Langsung ke konten utama

YUSUF ARITMATEA MENJADI GENERASI PENGGENAP

gambar: myeastercandy.blogspot.co.id
Ada orang-orang yang Tuhan sudah siapkan dan tetapkan untuk menjadi pelaksana dari firman-Nya. Di saat saat kritis dan penting banyak orang terkejut,  tidak menyangka, ada orang-orang yang bisa melakukan hal-hal yang kristis.
Nama Yusuf dari Arimatea baru muncul di saat-saat kematian Yesus. Dia bukan termasuk 12 murid Yesus. Tidak juga termasuk 70 murid Yesus atau 500 murid Yesus yang lainnya. Yusuf Arimatea tiba-tiba muncul di saat yang kritis sekali.  Ketika tidak ada seorang pun yang tidak punya akses kepada Pontius Pilatus, ternyata muncul Yusuf dari Arimatea. Ketika itu murid-murid Yesus yang sudah mengikuti Dia tiga setengah tahun lamanya semua lari meninggalkan Yesus dan tercerai-berai. Jadi siapa yang akan menguburkan mayat Yesus dengan layak? Siapa yang bisa menggenapkan firman perkataan Tuhan?  
Membuat kita terkejut; kapan Tuhan menyiapkannya?  Alkitab hanya menyebut dia adalah seseorang yang berasal dari Arimatea. Arimatea adalah kota kecil. Dia bukan dari kalangan terpandang awalnya. Tapi Tuhan terus membawanya pada posisi yang strategis, menjadi seorang yang kaya-raya dan memiliki intelektualitas yang disegani dan dihormati dalam Majelis Agama. Dialah murid Yesus yang tersembunyi dan rahasia. Dia bukan penakut akan kehilangan jabatan, atau takut dianiaya; tapi dia menunggu saat yang tepat.
Ada lagi perwira Romawi  bernama Cornelius; selain Yusuf yang dimunculkan.
Kis 10:1-4
Act 10:1  Di Kaisarea ada seorang yang bernama Kornelius, seorang perwira pasukan yang disebut pasukan Italia.

Act 10:2  Ia saleh, ia serta seisi rumahnya takut akan Allah dan ia memberi banyak sedekah kepada umat Yahudi dan senantiasa berdoa kepada Allah.

Act 10:3  Dalam suatu penglihatan, kira-kira jam tiga petang, jelas tampak kepadanya seorang malaikat Allah masuk ke rumahnya dan berkata kepadanya: "Kornelius!"

Act 10:4  Ia menatap malaikat itu dan dengan takut ia berkata: "Ada apa, Tuhan?" Jawab malaikat itu: "Semua doamu dan sedekahmu telah naik ke hadirat Allah dan Allah mengingat engkau.

Seorang yang saleh, takut akan Allah. Banyak memberikan sedekah kepada orang Yahudi.
Banyak orang terkejut termasuk Petrus. Ia tidak menyangka dan betul-betul syok ketika ia 3x mendapatkan penglihatan kain yang diturunkan dengan binatang-binatang yang haram dan Tuhan memerintahkan untuk makan. Namun Petrus menolak. Tuhan tunjukkan kepada Petrus, Tuhan bisa memakai siapa saja untuk tujuanNya. Petrus tidak menyangka Cornelius tiba-tiba muncul. Tuhan sudah siapkan dan bangun hidupnya. Ia seorang perwira Roma yang menjajah bangsa Israel. Tapi ia tau bangsa Israel memiliki Allah yang hidup; sementara bangsanya sendiri memuja dewa-dewa dan hidup bebas. Ternyata muncul Kornelius yang selalu beribadah kepada Allah dan memberikan sedekah dan semua itu sampai kepada Bapa di sorga dan diterima sebagai peringatan. Sekarang Petrus menyadari bahwa Tuhan adalah bagi seluruh bangsa dan peradaban. Tuhan terus sedang bekerja dalam setiap kita. Ia mengingatkan kita untuk tidak terpaku akan hal-hal lahiriah. Ia ingatkan untuk tidak tenggelam dalam masalah sehari-hari; tapi menyadari kita yang telah dipilih dan ditetapkan untuk bangkit dan melakukan skenario yang sudah ditetapkan Tuhan. Kornelius menyadari semua yang ada, semua fasilitas semua disediakan untuk melakukan sesuatu bagi Tuhan.

