Khotbah ini membahas tentang strategi iblis dalam menghambat rencana Allah untuk mewujudkan langit dan bumi yang baru melalui sosok Nimrod dan simbolisme menara Babel. Pp Djonny menjelaskan bahwa Nimrod merupakan prototipe antikristus yang membangun kekuasaan berdasarkan keperkasaan manusia dan pemberontakan terhadap Tuhan. Melalui pembangunan Babel, manusia berusaha mencari kemuliaan sendiri dan membangun kesatuan yang tidak tunduk kepada Allah, yang akhirnya justru membawa kekacauan serta perpecahan. Berbeda dengan Babel yang mencerai-beraikan, Kristus datang untuk menyatukan kembali umat manusia melalui perdamaian dalam tubuh-Nya. Secara keseluruhan, pembaca diingatkan untuk waspada terhadap spirit duniawi yang mengandalkan kekuatan daging dan tetap setia pada kebenaran ilahi. Penjelasan ditutup dengan keyakinan bahwa rencana agung Allah tidak akan pernah gagal meskipun iblis terus berusaha menggunakan pola-pola pemberontakan yang sama sepanjang sejarah. Berikut adalah cat...