Langsung ke konten utama

KOMSEL dari INPUT tgl 7-2-2021

 Pertanyaan & Jawaban


1. Apa yang mengakibatkan sorga terbuka buat hidup Yesus dan berlaku juga buat hidup kita?

Kita lihat dulu apa arti Sorga terbuka. Sorga terbuka hanya dapat berarti dan kita mendapat manfaat penuh apabila:

1. Kita mengalami kepenuhan Roh Kudus

2. Menerima segala berkat rohani yang telah disediakan Efesus 1:3 (TB)  Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus yang dalam Kristus telah mengaruniakan kepada kita segala berkat rohani di dalam sorga.

3. Menerima warisan berkat Abraham dan menjadikan berkat itu sampai ke ujung-ujung bumi. Kisah Para Rasul 2:5 (TB)  Waktu itu di Yerusalem diam orang-orang Yahudi yang saleh dari segala bangsa di bawah kolong langit. Kisah Para Rasul 2:4, 11 (TB)  Maka penuhlah mereka dengan Roh Kudus, lalu mereka mulai berkata-kata dalam bahasa-bahasa lain, seperti yang diberikan oleh Roh itu kepada mereka untuk mengatakannya.

baik orang Yahudi maupun penganut agama Yahudi, orang Kreta dan orang Arab, kita mendengar mereka berkata-kata dalam bahasa kita sendiri tentang perbuatan-perbuatan besar yang dilakukan Allah."

Para rasul dan murid-murid memberitakan Injil! Firman Tuhan tersebar ke seluruh dunia. 

Petrus berkhotbah sehingga 3000 orang bertobat, menerima firman dan dibaptis. 


Pemberitaan Injil  disertai dengan tanda-tanda ajaib dan Firman yang mereka sampaikan dikonfirmasi dengan mujizat-mujizat yang terjadi.


Kisah Para Rasul 2:41, 43 (TB)  Orang-orang yang menerima perkataannya itu memberi diri dibaptis dan pada hari itu jumlah mereka bertambah kira-kira tiga ribu jiwa.

Maka ketakutanlah mereka semua, sedang rasul-rasul itu mengadakan banyak mujizat dan tanda. 


4. Iblis telah undur dan kita alami pelayanan malaikat. Matius 4:11 (TB)  Lalu Iblis meninggalkan Dia, dan lihatlah, malaikat-malaikat datang melayani Yesus. 

5. Kita siap melakukan kehendak Bapa dan menyelesaikan pekerjaan Nya.

Yohanes 5:20

Sebab Bapa mengasihi Anak dan Ia menunjukkan kepada-Nya segala sesuatu yang dikerjakan-Nya sendiri, bahkan Ia akan menunjukkan kepada-Nya pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar lagi dari pada pekerjaan-pekerjaan itu, sehingga kamu menjadi heran.


Menunjukkan ~ menyatakan ~ memperlihatkan ~ sebagai sahabat, bukan lagi hamba, tau apa yang diperbuat tuannya ~ menjadi kesenangan Tuhan ~ dapat menyelami pekerjaan yang dilakukan Allah  ~ melihat Bapa mengerjakannya~ Aku senantiasa memandang kepada TUHAN~ sebagai Anak, ada dipangkuan Bapa, dalam dimensi sorgawi ~ mendemonstrasikan 

Yohanes 14:10

Tidak percayakah engkau, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku? Apa yang Aku katakan kepadamu, tidak Aku katakan dari diri-Ku sendiri, tetapi Bapa, yang diam di dalam Aku, Dialah yang melakukan pekerjaan-Nya.

JADI:

Sikap Yesus yang mengosongkan diri dan SELFLESS. Ini berlaku untuk kita supaya mengosongkan diri membuat kita rendah hati menerima kebenaran. Bersedia dididik dan disiplin dalam rumah rohani. Dan sikap Selfless membuat kita mau menerima orang lain dan bertumbuh bersama dalam kemitraan sebagai bagian rumah, anggota keluarga dan tubuh Kristus. 


