Langsung ke konten utama

BAGAIMANA HARUS HIDUP AKURAT

BAGAIMANA HARUS HIDUP AKURAT DALAM PATRON TUHAN

Ketidakakuratan akan ada korban seperti Uza. Sebaliknya dampak ketaatan kita kepada Tuhan akan lahir bangsa Tuhan.



Wahyu 11:1
Kemudian diberikanlah kepadaku sebatang buluh, seperti tongkat pengukur rupanya, dengan kata-kata yang berikut: "Bangunlah dan ukurlah Bait Suci Allah dan mezbah dan mereka yang beribadah di dalamnya.

Ada 3 hal yang diukur:
  1. Bait suci
  2. Mezbah
  3. Orang yang beribadah di dalamnya.

Bait Suci masih terus ada pada Wah 21-22, walau pun iblis telah dihukum Tuhan.
Bait Suci menggambarkan kehidupan rohani kita dan hubungan kita dengan Tuhan. Ukuran hidup kita harus sama dengan ukuran Tuhan. Ukuran hidup kita harus tepat, akurat dan presisi seperti yang dikehendaki Tuhan.  Ketika Musa diperintahkan Tuhan membangun tabernakel itu ukurannya harus akurat, detil, tidak boleh meleset. Bahkan bahan-bahan dari tabernakel itu: warnanya, kain, benangnya, bahannya dari kulit lumba-lumba dan sebagainya. Semua bentuk, ukuran dan warna harus sesuai dengan ketetapan Tuhan. Jika kita ingin menjadi Bait Suci kita harus membangun hidup kita dengan ukurannya dan seleranya Tuhan, bukan dengan selera, ukuran, keinginan sendiri.

Daud memiliki kerinduan memindahkan Tabut Allah ke Yerusalem, karena Tabut belum ada di Bait Suci. Tabut yang berisi 10 hukum dalam 2 tablet. Tabut Allah telah dirampas musuh dan diletakkan di kuil Dagon.  Tapi apa yang terjadi, patung-patung mereka yang tinggi besar itu jatuh hancur berantakan. Daud kemudian ingin membawa kembali tabut ke Yerusalem, kota Daud, tapi caranya tidak tepat. Dia taruh tabut dalam sebuah gerobak. Dan di tarik lembu. Tapi ini cara yang salah. Ini cara yang biasa dilakukan oleh orang Filistin. Niat baik tidak cukup. Caranya harus benar. Dia pakai cara Filistin, karena dia pernah tinggal lama di Gat, wilayah orang Filistin, tempat kelahiran Goliath. Gat adalah pusat militer orang Filistin. Daud lari dari kejaran Saul ke Gat. Jadi Daud telah terkontaminasi, dia memakai cara orang Filistin.
 
1 Sam 6:7 Oleh sebab itu ambillah dan siapkanlah sebuah kereta baru dengan dua ekor lembu yang menyusui, yang belum pernah kena kuk, pasanglah kedua lembu itu pada kereta, tetapi bawalah anak-anaknya kembali ke rumah, supaya jangan mengikutinya lagi.

Apa yang terjadi ketika tabut dipindahkan dengan cara orang Filistin?

Tabut itu hampir terjatuh dari kereta.

2 Sam 6 2:-7
Uza mati, karena tangannya diulurkan kepada tabut Allah itu untuk menahan tabut Allah itu tergelincir.  Tidak boleh seorang pun memegang tabut kecuai imam besar. Niatnya baik, tapi melanggar hukum Tuhan.  

Ada hukum-hukum Tuhan, ketetapan Tuhan, patron Tuhan; walau pun niat saudara baik, tapi tanpa kompromi Tuhan membunuh Uza karena melanggar hukum Tuhan. Kita tidak bisa menurunkan standar Tuhan.

2 Sam 6:10-12

2Sa 6:10  Sebab itu Daud tidak mau memindahkan tabut TUHAN itu ke tempatnya, ke kota Daud, tetapi Daud menyimpang dan membawanya ke rumah Obed-Edom, orang Gat itu.

2Sa 6:11  Tiga bulan lamanya tabut Tuhan itu tinggal di rumah Obed-Edom, orang Gat itu, dan TUHAN memberkati Obed-Edom dan seisi rumahnya.

