Langsung ke konten utama

Glosarium

 

Glosarium Istilah Penting Blog Perspektif Tujuan Hidup

A

Abba (אבא / Abba)

  • Arti dasar: Bapa; panggilan akrab untuk ayah.

  • Konteks penggunaan di blog: Digunakan saat membahas hubungan anak Tuhan dengan Allah sebagai Bapa yang dekat, terutama dalam konteks doa dan identitas sebagai anak Allah.

Agape (ἀγάπη / agapē)

  • Arti dasar: Kasih ilahi; kasih yang memberi dan tidak bergantung pada keuntungan pribadi.

  • Konteks penggunaan di blog: Dipakai untuk menjelaskan karakter kasih Allah dan bentuk kasih yang menjadi standar kehidupan orang percaya.

Apollumi (ἀπόλλυμι / apollumi)

  • Arti dasar: Hancur, binasa, hilang, mengalami kehancuran.

  • Konteks penggunaan di blog: Dibahas ketika menguraikan kata Yunani untuk “binasa” dalam perkataan murid-murid kepada Yesus saat badai (Markus 4).


B

Barak (בָּרַךְ / barak)

  • Arti dasar: Memberkati; berlutut.

  • Konteks penggunaan di blog: Digunakan untuk menjelaskan konsep berkat dalam bahasa Ibrani, termasuk hubungan antara memberkati dan sikap merendahkan diri di hadapan Tuhan.

Berekah (בְּרָכָה / berekah)

  • Arti dasar: Berkat; hasil dari tindakan memberkati.

  • Konteks penggunaan di blog: Dibahas sebagai bentuk berkat yang diterima sebagai hasil karya Allah.

Bios (βίος / bios)

  • Arti dasar: Kehidupan jasmani, kehidupan duniawi.

  • Konteks penggunaan di blog: Digunakan saat membedakan kehidupan fisik dengan kehidupan rohani.


D

Din / Dun (דִּין / din)

  • Arti dasar: Menghakimi, berjuang, bertengkar, menjalankan keputusan.

  • Konteks penggunaan di blog: Dikaitkan dengan pergumulan antara pekerjaan Roh dan keinginan daging manusia.


E

Elohim (אֱלֹהִים / Elohim)

  • Arti dasar: Allah; bentuk jamak yang digunakan untuk menyatakan keagungan Allah.

  • Konteks penggunaan di blog: Digunakan dalam pembahasan tentang pribadi dan karya Allah dalam Perjanjian Lama.


G

Ginosko (γινώσκω / ginōskō)

  • Arti dasar: Mengenal; mengetahui melalui pengalaman.

  • Konteks penggunaan di blog: Berkaitan dengan mengenal Allah bukan hanya secara pengetahuan, tetapi melalui hubungan.


H

Hesed (חֶסֶד / hesed)

  • Arti dasar: Kasih setia, belas kasih, kebaikan perjanjian.

  • Konteks penggunaan di blog: Digunakan untuk menggambarkan karakter kasih Allah yang tetap setia terhadap umat-Nya.

Hebrew / Ibrani (עִבְרִית / Ivrit)

  • Arti dasar: Bahasa Ibrani.

  • Konteks penggunaan di blog: Dibahas sebagai bahasa utama Perjanjian Lama dan sebagai kunci memahami makna kata-kata asli Kitab Suci.


I

Iman (πίστις / pistis)

  • Arti dasar: Iman, kepercayaan, kesetiaan.

  • Konteks penggunaan di blog: Sering digunakan untuk menjelaskan iman sebagai kepercayaan yang teguh kepada Tuhan dan karakter kesetiaan yang muncul melalui ujian.


K

Kardia (καρδία / kardia)

  • Arti dasar: Hati; pusat kehidupan batin manusia.

  • Konteks penggunaan di blog: Dijelaskan sebagai bagian dari manusia yang mencakup pikiran, perasaan, kehendak, dan nurani.

