Langsung ke konten utama

BAGAIMANA KITA BISA MASUK DALAM ALAM KEMUSTAHILAN

BAGAIMANA KITA BISA MASUK DALAM ALAM KEMUSTAHILAN  Bagian 1
Ps. Ir.  Yappy Widjaya 16Feb14
LUK AS 1:36-38
(Luk 1:36)  Dan sesungguhnya, Elisabet, sanakmu itu, iapun sedang mengandung seorang anak laki-laki pada hari tuanya dan inilah bulan yang keenam bagi dia, yang disebut mandul itu.

(Luk 1:37)  Sebab bagi Allah tidak ada yang mustahil."

(Luk 1:38)  Kata Maria: "Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu." Lalu malaikat itu meninggalkan dia.

Hal yang tidak mungkin adalah dimensinya Tuhan. Bagi Allah tidak ada yang mustahil. Semua agama mempercayai hal itu.

Ketika Abraham sudah berusia 99 tahun Allah berbicara, tahun depan Sara akan melahirkan seorang anak laki-laki. Sara tertawa. Tapi Allah berkata tidak ada yang mustahil bagi Tuhan.

Markus 9:21

(Mar 9:21)  Lalu Yesus bertanya kepada ayah anak itu: "Sudah berapa lama ia mengalami ini?" Jawabnya: "Sejak masa kecilnya.

(Mar 9:22)  Dan seringkali roh itu menyeretnya ke dalam api ataupun ke dalam air untuk membinasakannya. Sebab itu jika Engkau dapat berbuat sesuatu, tolonglah kami dan kasihanilah kami."

(Mar 9:23)  Jawab Yesus: "Katamu: jika Engkau dapat? Tidak ada yang mustahil bagi orang yang percaya!"

Yesus mengatakan tidak ada yang mustahil bagi orang percaya.
Tadi di Lukas dikatakan tidak ada yang mustahil bagi Allah, sekarang tidak ada yang mustahil bagi orang percaya.

Artinya, semua jalan telah terbuka bagi kita. Kemustahilan itu terbuka lebar-lebar bagi kita orang percaya. Segala sesuatu menjadi mungkin. Jalan masuk ke alam (dimensi) itu sudah terbuka.  Pahami hal ini. Terbuka bagi orang percaya. All things are possible. Segala sesuatu mungkin bagi orang percaya. Murid-murid tidak bisa melakukannya, karena matanya masih tertutup.

Luk 7:1-10 Kita sudah tau kisah iman seorang centurion (perwira) Romawi yang besar ini.  
Perwira ini sudah mendengar mengenai Yesus yang suka menyembuhkan orang sakit, orang buta, orang timpang dan lumpuh. Ketika hambanya yang dikasihinya sakit dan hampir mati, ia meminta hamba-hambanya untuk menjumpai Yesus. Ketika Yesus sudah dekat, terjadilah sesuatu. Tiba-tiba ia menyadari siapa Yesus itu. Bukan hanya orang yang dapat menyembuhkan, tapi jauh lebih besar dan mulia daripada itu, sehingga ia merasa tidak layak dijumpai Yesus atau pun menjumpai Yesus sendiri. Dia katakan melalui sahabat-sahabatnya bahwa cukup bagi Yesus untuk mengatakan sepatah kata saja untuk hambanya supaya sembuh. Perwira ini percaya bahwa Yesus adalah seorang yang memiliki otoritas dari sorga. Yesus menjadi heran karena iman sebesar ini tidak pernah dijumpainya di seluruh Israel.

Iman yang seperti perwira ini yang membuat kita masuk ke alam kemustahilan. Imannya dipakai bukan untuk diri sendiri, tapi untuk kepentingan orang lain. Bagaimana bisa ia memiliki iman sebesar ini?

Walau pun perwira ini tidak pernah bertemu Yesus secara  belangsung, Yesus mengetahui ukuran iman yang dimiliki perwira ini.

Yesus memiliki iman untuk banyak orang, iman untuk kita. Iman seperti inilah yang bisa membuka alam supranatural.

Yakobus 2:14-24

Iman tanpa perbuatan adalah mati. Iman tidak bisa ditunjukkan tanpa perbuatan. Iman bekerjasama dengan perbuatan-perbuatan dan oleh perbuatan-perbuatan itu iman menjadi sempurna. Setan-setan pun percaya dan gemetar. Jangan hanya percaya tapi tidak dapat membuktikannya lewat perbuatan-perbuatan baik. Manusia dibenarkan oleh karena iman yang ditunjukkan dengan perbuatan. Tidak bisa iman itu berdiri sendiri, atau pun perbuatan itu tanpa didasari iman melainkan oleh karena belas kasihan atau sungkan.  Abraham dibenarkan karena perbuatan-perbuatannya, ketika ia mempersembahkan Ishak, anaknya di atas mezbah.


