Langsung ke konten utama

YUSUF ARITMATEA MENJADI GENERASI PENGGENAP

gambar: myeastercandy.blogspot.co.id
Ada orang-orang yang Tuhan sudah siapkan dan tetapkan untuk menjadi pelaksana dari firman-Nya. Di saat saat kritis dan penting banyak orang terkejut,  tidak menyangka, ada orang-orang yang bisa melakukan hal-hal yang kristis.
Nama Yusuf dari Arimatea baru muncul di saat-saat kematian Yesus. Dia bukan termasuk 12 murid Yesus. Tidak juga termasuk 70 murid Yesus atau 500 murid Yesus yang lainnya. Yusuf Arimatea tiba-tiba muncul di saat yang kritis sekali.  Ketika tidak ada seorang pun yang tidak punya akses kepada Pontius Pilatus, ternyata muncul Yusuf dari Arimatea. Ketika itu murid-murid Yesus yang sudah mengikuti Dia tiga setengah tahun lamanya semua lari meninggalkan Yesus dan tercerai-berai. Jadi siapa yang akan menguburkan mayat Yesus dengan layak? Siapa yang bisa menggenapkan firman perkataan Tuhan?  
Membuat kita terkejut; kapan Tuhan menyiapkannya?  Alkitab hanya menyebut dia adalah seseorang yang berasal dari Arimatea. Arimatea adalah kota kecil. Dia bukan dari kalangan terpandang awalnya. Tapi Tuhan terus membawanya pada posisi yang strategis, menjadi seorang yang kaya-raya dan memiliki intelektualitas yang disegani dan dihormati dalam Majelis Agama. Dialah murid Yesus yang tersembunyi dan rahasia. Dia bukan penakut akan kehilangan jabatan, atau takut dianiaya; tapi dia menunggu saat yang tepat.
Ada lagi perwira Romawi  bernama Cornelius; selain Yusuf yang dimunculkan.
Kis 10:1-4
Act 10:1  Di Kaisarea ada seorang yang bernama Kornelius, seorang perwira pasukan yang disebut pasukan Italia.

Act 10:2  Ia saleh, ia serta seisi rumahnya takut akan Allah dan ia memberi banyak sedekah kepada umat Yahudi dan senantiasa berdoa kepada Allah.

Act 10:3  Dalam suatu penglihatan, kira-kira jam tiga petang, jelas tampak kepadanya seorang malaikat Allah masuk ke rumahnya dan berkata kepadanya: "Kornelius!"

Act 10:4  Ia menatap malaikat itu dan dengan takut ia berkata: "Ada apa, Tuhan?" Jawab malaikat itu: "Semua doamu dan sedekahmu telah naik ke hadirat Allah dan Allah mengingat engkau.

Seorang yang saleh, takut akan Allah. Banyak memberikan sedekah kepada orang Yahudi.
Banyak orang terkejut termasuk Petrus. Ia tidak menyangka dan betul-betul syok ketika ia 3x mendapatkan penglihatan kain yang diturunkan dengan binatang-binatang yang haram dan Tuhan memerintahkan untuk makan. Namun Petrus menolak. Tuhan tunjukkan kepada Petrus, Tuhan bisa memakai siapa saja untuk tujuanNya. Petrus tidak menyangka Cornelius tiba-tiba muncul. Tuhan sudah siapkan dan bangun hidupnya. Ia seorang perwira Roma yang menjajah bangsa Israel. Tapi ia tau bangsa Israel memiliki Allah yang hidup; sementara bangsanya sendiri memuja dewa-dewa dan hidup bebas. Ternyata muncul Kornelius yang selalu beribadah kepada Allah dan memberikan sedekah dan semua itu sampai kepada Bapa di sorga dan diterima sebagai peringatan. Sekarang Petrus menyadari bahwa Tuhan adalah bagi seluruh bangsa dan peradaban. Tuhan terus sedang bekerja dalam setiap kita. Ia mengingatkan kita untuk tidak terpaku akan hal-hal lahiriah. Ia ingatkan untuk tidak tenggelam dalam masalah sehari-hari; tapi menyadari kita yang telah dipilih dan ditetapkan untuk bangkit dan melakukan skenario yang sudah ditetapkan Tuhan. Kornelius menyadari semua yang ada, semua fasilitas semua disediakan untuk melakukan sesuatu bagi Tuhan.

