Langsung ke konten utama

SATE 13 Agustus 2020 – ALAM MAUT

Bacalah terlebih dahulu : Matius 16:13-20, Yohanes 14:23-27 

Pengertian gereja yang dimaksud Yesus dalam Matius 16:16, adalah Alam maut tidak akan menguasainya. Dimaksudkan di sini adalah iblis dan semua usaha jahat dunia untuk membinasakan gereja Yesus Kristus. Bagian ayat ini tidak berarti bahwa seorang percaya, gereja lokal, atau persekutuan gereja, atau denominasi tertentu tidak akan pernah terjerumus ke dalam kedursilaan, ajaran sesat atau kemurtadan. Yesus sendiri sudah menubuatkan bahwa banyak orang akan meninggalkan iman, dan Ia mengingatkan gereja-gereja yang sedang meninggalkan iman agar berbalik dari dosa mereka, kalau tidak mereka akan disingkirkan dari kerajaan-Nya (Matius 24:10-11; Wahyu 2:5, 12- 19; 3:1-6,14-16). Yang dimaksudkan oleh Yesus ialah bahwa sekalipun iblis berusaha sekuat-kuatnya untuk menghancurkan gereja, terjadinya kemurtadan antara orang percaya, gereja menjadi suam-suam kuku, dan guru palsu menyusup ke dalam Kerajaan Allah, gereja tidak akan dibinasakan. Dengan kasih karuniaNya, Allah senantiasa akan memiliki sekelompok orang percaya, yang tetap setia kepada Injil Kristus yang asli dan rasul-rasul, dan yang mengalami persekutuanNya, serta kuasa Roh Kudus. Sebagai umat Allah yang sejati, kelompok ini akan menunjukkan kuasa kerajaan dari Roh Kudus melawan iblis, dosa, penyakit, dunia, dan kuasa-kuasa kegelapan.

 

*#1. Jelaskan pengertian dari alam maut dan kuasa maut!*

 

*Walau pun kita sudah lahir baru dan Roh Kudus  ada dan bekerja di dalam kita, namun kita masih tinggal dalam tubuh maut, tubuh yang sementara dan fana. Kuasa dosa dari alam maut masih terus-menerus berusaha mendatangi tubuh maut ini dan bekerja dalam segala aspek kehidupan kita (ekonomi, bisnis, pekerjaan, masalah keluarga, masalah hubungan),  lewat panca-idera dan anggota-anggota tubuh kita (itu sebabnya kita harus menyerahkan anggota-anggota tubuh kita kepada Kristus Rom 6:13). Jalan lainnya adalah lewat makanan dan gaya hidup kita.*  Intinya adalah: *Alam maut bekerja berdasarkan fakta-fakta lahiriah yang kita lihat, dengar dan rasakan. Akan semakin intens serangan alam maut, jika pikiran kita fokus hal lahiriah, membuat kita takut dan khawatir.*  Apa yang sedang terjadi di sekitar kita bisa membuat kita tertekan, terteror dan terintimidasi untuk menjadikan JIWA dan MENTALITAS kita lemah, merasa kecil, merasa terpinggirkan, kesepian dan seterusnya.

 

*#2. Jika Roh Kudus menyertai hidup kita selama-lamanya bahkan alam maut  tidak berkuasa atas hidup kita, masih bolehkah kita hidup kuatir, cemas, takut, sembarangan?*

 TIDAK SAMA SEKALI.  Harus dipahami  dulu bahwa PENYERTAAN TUHAN MELALUI ROH KUDUS *BUKAN untuk membuat kita KEBAL* dari KESUSAHAN, PENDERITAAN, SAKIT PENYAKIT dan berbagai PERISTIWA BURUK sebagai akibat dari PEKERJAAN ALAM MAUT. Mengapa? MAUT telah masuk ke BUMI mengambil supermasi dan kontrol atas hidup orang yang tidak percaya, sejak peristiwa kejatuhan manusia ke dalam dosa  di taman Eden.  

