Langsung ke konten utama

Upper Room 2 - DR. Jonathan David

Menjalani kehidupan Roh

Living the life of the Spirit

Pendahuluan

Kita tidak boleh pasif dan membiarkan hari-hari berlalu tanpa arti. di masa pandemi yang sudah 1,5tahun lewat harusnya terus menantikan Tuhan dan mengharapkan terjadi sesuatu yang luarbiasa. Kita harus tau apa yang Tuhan sedang kerjakan menurut agenda-Nya di waktu-waktu ini. Tidak cukup hanya mengenal Tuhan, tanpa mengetahui apa yang sedang dikerjakan-Nya. Dan Ia telah sampaikan kepada nabi dan rasul-Nya apa yang sedang dan segera terjadi di bukan Apri-September 2021 ini. Kita harus menjadi bagian dari apa yang Tuhan kerjakan. Jika kita tidak menantikan Tuhan dan membiarkan diri kita dibawa oleh pemikiran sendiri, yang dipengaruhi oleh opini orang atau dari media, maka apa yang ada pada kita dan kita terima selama ini, otomatis akan hilang dan diambil. Jangan biarkan selama zoom untuk ibadah / komsel itu tanpa kita alami benih yang mengandung kuasa dari firman lewat dan diambil oleh setan di pinggir jalan.

 

Tuhan sedang mempersiapkan terlebih dulu umat-Nya untuk menghadapi sesuatu yang lebih besar. Untuk sebagian besar dari kita, kita telah memasuki awal dari masa lembu kurus; sebab masa kelimpahan lembu tambun telah berakhir. Sebagian di antara kita tetap berada di masa kelimpahan dan menerima lebih lagi untuk tujuan Tuhan berdasarkan kasih-karunianya. Mereka telah menghancurkan roh kelemahan dan roh kemiskinan dan Tuhan telah melepaskan mereka sebagai instrumen pilihan-Nya untuk terjadinya transfer ekonomi dan kekayaan.

Tapi yang dikehendaki Tuhan supaya semua kita bisa menyeberang dan masuk ke musim Tuhan atau masa yang baru. Siap atau tidak semua harus menyebrang. Saya tidak mau tertinggal dan tidak mengalami musim Tuhan yang baru. Sesuatu yang segar dan yang supranatural Tuhan akan segera berikan di antara April sampai September 2021 ini supaya kita mengalami naik ke level yang baru di segala aspek, masuk ke dimensi yang baru bersama Roh Kudus; supaya kita dapat menjadi jawaban bagi dunia ini,  sebagai gereja membawa berkat Abraham sampai kepada bangsa-bangsa.

 

Jangan hanya berdiam diri dan merasa senang, karena tidak harus hadir di gereja, tidak harus memberikan persembahan dan perpuluhan. Saya dan semua saudara harus tetap teguh memegang apa yang sudah kita dapatkan sejak kita dilahirkan kembali ke dalam Kerajaan Sorga dan dikaruniakan Roh Kudus. Pertahankan apa yang sudah ada di dalam, yang sudah terbangun di dalam, sudah harus menjadi karakter dan bagian yang normal dalam hidup kita sehari-hari. Jika tidak, kita harus segera bertobat dan kembali kepada Firman. Sebab perkataan ini sudah tergenapi dan terbukti: Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah." Mat 4:4

Pp. Jonathan David

Di hari-hari ini banyak sekali orang mengalami kegoncangan dan banyak yang tidak dapat bertahan, karena hanya mendapatkan suplaian roti saja, tapi tidak mendapatkan perkataan Allah, membuat ketimpangan dan kegoncangan.

Orang percaya yang tidak memiliki pewahyuan, pengertian dan hikmat; tidak akan mempunyai kekuatan untuk bertindak. Baik rombongan nabi yang di Gilgal mau pun rombongan nabi yang di Yerikho, tidak seperti Elisa. Rombongan nabi hanya tau bahwa Elia akan diangkat Allah ke sorga, tapi Elisa memiliki pengertian dan hikmat yang berbeda; karena dia telah menerima pewahyuan mengenai pengangkatan Elia. Selama 14 tahun Elisa telah mengabdikan diri kepada Elia. Dia tau sesuatu yang berharga telah terbangun dalam hidupnya Elia seumur hidupnya di mana Elia berdiri dan melayani Tuhan. Rombongan nabi itu hanya bisa mengamat-amati, tidak seperti Elisa yang selalu mengikuti Elia dan mendorong dirinya sendiri terus mengikuti kemana pun Elia pergi sampai ia terangkat ke sorga.

