Langsung ke konten utama

Upper Room 30 – DR. Jonathan David

14-12-2021

Warisan kita adalah kuasa kebangkitan. Kita harus milikinya. Tiap orang ditentukan tujuan hidupnya. Kita miliki karunia untuk berada di satu tempat, karena walau pun kita ada di negara yang berbeda-beda, tapi kita memiliki frekuensi yang sama. Secara fisik dan geografis kita berbeda, tapi kita bersama di dalam roh ada di Upper Room (one place one accord). Kita harus bangkit. Dengar dan temukan dan melihat dengan jelas, perkataan dan Roh itu hidup. Jadi kebangkitan Kristus itu bukan cerita sejarah. Roh itu hidup di dalammu. Ada sifat dasar Tuhan yang mendatangimu lewat kuasa kebangkitan. Kita akan memiliki sifat dasar yang ilahi lewat firman yang mendatangimu.Ketika kau berdoa, percayai dan deklarasikan maka kita akan temukan cara hidupmu yang sebenarnya. Sungai kehidupan itu ada di dalam dirimu, mengalir dari Tahta kepada roh kita. Dengarkan, tangkap dan ekualisasi itu terjadi, karena kita menerima apa yang ada di hati Tuhan melalui hamba-Nya. Allah tidak berpikir karena Dia sudah tau apa yang harus dilakukan. Jangan biarkan kita berpikir, tapi dengarkan Dia.

 

Pp Jonathan

Saya tidak memberikan kesempatan kepada setan atas apa yang terjadi dalam hidup saya. Walau pun dia coba, dia tidak akan menang. Bagaimana kau tau? Di dalam hatimu. Tidak ada fakta apa pun yang bisa melawan apa yang ada di dalam dirimu.

Ibr 11:4

(Heb 11:4)  Karena iman Habel telah mempersembahkan kepada Allah korban yang lebih baik dari pada korban Kain. Dengan jalan itu ia memperoleh kesaksian kepadanya, bahwa ia benar, karena Allah berkenan akan persembahannya itu dan karena iman ia masih berbicara, sesudah ia mati.

 

Tuhan akan datang kepadamu. Dia adalah Allah yang nyata. Dia adalah pemimpin. Dia yakin akan ada persembahan (sacrifice) yang lebih baik.  Banyak yang tau persembahan dari daging, tapi (ketahuilah) ada persembahan yang hidup!

Kain dan Habel mempersembahkan dari apa yang ada, karena mereka tidak bisa lagi masuk ke Taman oleh karena dosa yang ada.  Bapa dan ibunya jatuh dalam dosa. Ada generasi berikutnya yang bangkit.   Ada pengenalan (knowing) karena iman. Saya percaya dan saya tau, karena itu saya akan menyelesaikan tugas.  Karena tau, saya mau kembali ke Bapa. Pengenalan (knowing) membuat anak-anak  berbalik kepada bapa.

 

(Joh 13:1)  Sementara itu sebelum hari raya Paskah mulai, Yesus telah tahu, bahwa saat-Nya sudah tiba untuk beralih dari dunia ini kepada Bapa. Sama seperti Ia senantiasa mengasihi murid-murid-Nya demikianlah sekarang Ia mengasihi mereka sampai kepada kesudahannya.

 

(Joh 13:2)  Mereka sedang makan bersama, dan Iblis telah membisikkan rencana dalam hati Yudas Iskariot, anak Simon, untuk mengkhianati Dia.

 

(Joh 13:3)  Yesus tahu, bahwa Bapa-Nya telah menyerahkan segala sesuatu kepada-Nya dan bahwa Ia datang dari Allah dan kembali kepada Allah.

 

Yoh 13:1 Yesus tau Dia akan kembali kepada Bapa. Dia juga tau, Tuhan telah memberikan segala  sesuatu kepada Dia. (ay3) Ketika kau hidup dalam iman, maka segala sesuatu akan jelas dan kau akan dilindungi. 

1. Apa yang Yesus janjikan memberikan hidup dan hidup dalam kelimpahan. Itu lebih dari soal kemakmuran, sebab uang akan datang dan pergi. Kalau kau kaya, kau bahkan tidak akan berpikir tentang uang. Kau akan berpikir tentang hidup. Apa pun yang kita kerjakan adalah untuk bertahan hidup. Itu yang terjadi.  Orang bersukacita memiliki rumah dan mobil. Bagaimana dengan yang di luar rumah? Mungkin kau hidup di bawah standar itu. Tidak masalah.  Tuhan tidak ingin kau hanya berpikir tentang hal-hal yang ekternal yang terbatas, tapi Dia ingin memberikan hal-hal yang internal dan tidak terbatas. Tuhan memberikan segalanya, bahkan kau punya kecukupan. Jika ada bagian sesuatu yang terhilang, Tuhan akan memberikannya.

