THE UPPER ROOM 218 – 27 Januari 2026
Kasih Karunia Untuk Mengejar Takdir Tanpa Gangguan (Bagian 2)
1. Panggilan untuk Membangun Mezbah dan Menyelami Roh
- Membangun Mezbah: Setiap orang percaya dipanggil untuk membangun mezbah dan mempersembahkan korban agar Allah turun dengan api-Nya.
- Sungai yang Dalam: Tuhan sedang mengukur "seribu hasta lagi" agar kita dapat menjelajahi sungai Allah yang semakin dalam, sehingga tidak ada lagi pergumulan di dalam hati.
- Pola Pikir Kerajaan: Tuhan ingin kita memiliki pola pikir, gaya hidup, dan perilaku yang sesuai dengan pola Kerajaan Allah.
2. Belajar dari Tokoh Alkitab: Ketaatan dan Identitas
- Daniel: Ia bangkit di tengah budaya asing karena mengenal Tuhan, mengetahui panggilannya, dan memahami apa yang perlu dilakukan.
- Ester: Tuhan memiliki kasih karunia yang berbeda untuk orang yang berbeda; Ester dipakai melalui cara yang bagi sebagian orang dianggap "tidak rohani".
-
Elia:
- Kekuatan Elia terletak pada kesadarannya di hadapan siapa ia berdiri.
- Ketaatan Elia untuk pergi ke sungai Kerit dan Sarfat adalah kunci untuk mematahkan kuasa musuh dan mengendalikan unsur bumi (menghentikan hujan).
- Tuhan yang mengutus kita juga akan menjadi Tuhan yang menguji kita.
3. Peperangan Rohani dan Otoritas
- Menghancurkan Kuasa Musuh: Kita diutus untuk menghancurkan kuasa musuh (seperti kuasa Baal) di wilayah-wilayah tertentu melalui ketaatan penuh kepada Tuhan.
- Dunia Roh itu Nyata: Pertempuran di masa depan bukan sekadar pemerintahan lahiriah, melainkan melawan kuasa-kuasa gelap di dunia roh.
- Otoritas Firman: Kata-kata orang percaya yang taat menjadi "rudal rohani" yang dapat mengubah takdir ilahi dan mematahkan kutukan.
- Frekuensi Roh Kudus: Berbicara dalam Roh Kudus dapat mengganggu frekuensi musuh dan memutus komunikasi serta upaya penyelidikan mereka.
4. Kehidupan Iman dan Mujizat
- Melampaui Keterbatasan: Seperti janda di Sarfat yang hanya memiliki sedikit minyak dan tepung, sedikit yang kita miliki dapat menjadi alat berkat Tuhan yang melimpah jika disentuh oleh-Nya.
- Mengalahkan Kematian: Melalui kehidupan iman yang supranatural, dampak kematian pada orang-orang yang dikasihi dapat terputus.
- Iman dan Perbuatan: Iman dimulai dari Firman Tuhan, namun tanpa perbuatan, iman tersebut akan lenyap.
- Reaksi Berantai Iman: Ketaatan memilih kehendak Allah menciptakan reaksi berantai yang mendatangkan pembebasan penuh mujizat.
5. Pesan untuk Gereja dan Pelayan Tuhan
- Gembala yang Berhati Allah: Tuhan sedang membangkitkan gembala-gembala yang menyampaikan pewahyuan, hikmat, dan pengertian agar jemaat bertambah banyak.
- Pentingnya Kualitas: Lebih baik memilih pemimpin yang sedikit lebih unggul dan memberikan kesempatan kepada mereka yang benar-benar kompeten daripada dipimpin oleh yang "kedua terbaik".
- Misi vs Pariwisata: Pelayanan bukan tentang jumlah negara yang dikunjungi (pariwisata), melainkan tentang penugasan kerasulan yang nyata.
- Tujuan Akhir: Tuhan sedang membentuk kita untuk masa depan yang luar biasa, di mana generasi mendatang akan melihat kepenuhan Tuhan dalam hidup kita.
Ringkasan Doa/Deklarasi:
"Setiap tempat di mana Tuhan mengutusku adalah tempat yang tepat untuk terobosan. Aku adalah hamba Allah dan berdiri di hadapan-Nya; ketaatanku akan mewujudkan pekerjaan Tuhan dan aku akan menuai berkat-Nya tanpa ada bahaya yang menimpa."