Langsung ke konten utama

Strategi iblis dalam menghambat rencana Allah (MKS #21)

Khotbah ini membahas tentang strategi iblis dalam menghambat rencana Allah untuk mewujudkan langit dan bumi yang baru melalui sosok Nimrod dan simbolisme menara Babel. Pp Djonny menjelaskan bahwa Nimrod merupakan prototipe antikristus yang membangun kekuasaan berdasarkan keperkasaan manusia dan pemberontakan terhadap Tuhan. Melalui pembangunan Babel, manusia berusaha mencari kemuliaan sendiri dan membangun kesatuan yang tidak tunduk kepada Allah, yang akhirnya justru membawa kekacauan serta perpecahan. 
Berbeda dengan Babel yang mencerai-beraikan, Kristus datang untuk menyatukan kembali umat manusia melalui perdamaian dalam tubuh-Nya. Secara keseluruhan, pembaca diingatkan untuk waspada terhadap spirit duniawi yang mengandalkan kekuatan daging dan tetap setia pada kebenaran ilahi. Penjelasan ditutup dengan keyakinan bahwa rencana agung Allah tidak akan pernah gagal meskipun iblis terus berusaha menggunakan pola-pola pemberontakan yang sama sepanjang sejarah.



Berikut adalah catatan lengkap mengenai konsep manusia kerajaan surga, fokus pada era pasca-air bah, sosok Nimrod, dan spirit Babel:
1. Konsekuensi Pasca-Air Bah: Masuknya Kembali Dosa
Meskipun air bah telah membinasakan keturunan Kain, dosa masuk kembali dengan cepat melalui Ham yang tidak menghormati Allah dan ayahnya (Nuh).
Iblis memanifestasikan dirinya kembali melalui keturunan Ham karena ia belum sepenuhnya tersingkir dari bumi dan terus mencoba mengklaim otoritas sebagai penguasa dunia.
Tuhan memiliki tujuan akhir untuk mewujudkan langit baru dan bumi baru, di mana kepenuhan Allah bisa berdiam di dalam diri manusia secara jasmaniah.

2. Nimrod: Sosok Penguasa Pertama di Bumi
Identitas: Nimrod adalah keturunan Ham melalui Kus. Ia dikenal sebagai orang pertama yang sangat berkuasa di bumi.
Arti Nama: Kata "Nimrod" sebenarnya adalah sebuah julukan, bukan nama asli, yang dalam bahasa Ibrani berarti pemberontakan, pendurhakan, atau kegagahan.
Karakteristik:
Ia adalah seorang pemburu manusia yang gagah perkasa; ia memburu manusia untuk dikuasai dan membangun kekuasaannya sendiri di atas mereka.
Nimrod membangun struktur sosial mulai dari klan kecil hingga menjadi kerajaan besar seperti Babel, Erekh, dan Akad di tanah Sinear.
Ia dipandang sebagai dewa oleh manusia pada zamannya karena kehebatan dan daya pikirnya.

3. Analisis Istilah "Di Hadapan Tuhan"
Dalam teks Kejadian 10:9, Nimrod disebut pemburu gagah perkasa "di hadapan Tuhan". Namun, dalam bahasa Ibrani asli (Panim atau Paneh), istilah ini berarti bertentangan dengan Allah, membalikkan badan, atau memunggungi Allah.
Hal ini menggambarkan seseorang yang bersembunyi di balik benteng keperkasaannya sendiri dan merasa hebat tanpa memerlukan Tuhan.

4. Spirit Babel dan Pemberontakan Manusia
Tujuan Menara Babel: Pembangunan menara ini bertujuan untuk menciptakan kesatuan manusia yang tidak tunduk pada Tuhan, melainkan demi keagungan manusia dan kelompoknya sendiri.
Pelanggaran Perintah: Allah memerintahkan manusia untuk memenuhi bumi, namun mereka justru ingin berkumpul di satu tempat agar tidak terserak.
Pola Antikristus: Strategi iblis melalui Nimrod disebut sebagai pola antikristus yang bekerja dengan cara yang sama sepanjang zaman—mengandalkan kekuatan daging dan menentang kebenaran Allah. Pola ini juga terlihat pada Raja Nebukadnezar yang menyombongkan Babel sebagai hasil kekuatannya sendiri.
Dampak Babel: Babel menjadi pusat pencemaran rohani yang menularkan benih pemberontakan kepada bangsa-bangsa.