2Sa 6:12  Diberitahukanlah kepada raja Daud, demikian: "TUHAN memberkati seisi rumah Obed-Edom dan segala yang ada padanya oleh karena tabut Allah itu." Lalu Daud pergi mengangkut tabut Allah itu dari rumah Obed-Edom ke kota Daud dengan sukacita.


Daud tidak jadi membawa tabut itu ke Kota Daud, tapi dipindahkan ke rumah Obed-Edom, orang Gat. Selama 3 bulan tabut itu di simpan di rumah Obed-Edom, dan Tuhan memberkati Obed-Edom dan seisi rumahnya. Ketika tabut itu ada di rumah Obed-Edom, mereka diberkati, padahal Edom itu sudah terkutuk.

Bagaimana cara memindahkan tabut itu tanpa menyentuhnya? Walau pun motivasinya baik, mereka harus menggunakan cara Tuhan. Hukum tetap hukum yang harus ditaati dengan akurat. Mereka diajar untuk akurat.
 
Kita harus hidup akurat sehingga bisa menjadi model buat gereja-gereja di luar sana.
Banyak yang beranggapan persepuluhan itu menurut hukum Taurat. Yang pertama memberikan perpuluhan adalah Abram. Yang menerima hukum Taurat adalah Musa.

Perpuluhan pertama itu wajib menurut hukum dan ketetapan Tuhan. Perpuluhan kedua itu merupakan persembahan khusus, persembahan korban untuk tujuan Tuhan. Persembahan itu ucapan syukur.  

Jadi bagaimana tabut itu harus dipindahkan? Harus akurat. Caranya harus akurat.
Tuhan tidak memberikan waktu kepada Uza. Tuhan langsung membunuhnya.

Mal 3:10
Bawalah seluruh persembahan persepuluhan itu ke dalam rumah perbendaharaan, supaya ada persediaan makanan di rumah-Ku dan ujilah Aku, firman TUHAN semesta alam, apakah Aku tidak membukakan bagimu tingkap-tingkap langit dan mencurahkan berkat kepadamu sampai berkelimpahan.

Perpuluhan pertama adalah milik Tuhan, yang wajib dikembalikan, supaya ada persediaan makanan, terselenggaranya firman Tuhan di rumah Tuhan.

Perpuluhan kedua untuk store house Tuhan, rumah Tuhan, bukan untuk store house gereja. Dalam hal ini kita harus akurat.

Ketidakakuratan akan ada korban seperti Uza. Sebaliknya dampak ketaatan kita kepada Tuhan akan lahir bangsa Tuhan.

Korban mungkin tidak berarti mati secara fisik, tapi mati dari rencana Tuhan. Mati dari kehendak Tuhan. Mati dari ketetapan Tuhan, mati dari takdir / destiny Tuhan.

Uza menjadi korban karena ketidakakuratan Daud.

Perpuluhan kedua yang telah dikumpulkan saudara-saudara telah mencapai bangsa-bangsa melalui papa JD. Papa Djonny tidak melihat jumlah, tapi melihat keakuratan.

Lupakan Indonesia baru kalo gereja tidak akurat menurut hukum-hukum Tuhan.

Kej 26:1-4
Gen 26:1  Maka timbullah kelaparan di negeri itu. --Ini bukan kelaparan yang pertama, yang telah terjadi dalam zaman Abraham. Sebab itu Ishak pergi ke Gerar, kepada Abimelekh, raja orang Filistin.

Gen 26:2  Lalu TUHAN menampakkan diri kepadanya serta berfirman: "Janganlah pergi ke Mesir, diamlah di negeri yang akan Kukatakan kepadamu.

Gen 26:3  Tinggallah di negeri ini sebagai orang asing, maka Aku akan menyertai engkau dan memberkati engkau, sebab kepadamulah dan kepada keturunanmu akan Kuberikan seluruh negeri ini, dan Aku akan menepati sumpah yang telah Kuikrarkan kepada Abraham, ayahmu.

