Langsung ke konten utama

Kecenderungan Hati (MKS #22)

Sesi ini membahas tentang rencana agung Tuhan dalam membentuk manusia kerajaan surga di tengah upaya iblis yang terus mencemari bumi. Pp Djonny menyoroti perbedaan antara manusia natural yang mengandalkan jiwa serta hikmat duniawi, seperti pada era Nimrod dan Babel, dengan mereka yang hidup dalam tuntunan Roh Allah. Melalui kisah Abraham, dijelaskan bahwa Tuhan melakukan operasi senyap dengan menyelidiki hati dan menguji batin untuk menemukan individu yang benar-benar siap dipanggil keluar dari kegelapan. Abraham dipilih bukan karena inisiatif manusiawi ayahnya, Terah, melainkan karena memiliki kecenderungan hati yang tulus kepada Allah. Fokus utamanya adalah ajakan bagi setiap orang beriman untuk memiliki kelembutan hati agar layak mewarisi bumi dan terlibat dalam penggenapan rencana ilahi. Ketaatan yang murni dan ketergantungan pada kasih karunia menjadi kunci untuk menangkal kontaminasi roh duniawi di masa kini.


Berikut adalah catatan lengkap mengenai konsep Manusia Kerajaan Surga dan rencana agung Allah:

1. Hakikat Manusia Kerajaan Surga dan Rencana Agung Allah
Topik utama ini membahas tentang bagaimana Allah ingin memulihkan kembali kerajaan-Nya di bumi agar menjadi milik-Nya sepenuhnya. 
Rencana agung Allah ini melibatkan keterlibatan manusia dalam penggenapannya, di mana manusia harus berjalan menurut jalan-jalan dan hikmat Tuhan, bukan pengertian sendiri atau hikmat dunia,. Allah sedang melakukan apa yang disebut sebagai "operasi senyap", yaitu sebuah misi yang berjalan berdasarkan hukum dan jalan-jalan-Nya sehingga iblis tidak dapat melakukan intervensi,.


2. Pertentangan: Roh Babel dan Nimrod vs. Karakter Kristus
Pp Djonny menjelaskan adanya konflik spiritual yang terus berlangsung sejak zaman dahulu:
Roh Nimrod dan Babel: Nimrod membangun kerajaan pertama di bumi tanpa kasih karunia Tuhan dan memunggungi Allah. Ia membangun peradaban yang luar biasa untuk kesejahteraan manusia agar mereka tidak lagi menoleh kepada Allah. Karakteristik ini—ingin mencapai langit tanpa Tuhan dan meninggikan diri di atas Allah—adalah karakteristik antikristus.
Karakter Kristus: Sebaliknya, Kristus, meskipun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan itu sebagai milik yang harus dipertahankan, melainkan mengosongkan diri-Nya dan menjadi hamba. Kristus merendahkan diri-Nya sampai mati di kayu salib, sehingga Allah sangat meninggikan-Nya.
Manusia Duniawi (Natural Man): Alkitab menyebut manusia yang mengandalkan jiwanya sendiri sebagai psukikos atau manusia natural. Manusia seperti ini tidak dapat menerima apa yang berasal dari Roh Allah karena dianggap kebodohan. Kecenderungan ini masih sering ditemukan di dalam gereja, di mana orang mengandalkan talenta, pendidikan, dan kemampuan manusiawi daripada Roh Allah.


3. Operasi Senyap Allah: Panggilan Abraham
Setelah peristiwa Babel yang merusak peradaban, Allah menemukan Abraham untuk memulai kembali rencana-Nya. Terdapat perbedaan penting antara Abraham dan ayahnya, Terah:
Terah: Meskipun Terah membawa Abraham keluar dari Urkasdim menuju Kanaan, ia berhenti dan mati di Haran. Secara spiritual, Terah mati di Haran karena ia tetap menjadi penyembah ilah-ilah lain,.
Abraham: Allah memanggil Abraham seorang diri untuk keluar dari kegelapan menuju terang-Nya,. Abraham dipilih karena Allah menyelidiki hati dan menguji batinnya. Allah menemukan kecenderungan hati yang benar pada Abraham, yang membuatnya siap meninggalkan segalanya demi rencana Allah.

