Langsung ke konten utama

Panggilan Yang Lebih Tinggi





Kita semua terpanggil untuk kerajaanNya dan untuk Tuhan. Tuhan itu untuk semua orang, tapi kerajaanNya tidak untuk semua orang. Kita harus mengerti panggilan Tuhan dan juga ada panggilan kerjaaanNya. 





Kita harus berhati-hati. Kebanyakan kehidupan kit a tidak memenuhi syarat. Kerajaannya itu hanya bagi anak-anakNya, tidak cukup hanya percaya saja, tapi harus menjadi putra-putraNya, sehingga kita masuk dalam kategori itu. Kita harus hidup memenuhi persyaratan tersebut.
Kita tidak ingin benih si jahat selalu di tabur dalam hidup saya saya berusaha menggagalkan hal demikian. Itu sebabnya  saya punya banyak teman, saudara, sahabat. Maka sangat penting sekali untuk  menjagai hidup kita. Hidup menurut kebenaran  Firman Tuhan. Jangan ijinkan sedikitpun  juga keadaan yang  tidak kita sukai, keadaan yang  saudara tidak harapkan , itu sebenarnya keadaan untuk menabur benih.
Kita harus percaya demikian, bahwa Tuhan itu untuk semua orang, tapi kerajaanNya tidak. Kita hidup untuk Tuhan demi kerajaanNya untuk kita. Ada panggilan yang lebih tinggi. Banyak orang yang merasa panggilan Tuhan itu yang tertinggi. Tapi panggilan Tuhan itu progress. Ada tingkatannya. Bukan hanya untuk terima Tuhan Yesus, bukan hanya untuk bertobat dan masuk sorga.  Panggilan kita pasti lebih dari itu. Ada panggilan untuk masa yang akan datang. Ada tujuan yang lebih lagi.
Sama dengan saudara. Ketika saudara lahir, papa mama senang. Tapi bukan itu tujuannya. Lalu saudara disekolahkan dari TK, SD, SMP dan seterusnya. Orang tua kita punya tujuan yang lain. Mungkin kita harus menjadi sarjana. Kita merasa menjadi sapi perah orangtua. Tapi ternyata orangtua mempunyai tujuan yang lain lagi. Mungkin kau disuruh cari jodoh. Wah…. Ternyata ada siklus yang terus berputar. Tapi kita tau di rumah ini, ada tujuan yang lebih tinggi lagi. Ada dasar yang lebih tinggi lagi. Jadi kita harus tau hal seperti itu.
Ketika manusia diciptakan menurut gambar dan rupa Tuhan. Tuhan menginginkan kita berkuasa, merepresentasi kan Tuhan di muka bumi. Bumi ini pijakan dan merupakan perwujudkan langkah-langkah Tuhan. Apa yang kalian lihat sekarang tidak sesuai dengan langkah-langkah Tuhan. Saudara harus berkuasa mengubahkannya supaya menjadi sama seperti langkah-langkah Tuhan. Bumi tumpuan kaki Tuhan. Itu sebabnya semua itu harus diubahkan. Tujuan kita diciptakan menguasai bumi dan merepresentasikan Tuhan di bumi ini. Kita menjadi ambasador-ambasador Tuhan.
Kantor kedutaan selalu dijaga oleh militer. Kedutaan adalah wilayah negara tersebut. Tidak semua orang masuk di dalamnya, bahkan pejabat negara tersebut harus diseleksi dan di scanning ketika mau masuk. Kalian juga seperti dutabesar dan hidup di area itu. jangan takut dan lemas hati, karena selama engkau merepresentasikan engkau akan tetap terlindung. Kau sedang melakukan tujuan Tuhan. Ketika Shah Iran, Reza Pahlevi jatuh, mereka orang-orang kedutaan terlindung dari kedutaan sampai ke bandara. Kalian wakil-wakil Tuhan di muka bumi ini, jadi ada perlindungan.
Kemudian manusia jatuh dalam dosa dan tidak lagi mampu merepresentasikan Tuhan. Manusia merepresentasikan dirinya sendiri.  Itu sebabnya Kain membunuh Habel. Kain lari dari hadirat  Tuhan. Lalu Kain membangun sebuah kota yang bernama Henokh. Bukan Henokh yang berjalan bersama Tuhan. Kej 4 : 16

