Langsung ke konten utama

Upper Room 2 - DR. Jonathan David

Menjalani kehidupan Roh

Living the life of the Spirit

Pendahuluan

Kita tidak boleh pasif dan membiarkan hari-hari berlalu tanpa arti. di masa pandemi yang sudah 1,5tahun lewat harusnya terus menantikan Tuhan dan mengharapkan terjadi sesuatu yang luarbiasa. Kita harus tau apa yang Tuhan sedang kerjakan menurut agenda-Nya di waktu-waktu ini. Tidak cukup hanya mengenal Tuhan, tanpa mengetahui apa yang sedang dikerjakan-Nya. Dan Ia telah sampaikan kepada nabi dan rasul-Nya apa yang sedang dan segera terjadi di bukan Apri-September 2021 ini. Kita harus menjadi bagian dari apa yang Tuhan kerjakan. Jika kita tidak menantikan Tuhan dan membiarkan diri kita dibawa oleh pemikiran sendiri, yang dipengaruhi oleh opini orang atau dari media, maka apa yang ada pada kita dan kita terima selama ini, otomatis akan hilang dan diambil. Jangan biarkan selama zoom untuk ibadah / komsel itu tanpa kita alami benih yang mengandung kuasa dari firman lewat dan diambil oleh setan di pinggir jalan.

 

Tuhan sedang mempersiapkan terlebih dulu umat-Nya untuk menghadapi sesuatu yang lebih besar. Untuk sebagian besar dari kita, kita telah memasuki awal dari masa lembu kurus; sebab masa kelimpahan lembu tambun telah berakhir. Sebagian di antara kita tetap berada di masa kelimpahan dan menerima lebih lagi untuk tujuan Tuhan berdasarkan kasih-karunianya. Mereka telah menghancurkan roh kelemahan dan roh kemiskinan dan Tuhan telah melepaskan mereka sebagai instrumen pilihan-Nya untuk terjadinya transfer ekonomi dan kekayaan.

Tapi yang dikehendaki Tuhan supaya semua kita bisa menyeberang dan masuk ke musim Tuhan atau masa yang baru. Siap atau tidak semua harus menyebrang. Saya tidak mau tertinggal dan tidak mengalami musim Tuhan yang baru. Sesuatu yang segar dan yang supranatural Tuhan akan segera berikan di antara April sampai September 2021 ini supaya kita mengalami naik ke level yang baru di segala aspek, masuk ke dimensi yang baru bersama Roh Kudus; supaya kita dapat menjadi jawaban bagi dunia ini,  sebagai gereja membawa berkat Abraham sampai kepada bangsa-bangsa.

 

Jangan hanya berdiam diri dan merasa senang, karena tidak harus hadir di gereja, tidak harus memberikan persembahan dan perpuluhan. Saya dan semua saudara harus tetap teguh memegang apa yang sudah kita dapatkan sejak kita dilahirkan kembali ke dalam Kerajaan Sorga dan dikaruniakan Roh Kudus. Pertahankan apa yang sudah ada di dalam, yang sudah terbangun di dalam, sudah harus menjadi karakter dan bagian yang normal dalam hidup kita sehari-hari. Jika tidak, kita harus segera bertobat dan kembali kepada Firman. Sebab perkataan ini sudah tergenapi dan terbukti: Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah." Mat 4:4

Pp. Jonathan David

Di hari-hari ini banyak sekali orang mengalami kegoncangan dan banyak yang tidak dapat bertahan, karena hanya mendapatkan suplaian roti saja, tapi tidak mendapatkan perkataan Allah, membuat ketimpangan dan kegoncangan.

