UPPER ROOM 213 – 9 Desember 2025
“PEMURNIAN SEBELUM PENAKLUKAN”
Dr. Jonathan David
1. Memahami Posisi dan Persiapan Rohani
- Posisi Gereja: Gereja saat ini diibaratkan sedang berdiri di depan tembok Yerikho, sepenuhnya percaya pada janji Tuhan.
- Pemurnian dan Pelatihan: Sebelum memasuki fase "penaklukan", Roh Kudus sedang melatih tangan, suara, mata, penglihatan, dan kerohanian umat-Nya agar setiap aspek kehidupan berada di bawah kendali ilahi.
- Menjaga Hati: Penting untuk menjaga hati tetap bersih dan kuat karena kelimpahan hati menentukan apa yang diucapkan mulut. Perubahan sejati harus terjadi di dalam hati sebelum penaklukan luar dapat terwujud.
2. Prinsip "Menyeberang" (Crossing Over)
-
Metodologi yang Berbeda: Setiap generasi memiliki cara unik untuk menyelesaikan tugasnya.
- Musa menyeberangi Laut Merah dengan memukulkan tongkatnya.
- Yosua menyeberangi Sungai Yordan dengan para imam yang melangkah ke air membawa Tabut Perjanjian.
- Ketaatan Mutlak: Menyeberang ke sisi lain membutuhkan ketaatan mutlak terhadap instruksi spesifik Tuhan, bukan sekadar perbaikan penampilan luar.
- Menemukan Cara: Tuhan akan memberikan metodologi khusus bagi setiap individu untuk memenuhi panggilan-Nya; jangan mencoba mengikuti pola orang lain atau mengambil tugas orang lain karena dapat menyebabkan hilangnya kasih karunia.
3. Persepsi dan Mengatasi Ketakutan
- Persepsi Rohani: Iblis sering kali mencoba menghancurkan kemampuan kita untuk melihat melampaui penglihatan fisik.
- Menghadapi Tembok: Tembok penghalang sering kali ada dalam pikiran. Jika seseorang melihat kekalahan, itulah yang akan dialaminya.
- Lumpuhkan Musuh: Di dunia roh, musuh sebenarnya sudah lumpuh sebelum mereka bangkit melawan umat Tuhan. Ketakutan seharusnya berada di perkemahan musuh, bukan di perkemahan umat Tuhan.
4. Kepemimpinan dan Pelayanan
- Struktur Lima Jawatan: Semua orang dalam pelayanan harus memiliki peran yang jelas (rasul, nabi, penginjil, gembala, atau pengajar), namun tujuan akhirnya adalah memenuhi rencana Tuhan sesuai Efesus 4.
- Hikmat dalam Bertindak: Seperti Daud yang memberi hikmat kepada Salomo untuk menghadapi orang jahat, Tuhan akan memberikan hikmat pada waktu yang tepat kepada para pemimpin-Nya.
- Bukan tentang Ukuran: Keberhasilan pelayanan tidak diukur dari ukuran gedung atau jumlah jemaat, melainkan dari kesetiaan melakukan apa yang Tuhan perintahkan.
5. Pesan Nubuatan
- Akhir dari Penundaan: Tidak ada lagi rintangan, rasa menahan diri, atau penundaan.
- Terobosan Finansial: Akan ada bagian dan kesempatan yang adil dalam terobosan finansial yang akan datang, di mana umat Tuhan akan menerima porsi buah sulung untuk melayani orang lain.
- Kehadiran Supernatural: Roh Kudus akan menaungi hidup umat-Nya sehingga hal-hal ilahi dapat mengalir keluar tanpa terkontaminasi.