Langsung ke konten utama

Minum Dari Sumber Yang Murni

Kehidupan Yang Murni Tidak Terkontaminasi
Ps. Yappy Widjaya

Keadaanmu mungkin baik sekali, punya rumah, punya uang, tapi jika kau tidak berbuah apa bedanya dengan kota Yeriko? Kau sukses tapi orang tidak memuliakan Tuhan. Orang tidak bisa melihat Tuhan dalam hidupmu, tapi kesuksesan itu orang melihat sebagai kehebatanmu, kekuatanmu. Orang tidak bisa memuliakan Tuhan karenamu. Itu artinya kau tidak berbuah.




 (2Ki 2:19)  Berkatalah penduduk kota itu kepada Elisa: "Cobalah lihat! Letaknya kota ini baik, seperti tuanku lihat, tetapi airnya tidak baik dan di negeri ini sering ada keguguran bayi."

(2Ki 2:20)  Jawabnya: "Ambillah sebuah pinggan baru bagiku dan taruhlah garam ke dalamnya." Maka mereka membawa pinggan itu kepadanya.

(2Ki 2:21)  Kemudian pergilah ia ke mata air mereka dan melemparkan garam itu ke dalamnya serta berkata: "Beginilah firman TUHAN: Telah Kusehatkan air ini, maka tidak akan terjadi lagi olehnya kematian atau keguguran bayi."

(2Ki 2:22)  Demikianlah air itu menjadi sehat sampai hari ini sesuai dengan firman yang telah disampaikan Elisa.



Ini terjadi di kota Yeriko. Situasi kota itu sebenarnya menyenangkan dan strategis secara ekonomis dan politis. Infrastruktur juga baik, sarana dan prasarana baik; ada sekolah dan rumah sakit. Tapi sumber airnya tidak baik. Nutrisi dan mineral yang ada di dalam tanah tidak baik bagi tanaman, pohon-pohon dan bahkan banyak orang keguguran bayinya. Pohon-pohon tidak berbuah, namun utamanya banyak keguguran bayi. Elisa melepaskan perkataan Tuhan sehingga disehatkan kembali sumber air di kota itu. Jika tidak, maka kota itu akan menjadi kotamati, karena kehilangan generasi penerus dan orang tidak akan mau tinggal lagi di kota itu. Apa pun benih yang di tanam di kota itu akan mati. Bukan masalah benih dan juga bukan masalah tanah, tetapi airnya. Sumber airnya sudah terkontaminasi. Setelah diperkatakan firman oleh hamba Tuhan: tidak ada lagi yang mandul, tidak ada lagi keguguran bayi. Sampai hari ini.

Mungkin keadaan saudara baik-baik saja sampai hari ini. Keadaan sepertinya menyenangkan. Tapi saudara tidak bisa menghasilkan generasi penerus. Secara materi saudara cukup, apa pun  yang kau perlukan bisa kau miliki, tapi tidak ada yang menghasilkan buah. Jika hidupmu berbuah, maka yang dipuji ialah Bapa, bukan dirimu. Pekerjaan-pekerjaan yang kau lakukan harusnya untuk kepentingan bapa. Sikap hidupmu yang tidak mementingkan diri sendiri, semua itu untuk Tuhan.

Jangan sampai sumber air tercemar. Apakah akan dihasilkan buah? Jika tidak ada benih apakah dihasilkan buah? Kau diciptakan Tuhan. 

Keadaanmu mungkin baik sekali, punya rumah, punya uang, tapi jika kau tidak berbuah apa bedanya dengan kota Yeriko? Kau sukses tapi orang tidak memuliakan Tuhan. Orang tidak bisa melihat Tuhan dalam hidupmu, tapi kesuksesan itu orang melihat sebagai kehebatanmu, kekuatanmu. Orang tidak bisa memuliakan Tuhan karenamu. Itu artinya kau tidak berbuah. 