A. Produksi iman seperti perwira Kapernaum.
Bagaimana kita memproduksi iman seperti perwira itu?

1.       Percaya apa yang Tuhan katakan itu sudah final (sudah terjadi dalam hidup kita). Meski orang lain mengatakan hal-hal yang berbeda. Final  artinya bahwa itu sudah terjadi. Kita harus memiliki rasa percaya yang sangat teguh. Ketika kita menerima perkataan Tuhan, artinya kita sudah sembuh, sudah dipulihkan, sudah terjadi, walau pun pada kenyataannya mungkin belum terlihat. Gen 1:3 And God said, Let there be light: and there was light.

Ketika Tuhan berfirman, maka itu adalah langkah untuk kita masuk ke alam kemustahilan. Otoritas Tuhan langsung bekerja dan tidak ada apa pun atau siapa pun yang mampu menghalanginya, termasuk Tuhan sendiri. Firman tidak bisa menentang firman, tapi firman yang satu selalu meneguhkan firman yang lain.

Ketika Tuhan sudah katakan itu SUDAH terjadi (WAS). Jangan ambil yang lain, ambil perkataan Tuhan.

(Joh 8:31)  Maka kata-Nya kepada orang-orang Yahudi yang percaya kepada-Nya: "Jikalau kamu tetap dalam firman-Ku, kamu benar-benar adalah murid-Ku

(Joh 8:32)  dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu."

Jangan lepaskan perkataan Tuhan dari genggamanmu, pegang dengan teguh, walau pun orang berkata lain, dokter mengatakan lain, ekonom berkata berbeda. Firman itu akan memerdekakan kita dari perasaan kita, dari suara dari pikiran kita sendiri atau suara-suara dari luar. Jangan lepaskan keyakinan kita dari perkataan Tuhan. Make possible the impossible. All things are possible. Do the imposible.

2.      Firman yang diperkatakan Tuhan adalah bahan (materi) untuk mujizat atau kunci untuk masuk ke alam kemustahilan. Katakan sepatah kata saja…..maka hambaku akan sembuh. Yos 6:1-5. Ay2. See, I have given..Jericho into your hand. Aku sudah berikan….          2Raja2 5:10-14 Kisah mengenai Naaman yang kena kusta. Ia lebih suka melakukan menurut caranya dan tempat yang dipilihnya. Ia menjadi panas hati mendengar perintah Elisa, yang bahkan tidak menjumpainya. Itulah gambaran kita. Pada akhirnya Naaman menuruti juga dan menjadi sembuh.

Jangan malas atau ragu untuk bertindak atas firmanNya. Jangan merespon suara yang lain. Tepat lakukan secara akurat perkataan Tuhan. Pegang perkataan Tuhan kuat-kuat. Just believe, just obey and act! Jangan bertindak berdasarkan pikiran dan kemauan kita. Taati SEPENUHNYA sampai mujizat itu terjadi. Jangan berhenti sampai mujizat terjadi.

3.      Dalam firman yang kita dengar itu Ia menyatakan kehendakNya. Dalam perkataan Tuhan ada keinginan Tuhan. Dan kita harus menyelaraskan diri kita dengan perkataanNya. Jika ia katakan kita sembuh, Ia ingin kita menjadi sembuh. Masalahmu sudah beres, maka Ia inginkan masalah kita sudah selesai dan beres. Yesus betul-betul berkehendak menyembuhkan hamba perwira di Kapernaum itu. Setiap firman adalah kehendakNya. Kosongkan pikiranmu jangan pakai caramu. Firman dan RohNya akan bekerja supaya itu terjadi dalam hidup kita. Malaikat pun akan melayani dan seluruh alam semesta itu akan mendukung supaya firman itu tergenapi dalam hidup kita.

Dengar, dengar, dengar  …dan dengar terus perkataan Tuhan sehingga iman itu muncul.


B. KETAATAN YANG TEGAS.

1.       Upgrade ketaatan kita kepada level yang baru. Jika ingin masuk ke dalam alam kemustahilan, kita harus berani taat, apa pun harga dan pengorbanan yang harus kita bayar. Alami ketaatan yang tegas. Dia Allah penyedia. Taati persepuluhan dan persembahanmu. Masuki level ketaatan yang baru. Taat untuk kepentingan Tuhan, bukan untuk kepentinganmu. Perpuluhan untuk melindungimu dari belalang pelahap. Ini untuk kepentinganmu. Jadi bawalah persembahan dan perpuluhanmu (tithes) supaya tersedia makanan di rumah Tuhan. Spiritual blessings itulah yang harus kita kejar. Ketika kita taat iman kita meningkat, hikmat meningkat, kita akan alami terobosan-terobosan yang baru. Itulah berkat-berkat rohani. Ketika berkat rohani datang kita akan dipercaya Tuhan untuk menerima berkat-berkat jasmani.