Gen 26:4  Aku akan membuat banyak keturunanmu seperti bintang di langit; Aku akan memberikan kepada keturunanmu seluruh negeri ini, dan oleh keturunanmu semua bangsa di bumi akan mendapat berkat,

Tuhan melarang Ishak pergi ke Mesir, tapi diam di negeri Filistin di Gerar sebagai orang asing. Lalu Tuhan mengingatkan kembali ikrar sumpahNya kepada Abraham.

Itu karena Abraham telah 1)mendengar suara Tuhan, 2) memelihara kewajibannya 3) menurut segala perintah, 4)ketetapan dan 5)hukum Tuhan. Ada 5 hal Abraham hidup secara akurat, sehingga sumpah Tuhan dan ikrar Tuhan terjadi pada generasi berikutnya.

Sebuah bangsa harus ada hukum. Identitas dan jatidiri bangsa itu tergantung dari hukum yang ditegakkan.

Kej 14:20
dan terpujilah Allah Yang Mahatinggi, yang telah menyerahkan musuhmu ke tanganmu." Lalu Abram memberikan kepadanya sepersepuluh dari semuanya.

Abram pertamakali dicatat dalam Alkitab memberikan persepuluhan kepada Imam Besar Melkisedek. Kita melakukan storehouse supaya tujuan Tuhan terjadi pada hidup kita. Persepuluhan dasarnya hukum. Hukum itu dasarnya bukan suka atau tidak suka. Tapi suka atau tidak harus ikut.

Mal 3:8-10
Mal 3:8  Bolehkah manusia menipu Allah? Namun kamu menipu (NKJV robbed = merampoki) Aku. Tetapi kamu berkata: "Dengan cara bagaimanakah kami menipu Engkau?" Mengenai persembahan persepuluhan dan persembahan khusus!

Mal 3:9  Kamu telah kena kutuk, tetapi kamu masih menipu Aku, ya kamu seluruh bangsa!

Mal 3:10  Bawalah seluruh persembahan persepuluhan itu ke dalam rumah perbendaharaan, supaya ada persediaan makanan di rumah-Ku dan ujilah Aku, firman TUHAN semesta alam, apakah Aku tidak membukakan bagimu tingkap-tingkap langit dan mencurahkan berkat kepadamu sampai berkelimpahan.

Ay9. Kutuk pertama di Taman Eden. Ular dikutuk. Tanah dikutuk. Berkaitan dengan penghidupan.
Ay8. Menipu = rob = merampok Tuhan.
Ay10. Persembahan persepuluhan = tithes = jamak
1) Persembahan perpuluhan 2) persembahan khusus
Tingkap langit terbuka. 

Korban Saul Yang Melanggar Hukum Tuhan

1 Sam 13:1-13 Hanya imam yang berhak mempersembahkan korban.
Ay8-9. Saul tidak taat, hidup tidak akurat terhadap hukum-hukum Tuhan. Ia melakukan korban bakaran, karena rakyat mulai meninggalkan dia, sebab ketakutan terhadap keadaan, pasukan Filistin begitu besar jumlahnya dan rakyat mulai berserak-serak sebab takut dan gemetar.

Kata Samuel, Saul telah melakukan perbuatan bodoh, karena sedianya Tuhan akan mengokohkan kerajaannya. Akhirnya Saul mati, demikian juga Yonatan anaknya. Tinggal Mefiboset, tapi timpang. Ketidakakuratan menuntut korban. Generasi berikutnya tidak bisa menjalankan perintah dan tujuan Tuhan.

Kesalahan Saul Berikutnya

1 Sam 15:1-23 Saul tidak taat pada perintah Tuhan. Tuhan berkata: Saul tidak taat, berbalik dari Tuhan dan tidak melaksanakan firman Tuhan. Kalo kita tidak akurat, melaksanakan perintah Tuhan hanya sebagian, maka kita sama sekali tidak melakukan perintah Tuhan. Saul berdalih-dalih dengan menyalahkan rakyatnya. Tuhan menolak Saul.

Jangan kompromi, hanya melakukan sebagian ketaatan. Ketaatan sebagian itu bukan ketaatan, tapi pemberontakan.

Kontradiksi Saul Dengan Daud

Kis 13:22
Setelah Saul disingkirkan, Allah mengangkat Daud menjadi raja mereka. Tentang Daud Allah telah menyatakan: Aku telah mendapat Daud bin Isai, seorang yang berkenan di hati-Ku dan yang melakukan segala kehendak-Ku.