2. Yesus berkata salah satu daripadamu akan mengkhianati saya. Kadang kau berpikir, lebih baik Yesus memilih 11 murid saja. Mengapa Dia pilih 12? Bahkan Dia bisa tertidur ketika setan ada di sekelilingnya. Ketika kau tau hal itu, kau sudah harus bersiap. Dia tau Yudas tidak bisa mengambil langkah apa pun dari yang Dia sudah ketahui terlebih dulu. Ada seorang pencuri dan pengkhianat, tapi Dia ada bersama-sama mereka 3,5 tahun lamanya. Yudas tetap tidur bersama-sama dekat Yesus, tapi Yohanes lebih dekat kepada-Nya. Kenapa? Karena Yesus memberitahunya, bahwa seseorang di antara mereka adalah pengkhianat.

Mungkin orang yang ada di sekitarmu akan mengkhianatimu dan kau sudah sediakan tongkat untuk dia. Apa pun yang setan lakukan, pastikan tidak akan memerangkap kita. Kau tidak akan tertangkap basah, yah? Setan menaruh sesuatu pada Yudas dan Simon untuk mengkhianati Dia. Yesus tau itu. Apa yang dia tau tentang Tuhan, menjaga dia tetap di atas air. Kau dan saya membutuhkan itu. 

 

(Joh 13:4)  Lalu bangunlah Yesus dan menanggalkan jubah-Nya. Ia mengambil sehelai kain lenan dan mengikatkannya pada pinggang-Nya,

 

(Joh 13:5)  kemudian Ia menuangkan air ke dalam sebuah basi, dan mulai membasuh kaki murid-murid-Nya lalu menyekanya dengan kain yang terikat pada pinggang-Nya itu.

 

(Joh 13:6)  Maka sampailah Ia kepada Simon Petrus. Kata Petrus kepada-Nya: "Tuhan, Engkau hendak membasuh kakiku?"

 

(Joh 13:7)  Jawab Yesus kepadanya: "Apa yang Kuperbuat, engkau tidak tahu sekarang, tetapi engkau akan mengertinya kelak."

 

Yesus melayani Bapa, dengan mengetahui bahwa Dia adalah Anak Allah, tanpa ada rasa malu. Tidak ada masalah sedikit pun buat-Nya untuk merendahkan diri-Nya membasuh kaki murid-murid-Nya. Dia datang untuk melayani mereka. Kita melayani untuk Tuhan. Hari ini kita akan dibebaskan untuk masuk ke dimensi berikutnya. Dia mengenali mereka. Kau bahkan harus tau tentang musuhmu, seperti Yesus tau tentang Yudas dan tentang Petrus. Tapi Dia lebih tau tentang penugasan dari Bapa. Katakan saya tau penugasan Bapa, sehingga kita bisa bergerak dari satu dimensi kepada dimensi yang lain. Kita harus tau bagaimana menghadapi mereka dan tau jam-jamnya untuk berpindah dari satu dimensi kepada dimensi yang lain.

Saya tau apa yang harus saya kerjakan. Tuhan memberikan saya orang-orang dan saya akan mencintai  mereka dengan membedakan roh, mengenali seseorang dan yang lain; dan saya tau apa yang akan terjadi. Yesus mengenali murid-murid-Nya dan Dia tau siapa yang akan melayani setan dan bukan. Dia katakan kepada  Simon Petrus tentang setan yang ingin menampinya (Luk 22:31). Kita harus tau orang-orang yang ada di sekelilingmu. Kasihi mereka sampai akhir, termasuk mereka yang akan mengkhianatimu. Itu yang membuatmu berada di atas hidup orang-orang di sekitarmu. Kau tetap bisa bernyanyi karena Tuhan ada bersamamu dan hal-hal itu akan dibereskan oleh Tuhan, karena Tuhan adalah pembuat ikat-janji. Tidak tidak merusak ikat-janji, tapi menjaga ikat-janji. Hal-hal ini yang membuat sangat penting untuk mengenal Tuhan dan melayani Dia. Amin.

 

DOA

Saatnya kita berdoa. Kita harus menangkap hal-hal ini. Yesus mengatakan adalah lebih baik Aku pergi, supaya Penolong itu datang. Yesus sangat percaya diri akan apa yang terjadi kemudian, karena Roh Kudus yang sudah menolong dan memimpin Dia akan datang kepada kita. Roh Kudus memimpin Dia ke padang gurun. Menghancurkan kuasa kegelapan. Jika dikatakan Setan, itu artinya semua neraka. Legion hanya 6000, tapi jika disebutkan setan, maka seluruh neraka ada di dalamnya. Tapi Yesus percayakan diri-Nya kepada Roh Kudus secara penuh. Kau harus tau tentang pengenalan (knowing) sehingga kau bisa percaya kepada Roh Kudus seperti Yesus. Kau juga bisa percaya seseorang di luar dirimu.

