Langsung ke konten utama

Dimensi Tuhan

Ukuran-ukuran Tuhan
by ps. Djonny Tambunan 17-Jan-2016
Ukuran-ukuran Tuhan itu tidak pernah bisa ditawar. ukuranNya pasti. Apa pun kondisi kita, Dia tidak pernah mengubahnya. Kita pun mencari yang pasti. Jangan berjalan menurut ukuran kita, semau kita. Tanpa mencapai ukuran Tuhan kita tidak akan berkenan di hadapan Tuhan.
Wahyu 11
(Rev 11:1)  Kemudian diberikanlah kepadaku sebatang buluh, seperti tongkat pengukur rupanya, dengan kata-kata yang berikut: "Bangunlah dan ukurlah Bait Suci Allah dan mezbah dan mereka yang beribadah di dalamnya.

Ada 3 hal yang selalu diukur oleh Tuhan, yaitu hal-hal yang rohani. Dia mengukur aspek-aspek rohani, bukan seberapa tinggi pendidikanmu, bukan seberapa banyak hartamu. Dia memiliki standar untuk diri kita yang harus bisa capai.
Targetnya bukan supaya kita sama seperti Dia bisa menciptakan langit dan bumi yang baru. Bukan itu. Setiap orang yang tidak mencapai ukuran Tuhan, akan kehilangan perkenananNya. Sangat penting buat kita untuk bisa mengalami ukuran Tuhan.
Ayub 1:1
(Job 1:1)  Ada seorang laki-laki di tanah Us bernama Ayub; orang itu saleh dan jujur; ia takut akan Allah dan menjauhi kejahatan.

Kitab Ayub ditulis olehnya sendiri tentang dirinya. Dia mengakui ada 4 hal: saleh, jujur, takut akan Tuhan dan menjauhi kejahatan. Sekarang kita melihat apa yang Tuhan katakan di Ayub 1:8.
(Job 1:8)  Lalu bertanyalah TUHAN kepada Iblis: "Apakah engkau memperhatikan hamba-Ku Ayub? Sebab tiada seorangpun di bumi seperti dia, yang demikian saleh dan jujur, yang takut akan Allah dan menjauhi kejahatan."

Empat hal yang dikatakan mengenai Ayub itu diakui Tuhan (ay8). Dan itu tidak hanya diakui, tapi dipromosikan juga oleh Tuhan. Ayub di bumi. Allah di sorga. Ayub memiliki dimensi dan ukuran-ukuran Tuhan. Ternyata bumi bisa mengadopsi dan mendownload ukuran-ukuran Tuhan, sehingga Ayub bisa selalu terjaga. Yang terpenting bukan berkat, tapi ukuran.
Kej 1:26
(Gen 1:26)  Berfirmanlah Allah: "Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi."

Tuhan menciptakan manusia menurut gambar dan rupaNya. Jadi menurut ukuran Bapa, Firman dan Roh. Firman di bumi ini disebut Putra. Saudara diciptakan bukan menurut ukuran ayah dan ibumu. Ayah dan ibu mungkin pemabuk dan pencuri. Tapi Tuhan tidak menciptakanmu menurut ukuran mereka.
Saudara sudah memiliki ukurannya Tuhan ketika kita diciptakan. Persoalannya lingkunganmu berupaya merubah ukuranmu. Baca buku predestined.
Esau bergaul menurut pandangannya. Menikahi orang Het, menikahi anak Ismail, suku Nebayot dan itu merubah ukurannya. Jangan menghakimi orang lain, karena menghakimi itu bukan ukuran Tuhan. Evaluasi diri saudara. KasihNya, kesetiaanNya dan ketaatanNya memiliki ukuran. Ukurkan itu untuk hidup saudara.
Hal yang mendasar adalah, kita diciptakan menurut dimensi Tuhan. Walau pun dilahirkan cacat,  tetap ada ukuran Tuhan dalam dirinya. Orang yang sehat dan bugar belum tentu normal. Justru sekarang mereka melihat kau tidak normal.
Wahyu 11
(Rev 11:1)  Kemudian diberikanlah kepadaku sebatang buluh, seperti tongkat pengukur rupanya, dengan kata-kata yang berikut: "Bangunlah dan ukurlah Bait Suci Allah dan mezbah dan mereka yang beribadah di dalamnya.