2.      Ketaatan itu harus mengikuti instruksi secara tepat (akurat). 2 Raj2 4:3-6 Minyak seorang janda. Si janda dan keluarganya melakukan segala instruksinya secara tepat sehingga mujizat terjadi. Percaya dan taati instruksi atas apa yang Tuhan sudah katakan.

3.      Pertahankan posisi ketaatan kita walau pun kita melihat sesuatu terjadi. Jangan bergeser, jangan negosiasi, jangan tawar menawar.

Bagian 2
Lanjutan ps.Yappy 2Mar2014

REVIEW Bagian Pertama

Yesus menegaskan tidak ada yang mustahil bagi ORANG PERCAYA. Bagaimana kita bisa masuki alam kemustahilan sebagai orang percaya? Apa yang banyak orang tidak bisa lakukan dan tidak bisa terobos kita bisa terobos, lakukan dan mencapainya. Bagaimana? Ini yang menjadi kerinduan hati kita. Tuhan sudah tunjukkan jalannya dan caranya, karena sudah banyak orang yang mengalaminya.

Pernyataan ini dikatakan oleh Yesus sebagai Anak Manusia bukan sebagai Tuhan. Jalan itu sudah dibuka lebar-lebar. Perwira Romawi (centurion) itu mengalami peningkatan iman dalam waktu yang singkat. Tadinya ia meminta Yesus datang ke rumahnya lewat teman-temannya. Tiba-tiba ia berkata: tidak perlu Yesus datang. Ia tidak layak menerima Tuhan dan juga ia tidak layak mendatangiNya. Cukup katakan sepatah kata, maka hambaku akan sembuh. Mengapa ia tiba-tiba memiliki iman yang besar itu?

Kita tau ia orang yang sangat peduli kepada para prajuritnya atau orang lain. Ia tidak membiarkan begitu saja hambanya yang sakit dan hampir mati. Betul-betul tidak ada kepentingan pribadinya. Ketika kita berdoa bagi kepentingan orang lain kita bisa betul-betul berdoa. Sikap yang sama juga dimiliki oleh Cornelius. Ia banyak berdoa dan bersedekah bukan untuk kepentingan diri sendiri. Sering kita berdoa untuk diri sendiri, dan jarang berdoa untuk orang lain. Kita harus membangun iman kita bukan untuk diri sendiri, tapi juga untuk kepentingan orang lain.

Kol0se

(Col 4:12)  Salam dari Epafras kepada kamu; ia seorang dari antaramu, hamba Kristus Yesus, yang selalu bergumul dalam doanya untuk kamu, supaya kamu berdiri teguh, sebagai orang-orang yang dewasa dan yang berkeyakinan penuh dengan segala hal yang dikehendaki Allah.

(Col 4:13)  Sebab aku dapat memberi kesaksian tentang dia, bahwa ia sangat bersusah payah untuk kamu dan untuk mereka yang di Laodikia dan Hierapolis.

Epafras bekerja dengan tulus dan bergumul dengan kesungguhan hati untuk kepentingan orang lain; supaya mereka diteguhkan dan memiliki keyakinan penuh. Supaya mereka makin maju dalam segala hal yang dikehendaki Allah. Inilah yang kita harus bangun. Bangun iman kita untuk kepentingan Tuhan dan orang lain.

Pahami bahwa apa yang  T uhan katakan itu sudah final atau sudah terjadi dalam hidup kita. Kita sudah dijadikan sebelum dunia dijadikan. Kita sudah dipilih dan ditetapkan dan hari-hari yang kita jalani sudah Tuhan tetapkan dan sudah ditulis. Kita harus memanifestasikan apa yang sudah ditetapkan Tuhan itu. Pastikan setiap hari kita mendengar dan mendapatkan perkataan Tuhan.