gambar: youtube.com
Yusuf Arimatea juga menyadari mengapa ia menempati posisi yang penting. Kesadaran Kornelius membawa kepada kesadaran untuk hidup bagi Tuhan dan kebenaran itu dia bawa bagi seisi rumahnya dan kerabatnya. Ia hidup diantara bangsa Yahudi dan mengerti akan rencana Allah dengan mujizat-mujizat yang dilakukanNya pada bangsa itu. Itu sebabnya ia memberikan persembahan kepada Allah Israel. Ia tidak berdoa untuk dirinya sendiri sehingga doanya dan sedekahnya itu diterima di Tahta Bapa. Kornelius bisa memenuhi apa yang menjadi ketetapan-ketetapan Tuhan.
Seringsekali kita tidak menyadari; bahkan hal-hal kecil; pada saat yang penting ketika Yesus sudah mati, Yusuf muncul, sementara murid-muridNya meninggalkan Dia. Yusuf menanggung resiko besar. Tapi ia menyadari Tuhanlah yang sudah membuat skenario sehingga ia ada di posisi yang strategis. Ia percaya Yesus sebagai Tuhan dan sebagai Allah. Maka dia menghubungi Pilatus untuk meminta mayat Yesus. Dia sadari untuk saat itulah dia hidup untuk tujuan Tuhan dan melakukan apa yang sudah ditetapkan.
Tuhan sudah bangun engkau, dan Dia ingatkan dan Dia akan bawa di mana pun kita sekarang; di sekolah, di tempat kerja, Dia sudah siapkan kita  untuk rancangannya.
Ada Ruth, dari suku Moab yang sudah dikutuk Tuhan dari keturunan Lot. Tapi apa yang diperbuat Ruth? Ia mau terus mengikuti Naomi, mantan mertuanya yang sudah tidak punya apa-apa. Kemana pun engkau pergi, dia akan selalu ikut Naomi. Bangsamu adalah bangsaku, Allahmu adalah Allahku. Itulah yang menjadi keyakinan dan dilakukan Yesus. Itulah yang terbangun dalam diri Ruth. Sehingga nama Ruth tercatat dalam silsilah Yesus.
Tuhan itu diktator. Ia mendiktekan hidup kita. Nuh dalam membuat bahtera; didiktekan semua ukurannya. Sebaliknya kita tidak mau mendengarkan perkataan yang didiktekan Tuhan.
Yosua 2:9
Jos 2:9  dan berkata kepada orang-orang itu: "Aku tahu, bahwa TUHAN telah memberikan negeri ini kepada kamu dan bahwa kengerian terhadap kamu telah menghinggapi kami dan segala penduduk negeri ini gemetar menghadapi kamu.

Rahab seorang perempuan pelacur memberitahukan keadaan penduduk Kanaan. Pandangan dan imannya itu dinyatakan kepada Yosua dan bangsa Israel yang masih bingung dan takut kepada penduduk Yerikho. Tuhan bukan saja menyelamatkan Rahab dan keluarganya; namanya juga tercantum dalam silsilah Mesias. Tuhan pegang kontrol dan kendali; Dia yang membuat skenario. Apa pun yang terjadi semua adalah proses dari Tuhan, sehingga kau memiliki kapasitas.
Jadi banyak orang-orang yang sudah disiapkan dan itu termasuk hidupmu. Masalahnya apakah kau menyadarinya dan mempercayainya? Apakah kau ingin memilih jalan-jalan Tuhan itu? Apakah kau ingin mengambil pola Tuhan itu? Semua itu tergantung pilihanmu. Tapi semua yang Tuhan pakai itulah mereka yang mau masuk pada jalan-jalan Tuhan.
Kita lihat Ahok; dia menyadari hidupnya ada dalam tangan Tuhan. Dia sudah siapkan hidupnya dalam jalan-jalan Tuhan.  Dia menjadi kota di atas bukit. Menerangi kegelapan.
Selama 400 tahun dari Malaiki sampai Matius itu vacum; tidak ada firman Tuhan. Kita perlu hati-hati; walau pun 400 tahun itu Tuhan tidak berdiam diri.  Dia tetap bekerja dan menyiapkan segalanya. Bapa sampai hari ini tetap bekerja. Dia siapkan semua skenarioNya. Dia tidak berfirman selama 400 tahun, tapi Dia tetap bekerja.
Dalam 400 tahun ada Babel, Media, Mesir. Tapi mereka sudah tidak berdaya. Sudah ditaklukan. Lalu ada kerajaan Romawi bangkit dengan Kaisar Agustus yang memerintahkan sensus. Jadi kita lihat Tuhan tetap bekerja, tetap memegang kendali atas manusia. Dia sedang terus menyiapkan orang-orang strategisNya, orang-orang KunciNya untuk menyiapkan kedatangan Yesus. Lalu tiba-tiba Matius, Markus, Lukas menulis. Malaikat Tuhan datang kepada Zakaria memberitahukan istrinya akan mengandung dan melahirkan anak. 6 Bulan kemudian Gabriel datang kepada Maria mengatakan ia akan mengandung. Roh Kudus akan menaungi engkau sehingga kau mengandung tanpa seorang laki-laki.
Lalu muncul perintah kaisar Agustus untuk melakukan sensus di seluruh wilayah kekuasaannya; dan ini berlaku juga buat Yusuf dan Maria.
Mat 1:12-16 silsilah Yesus dari Yusuf.
Mat 1:12  Sesudah pembuangan ke Babel, Yekhonya memperanakkan Sealtiel, Sealtiel memperanakkan Zerubabel,

