Langsung ke konten utama

Postingan

Mengelola Pikiran Dengan Benar (MKS#30)

"Manusia Kerajaan Sorga 30" yang dibawakan pada 15 Maret 2026, Pp. Djonny membagikan pesan mendalam mengenai peran krusial pikiran dalam menghubungkan iman dengan kebenaran Allah.  Beliau menekankan bahwa iman tanpa tindakan jiwa (pikiran) yang selaras akan menjadi "iman yang mati." Berikut adalah poin-poin utama yang dibagikan dalam khotbah tersebut: 1. Pikiran sebagai Penentu Hidupnya Iman Pp. Djonny menjelaskan bahwa banyak orang mengalami "iman yang mati" karena adanya benturan dalam fungsi jiwa, khususnya pada pikiran. Beliau menekankan bahwa pikiran harus dikendalikan dan diselaraskan dengan ukuran iman agar rencana Allah dapat terwujud dalam hidup seseorang. 2. Teladan Abraham: Percaya di Tengah Kemustahilan Mengacu pada Kejadian 15:5-6, khotbah ini menyoroti bagaimana Abraham diperhitungkan benar karena ia percaya.  * Realita vs Iman: Secara logika (Kejadian 11:30), Sarah mandul dan steril, namun Abraham memilih untuk merespon janji Tuhan melalui j...

Prosesi Iman (MKS #29)

Pesan khotbah Ps. Djonny Tambunan dalam video ibadah JMD Bandung tanggal 8 Maret 2026 bertajuk "Manusia Kerajaan Sorga 29" berfokus pada peran pikiran dalam mewujudkan iman agar menjadi sempurna dan tidak mati. ​Berikut adalah poin-poin utama dari pesan tersebut: ​ Abraham sebagai Pola Penyingkapan Misteri Allah :  Ps. Djonny menjelaskan bahwa Abraham bukan sekadar tokoh sejarah, melainkan pola bagi generasi saat ini untuk masuk ke dalam rencana penggenapan Allah. Allah menetapkan Abraham menjadi bapa sejumlah besar bangsa, yang berarti Allah melihat hingga ujung rencana-Nya di mana kerajaan-Nya akan tegak di bumi. ​ Definisi Kerajaan Allah di Bumi: Merujuk pada Roma 14:17, ditekankan bahwa Kerajaan Allah bukanlah soal makanan dan minuman, melainkan soal kebenaran (dikaiosyne), damai sejahtera, dan sukacita oleh Roh Kudus. Tujuan akhirnya adalah membawa pemerintahan surga ke bumi sehingga kehendak Allah terjadi di bumi seperti di surga. ​ Pentingnya Tindakan (Perbuatan) d...

Takdir Ilahi (MKS28)

Pesan penting dari khotbah Pdt. Djonny dalam sesi "Manusia Kerajaan Sorga 28" (1 Maret 2026) berfokus pada panggilan Allah kepada orang percaya untuk keluar dari pengaruh lama dan masuk ke dalam takdir ilahi, mengambil contoh dari kehidupan Abraham. Berikut adalah poin-poin utama pesan yang disampaikan:  *Satu Kesatuan Langit dan Bumi:* Pdt. Djonny menjelaskan bahwa pada mulanya, langit (surga) dan bumi diciptakan sebagai satu kesatuan alam ilahi, bukan dua tempat yang terpisah secara total [10:23]. Pemisahan terjadi karena pemberontakan iblis, dan rencana agung Allah adalah menyatukan kembali keduanya dalam "Langit Baru dan Bumi Baru" yang dipenuhi kebenaran [14:56].  *Panggilan untuk Keluar dari Pengaruh Biologis (Rumah Bapa):* Sebagaimana Abraham dipanggil keluar dari Ur-Kasdim dan rumah ayahnya (Terah), orang percaya dipanggil untuk keluar dari pembentukan, harapan, dan pengaruh masa lalu keluarga yang tidak akurat di hadapan Tuhan [31:21].    * Beliau menekanka...

Iman, Perbuatan, Kebenaran (MKS27)

Penyingkapan dari khotbah PP Djonny hari ini (22 Februari 2026) yang bertema "Manusia Kerajaan Sorga 27" berfokus pada misteri bagaimana manusia dibenarkan oleh Allah melalui pola hidup Abraham. Berikut adalah poin-poin utama penyingkapannya: 1. Rahasia Kebenaran Allah melalui Iman dan Perbuatan Iman sebagai Anugerah: Khotbah menekankan bahwa iman bukanlah hasil usaha manusia (Efesus 2:8-9), melainkan anugerah yang ditaruh Allah di dalam roh manusia. Percaya sebagai Tindakan: Ada perbedaan antara "iman" (pada roh) dan "percaya" (pada jiwa/pikiran). Percaya adalah respons atau perbuatan yang timbul dari iman yang sudah ada. Kebenaran Allah vs Kebenaran Diri: Abraham dibenarkan bukan karena kebenaran menurut standarnya sendiri, melainkan karena Allah memperhitungkan "tindakan percaya"-nya sebagai kebenaran Allah. 2. Pola "Keluar dari Kenajisan" Pola Abraham: Seperti Abraham yang disuruh keluar dari neggʻerinya, umat Tuhan saat ini dip...