Tidak ada yang mustahil bagi orang yang mendapatkan perkataan Tuhan. Firman yang Tuhan katakan itu adalah bahan untuk mujizat. Ketika kau mengalami kesulitan, kesakitan atau masalah apa pun, cari perkataan Tuhan. Jangan selalu mencari kesembuhan, tapi cari dulu perkataan Tuhan. Selalu rindukan perkataan Tuhan. Awalnya centurion itu minta Yesus datang, melihat dan meletakkan tanganNya ke atas hambanya. Kepala rumah ibadah pun demikian dan juga orang banyak pada umumnya. Namun perempuan yang mengalami pendarahan itu menciptakan caranya sendiri: asal ku jamah saja jumbai jubahnya, aku akan sembuh. Ia menciptakan sendiri teknologinya, yang berasal dari benih perkataan Tuhan. Jangan inginkan solusi instan, langsung beres. Ketika kekurangan uang, orang inginnya ada orang lain datang memberikan uang kepadanya. Jangan kau lakukan demikian, tapi carilah maksud-maksud Tuhan atas kesulitan kita dan dapatkan perkataan Tuhan. Tuhan, apa yang kau masudkan dengan kesulitan ini dan bagaimana Tuhan kata Engkau mengenai hal ini? Jika kau dapatkan perkataanNya maka imanmu akan bertumbuh.

Centurion itu akhirnya tersadar, tidak perlu Yesus datang, cukup dengan sepatah-kata yang Yesus ucapkan saja, maka hambanya akan sembuh.

FirmanNya adalah bahan mujizat dan kunci untuk masuk ke alam kemustahilan.

Yos 6:1-2; 2:9

Orang Yerikho takut kepada orang Israel sehingga mereka membangun tembok yang begitu kuat. Selama puluhan tahun mereka merasa terteror oleh berita-berita apa yang Allah lakukan bagi Israel. Mulanya orang Israel tidak mengetahui hal itu dan malahan berpikir tidak mungkin untuk dapat menembus tembok Yerikho.

Kebanyakan orang Kristen merasa terteror dalam hidupnya, merasa dengan mudah iblis mengobrak-abrik rumahnya, hingga harus diberikan minyak urapan berulang-ulang. Padahal sebenarnya merekalah yang terteror. Sebenarnya mereka takut. Sebenarnya orang dunia sedang menanti-nantikan anak-anak Allah (sons of God) dinyatakan.

Firman Tuhan itu bahan mujizat dan itu harus terus bertumbuh, bertunas dan berbuah. Kalo kita menanam maka kita akan menuai, sebab Tuhan menciptakan segala sesuatu dari firmanNya dan dari perkataanNya. Dari yang tidak ada menjadi ada. Itu sebabnya orang Israel juga harus berkeliling sekali setiap hari selama 6 hari dan 7x pada hari yang ketujuh. Jangan kau fokus pada apa yang dapat kau lihat dengan mata. Taat saja melakukan dan bertindak  atas firmanNya. Jangan malas meresponi dan terus pegang teguh firmanNya sampai terjadi. Tuhan tidak melakukan sim salabim, tapi Tuhan tunjukkan caranya.

Dalam perkataanNya ada keinginan Tuhan dan kehendakNya. Selaraskan keinginanmu dengan keinginan dan kehendak Tuhan. Jangan gumuli lagi perkataan Tuhan, percaya saja. Matikan suara yang timbul dari pikiranmu.

Miliki ketaatan yang tegas. Taat 100% dan belajar untuk selalu taat, jangan hanya sekali-sekali. Jangan menimbang-nimbang menurut pikiranmu. Jangan pilih-pilih akan firman yang menguntungkan saja menurut pikiranmu. Ketaatan yang tegas membutuhkan pengorbanan. Taati firman apakah itu menguntungkan atau tidak, karena kita lakukan itu untuk Tuhan dan untuk orang lain. Berapa pun harga dan pengorbanan yang harus kau bayar, taat saja.

Kejadian 26:4-5

(Gen 26:4)  Aku akan membuat banyak keturunanmu seperti bintang di langit; Aku akan memberikan kepada keturunanmu seluruh negeri ini, dan oleh keturunanmu semua bangsa di bumi akan mendapat berkat,

(Gen 26:5)  karena Abraham telah mendengarkan firman-Ku dan memelihara kewajibannya kepada-Ku, yaitu segala perintah, ketetapan dan hukum-Ku."

Tuhan mengatakan hal ini kepada Ishak. Dia tegaskan karena ketaatan Abraham adalah untuk tujuan generasi-generasi berikutnya.

Miliki ketaatan yang tegas demi keturunan-keturunanmu. Ini yang harus menjadi kerinduanmu dengan mentaati perintah, ketetapan dan hukum-hukum Tuhan.

Kita harus belajar pada level ketaatan yang baru. Upgrade dalam hal ketaatan. Taati perintah Tuhan dalam hal persepuluhan dan persembahan. Masalah uang seringkali menjadi masalah. Banyak orang rela memberikan waktunya dan tenaganya, tapi tidak uangnya. Ikuti instruksi secara tepat dan akurat.

