Langsung ke konten utama

Upper Room 46 – DR. Jonathan David

 26-04-2022  Salib Mengubahkan Arah Takdir Semua Orang Dari Kematian Kepada Kehidupan

Pendahuluan oleh Ps. Cyrus

Kata Yesus kepada mereka: "Makanan-Ku ialah melakukan kehendak Dia yang mengutus Aku dan menyelesaikan pekerjaan-Nya. Yoh 4:34.

Ada anugerah profetik pada Yoh 4:34. Ada permulaan tak bersyarat dan mengalir, makanan kita adalah ketaatan kita, melakukan kehendak-Nya. Tidak hanya mendengarkan, tapi terus melakukan dan melakukan. Kita mengambil bagian kodrat ilahi.

2Ptr 1:4 Dengan jalan itu Ia telah menganugerahkan kepada kita janji-janji yang berharga dan yang sangat besar, supaya olehnya kamu boleh mengambil bagian dalam kodrat ilahi, dan luput dari hawa nafsu duniawi yang membinasakan dunia.

Para rasul membangun dengan blue print dari Tuhan (pola asli Tuhan). Tidak boleh ada konflik. Anugerah profetik harus terus berlanjut. Perspektif kita tidak boleh manusiawi (natural), tapi harus sama seperti Dia. Kita membawa DNA Dia sebab ki ta adalah anak-anak-Nya. Sesuatu yang powerful, anugerah transformasi dan profetik dan apostolik terjadi atas hidup kita. Amin

Pesan Pp Jonathan

Ada konsep dalam kitab Para Rasul yang mengubah hidup kita. Ada pria dan wanita yang dibangkitkan dalam roh dengan pengorbanan penuh dan total.

1.Salib adalah tempat pemisahan antara hidup dan mati, gelap dana terang, sorga dan neraka. Itulah kuasa salib yang menyelamatkan kita.

2. salib adalah titik fokus (double exposure) mengekspos mana yang benar dan menolak kuasa yang sesat.

3. Salib adalah tempat penghakiman. Tempat perjumpaan di loteng atas.

4. salib adalah tempat berputar balik. Turning point.

5. tempat keluar setan, sakit penyakit, dosa dipatahkan. Kuasa darah.

6. tempat masuknya sorga, cahaya hidup Allah.

7. tempat pengambilan keputusan, menerima destiny kita dan keputusan Tuhan. Kuasa keselamatan menjadi kenyataan. Menerima terang dan hidup dalam hidup kita.

Hanya ada 1 suara yang memberikan hidup, dari Yesus yang disalibkan. Kita dibangkitkan oleh Kristus dengan kuasa kebangkitan. Kita di bawa ke level selanjutnya. Pekerjaan Yesus menghapus semua jejak dan pekerjaan setan dalam hidup kita.

Kis 1:1  Hai Teofilus, dalam bukuku yang pertama aku menulis tentang segala sesuatu yang dikerjakan dan diajarkan Yesus,

Kisah Para Rasul adalah demonstrasi dari sorga untuk meledak. Gereja yang dibangun dengan tertata dan rapi. Berbicara tentang Kerajaan Allah. Apa yang Yesus kerjakan dan ajarkan. Itu yang menjadi kekuatan.

1.       Roh Kudus turun di loteng atas (upper room).

2.       Pewahyuan pekerjaan Kristus yang sudah selesai. Sebelum keberadaannya, inkarnasinya. Penyiksaan, kematian dan kebangkitannya. Kenaikan, peninggian. Pekerjaan komplit dari Kristus.

3.       Ibr 1:2-3

1 Setelah pada zaman dahulu Allah berulang kali dan dalam pelbagai cara berbicara kepada nenek moyang kita dengan perantaraan nabi-nabi,

2  maka pada zaman akhir ini Ia telah berbicara kepada kita dengan perantaraan Anak-Nya, yang telah Ia tetapkan sebagai yang berhak menerima segala yang ada. Oleh Dia Allah telah menjadikan alam semesta.

