Langsung ke konten utama

Postingan

Abraham dan Keturunannya (MKS #37)

Berikut adalah catatan detail dari pesan firman "Manusia Kerajaan Sorga 37" yang disampaikan di GPK JMD Bandung pada 10 Mei 2026: ​ Tema Utama: Perjalanan Hidup Abraham Oleh Iman ​Pesan ini menekankan bahwa Allah menemukan Abraham untuk menjadikannya pelaksana strategi-Nya dalam mewujudkan rencana agung, yaitu Langit Baru dan Bumi Baru [ 04:15 ]. ​ Poin-Poin Penting Pesan Firman: ​ 1. Panggilan Keluar dan Transformasi Identitas [ 03:41 ] ​Abraham dipanggil keluar dari negerinya, sanak famili, dan rumah ayahnya (Terah). ​Iman membuat Abraham mampu melihat bahwa bentukan dunianya yang lama (Babel/Ur-Kasdim) adalah sesuatu yang najis dan akan diruntuhkan oleh Tuhan [ 09:19 ]. ​Terjadi perubahan identitas dari "Abrahamnya Terah" menjadi "Abrahamnya Allah Yang Maha Tinggi", bapa bagi banyak bangsa [ 01:05:55 ]. ​ 2. Definisi Keturunan Abraham [ 17:10 ] ​Keturunan Abraham bukan sekadar hubungan biologis, melainkan mereka yang hidup dengan dimen...

Iman yang Hidup dan Bertumbuh (MKS #36)

Berikut adalah catatan dari pesan khotbah berjudul "Manusia Kerajaan Sorga 36" yang disampaikan di GPK JMD Bandung pada tanggal 3 Mei 2026: ​ Tema Utama: Iman yang Hidup dan Bertumbuh ​Khotbah ini menekankan bahwa iman bukan sekadar status saat lahir baru, melainkan sebuah proses pertumbuhan yang harus disertai dengan perbuatan nyata dalam keseharian. ​ 1. Hakikat Iman yang Benar ​ Iman sebagai Pemberian: Iman adalah pemberian Allah dan bukti keselamatan yang telah dilunasi oleh Kristus [ 03:01 ]. ​ Iman yang Melihat: Iman memberikan kemampuan kepada manusia untuk melihat apa yang harus diperbuat yang bersifat abadi, melampaui hal-hal fisik yang sementara [ 14:46 ]. ​ Iman vs Perbuatan: Berdasarkan Yakobus 2:17, iman tanpa perbuatan pada hakikatnya adalah mati ( nekros ) [ 12:39 ]. Allah menilai apakah iman kita hidup atau mati melalui keputusan-keputusan kecil dalam hidup kita setiap hari ​ 2. Belajar dari Pertumbuhan Iman Abraham ​Pengkhotbah membagi perja...

Intervensi Ego dan Eksekusi Iman

Kejadian 15:5-6 (TB)  Lalu TUHAN membawa Abram ke luar serta berfirman: "Coba lihat ke langit, hitunglah bintang-bintang, jika engkau dapat menghitungnya." Maka firman-Nya kepadanya: "Demikianlah banyaknya nanti keturunanmu." Lalu percayalah Abram kepada TUHAN, maka TUHAN memperhitungkan hal itu kepadanya sebagai kebenaran.   Tuhan telah berjanji kepada Abram, bahwa dia akan menjadi bapa bagi sejumlah bangsa yang tak terhitung banyaknya seperti banyaknya bintang-bintang di langit. Tapi setelah diyakinkan Tuhan dan menjadi percaya dan bahkan telah diperhitungkan sebagai kebenaran, Abram seolah lupa pada janji Tuhan. Di masa penantian itu ia mendengarkan perkataan Sarai. Kejadian 16:2-3 (TB) Berkatalah Sarai kepada Abram: "Engkau tahu, TUHAN tidak memberi aku melahirkan anak. Karena itu baiklah hampiri hambaku itu; mungkin oleh dialah aku dapat memperoleh seorang anak." Dan Abram mendengarkan perkataan Sarai. Jadi Sarai, isteri Abram itu, mengambil Hagar, h...

