Langsung ke konten utama

The House of Shem (Kemah-kemah Sem)

Dari sejarah yang disebutkan di Alkitab, inilah gineologi dari Adam ke Yusuf. Kelihatannya peta ini disusun dari Kej 5:1-32 dan dilanjutka ke Kej 11:10-26 seperti yang Musa tuliskan. 

























PRA AIR BAH

Dari "peta" gineologi ini dapat dengan mudah kita melihat karya Tuhan yang luarbiasa. Semua generasi terhubung dengan orang-orang strategis Tuhan secara luarbiasa. Kita melihat hubungan 3 generasi: Henokh, Metusalah dan Lamekh. Juga hubungan 3 generasi berikutnya antara: Metusalah, Lamekh dan Nuh. Disusul dengan hubungan antara 3 generasi: Lamekh, Nuh dan Sem.  Ini seperti pola yang Allah sediakan untuk menjaga kesinambungan warisan rohani yang kekal (legacy). Pola 3 generasi dalam satu kemah ini menjamin warisan menjadi pusaka - inheritance to heritage legacy.

Bahkan Sem juga terhubung dengan Metusalah, anak dari Henokh. Maka, tidak heran Sem menjadi sangat luarbiasa. 

Warisan menggambarkan aset yang diwariskan orangtua kepada anak laki-lakinya, sedangkan pusaka mengacu pada anugerah yang diterima oleh suatu bangsa dari satu generasi ke generasi berikutnya. Kita sedang berbicara tentang legacy secara rohani.

Kej 5:21  Setelah Henokh hidup enam puluh lima tahun, ia memperanakkan Metusalah. 22  Dan Henokh hidup bergaul dengan Allah selama tiga ratus tahun lagi, setelah ia memperanakkan Metusalah, dan ia memperanakkan anak-anak lelaki dan perempuan.

CATATAN TENTANG KEKHUSUSAN HENOKH DAN METUSALAH

Apa yang membuat Henokh mengalami titik balik ketika memiliki Metusalah di umur 65 tahun? Tiba-tiba hidupnya menjadi saleh, hidup benar, berjalan bersama Tuhan sampai Allah mengangkat dia ke sorga. Dia mendapatkan Firman Tuhan, akan ada penghakiman dan penghukuman bumi oleh Allah. Itu membuatnya gentar, tidak lagi main-main, tidak sembarangan dan dia bergeser. Tidak lagi mengejar hal-hal lahiriah. Ia hidup bergaul dengan Allah.

Juga Allah tidak membiarkan Metusalah mengalami musibah air bah. Metusalah adalah orang yang terpanjang usianya sepanjang sejarah umat manusia. Metusalah mencapai umur sembilan ratus enam puluh sembilan tahun, lalu ia mati (Kej 5:27). Matinya Metusalah pada usia 969 tahun PERSIS sebelum terjadinya air bah. 

Kej 5:25 Setelah Metusalah hidup seratus delapan puluh tujuh tahun, ia memperanakkan Lamekh.
26  Dan Metusalah masih hidup tujuh ratus delapan puluh dua tahun, setelah ia memperanakkan Lamekh, dan ia memperanakkan anak-anak lelaki dan perempuan. 27  Jadi Metusalah mencapai umur sembilan ratus enam puluh sembilan tahun, lalu ia mati.28 Setelah Lamekh hidup seratus delapan puluh dua tahun, ia memperanakkan seorang anak laki-laki, 29  dan memberi nama Nuh kepadanya, katanya: "Anak ini akan memberi kepada kita penghiburan dalam pekerjaan kita yang penuh susah payah di tanah yang telah terkutuk oleh TUHAN."

Kej 7:6  Nuh berumur enam ratus tahun, ketika air bah datang meliputi bumi.


Jadi 187+182+600 = 969 adalah genap usia Metusalah sebelum ia mati; persis sebelum air bah datang meliputi bumi. Ini adalah suatu bukti Allah tidak membiarkan orang benar mendapatkan penghukuman dan penghakiman bersama-sama dengan orang fasik. Ams 12:21 Orang benar tidak akan ditimpa oleh bencana apapun, tetapi orang fasik akan senantiasa celaka.


