Langsung ke konten utama

DIMENSI UNSTOPABLE


Power, Influence and Impacting of His 

Kingdom's Life
psYappy Widjaya 08 Jan 2017
 Tuhan mampu menyelesaikan apa yang menjadi rencana dan tujuanNya atas seluruh bangsa-bangsa. Dia bisa lakukan sendiri semuanya itu, tanpa bantuan. Tapi Ia sertakan gereja-Nya untuk menjadi mitra yang sepadan. Itu adalah anugerah yang besar. Manusia diciptakan menurut gambar dan rupa Tuhan. Artinya, menurut ukuran dan standar Tuhan. Tujuannya adalah supaya kita bisa bermitra dengan Tuhan, menggenapkan tujuan Tuhan. Berjalan bersama-sama dan menjadi mitra yang setara.


Kita harus menciptakan sendiri kerinduan, keingingan untuk mengenal Dia lebih lagi, untuk bertumbuh, upgrade dan update hidup kita. Itulah panggilan hidup kita yang sebenarnya. Jika tidak, kita tidak akan menjadi mitra yang setara. 





Sulit sekali bagi jemaat untuk hidup dalam rumah rohani, tapi mudah untuk hidup dalam gereja.
Dalam gereja orientasinya untuk hidup diri sendiri, mendapatkan berkat-berkat, mengalami kelepasan, mengalami damai sejahtera. Itu saja, semua tujuannya adalah bagi diri sendiri.
Tapi sulit untuk mengikuti tata-tertib rumah rohani, melepaskan ego, menyingkirkan agenda sendiri, harus taat, harus mengikuti arahan pemimpin dan bahkan harus berkorban untuk saudara-saudara yang lain.  Jadi tidak mudah hidup dalam patron rumah rohani. Masih banyak jemaat yang harus bergumul, banyak hal yang harus kita lakukan dan taati. Banyak yang tidak tahan.
Banyak juga yang tidak paham untuk menerapkan standar, gaya hidup dan budaya rohani dari rumah rohani ke rumah mereka; misalkan dalam mendidik anak, dalam bisnis, di tempat kerja, di sekolah dan lain sebagainya. Nilai-nilai itu tidak nampak di luar sana, dan hanya di gereja kelihatannya kita taat, hormat, dan hidup dalam nilai-nilai rumah rohani. Tapi di luar sana nilai-nilai itu seolah-olah luntur begitu saja.
Di rumah rohani kita belajar berkorban, mematikan kehendak dan agenda pribadi kita. Dalam Maz 23, dari domba kita harus jadi putra. Domba tinggal di padang rumput. Domba ingin selalu dituntun, ingin diberkati, tapi biar bagaimana pun domba tidak bisa dibawa ke dalam rumah. Domba tetap tinggal di padang rumput. Upgrade hidup saudara dari domba jadi anak dalam rumah (Maz 23:6). Jangan terus identikan sebagai domba yang lemah, yang tidak berdaya. Harus jadi anak di dalam rumah.
Tapi jangan berhenti, tidak bisa kita tinggal terus dalam rumah Tuhan sepanjang masa. Terus tinggal di dalam rumah itu tidak berguna. Upgrade lagi menjadi anak panah kemenangan (2RAJA2 13:17), lalu menjadi anak-anak panah di tangan pahlawan (Maz 127:4). Lalu menjadi anak panah yang di bawa ke pintu gerbang musuh (Maz 127:5). KATAKAN: Jadi panggilan hidup saya, selama saya hidup di muka bumi ini, adalah untuk meng-upgrade hidup saya, sehingga hidup saya bisa menjadi selaras dengan panggilan Tuhan.
Rasul Paulus di masa tuanya masih berkata:  Yang kukehendaki ialah mengenal Dia dan kuasa kebangkitan-Nya dan persekutuan dalam penderitaan-Nya, di mana aku menjadi serupa dengan Dia dalam kematian-Nya (Fil 3:10).  Padahal pengenalannya akan Tuhan sudah luarbiasa. Dia telah menulis 14 kitab dan tetap ingin meng-upgrade hidupnya. 
DIMENSI UNSTOPABLE
Tuhan menaruhkan dimensi unstopable. Tapi tidak akan jadi realita jika kita berhenti mengupgrade hidup kita. Dimensi akan menjadi realita, artinya terus kita alami peningkatan, terobosan, terus bergerak dinamis, tidak bisa dihentikan usia, penyakit, kemiskinan, kesulitan, tapi terus bergerak dalam Tuhan, terus miliki gairah untuk tujuan Kerajaan Bapa, orang akan melihat kau tidak bisa dihentikan. Tetapi tetap semangat, gairah, tetap helpful. Mungkin kita lemah secara fisik, tapi bisa merasakan semangat yang menggairahkan orang lain. Terus bergerak, maju, dinamis, tidak pernah padam. Jadi upgrade cara pikir kita, cara hidup kita. Tapi semua perubahan hanya bisa terjadi dalam rumah rohani. Tidak lagi fokus pada perasaan dan pikiran, tapi bagaimana merepresentasikan diri sebagai putra.
Kis 1:1-3
Act 1:1  Hai Teofilus, dalam bukuku yang pertama aku menulis tentang segala sesuatu yang dikerjakan dan diajarkan Yesus,
Act 1:2  sampai pada hari Ia terangkat. Sebelum itu Ia telah memberi perintah-Nya oleh Roh Kudus kepada rasul-rasul yang dipilih-Nya.
Act 1:3  Kepada mereka Ia menunjukkan diri-Nya setelah penderitaan-Nya selesai, dan dengan banyak tanda Ia membuktikan, bahwa Ia hidup. Sebab selama empat puluh hari Ia berulang-ulang menampakkan diri dan berbicara kepada mereka tentang Kerajaan Allah.
Tidak ada apa pun yang dapat menghentikan. Ia selalu bergerak. Yesus tidak membuang-buang waktuNya. Apa yang dikerjakan dan diajarkan, itu mengandung dinamika. Yesus tidak pernah berhenti. Setelah Dia bangkit Dia menampakkan diri kepada murid-muridNya berulang-ulang dan mengajarkan kepada mereka tentang Kerajaan Allah. Di sini kita bisa melihat seperti apa Yesus itu. Yesus tidak bisa dihentikan oleh peristiwa-peristiwa yang sudah dialami-Nya, penderitaanNya, termasuk kematian. Ia membuktikan terus gairahNya untuk mewujudkan kehendak dan firman Bapa. Jangan malas dan buang-buang waktu, menunda-nunda. Jika demikian, Tuhan tidak bisa menjadikan saudara sebagai mitra. Yesus penuh dengan api dan ledakan, semangat dan antusiasme.
Yoh 17:1-5