Kita ada di musim Sorga terbuka. Tuhan hanya merespon mereka yang haus dan lapar bukan yang baik dan sempurna. Bukan yang pintar dan mengerti firman, SEMUA orang percaya harus terus bertumbuh ke arah kepenuhan Roh Kudus karena Kristus adalah kepala dari mana kita menerima kasih karunia dan kebenaranNya, menerima perintah dalam ketaatan penuh melalui pemimpin dan bapa dalam rumah. Sorga terbuka mencurahkan dukungan penuh bagi pekerjaan Bapa yang harus digenapi dalam hidup kita dan melalui hidup kita bagi orang lain. 


Seringkali kita dibawa oleh Roh Kudus dalam perjalanan ini ke padang gurun. Selama kita masih belum dalam penundukan diri untuk taat. Apa yang harus kita dapatkan di padang gurun? 

Ulangan 8:16 (TB)  dan yang di padang gurun memberi engkau makan manna, yang tidak dikenal oleh nenek moyangmu, supaya direndahkan-Nya hatimu dan dicobai-Nya engkau, hanya untuk berbuat baik kepadamu akhirnya.


Roma 11:32 (TB)  Sebab Allah telah mengurung semua orang dalam ketidaktaatan, supaya Ia dapat menunjukkan kemurahan-Nya atas mereka semua.


Allah El Shadday ingin memperlihatkan kepada kita jalan yang dibuat Nya yang menuju kepada PribadiNya sendiri. Ada kemurahan Nya di dalam dadaNya dan hatiNya. Melalui impartasi Roh Kudus yang kita terima ketika lahir baru, Ia ingin kita masuk ke dalam kehidupan sehari-hari yang spiritual, bukan kehidupan yang natural dan jiwani. Supaya kita keluar dari mengandalkan  kekuatan sendiri, dari EGO, dari SELF, berpusatkan pada diri dan keluarga. Ini yang Tuhan perintahkan juga kepada Abram untuk keluar dari faktor lahiriah dan dari familiarity. 


Sampai genap waktunya, sampai firman Tuhan membenarkan Yusuf, sampai Yakub dapat mengalahkan manusia lahiriah nya, menundukkan egonya, mengalahkan SELF; Tuhan akan mengubah jatidirinya dengan membaptisnya dengan Roh Kudus. 



2. Mengapa Yesus dibawa oleh Roh Kudus ke padang gurun?

Dibawa = led = dipimpin = dikendalikan

Dipimpin = Strong's #71: ago, diikat seperti binatang lalu diseret. to move, impel: of forces and influences on the mind


Bapa harus menunjukkan kepada kita di dalam diri Yesus, yang juga berlaku buat kita semua semua bahwa di mana pun kita berada, jika hidup kita dalam kepemimpinan (ago)  Roh Kudus, kita bisa mengalahkan pencobaan apa pun dalam kondisi lapar dan kondisi lahiriah paling lemah sekali pun. Dan ketika kita bisa melewati semua itu, saatnya iblis untuk meninggalkan kita. 


Kondisi kita kadang terbalik atau tidak benar. Kita memang sudah ke sungai Yordan, tapi sorga tidak terbuka. Di situ masalahnya, sehingga ketika kita ke padang gurun kita jatuh bangun. Atau berputar-putar terus, bahkan sampai mati seperti orang Israel. Mayat mereka terkubur di pasir atau bergelimpangan di padang gurun.


Ibrani 3:17-19 (TB)  Dan siapakah yang Ia murkai empat puluh tahun lamanya? Bukankah mereka yang berbuat dosa dan yang mayatnya bergelimpangan di padang gurun?

Dan siapakah yang telah Ia sumpahi, bahwa mereka takkan masuk ke tempat perhentian-Nya? Bukankah mereka yang tidak taat?