Koinonia (κοινωνία / koinōnia)

  • Arti dasar: Persekutuan, berbagi, kebersamaan.

  • Konteks penggunaan di blog: Digunakan dalam pembahasan tentang hubungan orang percaya dengan Tuhan dan sesama.

Kynarion (κυνάριον / kynarion)

  • Arti dasar: Anak anjing; istilah kecil untuk anjing rumah.

  • Konteks penggunaan di blog: Dibahas dalam konteks percakapan Yesus dengan perempuan Kanaan dan makna kerendahan hati dalam iman.


L

Logos (λόγος / logos)

  • Arti dasar: Firman, perkataan, pesan, alasan.

  • Konteks penggunaan di blog: Digunakan untuk menjelaskan Firman Allah sebagai pewahyuan ilahi, terutama dalam Yohanes 1:1.


M

Metamorphoō (μεταμορφόω / metamorphoō)

  • Arti dasar: Berubah rupa, mengalami transformasi.

  • Konteks penggunaan di blog: Digunakan untuk menjelaskan perubahan hidup orang percaya melalui karya Allah.


N

Neshamah (נְשָׁמָה / neshamah)

  • Arti dasar: Nafas, hembusan kehidupan.

  • Konteks penggunaan di blog: Dikaitkan dengan kehidupan yang diberikan Allah kepada manusia.


P

Pater (πατήρ / patēr)

  • Arti dasar: Bapa, ayah.

  • Konteks penggunaan di blog: Digunakan bersama konsep “Abba” untuk menjelaskan Allah sebagai Bapa dan pelindung.

Peirasmos (πειρασμός / peirasmos)

  • Arti dasar: Pencobaan, ujian, pengujian.

  • Konteks penggunaan di blog: Dibahas dalam konteks pencobaan iman dan proses pengujian rohani.

Pistis (πίστις / pistis)

  • Arti dasar: Iman, keyakinan, kesetiaan.

  • Konteks penggunaan di blog: Salah satu istilah utama dalam pembahasan iman Kristen dan keteguhan hati kepada Tuhan.


R

Rhema (ῥῆμα / rhēma)

  • Arti dasar: Perkataan yang diucapkan; firman yang disampaikan.

  • Konteks penggunaan di blog: Digunakan untuk membedakan firman yang Tuhan sampaikan secara spesifik kepada seseorang dengan Logos sebagai Firman Allah secara umum.


T

Tamim (תָּמִים / tamim)

  • Arti dasar: Utuh, tidak bercela, murni, sempurna.

  • Konteks penggunaan di blog: Dibahas dalam konteks panggilan Allah kepada Abraham untuk hidup di hadapan-Nya dengan karakter yang utuh.

Teleios (τέλειος / teleios)

  • Arti dasar: Dewasa, lengkap, sempurna, mencapai tujuan.

  • Konteks penggunaan di blog: Digunakan untuk menjelaskan kedewasaan rohani dan tujuan pertumbuhan iman.


Catatan

Glosarium ini disusun dari istilah yang muncul dalam isi postingan backup dan diprioritaskan pada:

  1. kata asli Ibrani/Yunani yang dijelaskan dalam artikel,

  2. istilah yang diberi makna khusus dalam pembahasan,

  3. konsep yang sering muncul dalam studi Alkitab di blog.

Beberapa istilah mungkin muncul dengan variasi ejaan/transliterasi karena tulisan blog menggunakan campuran bahasa Indonesia, Inggris, Ibrani, dan Yunani.