3  Ia adalah cahaya kemuliaan Allah dan gambar wujud Allah dan menopang segala yang ada dengan firman-Nya yang penuh kekuasaan. Dan setelah Ia selesai mengadakan penyucian dosa, Ia duduk di sebelah kanan Yang Mahabesar, di tempat yang tinggi,

 

Pekerjaan Kristus dengan bukti-bukti sampai Ia naik dan Roh Kudus diutus. Kita menyadari apa yang dikerjakan dan katakan. Ia melakukan kehendak Bapa. Kita harus bisa melakukannya. Kita perlu dapatkan jaminan, Roh Kudus ada di dalammu. Ia membangkitkan rohmu dihari mendatang. Apa yang sudah Dia mulai, akan Dia selesaikan. Ada banyak bukti (Kis 1:1-3). Ada para rasul, Kristus bangkit menyatakan diri-Nya kepada para rasul.

 

4.       Pewahyuan mengenai Kerajaan Allah mulai dijelaskan kepada para rasul dan mengambil kepemimpinan gereja. Semua terjadi 40 hari 40 malam di mana Dia mengajarkan Kerajaan Allah.

Lihat kepada Yesus. Tempat yang diduduki Kristus tidak bisa diambil-alih siapa pun. Tempat kita diselamatkan. Mereka dikumpulkan di Yerusalem. Kis 1:4-5. Pewahyuan Kerajaan Allah yang spiritual menjadi semakin jelas. Ini jadi dasar di Kis pasal 1. Mereka bersama-sama dan mempelajari segala sesuatu. Roh Kudus memimpin mereka. Ada aturan kepada para rasul.

Mereka menyerahkan diri, karena ada kebangkitan. Mereka sembunyi. Ketika Yesus bangkit, mereka tidak percaya. Tuhan menunjukkan kepada kita kelemahan kita. Itu jadi keuntungan buat kita. Lebih baik kita lemah saat normal dan kuat di saat krisis. 2 tahun Covid mengambil-alih. Apa yang kau kerjakan? Itu waktu untuk menguji kedalaman level airmu. Ia membangkitkan mereka memperluas Kerajaan dan memimpin Gereja. Mereka mau melakukan apa pun yang Roh Kudus mau kerjakan sampai berhasil, membangun rumah Tuhan menjadi teratur.  Apa kau lihat kemuliaannya? Kemuliaan yang sekarang lebih dari yang sebelumnya. Kau akan diyakinkan dengan bukti-bukti dan itu buat masa depanmu.

 

5.       Pewahyuan tentang hari akhir dari kebangkitan Kerajaan. Kerajaan 1000 tahun bersama Kristus Kis 1:6-7. Ini waktu untuk menyadari dan berkomitmen, sampai kau paham kau baru bisa menjadi kuat. Kau ambil yang terbaik dan sisanya akan datang dikerjakan oleh RK. Kerajaan Allah mengejarmu. RK ada di sisi, di dalam dan memenuhi hidup kita. Kau perlu menyelidiki kitab suci. Ini perjalanan panjang, ada banyak cobaan dan gangguan untuk memasuki Kerajaan-Nya. Ia menawarkan Kerajaan itu. UR itu instrumen. Ada kuasa, ada sungai Allah yang hidup.

Apakah Kau memulihkan kerajaan bagi Israel? Gereja menggantikan Israel umatnya sendiri. Karena israel menolak Mesias. Israel menolak Tuhan dan Kerajaan-Nya, tapi Tuhan tidak menolak Israel. Tuhan punya rencana atas mereka dan Gereja-Nya. Itu dimensi korporat. Saat Gereja menyelesaikan pekerjaan-Nya, mereka mulai memanggil Mesias. Gereja itu tempat original Allah, bukan pengganti karena penolakan Israel. Kau akan jadi saksi-Ku di Samaria, Yudea dan seluruh bumi.

 

6.       Roh Kudus akan dicurahkan sekali lagi. Ketika kuasa setan mulai termanifestasi. Tuhan oleh anugerah-Nya mengizinkan kuasa Roh Kudus mengisi setiap orang dan setiap rumah-Nya. Itu faktor Roh Kudus.

 

Paulus mengunjungi murid-murid Apolos di Efesus. Kis 19:2. Hanya Tuhan yang membuat keteraturan di tengah kekacauan. Roh Kudus membawa terang. Kau harus rohani, bukan profesional. Mengapa berbahasa roh dan bernubuat? Keduanya adalah perkataan roh. Cari kehadiran Roh Kudus yang memberdayakan dan mengisi semua rumah. Roh Kudus tidak dibatasi daging, tapi mengimpartasikan karunia dan kuasa Roh Kudus.