Ada 3 hal yang diukur:
·         Bait Suci;
·         Mezbah, tempat kau berkorban dan bersyukur;
·         Mereka yang beribadah di dalamnya.
Kebanyakan orang tidak bisa hidup bersama, akan terjadi kececokan. Kalo hidup sendiri mereka ok-ok saja. Mezbah, korbanmu dan persembahanmu diukur oleh Tuhan. Bait Suci juga diukur Tuhan.
Jika orang yang tidak beres dalam kehidupannya, problem akan muncul. Akan timbul ego, jika kita hidup bersama. Kadang-kadang tidak ada nalar lagi. Kita harus ikuti pemimpin, sebenarnya bukan pemimpin, tapi hidupi keinginan Tuhan. Jadi pertama-tama urusan personal ini beres, harus matang dan sempurna. Sehingga ketika kita hidup dalam korporat itu tidak akan ada masalah. Tidak butuh seorang pemimpin, orang yang diurapi Tuhan, untuk hidup sendiri. Tapi itu juga penyembahanmu diukur, mezbahmu diukur. Banyak orang menyembah Tuhan atas apa yang Tuhan kerjakan dalam hidupmu, termasuk karya keselamatan. Para pengikut dewa-dewa juga sama. Jika demikian, orang Kristen yang demikian sama levelnya dengan mereka. Orang Kristen itu tidak lebih hebat. Arti ayat ini: mezbah harus juga diukur, terutama pribadi-pribadi yang beribadah di dalamnya.
Kau ditakdirkan untuk hidup bersama. Mezbah pengorbananmu itu diukur. Kita menyembah Tuhan karena apa yang diberikanNya dalam hidup kita, apa yang Dia kerjakan, ada perlindungan, dst. Itu tidak beda dengan mereka yang menyembah dewa-dewa seperti di Persia atau Cina. Sebenarnya mereka menyembah apa yang mereka ciptakan. Kita harus menyembah Dia karena Dia itu Allah dan Tuhan. Temui Dia sebagai Tuhan dan Allah. Kita menjadi kecewa karena Tuhan tidak memberikan apa yang kita inginkan. Tuhan harus bersuara di sorga. Dia berbicara kepada musuh saudara. Tidakkah dia itu saleh, jujur dan menjauhi kejahatan. Diberkatilah engkau hai Maria, karena kau sangat disukai Tuhan (highly favor one). Semua itu udah ada pada kita, karena manusia diciptakan menurut  ukurannya: ada dimensi-dimensi Tuhan dalam diri saudara. Kasih, kesetiaan, kejujuran, kepedulian, dst. Itu semua dimensi Tuhan yang ada pada diri kita. Tapi kita menuntut untuk orang lain untuk peduli. Ketika kita sakit gigi, kita menuntut orang lain peduli pada kita. Padahal kita harus peduli pada orang lain, karena itu sudah ada pada diri kita. Jangan katakan susah, tapi katakan bisa karena semua itu ada pada diri kita. Katakan berubah, karena semua itu ada pada kita. Kita sering mengingat orang yang sering menyakiti kita, tapi seharusnya kita mampu untuk mengasihi dia. Katakan: Tuhan aku mengasihi dia. Dengarkan sekali lagi Tuhan, aku mengasihi dia. Walau pun sekali lagi dia menyakiti aku, aku mengasihi dia. Jangan katakan berat. Yang berat adalah beban hidupmu. Tapi Yesus mengatakan : datanglah kepadaku semua yang letih lesu dan berbeban berat. Tapi kemudian Dia memberikan beban lagi. BebanKu ringan. Jadi yang berbeda adalah cara pandangmu. Maria takut karena dia hamil tanpa suami. Tapi dia tega. Dan siapa yang sibuk? Malaikat yang sibuk. Malaikat masuk ke dalam mimpi Yusuf. Yang berubah dari Maria adalah cara pandangnya dan keyakinannya. Susah sekalipun masih ada lubang. Lebih mudah