Langsung ke konten utama

Jalan Tuhan yang Pasti (MKS #24)


1 Februari 2026 - Manusia Kerajaan Sorga 24" yang disampaikan oleh Pp. Djonny. Pesan utama yang dibagikan berfokus pada "Jalan Tuhan yang Pasti" yang diekspos melalui kehidupan Abraham untuk mewujudkan Kerajaan Allah di bumi.




​Berikut adalah poin-poin utama dari khotbah tersebut:
​1. Abraham sebagai Model "Jalan Tuhan"
​Pp. Djonny menekankan bahwa melalui Abraham, Allah pertama kali memperlihatkan sistem, hukum, dan pola-Nya untuk mengembalikan bumi menjadi milik Allah. Abraham dipilih bukan karena kemampuannya, melainkan karena ia merespon apa yang Tuhan nyatakan dari dalam hatinya.

​2. Takdir yang Lebih Besar dari Kemampuan Manusia
​Keluar dari "Rumah Bapa": Pesan ini menekankan pentingnya meninggalkan "spirit Babel" atau mengandalkan kekuatan manusiawi (seperti yang dilakukan Terah dan Nimrod) untuk mencapai cita-cita.

​Penyertaan Tuhan: Takdir sejati manusia seringkali jauh lebih besar daripada yang bisa dipikirkan atau dicapai dengan kekuatan sendiri. Keberhasilan Abraham menjadi "Bapa banyak bangsa" adalah karena keterlibatan Tuhan, bukan sekadar usaha pribadi.

​3. Tiga Strategi Allah Melalui Jalan-Nya yang Pasti
​Tuhan mengekspos jalan-Nya melalui Abraham untuk tiga tujuan utama:
​Menyingkirkan Iblis: Mengusir penguasa dunia ini dari bumi untuk selama-lamanya.

​Langit dan Bumi Baru: Mewujudkan tatanan di mana hanya ada kebenaran yang tinggal di dalamnya.

​Seluruh Bumi Penuh Kemuliaan-Nya: Menjadikan manusia sebagai saluran berkat sehingga kemuliaan Tuhan terpancar di bumi.

​4. Perbedaan Kebenaran Allah vs Kebenaran Diri Sendiri
​Khotbah ini memberikan peringatan keras berdasarkan Roma 10:2-3, bahwa banyak orang giat melayani Tuhan namun tanpa pengertian yang benar, sehingga mereka hanya mendirikan "kebenaran mereka sendiri" bukannya "kebenaran Allah".

​Kebenaran Allah (Dikaiosune): Adalah sesuatu yang diperhitungkan karena iman, bukan berdasarkan perbuatan atau hukum Taurat semata.

​Iman dalam Roh: Iman terletak di dalam roh manusia (spirit of faith), dan jiwa kita harus selaras dengan iman tersebut agar kebenaran Allah nyata dalam tindakan kita.

​5. Progres Iman: Dari Iman kepada Iman oleh kasih karunia Allah.

​Pp. Djonny menjelaskan bahwa iman Abraham mengalami kemajuan (progres). Puncaknya adalah ketika Abraham rela mempersembahkan Ishak karena ia secara logika iman percaya bahwa Allah berkuasa membangkitkan orang mati.

​Kesimpulan:
Pesan ini mengajak jemaat untuk hidup dalam "kebenaran Allah" yang dipimpin oleh Roh Kudus, sehingga setiap area kehidupan kita tidak lagi memberi ruang bagi iblis, melainkan menjadi bagian dari perwujudan Kerajaan Sorga di bumi.


PERTANYAAN KOMSEL 6 Feb 26

Abraham dijadikan sebagai Model "Jalan Tuhan" oleh karena dia terus merespon Tuhan dengan benar dan konsisten. Dalam hal apa saja, Tuhan mengekspos (menyorot) kehidupan Abraham untuk mewujudkan rencana Tuhan menghadirkan KerajaanNya di bumi?

Mengapa Terah dan Lot tidak dipilih Tuhan? Tera lah yang pertama berinisiatif mengajak Abram dan Lot keluar dari Babel. Sedangkan Lot masih muda dan memiliki potensi besar menghasilkan keturunan sebuah bangsa, sedangkan istri Abram, Sara itu mandul. 

a. Mengapa pula bukan Sem yang Allah jadikan model bagi jalan Tuhan untuk mewujudkan Kerajaan Allah di bumi? Sem adalah keturunan orang benar. Nuh tidak seperti Terah yang menyembah berhala, sedangkan Sem sendiri boleh dikatakan sudah memiliki posisi rohani yang tinggi di hadapan Allah dan manusia (Kej 9:26). Bukankah Allah lebih mudah memproses Sem dan tinggal memolesnya daripada memproses Abram dari awal lagi?
b. apa yang dapat kita pelajari dari Abraham, sehingga ia bisa menjadi berkat dan bapa bagi banyak bangsa?