Mat 1:13  Zerubabel memperanakkan Abihud, Abihud memperanakkan Elyakim, Elyakim memperanakkan Azor,

Mat 1:14  Azor memperanakkan Zadok, Zadok memperanakkan Akhim, Akhim memperanakkan Eliud,

Mat 1:15  Eliud memperanakkan Eleazar, Eleazar memperanakkan Matan, Matan memperanakkan Yakub,

Mat 1:16  Yakub memperanakkan Yusuf suami Maria, yang melahirkan Yesus yang disebut Kristus.

Silsilah tertulis karena Allah terus bekerja. Sejak pembuangan ke Babel sampai Yesus lahir; Tuhan terus bekerja terhadap orang-orang ini, terus menyiapkan hidup mereka. Setiap nama yang disebut di ayat ini, Tuhan telah  bekerja dalam hidup mereka, untuk menjadi penggenap. Tuhan menjagai hidup mereka dari setiap benih penyakit untuk dapat menggenapi ketetapan dan rencana Tuhan. Semua dalam kontrol Tuhan.
Ada banyak firman yang belum  tergenapi. Jadi ada orang-orang yang Tuhan sedang persiapkan untuk tergenapi rencananya. Mereka disiapkan, juga mereka ikut menyiapkan generasi berikutnya untuk menjadi generasi penggenap. Mereka terus membawa benih dari satu generasi ke generasi. Yusuf, tunangan Maria seorang yang tulus hatinya. Ia terus menjagai benih Yesus yang ada dalam kandungan Maria. Ia siapkan generasi berikutnya.
Orang-orang yang tidak menerima penggenapan janji Tuhan dalam hidup mereka; mereka tidak menjadi kecewa. Mereka tetap hidup dalam firman dan dalam iman. Mereka menyiapkan generasi berikutnya dan berikutnya sehingga muncul Yesus. Mereka tidak mengalami penggenapan itu tapi hanya melambai-lambaikan tangan mereka (Ibrani).
Luk 3:23-38 Silsilah Yesus dari Maria.
Luk 3:23  Ketika Yesus memulai pekerjaan-Nya, Ia berumur kira-kira tiga puluh tahun dan menurut anggapan orang, Ia adalah anak Yusuf, anak Eli,

Luk 3:24  anak Matat, anak Lewi, anak Malkhi, anak Yanai, anak Yusuf,

Luk 3:25  anak Matica, anak Amos, anak Nahum, anak Hesli, anak Nagai,

Luk 3:26  anak Maat, anak Matica, anak Simei, anak Yosekh, anak Yoda,

Luk 3:27  anak Yohanan, anak Resa, anak Zerubabel, anak Sealtiel, anak Neri,

Luk 3:28  anak Malkhi, anak Adi, anak Kosam, anak Elmadam, anak Er,

Luk 3:29  anak Yesua, anak Eliezer, anak Yorim, anak Matat, anak Lewi,

Luk 3:30  anak Simeon, anak Yehuda, anak Yusuf, anak Yonam, anak Elyakim,

Luk 3:31  anak Melea, anak Mina, anak Matata, anak Natan, anak Daud,

Luk 3:32  anak Isai, anak Obed, anak Boas, anak Salmon, anak Nahason,

Luk 3:33  anak Aminadab, anak Admin, anak Arni, anak Hezron, anak Peres, anak Yehuda,

Luk 3:34  anak Yakub, anak Ishak, anak Abraham, anak Terah, anak Nahor,

Luk 3:35  anak Serug, anak Rehu, anak Peleg, anak Eber, anak Salmon,

Luk 3:36  anak Kenan, anak Arpakhsad, anak Sem, anak Nuh, anak Lamekh,

Luk 3:37  anak Metusalah, anak Henokh, anak Yared, anak Mahalaleel, anak Kenan,

Luk 3:38  anak Enos, anak Set, anak Adam, anak Allah.