 

7.       Mandat Kerajaan akan datang setelah baptisan Roh Kudus. Tuhan memberikan bagian dari Kerajaan. Gereja adalah manifestasi terbesar Kerajaan. Diberikan mandat merepresentasikan Raja dan Kerajaan-Nya. Kita harus pahami mandat gereja. Bukan sekedar penginjilan dan melayani, tapi untuk mengambil domain, menginspirasi seluruh generasi. Wahyu mengenai mandat Kerajaan itu adalah gereja yang memerintah. Tuhan sedang menunggu gereja dengan bukti-bukti yang meyakinkan. Hari-hari akhir akan sangat cepat dan tajam dengan kepenuhan Roh Kudus memenuhi gereja.

 

Ef 4:11 Ada 5 jawatan pelayanan untuk melengkapi orang kudus dan pelayanan tubuh kristus.

11-14   Gereja akan jadi manifestasi kepenuhan Kristus.

 

Ef 1:20  Gereja akan jadi penerima kepenuhan Kristus dan memanifestasikannya.

Gereja bukan  hanya tempat berkumpul, tapi tempat Kristus termanifestasi. Rumah Tuhan di mana Tuhan menempatinya. Roh Kudus bisa menyingkapkan kepada kita mandat kerajaan.

 

8.       Pewahyuan kembalinya Kristus. Kis 1:10-11. Malaikat selalu hadir dan melayani. Tuhan diwariskan di dalam kita, sehingga bukan lagi kita, tapi Kristus. Ini kehidupan. Mempelai mengatakan datanglah Tuhan Yesus dan Dia akan datang.

Ini yang dikatakan selama 40 hari 40 malam. Ada banyak rasul tidak bergerak bersama Roh Kudus. Mereka bicara bagus, tapi tidak bersama Roh Kudus. Mereka ada di Upper Room dan siap diutus.  Ada banyak antikris datang atas nama-Nya. Dan jika kita tidak digaris akhir, kau jadi buang waktu.

Dalam Kis Para Rasul itu ada pola. Tanpa Roh Kudus kau tidak bisa melangkah jauh dan tidak punya kekuatan. Kau akan bisa memperluas dirimu dan demonstrasikan. Roh Kudus harus jadi kekuatan, penghibur, telinga dan mata kita. Dia berikan mata yang melihat dan telinga yang mendengar.

9.       Pewahyuan mengenai 2 saksi sebelum kedatangan-Nya yang kedua. Kis 1:10-11. 2 saksi ini yang kita lihat di alkitab: elia dan musa. Keduanya memberikan kesaksian kepada bangsa Yahudi / Israel. Gereja bukan untuk menggantikan Israel. Mereka akan melihat Kristus dan memohon Dia sebagai Mesias. Sebagai Tuhan dan Mesias. 2 saksi di zaman akhir akan menyatakan diri kepada bangsa Israel dan sebelumnya kepada gereja.

 

Mat 16:27 Sebab Anak Manusia akan datang dalam kemuliaan Bapa-Nya diiringi malaikat-malaikat-Nya; pada waktu itu Ia akan membalas setiap orang menurut perbuatannya. 28  Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya di antara orang yang hadir di sini ada yang tidak akan mati sebelum mereka melihat Anak Manusia datang sebagai Raja dalam Kerajaan-Nya."

 

Kristus akan turun dan ada dimensi kemuliaan Kristus akan turun. Kemuliaan Bapa berpartisipasi akan datang. Dia datang sebagai Raja. Ini seperti transfigurasi di Mat 17 di mana Anak Manusia menjadi Anak Allah. Kis 2 adalah penjelasan mengapa hal-hal ini terjadi. Tentang alasan dan tujuan-Nya.

 

10.   Nantikan dan tetap tinggal di Upper Room sampai Ruang Tahta. Hari Penta Kosta tidak hanya gereja dilahirkan, tapi Roh Kudus juga turun. Gereja selalau menanti di hadirat Tuhan dan Upper Room, serta naik ke Ruang Tahta itu gereja. Roh Kudus turun seperti sungai di Upper Room. Kau harus temukan UR-mu sendiri, tempat kau disegarkan.

