Langsung ke konten utama

KIDUNG AGUNG - Hawa Terakhir BAGIAN 1

Kristus akan datang untuk Pengantin-Nya, kekasih hati-Nya. Orang percaya harus dipersiapkan, bukan hanya menjadi umat-Nya, anak-anak-Nya yang percaya, tetapi menjadi Gereja-Nya, kekasih hati-Nya.

Why 19:7 Marilah kita bersukacita dan bersorak-sorai, dan memuliakan Dia! Karena hari perkawinan Anak Domba telah tiba, dan pengantin-Nya telah siap sedia.

Para sahabat Mempelai Pria, mereka lah yang diutus Tuhan untuk mempersiapkan mempelai-Nya.

Yoh 3:29 Yang empunya mempelai perempuan, ialah mempelai laki-laki; tetapi sahabat mempelai laki-laki, yang berdiri dekat dia dan yang mendengarkannya, sangat bersukacita mendengar suara mempelai laki-laki itu. Itulah sukacitaku, dan sekarang sukacitaku itu penuh.

Sahabat mempelai laki-laki mempersiapkan Mempelai Wanita dengan pemahaman dan pengenalan yang lebih dalam tentang kasih Mempelai Pria.

Pesan pertama ini terdapat dalam Kidung Agung. Bapa hendak menggambarkan KASIH-Nya dan kasih sayang-Nya yang istimewa kepada Mempelai-Nya yang Terkasih (kita).

Melalui padang gurun, kita belajar bahwa Bapa sangat menghendaki kita memilih Dia di atas SEGALA hal dan melalui ini kita menjadi “PENGANTIN”-Nya yang sepenuhnya bersatu dalam kesatuan.

Kidung Agung

Kidung Agung, Salomo memaparkan hidupnya gadis Sulam atau gadis Sunem dengan cara yang tersembunyi agar kita dapat menemukan kekasihnya, Sang Gembala. Kidung Agung sendiri tidak memberikan gambaran Salomo yang menjalani kehidupan barunya menurut roh, tapi justru ia hendak mencari bagaimana gadis Sunem itu sampai begitu sangat mengasihi kekasihnya, Sang Gembala. Ia tidak tergoda sedikit pun dengan rayuan dan puisi romantis raja. Juga tidak terpengaruh cintanya kepada kekasihnya, walau pun raja memamerkan segala kekayaan, kemegahan, keagungannya dengan para pengawal yang merupakan para pahlawan yang gagah perkasa dan kereta kerajaan dan terutama hikmat raja yang nyata berasal dari Tuhan.

Kid 3:7   Lihat, itulah joli Salomo, dikelilingi oleh enam puluh pahlawan dari antara pahlawan-pahlawan Israel. 8  Semua membawa pedang, terlatih dalam perang, masing-masing dengan pedang pada pinggang karena kedahsyatan malam. 9  Raja Salomo membuat bagi dirinya suatu tandu dari kayu Libanon. 10  Tiang-tiangnya dibuatnya dari perak, sandarannya dari emas, tempat duduknya berwarna ungu, bagian dalamnya dihiasi dengan kayu arang. Hai puteri-puteri Yerusalem, 11  puteri-puteri Sion, keluarlah dan tengoklah raja Salomo dengan mahkota yang dikenakan kepadanya oleh ibunya pada hari pernikahannya, pada hari kesukaan hatinya.

Dalam perjalanan dari padang gurun kembali ke istananya yang megah, raja hendak membawa gadis Sunem itu masuk kedalam imaginasinya seolah-olah ia sedang berada dalam iring-iringan pengantin. Raja telah mengenakan mahkota yang pernah dikenakan ibunya pada hari pernikahannya terdahulu. Ibunya raja adalah Batsyeba, telah menikahinya dengan Naama, seorang perempuan Amon.

1Raj 14:21  Adapun Rehabeam, anak Salomo, ia memerintah di Yehuda. Rehabeam berumur empat puluh satu tahun pada waktu ia menjadi raja, dan tujuh belas tahun lamanya ia memerintah di Yerusalem, kota yang dipilih TUHAN dari antara segala suku Israel untuk membuat nama-Nya tinggal di sana. Nama ibunya ialah Naama, seorang perempuan Amon.