Orang percaya yang tidak memiliki pewahyuan, pengertian dan hikmat; tidak akan mempunyai kekuatan untuk bertindak. Baik rombongan nabi yang di Gilgal mau pun rombongan nabi yang di Yerikho, tidak seperti Elisa. Rombongan nabi hanya tau bahwa Elia akan diangkat Allah ke sorga, tapi Elisa memiliki pengertian dan hikmat yang berbeda; karena dia telah menerima pewahyuan mengenai pengangkatan Elia. Selama 14 tahun Elisa telah mengabdikan diri kepada Elia. Dia tau sesuatu yang berharga telah terbangun dalam hidupnya Elia seumur hidupnya di mana Elia berdiri dan melayani Tuhan. Rombongan nabi itu hanya bisa mengamat-amati, tidak seperti Elisa yang selalu mengikuti Elia dan mendorong dirinya sendiri terus mengikuti kemana pun Elia pergi sampai ia terangkat ke sorga.

 

Papa Jonathan mendapatkan penglihatan tentang bola-bola api. Beliau melihat bola-bola minyak yang seketika berobah menjadi bola-bola api. Saat bola-bola api itu turun ke bumi, bola-bola itu mulai bergerak dengan lebih cepat. Dan bola-bola itu kembali menjadi cair dan turun ke atas semua orang yang berkumpul di tempat itu. Dan ketika minyak turun atas mereka, mereka menemukan bahwa mereka memakai pakaian imam besar. Saya percaya inilah maksud dari penglihatan itu.

Pencurahan Roh Kudus dimulai saat hari Pentakosta 2000 tahun yang lalu. Dan ada suatu waktu saat kepenuhan Roh dilepaskan atas bumi ini. Dilepaskannya minyak Tuhan secara supranatural akan memenuhi hidupmu, sehingga pengurapan itu akan lebih dan lebih besar lagi dan lebih kuat lagi.  Roh Kudus akan melepaskan dimensi ini ke dalam hidup kita.  Ketika hati kita terbuka seperti ini dan kita sungguh merindukan di dalam roh, maka ini waktunya yang mendesak dimana sorga mencurahkan frekuensi yang harus kita tangkap. Pengurapan ganda yang turun atas kita seperti yang tercurah atas mereka dan mereka dapatkan diri mereka memakai jubah imam besar.

Ini adalah awal dari musim yang upbaru dari Tuhan; yang akan menyingkapkan dekade ganda dari destiny dan dekade ganda sorga yang terbuka.

Penglihatan yang pp Jonathan lihat adalah Tuhan bekerja di dalam dan melalui hidup kita. Tuhan bekerja dalam segala keadaan, bahkan dalam masa pandemi Covid-19.  Dia tidak menghentikan rencana-Nya atas hidup kita.

Kita sudah melewati pandemi 1,5 tahun dan visi ini menjadi semakin jelas dan lebih jelas. Ia membentuk patron ilahi dalam hidup kita. Ia menaruhkan hidup-Nya di dalam kita; juga kuasa-Nya di dalam kita. Ia mengajarkan kita untuk menerobos. Ada patron dan juga ada penyelarasan frekuensi di dalam roh kita. Dan di dalam waktu tuaian akhir ini di waktu kita, patron itu menjadi sangat jelas, menjadi blueprint. Blueprint dan patron ini akn mendesain ulang gaya hidup kita.

Dalam waktu dua dekade sorga terbuka ini pelayan-pelayanan strategis akan terbuka kembali. Sebab Tuhan telah membuka gudang persenjataan-Nya. Apa yang dilakukan para pelayan strategis Tuhan dimasa terdahulu seperti Charles Finney, orang strategis seperti Edward Johnson, Katryn Kullman telah kembali kepada Tuhan. Selama hidupnya para pahlawan iman ini telah membentuk mantel-mantel dan itu dikembalikan kepada Tuhan, dikumpulkan, diseleksi dan disimpan di gudang persenjataan Tuhan (armory). Yang membentuk mantel-mantel itu adalah kehidupan mereka, pelayanan mereka, gaya hidup, posisi rohani mereka, kasih-karunia mereka, anugerah, frekuensi firman yang terkandung di dalam doktrin yang mereka percayai.

