Langsung ke konten utama

MASUK PADA MASA PENGGENAPAN FIRMAN

Kita adalah generasi yang masuk pada masa penggenapan firman. Namun walau pun sudah mendapatkan banyak perkataan Tuhan, penglihatan, nubuatan dan seterusnya, tetap saja seringkali kita merasa bingung, buntu bahkan sebagian orang menjadi tidak percaya, banyak mengeluh, bersungut-sungut dan undur. Penyebabnya adalah karena kita fokus pada persoalan dan terpengaruh keadaan, hal-hal yang sifatnya natural. Demikian halnya dengan Yosua ketika ia memandangi tembok Yerikho, setelah bangsa Israel telah menyeberang sungai Yordan, di seberang Yerikho.

Ulangan 34
Deu 34:1  Kemudian naiklah Musa dari dataran Moab ke atas gunung Nebo, yakni ke atas puncak Pisga, yang di tentangan Yerikho, lalu TUHAN memperlihatkan kepadanya seluruh negeri itu: daerah Gilead sampai ke kota Dan,

Deu 34:2  seluruh Naftali, tanah Efraim dan Manasye, seluruh tanah Yehuda sampai laut sebelah barat,

Deu 34:3  Tanah Negeb dan lembah Yordan, lembah Yerikho, kota pohon korma itu, sampai Zoar.

Deu 34:4  Dan berfirmanlah TUHAN kepadanya: "Inilah negeri yang Kujanjikan dengan sumpah kepada Abraham, Ishak dan Yakub; demikian: Kepada keturunanmulah akan Kuberikan negeri itu. Aku mengizinkan engkau melihatnya dengan matamu sendiri, tetapi engkau tidak akan menyeberang ke sana."

Deu 34:5  Lalu matilah Musa, hamba TUHAN itu, di sana di tanah Moab, sesuai dengan firman TUHAN.

Deu 34:6  Dan dikuburkan-Nyalah dia di suatu lembah di tanah Moab, di tentangan Bet-Peor, dan tidak ada orang yang tahu kuburnya sampai hari ini.

Pada usia Musa 120 tahun, genaplah firman Tuhan dan dia akan mati karena firman Tuhan. Ini hal yang luarbiasa. Dia mati karena firman Tuhan, bukan sakit atau kecelakaan. Ini kehidupan yang selalu menyelaraskan dirinya. Ini adalah pada masa PL, jadi di jaman PB harus lebih baik lagi.
Saudara mungkin lebih baik dari Musa. Dia pernah memakai jalan sendiri, untuk hal yang benar. Saudara tidak dibenarkan memakai jalan sendiri, tapi jalan kebenaran.
Tuhan berkata “Kamu sudah selesai” di puncak gunung Pisga. Lihat seluruhnya apa yang sudah dijanjikan kepada Abraham, Ishak dan Yakub. Jadi Musa mati, karena dia sudah selesai menurut perkataan Tuhan.
Selama sebulan lamanya orang Israel menangisi Musa, tanpa ada yang tau di mana kuburannya, sampai hari ini. Musa dan juga Elia pada waktu Yesus dimuliakan di atas gunung yang tinggi, Tuhan tunjukkan keperkasaan Musa dan Elia.
Lebih penting lagi perhatikan bahwa saudara hidup di jaman penggenapan. Masuk pada masa penggenapan firman Tuhan.
Musa tidak menggenapkan dan hanya melihat. Mungkin saudara bukan yang menggenapi firman, tapi bukan berarti saudara seperti Musa. Yosua yang menggenapi firman, tapi mengapa Yosua tidak ada bersama Musa pada saat Tuhan menunjukkan seluruh tanah Kanaan?
Kadang-kadang juga kita beranggapan bahwa kita harus seperti Yosua. Menginginkan penggenapan. Tapi lihat mengapa Tuhan menunjukkan kepada Musa. Tapi mengapa Yoshua tidak ditunjukkan Yesus?  Tuhan tunjukkan Musa dan Elia, bukan Yosua dan Daud. Yosua ada di dalam hidupnya Musa, karena Yosua disiapkan Musa. Walau pun Yosua bukan seleranya Musa, tapi pilihan Tuhan, selera Tuhan.
Tuhan menyiapkan saudara melalui ‘Musa’. Belajarlah dalam rumah rohani apa yang Tuhan kerjakan. Itu pun Tuhan sedang menyiapkan saudara. Jangan merasa ternista jika kau tidak diperhatikan pemimpin, tapi seperti kata Tuhan, kau harus bersungguh hati kepada Tuhan. Dia Tuhan menyiapkan segala sesuatu dalam rumah rohani ini, itu pun Ia menyiapkannya untuk saudara.
Keperkasaan Elisa karena Elia ada di dalam dirinya. Elia bisa melakukan double. Yosua menaklukan 13 kerajaan, Musa hanya 2 kerajaan. Tapi Tuhan tetap menghargai Musa, sebab ia yang menyiapkan Yosua, membuat Yosua perkasa.
Kembali kepada Yosua.
Yosua 5:13-15.
Jos 5:13  Ketika Yosua dekat Yerikho, ia melayangkan pandangnya, dilihatnya seorang laki-laki berdiri di depannya dengan pedang terhunus di tangannya. Yosua mendekatinya dan bertanya kepadanya: "Kawankah engkau atau lawan?"

