Langsung ke konten utama

Upper Room 31 - DR. Jonathan David

The Power of Knowing Part 3

21-12-2021

Pendahuluan

Ps. Cyrus

Kita sangat bersyukur bisa bersama di dalam Upper Room ini. Kita ada di dalam masa-masa kehidupan yang sangat penting. Tuhan menciptakan kita serupa dan segambar dengan Dia. Tuhan tidak berpikir, tapi Dia sudah mengetahui. Dia menempatkan hal-hal yang harus kita ketahui. Kita seperti mengikuti program-Nya Tuhan dan tidak menjadi serupa dengan dunia.   Tapi sering kita mengikuti pikiran kita saja. Alkitab mengatakan: Jangan mau diubah oleh dunia. Sistem dunia adalah struktur yang didesain membuat hidupmu jauh keluar dari rencana dan program Tuhan. Dunia menawarkan kehidupan alternative.  Dunia memprogram kita untuk berpikir dulu, baru mengetahui.  Atau mengerti dulu dan baru percaya.  Intinya kita diprogram dunia untuk tidak menggunakan roh kita, tidak menggunakan intuisi kita;  tapi kita diprogram untuk belajar dengan pikiran kita, mengerti dulu, mencoba dulu, baru percaya. Tapi Tuhan hendak kita percaya dulu untuk dapat mengerti.

Kita adalah roh yang  jiwa dan tubuh. Itu artinya 3 menjadi 1. Three  in one. Tuhan menciptakan kita seperti itu supaya mengenal Dia. Tuhan harus menaruhkan KEKEKALAN di dalam diri kita supaya kita mengenal Dia.  Allah itu sangat besar dan kita tidak dapat mengenal Dia dari hal-hal yang natural.  Dia mengatasi semua, apa pun yang ada di dunia. Bagaimana bisa kau mengerti-Nya hanya dari hal-hal yang natural?  Bahkan orang yang di sebelahmu, seperti istrimu tidak bisa kau kenal. Istrimu juga belum tentu bisa mengerti dirimu, bahkan sudah lebih dari 30 tahun.   Dia adalah bagian yang ada dalam kekekalan dan kita harus mengenal Dia, bukan dari hal-hal yang natural, tapi dari hal-hal yang kekal. Kita harus mengenal Dia dari persepsi Tuhan sendiri.

(Joh 10:3)  Untuk dia penjaga membuka pintu dan domba-domba mendengarkan suaranya dan ia memanggil domba-dombanya masing-masing menurut namanya dan menuntunnya ke luar.

 

Level pertama adalah mendengar. Domba mendengarkan suara gembalanya. Tapi jangan berhenti di situ.

(Joh 10:14)  Akulah gembala yang baik dan Aku mengenal domba-domba-Ku dan domba-domba-Ku mengenal Aku

 

Tidak dikatakan MENGERTI, TAPI MENGENAL. Jadi kau harus naik dari mendengar kepada mengenal. Apa pun yang kita dengar, harus dapat mengenal sifat dasar-Nya, mengenal hati-Nya, maka kau mengenal Dia. Tuhan mau kita mengenal Dia, bukan hanya mendengar khotbah. Alasan kita tidak mengenal-Nya karena kita hanya mendengar khotbah.  Mungkin kita mendengar khotbah hanya sebagai arahan keuangan atau nubuatan. Kita bukan mendengar tentang Dia, tapi tentang kita. Tentang apa yang harus kita kerjakan.  Alkitab katakan dengan jelas, bahwa apa pun yang kita dengar tapi tidak  menghasilkan pengenalan akan Dia, berarti kita tidak mendengar untuk mengenal sifat dasar-Nya. Kau harusnya memilih proses untuk masuk ke sana dan menaruh hidupmu ke dalam tangan Tuhan. Maka Tuhan akan semakin membuka diri-Nya dalam proses itu. KADANG DIA HARUS MENGURANGI BERBAGAI HAL DARI PADAMU, LEWAT MASALAH-MASALAH DAN KESULITAN. KEBERADAAN KEDAGINGANMU AKAN MAKIN DIKURANGI. DIA MEMPROSESMU MELALUI BANYAK MASALAH DAN HAL-HAL YANG TIDAK KAU MENGERTI. TUJUAN DARI PROSES INI BUKAN UNTUK HASIL, BUKAN UNTUK AMBISIMU ATAU UNTUK UANG; TAPI SUPAYA KAU MENGENAL DIA. Belajar untuk percaya dan mengerti, bahwa Dia lakukan proses untuk kau mengenal sifat dasar-Nya, mengenal isi hati-Nya, jalan-jalan-Nya dan hidup-Nya. Jika kau mempercayai proses itu, maka kau akan mengalir dan menyatu dalam pengenalan akan Dia. Di dalam kita ada hati nurani, ada intuisi yang kita pakai untuk mengenal Allah. Kau harus pilih proses Tuhan ini, bukan yang lain. Dan rohmu akan menyatu dengan Roh Nya. Pengenalan akan Allah tidak akan hilang dalam hidupmu.

