai korban-korban sulung bagi Allah dan bagi Anak Domba itu_


Postingan populer dari blog ini

Conquering the Mountains of Governance and Political (UR #237)

Khotbah  Dr. Tunde Bakare dalam acara ISC 2025 membahas peran strategis orang percaya di gunung politik dan pemerintahan . Beliau menekankan pentingnya memiliki pola atau cetak biru ilahi serta karakter yang murni sebelum terlibat dalam kepemimpinan publik agar tidak tercemar oleh sistem dunia. Melalui berbagai rujukan Alkitab, ia menjelaskan bahwa Tuhan akan membangkitkan pemimpin-pemimpin profetik untuk menggantikan sistem yang korup dan menindas rakyat. Bakare juga membagikan pengalaman pribadinya di Nigeria tentang bagaimana kekuatan doa dan nubuat mampu mempengaruhi arah politik nasional serta menentang rezim yang tidak adil. Inti dari pesan ini adalah panggilan bagi generasi muda untuk menjadi agen perubahan yang berani merebut kembali pengaruh di berbagai bidang budaya demi kesejahteraan bangsa. Narasi ini ditutup dengan penegasan bahwa kepemimpinan yang takut akan Tuhan adalah kunci utama yang membedakan kemajuan suatu negara dari keterpurukannya. Berikut adalah c...

Peran Roh Kudus (MKS #49)

  "Manusia Kerajaan Sorga 49", berfokus pada rencana ilahi Allah bagi umat manusia dan bagaimana individu dapat menyelaraskan hidup mereka dengan kehendak-Nya. Ditekankan bahwa orang percaya tidak boleh mengandalkan kekuatan mereka sendiri, tetapi pada kuasa Roh Kudus dan Firman Allah untuk memenuhi takdir mereka. Ibadah JMD Bandung 2 Agustus 2026 - Manusia Kerajaan Sorga 49 Poin-Poin Utama : Memahami Bahasa Allah: Papa menekankan pentingnya memahami "bahasa" Allah, mencatat bahwa Alkitab tidak boleh dilihat sebagai ayat-ayat yang terisolasi, tetapi sebagai satu rencana besar yang terpadu. Memahami firman dan menyelaraskan hidup dengan kehendak Allah memerlukan tuntunan Roh Kudus, bukan sekadar kemampuan akal. Roh Kudus sangat penting untuk wahyu yang sejati. Kuasa Firman: Firman memiliki kuasa bawaan untuk menggenapi dirinya sendiri. Manusia cukup percaya dan memberi ruang bagi kasih karunia Allah, bukan memaksakan dengan usaha sendiri seperti pola hukum Taurat. Or...

Kapasitas dan Potensi Spiritual (MKS #48)

Ps. Djonny  membahas konsep Manusia Kerajaan Sorga melalui tinjauan teologis atas janji Tuhan kepada Abraham dalam Kejadian 17 . Beliau menjelaskan bahwa identitas sebagai raja menurut definisi ilahi bukan didasarkan pada kekuasaan duniawi seperti Nimrod, melainkan pada kapasitas spiritual untuk memerintah melalui kebenaran dan ketaatan. Terdapat penekanan pada enam langkah Allah dalam Kejadian 1 , mulai dari memberkati hingga memberikan otoritas untuk menaklukkan bumi, sebagai pola bagi manusia untuk mewujudkan kerajaan Allah di dunia. Peran Roh Kudus dianggap krusial dalam memperluas pengaruh hidup seseorang agar mencapai kaliber dunia demi kemuliaan Tuhan. Melalui teladan Yesus, jemaat diajak untuk menyadari potensi ilahi dan warisan rohani mereka sebagai keturunan Abraham yang dipanggil untuk menyatakan otoritas surga. Ibadah JMD Bandung 26 Juli 2026 - Manusia Kerajaan Sorga 48 Berikut adalah catatan selengkapnya dari materi "Manusia Kerajaan Sorga 48: Raja-Raja dari Ket...

Ikat Janji Allah (God's Covenant) dengan Abraham dan Keturunannya

Saat Teduh 26 Jan 2025 Kej 26:1  Maka timbullah kelaparan di negeri itu.  —  Ini bukan kelaparan yang pertama, yang telah terjadi dalam zaman Abraham. Sebab itu Ishak pergi ke Gerar, kepada Abimelekh, raja orang Filistin. 2  Lalu TUHAN menampakkan diri kepadanya serta berfirman: "Janganlah pergi ke Mesir, diamlah di negeri yang akan Kukatakan kepadamu. 3  Tinggallah di negeri ini sebagai orang asing, maka Aku akan menyertai engkau dan memberkati engkau,  4  Aku akan membuat banyak keturunanmu seperti bintang di langit; Aku akan memberikan kepada keturunanmu seluruh negeri ini, dan oleh keturunanmu semua bangsa di bumi akan mendapat berkat, 5  karena Abraham telah mendengarkan firman-Ku dan memelihara kewajibannya kepada-Ku, yaitu segala perintah, ketetapan dan hukum-Ku." Kej 26:12 Maka menaburlah Ishak di tanah itu dan dalam tahun itu juga ia mendapat hasil seratus kali lipat; sebab ia diberkati TUHAN. 13  Dan orang itu menjadi kaya, bahkan k...

BELAJAR DARI GEREJA EFESUS

Salah satu gereja yang dibangun rasul Paulus dari awalnya adalah jemaat Efesus. Gereja Efesus menjadi gereja yang perkembangannya sangat fenomenal, karena dalam beberapa tahun dilatih oleh rasul Paulus mereka telah memberikan dampak kepada kota Efesus dan firman tersebar di Asia .

