Langsung ke konten utama

Postingan

Inti Kemenangan Iman:"keputusan jiwa" (MKS32)

"Manusia Kerajaan Sorga 32" berfokus pada misteri bagaimana manusia bisa memperoleh iman melalui pola hidup Abraham. Video lengkap dapat ditonton di sini: ibadah JMD Bandung 29 Maret 2026 - Manusia Kerajaan Sorga 32 Berikut adalah poin-poin pesan utama dari khotbah tersebut: 1. Iman Dimulai dari "Firman Suara" (Rhema ) Pp. Djonny menekankan bahwa iman tidak datang begitu saja, melainkan dimulai dari adanya suara Tuhan di dalam batin atau roh seseorang. Suara ini dibawa oleh Roh Kudus (Roh Kebenaran) yang bergema di hati nurani. Beliau memberikan contoh bahwa meskipun Ibrani 11 mencatat Habel sebagai orang beriman pertama, secara esensi Adam adalah yang pertama menerima iman melalui janji Tuhan di Kejadian 3:15 setelah jatuh dalam dosa. ​1. Iman Dimulai dari "Firman Suara" (Rhema) ​Pdt. Djonny menekankan bahwa iman tidak datang begitu saja, melainkan dimulai dari adanya suara Tuhan di dalam batin atau roh seseorang [ 04:27 ]. ​Suara ini dibawa oleh R...

Menggubris Suara Hati Nurani (MKS #31)

Pesan utama dalam video khotbah Pdt. Djonny yang berjudul "Ibadah JMD Bandung 22 Maret 2026 - Manusia Kerajaan Sorga 31" berpusat pada hubungan antara iman, ketaatan, dan kebenaran Allah melalui teladan hidup Abraham. ​Berikut adalah poin-poin utama dari isi pesan tersebut: ​ Pentingnya Ketaatan yang Didasari Iman: Pdt. Djonny menekankan bahwa iman tanpa perbuatan adalah mati. Kebenaran Allah diperhitungkan kepada manusia bukan hanya karena memiliki "modal" iman, tetapi ketika iman tersebut diekspresikan melalui tindakan nyata dan ketaatan [ 08:12 ]. ​ Belajar dari Abraham: Abraham dijadikan contoh utama karena ia berani meninggalkan Urkasdim dan Haran (negeri asalnya) serta harapan orang tuanya (Terah) untuk mengikuti panggilan Tuhan [ 15:12 ]. Ia bisa melakukan ini karena memiliki "iman yang melihat" kehancuran Babel dan menanti kota yang dibangun oleh Allah sendiri [ 18:27 ]. ​ Suara Roh di Dalam Batin: Pesan ini menjelaskan bahwa iman timb...

Akar dari Krisis Spiritualitas Modern

Banyak orang salah memahami bahwa iman itu hanya soal sorga dan neraka. Pemikiran seperti itu hanyalah manifestasi dari buah Pengetahuan Baik dan Jahat . Padahal di Taman Eden ada hal yang jauh lebih utama, yakni Pohon Kehidupan yang justru diabaikan manusia (Adam dan Hawa). Memahami iman hanya sebagai "tiket ke sorga" atau "penghindar neraka" merupakan bentuk bineristik (hitam-putih) yang sangat khas dari Buah Pengetahuan Baik dan Jahat. Berikut adalah beberapa poin refleksi yang memperkuat pandangan ini: ​ 1. Jebakan Moralitas vs. Kehidupan ​Buah Pengetahuan Baik dan Jahat menciptakan sistem moralitas, sedangkan Pohon Kehidupan menawarkan vitalitas (kehidupan) Ilahi. ​ Sistem Moralitas (Babel): Fokus pada "Apa yang boleh dan tidak boleh?" atau "Bagaimana supaya selamat?". Ini adalah sistem transaksional yang berpusat pada diri sendiri (self-centered). Contoh lain yang gamblang adalah soal halal dan haram atau soal disunat dan tidak disunat...

Mengelola Pikiran Dengan Benar (MKS#30)

"Manusia Kerajaan Sorga 30" yang dibawakan pada 15 Maret 2026, Pp. Djonny membagikan pesan mendalam mengenai peran krusial pikiran dalam menghubungkan iman dengan kebenaran Allah.  Beliau menekankan bahwa iman tanpa tindakan jiwa (pikiran) yang selaras akan menjadi "iman yang mati." Video lengkap: Ibadah JMD Bandung 15 Maret 2026 Berikut adalah poin-poin utama yang dibagikan dalam khotbah tersebut: 1. Pikiran sebagai Penentu Hidupnya Iman Pp. Djonny menjelaskan bahwa banyak orang mengalami "iman yang mati" karena adanya benturan dalam fungsi jiwa, khususnya pada pikiran. Beliau menekankan bahwa pikiran harus dikendalikan dan diselaraskan dengan ukuran iman agar rencana Allah dapat terwujud dalam hidup seseorang. 2. Teladan Abraham: Percaya di Tengah Kemustahilan Mengacu pada Kejadian 15:5-6, khotbah ini menyoroti bagaimana Abraham diperhitungkan benar karena ia percaya.  * Realita vs Iman: Secara logika (Kejadian 11:30), Sarah mandul dan steril, namun Abra...