Langsung ke konten utama

The House of Shem (Kemah-kemah Sem)

Dari sejarah yang disebutkan di Alkitab, inilah gineologi dari Adam ke Yusuf. Kelihatannya peta ini disusun dari Kej 5:1-32 dan dilanjutka ke Kej 11:10-26 seperti yang Musa tuliskan. 

























PRA AIR BAH

Dari "peta" gineologi ini dapat dengan mudah kita melihat karya Tuhan yang luarbiasa. Semua generasi terhubung dengan orang-orang strategis Tuhan secara luarbiasa. Kita melihat hubungan 3 generasi: Henokh, Metusalah dan Lamekh. Juga hubungan 3 generasi berikutnya antara: Metusalah, Lamekh dan Nuh. Disusul dengan hubungan antara 3 generasi: Lamekh, Nuh dan Sem.  Ini seperti pola yang Allah sediakan untuk menjaga kesinambungan warisan rohani yang kekal (legacy). Pola 3 generasi dalam satu kemah ini menjamin warisan menjadi pusaka - inheritance to heritage legacy.

Bahkan Sem juga terhubung dengan Metusalah, anak dari Henokh. Maka, tidak heran Sem menjadi sangat luarbiasa. 

Warisan menggambarkan aset yang diwariskan orangtua kepada anak laki-lakinya, sedangkan pusaka mengacu pada anugerah yang diterima oleh suatu bangsa dari satu generasi ke generasi berikutnya. Kita sedang berbicara tentang legacy secara rohani.

Kej 5:21  Setelah Henokh hidup enam puluh lima tahun, ia memperanakkan Metusalah. 22  Dan Henokh hidup bergaul dengan Allah selama tiga ratus tahun lagi, setelah ia memperanakkan Metusalah, dan ia memperanakkan anak-anak lelaki dan perempuan.

CATATAN TENTANG KEKHUSUSAN HENOKH DAN METUSALAH

Apa yang membuat Henokh mengalami titik balik ketika memiliki Metusalah di umur 65 tahun? Tiba-tiba hidupnya menjadi saleh, hidup benar, berjalan bersama Tuhan sampai Allah mengangkat dia ke sorga. Dia mendapatkan Firman Tuhan, akan ada penghakiman dan penghukuman bumi oleh Allah. Itu membuatnya gentar, tidak lagi main-main, tidak sembarangan dan dia bergeser. Tidak lagi mengejar hal-hal lahiriah. Ia hidup bergaul dengan Allah.

Juga Allah tidak membiarkan Metusalah mengalami musibah air bah. Metusalah adalah orang yang terpanjang usianya sepanjang sejarah umat manusia. Metusalah mencapai umur sembilan ratus enam puluh sembilan tahun, lalu ia mati (Kej 5:27). Matinya Metusalah pada usia 969 tahun PERSIS sebelum terjadinya air bah. 

Kej 5:25 Setelah Metusalah hidup seratus delapan puluh tujuh tahun, ia memperanakkan Lamekh.
26  Dan Metusalah masih hidup tujuh ratus delapan puluh dua tahun, setelah ia memperanakkan Lamekh, dan ia memperanakkan anak-anak lelaki dan perempuan. 27  Jadi Metusalah mencapai umur sembilan ratus enam puluh sembilan tahun, lalu ia mati.28 Setelah Lamekh hidup seratus delapan puluh dua tahun, ia memperanakkan seorang anak laki-laki, 29  dan memberi nama Nuh kepadanya, katanya: "Anak ini akan memberi kepada kita penghiburan dalam pekerjaan kita yang penuh susah payah di tanah yang telah terkutuk oleh TUHAN."

Kej 7:6  Nuh berumur enam ratus tahun, ketika air bah datang meliputi bumi.


Jadi 187+182+600 = 969 adalah genap usia Metusalah sebelum ia mati; persis sebelum air bah datang meliputi bumi. Ini adalah suatu bukti Allah tidak membiarkan orang benar mendapatkan penghukuman dan penghakiman bersama-sama dengan orang fasik. Ams 12:21 Orang benar tidak akan ditimpa oleh bencana apapun, tetapi orang fasik akan senantiasa celaka.