PASCA AIR BAH
Sekarang kita perhatikan gineologi dari Nuh sampai kepada Abraham. Nuh mencapai usia 950 tahun (Kej 9:29). Pada saat Nuh berumur 500 tahun, Sem lahir.  Pada saat air bah, Nuh berumur 600 tahun (Kej 7:6). 

Seperti yang telah dinubuatkan oleh Nuh, maka terjadilah bahwa kemah-kemah Sem berhasil menjadi rumah rohani yang merumahi 10 generasi sampai kepada Abraham. Selanjutnya kemah Abraham juga berhasil merumahi 3 generasi, seperti pola yang terjadi sebelumnya di zaman Pra Air Bah. Dan diteruskan oleh kemah-kemah Yehuda yang merumahi 10 generasi pula sampai kepada Abraham. Kelahiran Mesias di kota Bethlehem-Yehuda menandakan demikian luarbiasanya peranan rumah rohani Yehuda. Yesus juga mendapatkan julukan Singa Yehuda. Kita gereja-Nya termasuk generasi yang terakhir di zaman akhir, yakni generasi Kristus. Tapi, tema kita kali ini hanya berbicara mengenai kemah-kemah Sem. 


Kejadian 11:10-12, 14, 16-18, 20, 22, 24, 26 (TB)  Inilah keturunan Sem. Setelah Sem berumur seratus tahun, ia memperanakkan Arpakhsad, dua tahun setelah air bah itu. Sem masih hidup lima ratus tahun, setelah ia memperanakkan Arpakhsad, dan ia memperanakkan anak-anak lelaki dan perempuan.
Setelah Arpakhsad hidup tiga puluh lima tahun, ia memperanakkan Selah.
Setelah Selah hidup tiga puluh tahun, ia memperanakkan Eber.
Setelah Eber hidup tiga puluh empat tahun, ia memperanakkan Peleg.
Eber masih hidup empat ratus tiga puluh tahun, setelah ia memperanakkan Peleg, dan ia memperanakkan anak-anak lelaki dan perempuan.
Setelah Peleg hidup tiga puluh tahun, ia memperanakkan Rehu.
Setelah Rehu hidup tiga puluh dua tahun, ia memperanakkan Serug.
Setelah Serug hidup tiga puluh tahun, ia memperanakkan Nahor.
Setelah Nahor hidup dua puluh sembilan tahun, ia memperanakkan Terah.
Setelah Terah hidup tujuh puluh tahun, ia memperanakkan Abram, Nahor dan Haran.


Kejadian 9:18
Anak-anak Nuh yang keluar dari bahtera ialah Sem, Ham dan Yafet; Ham adalah bapa Kanaan.


HUBUNGAN ABRAM DENGAN NUH

Kej 11:31 Lalu Terah membawa Abram, anaknya, serta cucunya, Lot, yaitu anak Haran, dan Sarai, menantunya, isteri Abram, anaknya; ia berangkat bersama-sama dengan mereka dari Ur-Kasdim untuk pergi ke tanah Kanaan, lalu sampailah mereka ke Haran, dan menetap di sana. 32  Umur Terah ada dua ratus lima tahun; lalu ia mati di Haran.

Kita coba menelusuri apakah Abram pernah terhubung dengan Nuh sebelum Terah mengajaknya berangkat dari Ur-Kasdim untuk pergi ke tanah Kanaan?

Kej 11:10  Inilah keturunan Sem. Setelah Sem berumur seratus tahun, ia memperanakkan Arpakhsad, dua tahun setelah air bah itu.

Kita mengambil acuan dari sini. Berarti Sem berusia 98 tahun ketika air bah datang. Dan bisa kita hitung berapa tahun setelah air bah itu, ditambah 2 tahun; ketika Abram lahir? Ternyata Abram lahir 262 tahun setelah air bah. Sedangkan Nuh masih hidup selama 350 tahun setelah air bah. Jadi ada overlap selama 88 tahun. Jadi dapat dipastikan Abram juga terhubung dengan Nuh dalam bentang waktu itu sebelum ia diajak Terah meninggalkan Ur-Kasdim. 

Hanya sangat disayangkan, bahwa Terah tidak seperti Abram, melainkan Terah ikut beribadah kepada allah lain.

