Langsung ke konten utama

Faktor Keberanian Menjadi Penyebab Orang Dipilih Tuhan atau Tidak

 

Mat 22:14  Sebab banyak yang dipanggil, tetapi sedikit yang dipilih."

Banyak orang yang gagal dalam perjalanan rohani ini setelah dipanggil, percaya, dibaptis air mengalami lahir baru dan seterusnya. Mereka memang layak diundang oleh Sang Raja, tapi gagal memenuhi undangan itu, seperti yang digambarkan oleh perumpamaan di Mat 22:1-14. Mereka memberikan respon bermacam-macam:

  1. Mereka tidak menganggap undangan yang adalah Firman Tuhan itu penting;
  2. Mereka sibuk dengan urusan sendiri, mengurusi pekerjaan dan usaha mereka;
  3. Mereka sibuk menikmati hasil kerja, usaha dan jerih-payah mereka yakni kekayaan, hobi, menekuni minat dan lainnya;
  4. Mereka tidak menyiapkan diri dengan jubah. Tidak mau menyiapkan, membenahi dan membangun diri yakni kehidupan spiritualnya. Itu sebabnya pentingnya menjaga hati nurani bersih dan murni; supaya tidak teralihkan kembali kepada kehidupan dunia dengan sistem Babelnya.
  5. Mereka sudah dipanggil, diundang lahir baru, tapi mereka tidak peduli apa yang jadi kehendak Allah dan  hanya mau menikmati apa yang disediakan Allah. Ini tentang motivasi. Mereka hanya ingin memuaskan diri dengan damai sejahtera Tuhan, berkat-berkat Tuhan, perlindungan Tuhan, penyertaan Tuhan, mujizat-mujizat Tuhan, tapi tidak peduli dengan kehendak Tuhan.
  6. Mereka tidak menghormati Firman Tuhan dengan pantas. Siapa yang mengundang itu? Raja segala raja. Mereka  tidak menghormati apa yang Tuhan sediakan dan berikan, yakni Firman Tuhan yang mendatangi hidupmu dan Dia yang berkata-kata kepadamu lewat hamba Tuhan.
  7. Terakhir, mereka yang memiliki kebenaran sendiri, membuat standar kebenaran sendiri, membuat berbagai alasan dan bantahan untuk membenarkan diri sendiri.

 

Salah satu faktor yang tidak disebutkan di atas adalah faktor keberanian. Faktor keberanian ini sangat terkait dengan mentalitas seseorang untuk percaya dan untuk melakukan apa yang dituntut Tuhan dalam Firman-Nya. Firman Nya menyatakan isi hati-Nya, kehendak-Nya, arahan-Nya, petunjuk-Nya dan perintah Tuhan.

Apa yang terjadi dengan orang Israel yang gagal TERPILIH danDITOLAK ALLAH masuk ke Tanah Perjanjian?

Hilangnya KEBERANIAN untuk PERCAYA KEPADA JANJI TUHAN menjadi penyebab utama semua orang Israel yang keluar dari Mesir gagal masuk ke Tanah Perjanjian yang berlimpah susu dan madunya.

Saya tidak bisa membayangkan di manakah keberanian dari para pemimpin pasukan 1000 dan pasukan 100? Mengapa nyali mereka menjadi ciut seketika hanya dari mendengar laporan 10 orang? Kita tidak usah bicara secara rohani, tapi harusnya mereka adalah orang-orang yang gagah perkasa.

Allah selalu memuji-muji KALEB dan Yosua karena apa?  Karena mereka adalah para pemberani. Mereka adalah orang-orang yang tidak mudah kecut dan tawar hatinya.