Pernikahan Pertama Salomo – Kawin Campur

Salomo menikah sebelum dia ditahbiskan menjadi raja Israel, menggantikan raja Daud. Sebab Salomo memerintah sebagai raja selama 40 tahun, sedangkan Rehabeam sudah berumur 41 tahun waktu naik tahta. Jadi 1 atau 2 tahun sebelum Salomo diangkat sebagai raja, ia sudah dinikahkan dengan Naama, ibu Rehabeam, seorang perempuan Amon.  Itulah hari kesukaan hatinya.

1Raj 11:42 Lamanya Salomo memerintah di Yerusalem atas seluruh Israel ialah empat puluh tahun.

Pada umumnya Kidung Agung, dibaca sebagai puisi atau surat cinta antara Salomo dan gadis Sunem. Padahal Kidung Agung adalah kisah cinta segitiga antara raja, gadis Sulam dan Sang Gembala.

Kidung Agung menggambarkan berjalan bersama Tuhan sebagai "Pernikahan Anak Domba", seperti dikatakan oleh Yohanes dalam Kitab Wahyu.

Why 19:9 Lalu ia berkata kepadaku: "Tuliskanlah: Berbahagialah mereka yang diundang ke perjamuan kawin Anak Domba." Katanya lagi kepadaku: "Perkataan ini adalah benar, perkataan-perkataan dari Allah."

Saat kita mulai benar-benar mendalami kata-kata “kasih” Salomo yang merupakan rayuan dan gombalan, juga kata-kata mesra gadis Sunem kepada kekasihnya, serta kata-kata Sang Gembala; maka akan terungkap, sisi praktis Kitab Kidung Agung, dan bagaimana itu memengaruhi kehidupan kita, dan bagaimana kita dapat membangun hubungan pernikahan yang kuat dengan Kristus sebelum Kedatangan-Nya Kembali.

 

Pencobaan Berat

Gadis Sunem itu menemukan pencobaan, rintangan dan binatang buas di padang gurun. Jika potensi risiko dan masalah ini tidak ditangani, hal itu akan sangat mengganggu pertumbuhan rohani kita. Dan bahkan membuat kita gagal dan terhenti perjalanan rohani kita bersama kekasih kita, Sang Gembala. Walau pun tidak sekali pun ayat menyebut kata Tuhan, kita bisa mengetahui bahwa kekasih hatinya si gadis Sunem yang berprofesi sebagai gembala, itulah Kristus Yesus, Tuhan kita.

Pembaca Kidung Agung yang budiman harus dapat membedakan manakah perkataan raja Salomo, perkataan si gadis Sulam (Sunem) dan perkataan Sang Gembala.

Dalam perjalanan baru kita, kita akan membandingkan sikap dan respon kita kepada TUHAN dengan sikap dan respon Sang Mempelai Wanita (gadis Sunem) dan Sang Mempelai Pria (kekasihnya, sang gembala) dalam Kidung Agung, sampai akhirnya terungkaplah tangga rohani yang tersembunyi untuk memasuki hadirat dan Masa Pertunangan-Nya dengan Sang Mempelai Pria kita.

Ia menampilkan diri-Nya bukan hanya sebagai Tuhan, Penebus, Juru Selamat, dan Raja kita, tetapi juga dalam hubungan yang paling intim dan pribadi yang dapat dibayangkan.

Sungguh menakjubkan bahwa Bapa telah memberikan kita panduan petunjuk rohani melalui daya imajinasi yang hampir seperti bertualang dari hutan, gunung dan kota untuk membantu kita dalam percintaan kita yang sedang tumbuh dewasa.

Ia mencari Mempelai Wanita yang disucikan untuk menjadi nilai-nilai kasih antara suami (Sang Mempelai Pria) dan istri (Sang Mempelai Wanita).

Kasih Kristus bagi Mempelai-Nya adalah kekal dan tidak akan pernah pudar, karena Ia telah berjanji bahwa Ia TIDAK AKAN PERNAH meninggalkan atau mengabaikan Mempelai-Nya.