Yos 24:2 Berkatalah Yosua kepada seluruh bangsa itu: "Beginilah firman TUHAN, Allah Israel: Dahulu kala di seberang sungai Efrat, di situlah diam nenek moyangmu, yakni Terah, ayah Abraham dan ayah Nahor, dan mereka beribadah kepada allah lain.


TINDAKAN SEM

Kejadian 9:23
Sesudah itu Sem dan Yafet mengambil sehelai kain dan membentangkannya pada bahu mereka berdua, lalu mereka berjalan mundur; mereka menutupi aurat ayahnya sambil berpaling muka, sehingga mereka tidak melihat aurat ayahnya.

Apa yang dilakukan oleh Sem dan Yafet adalah tindakan seperti yang Allah lakukan terhadap Adam dan Hawa ketika mereka kedapatan telanjang oleh karena jatuh dalam dosa. Allah menutupi ketelajanjangan mereka. Demikian juga Sem dan Yafet menutupi ketelanjangan Nuh yang sedang mabuk berat.

Kejadian 9:26
Lagi katanya: "Terpujilah TUHAN, Allah Sem, tetapi hendaklah Kanaan menjadi hamba baginya.

Kanaan yang dimaksud adalah Ham.

Kejadian 9:27
Allah meluaskan kiranya tempat kediaman Yafet, dan hendaklah ia tinggal dalam kemah-kemah Sem, tetapi hendaklah Kanaan menjadi hamba baginya."

Sem bangkit membela kehormatan Nuh bapanya, bersama Yafet. Sem mendapatkan, ditinggikan dan diteguhkan berkat kesulungannya. Seperti yang dinubuatkan oleh Nuh, maka ditegakkan rumah Sem (the house of Shem) oleh Allah, di mana dikatakan Yafet juga tinggal di kemah-kemah Sem.


KEMAH-KEMAH SEM BAGI BANYAK GENERASI

Kejadian 10:21 (TB)  Lahirlah juga anak-anak bagi Sem, bapa semua anak Eber serta abang Yafet.

Ayat ini berbunyi aneh, sebab Eber adalah anak dari Arpaksad. Arpaksad adalah cucu dari Sem. Jadi Eber adalah cicit dari Sem. Jadi lahirlah juga anak-anak bagi Sem yang dimasuk adalah anak-anak spiritual bukan anak-anak secara lahiriah.

Siapa sajakah anak-anak spiritualnya Sem? Mereka adalah semua orang yang menjadi keturunan atau di bawah garis keturunan dari bapa Eber. Bapa di sini juga adalah sebutan atau panggilan secara spiritual kepada Eber.

Eber dalam bahasa aslinya adalah Heber, lalu berubah menjadi Hebrew. Dia adalah bapa orang Hebrew atau bapa orang Ibrani, sebagaimana halnya Ham disebut sebagai bapa orang Kanaan.

Mengapa Eber dipanggil bapa Eber?
Karena banyaknya generasi yang dinaungi di dalam kemah-kemah Sem, termasuk abang Yafet. Bagi mereka yang ada di rumah rohani Sem, Yafet dipanggil secara terhormat sebagai abang Yafet.

Kejadian 10:22 (TB)  Keturunan Sem ialah Elam, Asyur, Arpakhsad, Lud dan Aram.

Keturunan Sem secara lahiriah adalah sebagaimana yang disebutkan pada ayat 22, terdiri dari Elam, Asyur, Arpakhsad, Lud dan Aram.

Kejadian 10:24 (TB)  Arpakhsad memperanakkan Selah, dan Selah memperanakkan Eber.

Jadi Eber secara jasmani lahiriah adalah anaknya Selah, cucunya Arpakhsad dan cicitnya Sem.

Eber juga mendapatkan panggilan sebagai bapa rohani dan sangat dihormati oleh generasi-generasi selanjutnya.  Mereka yang menjadi keturunan Eber atau Heber disebutisebut sebagai orang Hebrew atau orang Ibrani.

Lukas menjelaskan silsilah Yesus.

Lukas 3:34-36 (TB)  anak Yakub, anak Ishak, anak Abraham, anak Terah, anak Nahor,
anak Serug, anak Rehu, anak Peleg, anak Eber, anak Salmon,
anak Kenan, anak Arpakhsad, anak Sem, anak Nuh, anak Lamekh.


Mereka yang ada dalam silsilah Yesus adalah mereka yang menjadi jemaat yang sulung, yaitu pembawa benih KerajaanNya.