Yosua telah ditolong oleh perkataan yang keluar dari mulut Allah untuk menjadi BERANI, jangan takut dan jangan gentar:

Kuatkan dan teguhkanlah hatimu, janganlah takut dan jangan gemetar karena mereka, sebab TUHAN, Allahmu, Dialah yang berjalan menyertai engkau; Ia tidak akan membiarkan engkau dan tidak akan meninggalkan engkau." Ul 31:6

Kaleb mewarisi spirit keberanian dan gagah perkasa sama seperti Yehuda. Demikian pula Daud, demikian pula Yesus, Singa dari Yehuda.

Tetapi hamba-Ku Kaleb, karena lain jiwa (SPIRIT) yang ada padanya dan ia mengikut Aku dengan sepenuhnya, akan Kubawa masuk ke negeri yang telah dimasukinya itu, dan keturunannya akan memilikinya. Bil 14:24

Numbers 14:24 The Message

24 “But my servant Caleb—this is a different story. He has a different spirit; he follows me passionately. I’ll bring him into the land that he scouted and his children will inherit it.

Apa yang terjadi pada Kaleb oleh karena KEBERANIANnya, maka ceritanya menjadi berbeda.

Ul 1:28 Ke manakah pula kita maju? Saudara-saudara kita telah membuat hati kita tawar dengan mengatakan: Orang-orang itu lebih besar dan lebih tinggi dari pada kita, kota-kota di sana besar dan kubu-kubunya sampai ke langit, lagipula kami melihat orang-orang Enak di sana.

Ul 1:28 AYT Ke mana kita akan pergi sekarang?’ Orang yang kita utus telah membuat kita ketakutan dengan laporannya. Mereka berkata, "Orang itu lebih besar dan lebih tinggi daripada kita, kota-kotanya besar dan memiliki benteng dengan tembok-tembok setinggi langit. Kami juga melihat orang Enak di sana."’

Kaleb memberikan laporan yang berbeda (different story that created History).

Yang terhilang sejak dari tragedi Taman Eden sampai sekarang adalah KEBERANIAN

Kej 3:10 Ia menjawab: "Ketika aku mendengar, bahwa Engkau ada dalam taman ini, aku menjadi takut, karena aku telanjang; sebab itu aku bersembunyi."

Adam secara sadar dari hati nuraninya bahwa ia takut, oleh sebab itu dengan nalurinya ia lari menjauh dari Allah dan sembunyi. Itulah yang terjadi, ketika hati nurani menuduh seseorang.

Allah harus memulihkan KEBERANIAN Gideon.

Hak 6:12 Malaikat TUHAN menampakkan diri kepadanya dan berfirman kepadanya, demikian: "TUHAN menyertai engkau, ya pahlawan yang gagah berani."

Raksasa pertama yang dikalahkan dan dibunuh Daud adalah Goliat. Tidak ada keraguan dan ketakutan sedikit pun pada Daud, karena Tuhan telah melatih KEBERANIAN Daud di padang penggembalaan  menghadapi singa dan beruang dan membunuh singa dan beruang itu.

1Sam 17:34 Tetapi Daud berkata kepada Saul: "Hambamu ini biasa menggembalakan kambing domba ayahnya. Apabila datang singa atau beruang, yang menerkam seekor domba dari kawanannya, 35  maka aku mengejarnya, menghajarnya dan melepaskan domba itu dari mulutnya. Kemudian apabila ia berdiri menyerang aku, maka aku menangkap janggutnya lalu menghajarnya dan membunuhnya. 36  Baik singa maupun beruang telah dihajar oleh hambamu ini. Dan orang Filistin yang tidak bersunat itu, ia akan sama seperti salah satu dari pada binatang itu, karena ia telah mencemooh barisan dari pada Allah yang hidup."

Setelah Goliat semua raksasa itu mati ditangan Daud dan orang-orangnya Daud.