Kau harus memperkatakan firman Tuhan, memiliki hati yang murni, sumber air yang murni. Itu yang akan membuatmu berhasil, menjadi berkat dan bisa dinikmati orang. Bukan untukmu sendiri, tapi untuk orang lain. Bagaimana mereka merasa mendapatkan berkat dan diteguhkan oleh hidupmu. Perkataan Bapa itu yang bisa menghasilkan berkat, bertumbuh, menghasilkan buah dan menghasilkan generasi-generasi berikutnya menjadi generasi masa depan yang luarbiasa.
Kehidupanmu harus bisa membangun generasi berikutnya. Kau bisa menjadi model, bagaimana hidupmu menjadi model, menjadikan hati mereka tertuju kepada Tuhan. Ada masa depan, ada pengharapan pada mereka, tergantung kepada Tuhan, hanya bisa terjadi jika hidup saudara tidak terkontaminasi dan tetap murni. Jika sumber air tercemar, saudara akan menjadi mandul dan tercemar. Air dari Babel, dari sistem dunia ini; sukses dari dunia ini. Jika saudara mengambil itu jadi prinsip hidupmu, standar hidupmu dan mengikuti filosofi dunia maka itu akan terjadi dalam hidup saudara. Hati-hati mengambil filosofi dunia dan arti kesuksesan dari sistem dunia ini. Jika kau punya prinsip bisnis adalah bisnis, gereja adalah gereja, maka kau sudah tercemar dan menjadi mandul.
(Joh 15:5)  Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa.

Petani tidak butuh daun-daun tapi buah-buah anggur. Kau harus memiliki faktor Allah, faktor Rumah yang menjadi fondasi. Sukses di mata Tuhan, berbuah banyak dan Bapa dipermuliakan. Hidup kita bukan untuk diri sendiri tapi untuk Bapa. Pikiran dan perkataan kita harus memuliakan Bapa. Ia selalu mencari buah. Kau akan dimurnikan terus. Bapa akan memotong dahan-dahan dan ranting-ranting yang tidak perlu. Makin saudara dibersihkan, maka kau akan makin berbuah. Kau harus memiliki sikap dan mau dibersihkan.  Selaraskan dirimu untuk tinggal tetap tidak terputus dengan pokok anggur. Jika terputus maka air kehidupan itu akan terputus dan dialirkan ke ranting-ranting yang lain. Ini adalah peringatan yang keras bagi saudara. Ini tidak main-main. Saudara harus menyadari bahwa hidupmu di sini. Jangan membuat alasan untuk tidak mengikuti program yang ada dalam rumah. Alasan adalah kulit dari dusta.

Tuhan menghendaki hidup kita produktif dan berbuah. Pastikan untuk tidak minum air yang tercemar, dan selalu terhubung dengan sumber air yang murni. Air yang tercemar, mematikan kesuburan tanah. Air adalah firman dan doktrin. Yang murni hanya yang keluar dari tempat Tuhan. 

Kis 2:42 Mereka bertekun dalam pengajaran rasul-rasul. Menghidupi, mentaati dan menyelaraskan hidup mereka dalam pengajaran rasul-rasul. Mereka percaya pengajaran itu dari Bapa, dari Bait Suci, dari Tahta Tuhan. Hidup mereka berbuah banyak: mengalami perubahan karakter, tidak menurut nilai-nilai dunia ini, rela berbagi dan memberi, tidak menuntut. 

Tiap-tiap hari mereka berkumpul untuk mendapatkan firman, menghargai firman lebih dari harta. Sikap dan gaya hidup mereka berubah, karena mereka hidup dari sumber air yang murni. Buah adalah pekerjaan kita untuk kerajaan; untuk kepentingan kerajaan. Jika kau sukses dan nyaman, tapi untuk hidupmu sendiri, itu hidup yang tidak berbuah.

Ketika kau putuskan untuk hidup dari air yang murni, dari perkataan Tuhan, fokus pada kerajaan dan hidup demi kepentingan kerajaan, maka kau sedang menghasilkan buah. Tuhan akan melihat, membantu sehingga kau bisa menghasilkan buah yang banyak.

Amsal 4:23
(Pro 4:23)  Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan.

Dari hatimu akan mengalir sumber air kehidupan, jika kau memelihara hatimu terlebih dari segala yang patut dipeliharakan (lebih dari kesehatan, kebugaran, bentuk tubuh/otot). Hati yang murni itulah yang bisa melihat Tuhan. Jika hati kita murni, mata kita akan terbuka: melihat tuhan, mengerti rencana-rencanaNya, tidak ada motiv terselubung, memiliki nilai-nilai yang luhur. Inilah yang membuat hidupmu berharga dan berarti.