Hos 2:19 (2-18) Aku akan menjadikan engkau isteri-Ku untuk selama-lamanya dan Aku akan menjadikan engkau isteri-Ku dalam keadilan dan kebenaran, dalam kasih setia dan kasih sayang. 20  (2-19) Aku akan menjadikan engkau isteri-Ku dalam kesetiaan, sehingga engkau akan mengenal TUHAN.

Namun, kita tidak boleh lelah menunggu Kedatangan-Nya dan lupa mengisi pelita kita dengan minyak. Kita akan tetap sibuk mempersiapkan pakaian dan pelita pernikahan kita.

Awal Petualangan

Kidung Agung diawali dengan ungkapan kerinduan Sang Mempelai Wanita kepada Sang Mempelai Pria:

Kid 1:2  —  Kiranya ia mencium aku dengan kecupan! Karena cintamu lebih nikmat dari pada anggur, 3  harum bau minyakmu, bagaikan minyak yang tercurah namamu, oleh sebab itu gadis-gadis cinta kepadamu!

Kiranya Tuhan mempersenjatai, melengkapi kita dengan kasih-Nya.  Kasih setia Tuhan itu lebih nikmat daripada karunia-karunia, termasuk karunia hikmat Salomo. Namun harum bau urapan-Mu, karena Roh Kudus-Nya mengurapi kepalaku dengan minyak yang tercurah atas nama-Mu, sebab itu umat-Nya akan makin mencintai Tuhan. Ia melindungi pikiranku dan jiwa yang ada di kepala dari kecemaran pemikiran najis dan jahat. Belzebul adalah pangeran lalat, kenajisan dan hawa nafsu kedagingan.

Itu adalah pernikahan yang penuh dengan kasih karunia yang berdaulat dan tanpa syarat, karena Dia mengasihi Mempelai Perempuan-Nya dengan belas kasihan, kasih dan anugerah yang kekal.

Pernikahan rohani dimulai dengan doa keinginan, dan pernyataan kesediaan Sang Mempelai untuk menanggapi setiap langkah yang mungkin diambil-Nya terhadapnya. Ada kekuatan Bapa yang menarik Mempelai Perempuan-Nya, sehingga ia tertarik kepada Mempelai Pria.

Kid 1:4a Tariklah aku di belakangmu, marilah kita cepat-cepat pergi!

Kekuatan Bapa telah dilepaskan sebelum ia mengutus hamba-hamba-Nya dengan otoritas-Nya.

Yoh 6:44 Tidak ada seorangpun yang dapat datang kepada-Ku, jikalau ia tidak ditarik oleh Bapa yang mengutus Aku, dan ia akan Kubangkitkan pada akhir zaman.

Karena:  Sang raja [Salomo] telah membawa aku ke dalam maligai-maligainya [bilik-bilik kamarnya].

Raja Salomo telah memiliki banyak isteri dan gundik. 

Tetapi:  Kami akan bersorak-sorai dan bergembira karena engkau, kami akan memuji cintamu lebih dari pada anggur! Layaklah mereka cinta kepadamu!

Gadis Sunem dan harusnya semua kekasih Tuhan hidup bersuka cita karena kekasih kita, lebih daripada berkat yang kita dapatkan, meski pun fasilitas yang disediakan adalah fasilitas dari seorang raja Salomo.

" Tariklah aku " berhubungan dengan rasa lapar rohani kita yang harus melampaui segala hal dalam hidup kita. Keinginan jasmani kita tidak dapat memiliki pengaruh dan semuanya harus dilepaskan atau dimatikan.

Kita harus mengkondiskan diri kita, sehingga memungkinkan munculnya motivasi dalam diri kita oleh Dia, dan hanya Dia. Bukan karena berkat-berkat dan perlindungan, pengurapan kesembuhan atau Inilah sifat sejati kita, kerinduan agar Dia saja yang memberi makan dan memuaskan saat kita karunia ilahi lainnya. Kita mempersiapkan diri untuk dibawa ke Kamar-Nya sebagai Pengantin-Nya dan bukan ke kamar raja Salomo.

 

Bagaimana kita mencapainya?

Bapa akan segera mengamankan keselamatan (to secure the safety) Mempelai Wanita-Nya untuk menarik cinta mereka kepada-Nya dengan membebaskan mereka masing-masing dari dosa daging mereka.