 

 

Amin

Impresi dan pesan-pesan yang saya dapatkan:

 

1.       Kita harus menghargai apa yang sudah dikerjakan Yesus. Pengutusan-Nya, pekerjaan-Nya, mujizat-Nya, perkataan-Nya, pesan-pesan-Nya, janji-Nya. Kita harus terikat dengan semua itu dan hidup bergantung dari-Nya, sebagai unsur-unsur yang lengkap membangun manusia batiniah walau pun hidup dalam tubuh yang fana ini. Secara natural kita bisa melihat unsur-unsur lengkap dalam hidup kita: unsur tanah (manusia jasmani), unsur kayu (salib Yesus), unsur api (Firman dan Roh Tuhan), unsur batu (Yesus batu karang yang teguh), unsur air (air hidup, penyucian, penebusan, proses kelahiran baru yang dikandung oleh Kristus, dilahirkan dari air dan Roh, Yoh 3:5), unsur besi (pedang Roh, Firman)

 

2.       Takdir semua manusia diubahkan dari menuju kematian kepada kehidupan. Ada kesempatan untuk percaya dan menerima karunia iman ini.  Ada ketetapan dan ada panggilan-Nya kepada setiap orang untuk percaya. Dan oleh iman kita diselamatkan (Ef 2:8, Rom 1:17, Rom 5:2, Gal 3:11, Gal 3:14). Iblis telah dibuang ke dunia untuk selanjutnya menerima penghakiman dan penghukuman. Kuasa kematian dan kehidupan bukan di tangan iblis lagi, tapi di tangan Tuhan Yesus Kristus (Mat 10:28).

 

3.       Pikiran kita harus dilatih berulang-ulang. Bukan untuk membuat kita sanggup dan mampu mengerjakannya dengan kekuatan kita; tapi terlebih untuk menundukkan pikiran kita kepada pikiran Kristus. Yang harus dilatih adalah perobahan POLA PIKIR. Dimensi pola pikir berada di hati kita: mulai dari kesadaran hati nurani, roh manusia kita, menembus JIWA kita: yang menjadi tembok dan batas-batas, menembus daging kita, mengalahkan ego (self), melampaui pikiran dan kehendak, sehingga pengertian dari pewahyuan firman itu bisa ditransfer menjadi iman, menjadi rhema yang tersimpan di hati kita yang baru, di gudang perbendaharaan kita. Pada saat kita sangat membutuhkan rhema dan firman iman itulah yang bangkit dan bekerja sebagai HIKMAT Tuhan yang dimanifestasikan oleh tubuh kita, oleh perkataan menuju penggenapannya, menjadi perbuatan dan kesaksian bagi kemuliaan Tuhan.

 

4.       Kita harus dalam sikap menantikan Tuhan selalu, baik di dalam hadirat-Nya, di Upper room dan bersiap menerima perkenanan Tuhan ketika Ia memanggil kita masuk ke Ruang Maha Kudus. Di Ruang Mahakudus terjadi transaksi sorga dan bumi, perjumpaan muka dengan muka dan penugasan yang baru dan segar. Tuhan melihat hati dan jiwa kita. Ia melihat keteguhan hati kita (kesadaran dan hati nurani) yang mengalahkan keadaan (jiwa). Itu adalah iman yang dapat melihat dengan menembus keterbatasan kita.

 

 Luk 15:17 Lalu ia menyadari keadaannya, katanya: Betapa banyaknya orang upahan bapaku yang berlimpah-limpah makanannya, tetapi aku di sini mati kelaparan.

 

Kita harus selalu menyadari keadaan dan keberadaan kita. Ini bukan hanya berlaku bagi jemaat biasa, tapi bahkan Tuhan harus menyadarkan kembali nabi-Nya, Yesaya, untuk menyadari keadaan dan keberadaannya lewat penglihatan dan pewahyuan!

 

Yes 6:5 Lalu kataku: "Celakalah aku! aku binasa! Sebab aku ini seorang yang najis bibir, dan aku tinggal di tengah-tengah bangsa yang najis bibir, namun mataku telah melihat Sang Raja, yakni TUHAN semesta alam."