Saul tidak taat kepada perintah Tuhan melalui nabi Samuel. Ia tidak membunuh raja Amalek, raja Agag. Ia juga mengambil jarahan dengan alasan rohani sebagai persembahan. Ia melakukan kesalahan besar, sama dengan dosa bertenung. Jangan main-main dengan ketaatan.
Naaman diinstruksikan mandi di sungai Yordan 7x. Janda itu diminta untuk meminjam bejana-bejana yang kosong sebanyak-banyaknya, menutup pintunya dan menuang minyak dari buli-buli sehingga mujizat terjadi. Lakukan ketaatan dengan menggunakan telinga seorang murid; mencatat dan melakukan dengan akurat.

Ibrani 5:11
(Heb 5:11)  Tentang hal itu banyak yang harus kami katakan, tetapi yang sukar untuk dijelaskan, karena kamu telah lamban dalam hal mendengarkan (dumb of hearing).

Jangan menjadi tumpul dalam mendengarkan dan menangkap perkara-perkara rohani. Miliki telinga seorang murid. Ada instruksi segera taati.

Pertahankan posisi ketaatkan, jangan bergeser atau bernegosiasi. Jangan kompromi ketika ada kerugian; atau apa pun yang terjadi. Ada cemooh, ada ejekan, ada aniaya jangan mundur dan bergeser atau menurunkan standar.

C. TELADAN PENGORBANAN

Supaya kita bisa masuk ke alam kemustahilan, miliki roh pengorbanan (spirit of sacrifice), sehingga kita bisa menjadi teladan dan model. Jangan pikirkan diri sendiri; harus sensitive untuk rela berkorban. Panggilan kita adalah menyediakan diri untuk rela berkorban. Banyak orang egois dan tidak peduli. Gereja harus jadi contoh dan menjadi model dalam sikap. Jangan berhitung-hitungan dalam berkorban. Teladani Yesus, contoh yang paling sempurna. Dia tinggalkan sorga dan kemuliaanNya. Dia ambil rupa seorang manusia, hamba yang taat sampai mati di kayu salib. Dia lakukan untuk tujuan Bapa dan kita; supaya kita kembali kepada Bapa. Berkorban adalah sifatNya Allah.

(2Co 8:1)  Saudara-saudara, kami hendak memberitahukan kepada kamu tentang kasih karunia yang dianugerahkan kepada jemaat-jemaat di Makedonia.

(2Co 8:2)  Selagi dicobai dengan berat dalam pelbagai penderitaan(great trial of affliction), sukacita mereka meluap (abundance of joy) dan meskipun mereka sangat miskin (deep poverty), namun mereka kaya dalam kemurahan.

(2Co 8:3)  Aku bersaksi, bahwa mereka telah memberikan menurut kemampuan mereka, bahkan melampaui kemampuan mereka.
(2Co 8:4)  Dengan kerelaan sendiri mereka meminta dan mendesak kepada kami, supaya mereka juga beroleh kasih karunia untuk mengambil bagian dalam pelayanan kepada orang-orang kudus.

(2Co 8:5)  Mereka memberikan lebih banyak dari pada yang kami harapkan. Mereka memberikan diri mereka, pertama-tama kepada Allah, kemudian oleh karena kehendak Allah juga kepada kami.

Ay 8. Jemaat Macedonia melakukan kemustahilan. Dalam keadaan susah dan kemiskinan mereka dapat melakukan kemustahilan.  Mereka dapat masuk ke dalam alam kemustahilan karena mereka memberikan diri mereka kepada Allah sepenuhnya; dan buktinya mereka juga memberikan dirinya kepada para orang kudus. Alam kemustahilan adalah diam dan melampaui keadaan dan kemampuan kita.

Berkorban adalah salah satu ciri orang percaya. Berkorban itu adalah panggilan tertinggi hidup kita. Berkorban itu adalah kunci untuk masuk ke alam kemustahilan. Karena dengan berkorban ada sesuatu yang hilang dari milik kita, ada yang hilang dan lepas dari hidup kita, tapi itulah yang membuat kita dapat melampaui apa yang dapat kita lakukan; melampaui batasan.

Jemaat Korintus terbalik, kaya dalam segala hal, namun sangat egois. Alam kemustahilan bukan hanya mujizat dan berkat; tapi bicara mengenai pengorbanan. Jangan memberi dengan dasar kelimpahan tapi dengan dasar pengorbanan. Kalo ada orang menyakitimu, kau mampu mengampuni dan memberkati mereka.