Minta kepada Tuhan kuasa pengenalan untuk membuka mata rohani kita, supaya bisa membedakan roh, supaya kita bisa memiliki penglihatan ke dalam (insight), melihat pewahyuan dan semua itu akan menjadi bagian hidup saya. Saya akan melayani Engkau, mengasihi Engkau, menyerahkan hidupku, menyelesaian kehendak-Mu dan penugasan-Mu. Bapa saya berdoa biar saya dibaptis dengan Api. Api dari Tahta-Mu akan melakukan pembersihan. Dan 7 Roh Allah dari Tahta-Mu akan membawa kami kepada semua dimensi. Membuat kami tau penugasan kami dan kami memasuki dimensi-dimensi yang berbeda. Terimakasih kami memiliki kuasa untuk mengasihi orang-orang yang diberikan kepada kami. Kami tau apa yang Bapa berikan pada kami. Kami memiliki identitas dan kami memiliki jalan masuk dan akses kepada Bapa melalui Roh Kudus. Saya datang dari Bapa dan akan kembali kepada Bapa. Saya tau bagaimana memulai dan saya tau bagaimana mengakhiri. Saya tau saya akan kembali kepada Bapa, menyelesaikan apa yang diberitaukan kepada saya. Terimakasih untuk bisa membedakan roh, apa pun yang membuat kami terhindar dari menyelesaikan penugasan. Ketika setan dekat kepada kami, kami tau Kau mengontrol semuanya.  Engkau mengontrol kami dari dalam dipimpin oleh Roh Kudus. Bahkan hari ini ketika kami dalam pencobaan dan berada di teritorial musuh, kami tau apa yang Kau katakan, bahwa tidak ada senjata yang diarahkan kepada kami akan berhasil. Kami melihat hidup kami, pikiran kami, tubuh kami. Kami ada di sana karena Allah membawa kami dan kami akan berhasil. Baptis kami sekarang dengan Roh Kudus dan dengan Api, dalam ukuran Allah yang akan membawake ke ketinggian yang baru. Tolong saya sekarang. Amin.

 

Kalau kau tau apa yang harus kau ketahui, kau akan sabar. Ketidaksabaran itu menghancurkanmu. Kitab Daniel ini mengajarkan kita bagaimana kita melihat ke dalam (insight). Kita akan belajar tentang insight juga tentang hikmat.

Orang yang memiliki insight akan bersinar terang, seperti fajar.

(Dan 12:3)  Dan orang-orang bijaksana akan bercahaya seperti cahaya cakrawala, dan yang telah menuntun banyak orang kepada kebenaran seperti bintang-bintang, tetap untuk selama-lamanya.

 

(Dan 12:4)  Tetapi engkau, Daniel, sembunyikanlah segala firman itu, dan meteraikanlah Kitab itu sampai pada akhir zaman; banyak orang akan menyelidikinya, dan pengetahuan akan bertambah."

 

 

Insight artinya kau memiliki terang yang akan bersinar di dalam kegelapan. Sinar ini melawan kegelapan dan menolong kau mengerti. Ini bukan tentang menemukan jalan keluar, tapi bagaimana menyelesaikan penugasan. Insight itu seperti aliran kehidupan bersama Roh, aliran yang profetik, memiliki kemampuan untuk mengerti di atas hal-hal yang natural. Insight itu melihat apa yang ada di balik hal-hal yang natural, karena ada terang yang diberikan Roh Kudus. Insight membebaskan kita dari penjara untuk melakukan sesuatu yang luarbiasa dengan hikmat. Kau akan bisa melihat lebih dalam, membaca dan mengerti di dalamnya. Mendapatkan pengertian dan pewahyuan di dalamnya.

Kita harus mengerti dan mendapatkan insight dari kitab Daniel ini sehingga kita bisa mengambil tindakan. Kita menjadi bagian dari Roh yang sama. Kita harus menjadi dewasa rohani, karena Dia  memberikan tanpa batas hanya kepada orang yang dewasa rohani, seperti Dia berikan pewahyuan kepada para rasul dan nabi-nabi. Ini adalah level yang lebih tinggi, di mana tidak ada setan. Aliran kehidupan roh akan meningkat, juga keakuratan (accuracy) insight seperti para nabi. Mereka akan mengerti, membawanya, memberi hikmat untuk melakukannya. Insight bisa melihat apa yang tersembunyi dan tidak dapat merusak hidup saya. Tidak akan tersandung karena ada terang. Itu membuat tidak akan ada yang bisa menahan saya. Ketika kau masuk ke situasi dan kau mendapatkan insight akan hal itu, maka tidak akan ada hal tersembunyi di hadapanmu. Amin.