Nama-nama mereka tertulis di Alkitab ini karena mereka semua adalah pembawa benihnya Allah (ay38).
Apa yang dimaksudkan benih itu? Kej 3:15.
Gen 3:15  Aku akan mengadakan permusuhan antara engkau dan perempuan ini, antara keturunanmu dan keturunannya; keturunannya akan meremukkan kepalamu, dan engkau akan meremukkan tumitnya."

Keturunan ular = benih jahat. Keturunan perempuan =  her Seed = KRISTUS.
YESUS = generasi ke 41
KRISTUS = generasi ke42 = GEREJA
Jadi benih yang dimaksud adalah benih KRISTUS.
Tuhan sudah membuat skenarionya dari Kej 3:15 ini. Bapa terus bekerja, munculkan orang-orang sebagai pembawa benih. Jadi gereja tidak bisa dihentikan sama sekali. Tidak usah takut dan tidak usah gemetar sama sekali. Gereja tidak tergoncangkan. Kepala setan akan diremukkan gereja.
Pastikan saja dirimu sebagai pembawa benih; sehingga namamu tercatat dalam kitab kehidupan; menjadi penggenap dari Kej3:15. Yaitu benih yang membuat semua musuh Kristus ditaklukan dan menjadi tumpuan kakiNya.
Ada 3 generasi dari semua itu yang terhilang atau terputus. Mereka gagal menjadi pembawa benih.
Mat 1:8  Asa memperanakkan Yosafat, Yosafat memperanakkan Yoram, Yoram memperanakkan Uzia,

Ternyata Uzia bukan anak langsung Yoram. Yoram tidak pernah bertemu Uzia. Ada gap 3 generasi antara Yoram dan Uzia. Nama-nama mereka tidak tertulis
1 Taw 3:10-12
1Ch 3:10  Keturunan Salomo ialah Rehabeam; anak orang ini ialah Abia; anak orang ini ialah Asa; anak orang ini ialah Yosafat;

1Ch 3:11  anak orang ini ialah Yoram; anak orang ini ialah Ahazia; anak orang ini ialah Yoas;

1Ch 3:12  anak orang ini ialah Amazia; anak orang ini ialah Azarya; anak orang ini ialah Yotam;

Anak Yoram: Ahasia, lalu Yoas, lalu Amazia, lalu Azarta (Uzia).
Jadi Ahasia, Yoas, Amazia. Yoram menikahi putrinya Izebel (istrinya Ahab), yaitu Atalia.
Ahab menikahi Izebel, lahir Atalia. Yoram menikahi Atalia melahirkan Ahasia. Sifat Atalia sama seperti Izebel. Atalia ini pembunuh pembawa benih. 
Ahasia – 2 taw 22:2-4
2Ch 22:2  Ahazia berumur empat puluh dua tahun pada waktu ia menjadi raja dan setahun lamanya ia memerintah di Yerusalem. Nama ibunya ialah Atalya, cucu Omri.

2Ch 22:3  Iapun hidup menurut kelakuan keluarga Ahab, karena ibunya menasihatinya untuk melakukan yang jahat.

2Ch 22:4  Ia melakukan apa yang jahat di mata TUHAN sama seperti keluarga Ahab, sebab sesudah ayahnya mati mereka menjadi penasihat-penasihatnya yang mencelakakannya.