Teladan pengorbanan membuat orang lain bersukacita, karena hidup mereka diberkati. Bagaimana saudara menjadi berkat? Dengan jalan berkorban.

Pengorbanan ini tidak memiliki batasan. Pengorbanan itu bukan balas budi. Jangan berkorban hanya kepada orang yang baik kepadamu, tapi lakukan juga buat musuhmu dan orang yang merugikanmu. Itulah sifat Bapa kita yang harus kita teladani.

Roh pengorbanan akan membawa masuk generasi berikutnya ke dalam alam kemustahilan.

D. TELADAN KEBAIKAN YANG LUARBIASA

(Act 10:38)  yaitu tentang Yesus dari Nazaret: bagaimana Allah mengurapi Dia dengan Roh Kudus dan kuat kuasa, Dia, yang berjalan berkeliling sambil berbuat baik dan menyembuhkan semua orang yang dikuasai Iblis, sebab Allah menyertai Dia.

Yesus adalah teladan. Kita harus dikenal sebagai orang yang melakukan kebaikan bagi orang lain, memperhatikan dan berkorban bagi orang lain.

Kis 9:36-41 Dorkas memasuki alam kemustahilan karena ia berbuat banyak kebaikan dan memberi sedekah.

Kebaikan yang luarbiasa bisa dinyatakan dengan kata-kata dan perbuatan serta kemurahan hati. Bukan hanya orang Kristen yang banyak melakukan kebaikan. Dengan kebaikan; generasi berikutnya tidak ada yang meminta-minta. Itu banyak dialami orang-orang dunia.


Ketika kita melakukan kebaikan, Tuhan menyertai tangan kita. 

Postingan populer dari blog ini

Mengatasi Spirit Amalek

Perang Melawan Spirit Amalek Dari Generasi ke Generasi Spirit Amalek adalah spirit cinta akan uang, keserakahan, egoisme, spirit familiarity (minta dimaklumi oleh Tuhan untuk suatu perbuatan yang dipandang baik). Spirit Amalek membuat orang percaya menjadi batu sandungan, mencari kesempatan dari kelemahan orang, bahkan menahan kegerakan Tuhan. Kita melihat spirit keserakahan yang sama beroperasi di banyak pemimpin Gereja , bahkan hari ini. L ebih dari apa pun, hal ini telah mendiskualifikasi mereka untuk mengecap firman yang baik dan karunia-karunia dunia yang akan datang ( from ruling in the Tabernacles Age to come, Ibrani 6:5) . Kisah Purim kembali ke waktu ketika orang Amalek menyerang Israel beberapa minggu setelah mereka meninggalkan Mesir di bawah Musa. Kisah ini dicatat dalam Keluaran 17: 8-16. Setelah pertempuran .... (14) Lalu berkatalah TUHAN kepada Musa, "Tulis kanlah semuanya ini dalam sebuah kitab sebagai tanda peringatan, dan ingatkanlah kep...

Delusi Ego Manusia

Umat ​​manusia percaya bahwa dirinya adalah tuhan (oleh karena kehendak bebas yang dimilikinya), dan hanya tunduk pada dirinya sendiri — tetapi ia hanyalah manusia fana yang tertipu oleh si jahat. Saya ingin membuktikan anggapan ini dengan mengutip kisah menara Babel. Kejadian 11:6 (TB) dan Ia berfirman: "Mereka ini satu bangsa dengan satu bahasa untuk semuanya. Ini barulah permulaan usaha mereka; mulai dari sekarang apa pun juga yang mereka rencanakan, tidak ada yang tidak akan dapat terlaksana. Perhatikan "mulai dari sekarang apa pun juga yang mereka rencanakan, tidak ada yang tidak akan dapat terlaksana" . Artinya, Allah pun mengakui bahwa kekuatan dari kesatuan dan kesepatan manusia yang memilih memakai kehendak bebasnya, tanpa sedikitpun faktor Tuhan.  Justru mereka merasa jadi tuhan. Mereka membangun gambar diri (image) mereka dan mencari nama atau reputasinya. Padahal Tuhanlah yang ingin menjadikan mereka serupa dan segambar (image) dengan diriNya. Tapi bukan ...

