Langsung ke konten utama

Upper Room 2 - DR. Jonathan David

Menjalani kehidupan Roh

Living the life of the Spirit

Pendahuluan

Kita tidak boleh pasif dan membiarkan hari-hari berlalu tanpa arti. di masa pandemi yang sudah 1,5tahun lewat harusnya terus menantikan Tuhan dan mengharapkan terjadi sesuatu yang luarbiasa. Kita harus tau apa yang Tuhan sedang kerjakan menurut agenda-Nya di waktu-waktu ini. Tidak cukup hanya mengenal Tuhan, tanpa mengetahui apa yang sedang dikerjakan-Nya. Dan Ia telah sampaikan kepada nabi dan rasul-Nya apa yang sedang dan segera terjadi di bukan Apri-September 2021 ini. Kita harus menjadi bagian dari apa yang Tuhan kerjakan. Jika kita tidak menantikan Tuhan dan membiarkan diri kita dibawa oleh pemikiran sendiri, yang dipengaruhi oleh opini orang atau dari media, maka apa yang ada pada kita dan kita terima selama ini, otomatis akan hilang dan diambil. Jangan biarkan selama zoom untuk ibadah / komsel itu tanpa kita alami benih yang mengandung kuasa dari firman lewat dan diambil oleh setan di pinggir jalan.

 

Tuhan sedang mempersiapkan terlebih dulu umat-Nya untuk menghadapi sesuatu yang lebih besar. Untuk sebagian besar dari kita, kita telah memasuki awal dari masa lembu kurus; sebab masa kelimpahan lembu tambun telah berakhir. Sebagian di antara kita tetap berada di masa kelimpahan dan menerima lebih lagi untuk tujuan Tuhan berdasarkan kasih-karunianya. Mereka telah menghancurkan roh kelemahan dan roh kemiskinan dan Tuhan telah melepaskan mereka sebagai instrumen pilihan-Nya untuk terjadinya transfer ekonomi dan kekayaan.

Tapi yang dikehendaki Tuhan supaya semua kita bisa menyeberang dan masuk ke musim Tuhan atau masa yang baru. Siap atau tidak semua harus menyebrang. Saya tidak mau tertinggal dan tidak mengalami musim Tuhan yang baru. Sesuatu yang segar dan yang supranatural Tuhan akan segera berikan di antara April sampai September 2021 ini supaya kita mengalami naik ke level yang baru di segala aspek, masuk ke dimensi yang baru bersama Roh Kudus; supaya kita dapat menjadi jawaban bagi dunia ini,  sebagai gereja membawa berkat Abraham sampai kepada bangsa-bangsa.

 

Jangan hanya berdiam diri dan merasa senang, karena tidak harus hadir di gereja, tidak harus memberikan persembahan dan perpuluhan. Saya dan semua saudara harus tetap teguh memegang apa yang sudah kita dapatkan sejak kita dilahirkan kembali ke dalam Kerajaan Sorga dan dikaruniakan Roh Kudus. Pertahankan apa yang sudah ada di dalam, yang sudah terbangun di dalam, sudah harus menjadi karakter dan bagian yang normal dalam hidup kita sehari-hari. Jika tidak, kita harus segera bertobat dan kembali kepada Firman. Sebab perkataan ini sudah tergenapi dan terbukti: Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah." Mat 4:4

Pp. Jonathan David

Di hari-hari ini banyak sekali orang mengalami kegoncangan dan banyak yang tidak dapat bertahan, karena hanya mendapatkan suplaian roti saja, tapi tidak mendapatkan perkataan Allah, membuat ketimpangan dan kegoncangan.