4. Kesiapan Hati dan Perwujudan Iman
Allah terus bekerja dengan menyelidiki hati (heart) dan menguji batin (mind/kilyah) setiap manusia,,. Beberapa poin penting mengenai hal ini adalah:
Kecenderungan Hati: Allah mencari manusia yang memiliki kecenderungan hati kepada-Nya, seperti doa Daud untuk Salomo agar memiliki hati yang tulus,.
Iman dan Perbuatan: Iman yang benar tidak boleh mati, melainkan harus disertai perbuatan agar menjadi sempurna,. Perbuatan Abraham yang meninggalkan Haran dan mengalahkan raja-raja (seperti Kedorlaomer) adalah wujud nyata dari imannya yang bergantung pada kasih karunia Allah,,.
Melkisedek (Sem): Setelah kemenangan Abraham, ia diberkati oleh Melkisedek (yang merujuk pada Sem), seorang Imam Allah Yang Maha Tinggi. Melkisedek menyebutnya sebagai "Abrahamnya Allah Yang Maha Tinggi", sebuah nubuatan bahwa Allah akan menjadikan Abraham sebagai kunci awal penggenapan rencana-Nya di bumi,.

5. Kesimpulan: Mewarisi Bumi
Tujuan akhir dari rencana ini adalah agar kehendak surga terwujud di bumi dan iblis serta orang berdosa tersingkir untuk selamanya. Sesuai dengan Matius 5:5, bumi ini dijanjikan bagi mereka yang lemah lembut, yaitu orang-orang yang hatinya mudah dibentuk oleh karya Roh Kudus dan firman Tuhan,. Manusia kerajaan surga adalah mereka yang layak bagi Tuhan dan akan mewarisi bumi untuk selama-lamanya.


Postingan populer dari blog ini

BELAJAR DARI GEREJA EFESUS

Salah satu gereja yang dibangun rasul Paulus dari awalnya adalah jemaat Efesus. Gereja Efesus menjadi gereja yang perkembangannya sangat fenomenal, karena dalam beberapa tahun dilatih oleh rasul Paulus mereka telah memberikan dampak kepada kota Efesus dan firman tersebar di Asia .

Mengikatkan Diri Pada Tuhan Dalam Ikatan Roh

  SATE 24 November 2020 –  Bacalah terlebih dahulu: Roma 1:28, 8:14-17, 6:16-19 Ketika seseorang lahir baru, rohnya menjadi baru karena rohnya bersatu dengan Roh Kudus. Tetapi untuk pikiran (akal budi) harus diperbaharui dari hari ke hari, artinya waktu lahir baru roh kita dibangkitkan sedangkan pikiran kita belum alami pemulihan. Oleh karena itu harus alami pembaharuan dari hari ke hari melalui firman. Sebelum seseorang alami lahir baru, maka rohnya ditawan oleh jiwanya. Sehingga yang dilakukan oleh tubuh adalah segala sesuatu yang sifatnya kedagingan. Kondisi lahir baru tidak serta merta membuat seseorang lantas berubah secara drastis, ada proses yang harus dilalui supaya jiwa dan tubuh pun alami keselamatan dari Allah.   *#1. Mengapa pikiran kita harus alami pembaharuan dari hari ke hari berdasarkan Roma 1:28?*   Unsur JIWA bukanlah langsung berasal dari Allah. Yang langsung dari Allah adalah roh kita. Jiwa yang terdiri dari pikiran, perasaan dan kehendak itu timb...

"Berkat" (Barak/Berekah) Dan Bagaimana Kita Menerima Berkat Itu Dari Tuhan

Konsep Kunci: Barak/Berekah (Berkat) ) Asal Kata: Kata "berkat" dalam bahasa Ibrani adalah barak, yang artinya memberkati. Bentuk kata bendanya adalah berekah, yang berarti hasil dari tindakan memberkati. Makna Mendalam: Barak juga dikaitkan dengan kata "to kneel" atau "menekuk lutut". Ini menunjukkan bahwa berkat dari Tuhan adalah tindakan di mana Tuhan merendahkan diri-Nya untuk melayani dan melimpahkan kebaikan-Nya kepada kita. Contoh Nyata: Tindakan Yesus yang merendahkan diri menjadi hamba, mati bagi kita di kayu salib adalah wujud tertinggi dari barak (berkat) Allah. Ayat Kunci: Amsal 10:22:  "Berkat Tuhanlah yang menjadikan kaya, susah payah tidak akan menambahinya." Mazmur 127:2:  "Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi dan duduk-duduk sampai jauh malam, dan makan roti yang diperoleh dengan susah payah--sebab Ia memberikannya kepada yang dicintai-Nya pada waktu tidur." Pengkhotbah 2:26:  "Karena kepada orang yang dikenan-Nya Ia ...