*Meskipun kita telah dibekali Roh Kudus sebagai jaminan keselamatan kita dan kecukupan hidup kita, namun pekerjaan alam maut menjangkau seluruh bumi ini.*  Contohnya adalah:  ketika Tuhan menghukum orang Mesir dengan berbagai tulah,  orang Israel yang tinggal di Gosyen terluput dari 9 tulah. Tapi ketika Tuhan mengirimkan pembinasa yang kesepuluh – yakni kematian anak-anak sulung – Gosyen tidak terluput dari tulah maut itu, kecuali mereka menyapukan darah anak domba Paskah pada  ambang atas dan pada kedua tiang pintu rumah mereka. (KEL 12:21-23). Jadi sebenarnya TUHAN TELAH MENYEDIAKAN JALAN. Itu CARA KITA terhindar dari pekerjaan alam maut, termasuk sakit penyakit, stress dan SELURUH penyediaan Tuhan melalui PEKERJAAN ROH KUDUS di DALAM kita.

 

YANG HARUS JADI PEGANGAN KITA ADALAH: *SEBELUM pembinasa itu menjalani seluruh tanah Mesir, TUHAN TELAH MENYIAPKAN UMAT-NYA LEBIH DULU, sehingga ALAM MAUT TIDAK DIBIARKAN MASUK KE DALAM RUMAH UMAT-NYA UNTUK MENULAHI. *Kita TELAH disiapkan dan diberikan Roh Kudus  untuk dapat menjalani dan beroperasi dengan ROH, maka kita akan terluput.*  

 

*#3. Apa bukti Roh Kudus menyertai hidup kita?*

Banyak orang Kristen salah memahami tujuan Tuhan mengaruniakan Roh Kudus. Dia MERASA TIDAK disertai TUHAN; sebab menganggap Roh Kudus hanya ALATNYA TUHAN. Dia pikir, Roh Kudus adalah KUASA  yang bertujuan HANYA MELAKUKAN MUJIZAT dan hal-hal yang supranatural.  Jadi kalau tidak terjadi mujizat  pada hidupnya, berarti Tuhan tidak menyertainya.  *Padahal Roh Kudus  adalah Pribadi Allah sendiri, yang selalu menyertainya, melindunginya dan meluruskan jalan-jalannya untuk membangun karakter Kristus di dalam dia dan untuk seluruh penyediaan kebutuhan kita (kekuatan, pengertian, hikmat, dlsb).  Jika belum merasakan penyertaan Tuhan, berarti ada sumbatan dari pihak kita.*

 

Jika pikiran kita makin diubahkan dan diselaraskan dengan kehendak Tuhan dan kita bertambah peka untuk semakin hidup dalam kebenaran itu tanda-tanda Roh Kudus menyertai hidup kita. Jika sekarang kita tidak mudah menyerah, padahal keadaan semakin sulit, itu penyertaan Tuhan. Jika kita lebih sabar, lebih rajin, lebih tekun, lebih jujur, lebih hati-hati, lebih menguasai diri; itu penyertaan Tuhan, bukan karena usia meningkat. Jika sekarang lebih memperhatikan perkara-perkara rohani, kita dapat memahami pengertian firman dan mendapatkan kebenaran, itu penyertaan Tuhan.  Jika kita masih ada di jalan Tuhan, terus terdorong melakukan kebenaran, walau pun peristiwa buruk menghantam kita, itu penyertaan Tuhan. Bukan untuk membanggakan integritas kita, tapi untuk lebih menunjukkan kasih kita kepada Tuhan tetap luntur, seperti emas murni. Integritas yang seperti Yusuf miliki sangat penting.

 

Penyertaan Tuhan adalah tersedianya anugerah, kasih-karunia, dan kuasa yang menyebabkan kita bertumbuh ke arah Tuhan dan memenangkan “peperangan” di  dalam dan di luar sana, sehingga kita menjalani hidup sehari-hari dengan kemenangan. Ini sebabnya kita berdoa, untuk tetap dalam aliran sungai air kehidupan, tidak ada sumbatan.