Orang percaya yang tidak memiliki pewahyuan, pengertian dan hikmat; tidak akan mempunyai kekuatan untuk bertindak. Baik rombongan nabi yang di Gilgal mau pun rombongan nabi yang di Yerikho, tidak seperti Elisa. Rombongan nabi hanya tau bahwa Elia akan diangkat Allah ke sorga, tapi Elisa memiliki pengertian dan hikmat yang berbeda; karena dia telah menerima pewahyuan mengenai pengangkatan Elia. Selama 14 tahun Elisa telah mengabdikan diri kepada Elia. Dia tau sesuatu yang berharga telah terbangun dalam hidupnya Elia seumur hidupnya di mana Elia berdiri dan melayani Tuhan. Rombongan nabi itu hanya bisa mengamat-amati, tidak seperti Elisa yang selalu mengikuti Elia dan mendorong dirinya sendiri terus mengikuti kemana pun Elia pergi sampai ia terangkat ke sorga.

 

Papa Jonathan mendapatkan penglihatan tentang bola-bola api. Beliau melihat bola-bola minyak yang seketika berobah menjadi bola-bola api. Saat bola-bola api itu turun ke bumi, bola-bola itu mulai bergerak dengan lebih cepat. Dan bola-bola itu kembali menjadi cair dan turun ke atas semua orang yang berkumpul di tempat itu. Dan ketika minyak turun atas mereka, mereka menemukan bahwa mereka memakai pakaian imam besar. Saya percaya inilah maksud dari penglihatan itu.

Pencurahan Roh Kudus dimulai saat hari Pentakosta 2000 tahun yang lalu. Dan ada suatu waktu saat kepenuhan Roh dilepaskan atas bumi ini. Dilepaskannya minyak Tuhan secara supranatural akan memenuhi hidupmu, sehingga pengurapan itu akan lebih dan lebih besar lagi dan lebih kuat lagi.  Roh Kudus akan melepaskan dimensi ini ke dalam hidup kita.  Ketika hati kita terbuka seperti ini dan kita sungguh merindukan di dalam roh, maka ini waktunya yang mendesak dimana sorga mencurahkan frekuensi yang harus kita tangkap. Pengurapan ganda yang turun atas kita seperti yang tercurah atas mereka dan mereka dapatkan diri mereka memakai jubah imam besar.

Ini adalah awal dari musim yang upbaru dari Tuhan; yang akan menyingkapkan dekade ganda dari destiny dan dekade ganda sorga yang terbuka.

Penglihatan yang pp Jonathan lihat adalah Tuhan bekerja di dalam dan melalui hidup kita. Tuhan bekerja dalam segala keadaan, bahkan dalam masa pandemi Covid-19.  Dia tidak menghentikan rencana-Nya atas hidup kita.

Kita sudah melewati pandemi 1,5 tahun dan visi ini menjadi semakin jelas dan lebih jelas. Ia membentuk patron ilahi dalam hidup kita. Ia menaruhkan hidup-Nya di dalam kita; juga kuasa-Nya di dalam kita. Ia mengajarkan kita untuk menerobos. Ada patron dan juga ada penyelarasan frekuensi di dalam roh kita. Dan di dalam waktu tuaian akhir ini di waktu kita, patron itu menjadi sangat jelas, menjadi blueprint. Blueprint dan patron ini akn mendesain ulang gaya hidup kita.

Dalam waktu dua dekade sorga terbuka ini pelayan-pelayanan strategis akan terbuka kembali. Sebab Tuhan telah membuka gudang persenjataan-Nya. Apa yang dilakukan para pelayan strategis Tuhan dimasa terdahulu seperti Charles Finney, orang strategis seperti Edward Johnson, Katryn Kullman telah kembali kepada Tuhan. Selama hidupnya para pahlawan iman ini telah membentuk mantel-mantel dan itu dikembalikan kepada Tuhan, dikumpulkan, diseleksi dan disimpan di gudang persenjataan Tuhan (armory). Yang membentuk mantel-mantel itu adalah kehidupan mereka, pelayanan mereka, gaya hidup, posisi rohani mereka, kasih-karunia mereka, anugerah, frekuensi firman yang terkandung di dalam doktrin yang mereka percayai.

Kita terkait dengan pekerjaan Roh Kudus di dalam kita oleh karena mereka.