 

Papa Jonathan mendapatkan penglihatan tentang bola-bola api. Beliau melihat bola-bola minyak yang seketika berobah menjadi bola-bola api. Saat bola-bola api itu turun ke bumi, bola-bola itu mulai bergerak dengan lebih cepat. Dan bola-bola itu kembali menjadi cair dan turun ke atas semua orang yang berkumpul di tempat itu. Dan ketika minyak turun atas mereka, mereka menemukan bahwa mereka memakai pakaian imam besar. Saya percaya inilah maksud dari penglihatan itu.

Pencurahan Roh Kudus dimulai saat hari Pentakosta 2000 tahun yang lalu. Dan ada suatu waktu saat kepenuhan Roh dilepaskan atas bumi ini. Dilepaskannya minyak Tuhan secara supranatural akan memenuhi hidupmu, sehingga pengurapan itu akan lebih dan lebih besar lagi dan lebih kuat lagi.  Roh Kudus akan melepaskan dimensi ini ke dalam hidup kita.  Ketika hati kita terbuka seperti ini dan kita sungguh merindukan di dalam roh, maka ini waktunya yang mendesak dimana sorga mencurahkan frekuensi yang harus kita tangkap. Pengurapan ganda yang turun atas kita seperti yang tercurah atas mereka dan mereka dapatkan diri mereka memakai jubah imam besar.

Ini adalah awal dari musim yang upbaru dari Tuhan; yang akan menyingkapkan dekade ganda dari destiny dan dekade ganda sorga yang terbuka.

Penglihatan yang pp Jonathan lihat adalah Tuhan bekerja di dalam dan melalui hidup kita. Tuhan bekerja dalam segala keadaan, bahkan dalam masa pandemi Covid-19.  Dia tidak menghentikan rencana-Nya atas hidup kita.

Kita sudah melewati pandemi 1,5 tahun dan visi ini menjadi semakin jelas dan lebih jelas. Ia membentuk patron ilahi dalam hidup kita. Ia menaruhkan hidup-Nya di dalam kita; juga kuasa-Nya di dalam kita. Ia mengajarkan kita untuk menerobos. Ada patron dan juga ada penyelarasan frekuensi di dalam roh kita. Dan di dalam waktu tuaian akhir ini di waktu kita, patron itu menjadi sangat jelas, menjadi blueprint. Blueprint dan patron ini akn mendesain ulang gaya hidup kita.

Dalam waktu dua dekade sorga terbuka ini pelayan-pelayanan strategis akan terbuka kembali. Sebab Tuhan telah membuka gudang persenjataan-Nya. Apa yang dilakukan para pelayan strategis Tuhan dimasa terdahulu seperti Charles Finney, orang strategis seperti Edward Johnson, Katryn Kullman telah kembali kepada Tuhan. Selama hidupnya para pahlawan iman ini telah membentuk mantel-mantel dan itu dikembalikan kepada Tuhan, dikumpulkan, diseleksi dan disimpan di gudang persenjataan Tuhan (armory). Yang membentuk mantel-mantel itu adalah kehidupan mereka, pelayanan mereka, gaya hidup, posisi rohani mereka, kasih-karunia mereka, anugerah, frekuensi firman yang terkandung di dalam doktrin yang mereka percayai.

Kita terkait dengan pekerjaan Roh Kudus di dalam kita oleh karena mereka.

Yeremia 50:25 TUHAN telah membuka tempat perlengkapan-Nya dan mengeluarkan senjata-senjata geram-Nya, sebab ada pekerjaan bagi Tuhan ALLAH semesta alam di negeri orang-orang Kasdim:

Kita menantikan hal yang luarbiasa ini. Dan pencurahan akhir RohKudus ditandai pula dengan dilepaskannya mantel-mantel ini kepada mereka yang memiliki kualifikasi di bumi ini. Saat orang-orang dalam gereja telah siap, maka Roh Kudus akan menyambar mereka.