Transformasi Karakter dan iman (MKS #26)

Khotbah " Manusia Kerajaan Sorga 26 " yang membahas tentang transformasi karakter dan iman melalui perbandingan antara " Abrahamnya Terah " dan " Abrahamnya Allah ". Poin-poin utama yang disampaikan: Abrahamnya Allah vs. Abrahamnya Terah: Pp menekankan bahwa Allah tidak mencari pribadi yang dibentuk oleh harapan manusia (seperti Terah, ayah Abram), melainkan pribadi yang dibentuk langsung oleh Allah. Abraham harus keluar dari bentukan masa lalunya untuk menjadi " Abrahamnya Allah yang Maha Tinggi ". Panggilan dan Kesetiaan: Mengacu pada Wahyu 17:14 dan Matius 22:14 , khotbah ini menjelaskan empat tahapan hubungan dengan Allah: Banyak yang dipanggil. Sedikit yang merespon dengan benar. Makin sedikit yang terpilih (terseleksi). Sisa yang terakhir adalah mereka yang setia sampai akhir. Ketaatan Total dan Pemisahan: Abraham menunjukkan ketaatan dengan tidak membiarkan Ishak kembali ke Padan Aram ( Kej 24:5-6 ), karena Tuhan telah memerintahkan...

Prinsip Panggilan: Dipanggil, Merespon, Dipilih, dan Setia (MKS #25)

Catatan Khotbah "Manusia Kerajaan Sorga 25" tanggal 8 Februari 2026. Khotbah ini berfokus pada perbedaan antara manusia yang dipanggil oleh Allah dengan manusia yang digerakkan oleh ambisi pribadi atau pengaruh duniawi. Berikut adalah poin-poin utama dari pesan khotbah tersebut: 1. Prinsip Panggilan: Dipanggil, Dipilih, dan Setia Berdasarkan Wahyu 17:14 dan Matius 22:14, khotbah ini menekankan bahwa ada tingkatan dalam merespons Tuhan: Banyak yang dipanggil: Panggilan Tuhan terbuka bagi semua orang. Sedikit yang merespons: Tidak semua orang menanggapi panggilan tersebut dengan benar. Makin sedikit yang terpilih: Allah memproses mereka yang merespon agar imannya bertumbuh dan hidup. Sangat sedikit yang setia: Mereka yang tetap bertahan bersama Tuhan hingga akhir adalah mereka yang akan menang. 2. Belajar dari Tokoh Terah dan Lot Pp. Djonny menggunakan tokoh Terah (ayah Abraham) dan Lot sebagai contoh orang yang tidak sepenuhnya berjalan dalam panggilan Tuhan: Terah: Mesk...

Jalan Tuhan yang Pasti (MKS #24)

1 Februari 2026 - Manusia Kerajaan Sorga 24" yang disampaikan oleh Pp. Djonny. Pesan utama yang dibagikan berfokus pada "Jalan Tuhan yang Pasti" yang diekspos melalui kehidupan Abraham untuk mewujudkan Kerajaan Allah di bumi. ​Berikut adalah poin-poin utama dari khotbah tersebut: ​1. Abraham sebagai Model "Jalan Tuhan" ​Pp. Djonny menekankan bahwa melalui Abraham, Allah pertama kali memperlihatkan sistem, hukum, dan pola-Nya untuk mengembalikan bumi menjadi milik Allah. Abraham dipilih bukan karena kemampuannya, melainkan karena ia merespon apa yang Tuhan nyatakan dari dalam hatinya. ​2. Takdir yang Lebih Besar dari Kemampuan Manusia ​Keluar dari "Rumah Bapa": Pesan ini menekankan pentingnya meninggalkan "spirit Babel" atau mengandalkan kekuatan manusiawi (seperti yang dilakukan Terah dan Nimrod) untuk mencapai cita-cita. ​Penyertaan Tuhan: Takdir sejati manusia seringkali jauh lebih besar daripada yang bisa dipikirkan atau dicapai denga...

Crossover and Takeover (MKS #23)

 25 Januari 2026 - Manusia Kerajaan Sorga 23" ini mendalami karakter dan panggilan Abraham serta perbandingannya dengan Lot. ​Berikut adalah poin-poin utamanya: ​*1. Panggilan Abraham dan Respon Hati* ​Abraham dipanggil bukan sekadar karena ketaatan lahiriah, tetapi karena Tuhan menyelidiki hatinya dan menemukan hati yang tepat. ​Tuhan bersukacita menemukan Abraham karena ini merupakan awal dari perwujudan rencana agung-Nya untuk langit dan bumi yang baru. *​2. Kekuatan Kasih Karunia untuk Taat* ​Abraham memiliki kekuatan untuk meninggalkan negerinya, sanak saudaranya, dan rumah bapanya karena ia memiliki kasih karunia dalam batinnya. ​Khotbah menekankan bahwa ketaatan bukan dimulai dari meminta kekuatan untuk taat, tetapi dari keputusan hati untuk taat, barulah kasih karunia Tuhan akan mengalir. ​*3. Makna Spiritual Sungai Efrat* ​Sungai Efrat menjadi simbol pemisah antara wilayah Babel (ambisi manusia) dan tanah Kanaan (rencana Allah). ​Abraham melakukan "crossover and ...