Yeremia 50:25 TUHAN telah membuka tempat perlengkapan-Nya dan mengeluarkan senjata-senjata geram-Nya, sebab ada pekerjaan bagi Tuhan ALLAH semesta alam di negeri orang-orang Kasdim:

Kita menantikan hal yang luarbiasa ini. Dan pencurahan akhir RohKudus ditandai pula dengan dilepaskannya mantel-mantel ini kepada mereka yang memiliki kualifikasi di bumi ini. Saat orang-orang dalam gereja telah siap, maka Roh Kudus akan menyambar mereka.

Kita yang sedang berkumpul di sini harus membuka hati kita untuk kapasitas yang lebih besar itu terjadi. Inilah yang akan Tuhan berikan pada kita oleh karena kasih-karunia dan kerelaan-Nya (Fil 2:12-13) pada untuk musim yang baru ini. Sangat sulit untuk percaya sampai kau benar-benar mengalaminya sendiri dalam hidupmu.

Tuhanlah yang membangun Rumah-Nya dan Roh Kudus memberdayakannya. Ia bekerja untuk gereja yang tidak biasa, mengeksekusi rencana dan tujuan Tuhan dan menundukkan semua musuh sampai seluruh masuh menjadi tumpuan kaki Tuhan kita, Yesus Kristus.

Salah satu kunci yang kita akan terima adalah penguasaan dan pengaruh daripada teritori dan domain di mana kita berada. Masalah orang-orang gereja adalah mereka tidak tau teritori pengaruh mereka. Mereka tidak mempunyai rumah rohani, tapi mereka hanya bergereja di mana mereka merasa perlu saja. Kita bergereja oleh karena alasan bukan karena musiman (for a reason not for a season). Tuhan tidak bisa memberikan sesuatu kepada orang-orang yang tidak ada di dalam rumah. Roh Kudus hanya tercurah kepada 120 orang yang sedang menantikan Tuhan di loteng atas (upper room). Ketika Tuhan katakan tunggu (diam) kita harus menunggu. Di situlah kapasitas dan pengaruh hidup kita akan meningkat. Pegang ini selama masa dekade ganda sorga yang terbuka, karena itu adalah kuncinya, yaitu tetap tinggal di mana Tuhan perintahkan engkau, dan tetaplah tinggal di sana. Ketika kau buka TV sekarang ini, dikatakan “Tetaplah tinggal di rumah” dan “tetap hidup”. Jadi, tetaplah tinggal di dalam Rumah yang Tuhan tetapkan untukmu. Tinggal di kotamu.

Tuhan menunjukkan kunci kepada Ishak, supaya ia tetap tinggal di Filistin dan jangan ke Mesir; sehingga ketika ia taat, ia menerima kelimpahan. Ini bukan bicara memberikan berkat, atau memberkati berkatnya tapi Tuhan memberkati orangnya. Bukan karena ia menanam lantas menuai banyak, seperti ada tertulis, apa pun yang dikerjakannya akan berhasil. Itulah dampak dan pengaruh orang yang diberkati Tuhan karena taat.

Kejadian 26:13 Dan orang itu menjadi kaya, bahkan kian lama kian kaya, sehingga ia menjadi sangat kaya. 14  Ia mempunyai kumpulan kambing domba dan lembu sapi serta banyak anak buah, sehingga orang Filistin itu cemburu kepadanya. II II II

15  Segala sumur, yang digali dalam zaman Abraham, ayahnya, oleh hamba-hamba ayahnya itu, telah ditutup oleh orang Filistin dan ditimbun dengan tanah.

16  Lalu kata Abimelekh kepada Ishak: "Pergilah dari tengah-tengah kami sebab engkau telah menjadi jauh lebih berkuasa dari pada kami."

