Langsung ke konten utama

Panggilan Yang Lebih Tinggi





Kita semua terpanggil untuk kerajaanNya dan untuk Tuhan. Tuhan itu untuk semua orang, tapi kerajaanNya tidak untuk semua orang. Kita harus mengerti panggilan Tuhan dan juga ada panggilan kerjaaanNya. 





Kita harus berhati-hati. Kebanyakan kehidupan kit a tidak memenuhi syarat. Kerajaannya itu hanya bagi anak-anakNya, tidak cukup hanya percaya saja, tapi harus menjadi putra-putraNya, sehingga kita masuk dalam kategori itu. Kita harus hidup memenuhi persyaratan tersebut.
Kita tidak ingin benih si jahat selalu di tabur dalam hidup saya saya berusaha menggagalkan hal demikian. Itu sebabnya  saya punya banyak teman, saudara, sahabat. Maka sangat penting sekali untuk  menjagai hidup kita. Hidup menurut kebenaran  Firman Tuhan. Jangan ijinkan sedikitpun  juga keadaan yang  tidak kita sukai, keadaan yang  saudara tidak harapkan , itu sebenarnya keadaan untuk menabur benih.
Kita harus percaya demikian, bahwa Tuhan itu untuk semua orang, tapi kerajaanNya tidak. Kita hidup untuk Tuhan demi kerajaanNya untuk kita. Ada panggilan yang lebih tinggi. Banyak orang yang merasa panggilan Tuhan itu yang tertinggi. Tapi panggilan Tuhan itu progress. Ada tingkatannya. Bukan hanya untuk terima Tuhan Yesus, bukan hanya untuk bertobat dan masuk sorga.  Panggilan kita pasti lebih dari itu. Ada panggilan untuk masa yang akan datang. Ada tujuan yang lebih lagi.
Sama dengan saudara. Ketika saudara lahir, papa mama senang. Tapi bukan itu tujuannya. Lalu saudara disekolahkan dari TK, SD, SMP dan seterusnya. Orang tua kita punya tujuan yang lain. Mungkin kita harus menjadi sarjana. Kita merasa menjadi sapi perah orangtua. Tapi ternyata orangtua mempunyai tujuan yang lain lagi. Mungkin kau disuruh cari jodoh. Wah…. Ternyata ada siklus yang terus berputar. Tapi kita tau di rumah ini, ada tujuan yang lebih tinggi lagi. Ada dasar yang lebih tinggi lagi. Jadi kita harus tau hal seperti itu.
Ketika manusia diciptakan menurut gambar dan rupa Tuhan. Tuhan menginginkan kita berkuasa, merepresentasi kan Tuhan di muka bumi. Bumi ini pijakan dan merupakan perwujudkan langkah-langkah Tuhan. Apa yang kalian lihat sekarang tidak sesuai dengan langkah-langkah Tuhan. Saudara harus berkuasa mengubahkannya supaya menjadi sama seperti langkah-langkah Tuhan. Bumi tumpuan kaki Tuhan. Itu sebabnya semua itu harus diubahkan. Tujuan kita diciptakan menguasai bumi dan merepresentasikan Tuhan di bumi ini. Kita menjadi ambasador-ambasador Tuhan.
Kantor kedutaan selalu dijaga oleh militer. Kedutaan adalah wilayah negara tersebut. Tidak semua orang masuk di dalamnya, bahkan pejabat negara tersebut harus diseleksi dan di scanning ketika mau masuk. Kalian juga seperti dutabesar dan hidup di area itu. jangan takut dan lemas hati, karena selama engkau merepresentasikan engkau akan tetap terlindung. Kau sedang melakukan tujuan Tuhan. Ketika Shah Iran, Reza Pahlevi jatuh, mereka orang-orang kedutaan terlindung dari kedutaan sampai ke bandara. Kalian wakil-wakil Tuhan di muka bumi ini, jadi ada perlindungan.
Kemudian manusia jatuh dalam dosa dan tidak lagi mampu merepresentasikan Tuhan. Manusia merepresentasikan dirinya sendiri.  Itu sebabnya Kain membunuh Habel. Kain lari dari hadirat  Tuhan. Lalu Kain membangun sebuah kota yang bernama Henokh. Bukan Henokh yang berjalan bersama Tuhan. Kej 4 : 16