PASCA AIR BAH
Sekarang kita perhatikan gineologi dari Nuh sampai kepada Abraham. Nuh mencapai usia 950 tahun (Kej 9:29). Pada saat Nuh berumur 500 tahun, Sem lahir.  Pada saat air bah, Nuh berumur 600 tahun (Kej 7:6). 

Seperti yang telah dinubuatkan oleh Nuh, maka terjadilah bahwa kemah-kemah Sem berhasil menjadi rumah rohani yang merumahi 10 generasi sampai kepada Abraham. Selanjutnya kemah Abraham juga berhasil merumahi 3 generasi, seperti pola yang terjadi sebelumnya di zaman Pra Air Bah. Dan diteruskan oleh kemah-kemah Yehuda yang merumahi 10 generasi pula sampai kepada Abraham. Kelahiran Mesias di kota Bethlehem-Yehuda menandakan demikian luarbiasanya peranan rumah rohani Yehuda. Yesus juga mendapatkan julukan Singa Yehuda. Kita gereja-Nya termasuk generasi yang terakhir di zaman akhir, yakni generasi Kristus. Tapi, tema kita kali ini hanya berbicara mengenai kemah-kemah Sem. 


Kejadian 11:10-12, 14, 16-18, 20, 22, 24, 26 (TB)  Inilah keturunan Sem. Setelah Sem berumur seratus tahun, ia memperanakkan Arpakhsad, dua tahun setelah air bah itu. Sem masih hidup lima ratus tahun, setelah ia memperanakkan Arpakhsad, dan ia memperanakkan anak-anak lelaki dan perempuan.
Setelah Arpakhsad hidup tiga puluh lima tahun, ia memperanakkan Selah.
Setelah Selah hidup tiga puluh tahun, ia memperanakkan Eber.
Setelah Eber hidup tiga puluh empat tahun, ia memperanakkan Peleg.
Eber masih hidup empat ratus tiga puluh tahun, setelah ia memperanakkan Peleg, dan ia memperanakkan anak-anak lelaki dan perempuan.
Setelah Peleg hidup tiga puluh tahun, ia memperanakkan Rehu.
Setelah Rehu hidup tiga puluh dua tahun, ia memperanakkan Serug.
Setelah Serug hidup tiga puluh tahun, ia memperanakkan Nahor.
Setelah Nahor hidup dua puluh sembilan tahun, ia memperanakkan Terah.
Setelah Terah hidup tujuh puluh tahun, ia memperanakkan Abram, Nahor dan Haran.


Kejadian 9:18
Anak-anak Nuh yang keluar dari bahtera ialah Sem, Ham dan Yafet; Ham adalah bapa Kanaan.


HUBUNGAN ABRAM DENGAN NUH

Kej 11:31 Lalu Terah membawa Abram, anaknya, serta cucunya, Lot, yaitu anak Haran, dan Sarai, menantunya, isteri Abram, anaknya; ia berangkat bersama-sama dengan mereka dari Ur-Kasdim untuk pergi ke tanah Kanaan, lalu sampailah mereka ke Haran, dan menetap di sana. 32  Umur Terah ada dua ratus lima tahun; lalu ia mati di Haran.

Kita coba menelusuri apakah Abram pernah terhubung dengan Nuh sebelum Terah mengajaknya berangkat dari Ur-Kasdim untuk pergi ke tanah Kanaan?

Kej 11:10  Inilah keturunan Sem. Setelah Sem berumur seratus tahun, ia memperanakkan Arpakhsad, dua tahun setelah air bah itu.

Kita mengambil acuan dari sini. Berarti Sem berusia 98 tahun ketika air bah datang. Dan bisa kita hitung berapa tahun setelah air bah itu, ditambah 2 tahun; ketika Abram lahir? Ternyata Abram lahir 262 tahun setelah air bah. Sedangkan Nuh masih hidup selama 350 tahun setelah air bah. Jadi ada overlap selama 88 tahun. Jadi dapat dipastikan Abram juga terhubung dengan Nuh dalam bentang waktu itu sebelum ia diajak Terah meninggalkan Ur-Kasdim. 

Hanya sangat disayangkan, bahwa Terah tidak seperti Abram, melainkan Terah ikut beribadah kepada allah lain.