Kejadian 10:25 (TB)  Bagi Eber lahir dua anak laki-laki; nama yang seorang ialah Peleg, sebab dalam zamannya bumi terbagi, dan nama adiknya ialah Yoktan.


Pada zaman Peleg dilahirkan bumi terbagi menurut bahasa mereka masing-masing. Maka dapat dikatakan, bahwa bahasa Hebrew atau bahasa Ibrani ini adalah bahasa asli manusia di seluruh bumi, sebelum peristiwa dikacaukannya bahasa manusia oleh Allah.

Ada kedekatan yang istimewa yang dikatakan di Kej 10:25. Dari ayat-ayat di atas kita dapat menghitung bahwa pada waktu Abram dilahirkan, bapa orang Ibrani itu masih hidup selama 239 tahun lagi. Sem juga masih hidup, bahkan masih 244 tahun lagi.

Kata "orang Ibrani" pertama digunakan untuk Abraham. Abraham orang Ibrani. Musa orang Ibrani. Yesus orang Ibrani. Paulus orang Ibrani asli.


Kejadian 14:13 (TB)  Kemudian datanglah seorang pelarian dan menceritakan hal ini kepada Abram, orang Ibrani itu, yang tinggal dekat pohon-pohon tarbantin kepunyaan Mamre, orang Amori itu, saudara Eskol dan Aner, yakni teman-teman sekutu Abram.


Jadi dapat disimpulkan bahwa sebelum Abram dipanggil keluar dari Haran, dia telah belajar mengenai jalan-jalan Tuhan dari  Nuh, Sem, dan selain juga dari Eber. Tidak disebutkan Alkitab bahwa Arpakhsad dan Selah membangun rumah rohaninya.

Dari generasi Sem sampai dengan Abraham terdapat 10 generasi. Jadi rumah rohani Sem telah merumahi 10 generasi sampai Abraham, sebelum Abram pindah ke Haran. Sedangkan Abraham sendiri dipanggil keluar dari Haran dan mendirikan rumah rohani Abraham (kemah Abraham bagi 3 generasi yang sangat-sangat luarbiasa: Abraham, Ishak dan Yakub) di tanah Kanaan.


PANGGILAN ABRAHAM

Kej 12:1  Berfirmanlah TUHAN kepada Abram: "Pergilah dari negerimu dan dari sanak saudaramu dan dari rumah bapamu ini ke negeri yang akan Kutunjukkan kepadamu; 2  Aku akan membuat engkau menjadi bangsa yang besar, dan memberkati engkau serta membuat namamu masyhur; dan engkau akan menjadi berkat.
3  Aku akan memberkati orang-orang yang memberkati engkau, dan mengutuk orang-orang yang mengutuk engkau, dan olehmu semua kaum di muka bumi akan mendapat berkat."
4   Lalu pergilah Abram seperti yang difirmankan TUHAN kepadanya, dan Lotpun ikut bersama-sama dengan dia; Abram berumur tujuh puluh lima tahun, ketika ia berangkat dari Haran.
5  Abram membawa Sarai, isterinya, dan Lot, anak saudaranya, dan segala harta benda yang didapat mereka dan orang-orang yang diperoleh mereka di Haran; mereka berangkat ke tanah Kanaan, lalu sampai di situ.



Apa yang dapat kita pelajari dari semua pengungkapan akan hal ini?

1. Abram telah belajar mengenai nilai-nilai ilahi dan kebenaranNya. Dia belajar bagaimana Allah telah menghukum bumi ini. Namun juga ia belajar bagaimana kebenaran dan kesalehan Nuh dalam meneruskan rencana Allah.

2. Dan ia mengetahui adanya anugerah yang besar dibalik hukuman Allah itu.

3. Abram telah belajar bagaimana cara mempersembahkan korban bakaran yang berbau harum seperti yang dilakukan oleh Nuh, ia dan keluarganya setelah keluar dari bahtera.

4. Abram tau bahwa Allah telah melakukan ikat-janji dengan Nuh untuk tidak lagi menghukum bumi dan memberkati Nuh dengan keturunannya.


5. Abram belajar banyak mengenai kemah-kemah Sem, sehingga Abram juga mampu mendirikan kemah-kemah nya bagi 3 generasi di dalamnya. Bagi dirinya, Ishak dan Yakub; 3 generasi yang selama 15 tahun hidup dalam satu tenda.