17  Jadi pergilah Ishak dari situ dan berkemahlah ia di lembah Gerar, dan ia menetap di situ.

Ini nubuatan untuk kita dari pp Jonathan: Kita bisa memerintah bersama Kristus di dalam teritori kita. Dampak terbersar kita ada di teritori kita. kita akan dapatkan perkenanan Tuhan dan manusia; dan Tuhan akan menyediakan kita dengan sumber daya untuk apa yang Ia perintahkan kepada kita. Jadi, tetap tinggal di teritorimu dan diam di dalam pengurapan domain yang Tuhan anugerahkan kepadamu. Jangan melakukan sesuai dengan keinginan hatimu, tapi lakukan apa yang dikatakannya di dalam rohmu. Ini adalah caranya menolong kita untuk diberdayakan oleh RohKudus.

Kita harus tersedia untuk Tubuh Kristus. Kita membangun dengan baik dan kuat untuk menjadi sumber berkat. Kita menyadari, hidup kita, pekerjaan kita, pengaruh kita, hanya ada di dalam teritori kita. Jadi, temukan apa yang Tuhan mau lakukan. Apa domainmu, dan biarkan Tuhan mempersiapkanmu dengan saudara-saudaramu yang lain. Memiliki kekuasaan di setiap domain tidaklah mudah. Tuhan harus menyelaraskan kita, tajam, akurat, di waktu dan di tempat yang tepat. Harapkan sesuatu yang supranatural terjadi di dalam dan melalui hidupmu. Tahun 2021 adalah tahun terjadinya penggenapan. Kau bisa membuat itu terjadi dengan imanmu, dengan ketaatanmu dan dengan semua hal yang berharga yang sudah Tuhan taruhkan di dalam rohmu.

Alkitab mengatakan menaburlah Ishak di tanah itu dan dalam tahun itu juga, ia mendapatkan seratus kali lipat. Tuaian yang maksimum. Kelimpahan terjadi dan kapasitas semakin meningkat. Jadi kita harus tau apa yang Tuhan mau kita lakukan. Itu menjadi prioritas utama. Komitmen kita untuk ini adalah kita membawa transformasi karena ketaatan kita. Pengurapan apostolik adalah untuk melihat bagaimana bangsa-bangsa diubahkan.  Harapkan hari-hari kebangkitan, kedatangan kebangkitan oleh Roh Kudus yang bergerak dengan dahsyat dalam hidupmu.

Tahun 2021 ini antara April-September Tuhan akan meningkatkan kapasitas kita, sehingga kita bukan hanya untuk menghadapi pencobaan-pencobaan, tapi kita bisa menghadapi musuh-musuh yang ada dibalik pencobaan itu. Peperangan yang kita hadapi adalah peperangan yang nyata. Bukan darah dan daging, tapi pemerintahan dan penguasa. Mari kita rayakan kehidupan yang berkemenangan (overcoming life) yang Tuhan berikan kepada kita, sehingga hari-hari sorga di bawah bumi menjadi realita. Amin.

Kita telah membahas bagaimana kita diberdayakan oleh Roh Kudus. Kapan pun ketika kita menyadari apa yang Tuhan tunjukkan kepada kita dan saat Roh Kudus mendatangi kita, itu terjadi karena kita terhubung dengan tahta sorgawi di loteng atas. Pencurahan Roh Kudus sekali lagi akan mendatangi kita dengan cara yang unik.

 

 

 

 

Saya tidak percaya bahwa situasi ini akan terus terjadi, covid-19 harus berhenti.  Terlalu lama untuk mendapatkan jawaban. Kita harus percayai Tuhan bahwa Kerajaan Tuhan akan datang dan kuasa-Nya termanifestasikan lewat gereja-Nya dan akan menghentikan virus ini.  Jika kita tidak bisa menghentikan virus bagaimana kita hentikan iblis. Ketika kita dalam satu tujuan di satu tempat, maka ada perlindungan, ada kemerdekaan. hal yang supranatural terjadi. Sekaranglah waktunya hal ini sedang terjadi. Saat kita berada di tempat kudus, di ruang atas kita terhubung dengan ruang tahta Tuhan, sehingga termanifestasi-Nya Roh Kudus akan terjadi di loteng atas. Ini adalah tempat yang sudah ditentukan.