Kita harus mengambil waktu. Doakan setiap poin yang kau dapatkan. Belajar menangkap untuk mengenal Pribadi Firman itu dari setiap poin yang kau dapatkan. Tuhan ingin membawa kita ke level kedewasaan, supaya kita mengenal Dia sebagaimana ada-Nya.  Adalah hal yang berbahaya jika kau ada di level yang lama, karena berarti kita merasa sudah familiar.  Ini bukan soal berapa lama berjalan dengan Tuhan, atau berapa besarnya pelayanan, tapi berapa besar faktor Kristus ada dalam dirimu. Bagaimana kita tau kita tidak menjadi familiar? Kita tidak selapar dan sehaus sebelumnya. Alasan kenapa kita tidak bisa mendengar dengan penuh? Karena kita tidak menjamah Allahnya papa dengan penuh, karena kita sudah menjadi familiar. Maka penting kita bisa menjangkau-Nya, menjangkau firman supaya terjadi impartasi.

 

Pp. Jonathan

Insight

Jika kita memiliki insight (wawasan, pandangan) maka tidak ada yang tersembunyi. Pewahyuan untuk menerapkan apa yang kita lihat. Pewahyuan, pengertian, hikmat dan roh pengenalan dan insight (wawasan ke dalam), persepsi ….semuanya adalah dinamika yang di dalam roh.  Ketika kau memiliki wawasan kau tau dan kau bisa melihat apa yang tersembunyi dan kau bisa mengeksposenya. Pewahyuan itu untuk menerapkan apa yang kau lihat atau kau dengar melalui roh. Roh Allah diberikan kita tanpa batas untuk semua arena yang kau perlukan. Dengan insight kau akan memiliki kuasa pewahyuan, karena kau bisa mengerti sesuatu dengan benar, menjelaskan dengan benar dan menunjukkan bagaimana itu bekerja. Insight itu bisa melihat ke depan, ke belakang, ke samping. Ke belakang membuat kau mengerti. Oh…tidak heran mengapa demikian. Kau bisa evaluasi. Ke dalam artinya kau bisa melihat yang tersembunyi, mengekspose dan mengambil tindakan.   Semakin dewasa semakin baik, pewahyuan, pengertian, insight dan hikmat akan mengalir.Ketika kau miliki semua ini kau bisa menegosiasikan apa pun, karena kau ada di tempat kekuatan, bukan dari tempat kelemahan.

1. Mereka yang memiliki insight akan bersinar dan menjadi semakin yakin dan lebih kuat lagi terang itu.

Tidak ada yang tersembunyi. Dia katakan apa yang terjadi dan apa strateginya. Kau bisa mendeteksi strategi dan kau menang. Tuhan memberikan terang hidup yang mengusir kegelapan.

2. Kau makin memiliki banyak orang.  

Tuhan berikan terang hidup dan kita menghalau kegelapan. Membuka apa yan g tersembunyi dan membawanya ke permukaan.

3. Kau bisa melepaskan pengertian dan membawa pengenalan.

(Dan 12:10)  Banyak orang akan disucikan dan dimurnikan dan diuji, tetapi orang-orang fasik akan berlaku fasik; tidak seorangpun dari orang fasik itu akan memahaminya, tetapi orang-orang bijaksana akan memahaminya.

 

Roh pengertian dan hikmat ini bekerjasama pada waktu yang sama. Bisa kau merasa kalau Dia memanggilmu? Bisa merasa kalau kau dingin? Merasa kerongkonganmu tidak baik? Tubuhmu bisa menjadi alat mekanik untuk mengukur dan mengevaluasi hidupmu.

Ketika Roh Kudus turun atasmu, kau tidak pernah hidup tanpa jawaban. Yesus membayar mahal bukan untuk kau gagal dengan Roh Kudus. Roh Kudus membawa Yesus memimpin Dia bertemu setan. Dan Dia mengalahkan musuh sebagai (manusia) Yesus. Mati di salib sebagai Yesus. Bukan sebagai Roh. Dia mengambil kunci maut dan kunci Kerajaan sebagai Yesus. Yesus memiliki Roh Tuhan (Yes 61).

 

Isa_61:1  Roh Tuhan ALLAH ada padaku (Bapa ada, Roh Kudus  ada), oleh karena TUHAN telah mengurapi aku; Ia telah mengutus aku untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang sengsara, dan merawat orang-orang yang remuk hati, untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan, dan kepada orang-orang yang terkurung kelepasan dari penjara,

 

Kol 3:19 seluruh Allah memenuhi Yesus. Bapa hidup dalam Dia. Ini adalah kemenangan Tuhan yang termanifestasi di bumi ini. Hari-hari ini akan datang, Yesus dan Bapa tinggal di dalam tubuh kita secara korporat. Apa yang kita butuhkan tentang Tuhan akan diberitahukan, karena kita mendemonstrasikan Allah, menjadi anak-anak Allah.

Kau harus alami pengalaman-Nya dan dimensi Allah turun. Doamu harus menggerakan Tuhan karena kau miliki dimensi Allah. Kau bisa memberikan orang roh pengertian.

4. Dia akan dimurnikan dan disucikan.

Masa kejahatan dan dosa harus berakhir. Masa kebenaran datang. Itu akan terjadi di waktu yang spesifik, karena kau ijinkan Tuhan bekerja dan kau menyebabkan terobosan di alam roh.

Ketika kau terima dimensi ini, jangan berpikir kau sudah terima semuanya. Pelajari ulang semua notesmu. Bukan hanya menulis, tapi bisakah kau atur dan sediakan dirimu, bersekutu dengan Roh Kudus. Maka ketika Dia berurusan dengan kau, maka kau akan dimurnikan dan disucikan.  Apakah kau didisiplin atau disesah itu tergantung kepada ketaatanmu. Sifat Allah harus dimanifestasikan. Baca kitab Daniel dan Yesaya.