gambar: youtube.com
Yusuf Arimatea juga menyadari mengapa ia menempati posisi yang penting. Kesadaran Kornelius membawa kepada kesadaran untuk hidup bagi Tuhan dan kebenaran itu dia bawa bagi seisi rumahnya dan kerabatnya. Ia hidup diantara bangsa Yahudi dan mengerti akan rencana Allah dengan mujizat-mujizat yang dilakukanNya pada bangsa itu. Itu sebabnya ia memberikan persembahan kepada Allah Israel. Ia tidak berdoa untuk dirinya sendiri sehingga doanya dan sedekahnya itu diterima di Tahta Bapa. Kornelius bisa memenuhi apa yang menjadi ketetapan-ketetapan Tuhan.
Seringsekali kita tidak menyadari; bahkan hal-hal kecil; pada saat yang penting ketika Yesus sudah mati, Yusuf muncul, sementara murid-muridNya meninggalkan Dia. Yusuf menanggung resiko besar. Tapi ia menyadari Tuhanlah yang sudah membuat skenario sehingga ia ada di posisi yang strategis. Ia percaya Yesus sebagai Tuhan dan sebagai Allah. Maka dia menghubungi Pilatus untuk meminta mayat Yesus. Dia sadari untuk saat itulah dia hidup untuk tujuan Tuhan dan melakukan apa yang sudah ditetapkan.
Tuhan sudah bangun engkau, dan Dia ingatkan dan Dia akan bawa di mana pun kita sekarang; di sekolah, di tempat kerja, Dia sudah siapkan kita  untuk rancangannya.
Ada Ruth, dari suku Moab yang sudah dikutuk Tuhan dari keturunan Lot. Tapi apa yang diperbuat Ruth? Ia mau terus mengikuti Naomi, mantan mertuanya yang sudah tidak punya apa-apa. Kemana pun engkau pergi, dia akan selalu ikut Naomi. Bangsamu adalah bangsaku, Allahmu adalah Allahku. Itulah yang menjadi keyakinan dan dilakukan Yesus. Itulah yang terbangun dalam diri Ruth. Sehingga nama Ruth tercatat dalam silsilah Yesus.
Tuhan itu diktator. Ia mendiktekan hidup kita. Nuh dalam membuat bahtera; didiktekan semua ukurannya. Sebaliknya kita tidak mau mendengarkan perkataan yang didiktekan Tuhan.
Yosua 2:9
Jos 2:9  dan berkata kepada orang-orang itu: "Aku tahu, bahwa TUHAN telah memberikan negeri ini kepada kamu dan bahwa kengerian terhadap kamu telah menghinggapi kami dan segala penduduk negeri ini gemetar menghadapi kamu.