Kota itu berbenteng untuk menjaga / menjadi tempat perlindungan. Henokh takut, padahal tidak ada yang ingin membunuhnya. Terjadi pergeseran rohani. Mereka membangun demi kesejahteraan sendiri.
Adam mendapat anak Sem. Dari keturunan Sem lahir orang-orang benar. Lahir Nuh dan lahir Henokh yang bisa berjalan dan merepresentasi kan Tuhan. Lahir Seth. Keturunannya Metusalah yang berumur 969 tahun. Itu masih kurang 31 tahun untuk mencapai 1 harinya Tuhan = 1000 tahun. Pada hari kau memakan buah itu, pasti kau mati. Tidak ada yang manusia yang berumur 1 hari.
Manusia bisa berkuasa dan menghukum bumi ini dari keturunan Sem. Tuhan memulai dari Adam dan Hawa. Lalu Tuhan menghukum bumi ini dan memulainya lagi dengan 8 orang. Mulai dengan 2 orang dan gagal. Bagaimana dengan 8 orang itu. Nuh kemudian mabuk. Ham melihatnya telanjang. (kej 9:24). Nuh mengutuk Kanaan, yaitu keturunan Ham. Yang berbuat salah adalah Ham, tapi yang kena kutuk adalah Kanaan. Jadi berhati-hatilah. Hidup benar di hadapan Tuhan adalah untuk Tuhan dan untuk menyelamatkan generasi yang berikutnya. Ketika kau hidup benar, otomatis generasi berikutnya akan selamat.
Dosa mulai masuk lagi pada generasi ini. Beruntunglah Tuhan tidak pernah berubah. Dia tetap memberikan kuasa atas manusia. Dirimu sakit dan berubahlah keadaanmu. Kantongmu mulai habis. Kau berubah, tapi ada yang tidak berubah yaitu Tuhan. Meskipun kau merasa Ia tidak mendengar doamu, Ia tetap Tuhan. Kita merasa Tuhan tidak mengasihi kita lagi, karena doa kita tidak dijawab lagi. Hati-hati. Tuhan tidak berubah, tapi kau terus berubah karena keadaan. Tanamkan dalam dirimu, Ia tidak pernah berubah. Apa pun keadaanmu Ia tidak pernah berubah. Itulah yang harus jadi iman saudara. Jika Tuhan berubah-ubah, hidupmu akan fatal. Tuhan tidak pernah ‘moody’.
Nuh itu profetis. Walau pun ia mengutuk Kanaan, itu artinya ada sesuatu dan ada kuasa yang menentang Kanaan. Israel keluar dari Mesir. Kanaan jadi hamba bagi saudara-saudaranya: Sem dan Yafet. Urutannya adalah: Sem, Ham dan Yafet. Tapi ayat ke24 dikatakan:
(Gen 9:24)  Setelah Nuh sadar dari mabuknya dan mendengar apa yang dilakukan anak bungsunya kepadanya,

Sekarang Ham menjadi bungsu. Jadi posisi rohanimu menentukan siapa engkau. Ham menjadi yang bungsu. Ada celah pada generasi ini. Ada celah untuk menaklukkan. Israel harus menaklukkan Kanaan. Kanaan artinya kerajaan dunia. Simbol kerajaan dunia. Israel adalah umat Tuhan dan gereja. Taklukkan itu. Dunia membangun dengan cara yang berbeda. Bukan seperti langkah Tuhan. Saudara harus menjadi keturunan Sem. Tuhan tidak pernah berobah dan itu membesarkan hatiku. Aku jadi kuat. Apa yang diperkatakan dan diucapkannya tidak pernah gagal. Pasti berhasil. Apa yang diucapkanNya pasti berhasil. Kanaan adalah orang yang beroperasi menaklukkan bumi ini dengan cara-cara dunia. Kalian tidak boleh hidup di antara semak duri; yaitu menurut prinsip-prinsip dunia. Misalkan: jika kau tidak sekolah, kau tidak berhasil. Pendidikan artinya pendidikan dari Tuhan. Ada potensi dalam hidup saudara. Saudara harus sadar akan hal ini. Itu sebabnya papa dan mum kadang memeriksa catatan khotbah saudara; hanya untuk membuat kau sadar dan membuktikan ada potensi dalam hidup saudara.
Kerajaan dunia makin kuat. Muncul Nimrod; dengan hi-tech. Tapi Tuhan tidak pernah gagal.
Dari garis keturunan Sem lahir Terah. Kej 11:
(Gen 11:24)  Setelah Nahor hidup dua puluh sembilan tahun, ia memperanakkan Terah.