Kota itu berbenteng untuk menjaga / menjadi tempat perlindungan. Henokh takut, padahal tidak ada yang ingin membunuhnya. Terjadi pergeseran rohani. Mereka membangun demi kesejahteraan sendiri.
Adam mendapat anak Sem. Dari keturunan Sem lahir orang-orang benar. Lahir Nuh dan lahir Henokh yang bisa berjalan dan merepresentasi kan Tuhan. Lahir Seth. Keturunannya Metusalah yang berumur 969 tahun. Itu masih kurang 31 tahun untuk mencapai 1 harinya Tuhan = 1000 tahun. Pada hari kau memakan buah itu, pasti kau mati. Tidak ada yang manusia yang berumur 1 hari.
Manusia bisa berkuasa dan menghukum bumi ini dari keturunan Sem. Tuhan memulai dari Adam dan Hawa. Lalu Tuhan menghukum bumi ini dan memulainya lagi dengan 8 orang. Mulai dengan 2 orang dan gagal. Bagaimana dengan 8 orang itu. Nuh kemudian mabuk. Ham melihatnya telanjang. (kej 9:24). Nuh mengutuk Kanaan, yaitu keturunan Ham. Yang berbuat salah adalah Ham, tapi yang kena kutuk adalah Kanaan. Jadi berhati-hatilah. Hidup benar di hadapan Tuhan adalah untuk Tuhan dan untuk menyelamatkan generasi yang berikutnya. Ketika kau hidup benar, otomatis generasi berikutnya akan selamat.
Dosa mulai masuk lagi pada generasi ini. Beruntunglah Tuhan tidak pernah berubah. Dia tetap memberikan kuasa atas manusia. Dirimu sakit dan berubahlah keadaanmu. Kantongmu mulai habis. Kau berubah, tapi ada yang tidak berubah yaitu Tuhan. Meskipun kau merasa Ia tidak mendengar doamu, Ia tetap Tuhan. Kita merasa Tuhan tidak mengasihi kita lagi, karena doa kita tidak dijawab lagi. Hati-hati. Tuhan tidak berubah, tapi kau terus berubah karena keadaan. Tanamkan dalam dirimu, Ia tidak pernah berubah. Apa pun keadaanmu Ia tidak pernah berubah. Itulah yang harus jadi iman saudara. Jika Tuhan berubah-ubah, hidupmu akan fatal. Tuhan tidak pernah ‘moody’.
Nuh itu profetis. Walau pun ia mengutuk Kanaan, itu artinya ada sesuatu dan ada kuasa yang menentang Kanaan. Israel keluar dari Mesir. Kanaan jadi hamba bagi saudara-saudaranya: Sem dan Yafet. Urutannya adalah: Sem, Ham dan Yafet. Tapi ayat ke24 dikatakan:
(Gen 9:24)  Setelah Nuh sadar dari mabuknya dan mendengar apa yang dilakukan anak bungsunya kepadanya,

Sekarang Ham menjadi bungsu. Jadi posisi rohanimu menentukan siapa engkau. Ham menjadi yang bungsu. Ada celah pada generasi ini. Ada celah untuk menaklukkan. Israel harus menaklukkan Kanaan. Kanaan artinya kerajaan dunia. Simbol kerajaan dunia. Israel adalah umat Tuhan dan gereja. Taklukkan itu. Dunia membangun dengan cara yang berbeda. Bukan seperti langkah Tuhan. Saudara harus menjadi keturunan Sem. Tuhan tidak pernah berobah dan itu membesarkan hatiku. Aku jadi kuat. Apa yang diperkatakan dan diucapkannya tidak pernah gagal. Pasti berhasil. Apa yang diucapkanNya pasti berhasil. Kanaan adalah orang yang beroperasi menaklukkan bumi ini dengan cara-cara dunia. Kalian tidak boleh hidup di antara semak duri; yaitu menurut prinsip-prinsip dunia. Misalkan: jika kau tidak sekolah, kau tidak berhasil. Pendidikan artinya pendidikan dari Tuhan. Ada potensi dalam hidup saudara. Saudara harus sadar akan hal ini. Itu sebabnya papa dan mum kadang memeriksa catatan khotbah saudara; hanya untuk membuat kau sadar dan membuktikan ada potensi dalam hidup saudara.
Kerajaan dunia makin kuat. Muncul Nimrod; dengan hi-tech. Tapi Tuhan tidak pernah gagal.
Dari garis keturunan Sem lahir Terah. Kej 11:
(Gen 11:24)  Setelah Nahor hidup dua puluh sembilan tahun, ia memperanakkan Terah.