Demikianlah kita lihat, bahwa mereka tidak dapat masuk oleh karena ketidakpercayaan mereka. 

Kita ada di masa double decade of open heaven, apakah kita mau meraihnya dan merengkuh tangan kita sampai dipenuhi Roh Kudus?



3. Apa yang harus kita siapkan dan yang Allah perlengkapi dalam hidup kita sebelum kita memulai pekerjaan Allah dalam hidup kita?

Kita harus menyiapkan hati kita sebab baik kesadaran, kasih karunia maupun Firman-Nya itu harus tersimpan dan bertumbuh dulu di dalam hati kita sampai berakar dan berbuah. Allah lah yang melengkapi kita dengan otoritas dan kuat kuasaNya di dalam dan melalui Roh Kudus. 

Yang harus diutamakan dalam memberikan dan terpancar dari hidup kita adalah KASIH Nya bukan kuasa kesembuhan, mengusir setan dan seterusnya. Itu tanda-tanda yang menyertai, bukan yang pokok. Dari kasih yang kita manifestasikan ada kekuatan. Kekuatannya membangkitkan kasih karunia Tuhan. Dan kasih karunia Tuhan dinyatakan melalui kuat kuasa Roh Kudus.  Manifestasi kuasa adalah bagian daripada kasih-karunia-Nya. Bukan kuat dan gagah kita. Allah tidak memisahkan keduanya, yakni pekerjaan Bapa yang disertai tanda-tanda ajaib; tapi banyak orang yang hanya menginginkan mujizat kesembuhan dan pemulihan hidupnya  tanpa pedulikan hal-hal rohani dan hubungannya dengan Tuhan pemberi hidup itu sendiri. Hidup yang demikian tidak akan mengalami perubahan secara mendasar dan efektif. 


Tanda-tanda yang menyertai pelayanan Paulus dan murid-murid itu memberikan dampak kepada seluruh kota Filipi dan semua orang di Asia Kecil mendengar firman. Tidak ada judul pelayanan sebagai "Pelayanan Mujizat dan Kesembuhan" saja dalam hidup Paulus, sebab itu hanya tanda-tanda yang menyertai orang percaya. 


4. Sikap atau posisi apa yang Yesus lakukan untuk melakukan kehendak Bapa  sehingga Dia berhasil melakukan kehendak Bapa dan menyelesaikan pekerjaanNya?


Sikap Yesus MENJAWAB panggilan dan pelayanan Nya dengan tujuan yang jelas: demi melakukan kehendak Bapa dan menyelesaikan pekerjaan Nya di bumi ini. 


Posisi Yesus tidak lebih sebagai HUIOS yang sudah dipenuhi oleh Roh Kudus dan dibaptis dengan kuasa-Nya. Semakin Yesus tunduk pada ketaatan kepada Bapa, sekali pun itu berarti penderitaan, semakin otoritas itu bertambah-tambah, sehingga tidak ada keraguan sedikitpun, bahwa Bapa selalu mendengarkan doa Yesus (Yoh 11:42).


Kuasa Yesus terbatas karena Ia telah mengosongkan diri dan arti dari mengosongkan diri bagi Yesus adalah mengambil jalan ketaatan. Ketaatan yang penuh. Jadi satu-satunya jalan untuk Yesus dapat melakukan kehendak Bapa dan menyelesaikan pekerjaan Bapa adalah dengan menggunakan melakukan ketaatan apa pun arti ketaatan itu dan apa pun konsekuensinya, Yesus tidak menggunakan pikiran Nya lagi sampai bergumul dalam ketaatan,   tanpa menerjemahkah apa arti ketaatan itu lagi, Ia hanya lakukan, lakukan dan lakukan. Ia tidak pedulikan umur Nya begitu singkat di bumi ini. Jalan ketaatan ini yang membuat Yesus dipenuhi otoritas sehingga manifestasi Roh Kudus begitu saja mengalir keluar dari tubuhNya (Luk 6:18,19).