Dosa Daud dengan mengambil istri Uria dengan cara licik lebih besar dari Saul.
Kesalahan Saul didasarkan kepada : ketidakakuratan dan tidak sabar.   Tapi Saul tidak pernah menyesal, tidak bertobat, selalu berdalih-dalih, dan menyalahkan rakyat.
Tapi Daud punya hati yang hancur ketika ditegur nabi Natan. Daud tidak berdalih, tidak bela diri, tapi menyesal dengan hancur hati.

Miliki hati yang lembut, yang mau bertobat, mana yang tidak benar, tidak akurat, kembali kepada jalan Tuhan dan hukum-hukum Tuhan.

Maz 119 Daud diselaraskan hidupnya dengan hukum-hukum Tuhan dan peringatan-peringatan Tuhan.


Sermon notes ps.Yappy 11-Juni-2017


Postingan populer dari blog ini

KEHIDUPAN ZOE Kehidupan Yang Berkelimpahan

Kehidupan Berkualitas Yang Yesus Berikan Yoh 10:10 Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup,    dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. gbr: opernarmautralia.org Yesus datang supaya kita akan memiliki kehidupan yang melampaui arus seluruh aspek kehidupan, lebih dari cukup, mencapai setiap bagian dari roh manusia kita, setiap bagian dari alam jiwa kita, pikiran, kehendak dan emosi, mencapai setiap bagian dari tubuh fisik kita, mencapai setiap bagian dari keuangan kita, hubungan dan semua yang berkaitan dengan kehidupan duniawi dan kehidupan spiritual kita. Dalam bahasa Yunani,   ada tiga kata yang berbeda -bios, psuche, dan zoe- diterjemahkan sebagai "hidup", dan masing-masing memiliki arti yang berbeda. Bios – adalah kehidupan biologis kita. Semua makhluk hidup memiliki bios. Bioskop artinya gambar hidup. Biologi ilmu yang mempelajari tentang makhluk hidup. Psuche adal...

Kondisi Manusia Pada Zaman Nuh (MKS #12)

Sesi 12 Manusia Kerajaan Sorga ini membahas interpretasi alkitabiah mengenai kemerosotan spiritual umat manusia dari keturunan Set, yang awalnya merupakan pengharapan Tuhan , menjadi fokus pada keinginan kedagingan . Kita mengulas Kitab Kejadian pasal 4 dan 6, membandingkan keturunan Kain yang membangun peradaban tanpa Tuhan dengan keturunan Set, yang disebut anak-anak Allah . Kemunduran ini ditandai dengan anak-anak Allah yang tertarik pada kecantikan lahiriah anak-anak perempuan manusia , yang dianggap sebagai representasi daya tarik daging yang dibangun oleh keturunan Kain. Kejahatan yang meluas dan berkesinambungan ini, di mana Roh Tuhan tidak lagi berguna , memilukan hati Tuhan dan mendorong-Nya untuk memusnahkan segala makhluk hidup melalui air bah, kecuali Nuh dan keluarganya karena Nuh seorang diri didapati benar dan bergaul dengan Allah . Catatan Lengkap Mengenai Kondisi Manusia, Penilaian Allah mengenai keturunan Set, kemunduran rohani manusia, penyesalan Tuhan, dan peng...

Apa Maksudnya dengan CIPTAAN BARU DALAM KRISTUS?

Kor 5:17        Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang. Ayat di atas menyatakan bahwa kita adalah ciptaan baru di dalam Kristus. Tapi benarkah demikian?   Dan yang lama sudah berlalu? Sebab kata ‘sesungguhnya’ menunjukkan kita belum bisa melihat yang baru itu. Mari kita telaah. Ef 4:24            dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya. MANUSIA BARU kita telah   diciptakan menurut kehendak Allah SECARA SEMPURNA di dalam KEBENARAN DAN KEKUDUSAN YANG SESUNGGUHNYA yaitu DI DALAM KRITUS YESUS.   KEBENARAN DAN KEKUDUSAN INI TELAH TERUJI yaitu Yesus sendiri yang dalam rupa-Nya sebagai manusia – TELAH TERBUKTI SUDAH MENGALAHKAN DOSA DAN MAUT. Ef 2:10        ...