Postingan populer dari blog ini

Mengatasi Spirit Amalek

Perang Melawan Spirit Amalek Dari Generasi ke Generasi Spirit Amalek adalah spirit cinta akan uang, keserakahan, egoisme, spirit familiarity (minta dimaklumi oleh Tuhan untuk suatu perbuatan yang dipandang baik). Spirit Amalek membuat orang percaya menjadi batu sandungan, mencari kesempatan dari kelemahan orang, bahkan menahan kegerakan Tuhan. Kita melihat spirit keserakahan yang sama beroperasi di banyak pemimpin Gereja , bahkan hari ini. L ebih dari apa pun, hal ini telah mendiskualifikasi mereka untuk mengecap firman yang baik dan karunia-karunia dunia yang akan datang ( from ruling in the Tabernacles Age to come, Ibrani 6:5) . Kisah Purim kembali ke waktu ketika orang Amalek menyerang Israel beberapa minggu setelah mereka meninggalkan Mesir di bawah Musa. Kisah ini dicatat dalam Keluaran 17: 8-16. Setelah pertempuran .... (14) Lalu berkatalah TUHAN kepada Musa, "Tulis kanlah semuanya ini dalam sebuah kitab sebagai tanda peringatan, dan ingatkanlah kep...

Delusi Ego Manusia

Umat ​​manusia percaya bahwa dirinya adalah tuhan (oleh karena kehendak bebas yang dimilikinya), dan hanya tunduk pada dirinya sendiri — tetapi ia hanyalah manusia fana yang tertipu oleh si jahat. Saya ingin membuktikan anggapan ini dengan mengutip kisah menara Babel. Kejadian 11:6 (TB) dan Ia berfirman: "Mereka ini satu bangsa dengan satu bahasa untuk semuanya. Ini barulah permulaan usaha mereka; mulai dari sekarang apa pun juga yang mereka rencanakan, tidak ada yang tidak akan dapat terlaksana. Perhatikan "mulai dari sekarang apa pun juga yang mereka rencanakan, tidak ada yang tidak akan dapat terlaksana" . Artinya, Allah pun mengakui bahwa kekuatan dari kesatuan dan kesepatan manusia yang memilih memakai kehendak bebasnya, tanpa sedikitpun faktor Tuhan.  Justru mereka merasa jadi tuhan. Mereka membangun gambar diri (image) mereka dan mencari nama atau reputasinya. Padahal Tuhanlah yang ingin menjadikan mereka serupa dan segambar (image) dengan diriNya. Tapi bukan ...

MASUK PADA MASA PENGGENAPAN FIRMAN

Kita adalah generasi yang masuk pada masa penggenapan firman. Namun walau pun sudah mendapatkan banyak perkataan Tuhan, penglihatan, nubuatan dan seterusnya, tetap saja seringkali kita merasa bingung, buntu bahkan sebagian orang menjadi tidak percaya, banyak mengeluh, bersungut-sungut dan undur. Penyebabnya adalah karena kita fokus pada persoalan dan terpengaruh keadaan, hal-hal yang sifatnya natural. Demikian halnya dengan Yosua ketika ia memandangi tembok Yerikho, setelah bangsa Israel telah menyeberang sungai Yordan, di seberang Yerikho.

Orang Benar (MKS #39)

Dalam video berjudul " Manusia Kerajaan Sorga 39" , Papa Djonny menyampaikan pesan mendalam mengenai perjalanan iman Abraham, khususnya berfokus pada peristiwa pengorbanan Ishak di Kejadian 22. Berikut adalah rincian pesan-pesan yang disampaikan: 1. Makna "Sekarang Aku Tahu" (For Now I Know) Papa Djonny menyoroti pernyataan Tuhan dalam Kejadian 22:12, "Sebab telah Kuketahui sekarang bahwa engkau takut akan Allah." [ 06:41 ]. Istilah "Yada": Dalam bahasa Ibrani, kata "tahu" menggunakan kata Yada (H3045), yang bukan sekadar tahu secara intelektual, tetapi berarti pengenalan yang sangat intim, seperti hubungan suami-istri [ 09:21 ]. Benih Ilahi: Hal ini menunjukkan bahwa Abraham membiarkan dirinya "disetubuhi" oleh Allah dalam arti rohani, di mana benih firman Tuhan masuk dan dikandung dalam hidupnya untuk mewujudkan rencana-Nya [ 12:54 ]. Keyakinan Tuhan: Melalui ujian pengorbanan Ishak, Tuhan menemukan bahwa dalam piki...

