Langsung ke konten utama

Prinsip Panggilan: Dipanggil, Merespon, Dipilih, dan Setia (MKS #25)

Catatan Khotbah "Manusia Kerajaan Sorga 25" tanggal 8 Februari 2026.

Khotbah ini berfokus pada perbedaan antara manusia yang dipanggil oleh Allah dengan manusia yang digerakkan oleh ambisi pribadi atau pengaruh duniawi.




Berikut adalah poin-poin utama dari pesan khotbah tersebut:

1. Prinsip Panggilan: Dipanggil, Dipilih, dan Setia
Berdasarkan Wahyu 17:14 dan Matius 22:14, khotbah ini menekankan bahwa ada tingkatan dalam merespons Tuhan:
Banyak yang dipanggil: Panggilan Tuhan terbuka bagi semua orang.
Sedikit yang merespons: Tidak semua orang menanggapi panggilan tersebut dengan benar.
Makin sedikit yang terpilih: Allah memproses mereka yang merespon agar imannya bertumbuh dan hidup.
Sangat sedikit yang setia: Mereka yang tetap bertahan bersama Tuhan hingga akhir adalah mereka yang akan menang.

2. Belajar dari Tokoh Terah dan Lot
Pp. Djonny menggunakan tokoh Terah (ayah Abraham) dan Lot sebagai contoh orang yang tidak sepenuhnya berjalan dalam panggilan Tuhan:
Terah: Meskipun keturunan Sem, ia bermigrasi ke Ur-Kasdim (wilayah keturunan Ham) karena tertarik pada kemajuan peradaban Babel dan menyembah ilah lain di sana. Di sana, Terah mencoba membentuk Abram sesuai dengan harapannya sendiri, bukan harapan Tuhan.
Lot: Ia meniru Terah, kakeknya, dengan memilih tempat tinggal berdasarkan apa yang baik secara mata (Lembah Yordan yang subur) hingga akhirnya menjadi warga Sodom. Khotbah ini mengingatkan agar kita tidak menjadi seperti Lot yang hanya mengejar berkat dan kemakmuran ekonomi dan hanya memanfaatkan Tuhan.

3. "Abrahamnya Terah" vs "Abrahamnya Allah"
Pesan ini menyoroti bahwa Abraham pada awalnya dibentuk oleh visi ayahnya (Terah), namun ia harus keluar dari bentukan itu untuk menjadi milik Allah sepenuhnya. Pp. Djonny menekankan pentingnya kita untuk:
Membedakan panggilan Tuhan dari tuntutan zaman: Apakah keputusan hidup kita (pekerjaan, tempat tinggal) didasari oleh panggilan Tuhan atau sekadar mengejar uang dan reputasi? 
Berani memprioritaskan Tuhan: Beliau membagikan kesaksian pribadi saat lebih memilih menjadi hamba Tuhan dengan gaji kecil daripada bekerja di perusahaan minyak besar demi mentaati panggilan-Nya.

Kesimpulan
Pesan khotbah ini adalah ajakan bagi jemaat untuk menjadi "Manusia Kerajaan Sorga" yang benar-benar terpilih dan setia. Kita diingatkan untuk meninggalkan "ilah-ilah lain" (seperti ambisi materi atau harapan orang tua yang tidak sejalan dengan Tuhan) dan memastikan bahwa langkah hidup kita dipandu oleh panggilan spesifik dari Allah agar tidak terdiskualifikasi seperti Terah dan Lot.


Postingan populer dari blog ini

Upper Room 34 - DR. Jonathan David

  25-01-2022   Anugerah Untuk Memerintah (GRACE TO GOVERN) Pendahuluan – oleh Ps. Cyrus Mat 13:23 Yang ditaburkan di tanah yang baik ialah orang yang mendengar firman itu dan mengerti, dan karena itu ia berbuah, ada yang seratus kali lipat, ada yang enam puluh kali lipat, ada yang tiga puluh kali lipat." Problemnya bukan pada kebutuhan tapi pada tanahnya. Jika tanahnya baik, benih akan tumbuh, sebab ada aliran air, karena ada benih yang cerdas yang telah diprogram (dengan pengertian dan hikmat). Kuasa dan kekuatan serta kasih karunia tersembunyi di dalam FT (logos) itu.   Tanah hanya memerlukan kondisi, tidak memerlukan edukasi oleh karena digerakkan oleh sesuatu (Firman dan Roh Kudus) dari dalam yang dipanggil terang Tuhan dan pribadi Tuhan sendiri (Yoh 1:1).   Mengapa tidak kita menerima firman-Nya dan perkataan-Nya dari pribadi Tuhan (YHWH) sendiri. Banyak orang yang suka mendengarkan khotbah yang baik, tapi Kerajaan Allah dan pemerintahan-Nya tidak tertam...