(Gen 11:25)  Nahor masih hidup seratus sembilan belas tahun, setelah ia memperanakkan Terah, dan ia memperanakkan anak-anak lelaki dan perempuan.

(Gen 11:26)  Setelah Terah hidup tujuh puluh tahun, ia memperanakkan Abram, Nahor dan Haran.

(Gen 11:27)  Inilah keturunan Terah. Terah memperanakkan Abram, Nahor dan Haran, dan Haran memperanakkan Lot.

(Gen 11:28)  Ketika Terah, ayahnya, masih hidup, matilah Haran di negeri kelahirannya, di Ur-Kasdim.

(Gen 11:29)  Abram dan Nahor kedua-duanya kawin; nama isteri Abram ialah Sarai, dan nama isteri Nahor ialah Milka, anak Haran ayah Milka dan Yiska.

(Gen 11:30)  Sarai itu mandul, tidak mempunyai anak.

(Gen 11:31)  Lalu Terah membawa Abram, anaknya, serta cucunya, Lot, yaitu anak Haran, dan Sarai, menantunya, isteri Abram, anaknya; ia berangkat bersama-sama dengan mereka dari Ur-Kasdim untuk pergi ke tanah Kanaan, lalu sampailah mereka ke Haran, dan menetap di sana.

(Gen 11:32)  Umur Terah ada dua ratus lima tahun; lalu ia mati di Haran.

Kanaan menjadi hot-spotNya Tuhan. Titik panas Tuhan untuk penggenapan ucapan Tuhan di Taman Eden: berkuasalah. Nuh berkata: terkutuklah Kanaan. Kanaan akan diperintah dan dikuasai. Janji Tuhan makin dirinci, menjadi detail. Ada garis keturunan dari Sem dan Yafet. Keturuan mereka akan bergabung. Dari Terah mereka melakukan eksodus dari Ur-Kasdim. Mereka menuju Tanah Kanaan, yaitu titik penggenapan. FirmanNya tidak berubah. Saudara harus hidup demikian; mendekati titik penggenapan. Namun Terah terhenti di Haran.
(Gen 12:1)  Berfirmanlah TUHAN kepada Abram: "Pergilah dari negerimu dan dari sanak saudaramu dan dari rumah bapamu ini ke negeri yang akan Kutunjukkan kepadamu;

(Gen 12:2)  Aku akan membuat engkau menjadi bangsa yang besar, dan memberkati engkau serta membuat namamu masyhur; dan engkau akan menjadi berkat.

(Gen 12:3)  Aku akan memberkati orang-orang yang memberkati engkau, dan mengutuk orang-orang yang mengutuk engkau, dan olehmu semua kaum di muka bumi akan mendapat berkat."

(Gen 12:4)  Lalu pergilah Abram seperti yang difirmankan TUHAN kepadanya, dan Lotpun ikut bersama-sama dengan dia; Abram berumur tujuh puluh lima tahun, ketika ia berangkat dari Haran.