Bahkan baru disadari Nya kemudian setelah mujizat terjadi, seperti yang dialami wanita dengan pendarahan (Luk 8:46). Iman begitu mudah menyambar dan mencurahkan kuasa ilahi dan menjadi nyata tanpa usaha atau doa sekalipun. Kepada murid-murid-Nya Yesus menyarankan mereka untuk berpuasa untuk dapat mengusir setan jenis tertentu. Tapi bagiNya tidak ada yang mustahil. Bukan karena Yesus adalah Anak Allah, tapi karena Ia selalu berangkat dari ketaatan oleh karena iman. 

Matius 17:20-21 (TB)  Ia berkata kepada mereka: "Karena kamu kurang percaya. Sebab Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya sekiranya kamu mempunyai iman sebesar biji sesawi saja kamu dapat berkata kepada gunung ini: Pindah dari tempat ini ke sana, — maka gunung ini akan pindah, dan takkan ada yang mustahil bagimu. 

[Jenis ini tidak dapat diusir kecuali dengan berdoa dan berpuasa.]"



5. Menurut Allah peperangan yang adil antara manusia dengan iblis itu seperti apa, jelaskan!


Sebenarnya Allah tidak melihat apakah ada peperangan atau tidak. Ia sudah tetapkan di Kej 1:26,27 dan firman yang keluar dari mulut Allah tidak bisa dirobah tergantung situasi dan kondisi. 

Allah tau bagaimana memperlengkapi kita untuk menghadapi situasi dalam keadaan apapun. Tapi di atas semuanya Ia ingin kita selalu berada bersama Dia, yakni supaya kita masuk ke dalam tempat perhentian Nya.


Roh Kudus sudah terlibat sejak penciptaan dan terus terlibat dan berperan untuk menggenapkan Kej 1:26,27. 


Itu sebabnya kita harus menyadari kelemahan dasar kita dan konsekuensinya apabila kita tidak bermitra dengan Roh Kudus dalam perjalanan rohani kita. Itu menjadikan kesan seolah-olah Allah tidak adil, dan tidak hadir ketika kita lemah, ada di dalam pencobaan dan sangat membutuhkan pertolongan. Ingat hidup kita telah dibingkai dengan Firman-Nya melalui iman (Ibr 11:3). Firman mengatakan cobaan yang kita alami tidak akan melebihi kekuatan kita. Dan di mana ada firman, di situ ada Roh Kudus.


Sebaliknya iblis juga tidak bisa menggugat kehadiran dan keterlibatan Roh Kudus dalam penciptaan dan pembentukan manusia yang hakekatnya adalah mahluk rohani yang diberikan bentuk, diberi tubuh dan kehidupan yang yang dapat menggambarkan  rupa Allah yang tidak kelihatan.  Iblis bukan bagian dari tujuh penciptaan. Iblis tidak mendapatkan tempat di mana pun. Ia pada mulanya adalah pendusta, pencuri dan pembinasa keji.


Yohanes 8:41

Kamu mengerjakan pekerjaan bapamu sendiri." Jawab mereka: "Kami tidak dilahirkan dari zinah. Bapa kami satu, yaitu Allah." 

Yohanes 8:40, 42-43, 47 (TB)  Tetapi yang kamu kerjakan ialah berusaha membunuh Aku; Aku, seorang yang mengatakan kebenaran kepadamu, yaitu kebenaran yang Kudengar dari Allah; pekerjaan yang demikian tidak dikerjakan oleh Abraham.

Kata Yesus kepada mereka: "Jikalau Allah adalah Bapamu, kamu akan mengasihi Aku, sebab Aku keluar dan datang dari Allah. Dan Aku datang bukan atas kehendak-Ku sendiri, melainkan Dialah yang mengutus Aku.

Apakah sebabnya kamu tidak mengerti bahasa-Ku? Sebab kamu tidak dapat menangkap firman-Ku.