YESUS INGATLAH AKAN AKU

KUASA DARI INGAT-INGATAN Kejadian 8:1 * Maka Allah mengingat  Nuh* dan segala binatang liar dan segala ternak, yang bersama-sama dengan dia dalam bahtera itu, dan Allah membuat angin menghembus melalui bumi, sehingga air itu turun. Ada hal yang aneh dari ayat 1 di atas: Allah mengingat Nuh…. Bagaimana mungkin Allah bisa melupakan dan mengingat Nuh kembali?  Mustahil Allah bisa lupa. Bagaimana mungkin Tuhan melupakan keberadaan Nuh dan keluarganya tengah terombang-ambing dalam bahtera setelah  150 hari lamanya? Gbr:  Trinity Lutheran Church Tapi ayat ini memberitahukan kepada kita, bahwa Tuhan selalu mengingatkan diri-Nya sendiri. Tidak ada seorang pun bisa mengingatkan dan memberikan nasihat kepada Allah. Kejadian 8:21 *Ketika TUHAN mencium persembahan yang harum itu, berfirmanlah TUHAN dalam hati-Nya:* "Aku takkan mengutuk bumi ini lagi karena manusia, sekalipun yang ditimbulkan hatinya adalah jahat dari sejak kecilnya, dan Aku takkan mem...

Upper Room 4 - DR. Jonathan David

 15-06-2021 - Catatan Input Pendahuluan  Di sini kita membayar harga dan memberi perhatian, bukan sekedar mendapat pelajaran Firman. Mulai lebih dalam menconfigurasi hidup kita. Percaya Tuhan saat ini, hal yang supranatural pasti terjadi. Jangan punya kebiasaan buruk, pikiran dan emosi yang buruk. Pada masa krisis ini gereja harus bangkit. Tune freq suara kita. sesuatu yang didepositkan, yang fresh akan masuk dalam hidup kita. Kita berdiri di hadapan Tuhan. Kita mendesak di dalam roh. Bapa kami meminta sesuatu yang urgent untuk menangkap apa yang ada dalam hatimu. Bukan di hati kami. Biar frekuensi sorga terjadi, apa yang belum pernah terjadi. Intensitas dari sorga biar kami rasakan saat ini. Aktivitas dalam roh terjadi saat ini. Biar intensitas itu masuk dalam roh dan menawan hati kami saat ini. Dia yang memulai, Dia menguasai dan Dia yang mengakhiri. Biar tanah hati kita jadi subur ketika kita dengar firmannya datang dari hadirat Tuhan. Dia selaraskan hidup kita. Kita me...

Kepenuhan Kristus

SATE 17 October 2020     Bacalah terlebih dahulu : I Petrus 2:21, Efesus 1:23, Efesus 4:11-13 Dalam kehidupan Yesus sebagai manusia, Ia telah menjadi teladan. Dan Alkitab pun menuliskan bahwa kita harus hidup dalam kepenuhan Kristus, namun yang sering menjadi persoalan adalah kita tidak pernah melihat Yesus hidup sebagai manusia. Itu sebabnya dalam kedaulatanNya, Tuhan telah memilih orang-orang tertentu yang dapat Ia munculkan sebagai bapa rohani agar menjadi model yang terlihat dan kita pun makin bisa mengerti bagaimana mengalami kepenuhan Kristus melalui bapa rohani yang ada. Tapi ada hal yang harus kita ketahui mengenai konsep bapa rohani ini, bahwa tidak semua orang yang mengajarkan Firman Tuhan dapat disebut sebagai bapa rohani. Karena seseorang yang Tuhan munculkan menjadi bapa rohani, sudah pasti memiliki kualitas tertentu dalam hidupnya dan tentunya telah melalui berbagai proses Tuhan. Sehingga di dalam kedaulatan Tuhan, sang bapa rohani bisa dikenali oleh anak-an...