5. Kontras Antara Babel dan Kristus
Babel (Mencerai-beraikan): Nama Babel berarti kekacauan atau kebingungan. Babel mencerai-beraikan manusia karena mereka kehilangan pengertian dan tidak lagi mengandalkan Allah.
Kristus (Menyatukan): Kristus datang untuk mengumpulkan dan mendekatkan kembali manusia yang jauh dari Allah.
Melalui kematian-Nya, Kristus merubuhkan tembok pemisah dan menciptakan satu manusia baru di dalam diri-Nya, mendamaikan manusia dengan Allah melalui salib.

6. Ketetapan Rencana Allah
Meskipun iblis terus mencoba menggagalkan rencana Allah melalui strategi yang sama (Babel, Kanaan, dsb.), Allah tidak pernah gagal.
Allah memanggil Abraham pada waktu yang tepat sebagai bagian dari perwujudan rencana-Nya yang digenapi dalam Kristus.
Proses menuju langit dan bumi yang baru terus berjalan, di mana gereja (sebagai pengantin perempuan) menjadi perwujudan Yerusalem surgawi di bumi.


Postingan populer dari blog ini

EIDO dan GINOSKO

Yohanes 4:10 Jawab Yesus kepadanya: *"Jikalau engkau tahu (eido) tentang karunia Allah dan siapakah Dia yang berkata kepadamu:*  Berilah Aku minum! niscaya engkau telah meminta kepada-Nya dan Ia telah memberikan kepadamu air hidup." Gbr: youtube.com Eido di sini artinya memiliki pengetahuan. Mungkin tau dari orang lain atau pernah melihat-Nya. Pernah mendengar khotbah atau melihat perbuatan dan mujizat yang Yesus lakukan. Mereka yang tidak memiliki pengetahuan disebut orang bodoh dan bahkan sebagai pelaku kejahatan, karenanya mereka menolak karunia Allah dan menolak Yesus yang diutus oleh-Nya. Orang bodoh tidak melihat apa yang disediakan Allah dan akan berakhir kepada hidup yang sia-sia walau sesukses apa pun di dunia ini menurut anggapan orang. Yohanes 1:11-12 1:11 Ia datang kepada milik kepunyaan-Nya, tetapi orang-orang kepunyaan-Nya itu tidak menerima-Nya. 1:12 Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu merek...

Upper Room 34 - DR. Jonathan David

  25-01-2022   Anugerah Untuk Memerintah (GRACE TO GOVERN) Pendahuluan – oleh Ps. Cyrus Mat 13:23 Yang ditaburkan di tanah yang baik ialah orang yang mendengar firman itu dan mengerti, dan karena itu ia berbuah, ada yang seratus kali lipat, ada yang enam puluh kali lipat, ada yang tiga puluh kali lipat." Problemnya bukan pada kebutuhan tapi pada tanahnya. Jika tanahnya baik, benih akan tumbuh, sebab ada aliran air, karena ada benih yang cerdas yang telah diprogram (dengan pengertian dan hikmat). Kuasa dan kekuatan serta kasih karunia tersembunyi di dalam FT (logos) itu.   Tanah hanya memerlukan kondisi, tidak memerlukan edukasi oleh karena digerakkan oleh sesuatu (Firman dan Roh Kudus) dari dalam yang dipanggil terang Tuhan dan pribadi Tuhan sendiri (Yoh 1:1).   Mengapa tidak kita menerima firman-Nya dan perkataan-Nya dari pribadi Tuhan (YHWH) sendiri. Banyak orang yang suka mendengarkan khotbah yang baik, tapi Kerajaan Allah dan pemerintahan-Nya tidak tertam...

Upper Room 2 - DR. Jonathan David

Menjalani kehidupan Roh Living the life of the Spirit Pendahuluan Kita tidak boleh pasif dan membiarkan hari-hari berlalu tanpa arti. di masa pandemi yang sudah 1,5tahun lewat harusnya terus menantikan Tuhan dan mengharapkan terjadi sesuatu yang luarbiasa. Kita harus tau apa yang Tuhan sedang kerjakan menurut agenda-Nya di waktu-waktu ini. Tidak cukup hanya mengenal Tuhan, tanpa mengetahui apa yang sedang dikerjakan-Nya. Dan Ia telah sampaikan kepada nabi dan rasul-Nya apa yang sedang dan segera terjadi di bukan Apri-September 2021 ini. Kita harus menjadi bagian dari apa yang Tuhan kerjakan. Jika kita tidak menantikan Tuhan dan membiarkan diri kita dibawa oleh pemikiran sendiri, yang dipengaruhi oleh opini orang atau dari media, maka apa yang ada pada kita dan kita terima selama ini, otomatis akan hilang dan diambil. Jangan biarkan selama zoom untuk ibadah / komsel itu tanpa kita alami benih yang mengandung kuasa dari firman lewat dan diambil oleh setan di pinggir jalan.   Tu...