5. Orang yang memiliki insight juga memiliki kuasa untuk memeteraikan apa yang dibutuhkan.

Daniel mengambil buku  itu dan memeteraikannya. Dan orang yang membacanya tidak mengerti, tapi orang yang memiliki insight akan mengerti. Kita akan dapatkan jawabannya. Tuhan akan mengerjakan terang itu dan kau menjadi konsultan dari krisis. Tuhan akan tunjukkan kepada kau bagaimana membuka jalan atas situasi. Terang itu sudah datang kau bersinar. Pertempuran terakhir sudah dekat dan Tuhan sudah memberitahukan kekacauan yang dibuat iblis. Tapi kau memiliki Roh Allah dan kau akan dihormati dan dicari orang karena kau miliki jawaban.  Ketika mata uang jatuh kau akan keluar dari masalah uang dan menyelamatkan keluargamu dan orang-orang. Keluargamu diselamatkan dan kau terima legacy. Anak Allah itu akan jadi dewasa dan ukuran Allah akan diukurkan kepadamu. Kau diukur per 1000 hasta. Kau hari ini miliki persepsi, insight dan kapasitas. Tuhan menantang kau dan memimpin kau ke level berikutnya. Naiklah ke level berikutnya dan Roh Kudus akan membawa kita.

6.  Dengan insight kau akan berjalan ke dalam pengenalan, mengenal sesuatu dengan mudah.

Dia masuk ke suatu bidang dan mengaksesnya dengan mudah. Tuhan sangat baik dan mempersiapkan kau sebelum waktunya datang. Tidak bisa lagi setan menahanmu.

2 dekade sorga terbuka 2017-2027, apa yang akan terjadi?

Tahun ini Tuhan membawamu ke satu tempat yang Tuhan rencanakan untuk ISAAC. Ketika kau lihat saya naik, maka kau akan naik. Ketika Musa mengangkat tongkatnya, kemenangan terjadi. Dobel porsi akan terjadi. Kau akan lihat ini terjadi di gerejamu. Orang yang mengenal Allah akan kuat dan bertindak. Dia menjadi presisi dan diposisikan secara strategis dan demonstrasi Roh akan terjadi. Dia datang dengan kuasa dan kekuatan.

20 tahun ini sangat penting. Dia akan eksekusi tujuanNya. Yakinlah apa yang Tuhan inginkan, menjadi keinginanmu. Cara kau melayani akan berobah. Kau akan terima impartasi. Jangan ambil aspek-aspek luar. Banyak orang promosikan aspek eksternal. Tidak ada ANS1, ANS2. INI Bukan francise. 2 dekade ini pengharapkan kita untuk mengambil dunia.

 

Impresi dan pesan yang saya dapatkan:

Di atas dijelaskan: Pewahyuan, pengertian, hikmat dan roh pengenalan dan insight (wawasan ke dalam), persepsi ….semuanya adalah dinamika yang di dalam roh.  

Mengenai Dinamika Roh

Ukuran dari dinamika Roh adalah: realita hadirat Tuhan memenuhi batin saya, sebagai akibat adanya intensitas pekerjaan Roh dan Firman.

Makna batin di KBBI adalah: sesuatu yang terdapat di dalam hati; sesuatu yang menyangkut jiwa (perasaan hati.... Contoh: ia menceritakan apa yang terasa.. dalam batinnya);

Ketika kita terus berfokus pada suara Singa itu, intensitas itu akan semakin pekat.

Intensitas dari dinamika roh/Roh adalah ukuran yang menjadi patokan. 

Hanya roh yang dapat mengikuti dan mengalami dinamika Roh dengan mengikuti suara auman Singa dari Yehuda itu. Suara Tuhan dan auman itu adalah intensitas pekerjaan Roh dan Firman.

Ada frekuensi kemenangan yang sedang dilepaskan dari ruang tahta saat itu juga.

Saat umat Tuhan ada dalam frekuensi tersebut, maka dengan seketika kita dimerdekakan dari pergumulan, konflik batin, dan bahkan keraguan.  Sebab frekuensi kemenangan berasal dari anugerah kemenangan yang sudah disediakan Bapa buat mereka yang memperkenan hati-Nya karena bisa menangkap frekuensi kemenangan itu. Orang-orang yang menang tidak mudah terpengaruh hal-hal yang di luar, yang lahiriah.

Pengurapan Korporat

Salah satu cara mendapatkan anugerah kemenangan dan perkenanan ini adalah dengan mengikuti dengan tekun Upper Room, di mana pengurapan korporat yang langsung berasal dari tahta akan turun ke Upper Room dan memenuhi ruangan.  Jemaat akan mengalami penyelarasan (equalisasi) untuk masuk ke dalam frekuensi yang sama, sehingga setelah frekuensinya disamakan maka ia mulai dapat mendengar dan merasakan hal-hal yang dari Roh.  Impartasi sorgawi ini yang akan mengubahkan paradigma dan menyelaraskan cara pandang dan persepsi kita menjadi sama dengan cara pandang Tuhan. Ini seperti Yosua yang tadinya berdiri berhadap-hadapan dengan Panglima Bala Tentara Tuhan dengan pedang terhunus, karena dia terlalu fokus kepada pikirannya bagaimana cara merobohkan tembok Yerikho (Yos 5:13). Setelah Panglima Bara Tentara Tuhan menyatakan Diri-Nya, maka keraguan Yosua lenyap dan sekarang pandangannya benar-benar menjadi selaras dengan pandangan Tuhan. Sekarang ia berdiri di samping Sang Panglima, tidak lagi berhadap-hadapan.