Ahasia sangat dipengaruhi Atalia, ibunya yang menasihati melakukan hal yang jahat. Itu mengaborsi benih itu. Dia terpengaruh keluarga ibunya (keluarga raja Ahab) terutama dari pamannya yaitu Yoram  bin Ahab dan sepupu-sepupuya.
Hati-hati bersahabat dengan orang yang jelas-jelas menentang Tuhan dan melawan Tuhan.
Atalia mempengaruhi 3 generasi yang menyebabkan mereka gagal membawa benih. Keluarga adalah domain pertama yang harus dimenangkan dalam 7 domain.
YOAS – 2 TAW 24 pada usia 7 tahun ia menjadi raja. Ia memperbaiki patron dalam rumah Tuhan. Itu dilakukan selama imam Yoyada hidup. Tapi selepas itu, hidupnya kacau, dipengaruhi Atalia. Yoas malah membunuh imam Zakaria, anak imam Yoyada, karena imam Zakaria menegurnya. Yoas tidak menghormati lagi kepemimpinan imam. Ia tidak menghormati imam Zakaria.
AMAZIA – 2 TAW 25, 27 Amazia mengikuti Tuhan setengah-hati. Tidak loyal. Akhirnya Amazia menjauhi Tuhan, berjalan menurut pemikirannya sendiri dan akhir hidupnya ia dibunuh. Amazia kehilangan perlindungan Tuhan, mati terhadap rencana Tuhan. Mati sebagai pembawa benih, kehilangan benih. Kehilangan otoritas dan kuasa. Sikapi firman Tuhan dengan segenap hatimu, dengan loyalitas dan ketaatan hidup dalam patron Tuhan.
Firman harus menjadi dasar sebab pada mulanya adalah Firman (Yoh 1:1)
Hiduplah untuk selalu melakukan kehendak Tuhan. Namamu harus tercatat menjadi pembawa benih, dan penggenap firman.

Ps. Yappy 14-May-2017

Postingan populer dari blog ini

Upper Room 34 - DR. Jonathan David

  25-01-2022   Anugerah Untuk Memerintah (GRACE TO GOVERN) Pendahuluan – oleh Ps. Cyrus Mat 13:23 Yang ditaburkan di tanah yang baik ialah orang yang mendengar firman itu dan mengerti, dan karena itu ia berbuah, ada yang seratus kali lipat, ada yang enam puluh kali lipat, ada yang tiga puluh kali lipat." Problemnya bukan pada kebutuhan tapi pada tanahnya. Jika tanahnya baik, benih akan tumbuh, sebab ada aliran air, karena ada benih yang cerdas yang telah diprogram (dengan pengertian dan hikmat). Kuasa dan kekuatan serta kasih karunia tersembunyi di dalam FT (logos) itu.   Tanah hanya memerlukan kondisi, tidak memerlukan edukasi oleh karena digerakkan oleh sesuatu (Firman dan Roh Kudus) dari dalam yang dipanggil terang Tuhan dan pribadi Tuhan sendiri (Yoh 1:1).   Mengapa tidak kita menerima firman-Nya dan perkataan-Nya dari pribadi Tuhan (YHWH) sendiri. Banyak orang yang suka mendengarkan khotbah yang baik, tapi Kerajaan Allah dan pemerintahan-Nya tidak tertam...

Kebenaran Allah VS kebenaran sendiri (MKS #19)

 * Pentingnya Kebenaran Allah vs Kebenaran Sendiri: khotbah menekankan bahwa manusia sering kali hidup menurut "kebenaran sendiri" (pembenaran atas tindakan sendiri), padahal yang Tuhan tuntut adalah "kebenaran Allah" (the righteousness of God).  Kebenaran Allah** (*The righteousness of God*) adalah standar ilahi dan otoritas yang memiliki beberapa karakteristik utama sebagai berikut: *   **Nyata di Dalam Injil:** Kebenaran Allah dinyatakan melalui **Injil**, yang merupakan **kekuatan Allah yang menyelamatkan** setiap orang yang percaya. Ini adalah jalan Allah yang harus dimiliki seseorang untuk hidup di dunia ini, melampaui segala bentuk spiritualitas yang hanya tampak di permukaan. *   **Berasal dari Otoritas Kerajaan Surga:** Kebenaran ini berasal dari **pemerintah dan kerajaan Allah** sehingga bersifat mutlak dan tidak dapat ditawar-tawar. Allah sendiri hidup dan berpijak pada kebenaran-Nya. *   **Diproduksi oleh Roh Kudus:** Kebenaran Allah tidak dihasilkan...

KEHIDUPAN ZOE Kehidupan Yang Berkelimpahan

Kehidupan Berkualitas Yang Yesus Berikan Yoh 10:10 Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup,    dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. gbr: opernarmautralia.org Yesus datang supaya kita akan memiliki kehidupan yang melampaui arus seluruh aspek kehidupan, lebih dari cukup, mencapai setiap bagian dari roh manusia kita, setiap bagian dari alam jiwa kita, pikiran, kehendak dan emosi, mencapai setiap bagian dari tubuh fisik kita, mencapai setiap bagian dari keuangan kita, hubungan dan semua yang berkaitan dengan kehidupan duniawi dan kehidupan spiritual kita. Dalam bahasa Yunani,   ada tiga kata yang berbeda -bios, psuche, dan zoe- diterjemahkan sebagai "hidup", dan masing-masing memiliki arti yang berbeda. Bios – adalah kehidupan biologis kita. Semua makhluk hidup memiliki bios. Bioskop artinya gambar hidup. Biologi ilmu yang mempelajari tentang makhluk hidup. Psuche adal...