Joh 17:1  Demikianlah kata Yesus. Lalu Ia menengadah ke langit dan berkata: "Bapa, telah tiba saatnya; permuliakanlah Anak-Mu, supaya Anak-Mu mempermuliakan Engkau.


Joh 17:2  Sama seperti Engkau telah memberikan kepada-Nya kuasa atas segala yang hidup, demikian pula Ia akan memberikan hidup yang kekal kepada semua yang telah Engkau berikan kepada-Nya.


Joh 17:3  Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus.


Joh 17:4  Aku telah mempermuliakan Engkau di bumi dengan jalan menyelesaikan pekerjaan yang Engkau berikan kepada-Ku untuk melakukannya.


Joh 17:5  Oleh sebab itu, ya Bapa, permuliakanlah Aku pada-Mu sendiri dengan kemuliaan yang Kumiliki di hadirat-Mu sebelum dunia ada.



Ay4. Yesus memuliakan Bapa dengan jalan menyelesaikan pekerjaan yang Bapa berikan.
Di Taman Getsemani, Yesus menegaskan bahwa Ia rela melakukan kehendak Bapa.
Kehendak berasal dari hati. Yang dapat melakukan kehendak oleh karena hubungan. Yesus sebagai manusia bisa menyelesaikan pekerjaan Bapa. Itu menjadi model. Jika kita bisa memiliki dimensi unstopable (passion, gairah yang sama dengan Yesus) kita bisa melakukan seperti yang Yesus lakukan.
Yoh 17:9-10

Joh 17:9  Aku berdoa untuk mereka. Bukan untuk dunia Aku berdoa, tetapi untuk mereka, yang telah Engkau berikan kepada-Ku, sebab mereka adalah milik-Mu

Joh 17:10  dan segala milik-Ku adalah milik-Mu dan milik-Mu adalah milik-Ku, dan Aku telah dipermuliakan di dalam mereka.