Kekuatan dan Kesegaran Baru: rahmat Tuhan

Ketika ia terus terhubung terus setiap pagi dengan sorga dengan frekuensi yang sudah diatur itu, akan ada peneguhan yang menyeruak di dalam perasaan damai dan sukacita, ada kekuatan dan kesegaran baru.  Kita akan mendengar Tuhan berbicara melalui Roh Kudus di dalam dan itulah juga yang akan menjadi doa dan suara yang kita gemakan. Seringkali setelah itu, ketika hamba Tuhan membagikan firman Tuhan,  kita mendapatkan konfirmasi dan peneguhan sekali lagi, tanpa kita meminta atau berdoa khusus untuk itu, bahwa suara itulah yang telah berbicara, suara yang sudah kita dengar pada waktu kita bertemu Tuhan pagi itu. Kejadian ini sudah menjadi hal yang biasa, tapi bukan berarti kita harus menjadi familiar.

Menjadi Percaya: Hentikan Pergumulan dan Stop Keluh Kesah

Banyak sekali bukti yang saya dapatkan, bahwa  tekanan, pergumulan, konflik batin serta kegalauan hidup kita rasakan dan membuat emosi negatif terjadi oleh karena keberadaan diri kita yang kehilangan frekuensi surga, menjadi tidak “tune in” lagi. Kita tidak lagi berfokus menjagai dinamika roh dan intensitas hadirat Tuhan.   Kita membiarkan roh kita padam, akibatnya hidup kita kembali manusiawi (natural).

 

API MEZBAH ITU TIDAK BOLEH PADAM

Im 6:13 Api itu harus tetap menyala di atas mezbah. Api itu tidak boleh padam.

Adalah hal yang sangat berbahaya dan paling berbahaya bila kita membiarkan api itu padam, karena kedagingan itu akan bermanifestasi kembali.

Ul 25:17 "Ingatlah yang diperbuat orang Amalek kepadamu ketika kamu keluar dari Mesir. Ul 25:18 Bagaimana ia mendatangimu di jalan dan menyerang semua orang yang berjalan di belakangmu ketika kamu lelah dan lesu. Mereka tidak takut kepada Allah.

 

AMALEK adalah BAHAYA LATEN

Amalek berarti kedagingan, sifat sejati dari daging. Daging itu penuh kelemahan. Berlawanan dengan sifat roh.  Dan tujuan kedagingan adalah MELAWAN ALLAH karena tidak takut kepada Allah. Musuh berusaha menyembunyikan dirinya. Amalek tersembunyi di dalam hidup kita sebagai manusia yang terdiri dari darah dan daging. 

 

Seberapa baiknya dan tingginya pun posisi rohanimu TIDAK KEBAL dari Amalek atau kedagingan ini jika tidak menjaga dinamika roh, tidak menjaga API MEZBAH YANG MEMBAKAR KEDAGINGAN itu menyala. API adalah FAKTOR UTAMA yang terus menjagai KEDAGINGAN kita tidak menjadi liar, tapi ditundukkan, diteduhkan. Roh Kudus dan Firman adalah API dan MINYAK yang menjagai kita dari kehidupan kedagingan kita.

Seumur hidup kita tidak bisa menjadi kebal dari kedagingan sebab kita adalah manusia roh yang hidup di dalam darah dan daging.

 

Mau bukti?

Salomo adalah tokoh yang kontroversial. Kehidupan dan perjalanan rohaninya semula sangat bagus dan baik. Ia adalah orang yang dikasihi Tuhan (Yedija, 2Sam 12:25) dan seorang yang penuh hikmat, tapi ia kemudian terseret pada kehidupan kedagingan dan masa ia telah tua para perempuan asing yang menjadi istri dan gundiknya membuatnya beralih dari Allah.

Neh 13:26 Bukankah Salomo, Raja Israel berdosa karena hal-hal ini? Akan tetapi, di antara banyak bangsa tidak ada raja yang seperti dia, yang dikasihi oleh Allahnya. Allah mengangkat Salomo menjadi raja atas seluruh Israel. Akan tetapi, para perempuan asing telah membuatnya berbuat dosa.

 

Kapan Hal ini bisa menyerang kita?

Ketika kita lengah dan tidak lagi fokus pada dinamika roh. Ketika kita merasa aman dan damai, tidak ada satu pun musuh yang bisa mengganggu kita, maka musuh menyerang balik.

Kel 17:16 Musa berkata, "Aku mengangkat tanganku ke arah takhta TUHAN. TUHAN akan berperang melawan orang Amalek turun-temurun."

Tuhanlah yang berperang melawan Amalek, tapi kita harus tetap mengangkat tangan ke arah tahta Tuhan. Kita harus tetap memandang kepada-Nya, menghormati Allah dengan takut dan gentar, serta tidak pernah melupakan kasih yang semula.

Ul 25:19 Maka apabila TUHAN, Allahmu, sudah mengaruniakan keamanan kepadamu dari pada segala musuhmu di sekeliling, di negeri yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu untuk dimiliki sebagai milik pusaka, maka haruslah engkau menghapuskan ingatan kepada Amalek dari kolong langit. Janganlah lupa!"