Jos 5:14  Jawabnya: "Bukan, tetapi akulah Panglima Balatentara TUHAN. Sekarang aku datang." Lalu sujudlah Yosua dengan mukanya ke tanah, menyembah dan berkata kepadanya: "Apakah yang akan dikatakan tuanku kepada hambanya ini?"

Jos 5:15  Dan Panglima Balatentara TUHAN itu berkata kepada Yosua: "Tanggalkanlah kasutmu dari kakimu, sebab tempat engkau berdiri itu kudus." Dan Yosua berbuat demikian.

MENGUBAH CARA PANDANG
Yosua sedang memandang tembok Yerikho sambil melamun. Yang dipikirkan bagaimana caranya masuk ke kota Yerikho. Bagaimana caranya bisa merobohkan tembok yang mengelilingi kota Yerikho itu? Bagaiman caranya dia bisa menggenapkan perkataan Tuhan untuk masuk ke tanah Kanaan.
Sebenarnya bukan itu yang harus dilakukannya.
Matanya melihat tembok, Yosua fokus melihat persoalan. Tapi kemudian, ada seseorang laki-laki berdiri berhadapan-hadapan dengannya (a man stood opposite). Laki-laki itu menghalangi pandangannya ke tembok Yerikho.
Di Yos 2, Yoshua telah mengirim dua orang pengintai dan mereka bertemu Rahab. Mereka lapor ke Yosua. Apa yang dikatakan Rahab merupakan spirit orang Yerikho, bahwa mereka ketakutan dan terteror. Ketakutan orang-orang Yerikho terhadap bangsa Israel telah lama terjadi dan sekarang mereka makin takut lagi melihat bangsa Israel telah menyeberang sungai Yordan di bawah kepemimpinan Yosua.
Jos 2:8  Tetapi sebelum kedua orang itu tidur, naiklah perempuan itu mendapatkan mereka di atas sotoh

Jos 2:9  dan berkata kepada orang-orang itu: "Aku tahu, bahwa TUHAN telah memberikan negeri ini kepada kamu dan bahwa kengerian terhadap kamu telah menghinggapi kami dan segala penduduk negeri ini gemetar menghadapi kamu.

Jos 2:10  Sebab kami mendengar, bahwa TUHAN telah mengeringkan air Laut Teberau di depan kamu, ketika kamu berjalan keluar dari Mesir, dan apa yang kamu lakukan kepada kedua raja orang Amori yang di seberang sungai Yordan itu, yakni kepada Sihon dan Og, yang telah kamu tumpas.