Efesus 3:16-20 - DOA PAULUS

MEMPERBESAR KAPASITAS ROH Efesus 3:16-20 3:16  Aku berdoa supaya Ia, menurut kekayaan   kemuliaan-Nya, menguatkan dan meneguhkan kamu oleh Roh-Nya di dalam batinmu, 3:17 sehingga oleh imanmu Kristus diam di dalam hatimu dan kamu berakar serta berdasar di dalam kasih. 3:18 Aku berdoa, supaya kamu bersama-sama dengan segala orang kudus dapat memahami, betapa lebarnya dan panjangnya dan tingginya dan dalamnya kasih Kristus, 3:19 dan dapat mengenal kasih itu, sekalipun ia melampaui segala pengetahuan. Aku berdoa, supaya kamu dipenuhi di dalam seluruh kepenuhan Allah. 3:20 Bagi Dialah, yang dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita, Doa yang disampaikan  dalam Efesus 3: 16-20 pada dasarnya ada lima hal yang  rasul Paulus doakan agar mereka dan kita memiliki: ...

Misteri Penciptaan, Kejatuhan, dan Pengadilan Akhir Diungkapkan

Pengantar Seluruh teka-teki penciptaan, kejatuhan, dan pengadilan akhir diungkapkan lewat kisah Ayub. Tuhan berhasil memancing iblis lewat gagasannya sendiri untuk mencobai Ayub. Dari situ terungkap motifnya, bagaimana ia berusaha menawan dan mengunci sistem peradilan sorga untuk pemberontakannya. Anda sedang melihat cetak biru alam semesta dari sudut pandang ruang kendali utama (The Master Plan) atau Rencana Agung Tuhan.  Monumen Iman Tokoh iman yang luarbiasa kesalehannya adalah Ayub. Ia nyaris memiliki iman yang sempura. Kesalehannya justru terbukti ketika berada di titik nol. Walaupun teman-temannya bukan memberi nasehat yang positif; melainkan menuduhnya menyembunyikan dosa besar, sehingga mengalami banyak malapetaka, Ayub tidak teralihkan.  Meskipun isterinya juga mengecamnya dengan kasar, tapi Ayub tetap teguh imannya. Seakan Ayub sudah sempurna. Dalam peristiwa tragis ini tidak ada ucapan Ayub yang salah. Ayub memang berdiri sebagai monumen iman yang luar biasa di dal...

Rumah Rohani

POLA   RUMAH   ROHANI Ps. Ir. Djonny Tambunan Sekaranglah waktunya, apa yang pernah saudara terima perkataan Tuhan itu, janji Tuhan, nubuatan itu, maka kita akan menerimanya, kita akan menikmatinya dan kita akan menggenapinya. Jangan lihat ke belakang. Tuhan berkata: Apa yang Ku firmankan akan Ku genapi segera dengan sempurna. Kapan kita siap? Selama kita tidak siap tidak akan tergenapi. Kalo kita mengambil sikap seperti binatang-binatang yang masuk ke dalam bahterah Nuh, maka kita akan masuk. Nuh hanya menyediakan satu jenis makanan bagi semua binatang. Semua orang yang mengambil sikap seperti Ishak itulah yang akan menerima warisan.   Harta yang berharga tidak diberikan kepada mereka yang bersikap seperti anjing dan babi. Apa yang membuat kita masuk atau tidak adalah keputusan kita sendiri, sikap kita sendiri. Jangan minta waktu, karena waktu tidak bisa mengubah saudara , tapi apa merubah kita adalah keputusan kita. Lupakan yang di belakangmu, apakah...