Yos 24:2 Berkatalah Yosua kepada seluruh bangsa itu: "Beginilah firman TUHAN, Allah Israel: Dahulu kala di seberang sungai Efrat, di situlah diam nenek moyangmu, yakni Terah, ayah Abraham dan ayah Nahor, dan mereka beribadah kepada allah lain.


TINDAKAN SEM

Kejadian 9:23
Sesudah itu Sem dan Yafet mengambil sehelai kain dan membentangkannya pada bahu mereka berdua, lalu mereka berjalan mundur; mereka menutupi aurat ayahnya sambil berpaling muka, sehingga mereka tidak melihat aurat ayahnya.

Apa yang dilakukan oleh Sem dan Yafet adalah tindakan seperti yang Allah lakukan terhadap Adam dan Hawa ketika mereka kedapatan telanjang oleh karena jatuh dalam dosa. Allah menutupi ketelajanjangan mereka. Demikian juga Sem dan Yafet menutupi ketelanjangan Nuh yang sedang mabuk berat.

Kejadian 9:26
Lagi katanya: "Terpujilah TUHAN, Allah Sem, tetapi hendaklah Kanaan menjadi hamba baginya.

Kanaan yang dimaksud adalah Ham.

Kejadian 9:27
Allah meluaskan kiranya tempat kediaman Yafet, dan hendaklah ia tinggal dalam kemah-kemah Sem, tetapi hendaklah Kanaan menjadi hamba baginya."

Sem bangkit membela kehormatan Nuh bapanya, bersama Yafet. Sem mendapatkan, ditinggikan dan diteguhkan berkat kesulungannya. Seperti yang dinubuatkan oleh Nuh, maka ditegakkan rumah Sem (the house of Shem) oleh Allah, di mana dikatakan Yafet juga tinggal di kemah-kemah Sem.


KEMAH-KEMAH SEM BAGI BANYAK GENERASI

Kejadian 10:21 (TB)  Lahirlah juga anak-anak bagi Sem, bapa semua anak Eber serta abang Yafet.

Ayat ini berbunyi aneh, sebab Eber adalah anak dari Arpaksad. Arpaksad adalah cucu dari Sem. Jadi Eber adalah cicit dari Sem. Jadi lahirlah juga anak-anak bagi Sem yang dimasuk adalah anak-anak spiritual bukan anak-anak secara lahiriah.

Siapa sajakah anak-anak spiritualnya Sem? Mereka adalah semua orang yang menjadi keturunan atau di bawah garis keturunan dari bapa Eber. Bapa di sini juga adalah sebutan atau panggilan secara spiritual kepada Eber.

Eber dalam bahasa aslinya adalah Heber, lalu berubah menjadi Hebrew. Dia adalah bapa orang Hebrew atau bapa orang Ibrani, sebagaimana halnya Ham disebut sebagai bapa orang Kanaan.

Mengapa Eber dipanggil bapa Eber?
Karena banyaknya generasi yang dinaungi di dalam kemah-kemah Sem, termasuk abang Yafet. Bagi mereka yang ada di rumah rohani Sem, Yafet dipanggil secara terhormat sebagai abang Yafet.

Kejadian 10:22 (TB)  Keturunan Sem ialah Elam, Asyur, Arpakhsad, Lud dan Aram.

Keturunan Sem secara lahiriah adalah sebagaimana yang disebutkan pada ayat 22, terdiri dari Elam, Asyur, Arpakhsad, Lud dan Aram.

Kejadian 10:24 (TB)  Arpakhsad memperanakkan Selah, dan Selah memperanakkan Eber.

Jadi Eber secara jasmani lahiriah adalah anaknya Selah, cucunya Arpakhsad dan cicitnya Sem.

Eber juga mendapatkan panggilan sebagai bapa rohani dan sangat dihormati oleh generasi-generasi selanjutnya.  Mereka yang menjadi keturunan Eber atau Heber disebutisebut sebagai orang Hebrew atau orang Ibrani.

Lukas menjelaskan silsilah Yesus.

Lukas 3:34-36 (TB)  anak Yakub, anak Ishak, anak Abraham, anak Terah, anak Nahor,
anak Serug, anak Rehu, anak Peleg, anak Eber, anak Salmon,
anak Kenan, anak Arpakhsad, anak Sem, anak Nuh, anak Lamekh.