Efesus 3:16-20 - DOA PAULUS

MEMPERBESAR KAPASITAS ROH Efesus 3:16-20 3:16  Aku berdoa supaya Ia, menurut kekayaan   kemuliaan-Nya, menguatkan dan meneguhkan kamu oleh Roh-Nya di dalam batinmu, 3:17 sehingga oleh imanmu Kristus diam di dalam hatimu dan kamu berakar serta berdasar di dalam kasih. 3:18 Aku berdoa, supaya kamu bersama-sama dengan segala orang kudus dapat memahami, betapa lebarnya dan panjangnya dan tingginya dan dalamnya kasih Kristus, 3:19 dan dapat mengenal kasih itu, sekalipun ia melampaui segala pengetahuan. Aku berdoa, supaya kamu dipenuhi di dalam seluruh kepenuhan Allah. 3:20 Bagi Dialah, yang dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita, Doa yang disampaikan  dalam Efesus 3: 16-20 pada dasarnya ada lima hal yang  rasul Paulus doakan agar mereka dan kita memiliki: ...

ROH YANG TANPA BATAS (Bagian 1) - The Boundless Spirit UR #225

Berikut adalah catatan  dari khotbah THE UPPER ROOM 225 oleh Dr. Jonathan David pada tanggal 24 Maret 2026 yang berjudul "ROH YANG TANPA BATAS (Bagian 1)" : THE UPPER ROOM 225 - 24 Maret 2026 ROH YANG TANPA BATAS (Bagian 1) Pembicara: Dr. Jonathan David 1. Pendahuluan & Doa Pembuka Pencurahan Terakhir: Tuhan berfirman akan ada pencurahan terakhir Roh Kudus yang akan mengakhiri segalanya dan memulai zaman baru, yaitu zaman kebenaran . Manifestasi Roh Kudus: Roh Kudus akan membawa umat-Nya kepada kebenaran, pewahyuan, pengertian, hikmat, dan memberikan informasi rahasia serta pengertian mendalam yang hanya diberikan oleh surga . Musuh tidak akan bisa memotong informasi atau apa yang Tuhan katakan kepada kita . Kisah Mendengar Suara Tuhan: Pembicara menceritakan pengalaman tentang seorang wanita yang mengaku bersedia membayar 1 juta dolar untuk bisa mendengar suara Tuhan . Namun, ketika ditawari CD dan catatan khotbah seharga USD 55, wanita tersebut mengeluh mahal...

MASUK PADA MASA PENGGENAPAN FIRMAN

Kita adalah generasi yang masuk pada masa penggenapan firman. Namun walau pun sudah mendapatkan banyak perkataan Tuhan, penglihatan, nubuatan dan seterusnya, tetap saja seringkali kita merasa bingung, buntu bahkan sebagian orang menjadi tidak percaya, banyak mengeluh, bersungut-sungut dan undur. Penyebabnya adalah karena kita fokus pada persoalan dan terpengaruh keadaan, hal-hal yang sifatnya natural. Demikian halnya dengan Yosua ketika ia memandangi tembok Yerikho, setelah bangsa Israel telah menyeberang sungai Yordan, di seberang Yerikho.

YUSUF ARITMATEA MENJADI GENERASI PENGGENAP

gambar: myeastercandy.blogspot.co.id Ada orang-orang yang Tuhan sudah siapkan dan tetapkan untuk menjadi pelaksana dari firman-Nya. Di saat saat kritis dan penting banyak orang terkejut,  tidak menyangka, ada orang-orang yang bisa melakukan hal-hal yang kristis. Nama Yusuf dari Arimatea baru muncul di saat-saat kematian Yesus. Dia bukan termasuk 12 murid Yesus. Tidak juga termasuk 70 murid Yesus atau 500 murid Yesus yang lainnya. Yusuf Arimatea tiba-tiba muncul di saat yang kritis sekali.  Ketika tidak ada seorang pun yang tidak punya akses kepada Pontius Pilatus, ternyata muncul Yusuf dari Arimatea. Ketika itu murid-murid Yesus yang sudah mengikuti Dia tiga setengah tahun lamanya semua lari meninggalkan Yesus dan tercerai-berai. Jadi siapa yang akan menguburkan mayat Yesus dengan layak? Siapa yang bisa menggenapkan firman perkataan Tuhan?   Membuat kita terkejut; kapan Tuhan menyiapkannya?  Alkitab hanya menyebut dia adalah seseorang yang berasal da...