seekor untuk masuk ke dalam lubang jarum, daripada orang kaya masuk sorga. Bagaimana supaya unta tidak lari? Ada balok kayu dan ada lubangnya, dan orang arab memasukkan kepala unta itu kedalam lubang tersebut. Itu maksudnya. Yesus mengatakan lebih mudah. Jadi itu sebabnya banyak orang kaya yang masuk sorga. Unta harus merendahkan dirinya untuk bisa masuk ke lubang itu. Dia butuh majikannya untuk bisa menurunkan kepalanya lagi supaya dia bisa dipakai lagi. Jangan katakan, beban itu tidak bisa diganti. Sebenarnya bebanmu sama, tapi cara pandangmu yang diubah. Pribadi yang membangun roh saudara sudah saudara miliki. Kalo kita hidup dalam gereja Tuhan, Tuhan ijinkan membuktikan apa yang sudah terbangun. Kadang-kadang muncul masalah. Kita mudah panik. Apa yang kau pertama katakan itu menyatakan apa yang kau bangun di dalam. Wah udah kiamat nih!? Itu artinya kau mengakaui beban hidupmu lebih besar dari imanmu.
Kej 1:26 Baiklah kita menjadikan…
Dalam diri manusia sudah dibangun dan disediakan untuk bisa masuk dalam kehidupan korporat. Sangat aneh kalo kau tidak bisa hidup secara korporat. Dimana dimensi korporat yang Tuhan berikan itu?
Cerita Ayub lebih mengerikan lagi. Tapi jika kau hidup benar dan hidup dalam dimensi Tuhan, iblis tidak tertarik pada hidupmu (Ay2:1-2).  Di pasal satu seluruh harta Ayub habis dan anak-anaknya juga habis dan tinggal bersama istrinya. Tidak ada yang berobah dalam diri Ayub. Dimensi Tuhan tetap ada pada dirinya. Tuhan memujinya dihadapan malaikat dan dihadapa setan. Iblis minta ijin kepada Tuhan (ay2:5).
Tuhan selalu pegang kendali, iblis dibatasi. Apa yang terjadi? Kau harus bersyukur karena kakimu hilang satu. Kau tetap hidup. Kau tidak punya uang, tapi nyawamu tidak dicabut. Banyak orang yang nyawanya dicabut karena uang.
 “Jamahlah tulang dan dagingnya…” Artinya lewat istrinya. Ini bahasa roh, bukan bahasa natural. Bersyukurlah selalu, kata rasul Paulus.
Ayub tetap bisa bersyukur. Ay9: Istrinya (daging dan tulangnya) berkata: Masihkan engkau bertekun dalam kesalehanmu?” Tapi demikian Ayub tidak berbuat dosa dan dimensi Allah tetap padanya. Dalam hidup suami istri bukan hanya ada perbedaan pandangan, tapi juga perbedaan kehidupan rohani.
Kedua Mezbah kita diukur. Sikap kita diukur, melayani Dia seperti apa, melayani orang seperti apa. Tuhan punya ukuran. Ketika engkau bersikap menolong orang lain itu diukur. Persembahanmu hari ini diukur. Sikap saudara dan hati saudara diukur. Tuhan meminta untuk mengasihi Dia lebih dari apa pun termasuk uangmu dan anakmu. Dia minta bukti itu. Kadang kita merasa tidak perlu membuktikan hal itu. Ingat ukuran Tuhan.
Dalam diri kita ada ukuran Tuhan. Kita harus bersikap dan bertindak menurut ukuran. Mezbah adalah gambaran kekuatan kita. Itu pun diukur.
Yang ketiga diukur adalah Bait Suci tempat Ia bersemayam.
I Pet2:4-5. Kita harus datang kepada Sang Batu Hidup dan kita bisa menjadi batu-batu hidup. Kita harus menjadi Betel bukan tumpukan batu seperti Ai. Ukuran kekudusanmu untuk Tuhan dan untuk saudara yang lain, supaya Tuhan hadir. Kita tidak bisa mengasihi menurut diri sendiri, tapi setia dan mengasihi menurut ukuran Tuhan, supaya orang lain yang tidak setia bisa kita selamatkan.