Rahab seorang perempuan pelacur memberitahukan keadaan penduduk Kanaan. Pandangan dan imannya itu dinyatakan kepada Yosua dan bangsa Israel yang masih bingung dan takut kepada penduduk Yerikho. Tuhan bukan saja menyelamatkan Rahab dan keluarganya; namanya juga tercantum dalam silsilah Mesias. Tuhan pegang kontrol dan kendali; Dia yang membuat skenario. Apa pun yang terjadi semua adalah proses dari Tuhan, sehingga kau memiliki kapasitas.
Jadi banyak orang-orang yang sudah disiapkan dan itu termasuk hidupmu. Masalahnya apakah kau menyadarinya dan mempercayainya? Apakah kau ingin memilih jalan-jalan Tuhan itu? Apakah kau ingin mengambil pola Tuhan itu? Semua itu tergantung pilihanmu. Tapi semua yang Tuhan pakai itulah mereka yang mau masuk pada jalan-jalan Tuhan.
Kita lihat Ahok; dia menyadari hidupnya ada dalam tangan Tuhan. Dia sudah siapkan hidupnya dalam jalan-jalan Tuhan.  Dia menjadi kota di atas bukit. Menerangi kegelapan.
Selama 400 tahun dari Malaiki sampai Matius itu vacum; tidak ada firman Tuhan. Kita perlu hati-hati; walau pun 400 tahun itu Tuhan tidak berdiam diri.  Dia tetap bekerja dan menyiapkan segalanya. Bapa sampai hari ini tetap bekerja. Dia siapkan semua skenarioNya. Dia tidak berfirman selama 400 tahun, tapi Dia tetap bekerja.
Dalam 400 tahun ada Babel, Media, Mesir. Tapi mereka sudah tidak berdaya. Sudah ditaklukan. Lalu ada kerajaan Romawi bangkit dengan Kaisar Agustus yang memerintahkan sensus. Jadi kita lihat Tuhan tetap bekerja, tetap memegang kendali atas manusia. Dia sedang terus menyiapkan orang-orang strategisNya, orang-orang KunciNya untuk menyiapkan kedatangan Yesus. Lalu tiba-tiba Matius, Markus, Lukas menulis. Malaikat Tuhan datang kepada Zakaria memberitahukan istrinya akan mengandung dan melahirkan anak. 6 Bulan kemudian Gabriel datang kepada Maria mengatakan ia akan mengandung. Roh Kudus akan menaungi engkau sehingga kau mengandung tanpa seorang laki-laki.
Lalu muncul perintah kaisar Agustus untuk melakukan sensus di seluruh wilayah kekuasaannya; dan ini berlaku juga buat Yusuf dan Maria.
Mat 1:12-16 silsilah Yesus dari Yusuf.
Mat 1:12  Sesudah pembuangan ke Babel, Yekhonya memperanakkan Sealtiel, Sealtiel memperanakkan Zerubabel,

Mat 1:13  Zerubabel memperanakkan Abihud, Abihud memperanakkan Elyakim, Elyakim memperanakkan Azor,

Mat 1:14  Azor memperanakkan Zadok, Zadok memperanakkan Akhim, Akhim memperanakkan Eliud,

Mat 1:15  Eliud memperanakkan Eleazar, Eleazar memperanakkan Matan, Matan memperanakkan Yakub,

Mat 1:16  Yakub memperanakkan Yusuf suami Maria, yang melahirkan Yesus yang disebut Kristus.

Silsilah tertulis karena Allah terus bekerja. Sejak pembuangan ke Babel sampai Yesus lahir; Tuhan terus bekerja terhadap orang-orang ini, terus menyiapkan hidup mereka. Setiap nama yang disebut di ayat ini, Tuhan telah  bekerja dalam hidup mereka, untuk menjadi penggenap. Tuhan menjagai hidup mereka dari setiap benih penyakit untuk dapat menggenapi ketetapan dan rencana Tuhan. Semua dalam kontrol Tuhan.
Ada banyak firman yang belum  tergenapi. Jadi ada orang-orang yang Tuhan sedang persiapkan untuk tergenapi rencananya. Mereka disiapkan, juga mereka ikut menyiapkan generasi berikutnya untuk menjadi generasi penggenap. Mereka terus membawa benih dari satu generasi ke generasi. Yusuf, tunangan Maria seorang yang tulus hatinya. Ia terus menjagai benih Yesus yang ada dalam kandungan Maria. Ia siapkan generasi berikutnya.
Orang-orang yang tidak menerima penggenapan janji Tuhan dalam hidup mereka; mereka tidak menjadi kecewa. Mereka tetap hidup dalam firman dan dalam iman. Mereka menyiapkan generasi berikutnya dan berikutnya sehingga muncul Yesus. Mereka tidak mengalami penggenapan itu tapi hanya melambai-lambaikan tangan mereka (Ibrani).
Luk 3:23-38 Silsilah Yesus dari Maria.
Luk 3:23  Ketika Yesus memulai pekerjaan-Nya, Ia berumur kira-kira tiga puluh tahun dan menurut anggapan orang, Ia adalah anak Yusuf, anak Eli,