Upper Room 35 – DR. Jonathan David

  Dobel dekade sorga terbuka, ketajaman profetik, posisi strategis dan demonstrasi Roh adalah anugerah yang diberikan Tuhan Yang Mahatinggi untuk kita menghadapi tantangan 20 tahun hari-hari terakhir ini (2019-2039). 08-02-2022 Sorga terbuka dan Roh Kudus turun. Sekarang aku bisa memulai pelayanan. Hal-hal supranatural akan mengambil alih. Roh Kudus jadilah pemimpinku sebagaimana Kau memimpin Kristus. Kesaksian dari Roh, bahwa aku adalah anak Allah yang hidup, bergabung dengan Kristus dan mewarisi yang Tuhan sediakan. Ketajaman profetik, dobel dekade sorga terbuka, posisi strategis dan demonstrasi Roh akan jadi porsi hidup kami dalam 2 dekade sorga terbuka 2019-2039. Selama 40 hari 40 malam Goliath menantang orang Israel.   Daud membangkitkan keberaniannya ketika Isai memberikan tugas mengantar makanan. Pergi dan lihat. Dia dengarkan nasihat bapanya dan tugas itu sudah diset. Berapa banyak yang mentaati bapa rohani? Kita kehilangan pesan itu. Dan Bileam dicemari oleh...

Rumah Rohani

POLA   RUMAH   ROHANI Ps. Ir. Djonny Tambunan Sekaranglah waktunya, apa yang pernah saudara terima perkataan Tuhan itu, janji Tuhan, nubuatan itu, maka kita akan menerimanya, kita akan menikmatinya dan kita akan menggenapinya. Jangan lihat ke belakang. Tuhan berkata: Apa yang Ku firmankan akan Ku genapi segera dengan sempurna. Kapan kita siap? Selama kita tidak siap tidak akan tergenapi. Kalo kita mengambil sikap seperti binatang-binatang yang masuk ke dalam bahterah Nuh, maka kita akan masuk. Nuh hanya menyediakan satu jenis makanan bagi semua binatang. Semua orang yang mengambil sikap seperti Ishak itulah yang akan menerima warisan.   Harta yang berharga tidak diberikan kepada mereka yang bersikap seperti anjing dan babi. Apa yang membuat kita masuk atau tidak adalah keputusan kita sendiri, sikap kita sendiri. Jangan minta waktu, karena waktu tidak bisa mengubah saudara , tapi apa merubah kita adalah keputusan kita. Lupakan yang di belakangmu, apakah...

Kepenuhan keallahan (the fullness of the Godhead) di dalam Yesus dan Orang Percaya (MKS #42)

Ringkasan: Khotbah Ps. Djonny ini masih membahas konsep iman yang hidup melalui teladan perjalanan hidup Abraham . Bahwa iman sejati bukan sekadar pengakuan, melainkan harus diwujudkan melalui perbuatan nyata yang mendasari setiap keputusan hidup sehari-hari. Penulis menjelaskan bahwa ketika seseorang lahir baru, mereka menerima benih ilahi dan potensi Allah yang harus dikembangkan hingga mencapai kedewasaan spiritual. Melalui ketaatan Abraham, Allah menyingkapkan rahasia kerajaan-Nya yang kemudian diwariskan secara spiritual kepada generasi berikutnya sebagai keturunan Abraham . Fokus utama narasi ini adalah ajakan bagi jemaat untuk bertumbuh dewasa dan tidak menjadi bayi rohani agar dapat menerima janji warisan ilahi . Akhirnya, iman tersebut dipandang sebagai kunci untuk menampilkan dimensi rupa Allah dan mengalahkan kuasa maut di dunia. Ibadah JMD Bandung 14 Juni 2026 - Manusia Kerajaan Sorga 42" Berikut adalah ringkasan poin-poin penting serta penjelasan detailnya:...

Membangun Benteng Perlindungan

SATE 10 December 2020   Bacalah terlebih dahulu: Ibrani 8:7-10, Ayub 1:1 Sebagaimana iblis dapat membuat benteng di dalam pikiran manusia, Allah juga dapat membuat benteng di dalam manusia. Ayub mempunyai empat karakter yang menonjol di dalam kehidupannya yaitu saleh, jujur, takut akan Allah dan menjauhi kejahatan. Ketika iblis melakukan berbagai pencobaan kepada Ayub seiijin dari Allah, dimulai dari kehilangan anak-anaknya, kesehatannya, istrinya, bahkan dijauhi oleh teman-temannya. Tetapi ketika masalah tersebut muncul, Ayub tetap kuat dan karakter Ayub tetap sama, karena Allah sudah membangun terlebih dahulu banteng dan kubu di dalam pikiran Ayub! Sehingga berkali-kali Alkitab mengatakan bahwa Ayub itu tidak berdosa.   Allah membangun di dalam roh, dengan cara menaruh dan menuliskan hukumNya di dalam akal budi manusia. yaitu melaui mendengarkan dan merenungkan firman sehingga Allah menjadi Allah mereka, dan manusia menjadi umatNya.   *#1. Bagaimana Allah bisa berhasil ...