 

5.       Kita telah dipanggil dan terpilih. Jangan mengurangi arti dari panggilan dan pemilihan-Nya yang sudah meneguhkan kita dengan proses kelahiran baru dan jaminan Roh Kudus. Jangan pernah lari dari panggilan kita, siapa pun kita dan apa pun kasih karunia yang Tuhan berikan untuk kita manifestasikan. Kita tidak mengambil keuntungan dan tidak akan menderita kerugian jika kita setia pada panggilan-Nya. Itu artinya MEMANIFESTASIKAN. Kasih karunia-Nya sudah cukup!  Kita bisa memanifestasikan kodrat ilahi yang sudah kita terima dan ambil bagian di dalamnya. Itulah kehidupan zoe kita yang termanifestasi dari hati kita. Gal 2:2.

 

Amin

 

Postingan populer dari blog ini

Apa Maksudnya dengan CIPTAAN BARU DALAM KRISTUS?

Kor 5:17        Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang. Ayat di atas menyatakan bahwa kita adalah ciptaan baru di dalam Kristus. Tapi benarkah demikian?   Dan yang lama sudah berlalu? Sebab kata ‘sesungguhnya’ menunjukkan kita belum bisa melihat yang baru itu. Mari kita telaah. Ef 4:24            dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya. MANUSIA BARU kita telah   diciptakan menurut kehendak Allah SECARA SEMPURNA di dalam KEBENARAN DAN KEKUDUSAN YANG SESUNGGUHNYA yaitu DI DALAM KRITUS YESUS.   KEBENARAN DAN KEKUDUSAN INI TELAH TERUJI yaitu Yesus sendiri yang dalam rupa-Nya sebagai manusia – TELAH TERBUKTI SUDAH MENGALAHKAN DOSA DAN MAUT. Ef 2:10        ...

KEHIDUPAN ZOE Kehidupan Yang Berkelimpahan

Kehidupan Berkualitas Yang Yesus Berikan Yoh 10:10 Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup,    dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. gbr: opernarmautralia.org Yesus datang supaya kita akan memiliki kehidupan yang melampaui arus seluruh aspek kehidupan, lebih dari cukup, mencapai setiap bagian dari roh manusia kita, setiap bagian dari alam jiwa kita, pikiran, kehendak dan emosi, mencapai setiap bagian dari tubuh fisik kita, mencapai setiap bagian dari keuangan kita, hubungan dan semua yang berkaitan dengan kehidupan duniawi dan kehidupan spiritual kita. Dalam bahasa Yunani,   ada tiga kata yang berbeda -bios, psuche, dan zoe- diterjemahkan sebagai "hidup", dan masing-masing memiliki arti yang berbeda. Bios – adalah kehidupan biologis kita. Semua makhluk hidup memiliki bios. Bioskop artinya gambar hidup. Biologi ilmu yang mempelajari tentang makhluk hidup. Psuche adal...

KUASA IKAT JANJI (Bagian 2)

Upper Room 180 - 4 Maret 2025 Dr. Jonathan David "Perjalanan ikat janji" adalah perjalanan di mana Allah membawa Abraham masuk ke dalam hubungan yang mendalam, di mana Allah menjadi sumbernya dan berjanji untuk menyertai serta mengubah segala sesuatu di mana pun Abraham berada. Dalam perjalanan ini, identitas Abraham tidak lagi didasarkan pada latar belakang lahiriahnya. Yesus mengatakan ini untuk menekankan bahwa hubungan spiritual berdasarkan ketaatan kepada kehendak Allah lebih penting daripada hubungan darah. Bahayanya adalah jika kita terlalu terikat pada kewajiban dan identitas lahiriah sehingga menghalangi kita untuk menyelesaikan tugas Tuhan. "Penebusan sejati" adalah pembebasan dari diri sendiri, ketakutan, pola pikir lama, dan identitas yang dibentuk oleh hal-hal duniawi. Identitas sejati kita ada di dalam Kristus, dan tujuannya adalah untuk semakin serupa dengan-Nya, melepaskan keakuan agar dapat memperoleh Kristus. Tuhan ingin mengubah bangsa-bangsa mel...