Kita yang sedang berkumpul di sini harus membuka hati kita untuk kapasitas yang lebih besar itu terjadi. Inilah yang akan Tuhan berikan pada kita oleh karena kasih-karunia dan kerelaan-Nya (Fil 2:12-13) pada untuk musim yang baru ini. Sangat sulit untuk percaya sampai kau benar-benar mengalaminya sendiri dalam hidupmu.

Tuhanlah yang membangun Rumah-Nya dan Roh Kudus memberdayakannya. Ia bekerja untuk gereja yang tidak biasa, mengeksekusi rencana dan tujuan Tuhan dan menundukkan semua musuh sampai seluruh masuh menjadi tumpuan kaki Tuhan kita, Yesus Kristus.

Salah satu kunci yang kita akan terima adalah penguasaan dan pengaruh daripada teritori dan domain di mana kita berada. Masalah orang-orang gereja adalah mereka tidak tau teritori pengaruh mereka. Mereka tidak mempunyai rumah rohani, tapi mereka hanya bergereja di mana mereka merasa perlu saja. Kita bergereja oleh karena alasan bukan karena musiman (for a reason not for a season). Tuhan tidak bisa memberikan sesuatu kepada orang-orang yang tidak ada di dalam rumah. Roh Kudus hanya tercurah kepada 120 orang yang sedang menantikan Tuhan di loteng atas (upper room). Ketika Tuhan katakan tunggu (diam) kita harus menunggu. Di situlah kapasitas dan pengaruh hidup kita akan meningkat. Pegang ini selama masa dekade ganda sorga yang terbuka, karena itu adalah kuncinya, yaitu tetap tinggal di mana Tuhan perintahkan engkau, dan tetaplah tinggal di sana. Ketika kau buka TV sekarang ini, dikatakan “Tetaplah tinggal di rumah” dan “tetap hidup”. Jadi, tetaplah tinggal di dalam Rumah yang Tuhan tetapkan untukmu. Tinggal di kotamu.

Tuhan menunjukkan kunci kepada Ishak, supaya ia tetap tinggal di Filistin dan jangan ke Mesir; sehingga ketika ia taat, ia menerima kelimpahan. Ini bukan bicara memberikan berkat, atau memberkati berkatnya tapi Tuhan memberkati orangnya. Bukan karena ia menanam lantas menuai banyak, seperti ada tertulis, apa pun yang dikerjakannya akan berhasil. Itulah dampak dan pengaruh orang yang diberkati Tuhan karena taat.

Kejadian 26:13 Dan orang itu menjadi kaya, bahkan kian lama kian kaya, sehingga ia menjadi sangat kaya. 14  Ia mempunyai kumpulan kambing domba dan lembu sapi serta banyak anak buah, sehingga orang Filistin itu cemburu kepadanya. II II II

15  Segala sumur, yang digali dalam zaman Abraham, ayahnya, oleh hamba-hamba ayahnya itu, telah ditutup oleh orang Filistin dan ditimbun dengan tanah.

16  Lalu kata Abimelekh kepada Ishak: "Pergilah dari tengah-tengah kami sebab engkau telah menjadi jauh lebih berkuasa dari pada kami."

17  Jadi pergilah Ishak dari situ dan berkemahlah ia di lembah Gerar, dan ia menetap di situ.

Ini nubuatan untuk kita dari pp Jonathan: Kita bisa memerintah bersama Kristus di dalam teritori kita. Dampak terbersar kita ada di teritori kita. kita akan dapatkan perkenanan Tuhan dan manusia; dan Tuhan akan menyediakan kita dengan sumber daya untuk apa yang Ia perintahkan kepada kita. Jadi, tetap tinggal di teritorimu dan diam di dalam pengurapan domain yang Tuhan anugerahkan kepadamu. Jangan melakukan sesuai dengan keinginan hatimu, tapi lakukan apa yang dikatakannya di dalam rohmu. Ini adalah caranya menolong kita untuk diberdayakan oleh RohKudus.