Mereka yang ada dalam silsilah Yesus adalah mereka yang menjadi jemaat yang sulung, yaitu pembawa benih KerajaanNya.


Kejadian 10:25 (TB)  Bagi Eber lahir dua anak laki-laki; nama yang seorang ialah Peleg, sebab dalam zamannya bumi terbagi, dan nama adiknya ialah Yoktan.


Pada zaman Peleg dilahirkan bumi terbagi menurut bahasa mereka masing-masing. Maka dapat dikatakan, bahwa bahasa Hebrew atau bahasa Ibrani ini adalah bahasa asli manusia di seluruh bumi, sebelum peristiwa dikacaukannya bahasa manusia oleh Allah.

Ada kedekatan yang istimewa yang dikatakan di Kej 10:25. Dari ayat-ayat di atas kita dapat menghitung bahwa pada waktu Abram dilahirkan, bapa orang Ibrani itu masih hidup selama 239 tahun lagi. Sem juga masih hidup, bahkan masih 244 tahun lagi.

Kata "orang Ibrani" pertama digunakan untuk Abraham. Abraham orang Ibrani. Musa orang Ibrani. Yesus orang Ibrani. Paulus orang Ibrani asli.


Kejadian 14:13 (TB)  Kemudian datanglah seorang pelarian dan menceritakan hal ini kepada Abram, orang Ibrani itu, yang tinggal dekat pohon-pohon tarbantin kepunyaan Mamre, orang Amori itu, saudara Eskol dan Aner, yakni teman-teman sekutu Abram.


Jadi dapat disimpulkan bahwa sebelum Abram dipanggil keluar dari Haran, dia telah belajar mengenai jalan-jalan Tuhan dari  Nuh, Sem, dan selain juga dari Eber. Tidak disebutkan Alkitab bahwa Arpakhsad dan Selah membangun rumah rohaninya.

Dari generasi Sem sampai dengan Abraham terdapat 10 generasi. Jadi rumah rohani Sem telah merumahi 10 generasi sampai Abraham, sebelum Abram pindah ke Haran. Sedangkan Abraham sendiri dipanggil keluar dari Haran dan mendirikan rumah rohani Abraham (kemah Abraham bagi 3 generasi yang sangat-sangat luarbiasa: Abraham, Ishak dan Yakub) di tanah Kanaan.


PANGGILAN ABRAHAM

Kej 12:1  Berfirmanlah TUHAN kepada Abram: "Pergilah dari negerimu dan dari sanak saudaramu dan dari rumah bapamu ini ke negeri yang akan Kutunjukkan kepadamu; 2  Aku akan membuat engkau menjadi bangsa yang besar, dan memberkati engkau serta membuat namamu masyhur; dan engkau akan menjadi berkat.
3  Aku akan memberkati orang-orang yang memberkati engkau, dan mengutuk orang-orang yang mengutuk engkau, dan olehmu semua kaum di muka bumi akan mendapat berkat."
4   Lalu pergilah Abram seperti yang difirmankan TUHAN kepadanya, dan Lotpun ikut bersama-sama dengan dia; Abram berumur tujuh puluh lima tahun, ketika ia berangkat dari Haran.
5  Abram membawa Sarai, isterinya, dan Lot, anak saudaranya, dan segala harta benda yang didapat mereka dan orang-orang yang diperoleh mereka di Haran; mereka berangkat ke tanah Kanaan, lalu sampai di situ.



Apa yang dapat kita pelajari dari semua pengungkapan akan hal ini?

1. Abram telah belajar mengenai nilai-nilai ilahi dan kebenaranNya. Dia belajar bagaimana Allah telah menghukum bumi ini. Namun juga ia belajar bagaimana kebenaran dan kesalehan Nuh dalam meneruskan rencana Allah.

2. Dan ia mengetahui adanya anugerah yang besar dibalik hukuman Allah itu.

3. Abram telah belajar bagaimana cara mempersembahkan korban bakaran yang berbau harum seperti yang dilakukan oleh Nuh, ia dan keluarganya setelah keluar dari bahtera.

4. Abram tau bahwa Allah telah melakukan ikat-janji dengan Nuh untuk tidak lagi menghukum bumi dan memberkati Nuh dengan keturunannya.