Akar dari Krisis Spiritualitas Modern

Banyak orang salah memahami bahwa iman itu hanya soal sorga dan neraka. Pemikiran seperti itu hanyalah manifestasi dari buah Pengetahuan Baik dan Jahat . Padahal di Taman Eden ada hal yang jauh lebih utama, yakni Pohon Kehidupan yang justru diabaikan manusia (Adam dan Hawa). Memahami iman hanya sebagai "tiket ke sorga" atau "penghindar neraka" merupakan bentuk bineristik (hitam-putih) yang sangat khas dari Buah Pengetahuan Baik dan Jahat. Berikut adalah beberapa poin refleksi yang memperkuat pandangan ini: ​ 1. Jebakan Moralitas vs. Kehidupan ​Buah Pengetahuan Baik dan Jahat menciptakan sistem moralitas, sedangkan Pohon Kehidupan menawarkan vitalitas (kehidupan) Ilahi. ​ Sistem Moralitas (Babel): Fokus pada "Apa yang boleh dan tidak boleh?" atau "Bagaimana supaya selamat?". Ini adalah sistem transaksional yang berpusat pada diri sendiri (self-centered). Contoh lain yang gamblang adalah soal halal dan haram atau soal disunat dan tidak disunat...

PANGGILAN KEPADA KEIMAMATAN MELKISEDEK

Ibrani 7:1-3  Sebab Melkisedek adalah raja Salem dan imam Allah Yang Mahatinggi; ia pergi menyongsong Abraham ketika Abraham kembali dari mengalahkan raja-raja, dan memberkati dia. Kepadanya pun Abraham memberikan sepersepuluh dari semuanya. Menurut arti namanya Melkisedek adalah pertama-tama raja kebenaran, dan juga raja Salem, yaitu raja damai sejahtera.

Apa Maksudnya dengan CIPTAAN BARU DALAM KRISTUS?

Kor 5:17        Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang. Ayat di atas menyatakan bahwa kita adalah ciptaan baru di dalam Kristus. Tapi benarkah demikian?   Dan yang lama sudah berlalu? Sebab kata ‘sesungguhnya’ menunjukkan kita belum bisa melihat yang baru itu. Mari kita telaah. Ef 4:24            dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya. MANUSIA BARU kita telah   diciptakan menurut kehendak Allah SECARA SEMPURNA di dalam KEBENARAN DAN KEKUDUSAN YANG SESUNGGUHNYA yaitu DI DALAM KRITUS YESUS.   KEBENARAN DAN KEKUDUSAN INI TELAH TERUJI yaitu Yesus sendiri yang dalam rupa-Nya sebagai manusia – TELAH TERBUKTI SUDAH MENGALAHKAN DOSA DAN MAUT. Ef 2:10        ...

SATE 3 Agustus 2020 – PENGHARAPAN AKAN KEMERDEKAAN DARI KESIA-SIAAN

Bacalah terlebih dahulu : Lukas 11:9-13 dan Yohanes 14:12-17, Yohanes 15:26, Yohane 16:7  *Ketika Bapa memberikan kita Yesus, Dia memberikan kepada kita hal yang terbaik (best of the best). Dan ketika Bapa memberikan kepada kita Roh Kudus, Bapa memberikan kita sisanya untuk menyempurkan apa hal terbaik yang pernah Bapa berikan yaitu Yesus*. Jadi ROH KUDUS ADALAH JAWABAN DARI SEGALA KEBUTUHAN KITA, Roh Kudus adalah jawaban dari segala doa-doa kita, kita tidak perlu lagi mencari jawaban di luar sana karena Roh Kuduslah jawabannya! Jadi jika kalian mau menerima janji-janji Tuhan dan ingin mujizat terjadi dalam hidup kita, kita WAJIB mengetahui bagaimana bermitra (partnership) dengan Roh Kudus.  *#1. Peran Roh Kudus dalam Yohanes 14:16 adalah sebagai Penolong (Comforter, Parakletos). Siapakah yang meminta supaya Bapa memberikan Roh Kudus kepada kita? dan mengapa Yesus harus sampai memintanya kepada Bapa?* Yesus meminta kepada Bapa, supaya orang-orang percaya diberikan Roh Kudus se...