Jos 2:11  Ketika kami mendengar itu, tawarlah hati kami dan jatuhlah semangat setiap orang menghadapi kamu, sebab TUHAN, Allahmu, ialah Allah di langit di atas dan di bumi di bawah.

Jos 2:24  Kata mereka kepada Yosua: "TUHAN telah menyerahkan seluruh negeri ini ke dalam tangan kita, bahkan seluruh penduduk negeri itu gemetar menghadapi kita."

Mereka takut dan terteror bangsa Israel. Dan Yosua sudah mendapatkan laporan bahwa Tuhan telah menyerahkan seluruh negeri ke dalam tangan bangsa Israel. Tapi kenapa Yosua masih melamun ketika melihat tembok Yerikho?!
Yos 6:1 orang Yerikho takut telah mengetahui Israel sudah menyeberang sungai Yordan. Kapan mereka merasa takut?
Yos 2:10 Ketika Israel menyeberang Laut Teberau dibawah pimpinan Musa, mereka sudah takut. Dan Rahab mengkonfirmasi bahwa mereka sudah kalah, tawar hati mereka, padahal mereka masih jauh.
Baca juga Yosua 5:1.
Jos 5:1  Ketika semua raja orang Amori di sebelah barat sungai Yordan dan semua raja orang Kanaan di tepi laut mendengar, bahwa TUHAN telah mengeringkan air sungai Yordan di depan orang Israel, sampai mereka dapat menyeberang, tawarlah hati mereka dan hilanglah semangat mereka menghadapi orang Israel itu.