Yesus telah memberikan kemuliaan kepada murid-muridNya. Kita harus bisa menangkap apa yang ada pada Yesus. Dia telah menyelesaikan pekerjaan Bapa, sebelum Ia pergi ke salib. Yesus adalah jalan menuju Bapa dan rumah Bapa. Di rumah Bapa banyak tempat. Banyak dimensi.

Joh 19:23  Sesudah prajurit-prajurit itu menyalibkan Yesus, mereka mengambil pakaian-Nya lalu membaginya menjadi empat bagian untuk tiap-tiap prajurit satu bagian--dan jubah-Nya juga mereka ambil. Jubah itu tidak berjahit, dari atas ke bawah hanya satu tenunan saja.



Joh 19:24  Karena itu mereka berkata seorang kepada yang lain: "Janganlah kita membaginya menjadi beberapa potong, tetapi baiklah kita membuang undi untuk menentukan siapa yang mendapatnya." Demikianlah hendaknya supaya genaplah yang ada tertulis dalam Kitab Suci: "Mereka membagi-bagi pakaian-Ku di antara mereka dan mereka membuang undi atas jubah-Ku." Hal itu telah dilakukan prajurit-prajurit itu.

Luk 23:34  Yesus berkata: "Ya Bapa, ampunilah mereka, sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat." Dan mereka membuang undi untuk membagi pakaian-Nya.

Luk 23:42  Lalu ia berkata: "Yesus, ingatlah akan aku, apabila Engkau datang sebagai Raja."

Luk 23:43  Kata Yesus kepadanya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya hari ini juga engkau akan ada bersama-sama dengan Aku di dalam Firdaus."

Joh 19:25  Dan dekat salib Yesus berdiri ibu-Nya dan saudara ibu-Nya, Maria, isteri Klopas dan Maria Magdalena.

Joh 19:26  Ketika Yesus melihat ibu-Nya dan murid yang dikasihi-Nya di sampingnya, berkatalah Ia kepada ibu-Nya: "Ibu, inilah, anakmu!"

Joh 19:27  Kemudian kata-Nya kepada murid-murid-Nya: "Inilah ibumu!" Dan sejak saat itu murid itu menerima dia di dalam rumahnya.

Joh 19:28  Sesudah itu, karena Yesus tahu, bahwa segala sesuatu telah selesai, berkatalah Ia--supaya genaplah yang ada tertulis dalam Kitab Suci--:"Aku haus!"

Joh 19:29  Di situ ada suatu bekas penuh anggur asam. Maka mereka mencucukkan bunga karang, yang telah dicelupkan dalam anggur asam, pada sebatang hisop lalu mengunjukkannya ke mulut Yesus.

Joh 19:30  Sesudah Yesus meminum anggur asam itu, berkatalah Ia: "Sudah selesai." Lalu Ia menundukkan kepala-Nya dan menyerahkan nyawa-Nya.

Luk 23:44  Ketika itu hari sudah kira-kira jam dua belas, lalu kegelapan meliputi seluruh daerah itu sampai jam tiga,

Luk 23:45  sebab matahari tidak bersinar. Dan tabir Bait Suci terbelah dua.

Mat 27:46  Kira-kira jam tiga berserulah Yesus dengan suara nyaring: "Eli, Eli, lama sabakhtani?" Artinya: Allah-Ku, Allah-Ku, mengapa Engkau meninggalkan Aku?

Luk 23:46  Lalu Yesus berseru dengan suara nyaring: "Ya Bapa, ke dalam tangan-Mu Kuserahkan nyawa-Ku." Dan sesudah berkata demikian Ia menyerahkan nyawa-Nya.



SUPAYA GENAPLAH APA YANG TERTULIS DALAM KITAB SUCI....
Ada 7 perkataan yang diucapkan Yesus di kayu salib. Dan semua itu untuk menggenapkan apa yang tertulis di kitab suci. Jadi di atas salib pun, Yesus tidak bisa dihentikan. Itulah dimensi UNSTOPABLE. Dimensi ini bukan dimensi yang bukan lahiriah.              
YESUS mengatakan SUDAH SELESAI.... artinya tidak ada lagi pekerjaan Bapa yang tersisa. Ia menyerahkan nyawa-Nya. Yesus tidak mati karena di salib, karena kehabisan darah, tapi karena Ia menyerahkan nyawa-Nya. Yesus tidak bisa dihentikan oleh salib dan kematian. Kita gereja Tuhan harus memiliki juga dimensi UNSTOPABLE.