5. Abram belajar banyak mengenai kemah-kemah Sem, sehingga Abram juga mampu mendirikan kemah-kemah nya bagi 3 generasi di dalamnya. Bagi dirinya, Ishak dan Yakub; 3 generasi yang selama 15 tahun hidup dalam satu tenda.

6. Dia tau bagaimana hidup secara profetis, namun barulah pada Yakub hal itu dapat digenapi. Kita lihat bagaimana akuratnya Yakub menubuatkan masa depan bagi anak-anak Israel.


Allah tidak asal mencomot Abram. Abram telah belajar banyak hal mengenai jalan-jalan Tuhan dari Nuh, Sem dan Eber; sehingga ia adalah batu yang baik yang telah dipilih Allah.


Kita juga harus menjadi batu-batu pilihan Tuhan bagi pembangunan Bait Kudus Nya. Bait Kudus Nya adalah tubuh kita sendiri.


Kita harus menyadari dan memahami apa dan bagaimana hidup secara profetis.

Gereja yang profetic bukan hanya bisa bernubuat, tapi juga bernubuat secara akurat. Bukan mengada-ngada, harus dilakukan oleh karena faktor Allah. 


Ketika kita sedang dipenuhi dan dikuasai oleh Roh Kudus, maka nubuatan yang kita perkatakan dipastikan adalah nubuatan yang akurat.


Namun kehidupan profetis bukan hanya melalui kata-kata, tapi kuasa prophetic itu dapat juga terjadi dari setiap keputusan dan tindakan prophetic yang kita lakukan.


In His Love, Grace and Mercy
26 February 2020 
Di update terakhir tgl. 09-07-2023

Postingan populer dari blog ini

Conquering the Mountains of Governance and Political (UR #237)

Khotbah  Dr. Tunde Bakare dalam acara ISC 2025 membahas peran strategis orang percaya di gunung politik dan pemerintahan . Beliau menekankan pentingnya memiliki pola atau cetak biru ilahi serta karakter yang murni sebelum terlibat dalam kepemimpinan publik agar tidak tercemar oleh sistem dunia. Melalui berbagai rujukan Alkitab, ia menjelaskan bahwa Tuhan akan membangkitkan pemimpin-pemimpin profetik untuk menggantikan sistem yang korup dan menindas rakyat. Bakare juga membagikan pengalaman pribadinya di Nigeria tentang bagaimana kekuatan doa dan nubuat mampu mempengaruhi arah politik nasional serta menentang rezim yang tidak adil. Inti dari pesan ini adalah panggilan bagi generasi muda untuk menjadi agen perubahan yang berani merebut kembali pengaruh di berbagai bidang budaya demi kesejahteraan bangsa. Narasi ini ditutup dengan penegasan bahwa kepemimpinan yang takut akan Tuhan adalah kunci utama yang membedakan kemajuan suatu negara dari keterpurukannya. Berikut adalah c...

Peran Roh Kudus (MKS #49)

  "Manusia Kerajaan Sorga 49", berfokus pada rencana ilahi Allah bagi umat manusia dan bagaimana individu dapat menyelaraskan hidup mereka dengan kehendak-Nya. Ditekankan bahwa orang percaya tidak boleh mengandalkan kekuatan mereka sendiri, tetapi pada kuasa Roh Kudus dan Firman Allah untuk memenuhi takdir mereka. Ibadah JMD Bandung 2 Agustus 2026 - Manusia Kerajaan Sorga 49 Poin-Poin Utama : Memahami Bahasa Allah: Papa menekankan pentingnya memahami "bahasa" Allah, mencatat bahwa Alkitab tidak boleh dilihat sebagai ayat-ayat yang terisolasi, tetapi sebagai satu rencana besar yang terpadu. Memahami firman dan menyelaraskan hidup dengan kehendak Allah memerlukan tuntunan Roh Kudus, bukan sekadar kemampuan akal. Roh Kudus sangat penting untuk wahyu yang sejati. Kuasa Firman: Firman memiliki kuasa bawaan untuk menggenapi dirinya sendiri. Manusia cukup percaya dan memberi ruang bagi kasih karunia Allah, bukan memaksakan dengan usaha sendiri seperti pola hukum Taurat. Or...