Amalek – yakni kedagingan kita - harus ditumpas dari pikiran kita dengan cara terus memandang kepada Tuhan, menjagai kobaran api kasih kita kepada Tuhan yang telah menebus dan menyelamatkan kita dan mengaruniakan keamanan dan kedamaian.  Takut akan Tuhan adalah senjata yang paling ampuh, bukan hikmat bukan pengertian; sebab Amalek tidak pernah takut akan Tuhan. Kedagingan selalu bertentangan dengan kekudusan.  Kekudusan adalah pilihan. Pilihan hidup dalam kekudusan dengan gentar dan takut akan Tuhan.  Dikatakan permulaan hikmat adalah takut akan Tuhan. Maka, semakin berhikmat, takut harus semakin besar takut akan Tuhan itu. Kobaran api itu harus semakin besar. Kita memerlukan bara untuk membakar daging. Sisa arang dan asap tidak bisa membakar daging. Persembahkan tubuh kita sebagai korban yang hidup, kudus dan berkenan. Dan jagai kobaran api cinta kita kepada Tuhan. Itu tugas dan bagian kita.

 

REDUPNYA API KARENA MELUPAKAN KASIH YANG SEMULA

Mengapa api itu bisa redup dan padam? Karena berkurangnya KASIH YANG SEMULA kepada Tuhan. Hasrat dan gairah dan cinta yang semula telah kendur, karena merasa mengalami ‘keletihan rohani’. Sebenarnya tidak ada yang namanya keletihan rohani, kecuali diri kita telah berhasil dialihkan kembali kepada hal-hal yang natural, yang menyenangkan secara lahiriah.

 

KEMBALIKAN KASIH YANG SEMULA

Tuhan menghendaki kita tidak pernah melupakan kasih yang semula, ketika kita dijamah Roh Tuhan dan mengalami perjumpaan ilahi bersama Dia. Itu adalah panggilan Tuhan kepada hidup kita untuk terus mengalami perjalanan bersama Dia dalam kebenaran, damai sejahtera dan sukacita.

Saat fokus hidup kita kembali tertuju pada pekerjaan Roh dan Firman  yakni  pada hal - hal yang ilahi saja, maka keberadaan diri kita akan kembali menjadi “tune-in”  dengan frekuensi surga. Itulah frekuensi kemenangan yang membuat kita bangkit mengalahkan dunia!

Yohanes 16:33 (TB)  Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya kamu beroleh damai sejahtera dalam Aku. Dalam dunia kamu menderita penganiayaan, tetapi kuatkanlah hatimu, Aku telah mengalahkan dunia."

Sekarang saatnya kita meraih kehidupan yang STABIL dengan menguatkan dan meneguhkan hati dan mengarahkan hati untuk kembali terarah pada Firman dan pekerjaan Roh, sehingga dinamika roh itu terjaga.

Yos 1:9 Bukankah telah Kuperintahkan kepadamu: Kuatkan dan teguhkan hatimu? Jangan takut dan entar, karena TUHAN, Allahmu, menyertaimu ke mana pun engkau pergi."

Saya menemukan (bukan mencari) kebahagiaan atau kepuasan sejati (ini bukan seperti mencari kepuasan batin dengan berbuat baik, bukan juga efek dopamin) ketika kita hidup hanya bagi Dia, bukan bagi diri sendiri. Kita harus memastikan sebagai umat pilihan-Nya itu terus mengalami dinamika pekerjaan Roh yang mengkondisikan realita Kristus jadi nyata dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga kita sebagai Gereja Tuhan sebagai Tubuh-Nya dapat berfungsi sebagai bait-Nya di bumi ini, maka Tuhan lah yang akan kembali  membangun kota dan mengawalnya serta kebenaran-Nya itu menggembalakan bangsa-bangsa untuk berjalan dalam jalan-jalan Tuhan! Maz 127.

 

Merdeka dari Ikatan dan Tuntutan

Tanpa kita BERUSAHA MENDAPATKAN DINAMIKA ROH dalam keseharian kita, maka:

- Kita masih memiliki kehidupan yang terikat oleh berbagai urusan duniawi - masih menjadi budak uang atau mamon;

-TERPAKSA mengikuti JALAN-JALAN DUNIA yang jelas-jelas Alkitab katakan bahwa jalan-jalan dunia itu dikuasai oleh penguasa kerajaan angkasa;

- Tanah hati kita akan seperti tanah yang gersang dan sulit menerima kebenaran-kebenaran tertanam di hati untuk menumbuhkan buah-buah kerajaan

- Hanya ketika kita MENYERAH, BERTOBAT dan BERSERU DALAM NAMA YESUS maka DIA akan menganugerahkan penyingkapan Firman yang mengubah paradigma dan persepsi kehidupan kita dan kita mulai lagi  merasakan kebutuhan pekerjaan Roh dan Firman yang membongkar segala bentuk konflik batin / kegalauaan yang terus mengalihkan kehidupan.

 

Realita Hadirat Tuhan

Realita dari hadirat Tuhan yang wajar seharusnya tidak hanya terjadi saat berdoa dan menyembah atau hanya pada saat kita melakukan ibadah raya saja.  Kita tidak tergantung besarnya urapan Tuhan, tapi manifestasi dan realita hadirat dan kemuliaan Tuhan terbit dari suatu sikap seperti yang dikatakan Elia: Aku berdiri dan melayani di hadapan-Nya...

1Raj 17:1 Lalu, berkatalah Elia, orang Tisbe, yang adalah seorang pendatang dari Tisbe-Gilead kepada Ahab, "Demi TUHAN, Allah Israel yang hidup, yang kulayani di hadapanku, pada tahun-tahun ini takkan ada embun atau hujan kecuali jika mulutku mengatakannya."