GALATIA 1:10-24 KELUAR DARI HIDUP YANG SIA-SIA

Galatia 1:10 Jadi bagaimana sekarang: adakah kucari kesukaan manusia atau kesukaan Allah? Adakah kucoba berkenan kepada manusia?  Sekiranya aku masih mau mencoba berkenan kepada manusia, maka aku bukanlah hamba Kristus. Sebagai seorang rasul Tuhan, Paulus mengambil SIKAP TEGAS untuk tidak mencari perkenanan manusia. Tujuannya adalah melakukan apa yang Tuhan perintahkan dan menggenapinya. gbr: knowing-jesus.com Ini adalah suatu MASALAH SERIUS dalam hubungan kita dengan Tuhan, sebab Ia adalah Allah yang cemburu. Ketika kita mulai mengandalkan orang dalam hidup kita atau dalam melayani Tuhan, maka kita akan mulai kehilangan pengharapan di dalam Tuhan. Saul sangat mengutamakan orang Israel dibandingkan Tuhan. Ketika Samuel terlambat sedikit datang ke Gilgal, Saul menjadi tidak taat dan mempersembahkan korban bakaran sendiri; karena ia melihat rakyat mulai meninggalkannya. Walau pun Samuel menegurnya dan mengecam perbuatannya yang bodoh, Saul tidak menyesal.  Saul juga...

"Berkat" (Barak/Berekah) Dan Bagaimana Kita Menerima Berkat Itu Dari Tuhan

Konsep Kunci: Barak/Berekah (Berkat) ) Asal Kata: Kata "berkat" dalam bahasa Ibrani adalah barak, yang artinya memberkati. Bentuk kata bendanya adalah berekah, yang berarti hasil dari tindakan memberkati. Makna Mendalam: Barak juga dikaitkan dengan kata "to kneel" atau "menekuk lutut". Ini menunjukkan bahwa berkat dari Tuhan adalah tindakan di mana Tuhan merendahkan diri-Nya untuk melayani dan melimpahkan kebaikan-Nya kepada kita. Contoh Nyata: Tindakan Yesus yang merendahkan diri menjadi hamba, mati bagi kita di kayu salib adalah wujud tertinggi dari barak (berkat) Allah. Ayat Kunci: Amsal 10:22:  "Berkat Tuhanlah yang menjadikan kaya, susah payah tidak akan menambahinya." Mazmur 127:2:  "Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi dan duduk-duduk sampai jauh malam, dan makan roti yang diperoleh dengan susah payah--sebab Ia memberikannya kepada yang dicintai-Nya pada waktu tidur." Pengkhotbah 2:26:  "Karena kepada orang yang dikenan-Nya Ia ...

YUSUF ARITMATEA MENJADI GENERASI PENGGENAP

gambar: myeastercandy.blogspot.co.id Ada orang-orang yang Tuhan sudah siapkan dan tetapkan untuk menjadi pelaksana dari firman-Nya. Di saat saat kritis dan penting banyak orang terkejut,  tidak menyangka, ada orang-orang yang bisa melakukan hal-hal yang kristis. Nama Yusuf dari Arimatea baru muncul di saat-saat kematian Yesus. Dia bukan termasuk 12 murid Yesus. Tidak juga termasuk 70 murid Yesus atau 500 murid Yesus yang lainnya. Yusuf Arimatea tiba-tiba muncul di saat yang kritis sekali.  Ketika tidak ada seorang pun yang tidak punya akses kepada Pontius Pilatus, ternyata muncul Yusuf dari Arimatea. Ketika itu murid-murid Yesus yang sudah mengikuti Dia tiga setengah tahun lamanya semua lari meninggalkan Yesus dan tercerai-berai. Jadi siapa yang akan menguburkan mayat Yesus dengan layak? Siapa yang bisa menggenapkan firman perkataan Tuhan?   Membuat kita terkejut; kapan Tuhan menyiapkannya?  Alkitab hanya menyebut dia adalah seseorang yang berasal da...