 

Tujuan Roh Kudus MEMIMPIN DAN MENYERTAI hidup kita BUKAN mengambil-alih kehendak bebas kita sebagai manusia, tapi justru *Ia memimpin kita kepada seluruh kebenaran dan MEMERDEKAKAN KITA DARI SISTEM DUNIA DAN PEKERJAAN ALAM MAUT. Roh Kebenaran itu memuliakan Yesus, karena oleh kebenaran kita, kita bisa mengalahkan alam maut yang mendatangi hidup kita dengan iman percaya di dalam Nama Yesus.*

 

Rasul Paulus mengingatkan: tiap-tiap orang harus memperhatikan cara ia membangun. Kita tidak boleh pasif dan pasrah dalam membangun manusia rohani kita. Jangan fokus kita teralihkan kepada hal-hal yang lahiriah. Material kita harus Firman yang murni dan motivasi yang murni, sehingga menjadi bangunan yang  kokoh,  tidak akan goyah.  ALAM MAUT TIDAK BERKUASA ATAS HIDUP KITA. Boleh terjadi goncangan, gempa bumi dahsyat, kebakaran, kebangkrutan, kesakitan bahkan kita mengalami KEMATIAN. Kita AKAN DAPAT MELEWATI semua dan mengatasi WAKTU-WAKTU dan peristiwa itu; TAPI KITA AKAN DIBANGKITKAN DALAM KEKEKALAN. Maut tidak berkuasa atas hidup kita.

Postingan populer dari blog ini

Mengatasi Spirit Amalek

Perang Melawan Spirit Amalek Dari Generasi ke Generasi Spirit Amalek adalah spirit cinta akan uang, keserakahan, egoisme, spirit familiarity (minta dimaklumi oleh Tuhan untuk suatu perbuatan yang dipandang baik). Spirit Amalek membuat orang percaya menjadi batu sandungan, mencari kesempatan dari kelemahan orang, bahkan menahan kegerakan Tuhan. Kita melihat spirit keserakahan yang sama beroperasi di banyak pemimpin Gereja , bahkan hari ini. L ebih dari apa pun, hal ini telah mendiskualifikasi mereka untuk mengecap firman yang baik dan karunia-karunia dunia yang akan datang ( from ruling in the Tabernacles Age to come, Ibrani 6:5) . Kisah Purim kembali ke waktu ketika orang Amalek menyerang Israel beberapa minggu setelah mereka meninggalkan Mesir di bawah Musa. Kisah ini dicatat dalam Keluaran 17: 8-16. Setelah pertempuran .... (14) Lalu berkatalah TUHAN kepada Musa, "Tulis kanlah semuanya ini dalam sebuah kitab sebagai tanda peringatan, dan ingatkanlah kep...

Delusi Ego Manusia

Umat ​​manusia percaya bahwa dirinya adalah tuhan (oleh karena kehendak bebas yang dimilikinya), dan hanya tunduk pada dirinya sendiri — tetapi ia hanyalah manusia fana yang tertipu oleh si jahat. Saya ingin membuktikan anggapan ini dengan mengutip kisah menara Babel. Kejadian 11:6 (TB) dan Ia berfirman: "Mereka ini satu bangsa dengan satu bahasa untuk semuanya. Ini barulah permulaan usaha mereka; mulai dari sekarang apa pun juga yang mereka rencanakan, tidak ada yang tidak akan dapat terlaksana. Perhatikan "mulai dari sekarang apa pun juga yang mereka rencanakan, tidak ada yang tidak akan dapat terlaksana" . Artinya, Allah pun mengakui bahwa kekuatan dari kesatuan dan kesepatan manusia yang memilih memakai kehendak bebasnya, tanpa sedikitpun faktor Tuhan.  Justru mereka merasa jadi tuhan. Mereka membangun gambar diri (image) mereka dan mencari nama atau reputasinya. Padahal Tuhanlah yang ingin menjadikan mereka serupa dan segambar (image) dengan diriNya. Tapi bukan ...

Efesus 3:16-20 - DOA PAULUS

MEMPERBESAR KAPASITAS ROH Efesus 3:16-20 3:16  Aku berdoa supaya Ia, menurut kekayaan   kemuliaan-Nya, menguatkan dan meneguhkan kamu oleh Roh-Nya di dalam batinmu, 3:17 sehingga oleh imanmu Kristus diam di dalam hatimu dan kamu berakar serta berdasar di dalam kasih. 3:18 Aku berdoa, supaya kamu bersama-sama dengan segala orang kudus dapat memahami, betapa lebarnya dan panjangnya dan tingginya dan dalamnya kasih Kristus, 3:19 dan dapat mengenal kasih itu, sekalipun ia melampaui segala pengetahuan. Aku berdoa, supaya kamu dipenuhi di dalam seluruh kepenuhan Allah. 3:20 Bagi Dialah, yang dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita, Doa yang disampaikan  dalam Efesus 3: 16-20 pada dasarnya ada lima hal yang  rasul Paulus doakan agar mereka dan kita memiliki: ...