Musa tidak melamun. Tapi Yosua masih melamun walau pun ada informasi, itu tidak dipakainya. Jadi Tuhan perlu intervensi Yosua.
Panggilan hidupmu bukan kau untuk memikirkan bagaimana menggenapi, tapi hanya satu, TAAT. Ketika kau taati berarti kau percaya. 
Sekarang Yosua melihat Tuhan, sebagai Panglima Balatentara Tuhan.
Aku datang bersama engkau untuk mengambil-alih. Tanggalkanlah kasutmu karena tempat engkau berdiri itu kudus.
Generasi penggenap ditentukan oleh cara pandangmu. Kau pandangi terus tembok Yerikho (persoalan, masalah). Taukah kapan tembok itu runtuh? Tidak akan jika kau hanya pandangi. Itu sebabnya sekarang Panglima Tentara itu berdiri dihadapanmu, menghalangi pandanganmu. Yosua memandang tembok Yerikho dengan cara yang salah. Tanah itu sudah dijanjikan. Kenapa sekarang dia hampir kehilangan iman? Sekarang pandangannya itu dihalangi. Seluruh pandangan dia dihalangi oleh Tuhan.
Lalu ia berkata, kawankah atau lawan? Di kitab Roma dikatakan jika Tuhan dipihak kita, siapa lawan kita. Tentu kita butuh keberpihakan Tuhan. Tapi tetap saja, pertanyaan Yosua itu pertanyaan konyol! Sebab sudah dikatakan Tanah Kanaan itu akan menjadi milik orang Israel, karena ada ketetapan Tuhan, ada kepentingan Tuhan.
Musa diminta Tuhan kembali ke Mesir dengan tanda-tanda dan mujizat. Banyak hal yang bisa dilakukan dukun-dukun serupa dengan Musa, kecuali 2 mujizat terakhir. Tapi Tuhan juga berkata kepada Musa: Aku akan mengeraskan hati Firaun. Seolah-olah Tuhan berpihak kepada Mesir. Tapi Musa taat saja. Tuhan ingin menunjukkan keperkasaanNya dan kemuliaanNya dihadapan orang Israel. Jadi Musa taat saja, karena memang bukan kegagahannya atau bukan karena Israel itu perkasa.
Panglima Balatentara itu menjawab Yosua.
1.Bukan kedua-duanya, Aku lah Panglima Balatentara Tuhan. Apa artinya? Jika ada tentara sorga di sini artinya perang! Bagi si penggenap, apa saja akan tergenapi. Pada saat itu Yosua berdiri pada posisi yang salah, yang tidak sama dengan apa yang Tuhan lihat. Pandangannya berbeda dengan pandangan Tuhan. Yosua melihat hal-hal yang natural, sedangkan Tuhan melihat secara spiritual.
2. Sekarang Aku datang. Artinya jangan melamun lagi, sekarang saatnya perang! Aku datang untuk menggenapkan. Peperangan ini milik Tuhan.
3. Tanggalkanlah kasutmu! Kasut adalah alat perjalanan. Tanggalkan caramu yang lama, cara-cara lahiriahmu!
Bayangkan, lalu Panglima Tentara itu beralih berdiri menyamping, mengambil posisi sambil melanjutkan perkataanNya:  Sebab tempat kau berdiri itu kudus.
Tempat berdirimu sekarang...sama di posisi Aku. Kau tidak boleh berbagi dengan agendamu, cita-cita pribadimu, tanggalkan ambisimu, tanggalkan semua. Kalau kau inginkan posisi yang sama dengan Tuhan, tanggalkan itu semua. Supaya kita miliki destiny yang sama, pandangan yang sama dengan Tuhan. Amin.
Setelah Panglima itu berdiri ke samping dan Yosua berdiri bersama-sama dengan Panglima itu, pandangannya tidak lagi terhalang. Dia bisa melihat sekarang pintu gerbangnya telah tertutup. (Yos 6:1).
Yos 6:2. Lihat....Aku telah serahkan Yerikho ke tanganmu.
Itulah kemampuan profetik yang diberikan Tuhan. Kau akan melihat berbeda, pandangan yang berbeda. Apa pun masalahnya, ini bukan bukan masalah uang, bukan masalah keberanian atau ketakutan, tapi masalah destiny. Dengan ketaatan, kau akan memiliki cara pandang yang berbeda dan kau akan mendapatkan penggenapan.
Secara lahiriah tembok Yerikho belum rapuh, tapi masih kokoh. Jadi ketika dia menerima instruksi untuk mengelilingi tembok Yerikho adalah taat saja. Tidak lagi dia berpikir, satu-satunya cara merobohkan tembok Yerikho adalah dengan berperang, mengerahkan tentara.
Sekarang kita memiliki pandangan yang sama. Ini saatnya. Bukan kita untuk berpikir bagaimana menggenapinya. Menurut saudara ketika pandangan saudara dihalangi Tuhan, mana yang lebih menguasai kita? Tembok Yerikho atau Tuhan. Jawabnya adalah tembok Yerikho. Karena ia masih bertanya: Kawankah engkau atau lawan?
Yos 5:14: sujudlah Yosua dan menyembah. Menyembah bukan jawaban, bukan solusi, tembok tidak roboh dan berdiri kokoh.  Persoalan masih ada.
Tapi yang jadi jawaban dan penggenapan adalah KETAATAN.  Sekarang Yosua mau mendengar perkataan Tuhan: Apakah yang akan dikatakan tuanku?
Yosua disiapkan Tuhan untuk taat pada perintah Tuhan selanjutnya.
Sekarang semua prajurit harus mengelilingi tembok Yerikho sekali sehari selama 6 hari. Menurut Bible Commentary keliling tembok Yerikho itu 35KM. Dan hari ketujuh harus keliling 7 x atau 245KM. Jadi mereka kasut mereka Tuhan tanggalkan dengan cara yang berbeda. Tenaga mereka sudah habis.
Hal yang serupa terjadi. Tembok Yerusalem dihancurkan pada zaman Nebukadnezar. Nehemia membangun kembali tembok Yerusalem hanya selama 52 hari.  Pertama dia pulihkan dulu keadaan orang Israel. Allah harus mendapatkan tempat dulu dalam kehidupan kita. sehingga tembok Yerusalem bisa dibangun kembali.
1. Hidup mereka tercela.
2. Mereka tidak menghormati hari Sabat
3. Mereka melakukan pernikahan dengan bangsa yang tidak mengenal Tuhan. Mereka harus cerai atau jika tidak akan dicabut rambutnya.
Sampai Nehemia mati, tembok Yerusalem tetap berdiri.
Perhatikan bahwa jika nampak Allah menyertai kita, maka allah yang menyertai mereka, orang Yerikho itu telah meninggalkan mereka. Karena itu mereka terteror, ketakutan. Jika kita memberi tempat yang berkenan, yang benar kepada Allah-ku maka musuh akan terterror dan allah mereka akan meninggalkan mereka.
Kau harus dipulihkan pandanganmu seperti Yosua. Kau harus melihat menembus tembok, melihat secara spiritual dan hidup secara supra-natural. Jadi ini bisa membuatmu menjadi penggenap. Masa depanmu adalah memberi dampak, memberikan banyak kehidupan kepada banyak orang.
Bukan tidak ada masalah yang membuat kau sukses, tapi ikutilah cara Tuhan. Daud mengalami banyak masalah dan orang memberontak kepadanya, tapi dia tidak mau membunuh. Selama dia mendapatkan lagi dari Tuhan, Daud tidak bisa mundur atau  jatuh.
Berikan dirimu untuk mencapai penggenapan dengan hati yang taat, hati yang percaya, merespon kasih-karunia untuk berjalan bersama-sama Tuhan.
Imanmu harus tetap dari firman dan kebenaran. Jadikan itu realita bukan dengan hati yang keras atau menentang.
Jangan ada kebingungan. Kebingungan itu adalah roh Babel. Jika kita lihat Alkitab, roh Babel itu adalah paling akhir. Dari peristiwa Babel sampai Wahyu. Jika itu bisa dikalahkan barulah gereja bisa menjadi Mempelai atau mitra Tuhan sejati.
Roh kebingungan itu sepertinya tidak jahat, tapi itu penghalang terbesar dan terakhir. Jadi kau harus bisa menghardik kebingungan itu. Setelah peristiwa Babel yang ada adalah kebingungan. Dan roh itu terus ada sampai sekarang. Ketika Roh Kudus datang Ia membebaskan, Ia menyatukan. Roh Kudus memberikan pemahaman dan persatuan, seperti pada pencurahan Roh Kudus pada hari Pentakosta.
Jangan andalkan hal-hal yang natural sama-sekali. Kita butuh kepastian dari Roh Kudus. Petrus bertanya: Kapankah Kau memulihkan kerajaan Israel? Bukan urusanamu, kata Yesus, tapi itu urusan Bapa. Tapi jika Roh Kudus itu datang, kau akan menerima kuasa.
Sermon Ps.Djonny Tambunan 29-Jan-2017