 

Poin-poin doa.

Tentang penugasan. Allah memberikan segala sesuatu terkait dengan penugasan dan hal-hal yang akan datang. Roh Tuhan akan menolong kita memberikan insight.  Satu hal yang harus kembali ke gereja adalah roh doa. Doa harus menjadi bagian terbesar dari kehidupan kita, supaya ada equalisasi berkelanjutan. Pengetahuan dan pengenalan akan datang kepada kami. Ini bukan untuk memenuhi ambisi kita, keinginan kita. Semua yang Dia berikan termasuk mobil, rumah mewah dan seterusnya adalah untuk menghancurkan kuasa mammon, bukan untuk menghancurkan hidup kita. Tapi kuasa pengenalan Dia berikan untuk tujuan yang lain. Banyak orang mencari kebutuhannya dan juga mencari rumah mewah dan mobil, tapi pengenalan akan menghancurkan ambisi kita untuk rumah mewah dan mobil mewah. Kuasa mammon akan dihancurkan. Uang dan ambisi itu tidak boleh memerintah di dalam emosimu dan kehendakmu. Jika ya, maka apa pun yang kau inginkan berarti kau sedang melayani mammon.

Generasi yang hendak Tuhan bangkitkan itu generasi tanpa ketamakan. Kuasa mammon harus dihancurkan dalam hidup kita. Jika ketamakan akan uang dihancurkan maka pengenalan kita akan menjadi tajam. Miliki hati yang murni dan tangan yang bersih. Jangan takut akan kekurangan atau takut akan masa depan. Bersyukurlah untuk setiap pemberiannya dan minta hati yang murni dan tangan yang bersih. Minta pengenalan yang lebih lagi.  Gunakan kekuatan hati yang murni dan tangan yang bersih untuk memuji dan berseru kepada Tuhan, supaya pengenalan itu terjadi. Carilah wajah Tuhan, Allah Yakub. Rendahkan hatimu dan berlutut. Pengenalan itu akan mengalir dalam roh kita. Hentikan suara-suara yang membawa keresahan. Hentikan suara ketakutan akan kekurangan. Biarlah kita berdiam di dalam Dia dan ketahuilah Dialah Allah. Maz 46:10. Amin.

 

IMPRESI DAN PESAN YANG SAYA DAPATKAN:

Ada hal yang penting dari pesan yang saya dapatkan hari ini dan saya mau mempelajari lebih lagi tentang “INSIGHT” atau tentang WAWASAN SPIRITUAL atau pandangan ke dalam.

“Insight”  adalah penglihatan dan wawasan spiritual dan supranatural. Kita perlu kita perlu keluar dari pola pikir religius kita untuk melihat hal-hal di alam roh. Apa yang saya tangkap dalam perjalanan ini, bahwa “insight” telah membentuk pola pikir yang lebih tajam dan akurat, membentuk perspektif yang benar, menjadi searah dengan sudut pandang Tuhan. Misalnya bagaimana akhirnya kita bisa melihat secara nyata, apa yang dilakukan Tuhan dalam hidup saya, merobah paradigma tentang keuangan, penyediaan Tuhan dan akhirnya membawa saya ke dalam dimensi spiritual. Saya tidak lagi mengandalkan kekuatan saya sendiri, tapi mengandalkan firman-Nya dan mulai mendeklarasikan apa yang  menjadi pokok kehidupan terkait dengan panggilan dan penugasan, walau pun hal yang kelihatan sederhana, tapi penting bagi orang lain. Saya percaya saya sudah beralih dari kehidupan yang natural, kepada dimensi spiritual. Saya tau ada dimensi hadirat Tuhan, tapi ada lagi dimensi yang lebih tinggi, yakni dimensi hadirat kemuliaan Tuhan. Kita harus tetap naik dan tidak berhenti pada satu dimensi. Itu semua karena kasih-karunia-Nya juga, karena itu tidak ada doa dan pengharapan kita yang sia-sia di dalam Tuhan. Jadi ada dimensi natural, spiritual dan supranatural.  “Insight” akan membawa kita masuk ke dimensi yang lebih tinggi. Dan hanya Dia yang bisa berada di dalam dimensi Kemuliaan Terang yang tidak terhampiri. Amin.

 

Wawasan Spiritual

Penglihatan alami kita adalah karunia yang sangat besar, tetapi penglihatan rohani kita juga merupakan karunia yang sangat berharga.

Roh Kudus ingin memberi kita VISI yang lebih jelas dan jernih. Pikiran alami kita tidak dapat memahami hal-hal supranatural karena hal-hal itu hanya dapat dilihat secara rohani. Sebagai orang Kristen yang dipenuhi Roh Kudus, kita bukan hanya makhluk alami tetapi kita adalah makhluk supra-natural.