PANGGILAN KEPADA KEIMAMATAN MELKISEDEK

Ibrani 7:1-3  Sebab Melkisedek adalah raja Salem dan imam Allah Yang Mahatinggi; ia pergi menyongsong Abraham ketika Abraham kembali dari mengalahkan raja-raja, dan memberkati dia. Kepadanya pun Abraham memberikan sepersepuluh dari semuanya. Menurut arti namanya Melkisedek adalah pertama-tama raja kebenaran, dan juga raja Salem, yaitu raja damai sejahtera.

The Unstoppable Generation and Strategies for Leadership Succession (UR #238)

Artikel ini bersumber dari materi pengajaran dari Dr. Jonathan David mengenai konsep suksesi kepemimpinan dan pembentukan generasi "Manusia yang Tak Terhentikan."  Beliau menekankan bahwa kekuatan sebuah pelayanan sangat bergantung pada ketangguhan spiritual pemimpinnya dalam menghadapi berbagai hambatan seperti pola pikir negatif dan pergaulan yang salah. Fokus utamanya adalah pentingnya membangun hubungan bapa-anak yang sejati untuk mewariskan takdir ilahi, bukan sekadar membagi tanggung jawab struktural. Melalui rujukan kitab Kisah Para Rasul 16 dan Pengkhotbah 2 , dijelaskan bahwa suksesi yang akurat harus direncanakan dengan hati-hati agar warisan rohani tetap berlanjut tanpa perubahan arah. Tujuan akhirnya adalah melahirkan gereja apostolik yang tak tergoyahkan dan murni dari pengaruh duniawi atau denominasi. Strategi ini menuntut penggunaan hikmat, pengetahuan, dan keterampilan ilahi untuk menerjemahkan kehendak Tuhan ke dalam realitas di bumi. 30 06 2026, ...

EIDO dan GINOSKO

Yohanes 4:10 Jawab Yesus kepadanya: *"Jikalau engkau tahu (eido) tentang karunia Allah dan siapakah Dia yang berkata kepadamu:*  Berilah Aku minum! niscaya engkau telah meminta kepada-Nya dan Ia telah memberikan kepadamu air hidup." Gbr: youtube.com Eido di sini artinya memiliki pengetahuan. Mungkin tau dari orang lain atau pernah melihat-Nya. Pernah mendengar khotbah atau melihat perbuatan dan mujizat yang Yesus lakukan. Mereka yang tidak memiliki pengetahuan disebut orang bodoh dan bahkan sebagai pelaku kejahatan, karenanya mereka menolak karunia Allah dan menolak Yesus yang diutus oleh-Nya. Orang bodoh tidak melihat apa yang disediakan Allah dan akan berakhir kepada hidup yang sia-sia walau sesukses apa pun di dunia ini menurut anggapan orang. Yohanes 1:11-12 1:11 Ia datang kepada milik kepunyaan-Nya, tetapi orang-orang kepunyaan-Nya itu tidak menerima-Nya. 1:12 Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu merek...

KEHIDUPAN ZOE Kehidupan Yang Berkelimpahan

Kehidupan Berkualitas Yang Yesus Berikan Yoh 10:10 Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup,    dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. gbr: opernarmautralia.org Yesus datang supaya kita akan memiliki kehidupan yang melampaui arus seluruh aspek kehidupan, lebih dari cukup, mencapai setiap bagian dari roh manusia kita, setiap bagian dari alam jiwa kita, pikiran, kehendak dan emosi, mencapai setiap bagian dari tubuh fisik kita, mencapai setiap bagian dari keuangan kita, hubungan dan semua yang berkaitan dengan kehidupan duniawi dan kehidupan spiritual kita. Dalam bahasa Yunani,   ada tiga kata yang berbeda -bios, psuche, dan zoe- diterjemahkan sebagai "hidup", dan masing-masing memiliki arti yang berbeda. Bios – adalah kehidupan biologis kita. Semua makhluk hidup memiliki bios. Bioskop artinya gambar hidup. Biologi ilmu yang mempelajari tentang makhluk hidup. Psuche adal...

"Berkat" (Barak/Berekah) Dan Bagaimana Kita Menerima Berkat Itu Dari Tuhan

Konsep Kunci: Barak/Berekah (Berkat) ) Asal Kata: Kata "berkat" dalam bahasa Ibrani adalah barak, yang artinya memberkati. Bentuk kata bendanya adalah berekah, yang berarti hasil dari tindakan memberkati. Makna Mendalam: Barak juga dikaitkan dengan kata "to kneel" atau "menekuk lutut". Ini menunjukkan bahwa berkat dari Tuhan adalah tindakan di mana Tuhan merendahkan diri-Nya untuk melayani dan melimpahkan kebaikan-Nya kepada kita. Contoh Nyata: Tindakan Yesus yang merendahkan diri menjadi hamba, mati bagi kita di kayu salib adalah wujud tertinggi dari barak (berkat) Allah. Ayat Kunci: Amsal 10:22:  "Berkat Tuhanlah yang menjadikan kaya, susah payah tidak akan menambahinya." Mazmur 127:2:  "Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi dan duduk-duduk sampai jauh malam, dan makan roti yang diperoleh dengan susah payah--sebab Ia memberikannya kepada yang dicintai-Nya pada waktu tidur." Pengkhotbah 2:26:  "Karena kepada orang yang dikenan-Nya Ia ...