Jawab:
Secara spesifik Abraham disorot (diekspos) sebagai model "Jalan Tuhan" dalam beberapa hal:
Abraham melakukan "penyeberangan" secara utuh (ketaatan total).
​Pp. Djonny menekankan poin penting tentang perintah Tuhan kepada Abraham untuk "pergi dari negerimu dan dari rumah bapamu".
​Abraham harus melakukan penyeberangan dari Sungai Efrat untuk meninggalkan sistem kehidupan lama yang dibangun oleh keturunan Ham, Nimrod. Dalam hal Abraham, sistem itu juga terbangun di dalam kehidupan Terah. Dalam hal ini Abraham menunjukkan kualitas ketaatan penuh dan sungguh-sungguh, walaupun dia sendiri tahu dan sadar akan kelemahannya dan Sara yang mandul. Dia percaya Allah sanggup menepati janji-Nya.

Kejadian 12:1-2 (TB) Berfirmanlah TUHAN kepada Abram: "Pergilah dari negerimu dan dari sanak saudaramu dan dari rumah bapamu ini ke negeri yang akan Kutunjukkan kepadamu; 
Aku akan membuat engkau menjadi bangsa yang besar, dan memberkati engkau serta membuat namamu masyhur; dan engkau akan menjadi berkat.


Abraham memanifestasikan kebenaran melalui iman (iman kepada iman).
​Kebenaran Allah (dikaiosune) diperhitungkan karena iman, bukan berdasarkan perbuatan atau hukum Taurat semata.

Pada Abraham-lah "Jalan Tuhan" diekspos secara nyata melalui iman yang diperhitungkan sebagai kebenaran.
​Allah menyelidiki hati dan menemukan dalam diri Abraham sebuah progres ketaatan, menunjukkan sikap hati yang konsisten (keteguhan, ketetapan hati);

C. Abraham sebagai "kunci jalan masuk" strategi global Allah
​Abraham dipilih karena Tuhan ingin menetapkan sebuah pola/sistem percepatan untuk mengembalikan bumi menjadi milik Allah. Abraham bisa menjadi mitra Allah untuk tujuan-Nya: 
​Melalui Abraham, Allah menyatakan janji bahwa "olehmu semua kaum di muka bumi akan mendapat berkat".
​Abraham dijadikan model "Manusia Kerajaan Sorga" yang melalui keturunannya (terutama Kristus), raja-raja (spiritual) akan lahir untuk membawa pemerintahan surga ke bumi dan menyingkirkan iblis untuk selama-lamanya.


Terah tidak mampu menyeberang, karena dia sangat terpengaruh oleh jiwanya - terutama pikiran dan perasaannya - yang terikat oleh kejadian masa lalu dimana anaknya Haran mati waktu dia di Ur Kasdim. Terah sangat “baper” dan tidak bisa “move on”. Artinya sama dengan tidak bisa progres. 

Lot juga tidak mampu menyeberang dari keadaan masa kecilnya semasa berada di Babel. Walaupun Lot percaya kepada Allahnya Abraham dan dikatakan sebagai orang benar oleh Petrus, dia juga tidak mampu menyeberang dari pikirannya. Lot pernah diajak ke Mesir oleh Abram. 

Kejadian 13:10-12 (TB) Lalu Lot melayangkan pandangnya dan dilihatnyalah, bahwa seluruh Lembah Yordan banyak airnya, seperti taman TUHAN, seperti tanah Mesir, sampai ke Zoar. — Hal itu terjadi sebelum TUHAN memusnahkan Sodom dan Gomora. —  
Sebab itu Lot memilih baginya seluruh Lembah Yordan itu, lalu ia berangkat ke sebelah timur dan mereka berpisah.
Abram menetap di tanah Kanaan, tetapi Lot menetap di kota-kota Lembah Yordan dan berkemah di dekat Sodom. 