ROH YANG TANPA BATAS (Bagian 1) - The Boundless Spirit UR #225

Berikut adalah catatan  dari khotbah THE UPPER ROOM 225 oleh Dr. Jonathan David pada tanggal 24 Maret 2026 yang berjudul "ROH YANG TANPA BATAS (Bagian 1)" : THE UPPER ROOM 225 - 24 Maret 2026 ROH YANG TANPA BATAS (Bagian 1) Pembicara: Dr. Jonathan David 1. Pendahuluan & Doa Pembuka Pencurahan Terakhir: Tuhan berfirman akan ada pencurahan terakhir Roh Kudus yang akan mengakhiri segalanya dan memulai zaman baru, yaitu zaman kebenaran . Manifestasi Roh Kudus: Roh Kudus akan membawa umat-Nya kepada kebenaran, pewahyuan, pengertian, hikmat, dan memberikan informasi rahasia serta pengertian mendalam yang hanya diberikan oleh surga . Musuh tidak akan bisa memotong informasi atau apa yang Tuhan katakan kepada kita . Kisah Mendengar Suara Tuhan: Pembicara menceritakan pengalaman tentang seorang wanita yang mengaku bersedia membayar 1 juta dolar untuk bisa mendengar suara Tuhan . Namun, ketika ditawari CD dan catatan khotbah seharga USD 55, wanita tersebut mengeluh mahal...

MASUK PADA MASA PENGGENAPAN FIRMAN

Kita adalah generasi yang masuk pada masa penggenapan firman. Namun walau pun sudah mendapatkan banyak perkataan Tuhan, penglihatan, nubuatan dan seterusnya, tetap saja seringkali kita merasa bingung, buntu bahkan sebagian orang menjadi tidak percaya, banyak mengeluh, bersungut-sungut dan undur. Penyebabnya adalah karena kita fokus pada persoalan dan terpengaruh keadaan, hal-hal yang sifatnya natural. Demikian halnya dengan Yosua ketika ia memandangi tembok Yerikho, setelah bangsa Israel telah menyeberang sungai Yordan, di seberang Yerikho.

YUSUF ARITMATEA MENJADI GENERASI PENGGENAP

gambar: myeastercandy.blogspot.co.id Ada orang-orang yang Tuhan sudah siapkan dan tetapkan untuk menjadi pelaksana dari firman-Nya. Di saat saat kritis dan penting banyak orang terkejut,  tidak menyangka, ada orang-orang yang bisa melakukan hal-hal yang kristis. Nama Yusuf dari Arimatea baru muncul di saat-saat kematian Yesus. Dia bukan termasuk 12 murid Yesus. Tidak juga termasuk 70 murid Yesus atau 500 murid Yesus yang lainnya. Yusuf Arimatea tiba-tiba muncul di saat yang kritis sekali.  Ketika tidak ada seorang pun yang tidak punya akses kepada Pontius Pilatus, ternyata muncul Yusuf dari Arimatea. Ketika itu murid-murid Yesus yang sudah mengikuti Dia tiga setengah tahun lamanya semua lari meninggalkan Yesus dan tercerai-berai. Jadi siapa yang akan menguburkan mayat Yesus dengan layak? Siapa yang bisa menggenapkan firman perkataan Tuhan?   Membuat kita terkejut; kapan Tuhan menyiapkannya?  Alkitab hanya menyebut dia adalah seseorang yang berasal da...

Upper Room 35 – DR. Jonathan David

  Dobel dekade sorga terbuka, ketajaman profetik, posisi strategis dan demonstrasi Roh adalah anugerah yang diberikan Tuhan Yang Mahatinggi untuk kita menghadapi tantangan 20 tahun hari-hari terakhir ini (2019-2039). 08-02-2022 Sorga terbuka dan Roh Kudus turun. Sekarang aku bisa memulai pelayanan. Hal-hal supranatural akan mengambil alih. Roh Kudus jadilah pemimpinku sebagaimana Kau memimpin Kristus. Kesaksian dari Roh, bahwa aku adalah anak Allah yang hidup, bergabung dengan Kristus dan mewarisi yang Tuhan sediakan. Ketajaman profetik, dobel dekade sorga terbuka, posisi strategis dan demonstrasi Roh akan jadi porsi hidup kami dalam 2 dekade sorga terbuka 2019-2039. Selama 40 hari 40 malam Goliath menantang orang Israel.   Daud membangkitkan keberaniannya ketika Isai memberikan tugas mengantar makanan. Pergi dan lihat. Dia dengarkan nasihat bapanya dan tugas itu sudah diset. Berapa banyak yang mentaati bapa rohani? Kita kehilangan pesan itu. Dan Bileam dicemari oleh...

