Langsung ke konten utama

Upper Room 46 – DR. Jonathan David

 26-04-2022  Salib Mengubahkan Arah Takdir Semua Orang Dari Kematian Kepada Kehidupan

Pendahuluan oleh Ps. Cyrus

Kata Yesus kepada mereka: "Makanan-Ku ialah melakukan kehendak Dia yang mengutus Aku dan menyelesaikan pekerjaan-Nya. Yoh 4:34.

Ada anugerah profetik pada Yoh 4:34. Ada permulaan tak bersyarat dan mengalir, makanan kita adalah ketaatan kita, melakukan kehendak-Nya. Tidak hanya mendengarkan, tapi terus melakukan dan melakukan. Kita mengambil bagian kodrat ilahi.

2Ptr 1:4 Dengan jalan itu Ia telah menganugerahkan kepada kita janji-janji yang berharga dan yang sangat besar, supaya olehnya kamu boleh mengambil bagian dalam kodrat ilahi, dan luput dari hawa nafsu duniawi yang membinasakan dunia.

Para rasul membangun dengan blue print dari Tuhan (pola asli Tuhan). Tidak boleh ada konflik. Anugerah profetik harus terus berlanjut. Perspektif kita tidak boleh manusiawi (natural), tapi harus sama seperti Dia. Kita membawa DNA Dia sebab ki ta adalah anak-anak-Nya. Sesuatu yang powerful, anugerah transformasi dan profetik dan apostolik terjadi atas hidup kita. Amin

Pesan Pp Jonathan

Ada konsep dalam kitab Para Rasul yang mengubah hidup kita. Ada pria dan wanita yang dibangkitkan dalam roh dengan pengorbanan penuh dan total.

1.Salib adalah tempat pemisahan antara hidup dan mati, gelap dana terang, sorga dan neraka. Itulah kuasa salib yang menyelamatkan kita.

2. salib adalah titik fokus (double exposure) mengekspos mana yang benar dan menolak kuasa yang sesat.

3. Salib adalah tempat penghakiman. Tempat perjumpaan di loteng atas.

4. salib adalah tempat berputar balik. Turning point.

5. tempat keluar setan, sakit penyakit, dosa dipatahkan. Kuasa darah.

6. tempat masuknya sorga, cahaya hidup Allah.

7. tempat pengambilan keputusan, menerima destiny kita dan keputusan Tuhan. Kuasa keselamatan menjadi kenyataan. Menerima terang dan hidup dalam hidup kita.

Hanya ada 1 suara yang memberikan hidup, dari Yesus yang disalibkan. Kita dibangkitkan oleh Kristus dengan kuasa kebangkitan. Kita di bawa ke level selanjutnya. Pekerjaan Yesus menghapus semua jejak dan pekerjaan setan dalam hidup kita.

Kis 1:1  Hai Teofilus, dalam bukuku yang pertama aku menulis tentang segala sesuatu yang dikerjakan dan diajarkan Yesus,

Kisah Para Rasul adalah demonstrasi dari sorga untuk meledak. Gereja yang dibangun dengan tertata dan rapi. Berbicara tentang Kerajaan Allah. Apa yang Yesus kerjakan dan ajarkan. Itu yang menjadi kekuatan.

1.       Roh Kudus turun di loteng atas (upper room).

2.       Pewahyuan pekerjaan Kristus yang sudah selesai. Sebelum keberadaannya, inkarnasinya. Penyiksaan, kematian dan kebangkitannya. Kenaikan, peninggian. Pekerjaan komplit dari Kristus.

3.       Ibr 1:2-3

1 Setelah pada zaman dahulu Allah berulang kali dan dalam pelbagai cara berbicara kepada nenek moyang kita dengan perantaraan nabi-nabi,

2  maka pada zaman akhir ini Ia telah berbicara kepada kita dengan perantaraan Anak-Nya, yang telah Ia tetapkan sebagai yang berhak menerima segala yang ada. Oleh Dia Allah telah menjadikan alam semesta.