(Gen 11:25)  Nahor masih hidup seratus sembilan belas tahun, setelah ia memperanakkan Terah, dan ia memperanakkan anak-anak lelaki dan perempuan.

(Gen 11:26)  Setelah Terah hidup tujuh puluh tahun, ia memperanakkan Abram, Nahor dan Haran.

(Gen 11:27)  Inilah keturunan Terah. Terah memperanakkan Abram, Nahor dan Haran, dan Haran memperanakkan Lot.

(Gen 11:28)  Ketika Terah, ayahnya, masih hidup, matilah Haran di negeri kelahirannya, di Ur-Kasdim.

(Gen 11:29)  Abram dan Nahor kedua-duanya kawin; nama isteri Abram ialah Sarai, dan nama isteri Nahor ialah Milka, anak Haran ayah Milka dan Yiska.

(Gen 11:30)  Sarai itu mandul, tidak mempunyai anak.

(Gen 11:31)  Lalu Terah membawa Abram, anaknya, serta cucunya, Lot, yaitu anak Haran, dan Sarai, menantunya, isteri Abram, anaknya; ia berangkat bersama-sama dengan mereka dari Ur-Kasdim untuk pergi ke tanah Kanaan, lalu sampailah mereka ke Haran, dan menetap di sana.

(Gen 11:32)  Umur Terah ada dua ratus lima tahun; lalu ia mati di Haran.

Kanaan menjadi hot-spotNya Tuhan. Titik panas Tuhan untuk penggenapan ucapan Tuhan di Taman Eden: berkuasalah. Nuh berkata: terkutuklah Kanaan. Kanaan akan diperintah dan dikuasai. Janji Tuhan makin dirinci, menjadi detail. Ada garis keturunan dari Sem dan Yafet. Keturuan mereka akan bergabung. Dari Terah mereka melakukan eksodus dari Ur-Kasdim. Mereka menuju Tanah Kanaan, yaitu titik penggenapan. FirmanNya tidak berubah. Saudara harus hidup demikian; mendekati titik penggenapan. Namun Terah terhenti di Haran.
(Gen 12:1)  Berfirmanlah TUHAN kepada Abram: "Pergilah dari negerimu dan dari sanak saudaramu dan dari rumah bapamu ini ke negeri yang akan Kutunjukkan kepadamu;

(Gen 12:2)  Aku akan membuat engkau menjadi bangsa yang besar, dan memberkati engkau serta membuat namamu masyhur; dan engkau akan menjadi berkat.

(Gen 12:3)  Aku akan memberkati orang-orang yang memberkati engkau, dan mengutuk orang-orang yang mengutuk engkau, dan olehmu semua kaum di muka bumi akan mendapat berkat."

(Gen 12:4)  Lalu pergilah Abram seperti yang difirmankan TUHAN kepadanya, dan Lotpun ikut bersama-sama dengan dia; Abram berumur tujuh puluh lima tahun, ketika ia berangkat dari Haran.