Kita terkait dengan pekerjaan Roh Kudus di dalam kita oleh karena mereka.

Yeremia 50:25 TUHAN telah membuka tempat perlengkapan-Nya dan mengeluarkan senjata-senjata geram-Nya, sebab ada pekerjaan bagi Tuhan ALLAH semesta alam di negeri orang-orang Kasdim:

Kita menantikan hal yang luarbiasa ini. Dan pencurahan akhir RohKudus ditandai pula dengan dilepaskannya mantel-mantel ini kepada mereka yang memiliki kualifikasi di bumi ini. Saat orang-orang dalam gereja telah siap, maka Roh Kudus akan menyambar mereka.

Kita yang sedang berkumpul di sini harus membuka hati kita untuk kapasitas yang lebih besar itu terjadi. Inilah yang akan Tuhan berikan pada kita oleh karena kasih-karunia dan kerelaan-Nya (Fil 2:12-13) pada untuk musim yang baru ini. Sangat sulit untuk percaya sampai kau benar-benar mengalaminya sendiri dalam hidupmu.

Tuhanlah yang membangun Rumah-Nya dan Roh Kudus memberdayakannya. Ia bekerja untuk gereja yang tidak biasa, mengeksekusi rencana dan tujuan Tuhan dan menundukkan semua musuh sampai seluruh masuh menjadi tumpuan kaki Tuhan kita, Yesus Kristus.

Salah satu kunci yang kita akan terima adalah penguasaan dan pengaruh daripada teritori dan domain di mana kita berada. Masalah orang-orang gereja adalah mereka tidak tau teritori pengaruh mereka. Mereka tidak mempunyai rumah rohani, tapi mereka hanya bergereja di mana mereka merasa perlu saja. Kita bergereja oleh karena alasan bukan karena musiman (for a reason not for a season). Tuhan tidak bisa memberikan sesuatu kepada orang-orang yang tidak ada di dalam rumah. Roh Kudus hanya tercurah kepada 120 orang yang sedang menantikan Tuhan di loteng atas (upper room). Ketika Tuhan katakan tunggu (diam) kita harus menunggu. Di situlah kapasitas dan pengaruh hidup kita akan meningkat. Pegang ini selama masa dekade ganda sorga yang terbuka, karena itu adalah kuncinya, yaitu tetap tinggal di mana Tuhan perintahkan engkau, dan tetaplah tinggal di sana. Ketika kau buka TV sekarang ini, dikatakan “Tetaplah tinggal di rumah” dan “tetap hidup”. Jadi, tetaplah tinggal di dalam Rumah yang Tuhan tetapkan untukmu. Tinggal di kotamu.

Tuhan menunjukkan kunci kepada Ishak, supaya ia tetap tinggal di Filistin dan jangan ke Mesir; sehingga ketika ia taat, ia menerima kelimpahan. Ini bukan bicara memberikan berkat, atau memberkati berkatnya tapi Tuhan memberkati orangnya. Bukan karena ia menanam lantas menuai banyak, seperti ada tertulis, apa pun yang dikerjakannya akan berhasil. Itulah dampak dan pengaruh orang yang diberkati Tuhan karena taat.

Kejadian 26:13 Dan orang itu menjadi kaya, bahkan kian lama kian kaya, sehingga ia menjadi sangat kaya. 14  Ia mempunyai kumpulan kambing domba dan lembu sapi serta banyak anak buah, sehingga orang Filistin itu cemburu kepadanya. II II II

15  Segala sumur, yang digali dalam zaman Abraham, ayahnya, oleh hamba-hamba ayahnya itu, telah ditutup oleh orang Filistin dan ditimbun dengan tanah.

16  Lalu kata Abimelekh kepada Ishak: "Pergilah dari tengah-tengah kami sebab engkau telah menjadi jauh lebih berkuasa dari pada kami."