3  Ia adalah cahaya kemuliaan Allah dan gambar wujud Allah dan menopang segala yang ada dengan firman-Nya yang penuh kekuasaan. Dan setelah Ia selesai mengadakan penyucian dosa, Ia duduk di sebelah kanan Yang Mahabesar, di tempat yang tinggi,

 

Pekerjaan Kristus dengan bukti-bukti sampai Ia naik dan Roh Kudus diutus. Kita menyadari apa yang dikerjakan dan katakan. Ia melakukan kehendak Bapa. Kita harus bisa melakukannya. Kita perlu dapatkan jaminan, Roh Kudus ada di dalammu. Ia membangkitkan rohmu dihari mendatang. Apa yang sudah Dia mulai, akan Dia selesaikan. Ada banyak bukti (Kis 1:1-3). Ada para rasul, Kristus bangkit menyatakan diri-Nya kepada para rasul.

 

4.       Pewahyuan mengenai Kerajaan Allah mulai dijelaskan kepada para rasul dan mengambil kepemimpinan gereja. Semua terjadi 40 hari 40 malam di mana Dia mengajarkan Kerajaan Allah.

Lihat kepada Yesus. Tempat yang diduduki Kristus tidak bisa diambil-alih siapa pun. Tempat kita diselamatkan. Mereka dikumpulkan di Yerusalem. Kis 1:4-5. Pewahyuan Kerajaan Allah yang spiritual menjadi semakin jelas. Ini jadi dasar di Kis pasal 1. Mereka bersama-sama dan mempelajari segala sesuatu. Roh Kudus memimpin mereka. Ada aturan kepada para rasul.

Mereka menyerahkan diri, karena ada kebangkitan. Mereka sembunyi. Ketika Yesus bangkit, mereka tidak percaya. Tuhan menunjukkan kepada kita kelemahan kita. Itu jadi keuntungan buat kita. Lebih baik kita lemah saat normal dan kuat di saat krisis. 2 tahun Covid mengambil-alih. Apa yang kau kerjakan? Itu waktu untuk menguji kedalaman level airmu. Ia membangkitkan mereka memperluas Kerajaan dan memimpin Gereja. Mereka mau melakukan apa pun yang Roh Kudus mau kerjakan sampai berhasil, membangun rumah Tuhan menjadi teratur.  Apa kau lihat kemuliaannya? Kemuliaan yang sekarang lebih dari yang sebelumnya. Kau akan diyakinkan dengan bukti-bukti dan itu buat masa depanmu.

 

5.       Pewahyuan tentang hari akhir dari kebangkitan Kerajaan. Kerajaan 1000 tahun bersama Kristus Kis 1:6-7. Ini waktu untuk menyadari dan berkomitmen, sampai kau paham kau baru bisa menjadi kuat. Kau ambil yang terbaik dan sisanya akan datang dikerjakan oleh RK. Kerajaan Allah mengejarmu. RK ada di sisi, di dalam dan memenuhi hidup kita. Kau perlu menyelidiki kitab suci. Ini perjalanan panjang, ada banyak cobaan dan gangguan untuk memasuki Kerajaan-Nya. Ia menawarkan Kerajaan itu. UR itu instrumen. Ada kuasa, ada sungai Allah yang hidup.

Apakah Kau memulihkan kerajaan bagi Israel? Gereja menggantikan Israel umatnya sendiri. Karena israel menolak Mesias. Israel menolak Tuhan dan Kerajaan-Nya, tapi Tuhan tidak menolak Israel. Tuhan punya rencana atas mereka dan Gereja-Nya. Itu dimensi korporat. Saat Gereja menyelesaikan pekerjaan-Nya, mereka mulai memanggil Mesias. Gereja itu tempat original Allah, bukan pengganti karena penolakan Israel. Kau akan jadi saksi-Ku di Samaria, Yudea dan seluruh bumi.

 

6.       Roh Kudus akan dicurahkan sekali lagi. Ketika kuasa setan mulai termanifestasi. Tuhan oleh anugerah-Nya mengizinkan kuasa Roh Kudus mengisi setiap orang dan setiap rumah-Nya. Itu faktor Roh Kudus.