Doa yang diterima Tuhan bukan lagi berdoa dengan mengeluarkan unek-unek  atau curhat apa yang menjadi isi hati kita, seperti doa kanak-kanak. Kita harus siap dan berdoa dan berseru seturut apa yang kita dapatkan dari firman, bukan doa yang memukul angin. Kita berdoa selalu dimulai dari suatu pernyataan firman atau janji Tuhan yang datang dan kita percayai.

Kita tidak berhak dan membatasi Tuhan hanya dalam kotak itu saja. TIDAK, Tuhan bebas bicara, berekspresi, beracara dan bergerak kapan saja. Membutuhkan kepekaan roh, tanpa kepekaan kita tidak dapat menangkap, bahkan beberapa lama setelahnya.

Justru doa yang dialirkan dengan dinamika roh akan besar kuasa-Nya, sebab berarti Roh Kudus juga turut membantu kita berdoa dan terlibat di dalamnya!

Sifat dari pekerjaan Tuhan itu mengalir dengan dinamika...dengan kuat dan kuasa, tetapi bukan tiba-tiba, bukan kilat dan petir  (thunderstorm), bukan tsunami.

TUHAN TELAH MENEGASKAN bahwa dari bait suci-Nya mengalir aliran air hidup untuk mengubahkan, memulihkan, dan menjamah hidup banyak orang (Yehezkiel 47).

Musuh berusaha mengalihkan kita kepada hal - hal yang bukan dari Roh. Tujuannya hanya satu yaitu untuk menyumbat atau menghambat aliran air kehidupan yang terpancar dari dalam batin. Tidak terjadi dinamika, tapi mungkin hanya riak kecil, sehingga aliran kematianlah yang justru mengalir ketika datang badai dan datang pencobaan. Akibatnya ada pikiran dan emosi yang negatif, serta berbagai gejolak kehidupan yang ingin terus diberikan oleh musuh untuk mengalihkan fokus hati kita. Jika orang percaya mulai memilih untuk mengejar kebutuhan hidup sehari - sehari dan dan berbagai kesenangan dunia di dalam batin mereka serta menganggap itu adalah hal yang wajar dan lumrah menikmati hidup ini, maka berart fokus mereka telah teralihkan!

Sebab, yang pertama - pertama Yesus kerjakan adalah membebaskan orang percaya dari perbudakan dosa dan maut, serta memerdekakan dari perbudakan roh-roh dunia ini termasuk membebaskan kita dari mammon dan dari Babel atau sistem dunia.  Kemerdekaan dari perbudakan roh-roh dunia akan menjadi realita, jika kita mengerjakan terus keselamatan kita, tetap percaya, fokus melakukan kehendak Tuhan buat dirinya dan berjalan dalam kebenaran, sukacita, dan damai sejahtera. Sehingga dari kehidupan orang percaya akan senantiasa mengalir kehidupan ilahi yang diimpartasikan dari Firman dan Roh!

Bagian saya saat ini adalah memastikan kondisi kondusif dari dinamika Roh dan Firman yang bekerja di dalam kita dan mengalirkan  kehidupan “zoe” itu kepada orang-orang yang ada di sekitar kita saat ini. Maka kita akan mengalami Kerajaan Tuhan dan kehendak-Nya DI DALAM KITA berkuasa atas hidup kita. Tuhan akan memelihara hidup kita dengan sempurna!

Ef 1:9 Ia memberitahukan kepada kita rahasia kehendak-Nya sesuai dengan maksud baik yang Ia rencanakan dalam Kristus,

Ibr 13:21  kiranya memperlengkapi kamu dengan segala yang baik untuk melakukan kehendak-Nya, dan mengerjakan di dalam kita apa yang berkenan kepada-Nya, oleh Yesus Kristus. Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya! Amin.

Dengan dinamika Roh, ketika kita berdoa, menyembah dan bernubuat, maka sebetulnya pada momen itu Tuhan sedang bergerak mengkondisikan rancangan ilahi untuk mulai menyingkirkan segala rancangan dan pekerjaan musuh.

Dinamika roh melepaskan kuasa dari firman atau janji Tuhan yang kita terima, maka itu sama seperti kita sedang menata ulang atau memulihkan segala bentuk kekacauan, kondisi dan situasi yang telah dirusak oleh musuh, untuk kembali menjadi selaras dengan rancangan atau janji Tuhan. “Datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di Surga!”

Amin

                                                                                    

Postingan populer dari blog ini

Apa Maksudnya dengan CIPTAAN BARU DALAM KRISTUS?

Kor 5:17        Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang. Ayat di atas menyatakan bahwa kita adalah ciptaan baru di dalam Kristus. Tapi benarkah demikian?   Dan yang lama sudah berlalu? Sebab kata ‘sesungguhnya’ menunjukkan kita belum bisa melihat yang baru itu. Mari kita telaah. Ef 4:24            dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya. MANUSIA BARU kita telah   diciptakan menurut kehendak Allah SECARA SEMPURNA di dalam KEBENARAN DAN KEKUDUSAN YANG SESUNGGUHNYA yaitu DI DALAM KRITUS YESUS.   KEBENARAN DAN KEKUDUSAN INI TELAH TERUJI yaitu Yesus sendiri yang dalam rupa-Nya sebagai manusia – TELAH TERBUKTI SUDAH MENGALAHKAN DOSA DAN MAUT. Ef 2:10        ...