Terah tidak mencapai titik penggenapan, walau pun ia yang pertama mendapat panggilan Tuhan.
Ini yang Tuhan lakukan dalam hidup saudara:
1. Panggilan pribadi.
Setiap saudara harus berurusan dengan panggilan pribadi Tuhan. Setiap orang  muda terpanggil oleh Tuhan melalui orang-tuamu, tapi Ia mengg secara pribadi. Yes 41:1-2 Abraham dipanggil seorang diri.
Kis 7:1-4
(Act 7:2)  Jawab Stefanus: "Hai saudara-saudara dan bapa-bapa, dengarkanlah! Allah yang Mahamulia telah menampakkan diri-Nya kepada bapa leluhur kita Abraham, ketika ia masih di Mesopotamia, sebelum ia menetap di Haran,

(Act 7:3)  dan berfirman kepadanya: Keluarlah dari negerimu dan dari sanak saudaramu dan pergilah ke negeri yang akan Kutunjukkan kepadamu.

(Act 7:4)  Maka keluarlah ia dari negeri orang Kasdim, lalu menetap di Haran. Dan setelah ayahnya meninggal, Allah menyuruh dia pindah dari situ ke tanah ini, tempat kamu diam sekarang;

Abraham dipanggil ketika Terah sudah mati. Kej 11:26

(Gen 11:26)  Setelah Terah hidup tujuh puluh tahun, ia memperanakkan Abram, Nahor dan Haran.

(Gen 11:32)  Umur Terah ada dua ratus lima tahun; lalu ia mati di Haran.

Abram berumur 75 tahun ketika Tuhan memanggilnya. Pada waktu itu umur Terah secara fisik 145 tahun. Secara fisik Terah masih hidup, tapi ia dianggap mati oleh Stefanus, karena Terah sudah mati dari panggilan Tuhan sejak umurnya 145 tahun pada waktu di Haran.  Terah tidak pernah mengalami panggilan pribadi. Kau anak muda harus menyadari ada di tempat ini untuk mendapatkan panggilan pribadi dan tidak ikut-ikutan.

2. Mengeluarkan saudara dari faktor lahiriah. Kej 12:1

(Gen 12:1)  Berfirmanlah TUHAN kepada Abram: "Pergilah dari negerimu dan dari sanak saudaramu dan dari rumah bapamu ini ke negeri yang akan Kutunjukkan kepadamu;

Sarai itu istri Abram, tapi ia juga adiknya sendiri. Satu ayah lain ibu. Faktor lahiriah tidaklah cukup.

Kej 11:27; Mat 1:32

English “begot”; Indonesian “memperanakan”. Begot artinya bukan hanya memperanakan secara lahiriah. Begot artinya membentuk jatidiri generasi berikutnya dan langkah-langkah hidup generasi berikutnya; melalui benih kehidupan dari generasi pendahulunya.

 Apa itu yang disebut membentuk dan menetapkan langkah-langkah?
·        Cara berpikir
·        Pola hidup
·        Doktrin dan keyakinan
·        Ikat-janji
·        Sistem nilai kehidupan

Terah begot Abram. Jatidiri Abram berasal dari Terah. Itu sebabnya Abram keluar dari panggilan lahiriah Terah. Kau harus merespon panggilan berikutnya, keluar dari doktrin, cara hidup yang lama, sistem nilai yang lama. Bangun menurut rumah rohani, menurut rumah Tuhan, bukan dari rumah lahiriah. Rumah rohani melindungi dirimu. Jangan malu mengatakan memiliki bapa rohani. Orangtua mengajarkan yang baik. Rumah rohani mengajarkan yang benar. Jangan tinggalkan yang baik. Lakukan yang baik yang berasal dari kebenaran.

Kej 17:4,10,11,12
Tuhan membuat ikat janji yang baru kepada Abraham. Tuhan menginginkan kita memiliki ‘rumah’ yang baru. Rumah artinya kehidupan yang baru, ikat-janji yang baru. Kau harus membangun menurut rumah rohani. Jika tidak kau akan gagal masuk ke dalam kerajaannya.

Yer 1:17 Dari rahim ibuku aku dibentuk…Pertama dari faktor lahiriah; orangtua harus membawa anak keluar dari faktor lahiriah.