Kis 2: Kisah Rasul 2:2 Tiba-tiba turunlah dari langit suatu bunyi seperti tiupan angin keras yang memenuhi seluruh rumah, di mana mereka duduk;

Roh Kudus harus datang lebih dan lebih lagi pada gereja-Nya, sehingga Tuhan bisa mengerjakan hal yang dahsyat. Ada proses yang kontinue terjadi di mana kau membaktikan diri pada Allah yang sama, tujuan yang sama, prioritas yang sama, kepemimpinan yang sama dan orang-orang yang sama.

Kisah Rasul 2:42 Mereka bertekun dalam pengajaran rasul-rasul dan dalam persekutuan. Dan mereka selalu berkumpul untuk memecahkan roti dan berdoa.

Kita menciptakan atmosfir untuk Tuhan bergerak, karena kultur daripada Kerajaan Allah sudah terbangun.

Kisah Rasul 2:43 Maka ketakutanlah mereka semua, sedang rasul-rasul itu mengadakan banyak mujizat dan tanda.

Ada kesadaran akan Tuhan karena Roh Kudus bergerak di dalam dan melalui mereka. Mereka fokus pada dinamika gereja, pada doktrin dan pengajaran para rasul, pada persekutuan dan doa.

Di musim yang baru ini juga akan terjadi equalisasi, update dan upgrade seperti yang terjadi di Efesus, Kis 19, pada murid-murid Apolos. Mereka hanya mengalami baptisan pertobatan atau baptisan Yohanes dan belum tau dan belum mengalami baptisan Roh Kudus. Banyak dimensi Roh Kudus yang belum dapat ditangkap oleh Apolos sampai ia mengalami update dan upgrade, setelah belajar dari Priskila dan Akwila (Kis 18:26). Kepemimpinan di dalam gereja harus membangun budaya Kerajaan Allah, sehingga gereja Tuhan bisa bangkit.

Paulus menegaskan perlunya Roh Kudus dan dimensi Roh Kudus harus ada pada orang percaya sehingga bisa dibangun menjadi gereja. Dimensi Roh Kudus ini harus makin jelas dan makin jelas di hati gereja saat ini. Baptisan Roh Kudus bukan bicara hanya sebatas berdoa dengan bahasa roh, tapi lebih dari itu bagaimana Bapa, Yesus dan Roh Kudus hidup di dalam hati kita dan bagaimana kita bisa memanifestasikan kehidupan Kristus di dalam ke luar. Di mana ada Roh Kudus disitulah Kerajaan Allah ada. Tanpa Roh Kudus adalah kehidupan yang berbahaya bagi orang percaya. Bila Aku mengusir setan dalam kuasa Roh Kudus, maka Kerajaan Allah sudah datang kepadamu.  Roh Kudus adalah faktor Allah yang paling kurang di dalam gereja-gereja saat ini.

 

Lihat videonya di link berikut:

https://youtu.be/aUE_2oVWnYw




 

 

 

 

 

Postingan populer dari blog ini

Upper Room 34 - DR. Jonathan David

  25-01-2022   Anugerah Untuk Memerintah (GRACE TO GOVERN) Pendahuluan – oleh Ps. Cyrus Mat 13:23 Yang ditaburkan di tanah yang baik ialah orang yang mendengar firman itu dan mengerti, dan karena itu ia berbuah, ada yang seratus kali lipat, ada yang enam puluh kali lipat, ada yang tiga puluh kali lipat." Problemnya bukan pada kebutuhan tapi pada tanahnya. Jika tanahnya baik, benih akan tumbuh, sebab ada aliran air, karena ada benih yang cerdas yang telah diprogram (dengan pengertian dan hikmat). Kuasa dan kekuatan serta kasih karunia tersembunyi di dalam FT (logos) itu.   Tanah hanya memerlukan kondisi, tidak memerlukan edukasi oleh karena digerakkan oleh sesuatu (Firman dan Roh Kudus) dari dalam yang dipanggil terang Tuhan dan pribadi Tuhan sendiri (Yoh 1:1).   Mengapa tidak kita menerima firman-Nya dan perkataan-Nya dari pribadi Tuhan (YHWH) sendiri. Banyak orang yang suka mendengarkan khotbah yang baik, tapi Kerajaan Allah dan pemerintahan-Nya tidak tertam...