Terah tidak mencapai titik penggenapan, walau pun ia yang pertama mendapat panggilan Tuhan.
Ini yang Tuhan lakukan dalam hidup saudara:
1. Panggilan pribadi.
Setiap saudara harus berurusan dengan panggilan pribadi Tuhan. Setiap orang  muda terpanggil oleh Tuhan melalui orang-tuamu, tapi Ia mengg secara pribadi. Yes 41:1-2 Abraham dipanggil seorang diri.
Kis 7:1-4
(Act 7:2)  Jawab Stefanus: "Hai saudara-saudara dan bapa-bapa, dengarkanlah! Allah yang Mahamulia telah menampakkan diri-Nya kepada bapa leluhur kita Abraham, ketika ia masih di Mesopotamia, sebelum ia menetap di Haran,

(Act 7:3)  dan berfirman kepadanya: Keluarlah dari negerimu dan dari sanak saudaramu dan pergilah ke negeri yang akan Kutunjukkan kepadamu.

(Act 7:4)  Maka keluarlah ia dari negeri orang Kasdim, lalu menetap di Haran. Dan setelah ayahnya meninggal, Allah menyuruh dia pindah dari situ ke tanah ini, tempat kamu diam sekarang;

Abraham dipanggil ketika Terah sudah mati. Kej 11:26

(Gen 11:26)  Setelah Terah hidup tujuh puluh tahun, ia memperanakkan Abram, Nahor dan Haran.

(Gen 11:32)  Umur Terah ada dua ratus lima tahun; lalu ia mati di Haran.

Abram berumur 75 tahun ketika Tuhan memanggilnya. Pada waktu itu umur Terah secara fisik 145 tahun. Secara fisik Terah masih hidup, tapi ia dianggap mati oleh Stefanus, karena Terah sudah mati dari panggilan Tuhan sejak umurnya 145 tahun pada waktu di Haran.  Terah tidak pernah mengalami panggilan pribadi. Kau anak muda harus menyadari ada di tempat ini untuk mendapatkan panggilan pribadi dan tidak ikut-ikutan.

2. Mengeluarkan saudara dari faktor lahiriah. Kej 12:1

(Gen 12:1)  Berfirmanlah TUHAN kepada Abram: "Pergilah dari negerimu dan dari sanak saudaramu dan dari rumah bapamu ini ke negeri yang akan Kutunjukkan kepadamu;

Sarai itu istri Abram, tapi ia juga adiknya sendiri. Satu ayah lain ibu. Faktor lahiriah tidaklah cukup.

Kej 11:27; Mat 1:32

English “begot”; Indonesian “memperanakan”. Begot artinya bukan hanya memperanakan secara lahiriah. Begot artinya membentuk jatidiri generasi berikutnya dan langkah-langkah hidup generasi berikutnya; melalui benih kehidupan dari generasi pendahulunya.

 Apa itu yang disebut membentuk dan menetapkan langkah-langkah?
·        Cara berpikir
·        Pola hidup
·        Doktrin dan keyakinan
·        Ikat-janji
·        Sistem nilai kehidupan

Terah begot Abram. Jatidiri Abram berasal dari Terah. Itu sebabnya Abram keluar dari panggilan lahiriah Terah. Kau harus merespon panggilan berikutnya, keluar dari doktrin, cara hidup yang lama, sistem nilai yang lama. Bangun menurut rumah rohani, menurut rumah Tuhan, bukan dari rumah lahiriah. Rumah rohani melindungi dirimu. Jangan malu mengatakan memiliki bapa rohani. Orangtua mengajarkan yang baik. Rumah rohani mengajarkan yang benar. Jangan tinggalkan yang baik. Lakukan yang baik yang berasal dari kebenaran.

Kej 17:4,10,11,12
Tuhan membuat ikat janji yang baru kepada Abraham. Tuhan menginginkan kita memiliki ‘rumah’ yang baru. Rumah artinya kehidupan yang baru, ikat-janji yang baru. Kau harus membangun menurut rumah rohani. Jika tidak kau akan gagal masuk ke dalam kerajaannya.

Yer 1:17 Dari rahim ibuku aku dibentuk…Pertama dari faktor lahiriah; orangtua harus membawa anak keluar dari faktor lahiriah.