Upper Room 35 – DR. Jonathan David

  Dobel dekade sorga terbuka, ketajaman profetik, posisi strategis dan demonstrasi Roh adalah anugerah yang diberikan Tuhan Yang Mahatinggi untuk kita menghadapi tantangan 20 tahun hari-hari terakhir ini (2019-2039). 08-02-2022 Sorga terbuka dan Roh Kudus turun. Sekarang aku bisa memulai pelayanan. Hal-hal supranatural akan mengambil alih. Roh Kudus jadilah pemimpinku sebagaimana Kau memimpin Kristus. Kesaksian dari Roh, bahwa aku adalah anak Allah yang hidup, bergabung dengan Kristus dan mewarisi yang Tuhan sediakan. Ketajaman profetik, dobel dekade sorga terbuka, posisi strategis dan demonstrasi Roh akan jadi porsi hidup kami dalam 2 dekade sorga terbuka 2019-2039. Selama 40 hari 40 malam Goliath menantang orang Israel.   Daud membangkitkan keberaniannya ketika Isai memberikan tugas mengantar makanan. Pergi dan lihat. Dia dengarkan nasihat bapanya dan tugas itu sudah diset. Berapa banyak yang mentaati bapa rohani? Kita kehilangan pesan itu. Dan Bileam dicemari oleh...

YUSUF ARITMATEA MENJADI GENERASI PENGGENAP

gambar: myeastercandy.blogspot.co.id Ada orang-orang yang Tuhan sudah siapkan dan tetapkan untuk menjadi pelaksana dari firman-Nya. Di saat saat kritis dan penting banyak orang terkejut,  tidak menyangka, ada orang-orang yang bisa melakukan hal-hal yang kristis. Nama Yusuf dari Arimatea baru muncul di saat-saat kematian Yesus. Dia bukan termasuk 12 murid Yesus. Tidak juga termasuk 70 murid Yesus atau 500 murid Yesus yang lainnya. Yusuf Arimatea tiba-tiba muncul di saat yang kritis sekali.  Ketika tidak ada seorang pun yang tidak punya akses kepada Pontius Pilatus, ternyata muncul Yusuf dari Arimatea. Ketika itu murid-murid Yesus yang sudah mengikuti Dia tiga setengah tahun lamanya semua lari meninggalkan Yesus dan tercerai-berai. Jadi siapa yang akan menguburkan mayat Yesus dengan layak? Siapa yang bisa menggenapkan firman perkataan Tuhan?   Membuat kita terkejut; kapan Tuhan menyiapkannya?  Alkitab hanya menyebut dia adalah seseorang yang berasal da...

Iman Abraham dan Penyelarasan Pikiran dengan Dimensi Allah (MKS #38)

Manusia Kerajaan Sorga 38 oleh Ps. Djonny Tambunan Khotbah ini merupakan kelanjutan dari seri sebelumnya, fokus pada poin kelima dari perjalanan iman Abraham berdasarkan Ibrani 11:17-19 . 1. Ujian Iman di Gunung Moria  Ketaatan Tanpa Syarat: Abraham diuji untuk mempersembahkan Ishak, anak tunggal perjanjiannya. Meskipun perintah ini nampak bertentangan dengan janji Allah (bahwa melalui Ishaklah keturunannya akan disebut), Abraham tetap melangkah. Sikap Rela: Muncul sikap rela  karena Abraham didasari oleh iman, bukan sekadar logika natural. 2. Penyelarasan Pikiran (Logizomai)  Sinkronisasi Jiwa dan Roh: Abraham "berpikir" ( logizomai ) bahwa Allah berkuasa membangkitkan orang mati. Artinya, pikiran Abraham telah diselaraskan dengan apa yang ditangkap oleh imannya. Melampaui Fakta Natural: Secara medis dan fakta saat itu, belum ada preseden orang mati bangkit. Namun, pikiran Abraham melampaui segala pengetahuan dan pengalaman masa lalu. Harmonisasi: Tuhan menghen...