Luk 3:24  anak Matat, anak Lewi, anak Malkhi, anak Yanai, anak Yusuf,

Luk 3:25  anak Matica, anak Amos, anak Nahum, anak Hesli, anak Nagai,

Luk 3:26  anak Maat, anak Matica, anak Simei, anak Yosekh, anak Yoda,

Luk 3:27  anak Yohanan, anak Resa, anak Zerubabel, anak Sealtiel, anak Neri,

Luk 3:28  anak Malkhi, anak Adi, anak Kosam, anak Elmadam, anak Er,

Luk 3:29  anak Yesua, anak Eliezer, anak Yorim, anak Matat, anak Lewi,

Luk 3:30  anak Simeon, anak Yehuda, anak Yusuf, anak Yonam, anak Elyakim,

Luk 3:31  anak Melea, anak Mina, anak Matata, anak Natan, anak Daud,

Luk 3:32  anak Isai, anak Obed, anak Boas, anak Salmon, anak Nahason,

Luk 3:33  anak Aminadab, anak Admin, anak Arni, anak Hezron, anak Peres, anak Yehuda,

Luk 3:34  anak Yakub, anak Ishak, anak Abraham, anak Terah, anak Nahor,

Luk 3:35  anak Serug, anak Rehu, anak Peleg, anak Eber, anak Salmon,

Luk 3:36  anak Kenan, anak Arpakhsad, anak Sem, anak Nuh, anak Lamekh,

Luk 3:37  anak Metusalah, anak Henokh, anak Yared, anak Mahalaleel, anak Kenan,

Luk 3:38  anak Enos, anak Set, anak Adam, anak Allah.

Nama-nama mereka tertulis di Alkitab ini karena mereka semua adalah pembawa benihnya Allah (ay38).
Apa yang dimaksudkan benih itu? Kej 3:15.
Gen 3:15  Aku akan mengadakan permusuhan antara engkau dan perempuan ini, antara keturunanmu dan keturunannya; keturunannya akan meremukkan kepalamu, dan engkau akan meremukkan tumitnya."

Keturunan ular = benih jahat. Keturunan perempuan =  her Seed = KRISTUS.
YESUS = generasi ke 41
KRISTUS = generasi ke42 = GEREJA
Jadi benih yang dimaksud adalah benih KRISTUS.
Tuhan sudah membuat skenarionya dari Kej 3:15 ini. Bapa terus bekerja, munculkan orang-orang sebagai pembawa benih. Jadi gereja tidak bisa dihentikan sama sekali. Tidak usah takut dan tidak usah gemetar sama sekali. Gereja tidak tergoncangkan. Kepala setan akan diremukkan gereja.
Pastikan saja dirimu sebagai pembawa benih; sehingga namamu tercatat dalam kitab kehidupan; menjadi penggenap dari Kej3:15. Yaitu benih yang membuat semua musuh Kristus ditaklukan dan menjadi tumpuan kakiNya.
Ada 3 generasi dari semua itu yang terhilang atau terputus. Mereka gagal menjadi pembawa benih.
Mat 1:8  Asa memperanakkan Yosafat, Yosafat memperanakkan Yoram, Yoram memperanakkan Uzia,

Ternyata Uzia bukan anak langsung Yoram. Yoram tidak pernah bertemu Uzia. Ada gap 3 generasi antara Yoram dan Uzia. Nama-nama mereka tidak tertulis
1 Taw 3:10-12
1Ch 3:10  Keturunan Salomo ialah Rehabeam; anak orang ini ialah Abia; anak orang ini ialah Asa; anak orang ini ialah Yosafat;

1Ch 3:11  anak orang ini ialah Yoram; anak orang ini ialah Ahazia; anak orang ini ialah Yoas;

1Ch 3:12  anak orang ini ialah Amazia; anak orang ini ialah Azarya; anak orang ini ialah Yotam;

Anak Yoram: Ahasia, lalu Yoas, lalu Amazia, lalu Azarta (Uzia).
Jadi Ahasia, Yoas, Amazia. Yoram menikahi putrinya Izebel (istrinya Ahab), yaitu Atalia.
Ahab menikahi Izebel, lahir Atalia. Yoram menikahi Atalia melahirkan Ahasia. Sifat Atalia sama seperti Izebel. Atalia ini pembunuh pembawa benih. 
Ahasia – 2 taw 22:2-4
2Ch 22:2  Ahazia berumur empat puluh dua tahun pada waktu ia menjadi raja dan setahun lamanya ia memerintah di Yerusalem. Nama ibunya ialah Atalya, cucu Omri.