20Jun2015 psDjonny

Postingan populer dari blog ini

KEHIDUPAN ZOE Kehidupan Yang Berkelimpahan

Kehidupan Berkualitas Yang Yesus Berikan Yoh 10:10 Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup,    dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. gbr: opernarmautralia.org Yesus datang supaya kita akan memiliki kehidupan yang melampaui arus seluruh aspek kehidupan, lebih dari cukup, mencapai setiap bagian dari roh manusia kita, setiap bagian dari alam jiwa kita, pikiran, kehendak dan emosi, mencapai setiap bagian dari tubuh fisik kita, mencapai setiap bagian dari keuangan kita, hubungan dan semua yang berkaitan dengan kehidupan duniawi dan kehidupan spiritual kita. Dalam bahasa Yunani,   ada tiga kata yang berbeda -bios, psuche, dan zoe- diterjemahkan sebagai "hidup", dan masing-masing memiliki arti yang berbeda. Bios – adalah kehidupan biologis kita. Semua makhluk hidup memiliki bios. Bioskop artinya gambar hidup. Biologi ilmu yang mempelajari tentang makhluk hidup. Psuche adal...

Apa Maksudnya dengan CIPTAAN BARU DALAM KRISTUS?

Kor 5:17        Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang. Ayat di atas menyatakan bahwa kita adalah ciptaan baru di dalam Kristus. Tapi benarkah demikian?   Dan yang lama sudah berlalu? Sebab kata ‘sesungguhnya’ menunjukkan kita belum bisa melihat yang baru itu. Mari kita telaah. Ef 4:24            dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya. MANUSIA BARU kita telah   diciptakan menurut kehendak Allah SECARA SEMPURNA di dalam KEBENARAN DAN KEKUDUSAN YANG SESUNGGUHNYA yaitu DI DALAM KRITUS YESUS.   KEBENARAN DAN KEKUDUSAN INI TELAH TERUJI yaitu Yesus sendiri yang dalam rupa-Nya sebagai manusia – TELAH TERBUKTI SUDAH MENGALAHKAN DOSA DAN MAUT. Ef 2:10        ...

KUASA IKAT JANJI (Bagian 2)

Upper Room 180 - 4 Maret 2025 Dr. Jonathan David "Perjalanan ikat janji" adalah perjalanan di mana Allah membawa Abraham masuk ke dalam hubungan yang mendalam, di mana Allah menjadi sumbernya dan berjanji untuk menyertai serta mengubah segala sesuatu di mana pun Abraham berada. Dalam perjalanan ini, identitas Abraham tidak lagi didasarkan pada latar belakang lahiriahnya. Yesus mengatakan ini untuk menekankan bahwa hubungan spiritual berdasarkan ketaatan kepada kehendak Allah lebih penting daripada hubungan darah. Bahayanya adalah jika kita terlalu terikat pada kewajiban dan identitas lahiriah sehingga menghalangi kita untuk menyelesaikan tugas Tuhan. "Penebusan sejati" adalah pembebasan dari diri sendiri, ketakutan, pola pikir lama, dan identitas yang dibentuk oleh hal-hal duniawi. Identitas sejati kita ada di dalam Kristus, dan tujuannya adalah untuk semakin serupa dengan-Nya, melepaskan keakuan agar dapat memperoleh Kristus. Tuhan ingin mengubah bangsa-bangsa mel...

EIDO dan GINOSKO

Yohanes 4:10 Jawab Yesus kepadanya: *"Jikalau engkau tahu (eido) tentang karunia Allah dan siapakah Dia yang berkata kepadamu:*  Berilah Aku minum! niscaya engkau telah meminta kepada-Nya dan Ia telah memberikan kepadamu air hidup." Gbr: youtube.com Eido di sini artinya memiliki pengetahuan. Mungkin tau dari orang lain atau pernah melihat-Nya. Pernah mendengar khotbah atau melihat perbuatan dan mujizat yang Yesus lakukan. Mereka yang tidak memiliki pengetahuan disebut orang bodoh dan bahkan sebagai pelaku kejahatan, karenanya mereka menolak karunia Allah dan menolak Yesus yang diutus oleh-Nya. Orang bodoh tidak melihat apa yang disediakan Allah dan akan berakhir kepada hidup yang sia-sia walau sesukses apa pun di dunia ini menurut anggapan orang. Yohanes 1:11-12 1:11 Ia datang kepada milik kepunyaan-Nya, tetapi orang-orang kepunyaan-Nya itu tidak menerima-Nya. 1:12 Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu merek...