Barangsiapa berasal dari Allah, ia mendengarkan firman Allah; itulah sebabnya kamu tidak mendengarkannya, karena kamu tidak berasal dari Allah."


2 Korintus 3:5

Dengan diri kami sendiri kami tidak sanggup untuk memperhitungkan sesuatu seolah-olah pekerjaan kami sendiri; tidak, kesanggupan kami adalah pekerjaan Allah.








Postingan populer dari blog ini

Mengikatkan Diri Pada Tuhan Dalam Ikatan Roh

  SATE 24 November 2020 –  Bacalah terlebih dahulu: Roma 1:28, 8:14-17, 6:16-19 Ketika seseorang lahir baru, rohnya menjadi baru karena rohnya bersatu dengan Roh Kudus. Tetapi untuk pikiran (akal budi) harus diperbaharui dari hari ke hari, artinya waktu lahir baru roh kita dibangkitkan sedangkan pikiran kita belum alami pemulihan. Oleh karena itu harus alami pembaharuan dari hari ke hari melalui firman. Sebelum seseorang alami lahir baru, maka rohnya ditawan oleh jiwanya. Sehingga yang dilakukan oleh tubuh adalah segala sesuatu yang sifatnya kedagingan. Kondisi lahir baru tidak serta merta membuat seseorang lantas berubah secara drastis, ada proses yang harus dilalui supaya jiwa dan tubuh pun alami keselamatan dari Allah.   *#1. Mengapa pikiran kita harus alami pembaharuan dari hari ke hari berdasarkan Roma 1:28?*   Unsur JIWA bukanlah langsung berasal dari Allah. Yang langsung dari Allah adalah roh kita. Jiwa yang terdiri dari pikiran, perasaan dan kehendak itu timb...

The Seed of God and the Character of Abraham (MKS #53)

Khotbah ini membahas proses rohani di mana Allah menabur benih ilahi ke dalam kehidupan manusia untuk mewujudkan kerajaan-Nya di bumi. Melalui teladan Abraham , dijelaskan bahwa hubungan intim dengan Tuhan dimulai dari panggilan pribadi dan ikatan janji (covenant) yang teguh . Ketaatan mutlak Abraham dalam menjaga ketetapan Allah menjadi dasar bagi Tuhan untuk mempercayakan otoritas-Nya kepada generasi berikutnya. Di sini ditekankan bahwa setiap orang percaya dipanggil untuk memiliki kepribadian yang selaras dengan karakter Allah melalui bimbingan Roh Kudus. Akhirnya, sumber ini menantang umat untuk hidup dalam kesetiaan dan kasih yang radikal agar janji Tuhan dapat tergenapi secara turun-temurun. Ibadah JMD Bandung 6 September 2026 - Manusia Kerajaan Sorga 53 Catatan Khotbah: Manusia Kerajaan Sorga (Bagian 53) Pelayanan: GPK JMD Bandung, Ps. Djonny Tambunan Tanggal: 6 September 2026 1. Landasan Rencana Agung Allah & Benih Sejati Keturunan Raja-Raja: Allah menetapk...

Membangun Sion Membentuk Ulang Kota - oleh Dr. Jonathan David

Ringkasan Khotbah: "Membangun Sion Membentuk Ulang Kota"  16082022  the Upper Room Kembalilah, hai anak-anak yang murtad, demikianlah firman TUHAN, karena Aku telah menjadi tuan atas kamu! Aku akan mengambil kamu, seorang dari setiap kota dan dua orang dari setiap keluarga, dan akan membawa kamu ke Sion.  Yeremia 3:14   Khotbah ini membahas visi tentang pembangunan kembali Sion sebagai inti dari pemulihan kota dan kehidupan umat Tuhan. Dr. Jonathan David menguraikan bagaimana Tuhan sedang bergerak secara aktif untuk membangun Sion, yang bukan hanya sekadar tempat, melainkan juga sebuah dimensi rohani di mana kehadiran, kuasa, dan otoritas Allah termanifestasi. Khotbah dimulai dengan penekanan pada pentingnya mendengar suara Tuhan dan mengasihi kebenaran-Nya. Dr. Jonathan David menyatakan bahwa tanpa kedua hal ini, akan ada kekacauan. Ia juga menekankan tentang karunia-karunia Roh Kudus yang diperlukan, seperti pewahyuan, pengertian, dan hikmat  untuk dapat menge...