Kebenaran Allah VS kebenaran sendiri (MKS #19)

 * Pentingnya Kebenaran Allah vs Kebenaran Sendiri: khotbah menekankan bahwa manusia sering kali hidup menurut "kebenaran sendiri" (pembenaran atas tindakan sendiri), padahal yang Tuhan tuntut adalah "kebenaran Allah" (the righteousness of God).  Kebenaran Allah** (*The righteousness of God*) adalah standar ilahi dan otoritas yang memiliki beberapa karakteristik utama sebagai berikut: *   **Nyata di Dalam Injil:** Kebenaran Allah dinyatakan melalui **Injil**, yang merupakan **kekuatan Allah yang menyelamatkan** setiap orang yang percaya. Ini adalah jalan Allah yang harus dimiliki seseorang untuk hidup di dunia ini, melampaui segala bentuk spiritualitas yang hanya tampak di permukaan. *   **Berasal dari Otoritas Kerajaan Surga:** Kebenaran ini berasal dari **pemerintah dan kerajaan Allah** sehingga bersifat mutlak dan tidak dapat ditawar-tawar. Allah sendiri hidup dan berpijak pada kebenaran-Nya. *   **Diproduksi oleh Roh Kudus:** Kebenaran Allah tidak dihasilkan...

KEHIDUPAN ZOE Kehidupan Yang Berkelimpahan

Kehidupan Berkualitas Yang Yesus Berikan Yoh 10:10 Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup,    dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. gbr: opernarmautralia.org Yesus datang supaya kita akan memiliki kehidupan yang melampaui arus seluruh aspek kehidupan, lebih dari cukup, mencapai setiap bagian dari roh manusia kita, setiap bagian dari alam jiwa kita, pikiran, kehendak dan emosi, mencapai setiap bagian dari tubuh fisik kita, mencapai setiap bagian dari keuangan kita, hubungan dan semua yang berkaitan dengan kehidupan duniawi dan kehidupan spiritual kita. Dalam bahasa Yunani,   ada tiga kata yang berbeda -bios, psuche, dan zoe- diterjemahkan sebagai "hidup", dan masing-masing memiliki arti yang berbeda. Bios – adalah kehidupan biologis kita. Semua makhluk hidup memiliki bios. Bioskop artinya gambar hidup. Biologi ilmu yang mempelajari tentang makhluk hidup. Psuche adal...

Fokus kepada Dia yang sedang berkata-kata

SATE 21 October 2020 – **   Bacalah terlebih dahulu: Efesus 4:23-24, Yohanes 4:21-23 Dalam ayat ini, Paulus menasihatkan anggota-anggota jemaat, supaya mereka jangan hidup (= mêketi peripatein) lagi sama seperti orangorang kafir (yang tidak mengenal Allah). Tuhan mau adanya perubahan dari manusia lama menuju manusia baru. Yang awalnya hidup di bawah belenggu manusia lama menuju kepada kemerdekaan yang dibentuk di dalam format manusia baru dan dicipta menurut kehendak Allah dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya. Tetapi antara kondisi manusia lama menuju manusia baru dibutuhkan proses pembaharuan yang terus-menerus. Roh yang dulunya mati, terbelenggu dosa dan tidak dapat bersekutu dengan Allah yang adalah Roh, kini dimerdekakan. Sehingga ketika kita berdoa dan memuji Tuhan, maka pujian terhadap Allah tersebut keluar dari roh yang sungguh-sungguh sudah diperbaharui menuju Roh yang sejati, yaitu Allah. Ini yang dikatakan oleh Yesus ketika Ia bertemu dengan perempuan Samaria. ...