Yer 2:13
(Jer 2:13)  Sebab dua kali umat-Ku berbuat jahat: mereka meninggalkan Aku, sumber air yang hidup, untuk menggali kolam bagi mereka sendiri, yakni kolam yang bocor, yang tidak dapat menahan air.

Meninggalkan Aku: meninggalkan sumber air yang hidup. Mereka meninggalkan Tuhan, suatu kejahatan di mata Tuhan. Bukan hanya korupsi dan berzinah yang merupakan kejahatan, tapi jika Tuhan bukan lagi sumber kepuasan hidupmu dan bukan sumber firman, maka itu kejahatan. Jika kau tidak dipuaskan oleh perkataan Tuhan tapi oleh dunia ini (film, sukses dunia, keuntungan, pergaulan, pekerjaan), maka kau dikuasai yang lain. Air adalah firman perkataan Tuhan. Yang murni.

Kadang-kadang saya bingung kepada jemaat, sepertinya kadang-kadang tidak percaya kepada bapa rohani. Padahal dalam roh, saya dapatkan, memiliki seorang bapa rohani, adalah anugrah terbesar. Umumnya orang yang menganggap menerima keselamatan adalah anugrah yang terbesar. 

Seorang ibu menganggap memiliki anak adalah anugrah yang terbesar. Tanpa bimbingan bapa rohani, apakah mereka bisa bertumbuh, makin terhubung dengan Tuhan, memiliki tujuan yang jelas. Terhubung dengan rumah rohani, akan membuat jemaat terus terhubung dengan sumber air yang murni. Jika saudara tinggalkan itu, saudara sedang lakukan kejahatan.

Kalau kita minum air kehidupan daripada Tuhan ada 3 hal penting yang harus saudara miliki/lakukan:
1.     Kita harus mampu menampung air yang murni. Harus ada kapasitas dalam roh kita untuk bisa menerima kebenaran yang datang dari Tuhan seperti air. Tanpa kapasitas yang cukup, maka air itu akan lalu begitu saja. Tidak ada gunanya. Catat, baca lagi, dengar lagi, renungkan lagi; itu artinya menyiapkan kapasitas.

2.     Kita harus bisa memeliharanya tetap murni dan menjaganya dari kontaminasi. Belajar untuk hidup sesuai dengan apa yang disampaikan. Jangan bandingkan dan belajar dari luar rumah rohani. Jaga standar dan kemurnia apa yang disampaikan dalam rumah. Ikuti, jangan tercemar karena pergaulan.

3.     Kita harus bisa menggenggamnya, berpegang –teguh dengan keyakinan setiap firman yang disampaikan di rumah ini. Tidak boleh pegang yang lain: tidak ikut konferensi yang lain.

Sumber-sumber kontaminasi:
(Psa 1:1)  Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik, yang tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh,

(Psa 1:2)  tetapi yang kesukaannya ialah Taurat TUHAN, dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam.

(Psa 1:3)  Ia seperti pohon, yang ditanam di tepi aliran air, yang menghasilkan buahnya pada musimnya, dan yang tidak layu daunnya; apa saja yang diperbuatnya berhasil.

1.     Tidak berjalan menurut orang fasik (ungodly);
2.     Tidak berdiri/bergaya hidup orang berdosa;
3.     Tidak hidup dalam kumpulan pencemooh.

Orang fasik adalah orang yang tidak peduli terhadap perintah Tuhan, rencana Tuhan dan kehendak Tuhan, waktu Tuhan dan firman Tuhan. Orang fasik juga orang yang ngakunya percaya Tuhan, tapi tidak menghidupi kebenaranNya. Atas rencana dan kehendak Tuhan, ia mundur.  Saudara harus mempunyai filter.

Orang berdosa (sinner). Berdiri = berpihak atau setuju dan menikmati gaya hidup mereka. Gaya hidup yang mewah, egois.
Kumpulan pencemooh (scornful). Suka mengata-ngatai, mencemooh jalan Tuhan, meragukan / tidak percaya. Tinggalkan mereka dan jangan berteman. Itu juga nasihat Paulus kepada jemaat.

Tindakan/sikap-sikap mencegah kontaminasi:
1.     Ay2. Merenungkan FT siang dan malam; miliki passion/kesukaan terhadap firman Tuhan, hukum-hukum Tuhan, kehendak Tuhan;rencana dan kehendak Tuhan.
2.     Merenungkan FT siang dan malam; menghargai FT melebihi emas dan perak. Berpegangan dan berpatokan; menjadikan firman sebagai standar Tuhan.