Postingan populer dari blog ini

Upper Room 34 - DR. Jonathan David

  25-01-2022   Anugerah Untuk Memerintah (GRACE TO GOVERN) Pendahuluan – oleh Ps. Cyrus Mat 13:23 Yang ditaburkan di tanah yang baik ialah orang yang mendengar firman itu dan mengerti, dan karena itu ia berbuah, ada yang seratus kali lipat, ada yang enam puluh kali lipat, ada yang tiga puluh kali lipat." Problemnya bukan pada kebutuhan tapi pada tanahnya. Jika tanahnya baik, benih akan tumbuh, sebab ada aliran air, karena ada benih yang cerdas yang telah diprogram (dengan pengertian dan hikmat). Kuasa dan kekuatan serta kasih karunia tersembunyi di dalam FT (logos) itu.   Tanah hanya memerlukan kondisi, tidak memerlukan edukasi oleh karena digerakkan oleh sesuatu (Firman dan Roh Kudus) dari dalam yang dipanggil terang Tuhan dan pribadi Tuhan sendiri (Yoh 1:1).   Mengapa tidak kita menerima firman-Nya dan perkataan-Nya dari pribadi Tuhan (YHWH) sendiri. Banyak orang yang suka mendengarkan khotbah yang baik, tapi Kerajaan Allah dan pemerintahan-Nya tidak tertam...