GALATIA 1:10-24 KELUAR DARI HIDUP YANG SIA-SIA

Galatia 1:10 Jadi bagaimana sekarang: adakah kucari kesukaan manusia atau kesukaan Allah? Adakah kucoba berkenan kepada manusia?  Sekiranya aku masih mau mencoba berkenan kepada manusia, maka aku bukanlah hamba Kristus. Sebagai seorang rasul Tuhan, Paulus mengambil SIKAP TEGAS untuk tidak mencari perkenanan manusia. Tujuannya adalah melakukan apa yang Tuhan perintahkan dan menggenapinya. gbr: knowing-jesus.com Ini adalah suatu MASALAH SERIUS dalam hubungan kita dengan Tuhan, sebab Ia adalah Allah yang cemburu. Ketika kita mulai mengandalkan orang dalam hidup kita atau dalam melayani Tuhan, maka kita akan mulai kehilangan pengharapan di dalam Tuhan. Saul sangat mengutamakan orang Israel dibandingkan Tuhan. Ketika Samuel terlambat sedikit datang ke Gilgal, Saul menjadi tidak taat dan mempersembahkan korban bakaran sendiri; karena ia melihat rakyat mulai meninggalkannya. Walau pun Samuel menegurnya dan mengecam perbuatannya yang bodoh, Saul tidak menyesal.  Saul juga...

MASUK PADA MASA PENGGENAPAN FIRMAN

Kita adalah generasi yang masuk pada masa penggenapan firman. Namun walau pun sudah mendapatkan banyak perkataan Tuhan, penglihatan, nubuatan dan seterusnya, tetap saja seringkali kita merasa bingung, buntu bahkan sebagian orang menjadi tidak percaya, banyak mengeluh, bersungut-sungut dan undur. Penyebabnya adalah karena kita fokus pada persoalan dan terpengaruh keadaan, hal-hal yang sifatnya natural. Demikian halnya dengan Yosua ketika ia memandangi tembok Yerikho, setelah bangsa Israel telah menyeberang sungai Yordan, di seberang Yerikho.

BELAJAR DARI GEREJA EFESUS

Salah satu gereja yang dibangun rasul Paulus dari awalnya adalah jemaat Efesus. Gereja Efesus menjadi gereja yang perkembangannya sangat fenomenal, karena dalam beberapa tahun dilatih oleh rasul Paulus mereka telah memberikan dampak kepada kota Efesus dan firman tersebar di Asia .

The Seed of Succession and the Power of Destiny (UR #240)

Ini merupakan materi pengajaran dari Dr. Jonathan David mengenai prinsip suksesi kepemimpinan spiritual yang berfokus pada konsep benih ilahi dalam diri manusia. Penulis menekankan bahwa masa depan dan kekuatan seseorang ditentukan oleh Kristus sebagai benih yang dibawa, yang memberikan ketangguhan untuk mengatasi segala trauma masa lalu maupun serangan musuh. Beliau menguraikan kriteria kehidupan yang layak direproduksi, yakni pribadi yang berpusat pada salib , memiliki karakter yang baik , serta dipenuhi oleh Roh Kudus . Selain itu, terdapat peringatan tegas untuk menghentikan pelatihan bagi individu yang menunjukkan sikap keras hati, tidak taat, dan suka mengkritik . Secara keseluruhan, dokumen ini berfungsi sebagai panduan praktis untuk membangun generasi pemimpin baru yang memiliki integritas moral dan ketundukan penuh pada firman Tuhan . 14 07 2026 DR JONATHAN DAVID, SUKSESI KEPEMIMPINAN (BAGIAN 3) Catatan Khotbah: Suksesi Kepemimpinan (Bagian 3) Sesi: The Upper Room 240 (1...