17  Jadi pergilah Ishak dari situ dan berkemahlah ia di lembah Gerar, dan ia menetap di situ.

Ini nubuatan untuk kita dari pp Jonathan: Kita bisa memerintah bersama Kristus di dalam teritori kita. Dampak terbersar kita ada di teritori kita. kita akan dapatkan perkenanan Tuhan dan manusia; dan Tuhan akan menyediakan kita dengan sumber daya untuk apa yang Ia perintahkan kepada kita. Jadi, tetap tinggal di teritorimu dan diam di dalam pengurapan domain yang Tuhan anugerahkan kepadamu. Jangan melakukan sesuai dengan keinginan hatimu, tapi lakukan apa yang dikatakannya di dalam rohmu. Ini adalah caranya menolong kita untuk diberdayakan oleh RohKudus.

Kita harus tersedia untuk Tubuh Kristus. Kita membangun dengan baik dan kuat untuk menjadi sumber berkat. Kita menyadari, hidup kita, pekerjaan kita, pengaruh kita, hanya ada di dalam teritori kita. Jadi, temukan apa yang Tuhan mau lakukan. Apa domainmu, dan biarkan Tuhan mempersiapkanmu dengan saudara-saudaramu yang lain. Memiliki kekuasaan di setiap domain tidaklah mudah. Tuhan harus menyelaraskan kita, tajam, akurat, di waktu dan di tempat yang tepat. Harapkan sesuatu yang supranatural terjadi di dalam dan melalui hidupmu. Tahun 2021 adalah tahun terjadinya penggenapan. Kau bisa membuat itu terjadi dengan imanmu, dengan ketaatanmu dan dengan semua hal yang berharga yang sudah Tuhan taruhkan di dalam rohmu.

Alkitab mengatakan menaburlah Ishak di tanah itu dan dalam tahun itu juga, ia mendapatkan seratus kali lipat. Tuaian yang maksimum. Kelimpahan terjadi dan kapasitas semakin meningkat. Jadi kita harus tau apa yang Tuhan mau kita lakukan. Itu menjadi prioritas utama. Komitmen kita untuk ini adalah kita membawa transformasi karena ketaatan kita. Pengurapan apostolik adalah untuk melihat bagaimana bangsa-bangsa diubahkan.  Harapkan hari-hari kebangkitan, kedatangan kebangkitan oleh Roh Kudus yang bergerak dengan dahsyat dalam hidupmu.

Tahun 2021 ini antara April-September Tuhan akan meningkatkan kapasitas kita, sehingga kita bukan hanya untuk menghadapi pencobaan-pencobaan, tapi kita bisa menghadapi musuh-musuh yang ada dibalik pencobaan itu. Peperangan yang kita hadapi adalah peperangan yang nyata. Bukan darah dan daging, tapi pemerintahan dan penguasa. Mari kita rayakan kehidupan yang berkemenangan (overcoming life) yang Tuhan berikan kepada kita, sehingga hari-hari sorga di bawah bumi menjadi realita. Amin.

Kita telah membahas bagaimana kita diberdayakan oleh Roh Kudus. Kapan pun ketika kita menyadari apa yang Tuhan tunjukkan kepada kita dan saat Roh Kudus mendatangi kita, itu terjadi karena kita terhubung dengan tahta sorgawi di loteng atas. Pencurahan Roh Kudus sekali lagi akan mendatangi kita dengan cara yang unik.

 

 

 

 

Saya tidak percaya bahwa situasi ini akan terus terjadi, covid-19 harus berhenti.  Terlalu lama untuk mendapatkan jawaban. Kita harus percayai Tuhan bahwa Kerajaan Tuhan akan datang dan kuasa-Nya termanifestasikan lewat gereja-Nya dan akan menghentikan virus ini.  Jika kita tidak bisa menghentikan virus bagaimana kita hentikan iblis. Ketika kita dalam satu tujuan di satu tempat, maka ada perlindungan, ada kemerdekaan. hal yang supranatural terjadi. Sekaranglah waktunya hal ini sedang terjadi. Saat kita berada di tempat kudus, di ruang atas kita terhubung dengan ruang tahta Tuhan, sehingga termanifestasi-Nya Roh Kudus akan terjadi di loteng atas. Ini adalah tempat yang sudah ditentukan.