KEHIDUPAN ZOE Kehidupan Yang Berkelimpahan

Kehidupan Berkualitas Yang Yesus Berikan Yoh 10:10 Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup,    dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. gbr: opernarmautralia.org Yesus datang supaya kita akan memiliki kehidupan yang melampaui arus seluruh aspek kehidupan, lebih dari cukup, mencapai setiap bagian dari roh manusia kita, setiap bagian dari alam jiwa kita, pikiran, kehendak dan emosi, mencapai setiap bagian dari tubuh fisik kita, mencapai setiap bagian dari keuangan kita, hubungan dan semua yang berkaitan dengan kehidupan duniawi dan kehidupan spiritual kita. Dalam bahasa Yunani,   ada tiga kata yang berbeda -bios, psuche, dan zoe- diterjemahkan sebagai "hidup", dan masing-masing memiliki arti yang berbeda. Bios – adalah kehidupan biologis kita. Semua makhluk hidup memiliki bios. Bioskop artinya gambar hidup. Biologi ilmu yang mempelajari tentang makhluk hidup. Psuche adal...

Kepenuhan Kristus

SATE 17 October 2020     Bacalah terlebih dahulu : I Petrus 2:21, Efesus 1:23, Efesus 4:11-13 Dalam kehidupan Yesus sebagai manusia, Ia telah menjadi teladan. Dan Alkitab pun menuliskan bahwa kita harus hidup dalam kepenuhan Kristus, namun yang sering menjadi persoalan adalah kita tidak pernah melihat Yesus hidup sebagai manusia. Itu sebabnya dalam kedaulatanNya, Tuhan telah memilih orang-orang tertentu yang dapat Ia munculkan sebagai bapa rohani agar menjadi model yang terlihat dan kita pun makin bisa mengerti bagaimana mengalami kepenuhan Kristus melalui bapa rohani yang ada. Tapi ada hal yang harus kita ketahui mengenai konsep bapa rohani ini, bahwa tidak semua orang yang mengajarkan Firman Tuhan dapat disebut sebagai bapa rohani. Karena seseorang yang Tuhan munculkan menjadi bapa rohani, sudah pasti memiliki kualitas tertentu dalam hidupnya dan tentunya telah melalui berbagai proses Tuhan. Sehingga di dalam kedaulatan Tuhan, sang bapa rohani bisa dikenali oleh anak-an...

GUNUNG RUMAH TUHAN ALLAH YAKUB

SESI 7 – TLC 2017 – Ps. Djonny Tambunan  – 23-26 Des 2017 I. SEMUA DIMULAI DARI RUMAH TUHAN Mikha 4 gbr:youtube.com Akan terjadi pada hari-hari yang terakhir: gunung rumah TUHAN akan berdiri tegak mengatasi gunung-gunung dan menjulang tinggi di atas bukit-bukit; bangsa-bangsa akan berduyun-duyun ke sana ,  Mic 4:1 dan banyak suku bangsa akan pergi serta berkata: "Mari, kita naik ke gunung TUHAN, ke rumah Allah Yakub, supaya Ia mengajar kita tentang jalan-jalan-Nya dan supaya kita berjalan menempuhnya; sebab dari Sion akan keluar pengajaran, dan firman TUHAN dari Yerusalem."  Mic 4:2 <<<< PEKERJAAN DAHSYAT OLEH ROH KUDUS DIMULAI DARI RUMAH TUHAN >>>> SION = sunny = bright = cerah. Ketika SION dimunculkan kita tidak lagi memerlukan matahari natural. Semua kehidupan akan diterangi baik pada waktu malam mau pun pada waktu siang. Yang akan meneranginya adalah Sion. Yes 2:1 Yesaya menjelaskan lagi siapa yang dimaksu...