6. Dia tau bagaimana hidup secara profetis, namun barulah pada Yakub hal itu dapat digenapi. Kita lihat bagaimana akuratnya Yakub menubuatkan masa depan bagi anak-anak Israel.


Allah tidak asal mencomot Abram. Abram telah belajar banyak hal mengenai jalan-jalan Tuhan dari Nuh, Sem dan Eber; sehingga ia adalah batu yang baik yang telah dipilih Allah.


Kita juga harus menjadi batu-batu pilihan Tuhan bagi pembangunan Bait Kudus Nya. Bait Kudus Nya adalah tubuh kita sendiri.


Kita harus menyadari dan memahami apa dan bagaimana hidup secara profetis.

Gereja yang profetic bukan hanya bisa bernubuat, tapi juga bernubuat secara akurat. Bukan mengada-ngada, harus dilakukan oleh karena faktor Allah. 


Ketika kita sedang dipenuhi dan dikuasai oleh Roh Kudus, maka nubuatan yang kita perkatakan dipastikan adalah nubuatan yang akurat.


Namun kehidupan profetis bukan hanya melalui kata-kata, tapi kuasa prophetic itu dapat juga terjadi dari setiap keputusan dan tindakan prophetic yang kita lakukan.


In His Love, Grace and Mercy
26 February 2020 
Di update terakhir tgl. 09-07-2023

Postingan populer dari blog ini

Upper Room 34 - DR. Jonathan David

  25-01-2022   Anugerah Untuk Memerintah (GRACE TO GOVERN) Pendahuluan – oleh Ps. Cyrus Mat 13:23 Yang ditaburkan di tanah yang baik ialah orang yang mendengar firman itu dan mengerti, dan karena itu ia berbuah, ada yang seratus kali lipat, ada yang enam puluh kali lipat, ada yang tiga puluh kali lipat." Problemnya bukan pada kebutuhan tapi pada tanahnya. Jika tanahnya baik, benih akan tumbuh, sebab ada aliran air, karena ada benih yang cerdas yang telah diprogram (dengan pengertian dan hikmat). Kuasa dan kekuatan serta kasih karunia tersembunyi di dalam FT (logos) itu.   Tanah hanya memerlukan kondisi, tidak memerlukan edukasi oleh karena digerakkan oleh sesuatu (Firman dan Roh Kudus) dari dalam yang dipanggil terang Tuhan dan pribadi Tuhan sendiri (Yoh 1:1).   Mengapa tidak kita menerima firman-Nya dan perkataan-Nya dari pribadi Tuhan (YHWH) sendiri. Banyak orang yang suka mendengarkan khotbah yang baik, tapi Kerajaan Allah dan pemerintahan-Nya tidak tertam...

KEHIDUPAN ZOE Kehidupan Yang Berkelimpahan

Kehidupan Berkualitas Yang Yesus Berikan Yoh 10:10 Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup,    dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. gbr: opernarmautralia.org Yesus datang supaya kita akan memiliki kehidupan yang melampaui arus seluruh aspek kehidupan, lebih dari cukup, mencapai setiap bagian dari roh manusia kita, setiap bagian dari alam jiwa kita, pikiran, kehendak dan emosi, mencapai setiap bagian dari tubuh fisik kita, mencapai setiap bagian dari keuangan kita, hubungan dan semua yang berkaitan dengan kehidupan duniawi dan kehidupan spiritual kita. Dalam bahasa Yunani,   ada tiga kata yang berbeda -bios, psuche, dan zoe- diterjemahkan sebagai "hidup", dan masing-masing memiliki arti yang berbeda. Bios – adalah kehidupan biologis kita. Semua makhluk hidup memiliki bios. Bioskop artinya gambar hidup. Biologi ilmu yang mempelajari tentang makhluk hidup. Psuche adal...