Dosa-dosa kita dan kelemahan kita menghalangi kita memasuki ruang pernikahan ini, bahkan hanya sebagai tamu undangan. Yang tidak membuat kita tidak layak, hanya karena tidak mengenakan pakaian pesta.

Mat 22:12 Ia berkata kepadanya: Hai saudara, bagaimana engkau masuk ke mari dengan tidak mengenakan pakaian pesta? Tetapi orang itu diam saja. 13  Lalu kata raja itu kepada hamba-hambanya: Ikatlah kaki dan tangannya dan campakkanlah orang itu ke dalam kegelapan yang paling gelap, di sanalah akan terdapat ratap dan kertak gigi. 14  Sebab banyak yang dipanggil, tetapi sedikit yang dipilih."

Jadi banyak orang percaya, umat Tuhan di dalam Kerajaan-Nya yang ternyata tidak layak, karena tidak mengenakan pakaian pesta. Mereka telah menerima undangan Sang Raja pada pesta perjamuan kawin Anak Domba. Mereka telah merespon dengan baik, tapi tidak hidup dalam kebenaran, tidak hidup dalam kekudusan, tidak mencuci pakaian mereka. Mereka tau cara memanipulasi orang-orang, bahkan di dalam Kerajaan-Nya. Sebenarnya Tuhan hanya membutuhkan kemurnian hati dan ketulusan untuk Dia dapat meluruskan jalan-jalan kita dan mengikuti-Nya ke mana Roh Kudus menuntun.

Setelah mengalami kelahiran baru tidak berarti kita sudah menjalani hidup sebagai Ciptaan Baru. Semua unsur sebagai Ciptaan Baru sudah dipenuhi dan dianugerahkan Tuhan di dalam hidup kita, tapi itu tetap menjadi pilihan kita apakah kita mau melakukannya atau tidak. Tuhan tetap menghormati kehendak bebas kita sebagai manusia merdeka.

Setelah dilahirkan baru tidak berarti kita mengasihi Tuhan, kecuali dengan ketaatan melakukan perintah dan kehendak Tuhan. Awalnya, kita tidak mencintai-Nya sebagaimana yang Dia inginkan, karena kita adalah Mempelai-Nya yang belum siap.

Seharusnya dan sewajarnya atau sepatutnya kita mempersembahkan diri kita kepada Sang Bapa, dan secara aktif mencari Dia dengan menantikan Dia, dengan tenang menghadapkan diri kita di hadapan-Nya sehingga rasa lapar rohani kita dapat tercipta dan diaktifkan di dalam diri kita.

Rm 12:1 Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati.

Mempersembahkan diri bukan hanya dengan ide, kekuatan dan kemampuan kita. Pola penyembahan selalu seperti itu sejak Kain dan Habil melakukan persembahan. Semua yang baik dan benar dan menyenangkan dan berkenan itu hanya bersumber dari kehidupan Tuhan sendiri. Oleh kasih karunia-Nya kita dapat melakukannya dengan akurat.

Biarlah kasih akan Tuhan memenuhi hati kita.

Yes 62:5 Sebab seperti seorang muda belia menjadi suami seorang anak dara, demikianlah Dia yang membangun engkau akan menjadi suamimu, dan seperti girang hatinya seorang mempelai melihat  pengantin perempuan, demikianlah Allahmu akan girang hati atasmu.

Dia yang telah memulainya dalam kasih, biarlah Dia juga mengakhirinya dalam kasih. Kasih yang kekal tidak pernah terputus, tidak pernah berhenti.

Yer 31:3 Dari jauh TUHAN menampakkan diri kepadanya: Aku mengasihi engkau dengan kasih yang kekal, sebab itu Aku melanjutkan kasih setia-Ku kepadamu.

Tuhan Yang Mahatinggi, Bapa Semesta Alam, Raja segala raja, Engkau telah menunjuk Kristus sebagai Mempelai Pria kami.

Why 21:9  Maka datanglah seorang dari ketujuh malaikat yang memegang ketujuh cawan, yang penuh dengan ketujuh malapetaka terakhir itu, lalu ia berkata kepadaku, katanya: "Marilah ke sini, aku akan menunjukkan kepadamu pengantin perempuan, mempelai Anak Domba."

Bapa akan memamerkan pengantin perempuannya, Gereja sebagai mempelai Kristus.