 

Paulus mengunjungi murid-murid Apolos di Efesus. Kis 19:2. Hanya Tuhan yang membuat keteraturan di tengah kekacauan. Roh Kudus membawa terang. Kau harus rohani, bukan profesional. Mengapa berbahasa roh dan bernubuat? Keduanya adalah perkataan roh. Cari kehadiran Roh Kudus yang memberdayakan dan mengisi semua rumah. Roh Kudus tidak dibatasi daging, tapi mengimpartasikan karunia dan kuasa Roh Kudus.

 

7.       Mandat Kerajaan akan datang setelah baptisan Roh Kudus. Tuhan memberikan bagian dari Kerajaan. Gereja adalah manifestasi terbesar Kerajaan. Diberikan mandat merepresentasikan Raja dan Kerajaan-Nya. Kita harus pahami mandat gereja. Bukan sekedar penginjilan dan melayani, tapi untuk mengambil domain, menginspirasi seluruh generasi. Wahyu mengenai mandat Kerajaan itu adalah gereja yang memerintah. Tuhan sedang menunggu gereja dengan bukti-bukti yang meyakinkan. Hari-hari akhir akan sangat cepat dan tajam dengan kepenuhan Roh Kudus memenuhi gereja.

 

Ef 4:11 Ada 5 jawatan pelayanan untuk melengkapi orang kudus dan pelayanan tubuh kristus.

11-14   Gereja akan jadi manifestasi kepenuhan Kristus.

 

Ef 1:20  Gereja akan jadi penerima kepenuhan Kristus dan memanifestasikannya.

Gereja bukan  hanya tempat berkumpul, tapi tempat Kristus termanifestasi. Rumah Tuhan di mana Tuhan menempatinya. Roh Kudus bisa menyingkapkan kepada kita mandat kerajaan.

 

8.       Pewahyuan kembalinya Kristus. Kis 1:10-11. Malaikat selalu hadir dan melayani. Tuhan diwariskan di dalam kita, sehingga bukan lagi kita, tapi Kristus. Ini kehidupan. Mempelai mengatakan datanglah Tuhan Yesus dan Dia akan datang.

Ini yang dikatakan selama 40 hari 40 malam. Ada banyak rasul tidak bergerak bersama Roh Kudus. Mereka bicara bagus, tapi tidak bersama Roh Kudus. Mereka ada di Upper Room dan siap diutus.  Ada banyak antikris datang atas nama-Nya. Dan jika kita tidak digaris akhir, kau jadi buang waktu.

Dalam Kis Para Rasul itu ada pola. Tanpa Roh Kudus kau tidak bisa melangkah jauh dan tidak punya kekuatan. Kau akan bisa memperluas dirimu dan demonstrasikan. Roh Kudus harus jadi kekuatan, penghibur, telinga dan mata kita. Dia berikan mata yang melihat dan telinga yang mendengar.

9.       Pewahyuan mengenai 2 saksi sebelum kedatangan-Nya yang kedua. Kis 1:10-11. 2 saksi ini yang kita lihat di alkitab: elia dan musa. Keduanya memberikan kesaksian kepada bangsa Yahudi / Israel. Gereja bukan untuk menggantikan Israel. Mereka akan melihat Kristus dan memohon Dia sebagai Mesias. Sebagai Tuhan dan Mesias. 2 saksi di zaman akhir akan menyatakan diri kepada bangsa Israel dan sebelumnya kepada gereja.

 

Mat 16:27 Sebab Anak Manusia akan datang dalam kemuliaan Bapa-Nya diiringi malaikat-malaikat-Nya; pada waktu itu Ia akan membalas setiap orang menurut perbuatannya. 28  Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya di antara orang yang hadir di sini ada yang tidak akan mati sebelum mereka melihat Anak Manusia datang sebagai Raja dalam Kerajaan-Nya."

 

Kristus akan turun dan ada dimensi kemuliaan Kristus akan turun. Kemuliaan Bapa berpartisipasi akan datang. Dia datang sebagai Raja. Ini seperti transfigurasi di Mat 17 di mana Anak Manusia menjadi Anak Allah. Kis 2 adalah penjelasan mengapa hal-hal ini terjadi. Tentang alasan dan tujuan-Nya.