Keberanian Pada Gereja Mula-mula

Ketika sidang itu melihat KEBERANIAN PETRUS DAN YOHANES dan mengetahui, bahwa keduanya orang biasa yang tidak terpelajar, heranlah mereka; dan mereka mengenal keduanya sebagai pengikut Yesus. Kis 4:13

Dunia pertama-tama tidak melihat iman atau nilai-nilai apa pun yang dibawa orang Kristen, tapi mereka melihat keberanian. Itu yang mereka lihat pada Petrus dan Yohanes, sebagai pengikut Yesus.

Dan sekarang, ya Tuhan, lihatlah bagaimana mereka mengancam kami dan berikanlah kepada hamba-hamba-Mu keberanian untuk memberitakan firman-Mu. Kis 4:29

Murid-murid dan jemaat tidak meminta supaya Tuhan memperbesar iman mereka, melainkan meminta KEBERANIAN yang lebih untuk memberitakan firman.

Inilah yang dirasakan KURANG, demikian juga pada masa kini. Orang Kristen kurang berani menyatakan kebenaran dan apa yang mereka percaya atau pun tidak berani menyatakan kekurangan mereka. Sikap setengah-setengah ini digambarkan sebagai orang yang suam-suam atau munafik.

Why 3:15 Aku tahu segala pekerjaanmu: engkau tidak dingin dan tidak panas. Alangkah baiknya jika engkau dingin atau panas! 16 Jadi karena engkau suam-suam kuku, dan tidak dingin atau panas, Aku akan memuntahkan engkau dari mulut-Ku.

Ini adalah orang Kristen hanya ingin mencari aman dan memikirkan diri sendiri saja dan keluarganya. Baginya itu sudah lebih dari cukup. Mereka selalu berada di posisi nyaman, posisi bertahan dan tidak pernah mau pada posisi menyerang. Saya tidak pernah merugikan orang lain dan saya juga tidak mau dirugikan. Inilah ciri pedagang yang hanya berpikir soal untung rugi. Mereka merasa selalu benar sendiri.

Why 3:17 Karena kamu berkata, ‘Aku kaya, berkelimpahan, dan tidak kekurangan apa-apa,’ dan tidak tahu bahwa sesungguhnya kamu sengsara, malang, miskin, buta, dan telanjang. Why 3:18 Aku menasihatimu untuk membeli dari-Ku emas, yang dimurnikan dengan api supaya kamu menjadi kaya, dan pakaian-pakaian putih supaya kamu dapat memakainya sehingga rasa malu karena ketelanjanganmu tidak akan terlihat, dan mengoles salep pada matamu supaya kamu dapat melihat.

PEPERANGAN dan KEBERANIAN

Ef 6:19 juga untuk aku, supaya kepadaku, jika aku membuka mulutku, dikaruniakan perkataan yang benar, agar dengan keberanian aku memberitakan rahasia Injil, 20  yang kulayani sebagai utusan yang dipenjarakan. Berdoalah supaya dengan KEBERANIAN aku menyatakannya, sebagaimana seharusnya aku berbicara.

Paulus tidak kekurangan iman, tidak kekurangan firman dan tidak kekurangan kasih karunia. Namun SATU hal yang disadarinya bisa menjadi kekurangannya adalah KEBERANIAN. Banyak orang yang berani memberitakan Injil, tapi sedikit orang yang bicara sebagaimana seharusnya ia bicara ketika ada di hadapan sedikit mau pun banyak orang.

Yesus di hadapan Pontius Pilatus berani menyatakan rahasia Injil tentang Kerajaan Allah dan Dia katakan, bahwa untuk itulah Ia lahir, supaya Ia memberikan kesaksian tentang kebenaran.

Yoh 18:36 Jawab Yesus: "Kerajaan-Ku bukan dari dunia ini; jika Kerajaan-Ku dari dunia ini, pasti hamba-hamba-Ku telah melawan, supaya Aku jangan diserahkan kepada orang Yahudi, akan tetapi Kerajaan-Ku bukan dari sini." Yoh 18:37 Maka kata Pilatus kepada-Nya: "Jadi Engkau adalah raja?" Jawab Yesus: "Engkau mengatakan, bahwa Aku adalah raja. Untuk itulah Aku lahir dan untuk itulah Aku datang ke dalam dunia ini, supaya Aku memberi kesaksian tentang kebenaran; setiap orang yang berasal dari kebenaran mendengarkan suara-Ku."