Postingan populer dari blog ini

Upper Room 34 - DR. Jonathan David

  25-01-2022   Anugerah Untuk Memerintah (GRACE TO GOVERN) Pendahuluan – oleh Ps. Cyrus Mat 13:23 Yang ditaburkan di tanah yang baik ialah orang yang mendengar firman itu dan mengerti, dan karena itu ia berbuah, ada yang seratus kali lipat, ada yang enam puluh kali lipat, ada yang tiga puluh kali lipat." Problemnya bukan pada kebutuhan tapi pada tanahnya. Jika tanahnya baik, benih akan tumbuh, sebab ada aliran air, karena ada benih yang cerdas yang telah diprogram (dengan pengertian dan hikmat). Kuasa dan kekuatan serta kasih karunia tersembunyi di dalam FT (logos) itu.   Tanah hanya memerlukan kondisi, tidak memerlukan edukasi oleh karena digerakkan oleh sesuatu (Firman dan Roh Kudus) dari dalam yang dipanggil terang Tuhan dan pribadi Tuhan sendiri (Yoh 1:1).   Mengapa tidak kita menerima firman-Nya dan perkataan-Nya dari pribadi Tuhan (YHWH) sendiri. Banyak orang yang suka mendengarkan khotbah yang baik, tapi Kerajaan Allah dan pemerintahan-Nya tidak tertam...

KEHIDUPAN ZOE Kehidupan Yang Berkelimpahan

Kehidupan Berkualitas Yang Yesus Berikan Yoh 10:10 Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup,    dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. gbr: opernarmautralia.org Yesus datang supaya kita akan memiliki kehidupan yang melampaui arus seluruh aspek kehidupan, lebih dari cukup, mencapai setiap bagian dari roh manusia kita, setiap bagian dari alam jiwa kita, pikiran, kehendak dan emosi, mencapai setiap bagian dari tubuh fisik kita, mencapai setiap bagian dari keuangan kita, hubungan dan semua yang berkaitan dengan kehidupan duniawi dan kehidupan spiritual kita. Dalam bahasa Yunani,   ada tiga kata yang berbeda -bios, psuche, dan zoe- diterjemahkan sebagai "hidup", dan masing-masing memiliki arti yang berbeda. Bios – adalah kehidupan biologis kita. Semua makhluk hidup memiliki bios. Bioskop artinya gambar hidup. Biologi ilmu yang mempelajari tentang makhluk hidup. Psuche adal...

Kepenuhan Kristus

SATE 17 October 2020     Bacalah terlebih dahulu : I Petrus 2:21, Efesus 1:23, Efesus 4:11-13 Dalam kehidupan Yesus sebagai manusia, Ia telah menjadi teladan. Dan Alkitab pun menuliskan bahwa kita harus hidup dalam kepenuhan Kristus, namun yang sering menjadi persoalan adalah kita tidak pernah melihat Yesus hidup sebagai manusia. Itu sebabnya dalam kedaulatanNya, Tuhan telah memilih orang-orang tertentu yang dapat Ia munculkan sebagai bapa rohani agar menjadi model yang terlihat dan kita pun makin bisa mengerti bagaimana mengalami kepenuhan Kristus melalui bapa rohani yang ada. Tapi ada hal yang harus kita ketahui mengenai konsep bapa rohani ini, bahwa tidak semua orang yang mengajarkan Firman Tuhan dapat disebut sebagai bapa rohani. Karena seseorang yang Tuhan munculkan menjadi bapa rohani, sudah pasti memiliki kualitas tertentu dalam hidupnya dan tentunya telah melalui berbagai proses Tuhan. Sehingga di dalam kedaulatan Tuhan, sang bapa rohani bisa dikenali oleh anak-an...