 

10.   Nantikan dan tetap tinggal di Upper Room sampai Ruang Tahta. Hari Penta Kosta tidak hanya gereja dilahirkan, tapi Roh Kudus juga turun. Gereja selalau menanti di hadirat Tuhan dan Upper Room, serta naik ke Ruang Tahta itu gereja. Roh Kudus turun seperti sungai di Upper Room. Kau harus temukan UR-mu sendiri, tempat kau disegarkan.

 

 

Amin

Impresi dan pesan-pesan yang saya dapatkan:

 

1.       Kita harus menghargai apa yang sudah dikerjakan Yesus. Pengutusan-Nya, pekerjaan-Nya, mujizat-Nya, perkataan-Nya, pesan-pesan-Nya, janji-Nya. Kita harus terikat dengan semua itu dan hidup bergantung dari-Nya, sebagai unsur-unsur yang lengkap membangun manusia batiniah walau pun hidup dalam tubuh yang fana ini. Secara natural kita bisa melihat unsur-unsur lengkap dalam hidup kita: unsur tanah (manusia jasmani), unsur kayu (salib Yesus), unsur api (Firman dan Roh Tuhan), unsur batu (Yesus batu karang yang teguh), unsur air (air hidup, penyucian, penebusan, proses kelahiran baru yang dikandung oleh Kristus, dilahirkan dari air dan Roh, Yoh 3:5), unsur besi (pedang Roh, Firman)

 

2.       Takdir semua manusia diubahkan dari menuju kematian kepada kehidupan. Ada kesempatan untuk percaya dan menerima karunia iman ini.  Ada ketetapan dan ada panggilan-Nya kepada setiap orang untuk percaya. Dan oleh iman kita diselamatkan (Ef 2:8, Rom 1:17, Rom 5:2, Gal 3:11, Gal 3:14). Iblis telah dibuang ke dunia untuk selanjutnya menerima penghakiman dan penghukuman. Kuasa kematian dan kehidupan bukan di tangan iblis lagi, tapi di tangan Tuhan Yesus Kristus (Mat 10:28).

 

3.       Pikiran kita harus dilatih berulang-ulang. Bukan untuk membuat kita sanggup dan mampu mengerjakannya dengan kekuatan kita; tapi terlebih untuk menundukkan pikiran kita kepada pikiran Kristus. Yang harus dilatih adalah perobahan POLA PIKIR. Dimensi pola pikir berada di hati kita: mulai dari kesadaran hati nurani, roh manusia kita, menembus JIWA kita: yang menjadi tembok dan batas-batas, menembus daging kita, mengalahkan ego (self), melampaui pikiran dan kehendak, sehingga pengertian dari pewahyuan firman itu bisa ditransfer menjadi iman, menjadi rhema yang tersimpan di hati kita yang baru, di gudang perbendaharaan kita. Pada saat kita sangat membutuhkan rhema dan firman iman itulah yang bangkit dan bekerja sebagai HIKMAT Tuhan yang dimanifestasikan oleh tubuh kita, oleh perkataan menuju penggenapannya, menjadi perbuatan dan kesaksian bagi kemuliaan Tuhan.

 

4.       Kita harus dalam sikap menantikan Tuhan selalu, baik di dalam hadirat-Nya, di Upper room dan bersiap menerima perkenanan Tuhan ketika Ia memanggil kita masuk ke Ruang Maha Kudus. Di Ruang Mahakudus terjadi transaksi sorga dan bumi, perjumpaan muka dengan muka dan penugasan yang baru dan segar. Tuhan melihat hati dan jiwa kita. Ia melihat keteguhan hati kita (kesadaran dan hati nurani) yang mengalahkan keadaan (jiwa). Itu adalah iman yang dapat melihat dengan menembus keterbatasan kita.

 

 Luk 15:17 Lalu ia menyadari keadaannya, katanya: Betapa banyaknya orang upahan bapaku yang berlimpah-limpah makanannya, tetapi aku di sini mati kelaparan.