2Ch 22:3  Iapun hidup menurut kelakuan keluarga Ahab, karena ibunya menasihatinya untuk melakukan yang jahat.

2Ch 22:4  Ia melakukan apa yang jahat di mata TUHAN sama seperti keluarga Ahab, sebab sesudah ayahnya mati mereka menjadi penasihat-penasihatnya yang mencelakakannya.

Ahasia sangat dipengaruhi Atalia, ibunya yang menasihati melakukan hal yang jahat. Itu mengaborsi benih itu. Dia terpengaruh keluarga ibunya (keluarga raja Ahab) terutama dari pamannya yaitu Yoram  bin Ahab dan sepupu-sepupuya.
Hati-hati bersahabat dengan orang yang jelas-jelas menentang Tuhan dan melawan Tuhan.
Atalia mempengaruhi 3 generasi yang menyebabkan mereka gagal membawa benih. Keluarga adalah domain pertama yang harus dimenangkan dalam 7 domain.
YOAS – 2 TAW 24 pada usia 7 tahun ia menjadi raja. Ia memperbaiki patron dalam rumah Tuhan. Itu dilakukan selama imam Yoyada hidup. Tapi selepas itu, hidupnya kacau, dipengaruhi Atalia. Yoas malah membunuh imam Zakaria, anak imam Yoyada, karena imam Zakaria menegurnya. Yoas tidak menghormati lagi kepemimpinan imam. Ia tidak menghormati imam Zakaria.
AMAZIA – 2 TAW 25, 27 Amazia mengikuti Tuhan setengah-hati. Tidak loyal. Akhirnya Amazia menjauhi Tuhan, berjalan menurut pemikirannya sendiri dan akhir hidupnya ia dibunuh. Amazia kehilangan perlindungan Tuhan, mati terhadap rencana Tuhan. Mati sebagai pembawa benih, kehilangan benih. Kehilangan otoritas dan kuasa. Sikapi firman Tuhan dengan segenap hatimu, dengan loyalitas dan ketaatan hidup dalam patron Tuhan.
Firman harus menjadi dasar sebab pada mulanya adalah Firman (Yoh 1:1)
Hiduplah untuk selalu melakukan kehendak Tuhan. Namamu harus tercatat menjadi pembawa benih, dan penggenap firman.

Ps. Yappy 14-May-2017

Postingan populer dari blog ini

Upper Room 34 - DR. Jonathan David

  25-01-2022   Anugerah Untuk Memerintah (GRACE TO GOVERN) Pendahuluan – oleh Ps. Cyrus Mat 13:23 Yang ditaburkan di tanah yang baik ialah orang yang mendengar firman itu dan mengerti, dan karena itu ia berbuah, ada yang seratus kali lipat, ada yang enam puluh kali lipat, ada yang tiga puluh kali lipat." Problemnya bukan pada kebutuhan tapi pada tanahnya. Jika tanahnya baik, benih akan tumbuh, sebab ada aliran air, karena ada benih yang cerdas yang telah diprogram (dengan pengertian dan hikmat). Kuasa dan kekuatan serta kasih karunia tersembunyi di dalam FT (logos) itu.   Tanah hanya memerlukan kondisi, tidak memerlukan edukasi oleh karena digerakkan oleh sesuatu (Firman dan Roh Kudus) dari dalam yang dipanggil terang Tuhan dan pribadi Tuhan sendiri (Yoh 1:1).   Mengapa tidak kita menerima firman-Nya dan perkataan-Nya dari pribadi Tuhan (YHWH) sendiri. Banyak orang yang suka mendengarkan khotbah yang baik, tapi Kerajaan Allah dan pemerintahan-Nya tidak tertam...