Mengapa kita memerlukan “insight”? Karena kita tidak diciptakan untuk menjalani kehidupan yang biasa-biasa saja atau rata-rata. Jika kita tetap menjalani kehidupan natural, maka kita akan kehilangan alam supranatural luar biasa yang Tuhan sediakan untuk kita.

Kita telah diciptakan untuk hidup di dua alam yaitu alam natural (Daging) dan alam roh (Spiritual). Kita tidak dikendalikan, tetapi kita dipimpin oleh Roh Kudus. Yesus datang ke bumi sebagai prototipe orang percaya. Meskipun Dia ada di bumi dalam daging, Dia terus-menerus dalam persekutuan dengan Bapa melalui Roh Kudus. Yesus hanya melakukan apa yang Dia lihat Bapa lakukan. Dia juga telah memberi kita otoritas ke alam supranatural sama seperti kita memiliki akses ke alam natural ini. Yesus memiliki “insight” yang sama dengan Bapa. Apa yang Bapa lihat, itu juga yang Yesus lihat.

Secara alami, kita tidak memiliki kuasa atau otoritas untuk melakukan hal-hal supranatural ini, tetapi Yesus telah memberi kita otoritas dan urapan untuk melakukan hal-hal besar. Dia berkata, pekerjaan yang lebih besar akan kita lakukan karena Dia pergi ke Bapa. Kita adalah pembawa kemuliaan-Nya dan kita harus belajar bagaimana berjalan di dalamnya.

Ketika Yesus berdoa kepada Bapa untuk kita, Dia berkata bahwa kita bukan dari dunia ini. TUHAN ingin mengurapi mata kita untuk melihat dalam dimensi supranatural. Dia juga ingin memberi kita mata untuk melihat ke dalam kemah-kemah musuh.

Dengan cara yang sama ketika Dia menunjukkan kepada Gideon rencana orang Midian, Dia akan mengungkapkan agenda musuh untuk menggagalkan serangan itu. Kita akan menemukan rencana musuh, dan kita akan memiliki keberanian dan strategi untuk menggagalkan rencananya. Tuhan akan mengungkapkan rahasia kepada Kita di saat syafaat Kita. Mata kita akan terbuka untuk mengenali dan menghindari bahaya yang ada di depan. Ini semua memerlukan cara berkomunikasi internal yang kita sebut “insight”, selain frekuensi roh yang sama dengan frekuensi sorga. Saat mata rohani  kita terbuka, kita akan melihat hal-hal dengan cara baru. Namun kita tetap memerluan “insight” untuk mendapatkan keakuratan, ketajaman, pengertian dan melihat bagaimana Bapa melakukannya, sehingga kita juga dapat melakukan persis seperti Bapa lakukan dengan hikmat. Dia akan menunjukkan kepada kita apa rencana, tujuan, dan niat rahasia orang-orang di sekitar kita.

 

Hakim 7:15 Dan begitulah, ketika Gideon mendengar cerita tentang mimpi itu dan penafsirannya, dia menyembah. Dia kembali ke perkemahan Israel, dan berkata, “Bangunlah, karena Tuhan telah menyerahkan perkemahan Midian ke dalam tanganmu.

Dia juga akan membuka mata kita untuk melihat kebutuhan dalam kehidupan orang-orang saat Dia mengungkapkan kepada Kita apa yang tersembunyi di hati dan pikiran mereka.

Dia akan menyetel kita ke frekuensi-Nya untuk menerima kata-kata pengetahuan dan hikmat bagi orang-orang di sekitar kitaKita akan melihat rencana-Nya dan tujuan-Nya bagi hidup kita, keluarga dan pelayanan kita saat kita berjalan di tempat ini.

Dia akan membuka mata kita untuk melihat ke alam surga. Saat kita melihat kepada Yesus, pintu gerbang di surga akan terbuka dan kita akan menerima wahyu yang belum kita ketahui sebelumnya.

Dengan “insight” kita akan memahami cara-Nya berbicara kepada kita, dan kita akan menemukan semua yang telah Dia sediakan bagi kita. Beberapa dari antara kita akan mengalami pertemuan dengan malaikat. Saat kita mengikuti pimpinan Roh Kudus, dimensi baru ini akan mulai terbuka bagi kita.  Urapan pelihat akan terbuka bagi kita yang memiliki mata untuk melihat dan kita akan menerima penglihatan dan mimpi dari surga. Jadi, Roh Kudus ingin membawa kita ke tempat di mana kita bisa melihat hal-hal di luar alam natural.

 

1 Kor 2:14 Tetapi manusia duniawi tidak menerima apa yang berasal dari Roh Allah, karena itu adalah kebodohan baginya; dia juga tidak dapat mengenal mereka, karena mereka dapat dinilai secara rohani.