Kebanyakan kita melakukan segala sesuatu menurut kepentingan kita, menurut diri kita. Tapi saatnya tiba kau harus bekerja bagi orang lain, sehingga dalam kerumunan orang ini, Aku hadir. Ada ukuran 12 hasta, selalu 12. Perlu sekali kepedulian saudara, kasih saudara, perhatian saudara menurut ukuran Tuhan. Sering Tuhan menguji kita ketika kita sedang sibuk. Mana yang lebih penting, pelayanan atau menghadiri kematian ibu seorang teman. Kita harus memiliki kemampuan, ketika di situasi yang sulit. Kadang-kadang membutuhkan pengorbanan. Dimensi Tuhan itu pengorbanan: demikian Allah mengasihi isi dunia ini, sehingga diberikannya AnakNya yang tunggal. Itu dimensi Tuhan ukuran Tuhan yang saudara miliki: pengorbanan.
Jadi yang diukur hidup pribadi, mezbah atau perbuatan dan sikap;….
Kita sulit berkorban karena kita biasa hidup ego. Hitungannya adalah matematik. 2-2=0. Kita tidak suka angka nol.
·         Manusia bisa mencapai dan mewujudkan ukuran Tuhan dalam dirinya. Yer9:23-24 Yang kita banggakan adalah dimensi Tuhan ada dalam diriku. Aku diciptakan menurut rupa dan gambarnya dan ukuranNya ada pada diriku. Kita mengenal Tuhan dan dimensiNya ada pada diri kita.
·         Tuhan memberikan kapasitas atau kemampuan untuk mendapatkan dimensi/ukuran tersebut yang hilang dan yang rusak. Yoh 16:13. Dia berikan Roh Kudus, Roh Kebenaran. Setiap firman yang kau hidupi itu menjadi kebenaran.  Itulah kapasitas yang Tuhan berikan. Kej4:5-7. Manusia diberikan kemampuan untuk meng-handel dosa. Firman akan menghampiri kalian.
·         Kita harus menggunakan cara Tuhan untuk mengembalikan ukuran/dimensi Tuhan yang terhilang.  Kej9:18-27.  Allah Sem…Nuh melihat dalam diri Sem ada dimensi Allah. Sem memprakasai Yafet si bungsu untuk tidak melihat aurat ayahnya. Ham melihat kelemahan ayahnya. Sem dan Yafet menutupi kelemahan ayahnya. Menutupi kelemahan adalah dimensinya Tuhan. Kita harus merebut dimensi Tuhan dengan benar, dengan cara ilahi, bukan dengan cara kekuatan manusia. Bukan dengan rajin berdoa, tapi harus mengenal Dia, melihat dimensi yang hilang dan merebutnya. Ada orang-orang tertentu dalam hidup saudara yang diutus oleh Tuhan, untuk merebut dimensi yang hilang. 2Tim1:1-7. Lois neneknya memberikan dimensi iman. 1Taw28:2 Salomo masih muda untuk membangun proyek Bait Suci. Bagaiaman supaya Salomo berhasil? Ay7: Kenallah Allahnya ayahmu.. Kenalilah dimensi Allahnya Daud. Bukan harta yang menentukan. Tapi dimensi pengenalan akan Allah ini. Bapa rohanimu yang bertanggung-jawab.
Hab2:220 Diam dalam baitNya yang kudus.
b. Jangan jadi orang liar. Diam dalam rumah, setia dalam rumah, taat dalam rumah sehingga kau bisa mendapatkan dimensi Tuhan yang hilang dalam dirimu. Dia diam dalam BaitNya, di mana kau bisa dapatkan dimensiNya.  Ayub28:23 Allah mengetahui jalan ke sana. Kita bersyukur Tuhan memberikan jalannya.
c. Hasrat. Ini cara yang ilahi. Maz27:4 Diam dalam rumah Tuhan dan menikmati semua dimensiNya.
Ukuran Tuhan itu absolute. Mutlak. Tidak bisa diubah, tidak bisa ditolak. Kau bisa memancarkan dan bisa hidup menurut ukuran Tuhan.