20Jun2015 psDjonny

Postingan populer dari blog ini

Upper Room 34 - DR. Jonathan David

  25-01-2022   Anugerah Untuk Memerintah (GRACE TO GOVERN) Pendahuluan – oleh Ps. Cyrus Mat 13:23 Yang ditaburkan di tanah yang baik ialah orang yang mendengar firman itu dan mengerti, dan karena itu ia berbuah, ada yang seratus kali lipat, ada yang enam puluh kali lipat, ada yang tiga puluh kali lipat." Problemnya bukan pada kebutuhan tapi pada tanahnya. Jika tanahnya baik, benih akan tumbuh, sebab ada aliran air, karena ada benih yang cerdas yang telah diprogram (dengan pengertian dan hikmat). Kuasa dan kekuatan serta kasih karunia tersembunyi di dalam FT (logos) itu.   Tanah hanya memerlukan kondisi, tidak memerlukan edukasi oleh karena digerakkan oleh sesuatu (Firman dan Roh Kudus) dari dalam yang dipanggil terang Tuhan dan pribadi Tuhan sendiri (Yoh 1:1).   Mengapa tidak kita menerima firman-Nya dan perkataan-Nya dari pribadi Tuhan (YHWH) sendiri. Banyak orang yang suka mendengarkan khotbah yang baik, tapi Kerajaan Allah dan pemerintahan-Nya tidak tertam...

KEHIDUPAN ZOE Kehidupan Yang Berkelimpahan

Kehidupan Berkualitas Yang Yesus Berikan Yoh 10:10 Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup,    dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. gbr: opernarmautralia.org Yesus datang supaya kita akan memiliki kehidupan yang melampaui arus seluruh aspek kehidupan, lebih dari cukup, mencapai setiap bagian dari roh manusia kita, setiap bagian dari alam jiwa kita, pikiran, kehendak dan emosi, mencapai setiap bagian dari tubuh fisik kita, mencapai setiap bagian dari keuangan kita, hubungan dan semua yang berkaitan dengan kehidupan duniawi dan kehidupan spiritual kita. Dalam bahasa Yunani,   ada tiga kata yang berbeda -bios, psuche, dan zoe- diterjemahkan sebagai "hidup", dan masing-masing memiliki arti yang berbeda. Bios – adalah kehidupan biologis kita. Semua makhluk hidup memiliki bios. Bioskop artinya gambar hidup. Biologi ilmu yang mempelajari tentang makhluk hidup. Psuche adal...

Kepenuhan Kristus

SATE 17 October 2020     Bacalah terlebih dahulu : I Petrus 2:21, Efesus 1:23, Efesus 4:11-13 Dalam kehidupan Yesus sebagai manusia, Ia telah menjadi teladan. Dan Alkitab pun menuliskan bahwa kita harus hidup dalam kepenuhan Kristus, namun yang sering menjadi persoalan adalah kita tidak pernah melihat Yesus hidup sebagai manusia. Itu sebabnya dalam kedaulatanNya, Tuhan telah memilih orang-orang tertentu yang dapat Ia munculkan sebagai bapa rohani agar menjadi model yang terlihat dan kita pun makin bisa mengerti bagaimana mengalami kepenuhan Kristus melalui bapa rohani yang ada. Tapi ada hal yang harus kita ketahui mengenai konsep bapa rohani ini, bahwa tidak semua orang yang mengajarkan Firman Tuhan dapat disebut sebagai bapa rohani. Karena seseorang yang Tuhan munculkan menjadi bapa rohani, sudah pasti memiliki kualitas tertentu dalam hidupnya dan tentunya telah melalui berbagai proses Tuhan. Sehingga di dalam kedaulatan Tuhan, sang bapa rohani bisa dikenali oleh anak-an...