Sejak lahir sampai mati-Nya, bahkan sebelum dan sesudahnya; Yesus selalu membawa kesaksian tentang kebenaran dan membuka tabir dari rahasia Kerajaan Allah dan dan rencana agung Allah yang menyatakan kemuliaan Bapa. Itulah sebabnya Yesus memiliki KEBERANIAN yang luarbiasa. Dan ini sejalan dengan apa yang dikatakan Petrus, Yohanes dan jemaat pada hari Pentakosta:

Kis 4:25 Dan oleh Roh Kudus dengan perantaraan hamba-Mu Daud, bapa kami, Engkau telah berfirman: Mengapa rusuh bangsa-bangsa, mengapa suku-suku bangsa mereka-reka perkara yang sia-sia? 26  Raja-raja dunia bersiap-siap dan para pembesar berkumpul untuk melawan Tuhan dan Yang Diurapi-Nya. 27  Sebab sesungguhnya telah berkumpul di dalam kota ini Herodes dan Pontius Pilatus beserta bangsa-bangsa dan suku-suku bangsa Israel melawan Yesus, Hamba-Mu yang kudus, yang Engkau urapi, 28  untuk melaksanakan segala sesuatu yang telah Engkau tentukan dari semula oleh kuasa dan kehendak-Mu.

29  Dan sekarang, ya Tuhan, lihatlah bagaimana mereka mengancam kami dan berikanlah kepada hamba-hamba-Mu KEBERANIAN untuk memberitakan firman-Mu.

Jemaat mula-mula telah meminta KEBERANIAN yang sama yang Yesus miliki ketika menghadapi semua musuh Tuhan yang dipakai iblis untuk melawan dan membunuh Dia yang diurapi.

Setiap orang percaya harus mengenakan KEBERANIAN sebagai JUBAH KEBENARAN. Harus memahami dan menyadari kenapa kita dilahirkan kembali oleh pengorbanan darah Yesus, tidak lain untuk memulihkan KEBERANIAN BERADA DI SISI TUHAN. TANPA KEBERANIAN SEORANG PRAJURIT YANG SUDAH MENGENAKAN SELURUH PERLENGKAPAN SENJATA ALLAH MALAH AKAN MERASA KEBERATAN DENGAN PERLENGKAPAN ITU.

Bagaimana Allah memulihkan keberanian?

Ibr 10:19  Jadi, saudara-saudara, oleh darah Yesus kita sekarang penuh keberanian dapat masuk ke dalam tempat kudus

Keberanian yang Allah restorasi adalah keberanian yang kudus. Keberanian seperti terang mengalahkan gelap. Kekudusan Tuhan tidak ada bayangan. Keberanian yang membawa kita ke tempat kudus,karena darah Yesus, Anak-Nya itu, menyucikan kita dari pada segala dosa.  Darah Yesus yang telah menyucikan kita membuat hati nurani kita tidak menuduh lagi. Ini yang membuat hati kita terintegrasi di dalam kesatuan iman dan tujuan panggilan-Nya dalam hidup kita untuk melakukan kehendak Bapa demi kemuliaan-Nya. Untuk itulah kita dilahirkan kembali sebagai ciptaan baru.

KESEMPURNAAN KASIH ALLAH DI DALAM KITA KALAU KITA MEMPUNYAI KEBERANIAN PERCAYA

1Yoh 4:17 Dalam hal inilah kasih Allah sempurna di dalam kita, yaitu kalau kita mempunyai keberanian percaya pada hari penghakiman, karena sama seperti Dia, kita juga ada di dalam dunia ini.