Postingan populer dari blog ini

Conquering the Mountains of Governance and Political (UR #237)

Khotbah  Dr. Tunde Bakare dalam acara ISC 2025 membahas peran strategis orang percaya di gunung politik dan pemerintahan . Beliau menekankan pentingnya memiliki pola atau cetak biru ilahi serta karakter yang murni sebelum terlibat dalam kepemimpinan publik agar tidak tercemar oleh sistem dunia. Melalui berbagai rujukan Alkitab, ia menjelaskan bahwa Tuhan akan membangkitkan pemimpin-pemimpin profetik untuk menggantikan sistem yang korup dan menindas rakyat. Bakare juga membagikan pengalaman pribadinya di Nigeria tentang bagaimana kekuatan doa dan nubuat mampu mempengaruhi arah politik nasional serta menentang rezim yang tidak adil. Inti dari pesan ini adalah panggilan bagi generasi muda untuk menjadi agen perubahan yang berani merebut kembali pengaruh di berbagai bidang budaya demi kesejahteraan bangsa. Narasi ini ditutup dengan penegasan bahwa kepemimpinan yang takut akan Tuhan adalah kunci utama yang membedakan kemajuan suatu negara dari keterpurukannya. Berikut adalah c...

Peran Roh Kudus (MKS #49)

  "Manusia Kerajaan Sorga 49", berfokus pada rencana ilahi Allah bagi umat manusia dan bagaimana individu dapat menyelaraskan hidup mereka dengan kehendak-Nya. Ditekankan bahwa orang percaya tidak boleh mengandalkan kekuatan mereka sendiri, tetapi pada kuasa Roh Kudus dan Firman Allah untuk memenuhi takdir mereka. Ibadah JMD Bandung 2 Agustus 2026 - Manusia Kerajaan Sorga 49 Poin-Poin Utama : Memahami Bahasa Allah: Papa menekankan pentingnya memahami "bahasa" Allah, mencatat bahwa Alkitab tidak boleh dilihat sebagai ayat-ayat yang terisolasi, tetapi sebagai satu rencana besar yang terpadu. Memahami firman dan menyelaraskan hidup dengan kehendak Allah memerlukan tuntunan Roh Kudus, bukan sekadar kemampuan akal. Roh Kudus sangat penting untuk wahyu yang sejati. Kuasa Firman: Firman memiliki kuasa bawaan untuk menggenapi dirinya sendiri. Manusia cukup percaya dan memberi ruang bagi kasih karunia Allah, bukan memaksakan dengan usaha sendiri seperti pola hukum Taurat. Or...