EIDO dan GINOSKO

Yohanes 4:10 Jawab Yesus kepadanya: *"Jikalau engkau tahu (eido) tentang karunia Allah dan siapakah Dia yang berkata kepadamu:*  Berilah Aku minum! niscaya engkau telah meminta kepada-Nya dan Ia telah memberikan kepadamu air hidup." Gbr: youtube.com Eido di sini artinya memiliki pengetahuan. Mungkin tau dari orang lain atau pernah melihat-Nya. Pernah mendengar khotbah atau melihat perbuatan dan mujizat yang Yesus lakukan. Mereka yang tidak memiliki pengetahuan disebut orang bodoh dan bahkan sebagai pelaku kejahatan, karenanya mereka menolak karunia Allah dan menolak Yesus yang diutus oleh-Nya. Orang bodoh tidak melihat apa yang disediakan Allah dan akan berakhir kepada hidup yang sia-sia walau sesukses apa pun di dunia ini menurut anggapan orang. Yohanes 1:11-12 1:11 Ia datang kepada milik kepunyaan-Nya, tetapi orang-orang kepunyaan-Nya itu tidak menerima-Nya. 1:12 Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu merek...

Kuasa Ikat Janji – bagian 4: Berjalan dalam Kemitraan

Kuasa Ikat Janji: Berjalan dalam Kemitraan dengan Tuhan Upper Room 182 – 18 Maret 2025 Dr. Jonathan David Khotbah ini menggunakan perjanjian Allah dengan Abraham sebagai contoh utama, menjelaskan bahwa ikat janji (covenant) itu melampaui iman manusia dan berakar pada sifat kesetiaan (faithfulness) Allah untuk menggenapi firman-Nya. Lebih lanjut, ditekankan bahwa keterlibatan aktif dan kepatuhan manusia dalam ikat janji, yang disimbolkan dengan sunat (peran kekuatan dan usaha sendiri manusia dikurangi), mengundang intervensi ilahi yang lebih besar dan memberdayakan umat beriman serta keturunan mereka. Khotbah ini mendorong pendengar untuk mempercayai Allah sepenuhnya dan hidup dalam keselarasan dengan kehendak-Nya sebagai mitra dalam ikat janji. Bagaimana Konsep  ikat janji mempengaruhi hubungan manusia dengan Tuhan? Konsep "kuasa ikat janji" secara fundamental mempengaruhi hubungan manusia dengan Tuhan dengan menjadikannya lebih dari sekadar hubungan biasa, melainkan se...

Preparing the Bride - Session 08

Karakteristik Gereja Sebagai Kekasih Tuhan - Sesi 08 Tema masih membahas tentang karakteristik gereja yang diidamkan Tuhan sebagai kekasih-Nya , menggunakan Kidung Agung dan perumpamaan bunga bakung di antara duri . Analogi utama yang digunakan adalah kisah Gadis Sunem dalam Kitab Kidung Agung dan hubungannya dengan Kekasihnya dan Raja Salomo. Membandingkan kecantikan lahiriah seorang gadis dengan keindahan batiniah yang dikerjakan oleh Tuhan sendiri , menekankan bahwa Allah lebih tertarik pada hati dan kesetiaan rohani daripada penampilan luar atau upaya manusia. Lebih lanjut, Kidung Agung mengilustrasikan prinsip ini melalui kisah Raja Salomo, gadis Sunem, pemilihan Daud sebagai raja, dan ajaran Yesus tentang bunga bakung di ladang , yang menunjukkan bahwa nilai sejati di mata Tuhan terletak pada kualitas batin yang ilahi . Kid 2:1 [Gadis Sunem] Bunga mawar dari Saron aku, bunga bakung di lembah-lembah. 2  —  [Salomo] Seperti bunga bakung di antara duri-duri, demikianlah m...

ROMA 15:1-7

MENANGGUNG KELEMAHAN ORANG YANG TIDAK KUAT 15:1 Kita, yang kuat, wajib menanggung kelemahan orang yang tidak kuat dan jangan kita mencari kesenangan kita sendiri. 15:2 Setiap orang di antara kita harus mencari kesenangan sesama kita demi kebaikannya untuk membangunnya. 15:3 Karena Kristus juga tidak mencari kesenangan-Nya sendiri, tetapi seperti ada tertulis: "Kata-kata cercaan mereka, yang mencerca Engkau, telah mengenai aku." 15:4 Sebab segala sesuatu yang ditulis dahulu, telah ditulis untuk menjadi pelajaran bagi kita, supaya kita teguh berpegang pada pengharapan oleh ketekunan dan penghiburan dari Kitab Suci. 15:5 Semoga Allah, yang adalah sumber ketekunan dan penghiburan, mengaruniakan kerukunan kepada kamu, sesuai dengan kehendak Kristus Yesus, 15:6 sehingga dengan satu hati dan satu suara kamu memuliakan Allah dan Bapa Tuhan kita, Yesus Kristus. 15:7 Sebab itu terimalah satu akan yang lain, sama seperti Kristus juga telah menerima kita, untuk kemulia...