Hal yang harus kita lakukan supaya berhasil/berbuah lebat dan menghasilkan keturunan ilahi:
1.     Menyukai firman; menganggap firman itu sangat berharga;
2.     Menyukai firman;
3.     Menyukai firman.

(Joh 7:37)  Dan pada hari terakhir, yaitu pada puncak perayaan itu, Yesus berdiri dan berseru: "Barangsiapa haus, baiklah ia datang kepada-Ku dan minum!

(Joh 7:38)  Barangsiapa percaya kepada-Ku, seperti yang dikatakan oleh Kitab Suci: Dari dalam hatinya akan mengalir aliran-aliran air hidup."


Kehausan akan firman adalah porsi kita. Kasih itu kata kerja. Mengasihi itu keputusan dan tindakan yang harus kau ambil. Itu porsimu dan kau sendiri yang harus berupaya.

Postingan populer dari blog ini

Mengatasi Spirit Amalek

Perang Melawan Spirit Amalek Dari Generasi ke Generasi Spirit Amalek adalah spirit cinta akan uang, keserakahan, egoisme, spirit familiarity (minta dimaklumi oleh Tuhan untuk suatu perbuatan yang dipandang baik). Spirit Amalek membuat orang percaya menjadi batu sandungan, mencari kesempatan dari kelemahan orang, bahkan menahan kegerakan Tuhan. Kita melihat spirit keserakahan yang sama beroperasi di banyak pemimpin Gereja , bahkan hari ini. L ebih dari apa pun, hal ini telah mendiskualifikasi mereka untuk mengecap firman yang baik dan karunia-karunia dunia yang akan datang ( from ruling in the Tabernacles Age to come, Ibrani 6:5) . Kisah Purim kembali ke waktu ketika orang Amalek menyerang Israel beberapa minggu setelah mereka meninggalkan Mesir di bawah Musa. Kisah ini dicatat dalam Keluaran 17: 8-16. Setelah pertempuran .... (14) Lalu berkatalah TUHAN kepada Musa, "Tulis kanlah semuanya ini dalam sebuah kitab sebagai tanda peringatan, dan ingatkanlah kep...

Delusi Ego Manusia

Umat ​​manusia percaya bahwa dirinya adalah tuhan (oleh karena kehendak bebas yang dimilikinya), dan hanya tunduk pada dirinya sendiri — tetapi ia hanyalah manusia fana yang tertipu oleh si jahat. Saya ingin membuktikan anggapan ini dengan mengutip kisah menara Babel. Kejadian 11:6 (TB) dan Ia berfirman: "Mereka ini satu bangsa dengan satu bahasa untuk semuanya. Ini barulah permulaan usaha mereka; mulai dari sekarang apa pun juga yang mereka rencanakan, tidak ada yang tidak akan dapat terlaksana. Perhatikan "mulai dari sekarang apa pun juga yang mereka rencanakan, tidak ada yang tidak akan dapat terlaksana" . Artinya, Allah pun mengakui bahwa kekuatan dari kesatuan dan kesepatan manusia yang memilih memakai kehendak bebasnya, tanpa sedikitpun faktor Tuhan.  Justru mereka merasa jadi tuhan. Mereka membangun gambar diri (image) mereka dan mencari nama atau reputasinya. Padahal Tuhanlah yang ingin menjadikan mereka serupa dan segambar (image) dengan diriNya. Tapi bukan ...

Efesus 3:16-20 - DOA PAULUS

MEMPERBESAR KAPASITAS ROH Efesus 3:16-20 3:16  Aku berdoa supaya Ia, menurut kekayaan   kemuliaan-Nya, menguatkan dan meneguhkan kamu oleh Roh-Nya di dalam batinmu, 3:17 sehingga oleh imanmu Kristus diam di dalam hatimu dan kamu berakar serta berdasar di dalam kasih. 3:18 Aku berdoa, supaya kamu bersama-sama dengan segala orang kudus dapat memahami, betapa lebarnya dan panjangnya dan tingginya dan dalamnya kasih Kristus, 3:19 dan dapat mengenal kasih itu, sekalipun ia melampaui segala pengetahuan. Aku berdoa, supaya kamu dipenuhi di dalam seluruh kepenuhan Allah. 3:20 Bagi Dialah, yang dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita, Doa yang disampaikan  dalam Efesus 3: 16-20 pada dasarnya ada lima hal yang  rasul Paulus doakan agar mereka dan kita memiliki: ...