GUNUNG RUMAH TUHAN ALLAH YAKUB

SESI 7 – TLC 2017 – Ps. Djonny Tambunan  – 23-26 Des 2017 I. SEMUA DIMULAI DARI RUMAH TUHAN Mikha 4 gbr:youtube.com Akan terjadi pada hari-hari yang terakhir: gunung rumah TUHAN akan berdiri tegak mengatasi gunung-gunung dan menjulang tinggi di atas bukit-bukit; bangsa-bangsa akan berduyun-duyun ke sana ,  Mic 4:1 dan banyak suku bangsa akan pergi serta berkata: "Mari, kita naik ke gunung TUHAN, ke rumah Allah Yakub, supaya Ia mengajar kita tentang jalan-jalan-Nya dan supaya kita berjalan menempuhnya; sebab dari Sion akan keluar pengajaran, dan firman TUHAN dari Yerusalem."  Mic 4:2 <<<< PEKERJAAN DAHSYAT OLEH ROH KUDUS DIMULAI DARI RUMAH TUHAN >>>> SION = sunny = bright = cerah. Ketika SION dimunculkan kita tidak lagi memerlukan matahari natural. Semua kehidupan akan diterangi baik pada waktu malam mau pun pada waktu siang. Yang akan meneranginya adalah Sion. Yes 2:1 Yesaya menjelaskan lagi siapa yang dimaksu...

Kepenuhan Kristus

SATE 17 October 2020     Bacalah terlebih dahulu : I Petrus 2:21, Efesus 1:23, Efesus 4:11-13 Dalam kehidupan Yesus sebagai manusia, Ia telah menjadi teladan. Dan Alkitab pun menuliskan bahwa kita harus hidup dalam kepenuhan Kristus, namun yang sering menjadi persoalan adalah kita tidak pernah melihat Yesus hidup sebagai manusia. Itu sebabnya dalam kedaulatanNya, Tuhan telah memilih orang-orang tertentu yang dapat Ia munculkan sebagai bapa rohani agar menjadi model yang terlihat dan kita pun makin bisa mengerti bagaimana mengalami kepenuhan Kristus melalui bapa rohani yang ada. Tapi ada hal yang harus kita ketahui mengenai konsep bapa rohani ini, bahwa tidak semua orang yang mengajarkan Firman Tuhan dapat disebut sebagai bapa rohani. Karena seseorang yang Tuhan munculkan menjadi bapa rohani, sudah pasti memiliki kualitas tertentu dalam hidupnya dan tentunya telah melalui berbagai proses Tuhan. Sehingga di dalam kedaulatan Tuhan, sang bapa rohani bisa dikenali oleh anak-an...

Dimensi Tuhan

Ukuran-ukuran Tuhan by ps. Djonny Tambunan 17-Jan-2016 Ukuran-ukuran Tuhan itu tidak pernah bisa ditawar. ukuranNya pasti. Apa pun kondisi kita, Dia tidak pernah mengubahnya. Kita pun mencari yang pasti. Jangan berjalan menurut ukuran kita, semau kita. Tanpa mencapai ukuran Tuhan kita tidak akan berkenan di hadapan Tuhan. Wahyu 11 (Rev 11:1)   Kemudian diberikanlah kepadaku sebatang buluh, seperti tongkat pengukur rupanya, dengan kata-kata yang berikut: "Bangunlah dan ukurlah Bait Suci Allah dan mezbah dan mereka yang beribadah di dalamnya. Ada 3 hal yang selalu diukur oleh Tuhan, yaitu hal-hal yang rohani. Dia mengukur aspek-aspek rohani, bukan seberapa tinggi pendidikanmu, bukan seberapa banyak hartamu. Dia memiliki standar untuk diri kita yang harus bisa capai. Targetnya bukan supaya kita sama seperti Dia bisa menciptakan langit dan bumi yang baru. Bukan itu. Setiap orang yang tidak mencapai ukuran Tuhan, akan kehilangan perkenananNya. Sangat penting buat kita u...