GUNUNG RUMAH TUHAN ALLAH YAKUB

SESI 7 – TLC 2017 – Ps. Djonny Tambunan  – 23-26 Des 2017 I. SEMUA DIMULAI DARI RUMAH TUHAN Mikha 4 gbr:youtube.com Akan terjadi pada hari-hari yang terakhir: gunung rumah TUHAN akan berdiri tegak mengatasi gunung-gunung dan menjulang tinggi di atas bukit-bukit; bangsa-bangsa akan berduyun-duyun ke sana ,  Mic 4:1 dan banyak suku bangsa akan pergi serta berkata: "Mari, kita naik ke gunung TUHAN, ke rumah Allah Yakub, supaya Ia mengajar kita tentang jalan-jalan-Nya dan supaya kita berjalan menempuhnya; sebab dari Sion akan keluar pengajaran, dan firman TUHAN dari Yerusalem."  Mic 4:2 <<<< PEKERJAAN DAHSYAT OLEH ROH KUDUS DIMULAI DARI RUMAH TUHAN >>>> SION = sunny = bright = cerah. Ketika SION dimunculkan kita tidak lagi memerlukan matahari natural. Semua kehidupan akan diterangi baik pada waktu malam mau pun pada waktu siang. Yang akan meneranginya adalah Sion. Yes 2:1 Yesaya menjelaskan lagi siapa yang dimaksu...

Dimensi Tuhan

Ukuran-ukuran Tuhan by ps. Djonny Tambunan 17-Jan-2016 Ukuran-ukuran Tuhan itu tidak pernah bisa ditawar. ukuranNya pasti. Apa pun kondisi kita, Dia tidak pernah mengubahnya. Kita pun mencari yang pasti. Jangan berjalan menurut ukuran kita, semau kita. Tanpa mencapai ukuran Tuhan kita tidak akan berkenan di hadapan Tuhan. Wahyu 11 (Rev 11:1)   Kemudian diberikanlah kepadaku sebatang buluh, seperti tongkat pengukur rupanya, dengan kata-kata yang berikut: "Bangunlah dan ukurlah Bait Suci Allah dan mezbah dan mereka yang beribadah di dalamnya. Ada 3 hal yang selalu diukur oleh Tuhan, yaitu hal-hal yang rohani. Dia mengukur aspek-aspek rohani, bukan seberapa tinggi pendidikanmu, bukan seberapa banyak hartamu. Dia memiliki standar untuk diri kita yang harus bisa capai. Targetnya bukan supaya kita sama seperti Dia bisa menciptakan langit dan bumi yang baru. Bukan itu. Setiap orang yang tidak mencapai ukuran Tuhan, akan kehilangan perkenananNya. Sangat penting buat kita u...

Fokus kepada Dia yang sedang berkata-kata

SATE 21 October 2020 – **   Bacalah terlebih dahulu: Efesus 4:23-24, Yohanes 4:21-23 Dalam ayat ini, Paulus menasihatkan anggota-anggota jemaat, supaya mereka jangan hidup (= mêketi peripatein) lagi sama seperti orangorang kafir (yang tidak mengenal Allah). Tuhan mau adanya perubahan dari manusia lama menuju manusia baru. Yang awalnya hidup di bawah belenggu manusia lama menuju kepada kemerdekaan yang dibentuk di dalam format manusia baru dan dicipta menurut kehendak Allah dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya. Tetapi antara kondisi manusia lama menuju manusia baru dibutuhkan proses pembaharuan yang terus-menerus. Roh yang dulunya mati, terbelenggu dosa dan tidak dapat bersekutu dengan Allah yang adalah Roh, kini dimerdekakan. Sehingga ketika kita berdoa dan memuji Tuhan, maka pujian terhadap Allah tersebut keluar dari roh yang sungguh-sungguh sudah diperbaharui menuju Roh yang sejati, yaitu Allah. Ini yang dikatakan oleh Yesus ketika Ia bertemu dengan perempuan Samaria. ...

Perpuluhan Dan Keimamatan Melkisedek

 Mari kita bahas dan renungkan bersama-sama bagian Firman Tuhan ini: Ayat-ayat Kunci: Kejadian 14:17 Setelah Abram kembali dari mengalahkan Kedorlaomer dan para raja yang bersama-sama dengan dia, maka keluarlah raja Sodom menyongsong dia ke lembah Syawe, yakni Lembah Raja. 18 Melkisedek, raja Salem, membawa roti dan anggur; ia seorang imam Allah Yang Mahatinggi. 19 Lalu ia memberkati Abram, katanya: "Diberkatilah kiranya Abram oleh Allah Yang Mahatinggi, (diberkatilah kiranya Abramnya Allah Yang Mahatinggi) Pencipta (PEMILIK = Yang EMPUNYA) langit dan bumi, 20 dan terpujilah Allah Yang Mahatinggi, yang telah menyerahkan musuhmu ke tanganmu." Lalu Abram memberikan kepadanya sepersepuluh dari semuanya. 21 Berkatalah raja Sodom itu kepada Abram: "Berikanlah kepadaku orang-orang itu, dan ambillah untukmu harta benda itu." 22 Tetapi kata Abram kepada raja negeri Sodom itu: "Aku bersumpah demi TUHAN, Allah Yang Mahatinggi, Pencipta (Yang EMPUNYA) ...