YESUS INGATLAH AKAN AKU

KUASA DARI INGAT-INGATAN Kejadian 8:1 * Maka Allah mengingat  Nuh* dan segala binatang liar dan segala ternak, yang bersama-sama dengan dia dalam bahtera itu, dan Allah membuat angin menghembus melalui bumi, sehingga air itu turun. Ada hal yang aneh dari ayat 1 di atas: Allah mengingat Nuh…. Bagaimana mungkin Allah bisa melupakan dan mengingat Nuh kembali?  Mustahil Allah bisa lupa. Bagaimana mungkin Tuhan melupakan keberadaan Nuh dan keluarganya tengah terombang-ambing dalam bahtera setelah  150 hari lamanya? Gbr:  Trinity Lutheran Church Tapi ayat ini memberitahukan kepada kita, bahwa Tuhan selalu mengingatkan diri-Nya sendiri. Tidak ada seorang pun bisa mengingatkan dan memberikan nasihat kepada Allah. Kejadian 8:21 *Ketika TUHAN mencium persembahan yang harum itu, berfirmanlah TUHAN dalam hati-Nya:* "Aku takkan mengutuk bumi ini lagi karena manusia, sekalipun yang ditimbulkan hatinya adalah jahat dari sejak kecilnya, dan Aku takkan mem...

Upper Room 4 - DR. Jonathan David

 15-06-2021 - Catatan Input Pendahuluan  Di sini kita membayar harga dan memberi perhatian, bukan sekedar mendapat pelajaran Firman. Mulai lebih dalam menconfigurasi hidup kita. Percaya Tuhan saat ini, hal yang supranatural pasti terjadi. Jangan punya kebiasaan buruk, pikiran dan emosi yang buruk. Pada masa krisis ini gereja harus bangkit. Tune freq suara kita. sesuatu yang didepositkan, yang fresh akan masuk dalam hidup kita. Kita berdiri di hadapan Tuhan. Kita mendesak di dalam roh. Bapa kami meminta sesuatu yang urgent untuk menangkap apa yang ada dalam hatimu. Bukan di hati kami. Biar frekuensi sorga terjadi, apa yang belum pernah terjadi. Intensitas dari sorga biar kami rasakan saat ini. Aktivitas dalam roh terjadi saat ini. Biar intensitas itu masuk dalam roh dan menawan hati kami saat ini. Dia yang memulai, Dia menguasai dan Dia yang mengakhiri. Biar tanah hati kita jadi subur ketika kita dengar firmannya datang dari hadirat Tuhan. Dia selaraskan hidup kita. Kita me...

MASUK PADA MASA PENGGENAPAN FIRMAN

Kita adalah generasi yang masuk pada masa penggenapan firman. Namun walau pun sudah mendapatkan banyak perkataan Tuhan, penglihatan, nubuatan dan seterusnya, tetap saja seringkali kita merasa bingung, buntu bahkan sebagian orang menjadi tidak percaya, banyak mengeluh, bersungut-sungut dan undur. Penyebabnya adalah karena kita fokus pada persoalan dan terpengaruh keadaan, hal-hal yang sifatnya natural. Demikian halnya dengan Yosua ketika ia memandangi tembok Yerikho, setelah bangsa Israel telah menyeberang sungai Yordan, di seberang Yerikho.

Mengatasi Spirit Amalek

Perang Melawan Spirit Amalek Dari Generasi ke Generasi Spirit Amalek adalah spirit cinta akan uang, keserakahan, egoisme, spirit familiarity (minta dimaklumi oleh Tuhan untuk suatu perbuatan yang dipandang baik). Spirit Amalek membuat orang percaya menjadi batu sandungan, mencari kesempatan dari kelemahan orang, bahkan menahan kegerakan Tuhan. Kita melihat spirit keserakahan yang sama beroperasi di banyak pemimpin Gereja , bahkan hari ini. L ebih dari apa pun, hal ini telah mendiskualifikasi mereka untuk mengecap firman yang baik dan karunia-karunia dunia yang akan datang ( from ruling in the Tabernacles Age to come, Ibrani 6:5) . Kisah Purim kembali ke waktu ketika orang Amalek menyerang Israel beberapa minggu setelah mereka meninggalkan Mesir di bawah Musa. Kisah ini dicatat dalam Keluaran 17: 8-16. Setelah pertempuran .... (14) Lalu berkatalah TUHAN kepada Musa, "Tulis kanlah semuanya ini dalam sebuah kitab sebagai tanda peringatan, dan ingatkanlah kep...