 

Kita harus selalu menyadari keadaan dan keberadaan kita. Ini bukan hanya berlaku bagi jemaat biasa, tapi bahkan Tuhan harus menyadarkan kembali nabi-Nya, Yesaya, untuk menyadari keadaan dan keberadaannya lewat penglihatan dan pewahyuan!

 

Yes 6:5 Lalu kataku: "Celakalah aku! aku binasa! Sebab aku ini seorang yang najis bibir, dan aku tinggal di tengah-tengah bangsa yang najis bibir, namun mataku telah melihat Sang Raja, yakni TUHAN semesta alam."

 

5.       Kita telah dipanggil dan terpilih. Jangan mengurangi arti dari panggilan dan pemilihan-Nya yang sudah meneguhkan kita dengan proses kelahiran baru dan jaminan Roh Kudus. Jangan pernah lari dari panggilan kita, siapa pun kita dan apa pun kasih karunia yang Tuhan berikan untuk kita manifestasikan. Kita tidak mengambil keuntungan dan tidak akan menderita kerugian jika kita setia pada panggilan-Nya. Itu artinya MEMANIFESTASIKAN. Kasih karunia-Nya sudah cukup!  Kita bisa memanifestasikan kodrat ilahi yang sudah kita terima dan ambil bagian di dalamnya. Itulah kehidupan zoe kita yang termanifestasi dari hati kita. Gal 2:2.

 

Amin

 

Postingan populer dari blog ini

Conquering the Mountains of Governance and Political (UR #237)

Khotbah  Dr. Tunde Bakare dalam acara ISC 2025 membahas peran strategis orang percaya di gunung politik dan pemerintahan . Beliau menekankan pentingnya memiliki pola atau cetak biru ilahi serta karakter yang murni sebelum terlibat dalam kepemimpinan publik agar tidak tercemar oleh sistem dunia. Melalui berbagai rujukan Alkitab, ia menjelaskan bahwa Tuhan akan membangkitkan pemimpin-pemimpin profetik untuk menggantikan sistem yang korup dan menindas rakyat. Bakare juga membagikan pengalaman pribadinya di Nigeria tentang bagaimana kekuatan doa dan nubuat mampu mempengaruhi arah politik nasional serta menentang rezim yang tidak adil. Inti dari pesan ini adalah panggilan bagi generasi muda untuk menjadi agen perubahan yang berani merebut kembali pengaruh di berbagai bidang budaya demi kesejahteraan bangsa. Narasi ini ditutup dengan penegasan bahwa kepemimpinan yang takut akan Tuhan adalah kunci utama yang membedakan kemajuan suatu negara dari keterpurukannya. Berikut adalah c...

Peran Roh Kudus (MKS #49)

  "Manusia Kerajaan Sorga 49", berfokus pada rencana ilahi Allah bagi umat manusia dan bagaimana individu dapat menyelaraskan hidup mereka dengan kehendak-Nya. Ditekankan bahwa orang percaya tidak boleh mengandalkan kekuatan mereka sendiri, tetapi pada kuasa Roh Kudus dan Firman Allah untuk memenuhi takdir mereka. Ibadah JMD Bandung 2 Agustus 2026 - Manusia Kerajaan Sorga 49 Poin-Poin Utama : Memahami Bahasa Allah: Papa menekankan pentingnya memahami "bahasa" Allah, mencatat bahwa Alkitab tidak boleh dilihat sebagai ayat-ayat yang terisolasi, tetapi sebagai satu rencana besar yang terpadu. Memahami firman dan menyelaraskan hidup dengan kehendak Allah memerlukan tuntunan Roh Kudus, bukan sekadar kemampuan akal. Roh Kudus sangat penting untuk wahyu yang sejati. Kuasa Firman: Firman memiliki kuasa bawaan untuk menggenapi dirinya sendiri. Manusia cukup percaya dan memberi ruang bagi kasih karunia Allah, bukan memaksakan dengan usaha sendiri seperti pola hukum Taurat. Or...