Mesir juga merupakan gambaran dunia yang mengambil sistem yang ada di Babel. 
Peradabannya tidak jauh berbeda, bahkan dalam hal hedonisme lebih parah, sehingga bisa menyiksa jiwa orang benar seperti Lot. Ia menghadapi kenyataan itu tetapi juga tidak menyingkir dari lembah Yordan, malah makin mendekati Sodom dan akhirnya tinggal di sana. Standar moral itu berpengaruh pada keluarganya, terutama kepada istri dan kedua anak perempuannya. 

Jadi sebenarnya Lot tidak pernah menyeberang secara utuh dari Babel sebagaimana Tuhan inginkan. 

Inilah yang memicu (akar penyebab) terjadinya kegagalan melakukan perintah Tuhan “keluar dari negerimu dan dari rumah bapamu”. 

Lot tidak bisa meraih takdir yang lebih besar yang disediakan Tuhan. Takdir yang melampaui kemampuan kemampuan manusia dan hanya bisa dijangkau lewat iman. 

Pada sesi ini pp menekankan pentingnya meninggalkan "spirit Babel" atau mengandalkan kekuatan manusiawi (seperti yang dilakukan Terah dan Nimrod) untuk mencapai cita-cita.

Meskipun Sem adalah garis keturunan orang benar, Abraham adalah sosok yang secara nyata diekspos sebagai pribadi yang harus memutus hubungan dengan "roh Babel" atau "spirit Nimrod" (mengandalkan kekuatan manusiawi) untuk masuk sepenuhnya ke dalam rencana Allah.

Karena Abraham telah menyeberang secara utuh, maka 
Abraham berhasil masuk kepada takdir yang Tuhan tetapkan oleh iman lewat kasih karunia-Nya, bukan berdasarkan kemampuan Abraham. 

Kasih karunia sendiri tidak memerlukan syarat, tapi Allah tetap melihat respon hati. 

Tiga hal yang Allah ingin lakukan melalui Abraham dan keturunannya terutama melalui Yesus dan generasi Kristus: 1) menyingkirkan iblis dari bumi ini. 2) menjadikan langit baru dan bumi baru. 3) menjadikan bumi penuh kemuliaan-Nya dalam kekudusan Tuhan.

​Abraham menjadi model transisi dari kebenaran yang bersifat keturunan (seperti Sem) menjadi kebenaran yang didasarkan pada respon pribadi terhadap firman Tuhan yang melampaui logika manusia.
Dari sinilah kita belajar dari Abraham tentang kerendahan hati, kelembutan hati, respon hati dan tentang ketaatan mutlak. 


Postingan populer dari blog ini

Upper Room 2 - DR. Jonathan David

Menjalani kehidupan Roh Living the life of the Spirit Pendahuluan Kita tidak boleh pasif dan membiarkan hari-hari berlalu tanpa arti. di masa pandemi yang sudah 1,5tahun lewat harusnya terus menantikan Tuhan dan mengharapkan terjadi sesuatu yang luarbiasa. Kita harus tau apa yang Tuhan sedang kerjakan menurut agenda-Nya di waktu-waktu ini. Tidak cukup hanya mengenal Tuhan, tanpa mengetahui apa yang sedang dikerjakan-Nya. Dan Ia telah sampaikan kepada nabi dan rasul-Nya apa yang sedang dan segera terjadi di bukan Apri-September 2021 ini. Kita harus menjadi bagian dari apa yang Tuhan kerjakan. Jika kita tidak menantikan Tuhan dan membiarkan diri kita dibawa oleh pemikiran sendiri, yang dipengaruhi oleh opini orang atau dari media, maka apa yang ada pada kita dan kita terima selama ini, otomatis akan hilang dan diambil. Jangan biarkan selama zoom untuk ibadah / komsel itu tanpa kita alami benih yang mengandung kuasa dari firman lewat dan diambil oleh setan di pinggir jalan.   Tu...

GALATIA 1:10-24 KELUAR DARI HIDUP YANG SIA-SIA

Galatia 1:10 Jadi bagaimana sekarang: adakah kucari kesukaan manusia atau kesukaan Allah? Adakah kucoba berkenan kepada manusia?  Sekiranya aku masih mau mencoba berkenan kepada manusia, maka aku bukanlah hamba Kristus. Sebagai seorang rasul Tuhan, Paulus mengambil SIKAP TEGAS untuk tidak mencari perkenanan manusia. Tujuannya adalah melakukan apa yang Tuhan perintahkan dan menggenapinya. gbr: knowing-jesus.com Ini adalah suatu MASALAH SERIUS dalam hubungan kita dengan Tuhan, sebab Ia adalah Allah yang cemburu. Ketika kita mulai mengandalkan orang dalam hidup kita atau dalam melayani Tuhan, maka kita akan mulai kehilangan pengharapan di dalam Tuhan. Saul sangat mengutamakan orang Israel dibandingkan Tuhan. Ketika Samuel terlambat sedikit datang ke Gilgal, Saul menjadi tidak taat dan mempersembahkan korban bakaran sendiri; karena ia melihat rakyat mulai meninggalkannya. Walau pun Samuel menegurnya dan mengecam perbuatannya yang bodoh, Saul tidak menyesal.  Saul juga...