Kapasitas dan Potensi Spiritual (MKS #48)

Ps. Djonny  membahas konsep Manusia Kerajaan Sorga melalui tinjauan teologis atas janji Tuhan kepada Abraham dalam Kejadian 17 . Beliau menjelaskan bahwa identitas sebagai raja menurut definisi ilahi bukan didasarkan pada kekuasaan duniawi seperti Nimrod, melainkan pada kapasitas spiritual untuk memerintah melalui kebenaran dan ketaatan. Terdapat penekanan pada enam langkah Allah dalam Kejadian 1 , mulai dari memberkati hingga memberikan otoritas untuk menaklukkan bumi, sebagai pola bagi manusia untuk mewujudkan kerajaan Allah di dunia. Peran Roh Kudus dianggap krusial dalam memperluas pengaruh hidup seseorang agar mencapai kaliber dunia demi kemuliaan Tuhan. Melalui teladan Yesus, jemaat diajak untuk menyadari potensi ilahi dan warisan rohani mereka sebagai keturunan Abraham yang dipanggil untuk menyatakan otoritas surga. Ibadah JMD Bandung 26 Juli 2026 - Manusia Kerajaan Sorga 48 Berikut adalah catatan selengkapnya dari materi "Manusia Kerajaan Sorga 48: Raja-Raja dari Ket...

Ikat Janji Allah (God's Covenant) dengan Abraham dan Keturunannya

Saat Teduh 26 Jan 2025 Kej 26:1  Maka timbullah kelaparan di negeri itu.  —  Ini bukan kelaparan yang pertama, yang telah terjadi dalam zaman Abraham. Sebab itu Ishak pergi ke Gerar, kepada Abimelekh, raja orang Filistin. 2  Lalu TUHAN menampakkan diri kepadanya serta berfirman: "Janganlah pergi ke Mesir, diamlah di negeri yang akan Kukatakan kepadamu. 3  Tinggallah di negeri ini sebagai orang asing, maka Aku akan menyertai engkau dan memberkati engkau,  4  Aku akan membuat banyak keturunanmu seperti bintang di langit; Aku akan memberikan kepada keturunanmu seluruh negeri ini, dan oleh keturunanmu semua bangsa di bumi akan mendapat berkat, 5  karena Abraham telah mendengarkan firman-Ku dan memelihara kewajibannya kepada-Ku, yaitu segala perintah, ketetapan dan hukum-Ku." Kej 26:12 Maka menaburlah Ishak di tanah itu dan dalam tahun itu juga ia mendapat hasil seratus kali lipat; sebab ia diberkati TUHAN. 13  Dan orang itu menjadi kaya, bahkan k...

BELAJAR DARI GEREJA EFESUS

Salah satu gereja yang dibangun rasul Paulus dari awalnya adalah jemaat Efesus. Gereja Efesus menjadi gereja yang perkembangannya sangat fenomenal, karena dalam beberapa tahun dilatih oleh rasul Paulus mereka telah memberikan dampak kepada kota Efesus dan firman tersebar di Asia .

PANGGILAN KEPADA KEIMAMATAN MELKISEDEK

Ibrani 7:1-3  Sebab Melkisedek adalah raja Salem dan imam Allah Yang Mahatinggi; ia pergi menyongsong Abraham ketika Abraham kembali dari mengalahkan raja-raja, dan memberkati dia. Kepadanya pun Abraham memberikan sepersepuluh dari semuanya. Menurut arti namanya Melkisedek adalah pertama-tama raja kebenaran, dan juga raja Salem, yaitu raja damai sejahtera.