“Insight” menjadikan kita untuk benar-benar masuk ke dalam bisnis Kerajaan, atau  ke dalam urusan Bapa. Dia juga memiliki pengharapan kepada kitaKita harus terus mencari Tuhan untuk hal-hal yang meningkatkan wawasan, pandangan spiritual dan supranatural.

 

Ketika kita mengalami perubahan cara pandang dalam menilai suatu kenyataan atau fakta-fakta di dalam hidupnya dengan “insight”, maka itu akan membuat hidup kita berubah secara berbeda! Cara pandang berbeda, kepercayaan diri berbeda, membuat keputusan berbeda!

Dengan menanamkan “insight” Roh Kudus menjadikan kita benar-benar berfungsi  di bumi ini, seturut tujuan awal penciptaan manusia, di mana Dia membuat kita  menurut gambar dan rupa-Nya (Kej 1:26). Tuhan menghendaki supaya kita dapat melihat segala sesuatu di sekitar kita seperti yang Tuhan lakukan. Itulah sebabnya, paradigma dalam hidup kita harus terus diubah dan diselaraskan dengan Firman Tuhan! Setiap pewahyuan Firman sebenarnya mewakili perspektif dan paradigma Tuhan dalam melihat segala sesuatu di dunia kita, khususnya di teritori di mana Tuhan menempatkan kita dengan orang-orang yang berada di sekeliling kita.

 

Hanya dengan equalisasi dalam hal “insight” ini baik jemaat, para pendoa syafaat dan penjaga menara doa, penjaga gerbang, para pemimpin, gembala dan pastor, kita dapat memiliki visi yang sama dengan para rasul dan nabi, sehingga kita dapat bergerak secara korporat dan dalam satu kesepakatan dan ikat-janji, sesuai dengan apa yang Tuhan perintahkan, kita akan mengalami perbuatan-perbuatan Tuhan yang supranatural.

Amin.


Postingan populer dari blog ini

Apa Maksudnya dengan CIPTAAN BARU DALAM KRISTUS?

Kor 5:17        Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang. Ayat di atas menyatakan bahwa kita adalah ciptaan baru di dalam Kristus. Tapi benarkah demikian?   Dan yang lama sudah berlalu? Sebab kata ‘sesungguhnya’ menunjukkan kita belum bisa melihat yang baru itu. Mari kita telaah. Ef 4:24            dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya. MANUSIA BARU kita telah   diciptakan menurut kehendak Allah SECARA SEMPURNA di dalam KEBENARAN DAN KEKUDUSAN YANG SESUNGGUHNYA yaitu DI DALAM KRITUS YESUS.   KEBENARAN DAN KEKUDUSAN INI TELAH TERUJI yaitu Yesus sendiri yang dalam rupa-Nya sebagai manusia – TELAH TERBUKTI SUDAH MENGALAHKAN DOSA DAN MAUT. Ef 2:10        ...

KEHIDUPAN ZOE Kehidupan Yang Berkelimpahan

Kehidupan Berkualitas Yang Yesus Berikan Yoh 10:10 Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup,    dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. gbr: opernarmautralia.org Yesus datang supaya kita akan memiliki kehidupan yang melampaui arus seluruh aspek kehidupan, lebih dari cukup, mencapai setiap bagian dari roh manusia kita, setiap bagian dari alam jiwa kita, pikiran, kehendak dan emosi, mencapai setiap bagian dari tubuh fisik kita, mencapai setiap bagian dari keuangan kita, hubungan dan semua yang berkaitan dengan kehidupan duniawi dan kehidupan spiritual kita. Dalam bahasa Yunani,   ada tiga kata yang berbeda -bios, psuche, dan zoe- diterjemahkan sebagai "hidup", dan masing-masing memiliki arti yang berbeda. Bios – adalah kehidupan biologis kita. Semua makhluk hidup memiliki bios. Bioskop artinya gambar hidup. Biologi ilmu yang mempelajari tentang makhluk hidup. Psuche adal...

KUASA IKAT JANJI (Bagian 2)

Upper Room 180 - 4 Maret 2025 Dr. Jonathan David "Perjalanan ikat janji" adalah perjalanan di mana Allah membawa Abraham masuk ke dalam hubungan yang mendalam, di mana Allah menjadi sumbernya dan berjanji untuk menyertai serta mengubah segala sesuatu di mana pun Abraham berada. Dalam perjalanan ini, identitas Abraham tidak lagi didasarkan pada latar belakang lahiriahnya. Yesus mengatakan ini untuk menekankan bahwa hubungan spiritual berdasarkan ketaatan kepada kehendak Allah lebih penting daripada hubungan darah. Bahayanya adalah jika kita terlalu terikat pada kewajiban dan identitas lahiriah sehingga menghalangi kita untuk menyelesaikan tugas Tuhan. "Penebusan sejati" adalah pembebasan dari diri sendiri, ketakutan, pola pikir lama, dan identitas yang dibentuk oleh hal-hal duniawi. Identitas sejati kita ada di dalam Kristus, dan tujuannya adalah untuk semakin serupa dengan-Nya, melepaskan keakuan agar dapat memperoleh Kristus. Tuhan ingin mengubah bangsa-bangsa mel...