Act 1:3  Kepada mereka Ia menunjukkan diri-Nya setelah penderitaan-Nya selesai, dan dengan banyak tanda Ia membuktikan, bahwa Ia hidup. Sebab selama empat puluh hari Ia berulang-ulang menampakkan diri dan berbicara kepada mereka tentang Kerajaan Allah.

Kita adalah generasi yang terakhir, generasi Kristus. Apa yang Yesus mau tunjukkan selama 40 hari itu kira-kira kepada 500 orang? Dia mau tunjukkan dimensi unstopable itu. Bukan hanya tunjukkan, tapi juga mau mentransfer dimensi unstopable ini. Betapa banyak orang-orang di sekitar kita yang dengan mudah terhenti. Kita harus memiliki dimensi unstopable ini.  Dari 500 orang ini hanya 120 orang yang mengambil dimensi unstopable Yesus ini, yaitu mereka yang ada di loteng di Yerusalem. Mereka meng-adopsi dimensi ini, sehingga mereka menerima baptisan Roh Kudus. Jadi dimensi ini bukan eksklusive milik Allah atau milik Yesus, tapi ternyata bisa dimiliki oleh manusia. Yesus hanya menjadi model waktu di bumi ini. Tanpa kita miliki dimensi unstopable ini tidak mungkin kita bisa memiliki KUASA, PENGARUH DAN DAMPAK BAGI KERAJAAN TUHAN.
KIS 1:4-8

Act 1:4  Pada suatu hari ketika Ia makan bersama-sama dengan mereka, Ia melarang mereka meninggalkan Yerusalem, dan menyuruh mereka tinggal di situ menantikan janji Bapa, yang--demikian kata-Nya--"telah kamu dengar dari pada-Ku.

Act 1:5  Sebab Yohanes membaptis dengan air, tetapi tidak lama lagi kamu akan dibaptis dengan Roh Kudus."

Act 1:6  Maka bertanyalah mereka yang berkumpul di situ: "Tuhan, maukah Engkau pada masa ini memulihkan kerajaan bagi Israel?"

Act 1:7  Jawab-Nya: "Engkau tidak perlu mengetahui masa dan waktu, yang ditetapkan Bapa sendiri menurut kuasa-Nya.

Act 1:8  Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi."

Murid-murid dilarang meninggalkan Yerusalem untuk menerima Roh Kudus. Roh Kudus = dunamos, dinamis, tidak bisa dihentikan, ada kuasa mengubahkan, ~dinamit = kuasa meledak. Kita menerima dunamos yaitu kuasa untuk tidak bisa dihentikan. Kuasa untuk punya pengaruh, menjadi saksi, bergerak bersama Tuhan. Breakthrough spirit = menerobos. Sudah ada pada kita sebenarnya. Bagaimana Tuhan bergerak bersama Roh Kudus dalam hidup kita bukan untuk diri sendiri, tapi untuk tujuan Tuhan.
Seratus dua puluh orang ini menunggu selama 10 hari lamanya, walau pun tidak tau harus menunggu selama 10 hari, sebab Yesus tidak mengatakannya. Mereka memiliki spirit pengorbanan, padahal mereka harus meninggalkan keluarga mereka. Kebanyakan murid-murid Yesus itu tidak tinggal di Yerusalem, tapi di Galilea.  Mereka semangat untuk menunggu menerima kuasa / spirit unstopable. Tuhan menunggu kesiapan mereka untuk menerima janji Bapa.
Sepuluh hari adalah masa persiapan. Tuhan menguji hati mereka. KIS 1:12-14.
Act 1:12  Maka kembalilah rasul-rasul itu ke Yerusalem dari bukit yang disebut Bukit Zaitun, yang hanya seperjalanan Sabat jauhnya dari Yerusalem.

Act 1:13  Setelah mereka tiba di kota, naiklah mereka ke ruang atas, tempat mereka menumpang. Mereka itu ialah Petrus dan Yohanes, Yakobus dan Andreas, Filipus dan Tomas, Bartolomeus dan Matius, Yakobus bin Alfeus, dan Simon orang Zelot dan Yudas bin Yakobus.