Gereja Masa Depan" (Bagian 2 UR #223))

THE UPPER ROOM 223 – 10 Maret 2026 “ GEREJA MASA DEPAN” (Bagian 2) Dr. Jonathan David Berikut adalah catatan detail dari pengajaran Dr. Jonathan David mengenai "Gereja Masa Depan" (Bagian 2) yang disampaikan pada 10 Maret 2026: ​ Peran Strategis Perempuan dan Keluarga ​ Kekuatan Karunia Perempuan : Perempuan memiliki kasih karunia untuk bertahan dan kemampuan membedakan serta memahami sesuatu lebih cepat, bahkan melihat hal-hal sebelum terjadi. ​ Penyelamat Generasi : Wanita akan berperan besar dalam menyelamatkan pernikahan, keluarga, dan kota melalui peran baru dalam membesarkan bukan hanya anak sendiri, tetapi juga keluarga dari komunitas yang terhubung. ​ Tantangan Ekonomi Generasi : Dr. Jonathan menyoroti penindasan ekonomi di mana generasi berikutnya sulit memiliki rumah karena perubahan kebijakan dan pendanaan pemerintah. ​ Kekuatan Doa Istri : Doa dan perasaan istri terhadap dunia adalah aset bagi suami; memenangkan hati istri berarti memiliki y...

Sinergi Iman dan Kasih Karunia

Efesus 2:8 (TB)  Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah,  Peristiwa wanita yang sakit pendarahan sangat tepat untuk menjelaskan Sinergi: Diselamatkan "Oleh" Kasih Karunia "Melalui" Iman Dalam kasus wanita yang sakit pendarahan, iman dianalogikan sebagai akun bank. Percaya dalam jiwa wanita adalah ceknya. Jumlahnya adalah "asal kujamah ujung jubah Yesus, maka aku sembuh." Kasih karunia adalah hasil yang keluar dari Yesus, ditarik dari akun bank itu (iman pada Yesus). Namun jumlah yang ditarik ternyata bukan seperti yang tertulis pada cek wanita itu, tapi jauh berlebih. Wanita itu bukan saja menerima kesembuhan, tapi Yesus juga berkata:  " Hai anak-Ku, imanmu telah menyelamatkan engkau. Pergilah dengan selamat dan sembuhlah dari penyakitmu!" M arkus 5:34 (TB)  Analogi akun bank dan cek  menggambarkan sisi "legal-spiritual" dari mukjizat tersebut. Ini memperlihatkan bagaimana...

Iman VS Percaya (MKS #35)

Video khotbah berjudul "Ibadah JMD Bandung 19 April 2026 - Manusia Kerajaan Sorga 35" ini membahas secara mendalam tentang proses pertumbuhan iman melalui teladan kehidupan Abraham. ​Berikut adalah poin-poin penting yang disampaikan dalam khotbah tersebut: ​1. Keluar dari "Rumah Bapa" (Bentukan Duniawi) ​ Pemisahan dari Pengaruh Terah: Abraham harus keluar dari rumah Terah (ayahnya) bukan hanya secara fisik, tetapi juga keluar dari bentukan hidup, cita-cita, dan visi yang dibangun oleh orang tuanya [ 00:43 ]. ​ Pembentukan Mandiri oleh Tuhan: Seseorang harus rela dibentuk secara pribadi oleh tangan Tuhan, bukan sekadar mewujudkan impian orang tua yang terlihat rohani namun belum tentu sejalan dengan rencana agung Allah [ 02:25 ]. ​2. Perbedaan antara Iman dan Percaya ​ Iman sebagai Anugerah: Iman adalah pemberian Allah (kasih karunia) yang ditaruh di dalam roh manusia [ 01:14:49 ]. Abraham diberikan iman oleh Allah sejak ia masih di Ur-Kasdim [ 37...