MASUK PADA MASA PENGGENAPAN FIRMAN

Kita adalah generasi yang masuk pada masa penggenapan firman. Namun walau pun sudah mendapatkan banyak perkataan Tuhan, penglihatan, nubuatan dan seterusnya, tetap saja seringkali kita merasa bingung, buntu bahkan sebagian orang menjadi tidak percaya, banyak mengeluh, bersungut-sungut dan undur. Penyebabnya adalah karena kita fokus pada persoalan dan terpengaruh keadaan, hal-hal yang sifatnya natural. Demikian halnya dengan Yosua ketika ia memandangi tembok Yerikho, setelah bangsa Israel telah menyeberang sungai Yordan, di seberang Yerikho.

The Seed of Succession and the Power of Destiny (UR #240)

Ini merupakan materi pengajaran dari Dr. Jonathan David mengenai prinsip suksesi kepemimpinan spiritual yang berfokus pada konsep benih ilahi dalam diri manusia. Penulis menekankan bahwa masa depan dan kekuatan seseorang ditentukan oleh Kristus sebagai benih yang dibawa, yang memberikan ketangguhan untuk mengatasi segala trauma masa lalu maupun serangan musuh. Beliau menguraikan kriteria kehidupan yang layak direproduksi, yakni pribadi yang berpusat pada salib , memiliki karakter yang baik , serta dipenuhi oleh Roh Kudus . Selain itu, terdapat peringatan tegas untuk menghentikan pelatihan bagi individu yang menunjukkan sikap keras hati, tidak taat, dan suka mengkritik . Secara keseluruhan, dokumen ini berfungsi sebagai panduan praktis untuk membangun generasi pemimpin baru yang memiliki integritas moral dan ketundukan penuh pada firman Tuhan . 14 07 2026 DR JONATHAN DAVID, SUKSESI KEPEMIMPINAN (BAGIAN 3) Catatan Khotbah: Suksesi Kepemimpinan (Bagian 3) Sesi: The Upper Room 240 (1...

GALATIA 1:10-24 KELUAR DARI HIDUP YANG SIA-SIA

Galatia 1:10 Jadi bagaimana sekarang: adakah kucari kesukaan manusia atau kesukaan Allah? Adakah kucoba berkenan kepada manusia?  Sekiranya aku masih mau mencoba berkenan kepada manusia, maka aku bukanlah hamba Kristus. Sebagai seorang rasul Tuhan, Paulus mengambil SIKAP TEGAS untuk tidak mencari perkenanan manusia. Tujuannya adalah melakukan apa yang Tuhan perintahkan dan menggenapinya. gbr: knowing-jesus.com Ini adalah suatu MASALAH SERIUS dalam hubungan kita dengan Tuhan, sebab Ia adalah Allah yang cemburu. Ketika kita mulai mengandalkan orang dalam hidup kita atau dalam melayani Tuhan, maka kita akan mulai kehilangan pengharapan di dalam Tuhan. Saul sangat mengutamakan orang Israel dibandingkan Tuhan. Ketika Samuel terlambat sedikit datang ke Gilgal, Saul menjadi tidak taat dan mempersembahkan korban bakaran sendiri; karena ia melihat rakyat mulai meninggalkannya. Walau pun Samuel menegurnya dan mengecam perbuatannya yang bodoh, Saul tidak menyesal.  Saul juga...

The Seed of God and the Character of Abraham (MKS #53)