Preparing the Bride - Session 2

Persiapan gereja sebagai Mempelai Wanita Kristus untuk pernikahan dengan Anak Domba - Sesi 2 Ps. Djonny Tambunan Pada sesi ini papa membahas konsep menjadi kudus dan setia sebagai istri Kristus. Pembicara menekankan bagaimana Roh Kudus bekerja dalam diri orang percaya untuk mengatasi godaan dan mencapai kekudusan. Ia menarik garis paralel antara pencobaan yang dialami Y esus dan pencobaan yang dihadapi orang Kristen masa kini. Papa mengilustrasikan lebih jauh dengan tokoh Musa sebagai teladan keteguhan iman. Berikut adalah rangkumannya, yang akan membantu Anda memahaminya dengan mudah: Tujuan Tuhan dalam Hidup Orang Percaya : Tuhan berharap umat-Nya menjadi kudus dan mencapai kekudusan seperti Kristus. Ini bukan hanya menjadi umat Tuhan, tetapi juga menjadi kekasih atau istri-Nya. Untuk mencapai ini, Tuhan memberikan Roh Kudus. Peran Roh Kudus : Roh Kudus memberikan kemampuan untuk merespon kehendak Roh, bukan keinginan daging. Roh Kudus memberikan identitas bahwa orang percaya adal...

EIDO dan GINOSKO

Yohanes 4:10 Jawab Yesus kepadanya: *"Jikalau engkau tahu (eido) tentang karunia Allah dan siapakah Dia yang berkata kepadamu:*  Berilah Aku minum! niscaya engkau telah meminta kepada-Nya dan Ia telah memberikan kepadamu air hidup." Gbr: youtube.com Eido di sini artinya memiliki pengetahuan. Mungkin tau dari orang lain atau pernah melihat-Nya. Pernah mendengar khotbah atau melihat perbuatan dan mujizat yang Yesus lakukan. Mereka yang tidak memiliki pengetahuan disebut orang bodoh dan bahkan sebagai pelaku kejahatan, karenanya mereka menolak karunia Allah dan menolak Yesus yang diutus oleh-Nya. Orang bodoh tidak melihat apa yang disediakan Allah dan akan berakhir kepada hidup yang sia-sia walau sesukses apa pun di dunia ini menurut anggapan orang. Yohanes 1:11-12 1:11 Ia datang kepada milik kepunyaan-Nya, tetapi orang-orang kepunyaan-Nya itu tidak menerima-Nya. 1:12 Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu merek...

Kuasa Ikat Janji – bagian 4: Berjalan dalam Kemitraan

Kuasa Ikat Janji: Berjalan dalam Kemitraan dengan Tuhan Upper Room 182 – 18 Maret 2025 Dr. Jonathan David Khotbah ini menggunakan perjanjian Allah dengan Abraham sebagai contoh utama, menjelaskan bahwa ikat janji (covenant) itu melampaui iman manusia dan berakar pada sifat kesetiaan (faithfulness) Allah untuk menggenapi firman-Nya. Lebih lanjut, ditekankan bahwa keterlibatan aktif dan kepatuhan manusia dalam ikat janji, yang disimbolkan dengan sunat (peran kekuatan dan usaha sendiri manusia dikurangi), mengundang intervensi ilahi yang lebih besar dan memberdayakan umat beriman serta keturunan mereka. Khotbah ini mendorong pendengar untuk mempercayai Allah sepenuhnya dan hidup dalam keselarasan dengan kehendak-Nya sebagai mitra dalam ikat janji. Bagaimana Konsep  ikat janji mempengaruhi hubungan manusia dengan Tuhan? Konsep "kuasa ikat janji" secara fundamental mempengaruhi hubungan manusia dengan Tuhan dengan menjadikannya lebih dari sekadar hubungan biasa, melainkan se...