Dimensi Tuhan

Ukuran-ukuran Tuhan by ps. Djonny Tambunan 17-Jan-2016 Ukuran-ukuran Tuhan itu tidak pernah bisa ditawar. ukuranNya pasti. Apa pun kondisi kita, Dia tidak pernah mengubahnya. Kita pun mencari yang pasti. Jangan berjalan menurut ukuran kita, semau kita. Tanpa mencapai ukuran Tuhan kita tidak akan berkenan di hadapan Tuhan. Wahyu 11 (Rev 11:1)   Kemudian diberikanlah kepadaku sebatang buluh, seperti tongkat pengukur rupanya, dengan kata-kata yang berikut: "Bangunlah dan ukurlah Bait Suci Allah dan mezbah dan mereka yang beribadah di dalamnya. Ada 3 hal yang selalu diukur oleh Tuhan, yaitu hal-hal yang rohani. Dia mengukur aspek-aspek rohani, bukan seberapa tinggi pendidikanmu, bukan seberapa banyak hartamu. Dia memiliki standar untuk diri kita yang harus bisa capai. Targetnya bukan supaya kita sama seperti Dia bisa menciptakan langit dan bumi yang baru. Bukan itu. Setiap orang yang tidak mencapai ukuran Tuhan, akan kehilangan perkenananNya. Sangat penting buat kita u...

Fokus kepada Dia yang sedang berkata-kata

SATE 21 October 2020 – **   Bacalah terlebih dahulu: Efesus 4:23-24, Yohanes 4:21-23 Dalam ayat ini, Paulus menasihatkan anggota-anggota jemaat, supaya mereka jangan hidup (= mêketi peripatein) lagi sama seperti orangorang kafir (yang tidak mengenal Allah). Tuhan mau adanya perubahan dari manusia lama menuju manusia baru. Yang awalnya hidup di bawah belenggu manusia lama menuju kepada kemerdekaan yang dibentuk di dalam format manusia baru dan dicipta menurut kehendak Allah dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya. Tetapi antara kondisi manusia lama menuju manusia baru dibutuhkan proses pembaharuan yang terus-menerus. Roh yang dulunya mati, terbelenggu dosa dan tidak dapat bersekutu dengan Allah yang adalah Roh, kini dimerdekakan. Sehingga ketika kita berdoa dan memuji Tuhan, maka pujian terhadap Allah tersebut keluar dari roh yang sungguh-sungguh sudah diperbaharui menuju Roh yang sejati, yaitu Allah. Ini yang dikatakan oleh Yesus ketika Ia bertemu dengan perempuan Samaria. ...

Perpuluhan Dan Keimamatan Melkisedek

 Mari kita bahas dan renungkan bersama-sama bagian Firman Tuhan ini: Ayat-ayat Kunci: Kejadian 14:17 Setelah Abram kembali dari mengalahkan Kedorlaomer dan para raja yang bersama-sama dengan dia, maka keluarlah raja Sodom menyongsong dia ke lembah Syawe, yakni Lembah Raja. 18 Melkisedek, raja Salem, membawa roti dan anggur; ia seorang imam Allah Yang Mahatinggi. 19 Lalu ia memberkati Abram, katanya: "Diberkatilah kiranya Abram oleh Allah Yang Mahatinggi, (diberkatilah kiranya Abramnya Allah Yang Mahatinggi) Pencipta (PEMILIK = Yang EMPUNYA) langit dan bumi, 20 dan terpujilah Allah Yang Mahatinggi, yang telah menyerahkan musuhmu ke tanganmu." Lalu Abram memberikan kepadanya sepersepuluh dari semuanya. 21 Berkatalah raja Sodom itu kepada Abram: "Berikanlah kepadaku orang-orang itu, dan ambillah untukmu harta benda itu." 22 Tetapi kata Abram kepada raja negeri Sodom itu: "Aku bersumpah demi TUHAN, Allah Yang Mahatinggi, Pencipta (Yang EMPUNYA) ...