GUNUNG RUMAH TUHAN ALLAH YAKUB

SESI 7 – TLC 2017 – Ps. Djonny Tambunan  – 23-26 Des 2017 I. SEMUA DIMULAI DARI RUMAH TUHAN Mikha 4 gbr:youtube.com Akan terjadi pada hari-hari yang terakhir: gunung rumah TUHAN akan berdiri tegak mengatasi gunung-gunung dan menjulang tinggi di atas bukit-bukit; bangsa-bangsa akan berduyun-duyun ke sana ,  Mic 4:1 dan banyak suku bangsa akan pergi serta berkata: "Mari, kita naik ke gunung TUHAN, ke rumah Allah Yakub, supaya Ia mengajar kita tentang jalan-jalan-Nya dan supaya kita berjalan menempuhnya; sebab dari Sion akan keluar pengajaran, dan firman TUHAN dari Yerusalem."  Mic 4:2 <<<< PEKERJAAN DAHSYAT OLEH ROH KUDUS DIMULAI DARI RUMAH TUHAN >>>> SION = sunny = bright = cerah. Ketika SION dimunculkan kita tidak lagi memerlukan matahari natural. Semua kehidupan akan diterangi baik pada waktu malam mau pun pada waktu siang. Yang akan meneranginya adalah Sion. Yes 2:1 Yesaya menjelaskan lagi siapa yang dimaksu...

Dimensi Tuhan

Ukuran-ukuran Tuhan by ps. Djonny Tambunan 17-Jan-2016 Ukuran-ukuran Tuhan itu tidak pernah bisa ditawar. ukuranNya pasti. Apa pun kondisi kita, Dia tidak pernah mengubahnya. Kita pun mencari yang pasti. Jangan berjalan menurut ukuran kita, semau kita. Tanpa mencapai ukuran Tuhan kita tidak akan berkenan di hadapan Tuhan. Wahyu 11 (Rev 11:1)   Kemudian diberikanlah kepadaku sebatang buluh, seperti tongkat pengukur rupanya, dengan kata-kata yang berikut: "Bangunlah dan ukurlah Bait Suci Allah dan mezbah dan mereka yang beribadah di dalamnya. Ada 3 hal yang selalu diukur oleh Tuhan, yaitu hal-hal yang rohani. Dia mengukur aspek-aspek rohani, bukan seberapa tinggi pendidikanmu, bukan seberapa banyak hartamu. Dia memiliki standar untuk diri kita yang harus bisa capai. Targetnya bukan supaya kita sama seperti Dia bisa menciptakan langit dan bumi yang baru. Bukan itu. Setiap orang yang tidak mencapai ukuran Tuhan, akan kehilangan perkenananNya. Sangat penting buat kita u...

Fokus kepada Dia yang sedang berkata-kata

SATE 21 October 2020 – **   Bacalah terlebih dahulu: Efesus 4:23-24, Yohanes 4:21-23 Dalam ayat ini, Paulus menasihatkan anggota-anggota jemaat, supaya mereka jangan hidup (= mêketi peripatein) lagi sama seperti orangorang kafir (yang tidak mengenal Allah). Tuhan mau adanya perubahan dari manusia lama menuju manusia baru. Yang awalnya hidup di bawah belenggu manusia lama menuju kepada kemerdekaan yang dibentuk di dalam format manusia baru dan dicipta menurut kehendak Allah dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya. Tetapi antara kondisi manusia lama menuju manusia baru dibutuhkan proses pembaharuan yang terus-menerus. Roh yang dulunya mati, terbelenggu dosa dan tidak dapat bersekutu dengan Allah yang adalah Roh, kini dimerdekakan. Sehingga ketika kita berdoa dan memuji Tuhan, maka pujian terhadap Allah tersebut keluar dari roh yang sungguh-sungguh sudah diperbaharui menuju Roh yang sejati, yaitu Allah. Ini yang dikatakan oleh Yesus ketika Ia bertemu dengan perempuan Samaria. ...

Perpuluhan Dan Keimamatan Melkisedek

 Mari kita bahas dan renungkan bersama-sama bagian Firman Tuhan ini: Ayat-ayat Kunci: Kejadian 14:17 Setelah Abram kembali dari mengalahkan Kedorlaomer dan para raja yang bersama-sama dengan dia, maka keluarlah raja Sodom menyongsong dia ke lembah Syawe, yakni Lembah Raja. 18 Melkisedek, raja Salem, membawa roti dan anggur; ia seorang imam Allah Yang Mahatinggi. 19 Lalu ia memberkati Abram, katanya: "Diberkatilah kiranya Abram oleh Allah Yang Mahatinggi, (diberkatilah kiranya Abramnya Allah Yang Mahatinggi) Pencipta (PEMILIK = Yang EMPUNYA) langit dan bumi, 20 dan terpujilah Allah Yang Mahatinggi, yang telah menyerahkan musuhmu ke tanganmu." Lalu Abram memberikan kepadanya sepersepuluh dari semuanya. 21 Berkatalah raja Sodom itu kepada Abram: "Berikanlah kepadaku orang-orang itu, dan ambillah untukmu harta benda itu." 22 Tetapi kata Abram kepada raja negeri Sodom itu: "Aku bersumpah demi TUHAN, Allah Yang Mahatinggi, Pencipta (Yang EMPUNYA) ...