Preparing the Bride - Session 08

Karakteristik Gereja Sebagai Kekasih Tuhan - Sesi 08 Tema masih membahas tentang karakteristik gereja yang diidamkan Tuhan sebagai kekasih-Nya , menggunakan Kidung Agung dan perumpamaan bunga bakung di antara duri . Analogi utama yang digunakan adalah kisah Gadis Sunem dalam Kitab Kidung Agung dan hubungannya dengan Kekasihnya dan Raja Salomo. Membandingkan kecantikan lahiriah seorang gadis dengan keindahan batiniah yang dikerjakan oleh Tuhan sendiri , menekankan bahwa Allah lebih tertarik pada hati dan kesetiaan rohani daripada penampilan luar atau upaya manusia. Lebih lanjut, Kidung Agung mengilustrasikan prinsip ini melalui kisah Raja Salomo, gadis Sunem, pemilihan Daud sebagai raja, dan ajaran Yesus tentang bunga bakung di ladang , yang menunjukkan bahwa nilai sejati di mata Tuhan terletak pada kualitas batin yang ilahi . Kid 2:1 [Gadis Sunem] Bunga mawar dari Saron aku, bunga bakung di lembah-lembah. 2  —  [Salomo] Seperti bunga bakung di antara duri-duri, demikianlah m...

GALATIA 1:10-24 KELUAR DARI HIDUP YANG SIA-SIA

Galatia 1:10 Jadi bagaimana sekarang: adakah kucari kesukaan manusia atau kesukaan Allah? Adakah kucoba berkenan kepada manusia?  Sekiranya aku masih mau mencoba berkenan kepada manusia, maka aku bukanlah hamba Kristus. Sebagai seorang rasul Tuhan, Paulus mengambil SIKAP TEGAS untuk tidak mencari perkenanan manusia. Tujuannya adalah melakukan apa yang Tuhan perintahkan dan menggenapinya. gbr: knowing-jesus.com Ini adalah suatu MASALAH SERIUS dalam hubungan kita dengan Tuhan, sebab Ia adalah Allah yang cemburu. Ketika kita mulai mengandalkan orang dalam hidup kita atau dalam melayani Tuhan, maka kita akan mulai kehilangan pengharapan di dalam Tuhan. Saul sangat mengutamakan orang Israel dibandingkan Tuhan. Ketika Samuel terlambat sedikit datang ke Gilgal, Saul menjadi tidak taat dan mempersembahkan korban bakaran sendiri; karena ia melihat rakyat mulai meninggalkannya. Walau pun Samuel menegurnya dan mengecam perbuatannya yang bodoh, Saul tidak menyesal.  Saul juga...

Preparing the Bride - Session 1

Persiapan gereja sebagai Mempelai Wanita Kristus untuk pernikahan dengan Anak Domba - Sesi 1 Ps. Djonny Tambunan Kunci dari persiapan ini adalah kekudusan dan kesetiaan, yang dicapai melalui Roh Kudus, Firman, dan hamba-hamba Tuhan. Proses ini melibatkan transformasi dari sekadar umat Tuhan menjadi kekasih-Nya, yang siap dan berkontribusi pada perjamuan pernikahan.  Gereja dipanggil untuk hidup kudus, menolak dosa, dan memiliki iman yang memampukan umat untuk melihat upah kekal. Yesaya 54:5 menekankan peran Allah sebagai suami yang memproses umat-Nya menjadi istri, sementara Efesus 5:25-27 menyoroti Kristus memurnikan gereja melalui Firman. Intinya, sesi-sesi ini menekankan pentingnya kesiapan rohani dan transformasi pribadi untuk memenuhi panggilan sebagai mempelai Kristus. Wahyu 19 dan Roma 9 memiliki kesamaan dalam hal panggilan dan status orang percaya. Ayat kunci yang menjadi dasar tema Persiapan Mempelai Wanita Why 19:7 Marilah kita bersukacita dan bersorak-sorai, dan memulia...

Preparing the Bride - Session 04

Gereja sebagai Kekasih Tuhan Khotbah ini membahas karakteristik gereja yang ideal menurut pandangan Tuhan. Kitab Kidung Agung menjadi fokus utama kita untuk menganalisis hubungan antara mempelai wanita dan kekasihnya sebagai analogi untuk hubungan antara gereja dan Kristus. Kita akan melihat perbandingan Adam pertama dan Adam terakhir dari 1 Korintus, serta peran wanita dalam kejatuhan dari 1 Timotius, untuk menekankan pentingnya kesetiaan dan ketahanan gereja terhadap godaan. Selain itu khotbah ini menggali peran Kristus sebagai Gembala melalui berbagai ayat Perjanjian Lama dan Baru, menyoroti kasih dan pengorbanan-Nya bagi umat-Nya. Tema Utama: Karakteristik Kehidupan Gereja yang Diharapkan Tuhan sebagai Kekasih-Nya Pendahuluan: Pembahasan ini penting bagi pengikut Tuhan dan umat-Nya. Tujuan Tuhan lebih dari sekadar menyelamatkan; Ia ingin gereja menjadi kekasih-Nya yang sejati dan hidup manunggal dengan-Nya. Firman Tuhan (Rhema) membimbing perjalanan iman. Gereja sebagai Kekas...