Kita harus tersedia untuk Tubuh Kristus. Kita membangun dengan baik dan kuat untuk menjadi sumber berkat. Kita menyadari, hidup kita, pekerjaan kita, pengaruh kita, hanya ada di dalam teritori kita. Jadi, temukan apa yang Tuhan mau lakukan. Apa domainmu, dan biarkan Tuhan mempersiapkanmu dengan saudara-saudaramu yang lain. Memiliki kekuasaan di setiap domain tidaklah mudah. Tuhan harus menyelaraskan kita, tajam, akurat, di waktu dan di tempat yang tepat. Harapkan sesuatu yang supranatural terjadi di dalam dan melalui hidupmu. Tahun 2021 adalah tahun terjadinya penggenapan. Kau bisa membuat itu terjadi dengan imanmu, dengan ketaatanmu dan dengan semua hal yang berharga yang sudah Tuhan taruhkan di dalam rohmu.

Alkitab mengatakan menaburlah Ishak di tanah itu dan dalam tahun itu juga, ia mendapatkan seratus kali lipat. Tuaian yang maksimum. Kelimpahan terjadi dan kapasitas semakin meningkat. Jadi kita harus tau apa yang Tuhan mau kita lakukan. Itu menjadi prioritas utama. Komitmen kita untuk ini adalah kita membawa transformasi karena ketaatan kita. Pengurapan apostolik adalah untuk melihat bagaimana bangsa-bangsa diubahkan.  Harapkan hari-hari kebangkitan, kedatangan kebangkitan oleh Roh Kudus yang bergerak dengan dahsyat dalam hidupmu.

Tahun 2021 ini antara April-September Tuhan akan meningkatkan kapasitas kita, sehingga kita bukan hanya untuk menghadapi pencobaan-pencobaan, tapi kita bisa menghadapi musuh-musuh yang ada dibalik pencobaan itu. Peperangan yang kita hadapi adalah peperangan yang nyata. Bukan darah dan daging, tapi pemerintahan dan penguasa. Mari kita rayakan kehidupan yang berkemenangan (overcoming life) yang Tuhan berikan kepada kita, sehingga hari-hari sorga di bawah bumi menjadi realita. Amin.

Kita telah membahas bagaimana kita diberdayakan oleh Roh Kudus. Kapan pun ketika kita menyadari apa yang Tuhan tunjukkan kepada kita dan saat Roh Kudus mendatangi kita, itu terjadi karena kita terhubung dengan tahta sorgawi di loteng atas. Pencurahan Roh Kudus sekali lagi akan mendatangi kita dengan cara yang unik.

 

 

 

 

Saya tidak percaya bahwa situasi ini akan terus terjadi, covid-19 harus berhenti.  Terlalu lama untuk mendapatkan jawaban. Kita harus percayai Tuhan bahwa Kerajaan Tuhan akan datang dan kuasa-Nya termanifestasikan lewat gereja-Nya dan akan menghentikan virus ini.  Jika kita tidak bisa menghentikan virus bagaimana kita hentikan iblis. Ketika kita dalam satu tujuan di satu tempat, maka ada perlindungan, ada kemerdekaan. hal yang supranatural terjadi. Sekaranglah waktunya hal ini sedang terjadi. Saat kita berada di tempat kudus, di ruang atas kita terhubung dengan ruang tahta Tuhan, sehingga termanifestasi-Nya Roh Kudus akan terjadi di loteng atas. Ini adalah tempat yang sudah ditentukan.

Kis 2: Kisah Rasul 2:2 Tiba-tiba turunlah dari langit suatu bunyi seperti tiupan angin keras yang memenuhi seluruh rumah, di mana mereka duduk;

Roh Kudus harus datang lebih dan lebih lagi pada gereja-Nya, sehingga Tuhan bisa mengerjakan hal yang dahsyat. Ada proses yang kontinue terjadi di mana kau membaktikan diri pada Allah yang sama, tujuan yang sama, prioritas yang sama, kepemimpinan yang sama dan orang-orang yang sama.