Act 1:14  Mereka semua bertekun dengan sehati dalam doa bersama-sama, dengan beberapa perempuan serta Maria, ibu Yesus, dan dengan saudara-saudara Yesus.

Act 2:1  Ketika tiba hari Pentakosta, semua orang percaya berkumpul di satu tempat.

Mereka berkumpul bersama di satu tempat (in one accord in one place).
Bagaimana mereka bisa menerima Roh Kudus DENGAN dimensi UNSTOPABLE???
1.     Mereka berkumpul di satu tempat untuk satu tujuan dan satu sasaran rohani. Jika sebagai gereja tidak bisa demikian ONE ACCORD IN ONE PLACE, kita tidak bisa bergerak AS ONE. Mereka harus punya lebih dulu spirit pengorbanan (ego, agenda, diri). Tanpa spirit pengorbanan kita tidak bisa disebut gereja. Banyak orang datang ke gereja hanya untuk menikmati pengorbanan Yesus (dan orang lain).

2.     Membangun budaya baru secara korporat, agar firman Tuhan tergenapi (Kis 1:24-26; Kis 2:41-45, Kis 4:23)

Act 4:24  Ketika teman-teman mereka mendengar hal itu, berserulah mereka bersama-sama kepada Allah, katanya: "Ya Tuhan, Engkaulah yang menjadikan langit dan bumi, laut dan segala isinya.

Act 4:25  Dan oleh Roh Kudus dengan perantaraan hamba-Mu Daud, bapa kami, Engkau telah berfirman: Mengapa rusuh bangsa-bangsa, mengapa suku-suku bangsa mereka-reka perkara yang sia-sia?

Act 4:26  Raja-raja dunia bersiap-siap dan para pembesar berkumpul untuk melawan Tuhan dan Yang Diurapi-Nya.

Act 4:27  Sebab sesungguhnya telah berkumpul di dalam kota ini Herodes dan Pontius Pilatus beserta bangsa-bangsa dan suku-suku bangsa Israel melawan Yesus, Hamba-Mu yang kudus, yang Engkau urapi,

Act 4:28  untuk melaksanakan segala sesuatu yang telah Engkau tentukan dari semula oleh kuasa dan kehendak-Mu.

Act 4:29  Dan sekarang, ya Tuhan, lihatlah bagaimana mereka mengancam kami dan berikanlah kepada hamba-hamba-Mu keberanian untuk memberitakan firman-Mu.

Act 4:30  Ulurkanlah tangan-Mu untuk menyembuhkan orang, dan adakanlah tanda-tanda dan mujizat-mujizat oleh nama Yesus, Hamba-Mu yang kudus."

Act 4:31  Dan ketika mereka sedang berdoa, goyanglah tempat mereka berkumpul itu dan mereka semua penuh dengan Roh Kudus, lalu mereka memberitakan firman Allah dengan berani.

Mereka walau pun hidup dalam ancaman, dipenjara dan dianiaya, mereka menyadari pergerakan KerajaanNya dicoba dihentikan oleh musuh (Herodes,Pilatus dan sekutu-sekutunya). Tapi mereka juga menyadari bahwa Tuhan tetap pegang kontrol (ayat 28).
Mereka tetap bergerak dalam dimensi unstopable .....berikanlah keberanian...ulurkanlah tanganmu....    
3.     Kis 2:44-45 Murid-murid /para rasul percaya kepada Yesus... Mereka bertekun kepada dalam pengajaran para Rasul. Petrus berkhotbah dan 5000 orang percaya kepada Yesus. Orang percaya kepada Yesus menghasilkan orang percaya.
Definisi orang percaya:
A. bertekun dan bertindak terus dalam pengajaran para rasul/bapa rohani/pemimpin.
B. Memiliki gaya hidup yang baru: bersekutu setiap hari, memecahkan roti dan berdoa, hidup bukan seperti ahli taurat dan farisi.
C. Menciptakan budaya baru sebagai bukti percaya (budaya rela berkorban).
Kis 14:19-20

Act 14:19  Tetapi datanglah orang-orang Yahudi dari Antiokhia dan Ikonium dan mereka membujuk orang banyak itu memihak mereka. Lalu mereka melempari Paulus dengan batu dan menyeretnya ke luar kota, karena mereka menyangka, bahwa ia telah mati.