Percaya dan iman itu memerlukan keberanian. Berperang dan berkorban membutuhkan keberanian. Menyatakan kebenaran membutuhkan keberanian. Memberitakan rahasia Kerajaan membutuhkan keberanian. Yesus dilahirkan untuk menyatakan kebenaran dan rahasia Kerajaan Allah demi kemuliaan Bapa sampai mati. Yesus dilahirkan dan hadir ke dunia ini, karena keberanian Bapa. Kasih menimbulkan keberanian. Itu sebabnya Bapa sangat mengasihi dan berkenan kepada Yesus. Bukan hanya karena Ia adalah Putra Allah.

 

Amin

 

 

 

Postingan populer dari blog ini

Upper Room 2 - DR. Jonathan David

Menjalani kehidupan Roh Living the life of the Spirit Pendahuluan Kita tidak boleh pasif dan membiarkan hari-hari berlalu tanpa arti. di masa pandemi yang sudah 1,5tahun lewat harusnya terus menantikan Tuhan dan mengharapkan terjadi sesuatu yang luarbiasa. Kita harus tau apa yang Tuhan sedang kerjakan menurut agenda-Nya di waktu-waktu ini. Tidak cukup hanya mengenal Tuhan, tanpa mengetahui apa yang sedang dikerjakan-Nya. Dan Ia telah sampaikan kepada nabi dan rasul-Nya apa yang sedang dan segera terjadi di bukan Apri-September 2021 ini. Kita harus menjadi bagian dari apa yang Tuhan kerjakan. Jika kita tidak menantikan Tuhan dan membiarkan diri kita dibawa oleh pemikiran sendiri, yang dipengaruhi oleh opini orang atau dari media, maka apa yang ada pada kita dan kita terima selama ini, otomatis akan hilang dan diambil. Jangan biarkan selama zoom untuk ibadah / komsel itu tanpa kita alami benih yang mengandung kuasa dari firman lewat dan diambil oleh setan di pinggir jalan.   Tu...

GALATIA 1:10-24 KELUAR DARI HIDUP YANG SIA-SIA

Galatia 1:10 Jadi bagaimana sekarang: adakah kucari kesukaan manusia atau kesukaan Allah? Adakah kucoba berkenan kepada manusia?  Sekiranya aku masih mau mencoba berkenan kepada manusia, maka aku bukanlah hamba Kristus. Sebagai seorang rasul Tuhan, Paulus mengambil SIKAP TEGAS untuk tidak mencari perkenanan manusia. Tujuannya adalah melakukan apa yang Tuhan perintahkan dan menggenapinya. gbr: knowing-jesus.com Ini adalah suatu MASALAH SERIUS dalam hubungan kita dengan Tuhan, sebab Ia adalah Allah yang cemburu. Ketika kita mulai mengandalkan orang dalam hidup kita atau dalam melayani Tuhan, maka kita akan mulai kehilangan pengharapan di dalam Tuhan. Saul sangat mengutamakan orang Israel dibandingkan Tuhan. Ketika Samuel terlambat sedikit datang ke Gilgal, Saul menjadi tidak taat dan mempersembahkan korban bakaran sendiri; karena ia melihat rakyat mulai meninggalkannya. Walau pun Samuel menegurnya dan mengecam perbuatannya yang bodoh, Saul tidak menyesal.  Saul juga...

BELAJAR DARI GEREJA EFESUS

Salah satu gereja yang dibangun rasul Paulus dari awalnya adalah jemaat Efesus. Gereja Efesus menjadi gereja yang perkembangannya sangat fenomenal, karena dalam beberapa tahun dilatih oleh rasul Paulus mereka telah memberikan dampak kepada kota Efesus dan firman tersebar di Asia .