Kapasitas dan Potensi Spiritual (MKS #48)

Ps. Djonny  membahas konsep Manusia Kerajaan Sorga melalui tinjauan teologis atas janji Tuhan kepada Abraham dalam Kejadian 17 . Beliau menjelaskan bahwa identitas sebagai raja menurut definisi ilahi bukan didasarkan pada kekuasaan duniawi seperti Nimrod, melainkan pada kapasitas spiritual untuk memerintah melalui kebenaran dan ketaatan. Terdapat penekanan pada enam langkah Allah dalam Kejadian 1 , mulai dari memberkati hingga memberikan otoritas untuk menaklukkan bumi, sebagai pola bagi manusia untuk mewujudkan kerajaan Allah di dunia. Peran Roh Kudus dianggap krusial dalam memperluas pengaruh hidup seseorang agar mencapai kaliber dunia demi kemuliaan Tuhan. Melalui teladan Yesus, jemaat diajak untuk menyadari potensi ilahi dan warisan rohani mereka sebagai keturunan Abraham yang dipanggil untuk menyatakan otoritas surga. Ibadah JMD Bandung 26 Juli 2026 - Manusia Kerajaan Sorga 48 Berikut adalah catatan selengkapnya dari materi "Manusia Kerajaan Sorga 48: Raja-Raja dari Ket...

Ikat Janji Allah (God's Covenant) dengan Abraham dan Keturunannya

Saat Teduh 26 Jan 2025 Kej 26:1  Maka timbullah kelaparan di negeri itu.  —  Ini bukan kelaparan yang pertama, yang telah terjadi dalam zaman Abraham. Sebab itu Ishak pergi ke Gerar, kepada Abimelekh, raja orang Filistin. 2  Lalu TUHAN menampakkan diri kepadanya serta berfirman: "Janganlah pergi ke Mesir, diamlah di negeri yang akan Kukatakan kepadamu. 3  Tinggallah di negeri ini sebagai orang asing, maka Aku akan menyertai engkau dan memberkati engkau,  4  Aku akan membuat banyak keturunanmu seperti bintang di langit; Aku akan memberikan kepada keturunanmu seluruh negeri ini, dan oleh keturunanmu semua bangsa di bumi akan mendapat berkat, 5  karena Abraham telah mendengarkan firman-Ku dan memelihara kewajibannya kepada-Ku, yaitu segala perintah, ketetapan dan hukum-Ku." Kej 26:12 Maka menaburlah Ishak di tanah itu dan dalam tahun itu juga ia mendapat hasil seratus kali lipat; sebab ia diberkati TUHAN. 13  Dan orang itu menjadi kaya, bahkan k...

BELAJAR DARI GEREJA EFESUS

Salah satu gereja yang dibangun rasul Paulus dari awalnya adalah jemaat Efesus. Gereja Efesus menjadi gereja yang perkembangannya sangat fenomenal, karena dalam beberapa tahun dilatih oleh rasul Paulus mereka telah memberikan dampak kepada kota Efesus dan firman tersebar di Asia .

PANGGILAN KEPADA KEIMAMATAN MELKISEDEK

Ibrani 7:1-3  Sebab Melkisedek adalah raja Salem dan imam Allah Yang Mahatinggi; ia pergi menyongsong Abraham ketika Abraham kembali dari mengalahkan raja-raja, dan memberkati dia. Kepadanya pun Abraham memberikan sepersepuluh dari semuanya. Menurut arti namanya Melkisedek adalah pertama-tama raja kebenaran, dan juga raja Salem, yaitu raja damai sejahtera.

The Unstoppable Generation and Strategies for Leadership Succession (UR #238)

Artikel ini bersumber dari materi pengajaran dari Dr. Jonathan David mengenai konsep suksesi kepemimpinan dan pembentukan generasi "Manusia yang Tak Terhentikan."  Beliau menekankan bahwa kekuatan sebuah pelayanan sangat bergantung pada ketangguhan spiritual pemimpinnya dalam menghadapi berbagai hambatan seperti pola pikir negatif dan pergaulan yang salah. Fokus utamanya adalah pentingnya membangun hubungan bapa-anak yang sejati untuk mewariskan takdir ilahi, bukan sekadar membagi tanggung jawab struktural. Melalui rujukan kitab Kisah Para Rasul 16 dan Pengkhotbah 2 , dijelaskan bahwa suksesi yang akurat harus direncanakan dengan hati-hati agar warisan rohani tetap berlanjut tanpa perubahan arah. Tujuan akhirnya adalah melahirkan gereja apostolik yang tak tergoyahkan dan murni dari pengaruh duniawi atau denominasi. Strategi ini menuntut penggunaan hikmat, pengetahuan, dan keterampilan ilahi untuk menerjemahkan kehendak Tuhan ke dalam realitas di bumi. 30 06 2026, ...