The House of Shem (Kemah-kemah Sem)

Dari sejarah yang disebutkan di Alkitab, inilah gineologi dari Adam ke Yusuf. Kelihatannya peta ini disusun dari Kej 5:1-32 dan dilanjutka ke Kej 11:10-26 seperti yang Musa tuliskan.  PRA AIR BAH Dari "peta" gineologi ini dapat dengan mudah kita melihat karya Tuhan yang luarbiasa. Semua generasi terhubung dengan orang-orang strategis Tuhan secara luarbiasa. Kita melihat hubungan 3 generasi: Henokh, Metusalah dan Lamekh. Juga hubungan 3 generasi berikutnya antara: Metusalah, Lamekh dan Nuh. Disusul dengan hubungan antara 3 generasi: Lamekh, Nuh dan Sem.  Ini seperti pola yang Allah sediakan untuk menjaga kesinambungan warisan rohani yang kekal (legacy). Pola 3 generasi dalam satu kemah ini menjamin warisan menjadi pusaka - inheritance to heritage legacy. Bahkan Sem juga terhubung dengan Metusalah, anak dari Henokh. Maka, tidak heran Sem menjadi sangat luarbiasa.  Warisan menggambarkan aset yang diwariskan orangtua kepada anak laki-lakinya, sedangkan pusaka mengacu pada anu...

Kepenuhan Kristus

SATE 17 October 2020     Bacalah terlebih dahulu : I Petrus 2:21, Efesus 1:23, Efesus 4:11-13 Dalam kehidupan Yesus sebagai manusia, Ia telah menjadi teladan. Dan Alkitab pun menuliskan bahwa kita harus hidup dalam kepenuhan Kristus, namun yang sering menjadi persoalan adalah kita tidak pernah melihat Yesus hidup sebagai manusia. Itu sebabnya dalam kedaulatanNya, Tuhan telah memilih orang-orang tertentu yang dapat Ia munculkan sebagai bapa rohani agar menjadi model yang terlihat dan kita pun makin bisa mengerti bagaimana mengalami kepenuhan Kristus melalui bapa rohani yang ada. Tapi ada hal yang harus kita ketahui mengenai konsep bapa rohani ini, bahwa tidak semua orang yang mengajarkan Firman Tuhan dapat disebut sebagai bapa rohani. Karena seseorang yang Tuhan munculkan menjadi bapa rohani, sudah pasti memiliki kualitas tertentu dalam hidupnya dan tentunya telah melalui berbagai proses Tuhan. Sehingga di dalam kedaulatan Tuhan, sang bapa rohani bisa dikenali oleh anak-an...

Perpuluhan Dan Keimamatan Melkisedek

 Mari kita bahas dan renungkan bersama-sama bagian Firman Tuhan ini: Ayat-ayat Kunci: Kejadian 14:17 Setelah Abram kembali dari mengalahkan Kedorlaomer dan para raja yang bersama-sama dengan dia, maka keluarlah raja Sodom menyongsong dia ke lembah Syawe, yakni Lembah Raja. 18 Melkisedek, raja Salem, membawa roti dan anggur; ia seorang imam Allah Yang Mahatinggi. 19 Lalu ia memberkati Abram, katanya: "Diberkatilah kiranya Abram oleh Allah Yang Mahatinggi, (diberkatilah kiranya Abramnya Allah Yang Mahatinggi) Pencipta (PEMILIK = Yang EMPUNYA) langit dan bumi, 20 dan terpujilah Allah Yang Mahatinggi, yang telah menyerahkan musuhmu ke tanganmu." Lalu Abram memberikan kepadanya sepersepuluh dari semuanya. 21 Berkatalah raja Sodom itu kepada Abram: "Berikanlah kepadaku orang-orang itu, dan ambillah untukmu harta benda itu." 22 Tetapi kata Abram kepada raja negeri Sodom itu: "Aku bersumpah demi TUHAN, Allah Yang Mahatinggi, Pencipta (Yang EMPUNYA) ...