Duta-duta Kerajaan Sorga

KEWARGAAN SORGA (Php 3:20)   Karena kewargaan kita adalah di dalam sorga, dan dari situ juga kita menantikan Tuhan Yesus Kristus sebagai Juruselamat. Nama kita tercatat di sorga. Kita harus bersuka-cita bukan karena hal-hal yang natural, bukan karena berkat atau rejeki nomplok, tapi kita bersuka-cita karena hal-hal yang dari sorga dan yang spiritual.

MASUK PADA MASA PENGGENAPAN FIRMAN

Kita adalah generasi yang masuk pada masa penggenapan firman. Namun walau pun sudah mendapatkan banyak perkataan Tuhan, penglihatan, nubuatan dan seterusnya, tetap saja seringkali kita merasa bingung, buntu bahkan sebagian orang menjadi tidak percaya, banyak mengeluh, bersungut-sungut dan undur. Penyebabnya adalah karena kita fokus pada persoalan dan terpengaruh keadaan, hal-hal yang sifatnya natural. Demikian halnya dengan Yosua ketika ia memandangi tembok Yerikho, setelah bangsa Israel telah menyeberang sungai Yordan, di seberang Yerikho.

PERLUNYA TERUS MENGALAMI UPGRADE DAN UPDATE

PAULUS DI YERUSALEM KPR 21:15-26 Hukum Taurat, sunat dan keimamatan Lewi/Harun telah menjadi budaya dan adat-istiadat yang melekat pada orang Israel ribuan tahun lamanya. Tanpa mereka dan kita mengalami upgrade dan update dengan memperbarui pikiran dan akal-budi, sulit untuk melepaskan kebiasaan dan adat-istiadat tersebut.

KORELASI GEREJA DAN KOTA

Korintus adalah sebuah kota kosmopolitan, ibu kota propinsi Akhaya. Korintus menjadi kota bisnis yang kaya, berpenduduk 200.000 jiwa yang terdiri dari berbagai bangsa terdiri dari orang Yunani, Itali, veteran tentara Roma, pengusaha, pejabat-pejabat tinggi, dan orang-orang Asia termasuk Yahudi.

Mengatasi Spirit Amalek

Perang Melawan Spirit Amalek Dari Generasi ke Generasi Spirit Amalek adalah spirit cinta akan uang, keserakahan, egoisme, spirit familiarity (minta dimaklumi oleh Tuhan untuk suatu perbuatan yang dipandang baik). Spirit Amalek membuat orang percaya menjadi batu sandungan, mencari kesempatan dari kelemahan orang, bahkan menahan kegerakan Tuhan. Kita melihat spirit keserakahan yang sama beroperasi di banyak pemimpin Gereja , bahkan hari ini. L ebih dari apa pun, hal ini telah mendiskualifikasi mereka untuk mengecap firman yang baik dan karunia-karunia dunia yang akan datang ( from ruling in the Tabernacles Age to come, Ibrani 6:5) . Kisah Purim kembali ke waktu ketika orang Amalek menyerang Israel beberapa minggu setelah mereka meninggalkan Mesir di bawah Musa. Kisah ini dicatat dalam Keluaran 17: 8-16. Setelah pertempuran .... (14) Lalu berkatalah TUHAN kepada Musa, "Tulis kanlah semuanya ini dalam sebuah kitab sebagai tanda peringatan, dan ingatkanlah kep...

SUPLAI TAK TERBATAS DARI SORGA

MERENGKUH PORSI-NYA BAGIMU DULU saya dan saudara-saudara punya banyak alasan untuk kecewa, takut dan khawatir. Kita punya banyak sekali alasan untuk tidak mengeluh dan banyak lagi alasan untuk menyerah. Mungkin sebagian kita merasa tidak begitu berarti mengikuti Tuhan atau  rasanya tak sebanding dengan apa yang sudah ku korbankan dan ku berikan. Apa pun alasannya itu rasanya saya setuju, amin. SEKARANG saya tidak lagi melihat alasan-alasan itu. Ketika saya belajar melihat secara spiritual, berpikir dengan akal-budi yang sudah diperbarui sejauh ini, alasan-alasan itu lenyap begitu saja. Saya mencobanya dan berpikir dengan wajar, tapi saya tidak menjumpai alasan itu. Saya tau, ketika saya berjalan menuju jalan masuk ke tempat kudus Nya, mereka berlari kencang meninggalkan saya. Ketika saya berjalan menuju rencana-Nya mereka bersiap-siap dan terburu-buru meninggalkan saya. Ketika saya ada di tempat kediaman-Nya mereka sudah tidak ada. HARI ini Tuhan mendatangi kita. DIA sendi...