Kis 2: Kisah Rasul 2:2 Tiba-tiba turunlah dari langit suatu bunyi seperti tiupan angin keras yang memenuhi seluruh rumah, di mana mereka duduk;

Roh Kudus harus datang lebih dan lebih lagi pada gereja-Nya, sehingga Tuhan bisa mengerjakan hal yang dahsyat. Ada proses yang kontinue terjadi di mana kau membaktikan diri pada Allah yang sama, tujuan yang sama, prioritas yang sama, kepemimpinan yang sama dan orang-orang yang sama.

Kisah Rasul 2:42 Mereka bertekun dalam pengajaran rasul-rasul dan dalam persekutuan. Dan mereka selalu berkumpul untuk memecahkan roti dan berdoa.

Kita menciptakan atmosfir untuk Tuhan bergerak, karena kultur daripada Kerajaan Allah sudah terbangun.

Kisah Rasul 2:43 Maka ketakutanlah mereka semua, sedang rasul-rasul itu mengadakan banyak mujizat dan tanda.

Ada kesadaran akan Tuhan karena Roh Kudus bergerak di dalam dan melalui mereka. Mereka fokus pada dinamika gereja, pada doktrin dan pengajaran para rasul, pada persekutuan dan doa.

Di musim yang baru ini juga akan terjadi equalisasi, update dan upgrade seperti yang terjadi di Efesus, Kis 19, pada murid-murid Apolos. Mereka hanya mengalami baptisan pertobatan atau baptisan Yohanes dan belum tau dan belum mengalami baptisan Roh Kudus. Banyak dimensi Roh Kudus yang belum dapat ditangkap oleh Apolos sampai ia mengalami update dan upgrade, setelah belajar dari Priskila dan Akwila (Kis 18:26). Kepemimpinan di dalam gereja harus membangun budaya Kerajaan Allah, sehingga gereja Tuhan bisa bangkit.

Paulus menegaskan perlunya Roh Kudus dan dimensi Roh Kudus harus ada pada orang percaya sehingga bisa dibangun menjadi gereja. Dimensi Roh Kudus ini harus makin jelas dan makin jelas di hati gereja saat ini. Baptisan Roh Kudus bukan bicara hanya sebatas berdoa dengan bahasa roh, tapi lebih dari itu bagaimana Bapa, Yesus dan Roh Kudus hidup di dalam hati kita dan bagaimana kita bisa memanifestasikan kehidupan Kristus di dalam ke luar. Di mana ada Roh Kudus disitulah Kerajaan Allah ada. Tanpa Roh Kudus adalah kehidupan yang berbahaya bagi orang percaya. Bila Aku mengusir setan dalam kuasa Roh Kudus, maka Kerajaan Allah sudah datang kepadamu.  Roh Kudus adalah faktor Allah yang paling kurang di dalam gereja-gereja saat ini.

 

Lihat videonya di link berikut:

https://youtu.be/aUE_2oVWnYw




 

 

 

 

 

Postingan populer dari blog ini

KEHIDUPAN ZOE Kehidupan Yang Berkelimpahan

Kehidupan Berkualitas Yang Yesus Berikan Yoh 10:10 Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup,    dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. gbr: opernarmautralia.org Yesus datang supaya kita akan memiliki kehidupan yang melampaui arus seluruh aspek kehidupan, lebih dari cukup, mencapai setiap bagian dari roh manusia kita, setiap bagian dari alam jiwa kita, pikiran, kehendak dan emosi, mencapai setiap bagian dari tubuh fisik kita, mencapai setiap bagian dari keuangan kita, hubungan dan semua yang berkaitan dengan kehidupan duniawi dan kehidupan spiritual kita. Dalam bahasa Yunani,   ada tiga kata yang berbeda -bios, psuche, dan zoe- diterjemahkan sebagai "hidup", dan masing-masing memiliki arti yang berbeda. Bios – adalah kehidupan biologis kita. Semua makhluk hidup memiliki bios. Bioskop artinya gambar hidup. Biologi ilmu yang mempelajari tentang makhluk hidup. Psuche adal...