Act 14:20  Akan tetapi ketika murid-murid itu berdiri mengelilingi dia, bangkitlah ia lalu masuk ke dalam kota. Keesokan harinya berangkatlah ia bersama-sama dengan Barnabas ke Derbe.


Walau pun telah dilempari batu sampai hampir mati, Paulus tidak bisa dihentikan.


Postingan populer dari blog ini

Upper Room 34 - DR. Jonathan David

  25-01-2022   Anugerah Untuk Memerintah (GRACE TO GOVERN) Pendahuluan – oleh Ps. Cyrus Mat 13:23 Yang ditaburkan di tanah yang baik ialah orang yang mendengar firman itu dan mengerti, dan karena itu ia berbuah, ada yang seratus kali lipat, ada yang enam puluh kali lipat, ada yang tiga puluh kali lipat." Problemnya bukan pada kebutuhan tapi pada tanahnya. Jika tanahnya baik, benih akan tumbuh, sebab ada aliran air, karena ada benih yang cerdas yang telah diprogram (dengan pengertian dan hikmat). Kuasa dan kekuatan serta kasih karunia tersembunyi di dalam FT (logos) itu.   Tanah hanya memerlukan kondisi, tidak memerlukan edukasi oleh karena digerakkan oleh sesuatu (Firman dan Roh Kudus) dari dalam yang dipanggil terang Tuhan dan pribadi Tuhan sendiri (Yoh 1:1).   Mengapa tidak kita menerima firman-Nya dan perkataan-Nya dari pribadi Tuhan (YHWH) sendiri. Banyak orang yang suka mendengarkan khotbah yang baik, tapi Kerajaan Allah dan pemerintahan-Nya tidak tertam...

KEHIDUPAN ZOE Kehidupan Yang Berkelimpahan

Kehidupan Berkualitas Yang Yesus Berikan Yoh 10:10 Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup,    dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. gbr: opernarmautralia.org Yesus datang supaya kita akan memiliki kehidupan yang melampaui arus seluruh aspek kehidupan, lebih dari cukup, mencapai setiap bagian dari roh manusia kita, setiap bagian dari alam jiwa kita, pikiran, kehendak dan emosi, mencapai setiap bagian dari tubuh fisik kita, mencapai setiap bagian dari keuangan kita, hubungan dan semua yang berkaitan dengan kehidupan duniawi dan kehidupan spiritual kita. Dalam bahasa Yunani,   ada tiga kata yang berbeda -bios, psuche, dan zoe- diterjemahkan sebagai "hidup", dan masing-masing memiliki arti yang berbeda. Bios – adalah kehidupan biologis kita. Semua makhluk hidup memiliki bios. Bioskop artinya gambar hidup. Biologi ilmu yang mempelajari tentang makhluk hidup. Psuche adal...

Kepenuhan Kristus

SATE 17 October 2020     Bacalah terlebih dahulu : I Petrus 2:21, Efesus 1:23, Efesus 4:11-13 Dalam kehidupan Yesus sebagai manusia, Ia telah menjadi teladan. Dan Alkitab pun menuliskan bahwa kita harus hidup dalam kepenuhan Kristus, namun yang sering menjadi persoalan adalah kita tidak pernah melihat Yesus hidup sebagai manusia. Itu sebabnya dalam kedaulatanNya, Tuhan telah memilih orang-orang tertentu yang dapat Ia munculkan sebagai bapa rohani agar menjadi model yang terlihat dan kita pun makin bisa mengerti bagaimana mengalami kepenuhan Kristus melalui bapa rohani yang ada. Tapi ada hal yang harus kita ketahui mengenai konsep bapa rohani ini, bahwa tidak semua orang yang mengajarkan Firman Tuhan dapat disebut sebagai bapa rohani. Karena seseorang yang Tuhan munculkan menjadi bapa rohani, sudah pasti memiliki kualitas tertentu dalam hidupnya dan tentunya telah melalui berbagai proses Tuhan. Sehingga di dalam kedaulatan Tuhan, sang bapa rohani bisa dikenali oleh anak-an...