ROMA 15:1-7

MENANGGUNG KELEMAHAN ORANG YANG TIDAK KUAT 15:1 Kita, yang kuat, wajib menanggung kelemahan orang yang tidak kuat dan jangan kita mencari kesenangan kita sendiri. 15:2 Setiap orang di antara kita harus mencari kesenangan sesama kita demi kebaikannya untuk membangunnya. 15:3 Karena Kristus juga tidak mencari kesenangan-Nya sendiri, tetapi seperti ada tertulis: "Kata-kata cercaan mereka, yang mencerca Engkau, telah mengenai aku." 15:4 Sebab segala sesuatu yang ditulis dahulu, telah ditulis untuk menjadi pelajaran bagi kita, supaya kita teguh berpegang pada pengharapan oleh ketekunan dan penghiburan dari Kitab Suci. 15:5 Semoga Allah, yang adalah sumber ketekunan dan penghiburan, mengaruniakan kerukunan kepada kamu, sesuai dengan kehendak Kristus Yesus, 15:6 sehingga dengan satu hati dan satu suara kamu memuliakan Allah dan Bapa Tuhan kita, Yesus Kristus. 15:7 Sebab itu terimalah satu akan yang lain, sama seperti Kristus juga telah menerima kita, untuk kemulia...

KEHIDUPAN ZOE Kehidupan Yang Berkelimpahan

Kehidupan Berkualitas Yang Yesus Berikan Yoh 10:10 Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup,    dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. gbr: opernarmautralia.org Yesus datang supaya kita akan memiliki kehidupan yang melampaui arus seluruh aspek kehidupan, lebih dari cukup, mencapai setiap bagian dari roh manusia kita, setiap bagian dari alam jiwa kita, pikiran, kehendak dan emosi, mencapai setiap bagian dari tubuh fisik kita, mencapai setiap bagian dari keuangan kita, hubungan dan semua yang berkaitan dengan kehidupan duniawi dan kehidupan spiritual kita. Dalam bahasa Yunani,   ada tiga kata yang berbeda -bios, psuche, dan zoe- diterjemahkan sebagai "hidup", dan masing-masing memiliki arti yang berbeda. Bios – adalah kehidupan biologis kita. Semua makhluk hidup memiliki bios. Bioskop artinya gambar hidup. Biologi ilmu yang mempelajari tentang makhluk hidup. Psuche adal...

Conquering the Mountains of Governance and Political (UR #237)

Khotbah  Dr. Tunde Bakare dalam acara ISC 2025 membahas peran strategis orang percaya di gunung politik dan pemerintahan . Beliau menekankan pentingnya memiliki pola atau cetak biru ilahi serta karakter yang murni sebelum terlibat dalam kepemimpinan publik agar tidak tercemar oleh sistem dunia. Melalui berbagai rujukan Alkitab, ia menjelaskan bahwa Tuhan akan membangkitkan pemimpin-pemimpin profetik untuk menggantikan sistem yang korup dan menindas rakyat. Bakare juga membagikan pengalaman pribadinya di Nigeria tentang bagaimana kekuatan doa dan nubuat mampu mempengaruhi arah politik nasional serta menentang rezim yang tidak adil. Inti dari pesan ini adalah panggilan bagi generasi muda untuk menjadi agen perubahan yang berani merebut kembali pengaruh di berbagai bidang budaya demi kesejahteraan bangsa. Narasi ini ditutup dengan penegasan bahwa kepemimpinan yang takut akan Tuhan adalah kunci utama yang membedakan kemajuan suatu negara dari keterpurukannya. Berikut adalah c...