Tubuhmu Adalah Bait Roh Kudus

1 Korintus 3:16 (TB)  Tidak tahukah kamu, bahwa kamu adalah bait Allah dan bahwa Roh Allah diam di dalam kamu?  Video berjudul "You’ve Heard ‘You Are the Temple of God’ – But This Is What It Really Means" dari saluran Beyond the Veil menjelaskan bahwa konsep tubuh manusia sebagai "Bait Allah" bukan sekadar metafora, melainkan sebuah kebenaran arsitektural, anatomis, dan spiritual yang mendalam. Berikut adalah poin-punen utama yang dijelaskan dalam video tersebut: Paralel Struktur Bait Suci dengan Manusia : Video ini membedah bagaimana tiga bagian utama Bait Suci Sulaiman mencerminkan struktur diri manusia: [ 12:16 ] Pelataran Luar (Tubuh) : Mewakili aspek fisik, tindakan, dan interaksi dengan dunia luar. Sama seperti mezbah di pelataran, tubuh adalah tempat disiplin dan pengabdian fisik dimulai. [ 12:56 ] Tempat Kudus (Jiwa/Pikiran) : Mewakili dunia batin, pikiran, dan emosi. Di sini terdapat kandil (kesadaran), roti pertunjukan (nutrisi batin/hikmat), dan mezbah ...

Lahir Baru Titik Awal Perjalanan Rohani Kita

  SATE 28 September 2020 – **   Bacalah terlebih dahulu : Yohanes 3:1-15 Cara Allah bekerja untuk memperbaharui manusia adalah melalui Lahir baru. Ini merupakan pijakan / tindakan awal Allah dalam diri manusia untuk melakukan pembaharuan, Ini merupakan kepastian atau keyakinan agar manusia dapat mengerjakan rencana Allah semasa hidup manusia. Ini juga merupakan langkah manusia untuk menerima kehidupan Tuhan sehingga Allah mulai bekerja dalam hidup manusia. Manusia harus mengalami dua kali kelahiran! Yaitu roh dan daging, daging pada saat manusia keluar dari kandungan ibu, tetapi itu belum cukup. Manusia harus lahir lagi dari roh, yaitu dari proses lahir baru. Artinya manusia bisa mengoperasikan dua kehidupan, setelah proses ini berarti roh mempunyai kekuatan untuk dapat menarik turun SEMUA kehidupan Allah.   *#1. Apakah yang harus dilakukan setelah kalian mengalami lahir baru?*   Kita harus terus terbuka di hadapan Allah, bersedia untuk dikoreksi, diselaraskan hidup ...

Rumah Rohani

POLA   RUMAH   ROHANI Ps. Ir. Djonny Tambunan Sekaranglah waktunya, apa yang pernah saudara terima perkataan Tuhan itu, janji Tuhan, nubuatan itu, maka kita akan menerimanya, kita akan menikmatinya dan kita akan menggenapinya. Jangan lihat ke belakang. Tuhan berkata: Apa yang Ku firmankan akan Ku genapi segera dengan sempurna. Kapan kita siap? Selama kita tidak siap tidak akan tergenapi. Kalo kita mengambil sikap seperti binatang-binatang yang masuk ke dalam bahterah Nuh, maka kita akan masuk. Nuh hanya menyediakan satu jenis makanan bagi semua binatang. Semua orang yang mengambil sikap seperti Ishak itulah yang akan menerima warisan.   Harta yang berharga tidak diberikan kepada mereka yang bersikap seperti anjing dan babi. Apa yang membuat kita masuk atau tidak adalah keputusan kita sendiri, sikap kita sendiri. Jangan minta waktu, karena waktu tidak bisa mengubah saudara , tapi apa merubah kita adalah keputusan kita. Lupakan yang di belakangmu, apakah...

PERLUNYA TERUS MENGALAMI UPGRADE DAN UPDATE

PAULUS DI YERUSALEM KPR 21:15-26 Hukum Taurat, sunat dan keimamatan Lewi/Harun telah menjadi budaya dan adat-istiadat yang melekat pada orang Israel ribuan tahun lamanya. Tanpa mereka dan kita mengalami upgrade dan update dengan memperbarui pikiran dan akal-budi, sulit untuk melepaskan kebiasaan dan adat-istiadat tersebut.