Rumah Rohani

POLA   RUMAH   ROHANI Ps. Ir. Djonny Tambunan Sekaranglah waktunya, apa yang pernah saudara terima perkataan Tuhan itu, janji Tuhan, nubuatan itu, maka kita akan menerimanya, kita akan menikmatinya dan kita akan menggenapinya. Jangan lihat ke belakang. Tuhan berkata: Apa yang Ku firmankan akan Ku genapi segera dengan sempurna. Kapan kita siap? Selama kita tidak siap tidak akan tergenapi. Kalo kita mengambil sikap seperti binatang-binatang yang masuk ke dalam bahterah Nuh, maka kita akan masuk. Nuh hanya menyediakan satu jenis makanan bagi semua binatang. Semua orang yang mengambil sikap seperti Ishak itulah yang akan menerima warisan.   Harta yang berharga tidak diberikan kepada mereka yang bersikap seperti anjing dan babi. Apa yang membuat kita masuk atau tidak adalah keputusan kita sendiri, sikap kita sendiri. Jangan minta waktu, karena waktu tidak bisa mengubah saudara , tapi apa merubah kita adalah keputusan kita. Lupakan yang di belakangmu, apakah...

Kepenuhan keallahan (the fullness of the Godhead) di dalam Yesus dan Orang Percaya (MKS #42)

Ringkasan: Khotbah Ps. Djonny ini masih membahas konsep iman yang hidup melalui teladan perjalanan hidup Abraham . Bahwa iman sejati bukan sekadar pengakuan, melainkan harus diwujudkan melalui perbuatan nyata yang mendasari setiap keputusan hidup sehari-hari. Penulis menjelaskan bahwa ketika seseorang lahir baru, mereka menerima benih ilahi dan potensi Allah yang harus dikembangkan hingga mencapai kedewasaan spiritual. Melalui ketaatan Abraham, Allah menyingkapkan rahasia kerajaan-Nya yang kemudian diwariskan secara spiritual kepada generasi berikutnya sebagai keturunan Abraham . Fokus utama narasi ini adalah ajakan bagi jemaat untuk bertumbuh dewasa dan tidak menjadi bayi rohani agar dapat menerima janji warisan ilahi . Akhirnya, iman tersebut dipandang sebagai kunci untuk menampilkan dimensi rupa Allah dan mengalahkan kuasa maut di dunia. Ibadah JMD Bandung 14 Juni 2026 - Manusia Kerajaan Sorga 42" Berikut adalah ringkasan poin-poin penting serta penjelasan detailnya:...

Membangun Benteng Perlindungan

SATE 10 December 2020   Bacalah terlebih dahulu: Ibrani 8:7-10, Ayub 1:1 Sebagaimana iblis dapat membuat benteng di dalam pikiran manusia, Allah juga dapat membuat benteng di dalam manusia. Ayub mempunyai empat karakter yang menonjol di dalam kehidupannya yaitu saleh, jujur, takut akan Allah dan menjauhi kejahatan. Ketika iblis melakukan berbagai pencobaan kepada Ayub seiijin dari Allah, dimulai dari kehilangan anak-anaknya, kesehatannya, istrinya, bahkan dijauhi oleh teman-temannya. Tetapi ketika masalah tersebut muncul, Ayub tetap kuat dan karakter Ayub tetap sama, karena Allah sudah membangun terlebih dahulu banteng dan kubu di dalam pikiran Ayub! Sehingga berkali-kali Alkitab mengatakan bahwa Ayub itu tidak berdosa.   Allah membangun di dalam roh, dengan cara menaruh dan menuliskan hukumNya di dalam akal budi manusia. yaitu melaui mendengarkan dan merenungkan firman sehingga Allah menjadi Allah mereka, dan manusia menjadi umatNya.   *#1. Bagaimana Allah bisa berhasil ...