Duta-duta Kerajaan Sorga

KEWARGAAN SORGA (Php 3:20)   Karena kewargaan kita adalah di dalam sorga, dan dari situ juga kita menantikan Tuhan Yesus Kristus sebagai Juruselamat. Nama kita tercatat di sorga. Kita harus bersuka-cita bukan karena hal-hal yang natural, bukan karena berkat atau rejeki nomplok, tapi kita bersuka-cita karena hal-hal yang dari sorga dan yang spiritual.

PERLUNYA TERUS MENGALAMI UPGRADE DAN UPDATE

PAULUS DI YERUSALEM KPR 21:15-26 Hukum Taurat, sunat dan keimamatan Lewi/Harun telah menjadi budaya dan adat-istiadat yang melekat pada orang Israel ribuan tahun lamanya. Tanpa mereka dan kita mengalami upgrade dan update dengan memperbarui pikiran dan akal-budi, sulit untuk melepaskan kebiasaan dan adat-istiadat tersebut.

KORELASI GEREJA DAN KOTA

Korintus adalah sebuah kota kosmopolitan, ibu kota propinsi Akhaya. Korintus menjadi kota bisnis yang kaya, berpenduduk 200.000 jiwa yang terdiri dari berbagai bangsa terdiri dari orang Yunani, Itali, veteran tentara Roma, pengusaha, pejabat-pejabat tinggi, dan orang-orang Asia termasuk Yahudi.

Pemalas dan Orang Yang Rajin

 Mari kita bahas bersama-sama berdasarkan ayat-ayat Amsal tentang kemalasan dan kerajinan. Ayat-ayat kunci: Amsal 12:24 Tangan orang rajin memegang kekuasaan, tetapi kemalasan mengakibatkan kerja paksa; 13:4 Hati si pemalas penuh keinginan, tetapi sia-sia, sedangkan hati orang rajin diberi kelimpahan; 15:19 Jalan si pemalas seperti pagar duri, tetapi jalan orang jujur adalah rata; 18:9 Orang yang bermalas-malas dalam pekerjaannya sudah menjadi saudara dari si perusak; 21:25 Si pemalas dibunuh oleh keinginannya, karena tangannya enggan bekerja.   Amsal 24:30 Aku melalui ladang seorang pemalas dan kebun anggur orang yang tidak berakal budi.31  Lihatlah, semua itu ditumbuhi onak, tanahnya tertutup dengan jeruju, dan temboknya sudah  roboh. 32 Aku memandangnya, aku memperhatikannya, aku melihatnya dan menarik suatu pelajaran. 33 "Tidur sebentar lagi, mengantuk sebentar lagi, melipat tangan sebentar lagi untuk tinggal berbaring," 34 maka datanglah kemiskinan seperti seora...

RANGKUMAN MASA PERSIAPAN KEDATANGAN TUHAN

22 OKTOBER 2023 s/d 31 MARET 2024 (24 sesi) Ps. Djonny Tambunan Pendahuluan Mat 24:3 Ketika Yesus duduk di atas Bukit Zaitun, datanglah murid-murid-Nya kepada-Nya untuk bercakap-cakap sendirian dengan Dia. Kata mereka: "Katakanlah kepada kami, bilamanakah itu akan terjadi dan apakah tanda kedatangan-Mu dan tanda kesudahan dunia?" Murid-murid menanyakan kepada Yesus tentang tanda dan waktu kedatangan Tuhan dan tanda kesudahan dunia. Namun, Yesus dengan jelas mengatakan; bahwa lebih penting memperhatikan firman dan perkataan-Nya. Sebab perkataan-Nya itu hidup dan kekal, akan tinggal tetap, walau pun langit dan bumi berlalu. Lagi pula, tidak ada seorang pun di sorga yang tau,   juga malaikat tidak tau, bahkan Anak pun tidak. Hanya Bapa sendiri yang tau. Mat 24:35 Langit dan bumi akan berlalu, tetapi perkataan-Ku tidak akan berlalu. Mat 24:36 Tetapi tentang hari dan saat itu tidak seorangpun yang tahu, malaikat-malaikat di sorga tidak, dan Anakpun tidak, hanya Bapa sendir...