Kapasitas dan Potensi Spiritual (MKS #48)

Ps. Djonny  membahas konsep Manusia Kerajaan Sorga melalui tinjauan teologis atas janji Tuhan kepada Abraham dalam Kejadian 17 . Beliau menjelaskan bahwa identitas sebagai raja menurut definisi ilahi bukan didasarkan pada kekuasaan duniawi seperti Nimrod, melainkan pada kapasitas spiritual untuk memerintah melalui kebenaran dan ketaatan. Terdapat penekanan pada enam langkah Allah dalam Kejadian 1 , mulai dari memberkati hingga memberikan otoritas untuk menaklukkan bumi, sebagai pola bagi manusia untuk mewujudkan kerajaan Allah di dunia. Peran Roh Kudus dianggap krusial dalam memperluas pengaruh hidup seseorang agar mencapai kaliber dunia demi kemuliaan Tuhan. Melalui teladan Yesus, jemaat diajak untuk menyadari potensi ilahi dan warisan rohani mereka sebagai keturunan Abraham yang dipanggil untuk menyatakan otoritas surga. Ibadah JMD Bandung 26 Juli 2026 - Manusia Kerajaan Sorga 48 Berikut adalah catatan selengkapnya dari materi "Manusia Kerajaan Sorga 48: Raja-Raja dari Ket...

Ikat Janji Allah (God's Covenant) dengan Abraham dan Keturunannya

Saat Teduh 26 Jan 2025 Kej 26:1  Maka timbullah kelaparan di negeri itu.  —  Ini bukan kelaparan yang pertama, yang telah terjadi dalam zaman Abraham. Sebab itu Ishak pergi ke Gerar, kepada Abimelekh, raja orang Filistin. 2  Lalu TUHAN menampakkan diri kepadanya serta berfirman: "Janganlah pergi ke Mesir, diamlah di negeri yang akan Kukatakan kepadamu. 3  Tinggallah di negeri ini sebagai orang asing, maka Aku akan menyertai engkau dan memberkati engkau,  4  Aku akan membuat banyak keturunanmu seperti bintang di langit; Aku akan memberikan kepada keturunanmu seluruh negeri ini, dan oleh keturunanmu semua bangsa di bumi akan mendapat berkat, 5  karena Abraham telah mendengarkan firman-Ku dan memelihara kewajibannya kepada-Ku, yaitu segala perintah, ketetapan dan hukum-Ku." Kej 26:12 Maka menaburlah Ishak di tanah itu dan dalam tahun itu juga ia mendapat hasil seratus kali lipat; sebab ia diberkati TUHAN. 13  Dan orang itu menjadi kaya, bahkan k...

BELAJAR DARI GEREJA EFESUS

Salah satu gereja yang dibangun rasul Paulus dari awalnya adalah jemaat Efesus. Gereja Efesus menjadi gereja yang perkembangannya sangat fenomenal, karena dalam beberapa tahun dilatih oleh rasul Paulus mereka telah memberikan dampak kepada kota Efesus dan firman tersebar di Asia .

PANGGILAN KEPADA KEIMAMATAN MELKISEDEK

Ibrani 7:1-3  Sebab Melkisedek adalah raja Salem dan imam Allah Yang Mahatinggi; ia pergi menyongsong Abraham ketika Abraham kembali dari mengalahkan raja-raja, dan memberkati dia. Kepadanya pun Abraham memberikan sepersepuluh dari semuanya. Menurut arti namanya Melkisedek adalah pertama-tama raja kebenaran, dan juga raja Salem, yaitu raja damai sejahtera.

The Unstoppable Generation and Strategies for Leadership Succession (UR #238)

Artikel ini bersumber dari materi pengajaran dari Dr. Jonathan David mengenai konsep suksesi kepemimpinan dan pembentukan generasi "Manusia yang Tak Terhentikan."  Beliau menekankan bahwa kekuatan sebuah pelayanan sangat bergantung pada ketangguhan spiritual pemimpinnya dalam menghadapi berbagai hambatan seperti pola pikir negatif dan pergaulan yang salah. Fokus utamanya adalah pentingnya membangun hubungan bapa-anak yang sejati untuk mewariskan takdir ilahi, bukan sekadar membagi tanggung jawab struktural. Melalui rujukan kitab Kisah Para Rasul 16 dan Pengkhotbah 2 , dijelaskan bahwa suksesi yang akurat harus direncanakan dengan hati-hati agar warisan rohani tetap berlanjut tanpa perubahan arah. Tujuan akhirnya adalah melahirkan gereja apostolik yang tak tergoyahkan dan murni dari pengaruh duniawi atau denominasi. Strategi ini menuntut penggunaan hikmat, pengetahuan, dan keterampilan ilahi untuk menerjemahkan kehendak Tuhan ke dalam realitas di bumi. 30 06 2026, ...