Khotbah ini membahas proses rohani di mana Allah menabur benih ilahi ke dalam kehidupan manusia untuk mewujudkan kerajaan-Nya di bumi. Melalui teladan Abraham , dijelaskan bahwa hubungan intim dengan Tuhan dimulai dari panggilan pribadi dan ikatan janji (covenant) yang teguh . Ketaatan mutlak Abraham dalam menjaga ketetapan Allah menjadi dasar bagi Tuhan untuk mempercayakan otoritas-Nya kepada generasi berikutnya. Di sini ditekankan bahwa setiap orang percaya dipanggil untuk memiliki kepribadian yang selaras dengan karakter Allah melalui bimbingan Roh Kudus. Akhirnya, sumber ini menantang umat untuk hidup dalam kesetiaan dan kasih yang radikal agar janji Tuhan dapat tergenapi secara turun-temurun. Ibadah JMD Bandung 6 September 2026 - Manusia Kerajaan Sorga 53 Catatan Khotbah: Manusia Kerajaan Sorga (Bagian 53) Pelayanan: GPK JMD Bandung, Ps. Djonny Tambunan Tanggal: 6 September 2026 1. Landasan Rencana Agung Allah & Benih Sejati Keturunan Raja-Raja: Allah menetapk...

KEHIDUPAN ZOE Kehidupan Yang Berkelimpahan

Kehidupan Berkualitas Yang Yesus Berikan Yoh 10:10 Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup,    dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. gbr: opernarmautralia.org Yesus datang supaya kita akan memiliki kehidupan yang melampaui arus seluruh aspek kehidupan, lebih dari cukup, mencapai setiap bagian dari roh manusia kita, setiap bagian dari alam jiwa kita, pikiran, kehendak dan emosi, mencapai setiap bagian dari tubuh fisik kita, mencapai setiap bagian dari keuangan kita, hubungan dan semua yang berkaitan dengan kehidupan duniawi dan kehidupan spiritual kita. Dalam bahasa Yunani,   ada tiga kata yang berbeda -bios, psuche, dan zoe- diterjemahkan sebagai "hidup", dan masing-masing memiliki arti yang berbeda. Bios – adalah kehidupan biologis kita. Semua makhluk hidup memiliki bios. Bioskop artinya gambar hidup. Biologi ilmu yang mempelajari tentang makhluk hidup. Psuche adal...

Membangun Rumah Perbendaharaan Tuhan

How to Live as a Storehouse Tujuan rumah perbendaharaan Tuhan supaya ada makanan Tuhan . Makanan Tuhan beda dengan makanan saudara . Makanan Tuhan ialah  melakukan pekerjaanNya dan menyelesaikannya. Bagaimana kau bersikap ketika memberikan persembahan. Itu yang lebih penting.  Bangunlah dulu perkenanan Tuhan dalam hidupmu. Bangun hidupmu sebagai rumah Tuhan terlebih dulu, bangun sebagai storehouse. Sebab hal yang sering mengganggu adalah masalah uang. Apa pun kondisi segala sesuatu untuk Tuhan itu tidak pernah boleh diubah. Itu tidak pernah diubah oleh kondisi hidup, karena Tuhan tidak pernah dikondisikan. Kewajiban saudara tidak pernah diubah walau pun krisis ekonomi terjadi. Jangan sekali-sekali kau mengubahnya. Ketetapan itu adalah sebuah hukum. Jika kau melanggar itu berarti kau akan dihukum. Ps.DjonnyTambunan_28Feb2016 Jangan berharap berkat, berharaplah akan perkenanan Tuhan.   Ini adalah prinsip untuk hidup sebagai Rumah Perbendaharaan Tuhan. Ruma...

ROMA 15:1-7

MENANGGUNG KELEMAHAN ORANG YANG TIDAK KUAT 15:1 Kita, yang kuat, wajib menanggung kelemahan orang yang tidak kuat dan jangan kita mencari kesenangan kita sendiri. 15:2 Setiap orang di antara kita harus mencari kesenangan sesama kita demi kebaikannya untuk membangunnya. 15:3 Karena Kristus juga tidak mencari kesenangan-Nya sendiri, tetapi seperti ada tertulis: "Kata-kata cercaan mereka, yang mencerca Engkau, telah mengenai aku." 15:4 Sebab segala sesuatu yang ditulis dahulu, telah ditulis untuk menjadi pelajaran bagi kita, supaya kita teguh berpegang pada pengharapan oleh ketekunan dan penghiburan dari Kitab Suci. 15:5 Semoga Allah, yang adalah sumber ketekunan dan penghiburan, mengaruniakan kerukunan kepada kamu, sesuai dengan kehendak Kristus Yesus, 15:6 sehingga dengan satu hati dan satu suara kamu memuliakan Allah dan Bapa Tuhan kita, Yesus Kristus. 15:7 Sebab itu terimalah satu akan yang lain, sama seperti Kristus juga telah menerima kita, untuk kemulia...