Kisah Rasul 2:42 Mereka bertekun dalam pengajaran rasul-rasul dan dalam persekutuan. Dan mereka selalu berkumpul untuk memecahkan roti dan berdoa.

Kita menciptakan atmosfir untuk Tuhan bergerak, karena kultur daripada Kerajaan Allah sudah terbangun.

Kisah Rasul 2:43 Maka ketakutanlah mereka semua, sedang rasul-rasul itu mengadakan banyak mujizat dan tanda.

Ada kesadaran akan Tuhan karena Roh Kudus bergerak di dalam dan melalui mereka. Mereka fokus pada dinamika gereja, pada doktrin dan pengajaran para rasul, pada persekutuan dan doa.

Di musim yang baru ini juga akan terjadi equalisasi, update dan upgrade seperti yang terjadi di Efesus, Kis 19, pada murid-murid Apolos. Mereka hanya mengalami baptisan pertobatan atau baptisan Yohanes dan belum tau dan belum mengalami baptisan Roh Kudus. Banyak dimensi Roh Kudus yang belum dapat ditangkap oleh Apolos sampai ia mengalami update dan upgrade, setelah belajar dari Priskila dan Akwila (Kis 18:26). Kepemimpinan di dalam gereja harus membangun budaya Kerajaan Allah, sehingga gereja Tuhan bisa bangkit.

Paulus menegaskan perlunya Roh Kudus dan dimensi Roh Kudus harus ada pada orang percaya sehingga bisa dibangun menjadi gereja. Dimensi Roh Kudus ini harus makin jelas dan makin jelas di hati gereja saat ini. Baptisan Roh Kudus bukan bicara hanya sebatas berdoa dengan bahasa roh, tapi lebih dari itu bagaimana Bapa, Yesus dan Roh Kudus hidup di dalam hati kita dan bagaimana kita bisa memanifestasikan kehidupan Kristus di dalam ke luar. Di mana ada Roh Kudus disitulah Kerajaan Allah ada. Tanpa Roh Kudus adalah kehidupan yang berbahaya bagi orang percaya. Bila Aku mengusir setan dalam kuasa Roh Kudus, maka Kerajaan Allah sudah datang kepadamu.  Roh Kudus adalah faktor Allah yang paling kurang di dalam gereja-gereja saat ini.

 

Lihat videonya di link berikut:

https://youtu.be/aUE_2oVWnYw




 

 

 

 

 

Postingan populer dari blog ini

Upper Room 34 - DR. Jonathan David

  25-01-2022   Anugerah Untuk Memerintah (GRACE TO GOVERN) Pendahuluan – oleh Ps. Cyrus Mat 13:23 Yang ditaburkan di tanah yang baik ialah orang yang mendengar firman itu dan mengerti, dan karena itu ia berbuah, ada yang seratus kali lipat, ada yang enam puluh kali lipat, ada yang tiga puluh kali lipat." Problemnya bukan pada kebutuhan tapi pada tanahnya. Jika tanahnya baik, benih akan tumbuh, sebab ada aliran air, karena ada benih yang cerdas yang telah diprogram (dengan pengertian dan hikmat). Kuasa dan kekuatan serta kasih karunia tersembunyi di dalam FT (logos) itu.   Tanah hanya memerlukan kondisi, tidak memerlukan edukasi oleh karena digerakkan oleh sesuatu (Firman dan Roh Kudus) dari dalam yang dipanggil terang Tuhan dan pribadi Tuhan sendiri (Yoh 1:1).   Mengapa tidak kita menerima firman-Nya dan perkataan-Nya dari pribadi Tuhan (YHWH) sendiri. Banyak orang yang suka mendengarkan khotbah yang baik, tapi Kerajaan Allah dan pemerintahan-Nya tidak tertam...