Membangun Sion Membentuk Ulang Kota - oleh Dr. Jonathan David

Ringkasan Khotbah: "Membangun Sion Membentuk Ulang Kota"  16082022  the Upper Room Kembalilah, hai anak-anak yang murtad, demikianlah firman TUHAN, karena Aku telah menjadi tuan atas kamu! Aku akan mengambil kamu, seorang dari setiap kota dan dua orang dari setiap keluarga, dan akan membawa kamu ke Sion.  Yeremia 3:14   Khotbah ini membahas visi tentang pembangunan kembali Sion sebagai inti dari pemulihan kota dan kehidupan umat Tuhan. Dr. Jonathan David menguraikan bagaimana Tuhan sedang bergerak secara aktif untuk membangun Sion, yang bukan hanya sekadar tempat, melainkan juga sebuah dimensi rohani di mana kehadiran, kuasa, dan otoritas Allah termanifestasi. Khotbah dimulai dengan penekanan pada pentingnya mendengar suara Tuhan dan mengasihi kebenaran-Nya. Dr. Jonathan David menyatakan bahwa tanpa kedua hal ini, akan ada kekacauan. Ia juga menekankan tentang karunia-karunia Roh Kudus yang diperlukan, seperti pewahyuan, pengertian, dan hikmat  untuk dapat menge...

Apa Maksudnya dengan CIPTAAN BARU DALAM KRISTUS?

Kor 5:17        Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang. Ayat di atas menyatakan bahwa kita adalah ciptaan baru di dalam Kristus. Tapi benarkah demikian?   Dan yang lama sudah berlalu? Sebab kata ‘sesungguhnya’ menunjukkan kita belum bisa melihat yang baru itu. Mari kita telaah. Ef 4:24            dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya. MANUSIA BARU kita telah   diciptakan menurut kehendak Allah SECARA SEMPURNA di dalam KEBENARAN DAN KEKUDUSAN YANG SESUNGGUHNYA yaitu DI DALAM KRITUS YESUS.   KEBENARAN DAN KEKUDUSAN INI TELAH TERUJI yaitu Yesus sendiri yang dalam rupa-Nya sebagai manusia – TELAH TERBUKTI SUDAH MENGALAHKAN DOSA DAN MAUT. Ef 2:10        ...

The House of Shem (Kemah-kemah Sem)

Dari sejarah yang disebutkan di Alkitab, inilah gineologi dari Adam ke Yusuf. Kelihatannya peta ini disusun dari Kej 5:1-32 dan dilanjutka ke Kej 11:10-26 seperti yang Musa tuliskan.  PRA AIR BAH Dari "peta" gineologi ini dapat dengan mudah kita melihat karya Tuhan yang luarbiasa. Semua generasi terhubung dengan orang-orang strategis Tuhan secara luarbiasa. Kita melihat hubungan 3 generasi: Henokh, Metusalah dan Lamekh. Juga hubungan 3 generasi berikutnya antara: Metusalah, Lamekh dan Nuh. Disusul dengan hubungan antara 3 generasi: Lamekh, Nuh dan Sem.  Ini seperti pola yang Allah sediakan untuk menjaga kesinambungan warisan rohani yang kekal (legacy). Pola 3 generasi dalam satu kemah ini menjamin warisan menjadi pusaka - inheritance to heritage legacy. Bahkan Sem juga terhubung dengan Metusalah, anak dari Henokh. Maka, tidak heran Sem menjadi sangat luarbiasa.  Warisan menggambarkan aset yang diwariskan orangtua kepada anak laki-lakinya, sedangkan pusaka mengacu pada anu...