GUNUNG RUMAH TUHAN ALLAH YAKUB

SESI 7 – TLC 2017 – Ps. Djonny Tambunan  – 23-26 Des 2017 I. SEMUA DIMULAI DARI RUMAH TUHAN Mikha 4 gbr:youtube.com Akan terjadi pada hari-hari yang terakhir: gunung rumah TUHAN akan berdiri tegak mengatasi gunung-gunung dan menjulang tinggi di atas bukit-bukit; bangsa-bangsa akan berduyun-duyun ke sana ,  Mic 4:1 dan banyak suku bangsa akan pergi serta berkata: "Mari, kita naik ke gunung TUHAN, ke rumah Allah Yakub, supaya Ia mengajar kita tentang jalan-jalan-Nya dan supaya kita berjalan menempuhnya; sebab dari Sion akan keluar pengajaran, dan firman TUHAN dari Yerusalem."  Mic 4:2 <<<< PEKERJAAN DAHSYAT OLEH ROH KUDUS DIMULAI DARI RUMAH TUHAN >>>> SION = sunny = bright = cerah. Ketika SION dimunculkan kita tidak lagi memerlukan matahari natural. Semua kehidupan akan diterangi baik pada waktu malam mau pun pada waktu siang. Yang akan meneranginya adalah Sion. Yes 2:1 Yesaya menjelaskan lagi siapa yang dimaksu...

Dimensi Tuhan

Ukuran-ukuran Tuhan by ps. Djonny Tambunan 17-Jan-2016 Ukuran-ukuran Tuhan itu tidak pernah bisa ditawar. ukuranNya pasti. Apa pun kondisi kita, Dia tidak pernah mengubahnya. Kita pun mencari yang pasti. Jangan berjalan menurut ukuran kita, semau kita. Tanpa mencapai ukuran Tuhan kita tidak akan berkenan di hadapan Tuhan. Wahyu 11 (Rev 11:1)   Kemudian diberikanlah kepadaku sebatang buluh, seperti tongkat pengukur rupanya, dengan kata-kata yang berikut: "Bangunlah dan ukurlah Bait Suci Allah dan mezbah dan mereka yang beribadah di dalamnya. Ada 3 hal yang selalu diukur oleh Tuhan, yaitu hal-hal yang rohani. Dia mengukur aspek-aspek rohani, bukan seberapa tinggi pendidikanmu, bukan seberapa banyak hartamu. Dia memiliki standar untuk diri kita yang harus bisa capai. Targetnya bukan supaya kita sama seperti Dia bisa menciptakan langit dan bumi yang baru. Bukan itu. Setiap orang yang tidak mencapai ukuran Tuhan, akan kehilangan perkenananNya. Sangat penting buat kita u...

Fokus kepada Dia yang sedang berkata-kata

SATE 21 October 2020 – **   Bacalah terlebih dahulu: Efesus 4:23-24, Yohanes 4:21-23 Dalam ayat ini, Paulus menasihatkan anggota-anggota jemaat, supaya mereka jangan hidup (= mêketi peripatein) lagi sama seperti orangorang kafir (yang tidak mengenal Allah). Tuhan mau adanya perubahan dari manusia lama menuju manusia baru. Yang awalnya hidup di bawah belenggu manusia lama menuju kepada kemerdekaan yang dibentuk di dalam format manusia baru dan dicipta menurut kehendak Allah dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya. Tetapi antara kondisi manusia lama menuju manusia baru dibutuhkan proses pembaharuan yang terus-menerus. Roh yang dulunya mati, terbelenggu dosa dan tidak dapat bersekutu dengan Allah yang adalah Roh, kini dimerdekakan. Sehingga ketika kita berdoa dan memuji Tuhan, maka pujian terhadap Allah tersebut keluar dari roh yang sungguh-sungguh sudah diperbaharui menuju Roh yang sejati, yaitu Allah. Ini yang dikatakan oleh Yesus ketika Ia bertemu dengan perempuan Samaria. ...