KEHIDUPAN ZOE Kehidupan Yang Berkelimpahan

Kehidupan Berkualitas Yang Yesus Berikan Yoh 10:10 Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup,    dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. gbr: opernarmautralia.org Yesus datang supaya kita akan memiliki kehidupan yang melampaui arus seluruh aspek kehidupan, lebih dari cukup, mencapai setiap bagian dari roh manusia kita, setiap bagian dari alam jiwa kita, pikiran, kehendak dan emosi, mencapai setiap bagian dari tubuh fisik kita, mencapai setiap bagian dari keuangan kita, hubungan dan semua yang berkaitan dengan kehidupan duniawi dan kehidupan spiritual kita. Dalam bahasa Yunani,   ada tiga kata yang berbeda -bios, psuche, dan zoe- diterjemahkan sebagai "hidup", dan masing-masing memiliki arti yang berbeda. Bios – adalah kehidupan biologis kita. Semua makhluk hidup memiliki bios. Bioskop artinya gambar hidup. Biologi ilmu yang mempelajari tentang makhluk hidup. Psuche adal...

KUASA IKAT JANJI (Bagian 2)

Upper Room 180 - 4 Maret 2025 Dr. Jonathan David "Perjalanan ikat janji" adalah perjalanan di mana Allah membawa Abraham masuk ke dalam hubungan yang mendalam, di mana Allah menjadi sumbernya dan berjanji untuk menyertai serta mengubah segala sesuatu di mana pun Abraham berada. Dalam perjalanan ini, identitas Abraham tidak lagi didasarkan pada latar belakang lahiriahnya. Yesus mengatakan ini untuk menekankan bahwa hubungan spiritual berdasarkan ketaatan kepada kehendak Allah lebih penting daripada hubungan darah. Bahayanya adalah jika kita terlalu terikat pada kewajiban dan identitas lahiriah sehingga menghalangi kita untuk menyelesaikan tugas Tuhan. "Penebusan sejati" adalah pembebasan dari diri sendiri, ketakutan, pola pikir lama, dan identitas yang dibentuk oleh hal-hal duniawi. Identitas sejati kita ada di dalam Kristus, dan tujuannya adalah untuk semakin serupa dengan-Nya, melepaskan keakuan agar dapat memperoleh Kristus. Tuhan ingin mengubah bangsa-bangsa mel...

EIDO dan GINOSKO

Yohanes 4:10 Jawab Yesus kepadanya: *"Jikalau engkau tahu (eido) tentang karunia Allah dan siapakah Dia yang berkata kepadamu:*  Berilah Aku minum! niscaya engkau telah meminta kepada-Nya dan Ia telah memberikan kepadamu air hidup." Gbr: youtube.com Eido di sini artinya memiliki pengetahuan. Mungkin tau dari orang lain atau pernah melihat-Nya. Pernah mendengar khotbah atau melihat perbuatan dan mujizat yang Yesus lakukan. Mereka yang tidak memiliki pengetahuan disebut orang bodoh dan bahkan sebagai pelaku kejahatan, karenanya mereka menolak karunia Allah dan menolak Yesus yang diutus oleh-Nya. Orang bodoh tidak melihat apa yang disediakan Allah dan akan berakhir kepada hidup yang sia-sia walau sesukses apa pun di dunia ini menurut anggapan orang. Yohanes 1:11-12 1:11 Ia datang kepada milik kepunyaan-Nya, tetapi orang-orang kepunyaan-Nya itu tidak menerima-Nya. 1:12 Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu merek...

Kuasa Ikat Janji – bagian 4: Berjalan dalam Kemitraan

Kuasa Ikat Janji: Berjalan dalam Kemitraan dengan Tuhan Upper Room 182 – 18 Maret 2025 Dr. Jonathan David Khotbah ini menggunakan perjanjian Allah dengan Abraham sebagai contoh utama, menjelaskan bahwa ikat janji (covenant) itu melampaui iman manusia dan berakar pada sifat kesetiaan (faithfulness) Allah untuk menggenapi firman-Nya. Lebih lanjut, ditekankan bahwa keterlibatan aktif dan kepatuhan manusia dalam ikat janji, yang disimbolkan dengan sunat (peran kekuatan dan usaha sendiri manusia dikurangi), mengundang intervensi ilahi yang lebih besar dan memberdayakan umat beriman serta keturunan mereka. Khotbah ini mendorong pendengar untuk mempercayai Allah sepenuhnya dan hidup dalam keselarasan dengan kehendak-Nya sebagai mitra dalam ikat janji. Bagaimana Konsep  ikat janji mempengaruhi hubungan manusia dengan Tuhan? Konsep "kuasa ikat janji" secara fundamental mempengaruhi hubungan manusia dengan Tuhan dengan menjadikannya lebih dari sekadar hubungan biasa, melainkan se...

Preparing the Bride - Session 08

Karakteristik Gereja Sebagai Kekasih Tuhan - Sesi 08 Tema masih membahas tentang karakteristik gereja yang diidamkan Tuhan sebagai kekasih-Nya , menggunakan Kidung Agung dan perumpamaan bunga bakung di antara duri . Analogi utama yang digunakan adalah kisah Gadis Sunem dalam Kitab Kidung Agung dan hubungannya dengan Kekasihnya dan Raja Salomo. Membandingkan kecantikan lahiriah seorang gadis dengan keindahan batiniah yang dikerjakan oleh Tuhan sendiri , menekankan bahwa Allah lebih tertarik pada hati dan kesetiaan rohani daripada penampilan luar atau upaya manusia. Lebih lanjut, Kidung Agung mengilustrasikan prinsip ini melalui kisah Raja Salomo, gadis Sunem, pemilihan Daud sebagai raja, dan ajaran Yesus tentang bunga bakung di ladang , yang menunjukkan bahwa nilai sejati di mata Tuhan terletak pada kualitas batin yang ilahi . Kid 2:1 [Gadis Sunem] Bunga mawar dari Saron aku, bunga bakung di lembah-lembah. 2  —  [Salomo] Seperti bunga bakung di antara duri-duri, demikianlah m...