Preparing the Bride - Session 2

Persiapan gereja sebagai Mempelai Wanita Kristus untuk pernikahan dengan Anak Domba - Sesi 2 Ps. Djonny Tambunan Pada sesi ini papa membahas konsep menjadi kudus dan setia sebagai istri Kristus. Pembicara menekankan bagaimana Roh Kudus bekerja dalam diri orang percaya untuk mengatasi godaan dan mencapai kekudusan. Ia menarik garis paralel antara pencobaan yang dialami Y esus dan pencobaan yang dihadapi orang Kristen masa kini. Papa mengilustrasikan lebih jauh dengan tokoh Musa sebagai teladan keteguhan iman. Berikut adalah rangkumannya, yang akan membantu Anda memahaminya dengan mudah: Tujuan Tuhan dalam Hidup Orang Percaya : Tuhan berharap umat-Nya menjadi kudus dan mencapai kekudusan seperti Kristus. Ini bukan hanya menjadi umat Tuhan, tetapi juga menjadi kekasih atau istri-Nya. Untuk mencapai ini, Tuhan memberikan Roh Kudus. Peran Roh Kudus : Roh Kudus memberikan kemampuan untuk merespon kehendak Roh, bukan keinginan daging. Roh Kudus memberikan identitas bahwa orang percaya adal...

Kuasa Ikat Janji – bagian 4: Berjalan dalam Kemitraan

Kuasa Ikat Janji: Berjalan dalam Kemitraan dengan Tuhan Upper Room 182 – 18 Maret 2025 Dr. Jonathan David Khotbah ini menggunakan perjanjian Allah dengan Abraham sebagai contoh utama, menjelaskan bahwa ikat janji (covenant) itu melampaui iman manusia dan berakar pada sifat kesetiaan (faithfulness) Allah untuk menggenapi firman-Nya. Lebih lanjut, ditekankan bahwa keterlibatan aktif dan kepatuhan manusia dalam ikat janji, yang disimbolkan dengan sunat (peran kekuatan dan usaha sendiri manusia dikurangi), mengundang intervensi ilahi yang lebih besar dan memberdayakan umat beriman serta keturunan mereka. Khotbah ini mendorong pendengar untuk mempercayai Allah sepenuhnya dan hidup dalam keselarasan dengan kehendak-Nya sebagai mitra dalam ikat janji. Bagaimana Konsep  ikat janji mempengaruhi hubungan manusia dengan Tuhan? Konsep "kuasa ikat janji" secara fundamental mempengaruhi hubungan manusia dengan Tuhan dengan menjadikannya lebih dari sekadar hubungan biasa, melainkan se...

Preparing the Bride - Session 08

Karakteristik Gereja Sebagai Kekasih Tuhan - Sesi 08 Tema masih membahas tentang karakteristik gereja yang diidamkan Tuhan sebagai kekasih-Nya , menggunakan Kidung Agung dan perumpamaan bunga bakung di antara duri . Analogi utama yang digunakan adalah kisah Gadis Sunem dalam Kitab Kidung Agung dan hubungannya dengan Kekasihnya dan Raja Salomo. Membandingkan kecantikan lahiriah seorang gadis dengan keindahan batiniah yang dikerjakan oleh Tuhan sendiri , menekankan bahwa Allah lebih tertarik pada hati dan kesetiaan rohani daripada penampilan luar atau upaya manusia. Lebih lanjut, Kidung Agung mengilustrasikan prinsip ini melalui kisah Raja Salomo, gadis Sunem, pemilihan Daud sebagai raja, dan ajaran Yesus tentang bunga bakung di ladang , yang menunjukkan bahwa nilai sejati di mata Tuhan terletak pada kualitas batin yang ilahi . Kid 2:1 [Gadis Sunem] Bunga mawar dari Saron aku, bunga bakung di lembah-lembah. 2  —  [Salomo] Seperti bunga bakung di antara duri-duri, demikianlah m...