Perpuluhan Dan Keimamatan Melkisedek

 Mari kita bahas dan renungkan bersama-sama bagian Firman Tuhan ini: Ayat-ayat Kunci: Kejadian 14:17 Setelah Abram kembali dari mengalahkan Kedorlaomer dan para raja yang bersama-sama dengan dia, maka keluarlah raja Sodom menyongsong dia ke lembah Syawe, yakni Lembah Raja. 18 Melkisedek, raja Salem, membawa roti dan anggur; ia seorang imam Allah Yang Mahatinggi. 19 Lalu ia memberkati Abram, katanya: "Diberkatilah kiranya Abram oleh Allah Yang Mahatinggi, (diberkatilah kiranya Abramnya Allah Yang Mahatinggi) Pencipta (PEMILIK = Yang EMPUNYA) langit dan bumi, 20 dan terpujilah Allah Yang Mahatinggi, yang telah menyerahkan musuhmu ke tanganmu." Lalu Abram memberikan kepadanya sepersepuluh dari semuanya. 21 Berkatalah raja Sodom itu kepada Abram: "Berikanlah kepadaku orang-orang itu, dan ambillah untukmu harta benda itu." 22 Tetapi kata Abram kepada raja negeri Sodom itu: "Aku bersumpah demi TUHAN, Allah Yang Mahatinggi, Pencipta (Yang EMPUNYA) ...

Membangun Sion Membentuk Ulang Kota - oleh Dr. Jonathan David

Ringkasan Khotbah: "Membangun Sion Membentuk Ulang Kota"  16082022  the Upper Room Kembalilah, hai anak-anak yang murtad, demikianlah firman TUHAN, karena Aku telah menjadi tuan atas kamu! Aku akan mengambil kamu, seorang dari setiap kota dan dua orang dari setiap keluarga, dan akan membawa kamu ke Sion.  Yeremia 3:14   Khotbah ini membahas visi tentang pembangunan kembali Sion sebagai inti dari pemulihan kota dan kehidupan umat Tuhan. Dr. Jonathan David menguraikan bagaimana Tuhan sedang bergerak secara aktif untuk membangun Sion, yang bukan hanya sekadar tempat, melainkan juga sebuah dimensi rohani di mana kehadiran, kuasa, dan otoritas Allah termanifestasi. Khotbah dimulai dengan penekanan pada pentingnya mendengar suara Tuhan dan mengasihi kebenaran-Nya. Dr. Jonathan David menyatakan bahwa tanpa kedua hal ini, akan ada kekacauan. Ia juga menekankan tentang karunia-karunia Roh Kudus yang diperlukan, seperti pewahyuan, pengertian, dan hikmat  untuk dapat menge...

Apa Maksudnya dengan CIPTAAN BARU DALAM KRISTUS?

Kor 5:17        Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang. Ayat di atas menyatakan bahwa kita adalah ciptaan baru di dalam Kristus. Tapi benarkah demikian?   Dan yang lama sudah berlalu? Sebab kata ‘sesungguhnya’ menunjukkan kita belum bisa melihat yang baru itu. Mari kita telaah. Ef 4:24            dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya. MANUSIA BARU kita telah   diciptakan menurut kehendak Allah SECARA SEMPURNA di dalam KEBENARAN DAN KEKUDUSAN YANG SESUNGGUHNYA yaitu DI DALAM KRITUS YESUS.   KEBENARAN DAN KEKUDUSAN INI TELAH TERUJI yaitu Yesus sendiri yang dalam rupa-Nya sebagai manusia – TELAH TERBUKTI SUDAH MENGALAHKAN DOSA DAN MAUT. Ef 2:10        ...

The House of Shem (Kemah-kemah Sem)

Dari sejarah yang disebutkan di Alkitab, inilah gineologi dari Adam ke Yusuf. Kelihatannya peta ini disusun dari Kej 5:1-32 dan dilanjutka ke Kej 11:10-26 seperti yang Musa tuliskan.  PRA AIR BAH Dari "peta" gineologi ini dapat dengan mudah kita melihat karya Tuhan yang luarbiasa. Semua generasi terhubung dengan orang-orang strategis Tuhan secara luarbiasa. Kita melihat hubungan 3 generasi: Henokh, Metusalah dan Lamekh. Juga hubungan 3 generasi berikutnya antara: Metusalah, Lamekh dan Nuh. Disusul dengan hubungan antara 3 generasi: Lamekh, Nuh dan Sem.  Ini seperti pola yang Allah sediakan untuk menjaga kesinambungan warisan rohani yang kekal (legacy). Pola 3 generasi dalam satu kemah ini menjamin warisan menjadi pusaka - inheritance to heritage legacy. Bahkan Sem juga terhubung dengan Metusalah, anak dari Henokh. Maka, tidak heran Sem menjadi sangat luarbiasa.  Warisan menggambarkan aset yang diwariskan orangtua kepada anak laki-lakinya, sedangkan pusaka mengacu pada anu...