The Unstoppable Generation and Strategies for Leadership Succession (UR #238)

Artikel ini bersumber dari materi pengajaran dari Dr. Jonathan David mengenai konsep suksesi kepemimpinan dan pembentukan generasi "Manusia yang Tak Terhentikan."  Beliau menekankan bahwa kekuatan sebuah pelayanan sangat bergantung pada ketangguhan spiritual pemimpinnya dalam menghadapi berbagai hambatan seperti pola pikir negatif dan pergaulan yang salah. Fokus utamanya adalah pentingnya membangun hubungan bapa-anak yang sejati untuk mewariskan takdir ilahi, bukan sekadar membagi tanggung jawab struktural. Melalui rujukan kitab Kisah Para Rasul 16 dan Pengkhotbah 2 , dijelaskan bahwa suksesi yang akurat harus direncanakan dengan hati-hati agar warisan rohani tetap berlanjut tanpa perubahan arah. Tujuan akhirnya adalah melahirkan gereja apostolik yang tak tergoyahkan dan murni dari pengaruh duniawi atau denominasi. Strategi ini menuntut penggunaan hikmat, pengetahuan, dan keterampilan ilahi untuk menerjemahkan kehendak Tuhan ke dalam realitas di bumi. 30 06 2026, ...

EIDO dan GINOSKO

Yohanes 4:10 Jawab Yesus kepadanya: *"Jikalau engkau tahu (eido) tentang karunia Allah dan siapakah Dia yang berkata kepadamu:*  Berilah Aku minum! niscaya engkau telah meminta kepada-Nya dan Ia telah memberikan kepadamu air hidup." Gbr: youtube.com Eido di sini artinya memiliki pengetahuan. Mungkin tau dari orang lain atau pernah melihat-Nya. Pernah mendengar khotbah atau melihat perbuatan dan mujizat yang Yesus lakukan. Mereka yang tidak memiliki pengetahuan disebut orang bodoh dan bahkan sebagai pelaku kejahatan, karenanya mereka menolak karunia Allah dan menolak Yesus yang diutus oleh-Nya. Orang bodoh tidak melihat apa yang disediakan Allah dan akan berakhir kepada hidup yang sia-sia walau sesukses apa pun di dunia ini menurut anggapan orang. Yohanes 1:11-12 1:11 Ia datang kepada milik kepunyaan-Nya, tetapi orang-orang kepunyaan-Nya itu tidak menerima-Nya. 1:12 Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu merek...

KEHIDUPAN ZOE Kehidupan Yang Berkelimpahan

Kehidupan Berkualitas Yang Yesus Berikan Yoh 10:10 Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup,    dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. gbr: opernarmautralia.org Yesus datang supaya kita akan memiliki kehidupan yang melampaui arus seluruh aspek kehidupan, lebih dari cukup, mencapai setiap bagian dari roh manusia kita, setiap bagian dari alam jiwa kita, pikiran, kehendak dan emosi, mencapai setiap bagian dari tubuh fisik kita, mencapai setiap bagian dari keuangan kita, hubungan dan semua yang berkaitan dengan kehidupan duniawi dan kehidupan spiritual kita. Dalam bahasa Yunani,   ada tiga kata yang berbeda -bios, psuche, dan zoe- diterjemahkan sebagai "hidup", dan masing-masing memiliki arti yang berbeda. Bios – adalah kehidupan biologis kita. Semua makhluk hidup memiliki bios. Bioskop artinya gambar hidup. Biologi ilmu yang mempelajari tentang makhluk hidup. Psuche adal...

"Berkat" (Barak/Berekah) Dan Bagaimana Kita Menerima Berkat Itu Dari Tuhan

Konsep Kunci: Barak/Berekah (Berkat) ) Asal Kata: Kata "berkat" dalam bahasa Ibrani adalah barak, yang artinya memberkati. Bentuk kata bendanya adalah berekah, yang berarti hasil dari tindakan memberkati. Makna Mendalam: Barak juga dikaitkan dengan kata "to kneel" atau "menekuk lutut". Ini menunjukkan bahwa berkat dari Tuhan adalah tindakan di mana Tuhan merendahkan diri-Nya untuk melayani dan melimpahkan kebaikan-Nya kepada kita. Contoh Nyata: Tindakan Yesus yang merendahkan diri menjadi hamba, mati bagi kita di kayu salib adalah wujud tertinggi dari barak (berkat) Allah. Ayat Kunci: Amsal 10:22:  "Berkat Tuhanlah yang menjadikan kaya, susah payah tidak akan menambahinya." Mazmur 127:2:  "Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi dan duduk-duduk sampai jauh malam, dan makan roti yang diperoleh dengan susah payah--sebab Ia memberikannya kepada yang dicintai-Nya pada waktu tidur." Pengkhotbah 2:26:  "Karena kepada orang yang dikenan-Nya Ia ...