Apa Maksudnya dengan CIPTAAN BARU DALAM KRISTUS?

Kor 5:17        Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang. Ayat di atas menyatakan bahwa kita adalah ciptaan baru di dalam Kristus. Tapi benarkah demikian?   Dan yang lama sudah berlalu? Sebab kata ‘sesungguhnya’ menunjukkan kita belum bisa melihat yang baru itu. Mari kita telaah. Ef 4:24            dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya. MANUSIA BARU kita telah   diciptakan menurut kehendak Allah SECARA SEMPURNA di dalam KEBENARAN DAN KEKUDUSAN YANG SESUNGGUHNYA yaitu DI DALAM KRITUS YESUS.   KEBENARAN DAN KEKUDUSAN INI TELAH TERUJI yaitu Yesus sendiri yang dalam rupa-Nya sebagai manusia – TELAH TERBUKTI SUDAH MENGALAHKAN DOSA DAN MAUT. Ef 2:10        ...

KUASA IKAT JANJI (Bagian 2)

Upper Room 180 - 4 Maret 2025 Dr. Jonathan David "Perjalanan ikat janji" adalah perjalanan di mana Allah membawa Abraham masuk ke dalam hubungan yang mendalam, di mana Allah menjadi sumbernya dan berjanji untuk menyertai serta mengubah segala sesuatu di mana pun Abraham berada. Dalam perjalanan ini, identitas Abraham tidak lagi didasarkan pada latar belakang lahiriahnya. Yesus mengatakan ini untuk menekankan bahwa hubungan spiritual berdasarkan ketaatan kepada kehendak Allah lebih penting daripada hubungan darah. Bahayanya adalah jika kita terlalu terikat pada kewajiban dan identitas lahiriah sehingga menghalangi kita untuk menyelesaikan tugas Tuhan. "Penebusan sejati" adalah pembebasan dari diri sendiri, ketakutan, pola pikir lama, dan identitas yang dibentuk oleh hal-hal duniawi. Identitas sejati kita ada di dalam Kristus, dan tujuannya adalah untuk semakin serupa dengan-Nya, melepaskan keakuan agar dapat memperoleh Kristus. Tuhan ingin mengubah bangsa-bangsa mel...

EIDO dan GINOSKO

Yohanes 4:10 Jawab Yesus kepadanya: *"Jikalau engkau tahu (eido) tentang karunia Allah dan siapakah Dia yang berkata kepadamu:*  Berilah Aku minum! niscaya engkau telah meminta kepada-Nya dan Ia telah memberikan kepadamu air hidup." Gbr: youtube.com Eido di sini artinya memiliki pengetahuan. Mungkin tau dari orang lain atau pernah melihat-Nya. Pernah mendengar khotbah atau melihat perbuatan dan mujizat yang Yesus lakukan. Mereka yang tidak memiliki pengetahuan disebut orang bodoh dan bahkan sebagai pelaku kejahatan, karenanya mereka menolak karunia Allah dan menolak Yesus yang diutus oleh-Nya. Orang bodoh tidak melihat apa yang disediakan Allah dan akan berakhir kepada hidup yang sia-sia walau sesukses apa pun di dunia ini menurut anggapan orang. Yohanes 1:11-12 1:11 Ia datang kepada milik kepunyaan-Nya, tetapi orang-orang kepunyaan-Nya itu tidak menerima-Nya. 1:12 Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu merek...