EIDO dan GINOSKO

Yohanes 4:10 Jawab Yesus kepadanya: *"Jikalau engkau tahu (eido) tentang karunia Allah dan siapakah Dia yang berkata kepadamu:*  Berilah Aku minum! niscaya engkau telah meminta kepada-Nya dan Ia telah memberikan kepadamu air hidup." Gbr: youtube.com Eido di sini artinya memiliki pengetahuan. Mungkin tau dari orang lain atau pernah melihat-Nya. Pernah mendengar khotbah atau melihat perbuatan dan mujizat yang Yesus lakukan. Mereka yang tidak memiliki pengetahuan disebut orang bodoh dan bahkan sebagai pelaku kejahatan, karenanya mereka menolak karunia Allah dan menolak Yesus yang diutus oleh-Nya. Orang bodoh tidak melihat apa yang disediakan Allah dan akan berakhir kepada hidup yang sia-sia walau sesukses apa pun di dunia ini menurut anggapan orang. Yohanes 1:11-12 1:11 Ia datang kepada milik kepunyaan-Nya, tetapi orang-orang kepunyaan-Nya itu tidak menerima-Nya. 1:12 Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu merek...

KEHIDUPAN ZOE Kehidupan Yang Berkelimpahan

Kehidupan Berkualitas Yang Yesus Berikan Yoh 10:10 Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup,    dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. gbr: opernarmautralia.org Yesus datang supaya kita akan memiliki kehidupan yang melampaui arus seluruh aspek kehidupan, lebih dari cukup, mencapai setiap bagian dari roh manusia kita, setiap bagian dari alam jiwa kita, pikiran, kehendak dan emosi, mencapai setiap bagian dari tubuh fisik kita, mencapai setiap bagian dari keuangan kita, hubungan dan semua yang berkaitan dengan kehidupan duniawi dan kehidupan spiritual kita. Dalam bahasa Yunani,   ada tiga kata yang berbeda -bios, psuche, dan zoe- diterjemahkan sebagai "hidup", dan masing-masing memiliki arti yang berbeda. Bios – adalah kehidupan biologis kita. Semua makhluk hidup memiliki bios. Bioskop artinya gambar hidup. Biologi ilmu yang mempelajari tentang makhluk hidup. Psuche adal...

"Berkat" (Barak/Berekah) Dan Bagaimana Kita Menerima Berkat Itu Dari Tuhan

Konsep Kunci: Barak/Berekah (Berkat) ) Asal Kata: Kata "berkat" dalam bahasa Ibrani adalah barak, yang artinya memberkati. Bentuk kata bendanya adalah berekah, yang berarti hasil dari tindakan memberkati. Makna Mendalam: Barak juga dikaitkan dengan kata "to kneel" atau "menekuk lutut". Ini menunjukkan bahwa berkat dari Tuhan adalah tindakan di mana Tuhan merendahkan diri-Nya untuk melayani dan melimpahkan kebaikan-Nya kepada kita. Contoh Nyata: Tindakan Yesus yang merendahkan diri menjadi hamba, mati bagi kita di kayu salib adalah wujud tertinggi dari barak (berkat) Allah. Ayat Kunci: Amsal 10:22:  "Berkat Tuhanlah yang menjadikan kaya, susah payah tidak akan menambahinya." Mazmur 127:2:  "Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi dan duduk-duduk sampai jauh malam, dan makan roti yang diperoleh dengan susah payah--sebab Ia memberikannya kepada yang dicintai-Nya pada waktu tidur." Pengkhotbah 2:26:  "Karena kepada orang yang dikenan-Nya Ia ...