Upper Room 34 - DR. Jonathan David

  25-01-2022   Anugerah Untuk Memerintah (GRACE TO GOVERN) Pendahuluan – oleh Ps. Cyrus Mat 13:23 Yang ditaburkan di tanah yang baik ialah orang yang mendengar firman itu dan mengerti, dan karena itu ia berbuah, ada yang seratus kali lipat, ada yang enam puluh kali lipat, ada yang tiga puluh kali lipat." Problemnya bukan pada kebutuhan tapi pada tanahnya. Jika tanahnya baik, benih akan tumbuh, sebab ada aliran air, karena ada benih yang cerdas yang telah diprogram (dengan pengertian dan hikmat). Kuasa dan kekuatan serta kasih karunia tersembunyi di dalam FT (logos) itu.   Tanah hanya memerlukan kondisi, tidak memerlukan edukasi oleh karena digerakkan oleh sesuatu (Firman dan Roh Kudus) dari dalam yang dipanggil terang Tuhan dan pribadi Tuhan sendiri (Yoh 1:1).   Mengapa tidak kita menerima firman-Nya dan perkataan-Nya dari pribadi Tuhan (YHWH) sendiri. Banyak orang yang suka mendengarkan khotbah yang baik, tapi Kerajaan Allah dan pemerintahan-Nya tidak tertam...

Efesus 3:16-20 - DOA PAULUS

MEMPERBESAR KAPASITAS ROH Efesus 3:16-20 3:16  Aku berdoa supaya Ia, menurut kekayaan   kemuliaan-Nya, menguatkan dan meneguhkan kamu oleh Roh-Nya di dalam batinmu, 3:17 sehingga oleh imanmu Kristus diam di dalam hatimu dan kamu berakar serta berdasar di dalam kasih. 3:18 Aku berdoa, supaya kamu bersama-sama dengan segala orang kudus dapat memahami, betapa lebarnya dan panjangnya dan tingginya dan dalamnya kasih Kristus, 3:19 dan dapat mengenal kasih itu, sekalipun ia melampaui segala pengetahuan. Aku berdoa, supaya kamu dipenuhi di dalam seluruh kepenuhan Allah. 3:20 Bagi Dialah, yang dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita, Doa yang disampaikan  dalam Efesus 3: 16-20 pada dasarnya ada lima hal yang  rasul Paulus doakan agar mereka dan kita memiliki: ...

BELAJAR DARI GEREJA EFESUS

Salah satu gereja yang dibangun rasul Paulus dari awalnya adalah jemaat Efesus. Gereja Efesus menjadi gereja yang perkembangannya sangat fenomenal, karena dalam beberapa tahun dilatih oleh rasul Paulus mereka telah memberikan dampak kepada kota Efesus dan firman tersebar di Asia .

EIDO dan GINOSKO

Yohanes 4:10 Jawab Yesus kepadanya: *"Jikalau engkau tahu (eido) tentang karunia Allah dan siapakah Dia yang berkata kepadamu:*  Berilah Aku minum! niscaya engkau telah meminta kepada-Nya dan Ia telah memberikan kepadamu air hidup." Gbr: youtube.com Eido di sini artinya memiliki pengetahuan. Mungkin tau dari orang lain atau pernah melihat-Nya. Pernah mendengar khotbah atau melihat perbuatan dan mujizat yang Yesus lakukan. Mereka yang tidak memiliki pengetahuan disebut orang bodoh dan bahkan sebagai pelaku kejahatan, karenanya mereka menolak karunia Allah dan menolak Yesus yang diutus oleh-Nya. Orang bodoh tidak melihat apa yang disediakan Allah dan akan berakhir kepada hidup yang sia-sia walau sesukses apa pun di dunia ini menurut anggapan orang. Yohanes 1:11-12 1:11 Ia datang kepada milik kepunyaan-Nya, tetapi orang-orang kepunyaan-Nya itu tidak menerima-Nya. 1:12 Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu merek...