ROH YANG TANPA BATAS (Bagian 1) - The Boundless Spirit UR #225

Berikut adalah catatan  dari khotbah THE UPPER ROOM 225 oleh Dr. Jonathan David pada tanggal 24 Maret 2026 yang berjudul "ROH YANG TANPA BATAS (Bagian 1)" : THE UPPER ROOM 225 - 24 Maret 2026 ROH YANG TANPA BATAS (Bagian 1) Pembicara: Dr. Jonathan David 1. Pendahuluan & Doa Pembuka Pencurahan Terakhir: Tuhan berfirman akan ada pencurahan terakhir Roh Kudus yang akan mengakhiri segalanya dan memulai zaman baru, yaitu zaman kebenaran . Manifestasi Roh Kudus: Roh Kudus akan membawa umat-Nya kepada kebenaran, pewahyuan, pengertian, hikmat, dan memberikan informasi rahasia serta pengertian mendalam yang hanya diberikan oleh surga . Musuh tidak akan bisa memotong informasi atau apa yang Tuhan katakan kepada kita . Kisah Mendengar Suara Tuhan: Pembicara menceritakan pengalaman tentang seorang wanita yang mengaku bersedia membayar 1 juta dolar untuk bisa mendengar suara Tuhan . Namun, ketika ditawari CD dan catatan khotbah seharga USD 55, wanita tersebut mengeluh mahal...

MASUK PADA MASA PENGGENAPAN FIRMAN

Kita adalah generasi yang masuk pada masa penggenapan firman. Namun walau pun sudah mendapatkan banyak perkataan Tuhan, penglihatan, nubuatan dan seterusnya, tetap saja seringkali kita merasa bingung, buntu bahkan sebagian orang menjadi tidak percaya, banyak mengeluh, bersungut-sungut dan undur. Penyebabnya adalah karena kita fokus pada persoalan dan terpengaruh keadaan, hal-hal yang sifatnya natural. Demikian halnya dengan Yosua ketika ia memandangi tembok Yerikho, setelah bangsa Israel telah menyeberang sungai Yordan, di seberang Yerikho.

YUSUF ARITMATEA MENJADI GENERASI PENGGENAP

gambar: myeastercandy.blogspot.co.id Ada orang-orang yang Tuhan sudah siapkan dan tetapkan untuk menjadi pelaksana dari firman-Nya. Di saat saat kritis dan penting banyak orang terkejut,  tidak menyangka, ada orang-orang yang bisa melakukan hal-hal yang kristis. Nama Yusuf dari Arimatea baru muncul di saat-saat kematian Yesus. Dia bukan termasuk 12 murid Yesus. Tidak juga termasuk 70 murid Yesus atau 500 murid Yesus yang lainnya. Yusuf Arimatea tiba-tiba muncul di saat yang kritis sekali.  Ketika tidak ada seorang pun yang tidak punya akses kepada Pontius Pilatus, ternyata muncul Yusuf dari Arimatea. Ketika itu murid-murid Yesus yang sudah mengikuti Dia tiga setengah tahun lamanya semua lari meninggalkan Yesus dan tercerai-berai. Jadi siapa yang akan menguburkan mayat Yesus dengan layak? Siapa yang bisa menggenapkan firman perkataan Tuhan?   Membuat kita terkejut; kapan Tuhan menyiapkannya?  Alkitab hanya menyebut dia adalah seseorang yang berasal da...

Upper Room 35 – DR. Jonathan David

  Dobel dekade sorga terbuka, ketajaman profetik, posisi strategis dan demonstrasi Roh adalah anugerah yang diberikan Tuhan Yang Mahatinggi untuk kita menghadapi tantangan 20 tahun hari-hari terakhir ini (2019-2039). 08-02-2022 Sorga terbuka dan Roh Kudus turun. Sekarang aku bisa memulai pelayanan. Hal-hal supranatural akan mengambil alih. Roh Kudus jadilah pemimpinku sebagaimana Kau memimpin Kristus. Kesaksian dari Roh, bahwa aku adalah anak Allah yang hidup, bergabung dengan Kristus dan mewarisi yang Tuhan sediakan. Ketajaman profetik, dobel dekade sorga terbuka, posisi strategis dan demonstrasi Roh akan jadi porsi hidup kami dalam 2 dekade sorga terbuka 2019-2039. Selama 40 hari 40 malam Goliath menantang orang Israel.   Daud membangkitkan keberaniannya ketika Isai memberikan tugas mengantar makanan. Pergi dan lihat. Dia dengarkan nasihat bapanya dan tugas itu sudah diset. Berapa banyak yang mentaati bapa rohani? Kita kehilangan pesan itu. Dan Bileam dicemari oleh...