Misteri Penciptaan, Kejatuhan, dan Pengadilan Akhir Diungkapkan

Pengantar Seluruh teka-teki penciptaan, kejatuhan, dan pengadilan akhir diungkapkan lewat kisah Ayub. Tuhan berhasil memancing iblis lewat gagasannya sendiri untuk mencobai Ayub. Dari situ terungkap motifnya, bagaimana ia berusaha menawan dan mengunci sistem peradilan sorga untuk pemberontakannya. Anda sedang melihat cetak biru alam semesta dari sudut pandang ruang kendali utama (The Master Plan) atau Rencana Agung Tuhan.  Monumen Iman Tokoh iman yang luarbiasa kesalehannya adalah Ayub. Ia nyaris memiliki iman yang sempura. Kesalehannya justru terbukti ketika berada di titik nol. Walaupun teman-temannya bukan memberi nasehat yang positif; melainkan menuduhnya menyembunyikan dosa besar, sehingga mengalami banyak malapetaka, Ayub tidak teralihkan.  Meskipun isterinya juga mengecamnya dengan kasar, tapi Ayub tetap teguh imannya. Seakan Ayub sudah sempurna. Dalam peristiwa tragis ini tidak ada ucapan Ayub yang salah. Ayub memang berdiri sebagai monumen iman yang luar biasa di dal...

PANGGILAN KEPADA KEIMAMATAN MELKISEDEK

Ibrani 7:1-3  Sebab Melkisedek adalah raja Salem dan imam Allah Yang Mahatinggi; ia pergi menyongsong Abraham ketika Abraham kembali dari mengalahkan raja-raja, dan memberkati dia. Kepadanya pun Abraham memberikan sepersepuluh dari semuanya. Menurut arti namanya Melkisedek adalah pertama-tama raja kebenaran, dan juga raja Salem, yaitu raja damai sejahtera.

Efesus 3:16-20 - DOA PAULUS

MEMPERBESAR KAPASITAS ROH Efesus 3:16-20 3:16  Aku berdoa supaya Ia, menurut kekayaan   kemuliaan-Nya, menguatkan dan meneguhkan kamu oleh Roh-Nya di dalam batinmu, 3:17 sehingga oleh imanmu Kristus diam di dalam hatimu dan kamu berakar serta berdasar di dalam kasih. 3:18 Aku berdoa, supaya kamu bersama-sama dengan segala orang kudus dapat memahami, betapa lebarnya dan panjangnya dan tingginya dan dalamnya kasih Kristus, 3:19 dan dapat mengenal kasih itu, sekalipun ia melampaui segala pengetahuan. Aku berdoa, supaya kamu dipenuhi di dalam seluruh kepenuhan Allah. 3:20 Bagi Dialah, yang dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita, Doa yang disampaikan  dalam Efesus 3: 16-20 pada dasarnya ada lima hal yang  rasul Paulus doakan agar mereka dan kita memiliki: ...

Sinergi Iman dan Kasih Karunia

Efesus 2:8 (TB)  Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah,  Peristiwa wanita yang sakit pendarahan sangat tepat untuk menjelaskan Sinergi: Diselamatkan "Oleh" Kasih Karunia "Melalui" Iman Dalam kasus wanita yang sakit pendarahan, iman dianalogikan sebagai akun bank. Percaya dalam jiwa wanita adalah ceknya. Jumlahnya adalah "asal kujamah ujung jubah Yesus, maka aku sembuh." Kasih karunia adalah hasil yang keluar dari Yesus, ditarik dari akun bank itu (iman pada Yesus). Namun jumlah yang ditarik ternyata bukan seperti yang tertulis pada cek wanita itu, tapi jauh berlebih. Wanita itu bukan saja menerima kesembuhan, tapi Yesus juga berkata:  " Hai anak-Ku, imanmu telah menyelamatkan engkau. Pergilah dengan selamat dan sembuhlah dari penyakitmu!" M arkus 5:34 (TB)  Analogi akun bank dan cek  menggambarkan sisi "legal-spiritual" dari mukjizat tersebut. Ini memperlihatkan bagaimana...