ROMA 15:1-7

MENANGGUNG KELEMAHAN ORANG YANG TIDAK KUAT 15:1 Kita, yang kuat, wajib menanggung kelemahan orang yang tidak kuat dan jangan kita mencari kesenangan kita sendiri. 15:2 Setiap orang di antara kita harus mencari kesenangan sesama kita demi kebaikannya untuk membangunnya. 15:3 Karena Kristus juga tidak mencari kesenangan-Nya sendiri, tetapi seperti ada tertulis: "Kata-kata cercaan mereka, yang mencerca Engkau, telah mengenai aku." 15:4 Sebab segala sesuatu yang ditulis dahulu, telah ditulis untuk menjadi pelajaran bagi kita, supaya kita teguh berpegang pada pengharapan oleh ketekunan dan penghiburan dari Kitab Suci. 15:5 Semoga Allah, yang adalah sumber ketekunan dan penghiburan, mengaruniakan kerukunan kepada kamu, sesuai dengan kehendak Kristus Yesus, 15:6 sehingga dengan satu hati dan satu suara kamu memuliakan Allah dan Bapa Tuhan kita, Yesus Kristus. 15:7 Sebab itu terimalah satu akan yang lain, sama seperti Kristus juga telah menerima kita, untuk kemulia...

GALATIA 1:10-24 KELUAR DARI HIDUP YANG SIA-SIA

Galatia 1:10 Jadi bagaimana sekarang: adakah kucari kesukaan manusia atau kesukaan Allah? Adakah kucoba berkenan kepada manusia?  Sekiranya aku masih mau mencoba berkenan kepada manusia, maka aku bukanlah hamba Kristus. Sebagai seorang rasul Tuhan, Paulus mengambil SIKAP TEGAS untuk tidak mencari perkenanan manusia. Tujuannya adalah melakukan apa yang Tuhan perintahkan dan menggenapinya. gbr: knowing-jesus.com Ini adalah suatu MASALAH SERIUS dalam hubungan kita dengan Tuhan, sebab Ia adalah Allah yang cemburu. Ketika kita mulai mengandalkan orang dalam hidup kita atau dalam melayani Tuhan, maka kita akan mulai kehilangan pengharapan di dalam Tuhan. Saul sangat mengutamakan orang Israel dibandingkan Tuhan. Ketika Samuel terlambat sedikit datang ke Gilgal, Saul menjadi tidak taat dan mempersembahkan korban bakaran sendiri; karena ia melihat rakyat mulai meninggalkannya. Walau pun Samuel menegurnya dan mengecam perbuatannya yang bodoh, Saul tidak menyesal.  Saul juga...

Preparing the Bride - Session 04

Gereja sebagai Kekasih Tuhan Khotbah ini membahas karakteristik gereja yang ideal menurut pandangan Tuhan. Kitab Kidung Agung menjadi fokus utama kita untuk menganalisis hubungan antara mempelai wanita dan kekasihnya sebagai analogi untuk hubungan antara gereja dan Kristus. Kita akan melihat perbandingan Adam pertama dan Adam terakhir dari 1 Korintus, serta peran wanita dalam kejatuhan dari 1 Timotius, untuk menekankan pentingnya kesetiaan dan ketahanan gereja terhadap godaan. Selain itu khotbah ini menggali peran Kristus sebagai Gembala melalui berbagai ayat Perjanjian Lama dan Baru, menyoroti kasih dan pengorbanan-Nya bagi umat-Nya. Tema Utama: Karakteristik Kehidupan Gereja yang Diharapkan Tuhan sebagai Kekasih-Nya Pendahuluan: Pembahasan ini penting bagi pengikut Tuhan dan umat-Nya. Tujuan Tuhan lebih dari sekadar menyelamatkan; Ia ingin gereja menjadi kekasih-Nya yang sejati dan hidup manunggal dengan-Nya. Firman Tuhan (Rhema) membimbing perjalanan iman. Gereja sebagai Kekas...

PREPARING THE BRIDE - SESSION 03

❤️ Kidung Agung: Gambaran Gereja Sebagai Kekasih Kristus Khotbah ini mengacu pada kitab Kidung Agung dalam Alkitab untuk menggambarkan  hubungan kasih antara Kristus (Sang Mempelai Pria) dan Gereja (Sang Mempelai Wanita). Kisah cinta dalam Kidung Agung adalah gambaran untuk kesetiaan dan pengorbanan dalam hubungan spiritual ini. Khotbah juga menyinggung tokoh-tokoh Alkitab lainnya, seperti Adam, Hawa, dan Raja Salomo, untuk memperkuat poin-poin teologis (logika Tuhan) tentang dosa, penebusan, dan hikmat ilahi. Inti dari khotbah ini adalah untuk mendorong pendengar agar memiliki hati yang haus akan Tuhan dan merespons pekerjaan Roh Kudus dalam hidup mereka, seperti mempelai wanita yang setia menantikan kedatangan mempelai prianya.                                              Pendahuluan Saudara-saudara diharapkan memiliki hati yang haus dan lapar aka...