Langsung ke konten utama

Postingan

Akar dari Krisis Spiritualitas Modern

Banyak orang salah memahami bahwa iman itu hanya soal sorga dan neraka. Pemikiran seperti itu hanyalah manifestasi dari buah Pengetahuan Baik dan Jahat . Padahal di Taman Eden ada hal yang jauh lebih utama, yakni Pohon Kehidupan yang justru diabaikan manusia (Adam dan Hawa). Memahami iman hanya sebagai "tiket ke sorga" atau "penghindar neraka" merupakan bentuk bineristik (hitam-putih) yang sangat khas dari Buah Pengetahuan Baik dan Jahat. Berikut adalah beberapa poin refleksi yang memperkuat pandangan ini: ​ 1. Jebakan Moralitas vs. Kehidupan ​Buah Pengetahuan Baik dan Jahat menciptakan sistem moralitas, sedangkan Pohon Kehidupan menawarkan vitalitas (kehidupan) Ilahi. ​ Sistem Moralitas (Babel): Fokus pada "Apa yang boleh dan tidak boleh?" atau "Bagaimana supaya selamat?". Ini adalah sistem transaksional yang berpusat pada diri sendiri (self-centered). Contoh lain yang gamblang adalah soal halal dan haram atau soal disunat dan tidak disunat...

Mengelola Pikiran Dengan Benar (MKS#30)

"Manusia Kerajaan Sorga 30" yang dibawakan pada 15 Maret 2026, Pp. Djonny membagikan pesan mendalam mengenai peran krusial pikiran dalam menghubungkan iman dengan kebenaran Allah.  Beliau menekankan bahwa iman tanpa tindakan jiwa (pikiran) yang selaras akan menjadi "iman yang mati." Video lengkap: Ibadah JMD Bandung 15 Maret 2026 Berikut adalah poin-poin utama yang dibagikan dalam khotbah tersebut: 1. Pikiran sebagai Penentu Hidupnya Iman Pp. Djonny menjelaskan bahwa banyak orang mengalami "iman yang mati" karena adanya benturan dalam fungsi jiwa, khususnya pada pikiran. Beliau menekankan bahwa pikiran harus dikendalikan dan diselaraskan dengan ukuran iman agar rencana Allah dapat terwujud dalam hidup seseorang. 2. Teladan Abraham: Percaya di Tengah Kemustahilan Mengacu pada Kejadian 15:5-6, khotbah ini menyoroti bagaimana Abraham diperhitungkan benar karena ia percaya.  * Realita vs Iman: Secara logika (Kejadian 11:30), Sarah mandul dan steril, namun Abra...

Prosesi Iman (MKS #29)

Pesan khotbah Ps. Djonny Tambunan dalam video ibadah JMD Bandung tanggal 8 Maret 2026 bertajuk "Manusia Kerajaan Sorga 29" berfokus pada peran pikiran dalam mewujudkan iman agar menjadi sempurna dan tidak mati. ​Berikut adalah poin-poin utama dari pesan tersebut: ​ Abraham sebagai Pola Penyingkapan Misteri Allah :  Ps. Djonny menjelaskan bahwa Abraham bukan sekadar tokoh sejarah, melainkan pola bagi generasi saat ini untuk masuk ke dalam rencana penggenapan Allah. Allah menetapkan Abraham menjadi bapa sejumlah besar bangsa, yang berarti Allah melihat hingga ujung rencana-Nya di mana kerajaan-Nya akan tegak di bumi. ​ Definisi Kerajaan Allah di Bumi: Merujuk pada Roma 14:17, ditekankan bahwa Kerajaan Allah bukanlah soal makanan dan minuman, melainkan soal kebenaran (dikaiosyne), damai sejahtera, dan sukacita oleh Roh Kudus. Tujuan akhirnya adalah membawa pemerintahan surga ke bumi sehingga kehendak Allah terjadi di bumi seperti di surga. ​ Pentingnya Tindakan (Perbuatan) d...

Takdir Ilahi (MKS28)

Pesan penting dari khotbah Pdt. Djonny dalam sesi "Manusia Kerajaan Sorga 28" (1 Maret 2026) berfokus pada panggilan Allah kepada orang percaya untuk keluar dari pengaruh lama dan masuk ke dalam takdir ilahi, mengambil contoh dari kehidupan Abraham. Berikut adalah poin-poin utama pesan yang disampaikan:  *Satu Kesatuan Langit dan Bumi:* Pdt. Djonny menjelaskan bahwa pada mulanya, langit (surga) dan bumi diciptakan sebagai satu kesatuan alam ilahi, bukan dua tempat yang terpisah secara total [10:23]. Pemisahan terjadi karena pemberontakan iblis, dan rencana agung Allah adalah menyatukan kembali keduanya dalam "Langit Baru dan Bumi Baru" yang dipenuhi kebenaran [14:56].  *Panggilan untuk Keluar dari Pengaruh Biologis (Rumah Bapa):* Sebagaimana Abraham dipanggil keluar dari Ur-Kasdim dan rumah ayahnya (Terah), orang percaya dipanggil untuk keluar dari pembentukan, harapan, dan pengaruh masa lalu keluarga yang tidak akurat di hadapan Tuhan [31:21].    * Beliau menekanka...

Iman, Perbuatan, Kebenaran (MKS27)

Penyingkapan dari khotbah PP Djonny hari ini (22 Februari 2026) yang bertema "Manusia Kerajaan Sorga 27" berfokus pada misteri bagaimana manusia dibenarkan oleh Allah melalui pola hidup Abraham. Berikut adalah poin-poin utama penyingkapannya: 1. Rahasia Kebenaran Allah melalui Iman dan Perbuatan Iman sebagai Anugerah: Khotbah menekankan bahwa iman bukanlah hasil usaha manusia (Efesus 2:8-9), melainkan anugerah yang ditaruh Allah di dalam roh manusia. Percaya sebagai Tindakan: Ada perbedaan antara "iman" (pada roh) dan "percaya" (pada jiwa/pikiran). Percaya adalah respons atau perbuatan yang timbul dari iman yang sudah ada. Kebenaran Allah vs Kebenaran Diri: Abraham dibenarkan bukan karena kebenaran menurut standarnya sendiri, melainkan karena Allah memperhitungkan "tindakan percaya"-nya sebagai kebenaran Allah. 2. Pola "Keluar dari Kenajisan" Pola Abraham: Seperti Abraham yang disuruh keluar dari neggʻerinya, umat Tuhan saat ini dip...