YESUS INGATLAH AKAN AKU

KUASA DARI INGAT-INGATAN Kejadian 8:1 * Maka Allah mengingat  Nuh* dan segala binatang liar dan segala ternak, yang bersama-sama dengan dia dalam bahtera itu, dan Allah membuat angin menghembus melalui bumi, sehingga air itu turun. Ada hal yang aneh dari ayat 1 di atas: Allah mengingat Nuh…. Bagaimana mungkin Allah bisa melupakan dan mengingat Nuh kembali?  Mustahil Allah bisa lupa. Bagaimana mungkin Tuhan melupakan keberadaan Nuh dan keluarganya tengah terombang-ambing dalam bahtera setelah  150 hari lamanya? Gbr:  Trinity Lutheran Church Tapi ayat ini memberitahukan kepada kita, bahwa Tuhan selalu mengingatkan diri-Nya sendiri. Tidak ada seorang pun bisa mengingatkan dan memberikan nasihat kepada Allah. Kejadian 8:21 *Ketika TUHAN mencium persembahan yang harum itu, berfirmanlah TUHAN dalam hati-Nya:* "Aku takkan mengutuk bumi ini lagi karena manusia, sekalipun yang ditimbulkan hatinya adalah jahat dari sejak kecilnya, dan Aku takkan mem...

Upper Room 4 - DR. Jonathan David

 15-06-2021 - Catatan Input Pendahuluan  Di sini kita membayar harga dan memberi perhatian, bukan sekedar mendapat pelajaran Firman. Mulai lebih dalam menconfigurasi hidup kita. Percaya Tuhan saat ini, hal yang supranatural pasti terjadi. Jangan punya kebiasaan buruk, pikiran dan emosi yang buruk. Pada masa krisis ini gereja harus bangkit. Tune freq suara kita. sesuatu yang didepositkan, yang fresh akan masuk dalam hidup kita. Kita berdiri di hadapan Tuhan. Kita mendesak di dalam roh. Bapa kami meminta sesuatu yang urgent untuk menangkap apa yang ada dalam hatimu. Bukan di hati kami. Biar frekuensi sorga terjadi, apa yang belum pernah terjadi. Intensitas dari sorga biar kami rasakan saat ini. Aktivitas dalam roh terjadi saat ini. Biar intensitas itu masuk dalam roh dan menawan hati kami saat ini. Dia yang memulai, Dia menguasai dan Dia yang mengakhiri. Biar tanah hati kita jadi subur ketika kita dengar firmannya datang dari hadirat Tuhan. Dia selaraskan hidup kita. Kita me...

MASUK PADA MASA PENGGENAPAN FIRMAN

Kita adalah generasi yang masuk pada masa penggenapan firman. Namun walau pun sudah mendapatkan banyak perkataan Tuhan, penglihatan, nubuatan dan seterusnya, tetap saja seringkali kita merasa bingung, buntu bahkan sebagian orang menjadi tidak percaya, banyak mengeluh, bersungut-sungut dan undur. Penyebabnya adalah karena kita fokus pada persoalan dan terpengaruh keadaan, hal-hal yang sifatnya natural. Demikian halnya dengan Yosua ketika ia memandangi tembok Yerikho, setelah bangsa Israel telah menyeberang sungai Yordan, di seberang Yerikho.

Mengatasi Spirit Amalek

Perang Melawan Spirit Amalek Dari Generasi ke Generasi Spirit Amalek adalah spirit cinta akan uang, keserakahan, egoisme, spirit familiarity (minta dimaklumi oleh Tuhan untuk suatu perbuatan yang dipandang baik). Spirit Amalek membuat orang percaya menjadi batu sandungan, mencari kesempatan dari kelemahan orang, bahkan menahan kegerakan Tuhan. Kita melihat spirit keserakahan yang sama beroperasi di banyak pemimpin Gereja , bahkan hari ini. L ebih dari apa pun, hal ini telah mendiskualifikasi mereka untuk mengecap firman yang baik dan karunia-karunia dunia yang akan datang ( from ruling in the Tabernacles Age to come, Ibrani 6:5) . Kisah Purim kembali ke waktu ketika orang Amalek menyerang Israel beberapa minggu setelah mereka meninggalkan Mesir di bawah Musa. Kisah ini dicatat dalam Keluaran 17: 8-16. Setelah pertempuran .... (14) Lalu berkatalah TUHAN kepada Musa, "Tulis kanlah semuanya ini dalam sebuah kitab sebagai tanda peringatan, dan ingatkanlah kep...