Rumah Rohani

POLA   RUMAH   ROHANI Ps. Ir. Djonny Tambunan Sekaranglah waktunya, apa yang pernah saudara terima perkataan Tuhan itu, janji Tuhan, nubuatan itu, maka kita akan menerimanya, kita akan menikmatinya dan kita akan menggenapinya. Jangan lihat ke belakang. Tuhan berkata: Apa yang Ku firmankan akan Ku genapi segera dengan sempurna. Kapan kita siap? Selama kita tidak siap tidak akan tergenapi. Kalo kita mengambil sikap seperti binatang-binatang yang masuk ke dalam bahterah Nuh, maka kita akan masuk. Nuh hanya menyediakan satu jenis makanan bagi semua binatang. Semua orang yang mengambil sikap seperti Ishak itulah yang akan menerima warisan.   Harta yang berharga tidak diberikan kepada mereka yang bersikap seperti anjing dan babi. Apa yang membuat kita masuk atau tidak adalah keputusan kita sendiri, sikap kita sendiri. Jangan minta waktu, karena waktu tidak bisa mengubah saudara , tapi apa merubah kita adalah keputusan kita. Lupakan yang di belakangmu, apakah...

Kepenuhan keallahan (the fullness of the Godhead) di dalam Yesus dan Orang Percaya (MKS #42)

Ringkasan: Khotbah Ps. Djonny ini masih membahas konsep iman yang hidup melalui teladan perjalanan hidup Abraham . Bahwa iman sejati bukan sekadar pengakuan, melainkan harus diwujudkan melalui perbuatan nyata yang mendasari setiap keputusan hidup sehari-hari. Penulis menjelaskan bahwa ketika seseorang lahir baru, mereka menerima benih ilahi dan potensi Allah yang harus dikembangkan hingga mencapai kedewasaan spiritual. Melalui ketaatan Abraham, Allah menyingkapkan rahasia kerajaan-Nya yang kemudian diwariskan secara spiritual kepada generasi berikutnya sebagai keturunan Abraham . Fokus utama narasi ini adalah ajakan bagi jemaat untuk bertumbuh dewasa dan tidak menjadi bayi rohani agar dapat menerima janji warisan ilahi . Akhirnya, iman tersebut dipandang sebagai kunci untuk menampilkan dimensi rupa Allah dan mengalahkan kuasa maut di dunia. Ibadah JMD Bandung 14 Juni 2026 - Manusia Kerajaan Sorga 42" Berikut adalah ringkasan poin-poin penting serta penjelasan detailnya:...

Membangun Benteng Perlindungan

SATE 10 December 2020   Bacalah terlebih dahulu: Ibrani 8:7-10, Ayub 1:1 Sebagaimana iblis dapat membuat benteng di dalam pikiran manusia, Allah juga dapat membuat benteng di dalam manusia. Ayub mempunyai empat karakter yang menonjol di dalam kehidupannya yaitu saleh, jujur, takut akan Allah dan menjauhi kejahatan. Ketika iblis melakukan berbagai pencobaan kepada Ayub seiijin dari Allah, dimulai dari kehilangan anak-anaknya, kesehatannya, istrinya, bahkan dijauhi oleh teman-temannya. Tetapi ketika masalah tersebut muncul, Ayub tetap kuat dan karakter Ayub tetap sama, karena Allah sudah membangun terlebih dahulu banteng dan kubu di dalam pikiran Ayub! Sehingga berkali-kali Alkitab mengatakan bahwa Ayub itu tidak berdosa.   Allah membangun di dalam roh, dengan cara menaruh dan menuliskan hukumNya di dalam akal budi manusia. yaitu melaui mendengarkan dan merenungkan firman sehingga Allah menjadi Allah mereka, dan manusia menjadi umatNya.   *#1. Bagaimana Allah bisa berhasil ...