Pemahaman Konsep "Ikat Janji" dan "Perjanjian" untuk Menerima warisan dan Berkat

  Birth of Isaac: gospelimages.com Ayat Renungan: Ulangan 8:17-18: Kekayaan dan kemampuan yang kita miliki berasal dari Allah. Tujuan Allah memberikan kekuatan untuk mendapatkan kekayaan adalah untuk menggenapi "ikat janji"-Nya dengan Abraham, bukan karena kemampuan kita sendiri.   1 Tawarikh 16:15: Ikat janji Allah bersifat kekal dan berlaku "sampai seribu angkatan", yang dalam pemahaman Ibrani berarti tidak terbatas atau tak terhingga. Ini menegaskan bahwa "ikat janji" bukan sesuatu yang kadaluarsa atau dibatasi waktu.   Galatia 3:7, 9, 14, 29: Orang yang hidup oleh iman adalah anak-anak Abraham. Berkat Abraham dapat diterima oleh bangsa-bangsa lain melalui Yesus Kristus. Orang yang menjadi milik Kristus adalah keturunan Abraham dan berhak menerima janji Allah.   Ada perbedaan antara "ikat janji" (secara korporat) dan "perjanjian" (janji secara individu). Allah lah yang berinisiatif mengadakan ikat-janji. Sebelum iman ...

Hukum Allah yang Tak Tertulis dan Kekekalan Zoe (MKS#11)

Khotbah berfokus pada analisis mendalam tentang kisah Kain dan Habel dari Kitab Kejadian, menekankan pentingnya hikmat Allah dan perkenanan-Nya atas persembahan. Pembicara menggunakan kisah tersebut untuk menjelaskan bahwa persembahan Habel diterima karena iman dan sesuai dengan hukum Tuhan, yang disiratkan sebelum Taurat tertulis. Lebih lanjut, dibahas bagaimana Kain berasal dari si jahat dan bagaimana usahanya untuk menghentikan rencana ilahi gagal, yang kemudian diganti dengan kelahiran Set. Akhirnya, ditutup dengan peringatan untuk tidak mengandalkan pemahaman sendiri tetapi pada hikmat Allah, sambil mengaitkan narasi kuno ini dengan tantangan kehidupan modern dan sudut pandang Iblis mengenai akhir zaman. Catatan ini disusun berdasarkan ulasan dan pengajaran, khususnya mengenai kisah Kain dan Habel, hukum Allah, strategi Iblis, dan konsep hidup ilahi ( Zoe ). I. Kelanjutan Pengajaran dan Doa Awal Pengajaran ini melanjutkan pembahasan sesi sebelumnya mengenai sudut pandang ibl...

BAGAIMANA KITA BISA MASUK DALAM ALAM KEMUSTAHILAN

BAGAIMANA KITA BISA MASUK DALAM ALAM KEMUSTAHILAN  Bagian 1 Ps. Ir.  Yappy Widjaya 16Feb14 LUK AS 1:36-38 (Luk 1:36)   Dan sesungguhnya, Elisabet, sanakmu itu, iapun sedang mengandung seorang anak laki-laki pada hari tuanya dan inilah bulan yang keenam bagi dia, yang disebut mandul itu. (Luk 1:37)   Sebab bagi Allah tidak ada yang mustahil." (Luk 1:38)   Kata Maria: "Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu." Lalu malaikat itu meninggalkan dia. Hal yang tidak mungkin adalah dimensinya Tuhan. Bagi Allah tidak ada yang mustahil. Semua agama mempercayai hal itu. Ketika Abraham sudah berusia 99 tahun Allah berbicara, tahun depan Sara akan melahirkan seorang anak laki-laki. Sara tertawa. Tapi Allah berkata tidak ada yang mustahil bagi Tuhan. Markus 9:21 (Mar 9:21)   Lalu Yesus bertanya kepada ayah anak itu: "Sudah berapa lama ia mengalami ini?" Jawabnya: "Sejak masa kecilnya. (Mar 9:22)...