Membangun Sion Membentuk Ulang Kota - oleh Dr. Jonathan David

Ringkasan Khotbah: "Membangun Sion Membentuk Ulang Kota"  16082022  the Upper Room Kembalilah, hai anak-anak yang murtad, demikianlah firman TUHAN, karena Aku telah menjadi tuan atas kamu! Aku akan mengambil kamu, seorang dari setiap kota dan dua orang dari setiap keluarga, dan akan membawa kamu ke Sion.  Yeremia 3:14   Khotbah ini membahas visi tentang pembangunan kembali Sion sebagai inti dari pemulihan kota dan kehidupan umat Tuhan. Dr. Jonathan David menguraikan bagaimana Tuhan sedang bergerak secara aktif untuk membangun Sion, yang bukan hanya sekadar tempat, melainkan juga sebuah dimensi rohani di mana kehadiran, kuasa, dan otoritas Allah termanifestasi. Khotbah dimulai dengan penekanan pada pentingnya mendengar suara Tuhan dan mengasihi kebenaran-Nya. Dr. Jonathan David menyatakan bahwa tanpa kedua hal ini, akan ada kekacauan. Ia juga menekankan tentang karunia-karunia Roh Kudus yang diperlukan, seperti pewahyuan, pengertian, dan hikmat  untuk dapat menge...

Apa Maksudnya dengan CIPTAAN BARU DALAM KRISTUS?

Kor 5:17        Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang. Ayat di atas menyatakan bahwa kita adalah ciptaan baru di dalam Kristus. Tapi benarkah demikian?   Dan yang lama sudah berlalu? Sebab kata ‘sesungguhnya’ menunjukkan kita belum bisa melihat yang baru itu. Mari kita telaah. Ef 4:24            dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya. MANUSIA BARU kita telah   diciptakan menurut kehendak Allah SECARA SEMPURNA di dalam KEBENARAN DAN KEKUDUSAN YANG SESUNGGUHNYA yaitu DI DALAM KRITUS YESUS.   KEBENARAN DAN KEKUDUSAN INI TELAH TERUJI yaitu Yesus sendiri yang dalam rupa-Nya sebagai manusia – TELAH TERBUKTI SUDAH MENGALAHKAN DOSA DAN MAUT. Ef 2:10        ...

The House of Shem (Kemah-kemah Sem)

Dari sejarah yang disebutkan di Alkitab, inilah gineologi dari Adam ke Yusuf. Kelihatannya peta ini disusun dari Kej 5:1-32 dan dilanjutka ke Kej 11:10-26 seperti yang Musa tuliskan.  PRA AIR BAH Dari "peta" gineologi ini dapat dengan mudah kita melihat karya Tuhan yang luarbiasa. Semua generasi terhubung dengan orang-orang strategis Tuhan secara luarbiasa. Kita melihat hubungan 3 generasi: Henokh, Metusalah dan Lamekh. Juga hubungan 3 generasi berikutnya antara: Metusalah, Lamekh dan Nuh. Disusul dengan hubungan antara 3 generasi: Lamekh, Nuh dan Sem.  Ini seperti pola yang Allah sediakan untuk menjaga kesinambungan warisan rohani yang kekal (legacy). Pola 3 generasi dalam satu kemah ini menjamin warisan menjadi pusaka - inheritance to heritage legacy. Bahkan Sem juga terhubung dengan Metusalah, anak dari Henokh. Maka, tidak heran Sem menjadi sangat luarbiasa.  Warisan menggambarkan aset yang diwariskan orangtua kepada anak laki-lakinya, sedangkan pusaka mengacu pada anu...