EIDO dan GINOSKO

Yohanes 4:10 Jawab Yesus kepadanya: *"Jikalau engkau tahu (eido) tentang karunia Allah dan siapakah Dia yang berkata kepadamu:*  Berilah Aku minum! niscaya engkau telah meminta kepada-Nya dan Ia telah memberikan kepadamu air hidup." Gbr: youtube.com Eido di sini artinya memiliki pengetahuan. Mungkin tau dari orang lain atau pernah melihat-Nya. Pernah mendengar khotbah atau melihat perbuatan dan mujizat yang Yesus lakukan. Mereka yang tidak memiliki pengetahuan disebut orang bodoh dan bahkan sebagai pelaku kejahatan, karenanya mereka menolak karunia Allah dan menolak Yesus yang diutus oleh-Nya. Orang bodoh tidak melihat apa yang disediakan Allah dan akan berakhir kepada hidup yang sia-sia walau sesukses apa pun di dunia ini menurut anggapan orang. Yohanes 1:11-12 1:11 Ia datang kepada milik kepunyaan-Nya, tetapi orang-orang kepunyaan-Nya itu tidak menerima-Nya. 1:12 Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu merek...

KEHIDUPAN ZOE Kehidupan Yang Berkelimpahan

Kehidupan Berkualitas Yang Yesus Berikan Yoh 10:10 Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup,    dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. gbr: opernarmautralia.org Yesus datang supaya kita akan memiliki kehidupan yang melampaui arus seluruh aspek kehidupan, lebih dari cukup, mencapai setiap bagian dari roh manusia kita, setiap bagian dari alam jiwa kita, pikiran, kehendak dan emosi, mencapai setiap bagian dari tubuh fisik kita, mencapai setiap bagian dari keuangan kita, hubungan dan semua yang berkaitan dengan kehidupan duniawi dan kehidupan spiritual kita. Dalam bahasa Yunani,   ada tiga kata yang berbeda -bios, psuche, dan zoe- diterjemahkan sebagai "hidup", dan masing-masing memiliki arti yang berbeda. Bios – adalah kehidupan biologis kita. Semua makhluk hidup memiliki bios. Bioskop artinya gambar hidup. Biologi ilmu yang mempelajari tentang makhluk hidup. Psuche adal...

"Berkat" (Barak/Berekah) Dan Bagaimana Kita Menerima Berkat Itu Dari Tuhan

Konsep Kunci: Barak/Berekah (Berkat) ) Asal Kata: Kata "berkat" dalam bahasa Ibrani adalah barak, yang artinya memberkati. Bentuk kata bendanya adalah berekah, yang berarti hasil dari tindakan memberkati. Makna Mendalam: Barak juga dikaitkan dengan kata "to kneel" atau "menekuk lutut". Ini menunjukkan bahwa berkat dari Tuhan adalah tindakan di mana Tuhan merendahkan diri-Nya untuk melayani dan melimpahkan kebaikan-Nya kepada kita. Contoh Nyata: Tindakan Yesus yang merendahkan diri menjadi hamba, mati bagi kita di kayu salib adalah wujud tertinggi dari barak (berkat) Allah. Ayat Kunci: Amsal 10:22:  "Berkat Tuhanlah yang menjadikan kaya, susah payah tidak akan menambahinya." Mazmur 127:2:  "Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi dan duduk-duduk sampai jauh malam, dan makan roti yang diperoleh dengan susah payah--sebab Ia memberikannya kepada yang dicintai-Nya pada waktu tidur." Pengkhotbah 2:26:  "Karena kepada orang yang dikenan-Nya Ia ...