GALATIA 1:10-24 KELUAR DARI HIDUP YANG SIA-SIA

Galatia 1:10 Jadi bagaimana sekarang: adakah kucari kesukaan manusia atau kesukaan Allah? Adakah kucoba berkenan kepada manusia?  Sekiranya aku masih mau mencoba berkenan kepada manusia, maka aku bukanlah hamba Kristus. Sebagai seorang rasul Tuhan, Paulus mengambil SIKAP TEGAS untuk tidak mencari perkenanan manusia. Tujuannya adalah melakukan apa yang Tuhan perintahkan dan menggenapinya. gbr: knowing-jesus.com Ini adalah suatu MASALAH SERIUS dalam hubungan kita dengan Tuhan, sebab Ia adalah Allah yang cemburu. Ketika kita mulai mengandalkan orang dalam hidup kita atau dalam melayani Tuhan, maka kita akan mulai kehilangan pengharapan di dalam Tuhan. Saul sangat mengutamakan orang Israel dibandingkan Tuhan. Ketika Samuel terlambat sedikit datang ke Gilgal, Saul menjadi tidak taat dan mempersembahkan korban bakaran sendiri; karena ia melihat rakyat mulai meninggalkannya. Walau pun Samuel menegurnya dan mengecam perbuatannya yang bodoh, Saul tidak menyesal.  Saul juga...

Preparing the Bride - Session 04

Gereja sebagai Kekasih Tuhan Khotbah ini membahas karakteristik gereja yang ideal menurut pandangan Tuhan. Kitab Kidung Agung menjadi fokus utama kita untuk menganalisis hubungan antara mempelai wanita dan kekasihnya sebagai analogi untuk hubungan antara gereja dan Kristus. Kita akan melihat perbandingan Adam pertama dan Adam terakhir dari 1 Korintus, serta peran wanita dalam kejatuhan dari 1 Timotius, untuk menekankan pentingnya kesetiaan dan ketahanan gereja terhadap godaan. Selain itu khotbah ini menggali peran Kristus sebagai Gembala melalui berbagai ayat Perjanjian Lama dan Baru, menyoroti kasih dan pengorbanan-Nya bagi umat-Nya. Tema Utama: Karakteristik Kehidupan Gereja yang Diharapkan Tuhan sebagai Kekasih-Nya Pendahuluan: Pembahasan ini penting bagi pengikut Tuhan dan umat-Nya. Tujuan Tuhan lebih dari sekadar menyelamatkan; Ia ingin gereja menjadi kekasih-Nya yang sejati dan hidup manunggal dengan-Nya. Firman Tuhan (Rhema) membimbing perjalanan iman. Gereja sebagai Kekas...

ROMA 15:1-7

MENANGGUNG KELEMAHAN ORANG YANG TIDAK KUAT 15:1 Kita, yang kuat, wajib menanggung kelemahan orang yang tidak kuat dan jangan kita mencari kesenangan kita sendiri. 15:2 Setiap orang di antara kita harus mencari kesenangan sesama kita demi kebaikannya untuk membangunnya. 15:3 Karena Kristus juga tidak mencari kesenangan-Nya sendiri, tetapi seperti ada tertulis: "Kata-kata cercaan mereka, yang mencerca Engkau, telah mengenai aku." 15:4 Sebab segala sesuatu yang ditulis dahulu, telah ditulis untuk menjadi pelajaran bagi kita, supaya kita teguh berpegang pada pengharapan oleh ketekunan dan penghiburan dari Kitab Suci. 15:5 Semoga Allah, yang adalah sumber ketekunan dan penghiburan, mengaruniakan kerukunan kepada kamu, sesuai dengan kehendak Kristus Yesus, 15:6 sehingga dengan satu hati dan satu suara kamu memuliakan Allah dan Bapa Tuhan kita, Yesus Kristus. 15:7 Sebab itu terimalah satu akan yang lain, sama seperti Kristus juga telah menerima kita, untuk kemulia...