Preparing the Bride - Session 2

Persiapan gereja sebagai Mempelai Wanita Kristus untuk pernikahan dengan Anak Domba - Sesi 2 Ps. Djonny Tambunan Pada sesi ini papa membahas konsep menjadi kudus dan setia sebagai istri Kristus. Pembicara menekankan bagaimana Roh Kudus bekerja dalam diri orang percaya untuk mengatasi godaan dan mencapai kekudusan. Ia menarik garis paralel antara pencobaan yang dialami Y esus dan pencobaan yang dihadapi orang Kristen masa kini. Papa mengilustrasikan lebih jauh dengan tokoh Musa sebagai teladan keteguhan iman. Berikut adalah rangkumannya, yang akan membantu Anda memahaminya dengan mudah: Tujuan Tuhan dalam Hidup Orang Percaya : Tuhan berharap umat-Nya menjadi kudus dan mencapai kekudusan seperti Kristus. Ini bukan hanya menjadi umat Tuhan, tetapi juga menjadi kekasih atau istri-Nya. Untuk mencapai ini, Tuhan memberikan Roh Kudus. Peran Roh Kudus : Roh Kudus memberikan kemampuan untuk merespon kehendak Roh, bukan keinginan daging. Roh Kudus memberikan identitas bahwa orang percaya adal...

Kuasa Ikat Janji – bagian 4: Berjalan dalam Kemitraan

Kuasa Ikat Janji: Berjalan dalam Kemitraan dengan Tuhan Upper Room 182 – 18 Maret 2025 Dr. Jonathan David Khotbah ini menggunakan perjanjian Allah dengan Abraham sebagai contoh utama, menjelaskan bahwa ikat janji (covenant) itu melampaui iman manusia dan berakar pada sifat kesetiaan (faithfulness) Allah untuk menggenapi firman-Nya. Lebih lanjut, ditekankan bahwa keterlibatan aktif dan kepatuhan manusia dalam ikat janji, yang disimbolkan dengan sunat (peran kekuatan dan usaha sendiri manusia dikurangi), mengundang intervensi ilahi yang lebih besar dan memberdayakan umat beriman serta keturunan mereka. Khotbah ini mendorong pendengar untuk mempercayai Allah sepenuhnya dan hidup dalam keselarasan dengan kehendak-Nya sebagai mitra dalam ikat janji. Bagaimana Konsep  ikat janji mempengaruhi hubungan manusia dengan Tuhan? Konsep "kuasa ikat janji" secara fundamental mempengaruhi hubungan manusia dengan Tuhan dengan menjadikannya lebih dari sekadar hubungan biasa, melainkan se...

Preparing the Bride - Session 08

Karakteristik Gereja Sebagai Kekasih Tuhan - Sesi 08 Tema masih membahas tentang karakteristik gereja yang diidamkan Tuhan sebagai kekasih-Nya , menggunakan Kidung Agung dan perumpamaan bunga bakung di antara duri . Analogi utama yang digunakan adalah kisah Gadis Sunem dalam Kitab Kidung Agung dan hubungannya dengan Kekasihnya dan Raja Salomo. Membandingkan kecantikan lahiriah seorang gadis dengan keindahan batiniah yang dikerjakan oleh Tuhan sendiri , menekankan bahwa Allah lebih tertarik pada hati dan kesetiaan rohani daripada penampilan luar atau upaya manusia. Lebih lanjut, Kidung Agung mengilustrasikan prinsip ini melalui kisah Raja Salomo, gadis Sunem, pemilihan Daud sebagai raja, dan ajaran Yesus tentang bunga bakung di ladang , yang menunjukkan bahwa nilai sejati di mata Tuhan terletak pada kualitas batin yang ilahi . Kid 2:1 [Gadis Sunem] Bunga mawar dari Saron aku, bunga bakung di lembah-lembah. 2  —  [Salomo] Seperti bunga bakung di antara duri-duri, demikianlah m...