Fokus kepada Dia yang sedang berkata-kata

SATE 21 October 2020 – **   Bacalah terlebih dahulu: Efesus 4:23-24, Yohanes 4:21-23 Dalam ayat ini, Paulus menasihatkan anggota-anggota jemaat, supaya mereka jangan hidup (= mêketi peripatein) lagi sama seperti orangorang kafir (yang tidak mengenal Allah). Tuhan mau adanya perubahan dari manusia lama menuju manusia baru. Yang awalnya hidup di bawah belenggu manusia lama menuju kepada kemerdekaan yang dibentuk di dalam format manusia baru dan dicipta menurut kehendak Allah dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya. Tetapi antara kondisi manusia lama menuju manusia baru dibutuhkan proses pembaharuan yang terus-menerus. Roh yang dulunya mati, terbelenggu dosa dan tidak dapat bersekutu dengan Allah yang adalah Roh, kini dimerdekakan. Sehingga ketika kita berdoa dan memuji Tuhan, maka pujian terhadap Allah tersebut keluar dari roh yang sungguh-sungguh sudah diperbaharui menuju Roh yang sejati, yaitu Allah. Ini yang dikatakan oleh Yesus ketika Ia bertemu dengan perempuan Samaria. ...

Perpuluhan Dan Keimamatan Melkisedek

 Mari kita bahas dan renungkan bersama-sama bagian Firman Tuhan ini: Ayat-ayat Kunci: Kejadian 14:17 Setelah Abram kembali dari mengalahkan Kedorlaomer dan para raja yang bersama-sama dengan dia, maka keluarlah raja Sodom menyongsong dia ke lembah Syawe, yakni Lembah Raja. 18 Melkisedek, raja Salem, membawa roti dan anggur; ia seorang imam Allah Yang Mahatinggi. 19 Lalu ia memberkati Abram, katanya: "Diberkatilah kiranya Abram oleh Allah Yang Mahatinggi, (diberkatilah kiranya Abramnya Allah Yang Mahatinggi) Pencipta (PEMILIK = Yang EMPUNYA) langit dan bumi, 20 dan terpujilah Allah Yang Mahatinggi, yang telah menyerahkan musuhmu ke tanganmu." Lalu Abram memberikan kepadanya sepersepuluh dari semuanya. 21 Berkatalah raja Sodom itu kepada Abram: "Berikanlah kepadaku orang-orang itu, dan ambillah untukmu harta benda itu." 22 Tetapi kata Abram kepada raja negeri Sodom itu: "Aku bersumpah demi TUHAN, Allah Yang Mahatinggi, Pencipta (Yang EMPUNYA) ...

Membangun Sion Membentuk Ulang Kota - oleh Dr. Jonathan David

Ringkasan Khotbah: "Membangun Sion Membentuk Ulang Kota"  16082022  the Upper Room Kembalilah, hai anak-anak yang murtad, demikianlah firman TUHAN, karena Aku telah menjadi tuan atas kamu! Aku akan mengambil kamu, seorang dari setiap kota dan dua orang dari setiap keluarga, dan akan membawa kamu ke Sion.  Yeremia 3:14   Khotbah ini membahas visi tentang pembangunan kembali Sion sebagai inti dari pemulihan kota dan kehidupan umat Tuhan. Dr. Jonathan David menguraikan bagaimana Tuhan sedang bergerak secara aktif untuk membangun Sion, yang bukan hanya sekadar tempat, melainkan juga sebuah dimensi rohani di mana kehadiran, kuasa, dan otoritas Allah termanifestasi. Khotbah dimulai dengan penekanan pada pentingnya mendengar suara Tuhan dan mengasihi kebenaran-Nya. Dr. Jonathan David menyatakan bahwa tanpa kedua hal ini, akan ada kekacauan. Ia juga menekankan tentang karunia-karunia Roh Kudus yang diperlukan, seperti pewahyuan, pengertian, dan hikmat  untuk dapat menge...

Apa Maksudnya dengan CIPTAAN BARU DALAM KRISTUS?

Kor 5:17        Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang. Ayat di atas menyatakan bahwa kita adalah ciptaan baru di dalam Kristus. Tapi benarkah demikian?   Dan yang lama sudah berlalu? Sebab kata ‘sesungguhnya’ menunjukkan kita belum bisa melihat yang baru itu. Mari kita telaah. Ef 4:24            dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya. MANUSIA BARU kita telah   diciptakan menurut kehendak Allah SECARA SEMPURNA di dalam KEBENARAN DAN KEKUDUSAN YANG SESUNGGUHNYA yaitu DI DALAM KRITUS YESUS.   KEBENARAN DAN KEKUDUSAN INI TELAH TERUJI yaitu Yesus sendiri yang dalam rupa-Nya sebagai manusia – TELAH TERBUKTI SUDAH MENGALAHKAN DOSA DAN MAUT. Ef 2:10        ...