Duta-duta Kerajaan Sorga

KEWARGAAN SORGA (Php 3:20)   Karena kewargaan kita adalah di dalam sorga, dan dari situ juga kita menantikan Tuhan Yesus Kristus sebagai Juruselamat. Nama kita tercatat di sorga. Kita harus bersuka-cita bukan karena hal-hal yang natural, bukan karena berkat atau rejeki nomplok, tapi kita bersuka-cita karena hal-hal yang dari sorga dan yang spiritual.

PERLUNYA TERUS MENGALAMI UPGRADE DAN UPDATE

PAULUS DI YERUSALEM KPR 21:15-26 Hukum Taurat, sunat dan keimamatan Lewi/Harun telah menjadi budaya dan adat-istiadat yang melekat pada orang Israel ribuan tahun lamanya. Tanpa mereka dan kita mengalami upgrade dan update dengan memperbarui pikiran dan akal-budi, sulit untuk melepaskan kebiasaan dan adat-istiadat tersebut.

KORELASI GEREJA DAN KOTA

Korintus adalah sebuah kota kosmopolitan, ibu kota propinsi Akhaya. Korintus menjadi kota bisnis yang kaya, berpenduduk 200.000 jiwa yang terdiri dari berbagai bangsa terdiri dari orang Yunani, Itali, veteran tentara Roma, pengusaha, pejabat-pejabat tinggi, dan orang-orang Asia termasuk Yahudi.

Pemalas dan Orang Yang Rajin

 Mari kita bahas bersama-sama berdasarkan ayat-ayat Amsal tentang kemalasan dan kerajinan. Ayat-ayat kunci: Amsal 12:24 Tangan orang rajin memegang kekuasaan, tetapi kemalasan mengakibatkan kerja paksa; 13:4 Hati si pemalas penuh keinginan, tetapi sia-sia, sedangkan hati orang rajin diberi kelimpahan; 15:19 Jalan si pemalas seperti pagar duri, tetapi jalan orang jujur adalah rata; 18:9 Orang yang bermalas-malas dalam pekerjaannya sudah menjadi saudara dari si perusak; 21:25 Si pemalas dibunuh oleh keinginannya, karena tangannya enggan bekerja.   Amsal 24:30 Aku melalui ladang seorang pemalas dan kebun anggur orang yang tidak berakal budi.31  Lihatlah, semua itu ditumbuhi onak, tanahnya tertutup dengan jeruju, dan temboknya sudah  roboh. 32 Aku memandangnya, aku memperhatikannya, aku melihatnya dan menarik suatu pelajaran. 33 "Tidur sebentar lagi, mengantuk sebentar lagi, melipat tangan sebentar lagi untuk tinggal berbaring," 34 maka datanglah kemiskinan seperti seora...

RANGKUMAN MASA PERSIAPAN KEDATANGAN TUHAN

22 OKTOBER 2023 s/d 31 MARET 2024 (24 sesi) Ps. Djonny Tambunan Pendahuluan Mat 24:3 Ketika Yesus duduk di atas Bukit Zaitun, datanglah murid-murid-Nya kepada-Nya untuk bercakap-cakap sendirian dengan Dia. Kata mereka: "Katakanlah kepada kami, bilamanakah itu akan terjadi dan apakah tanda kedatangan-Mu dan tanda kesudahan dunia?" Murid-murid menanyakan kepada Yesus tentang tanda dan waktu kedatangan Tuhan dan tanda kesudahan dunia. Namun, Yesus dengan jelas mengatakan; bahwa lebih penting memperhatikan firman dan perkataan-Nya. Sebab perkataan-Nya itu hidup dan kekal, akan tinggal tetap, walau pun langit dan bumi berlalu. Lagi pula, tidak ada seorang pun di sorga yang tau,   juga malaikat tidak tau, bahkan Anak pun tidak. Hanya Bapa sendiri yang tau. Mat 24:35 Langit dan bumi akan berlalu, tetapi perkataan-Ku tidak akan berlalu. Mat 24:36 Tetapi tentang hari dan saat itu tidak seorangpun yang tahu, malaikat-malaikat di sorga tidak, dan Anakpun tidak, hanya Bapa sendir...