GALATIA 1:10-24 KELUAR DARI HIDUP YANG SIA-SIA

Galatia 1:10 Jadi bagaimana sekarang: adakah kucari kesukaan manusia atau kesukaan Allah? Adakah kucoba berkenan kepada manusia?  Sekiranya aku masih mau mencoba berkenan kepada manusia, maka aku bukanlah hamba Kristus. Sebagai seorang rasul Tuhan, Paulus mengambil SIKAP TEGAS untuk tidak mencari perkenanan manusia. Tujuannya adalah melakukan apa yang Tuhan perintahkan dan menggenapinya. gbr: knowing-jesus.com Ini adalah suatu MASALAH SERIUS dalam hubungan kita dengan Tuhan, sebab Ia adalah Allah yang cemburu. Ketika kita mulai mengandalkan orang dalam hidup kita atau dalam melayani Tuhan, maka kita akan mulai kehilangan pengharapan di dalam Tuhan. Saul sangat mengutamakan orang Israel dibandingkan Tuhan. Ketika Samuel terlambat sedikit datang ke Gilgal, Saul menjadi tidak taat dan mempersembahkan korban bakaran sendiri; karena ia melihat rakyat mulai meninggalkannya. Walau pun Samuel menegurnya dan mengecam perbuatannya yang bodoh, Saul tidak menyesal.  Saul juga...

Preparing the Bride - Session 04

Gereja sebagai Kekasih Tuhan Khotbah ini membahas karakteristik gereja yang ideal menurut pandangan Tuhan. Kitab Kidung Agung menjadi fokus utama kita untuk menganalisis hubungan antara mempelai wanita dan kekasihnya sebagai analogi untuk hubungan antara gereja dan Kristus. Kita akan melihat perbandingan Adam pertama dan Adam terakhir dari 1 Korintus, serta peran wanita dalam kejatuhan dari 1 Timotius, untuk menekankan pentingnya kesetiaan dan ketahanan gereja terhadap godaan. Selain itu khotbah ini menggali peran Kristus sebagai Gembala melalui berbagai ayat Perjanjian Lama dan Baru, menyoroti kasih dan pengorbanan-Nya bagi umat-Nya. Tema Utama: Karakteristik Kehidupan Gereja yang Diharapkan Tuhan sebagai Kekasih-Nya Pendahuluan: Pembahasan ini penting bagi pengikut Tuhan dan umat-Nya. Tujuan Tuhan lebih dari sekadar menyelamatkan; Ia ingin gereja menjadi kekasih-Nya yang sejati dan hidup manunggal dengan-Nya. Firman Tuhan (Rhema) membimbing perjalanan iman. Gereja sebagai Kekas...

ROMA 15:1-7

MENANGGUNG KELEMAHAN ORANG YANG TIDAK KUAT 15:1 Kita, yang kuat, wajib menanggung kelemahan orang yang tidak kuat dan jangan kita mencari kesenangan kita sendiri. 15:2 Setiap orang di antara kita harus mencari kesenangan sesama kita demi kebaikannya untuk membangunnya. 15:3 Karena Kristus juga tidak mencari kesenangan-Nya sendiri, tetapi seperti ada tertulis: "Kata-kata cercaan mereka, yang mencerca Engkau, telah mengenai aku." 15:4 Sebab segala sesuatu yang ditulis dahulu, telah ditulis untuk menjadi pelajaran bagi kita, supaya kita teguh berpegang pada pengharapan oleh ketekunan dan penghiburan dari Kitab Suci. 15:5 Semoga Allah, yang adalah sumber ketekunan dan penghiburan, mengaruniakan kerukunan kepada kamu, sesuai dengan kehendak Kristus Yesus, 15:6 sehingga dengan satu hati dan satu suara kamu memuliakan Allah dan Bapa Tuhan kita, Yesus Kristus. 15:7 Sebab itu terimalah satu akan yang lain, sama seperti Kristus juga telah menerima kita, untuk kemulia...