Membangun Sion Membentuk Ulang Kota - oleh Dr. Jonathan David

Ringkasan Khotbah: "Membangun Sion Membentuk Ulang Kota"  16082022  the Upper Room Kembalilah, hai anak-anak yang murtad, demikianlah firman TUHAN, karena Aku telah menjadi tuan atas kamu! Aku akan mengambil kamu, seorang dari setiap kota dan dua orang dari setiap keluarga, dan akan membawa kamu ke Sion.  Yeremia 3:14   Khotbah ini membahas visi tentang pembangunan kembali Sion sebagai inti dari pemulihan kota dan kehidupan umat Tuhan. Dr. Jonathan David menguraikan bagaimana Tuhan sedang bergerak secara aktif untuk membangun Sion, yang bukan hanya sekadar tempat, melainkan juga sebuah dimensi rohani di mana kehadiran, kuasa, dan otoritas Allah termanifestasi. Khotbah dimulai dengan penekanan pada pentingnya mendengar suara Tuhan dan mengasihi kebenaran-Nya. Dr. Jonathan David menyatakan bahwa tanpa kedua hal ini, akan ada kekacauan. Ia juga menekankan tentang karunia-karunia Roh Kudus yang diperlukan, seperti pewahyuan, pengertian, dan hikmat  untuk dapat menge...

SATE 18Juli2020 - Makanan Lahiriah dan Makanan Rohani

Setelah Kemuliaan, Kerajaan, dan Kehendak Bapa, barulah kita berdoa untuk meminta hal-hal untuk mendukung hal rohani yaitu kebutuhan jasmani. Kebutuhan disini adalah makanan(bread). Kita meminta “our daily bread” mengajarkan kepada kita tentang: # tidak kuatir dan kesederhaan, karena yang kita minta adalah roti untuk kesehatan jasmani kita. #kejujuran dan ketekunan.Kita tidak meminta roti untuk orang lain, bukan roti hasil tipuan(Amsal20:17), bukan roti kemalasan (Amsal 31:27), tetapi roti yang didapat karena kejujuran. #jangan kuatir tentang hari esok tetapi terus konsisten bergantung kepada penyediaan ilahi yang membuat kita hidup. #kita memohon kepada Bapa untuk memberikannya dan bukan menjual atau meminjamkannya. Itu artinya kita begantung kepada rahmat (mercy) Bapa. #kita berdoa untuk memberikan roti bukan hanya untuk diri sendiri tetapi orang lain yang terkoneksi juga dengan kita. #kita berdoa untuk memberikan roti HARI INI. Hal ini mengajarkan pada kita untuk selalu mendapatkan ...

Dimensi Tuhan

Ukuran-ukuran Tuhan by ps. Djonny Tambunan 17-Jan-2016 Ukuran-ukuran Tuhan itu tidak pernah bisa ditawar. ukuranNya pasti. Apa pun kondisi kita, Dia tidak pernah mengubahnya. Kita pun mencari yang pasti. Jangan berjalan menurut ukuran kita, semau kita. Tanpa mencapai ukuran Tuhan kita tidak akan berkenan di hadapan Tuhan. Wahyu 11 (Rev 11:1)   Kemudian diberikanlah kepadaku sebatang buluh, seperti tongkat pengukur rupanya, dengan kata-kata yang berikut: "Bangunlah dan ukurlah Bait Suci Allah dan mezbah dan mereka yang beribadah di dalamnya. Ada 3 hal yang selalu diukur oleh Tuhan, yaitu hal-hal yang rohani. Dia mengukur aspek-aspek rohani, bukan seberapa tinggi pendidikanmu, bukan seberapa banyak hartamu. Dia memiliki standar untuk diri kita yang harus bisa capai. Targetnya bukan supaya kita sama seperti Dia bisa menciptakan langit dan bumi yang baru. Bukan itu. Setiap orang yang tidak mencapai ukuran Tuhan, akan kehilangan perkenananNya. Sangat penting buat kita u...