Membangun Sion Membentuk Ulang Kota - oleh Dr. Jonathan David

Ringkasan Khotbah: "Membangun Sion Membentuk Ulang Kota"  16082022  the Upper Room Kembalilah, hai anak-anak yang murtad, demikianlah firman TUHAN, karena Aku telah menjadi tuan atas kamu! Aku akan mengambil kamu, seorang dari setiap kota dan dua orang dari setiap keluarga, dan akan membawa kamu ke Sion.  Yeremia 3:14   Khotbah ini membahas visi tentang pembangunan kembali Sion sebagai inti dari pemulihan kota dan kehidupan umat Tuhan. Dr. Jonathan David menguraikan bagaimana Tuhan sedang bergerak secara aktif untuk membangun Sion, yang bukan hanya sekadar tempat, melainkan juga sebuah dimensi rohani di mana kehadiran, kuasa, dan otoritas Allah termanifestasi. Khotbah dimulai dengan penekanan pada pentingnya mendengar suara Tuhan dan mengasihi kebenaran-Nya. Dr. Jonathan David menyatakan bahwa tanpa kedua hal ini, akan ada kekacauan. Ia juga menekankan tentang karunia-karunia Roh Kudus yang diperlukan, seperti pewahyuan, pengertian, dan hikmat  untuk dapat menge...

Apa Maksudnya dengan CIPTAAN BARU DALAM KRISTUS?

Kor 5:17        Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang. Ayat di atas menyatakan bahwa kita adalah ciptaan baru di dalam Kristus. Tapi benarkah demikian?   Dan yang lama sudah berlalu? Sebab kata ‘sesungguhnya’ menunjukkan kita belum bisa melihat yang baru itu. Mari kita telaah. Ef 4:24            dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya. MANUSIA BARU kita telah   diciptakan menurut kehendak Allah SECARA SEMPURNA di dalam KEBENARAN DAN KEKUDUSAN YANG SESUNGGUHNYA yaitu DI DALAM KRITUS YESUS.   KEBENARAN DAN KEKUDUSAN INI TELAH TERUJI yaitu Yesus sendiri yang dalam rupa-Nya sebagai manusia – TELAH TERBUKTI SUDAH MENGALAHKAN DOSA DAN MAUT. Ef 2:10        ...

The House of Shem (Kemah-kemah Sem)

Dari sejarah yang disebutkan di Alkitab, inilah gineologi dari Adam ke Yusuf. Kelihatannya peta ini disusun dari Kej 5:1-32 dan dilanjutka ke Kej 11:10-26 seperti yang Musa tuliskan.  PRA AIR BAH Dari "peta" gineologi ini dapat dengan mudah kita melihat karya Tuhan yang luarbiasa. Semua generasi terhubung dengan orang-orang strategis Tuhan secara luarbiasa. Kita melihat hubungan 3 generasi: Henokh, Metusalah dan Lamekh. Juga hubungan 3 generasi berikutnya antara: Metusalah, Lamekh dan Nuh. Disusul dengan hubungan antara 3 generasi: Lamekh, Nuh dan Sem.  Ini seperti pola yang Allah sediakan untuk menjaga kesinambungan warisan rohani yang kekal (legacy). Pola 3 generasi dalam satu kemah ini menjamin warisan menjadi pusaka - inheritance to heritage legacy. Bahkan Sem juga terhubung dengan Metusalah, anak dari Henokh. Maka, tidak heran Sem menjadi sangat luarbiasa.  Warisan menggambarkan aset yang diwariskan orangtua kepada anak laki-lakinya, sedangkan pusaka mengacu pada anu...