PANGGILAN KEPADA KEIMAMATAN MELKISEDEK

Ibrani 7:1-3  Sebab Melkisedek adalah raja Salem dan imam Allah Yang Mahatinggi; ia pergi menyongsong Abraham ketika Abraham kembali dari mengalahkan raja-raja, dan memberkati dia. Kepadanya pun Abraham memberikan sepersepuluh dari semuanya. Menurut arti namanya Melkisedek adalah pertama-tama raja kebenaran, dan juga raja Salem, yaitu raja damai sejahtera.

SATE 3 Agustus 2020 – PENGHARAPAN AKAN KEMERDEKAAN DARI KESIA-SIAAN

Bacalah terlebih dahulu : Lukas 11:9-13 dan Yohanes 14:12-17, Yohanes 15:26, Yohane 16:7  *Ketika Bapa memberikan kita Yesus, Dia memberikan kepada kita hal yang terbaik (best of the best). Dan ketika Bapa memberikan kepada kita Roh Kudus, Bapa memberikan kita sisanya untuk menyempurkan apa hal terbaik yang pernah Bapa berikan yaitu Yesus*. Jadi ROH KUDUS ADALAH JAWABAN DARI SEGALA KEBUTUHAN KITA, Roh Kudus adalah jawaban dari segala doa-doa kita, kita tidak perlu lagi mencari jawaban di luar sana karena Roh Kuduslah jawabannya! Jadi jika kalian mau menerima janji-janji Tuhan dan ingin mujizat terjadi dalam hidup kita, kita WAJIB mengetahui bagaimana bermitra (partnership) dengan Roh Kudus.  *#1. Peran Roh Kudus dalam Yohanes 14:16 adalah sebagai Penolong (Comforter, Parakletos). Siapakah yang meminta supaya Bapa memberikan Roh Kudus kepada kita? dan mengapa Yesus harus sampai memintanya kepada Bapa?* Yesus meminta kepada Bapa, supaya orang-orang percaya diberikan Roh Kudus se...

Inti Kemenangan Iman:"keputusan jiwa" (MKS32)

"Manusia Kerajaan Sorga 32" berfokus pada misteri bagaimana manusia bisa memperoleh iman melalui pola hidup Abraham. Video lengkap dapat ditonton di sini: ibadah JMD Bandung 29 Maret 2026 - Manusia Kerajaan Sorga 32 Berikut adalah poin-poin pesan utama dari khotbah tersebut: 1. Iman Dimulai dari "Firman Suara" (Rhema ) Pp. Djonny menekankan bahwa iman tidak datang begitu saja, melainkan dimulai dari adanya suara Tuhan di dalam batin atau roh seseorang. Suara ini dibawa oleh Roh Kudus (Roh Kebenaran) yang bergema di hati nurani. Beliau memberikan contoh bahwa meskipun Ibrani 11 mencatat Habel sebagai orang beriman pertama, secara esensi Adam adalah yang pertama menerima iman melalui janji Tuhan di Kejadian 3:15 setelah jatuh dalam dosa. ​1. Iman Dimulai dari "Firman Suara" (Rhema) ​Pdt. Djonny menekankan bahwa iman tidak datang begitu saja, melainkan dimulai dari adanya suara Tuhan di dalam batin atau roh seseorang [ 04:27 ]. ​Suara ini dibawa oleh R...

Sinergi Iman dan Kasih Karunia

Efesus 2:8 (TB)  Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah,  Peristiwa wanita yang sakit pendarahan sangat tepat untuk menjelaskan Sinergi: Diselamatkan "Oleh" Kasih Karunia "Melalui" Iman Dalam kasus wanita yang sakit pendarahan, iman dianalogikan sebagai akun bank. Percaya dalam jiwa wanita adalah ceknya. Jumlahnya adalah "asal kujamah ujung jubah Yesus, maka aku sembuh." Kasih karunia adalah hasil yang keluar dari Yesus, ditarik dari akun bank itu (iman pada Yesus). Namun jumlah yang ditarik ternyata bukan seperti yang tertulis pada cek wanita itu, tapi jauh berlebih. Wanita itu bukan saja menerima kesembuhan, tapi Yesus juga berkata:  " Hai anak-Ku, imanmu telah menyelamatkan engkau. Pergilah dengan selamat dan sembuhlah dari penyakitmu!" M arkus 5:34 (TB)  Analogi akun bank dan cek  menggambarkan sisi "legal-spiritual" dari mukjizat tersebut. Ini memperlihatkan bagaimana...