GALATIA 1:10-24 KELUAR DARI HIDUP YANG SIA-SIA

Galatia 1:10 Jadi bagaimana sekarang: adakah kucari kesukaan manusia atau kesukaan Allah? Adakah kucoba berkenan kepada manusia?  Sekiranya aku masih mau mencoba berkenan kepada manusia, maka aku bukanlah hamba Kristus. Sebagai seorang rasul Tuhan, Paulus mengambil SIKAP TEGAS untuk tidak mencari perkenanan manusia. Tujuannya adalah melakukan apa yang Tuhan perintahkan dan menggenapinya. gbr: knowing-jesus.com Ini adalah suatu MASALAH SERIUS dalam hubungan kita dengan Tuhan, sebab Ia adalah Allah yang cemburu. Ketika kita mulai mengandalkan orang dalam hidup kita atau dalam melayani Tuhan, maka kita akan mulai kehilangan pengharapan di dalam Tuhan. Saul sangat mengutamakan orang Israel dibandingkan Tuhan. Ketika Samuel terlambat sedikit datang ke Gilgal, Saul menjadi tidak taat dan mempersembahkan korban bakaran sendiri; karena ia melihat rakyat mulai meninggalkannya. Walau pun Samuel menegurnya dan mengecam perbuatannya yang bodoh, Saul tidak menyesal.  Saul juga...

Preparing the Bride - Session 04

Gereja sebagai Kekasih Tuhan Khotbah ini membahas karakteristik gereja yang ideal menurut pandangan Tuhan. Kitab Kidung Agung menjadi fokus utama kita untuk menganalisis hubungan antara mempelai wanita dan kekasihnya sebagai analogi untuk hubungan antara gereja dan Kristus. Kita akan melihat perbandingan Adam pertama dan Adam terakhir dari 1 Korintus, serta peran wanita dalam kejatuhan dari 1 Timotius, untuk menekankan pentingnya kesetiaan dan ketahanan gereja terhadap godaan. Selain itu khotbah ini menggali peran Kristus sebagai Gembala melalui berbagai ayat Perjanjian Lama dan Baru, menyoroti kasih dan pengorbanan-Nya bagi umat-Nya. Tema Utama: Karakteristik Kehidupan Gereja yang Diharapkan Tuhan sebagai Kekasih-Nya Pendahuluan: Pembahasan ini penting bagi pengikut Tuhan dan umat-Nya. Tujuan Tuhan lebih dari sekadar menyelamatkan; Ia ingin gereja menjadi kekasih-Nya yang sejati dan hidup manunggal dengan-Nya. Firman Tuhan (Rhema) membimbing perjalanan iman. Gereja sebagai Kekas...

PREPARING THE BRIDE - SESSION 03

❤️ Kidung Agung: Gambaran Gereja Sebagai Kekasih Kristus Khotbah ini mengacu pada kitab Kidung Agung dalam Alkitab untuk menggambarkan  hubungan kasih antara Kristus (Sang Mempelai Pria) dan Gereja (Sang Mempelai Wanita). Kisah cinta dalam Kidung Agung adalah gambaran untuk kesetiaan dan pengorbanan dalam hubungan spiritual ini. Khotbah juga menyinggung tokoh-tokoh Alkitab lainnya, seperti Adam, Hawa, dan Raja Salomo, untuk memperkuat poin-poin teologis (logika Tuhan) tentang dosa, penebusan, dan hikmat ilahi. Inti dari khotbah ini adalah untuk mendorong pendengar agar memiliki hati yang haus akan Tuhan dan merespons pekerjaan Roh Kudus dalam hidup mereka, seperti mempelai wanita yang setia menantikan kedatangan mempelai prianya.                                              Pendahuluan Saudara-saudara diharapkan memiliki hati yang haus dan lapar aka...