Kasih Karunia Untuk Mengejar Takdir (Bagian 2 - UR #218)

THE UPPER ROOM 218 – 27 Januari 2026 Kasih Karunia Untuk Mengejar Takdir Tanpa Gangguan (Bagian 2) 1. Panggilan untuk Membangun Mezbah dan Menyelami Roh ​ Membangun Mezbah : Setiap orang percaya dipanggil untuk membangun mezbah dan mempersembahkan korban agar Allah turun dengan api-Nya. ​ Sungai yang Dalam : Tuhan sedang mengukur "seribu hasta lagi" agar kita dapat menjelajahi sungai Allah yang semakin dalam, sehingga tidak ada lagi pergumulan di dalam hati. ​ Pola Pikir Kerajaan : Tuhan ingin kita memiliki pola pikir, gaya hidup, dan perilaku yang sesuai dengan pola Kerajaan Allah. ​2. Belajar dari Tokoh Alkitab: Ketaatan dan Identitas ​ Daniel : Ia bangkit di tengah budaya asing karena mengenal Tuhan, mengetahui panggilannya, dan memahami apa yang perlu dilakukan. ​ Ester : Tuhan memiliki kasih karunia yang berbeda untuk orang yang berbeda; Ester dipakai melalui cara yang bagi sebagian orang dianggap "tidak rohani". ​ Elia : ​Kekua...

Upper Room 34 - DR. Jonathan David

  25-01-2022   Anugerah Untuk Memerintah (GRACE TO GOVERN) Pendahuluan – oleh Ps. Cyrus Mat 13:23 Yang ditaburkan di tanah yang baik ialah orang yang mendengar firman itu dan mengerti, dan karena itu ia berbuah, ada yang seratus kali lipat, ada yang enam puluh kali lipat, ada yang tiga puluh kali lipat." Problemnya bukan pada kebutuhan tapi pada tanahnya. Jika tanahnya baik, benih akan tumbuh, sebab ada aliran air, karena ada benih yang cerdas yang telah diprogram (dengan pengertian dan hikmat). Kuasa dan kekuatan serta kasih karunia tersembunyi di dalam FT (logos) itu.   Tanah hanya memerlukan kondisi, tidak memerlukan edukasi oleh karena digerakkan oleh sesuatu (Firman dan Roh Kudus) dari dalam yang dipanggil terang Tuhan dan pribadi Tuhan sendiri (Yoh 1:1).   Mengapa tidak kita menerima firman-Nya dan perkataan-Nya dari pribadi Tuhan (YHWH) sendiri. Banyak orang yang suka mendengarkan khotbah yang baik, tapi Kerajaan Allah dan pemerintahan-Nya tidak tertam...

EIDO dan GINOSKO

Yohanes 4:10 Jawab Yesus kepadanya: *"Jikalau engkau tahu (eido) tentang karunia Allah dan siapakah Dia yang berkata kepadamu:*  Berilah Aku minum! niscaya engkau telah meminta kepada-Nya dan Ia telah memberikan kepadamu air hidup." Gbr: youtube.com Eido di sini artinya memiliki pengetahuan. Mungkin tau dari orang lain atau pernah melihat-Nya. Pernah mendengar khotbah atau melihat perbuatan dan mujizat yang Yesus lakukan. Mereka yang tidak memiliki pengetahuan disebut orang bodoh dan bahkan sebagai pelaku kejahatan, karenanya mereka menolak karunia Allah dan menolak Yesus yang diutus oleh-Nya. Orang bodoh tidak melihat apa yang disediakan Allah dan akan berakhir kepada hidup yang sia-sia walau sesukses apa pun di dunia ini menurut anggapan orang. Yohanes 1:11-12 1:11 Ia datang kepada milik kepunyaan-Nya, tetapi orang-orang kepunyaan-Nya itu tidak menerima-Nya. 1:12 Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu merek...