Fokus kepada Dia yang sedang berkata-kata

SATE 21 October 2020 – **   Bacalah terlebih dahulu: Efesus 4:23-24, Yohanes 4:21-23 Dalam ayat ini, Paulus menasihatkan anggota-anggota jemaat, supaya mereka jangan hidup (= mêketi peripatein) lagi sama seperti orangorang kafir (yang tidak mengenal Allah). Tuhan mau adanya perubahan dari manusia lama menuju manusia baru. Yang awalnya hidup di bawah belenggu manusia lama menuju kepada kemerdekaan yang dibentuk di dalam format manusia baru dan dicipta menurut kehendak Allah dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya. Tetapi antara kondisi manusia lama menuju manusia baru dibutuhkan proses pembaharuan yang terus-menerus. Roh yang dulunya mati, terbelenggu dosa dan tidak dapat bersekutu dengan Allah yang adalah Roh, kini dimerdekakan. Sehingga ketika kita berdoa dan memuji Tuhan, maka pujian terhadap Allah tersebut keluar dari roh yang sungguh-sungguh sudah diperbaharui menuju Roh yang sejati, yaitu Allah. Ini yang dikatakan oleh Yesus ketika Ia bertemu dengan perempuan Samaria. ...

The House of Shem (Kemah-kemah Sem)

Dari sejarah yang disebutkan di Alkitab, inilah gineologi dari Adam ke Yusuf. Kelihatannya peta ini disusun dari Kej 5:1-32 dan dilanjutka ke Kej 11:10-26 seperti yang Musa tuliskan.  PRA AIR BAH Dari "peta" gineologi ini dapat dengan mudah kita melihat karya Tuhan yang luarbiasa. Semua generasi terhubung dengan orang-orang strategis Tuhan secara luarbiasa. Kita melihat hubungan 3 generasi: Henokh, Metusalah dan Lamekh. Juga hubungan 3 generasi berikutnya antara: Metusalah, Lamekh dan Nuh. Disusul dengan hubungan antara 3 generasi: Lamekh, Nuh dan Sem.  Ini seperti pola yang Allah sediakan untuk menjaga kesinambungan warisan rohani yang kekal (legacy). Pola 3 generasi dalam satu kemah ini menjamin warisan menjadi pusaka - inheritance to heritage legacy. Bahkan Sem juga terhubung dengan Metusalah, anak dari Henokh. Maka, tidak heran Sem menjadi sangat luarbiasa.  Warisan menggambarkan aset yang diwariskan orangtua kepada anak laki-lakinya, sedangkan pusaka mengacu pada anu...

Kepenuhan Kristus

SATE 17 October 2020     Bacalah terlebih dahulu : I Petrus 2:21, Efesus 1:23, Efesus 4:11-13 Dalam kehidupan Yesus sebagai manusia, Ia telah menjadi teladan. Dan Alkitab pun menuliskan bahwa kita harus hidup dalam kepenuhan Kristus, namun yang sering menjadi persoalan adalah kita tidak pernah melihat Yesus hidup sebagai manusia. Itu sebabnya dalam kedaulatanNya, Tuhan telah memilih orang-orang tertentu yang dapat Ia munculkan sebagai bapa rohani agar menjadi model yang terlihat dan kita pun makin bisa mengerti bagaimana mengalami kepenuhan Kristus melalui bapa rohani yang ada. Tapi ada hal yang harus kita ketahui mengenai konsep bapa rohani ini, bahwa tidak semua orang yang mengajarkan Firman Tuhan dapat disebut sebagai bapa rohani. Karena seseorang yang Tuhan munculkan menjadi bapa rohani, sudah pasti memiliki kualitas tertentu dalam hidupnya dan tentunya telah melalui berbagai proses Tuhan. Sehingga di dalam kedaulatan Tuhan, sang bapa rohani bisa dikenali oleh anak-an...

Perpuluhan Dan Keimamatan Melkisedek

 Mari kita bahas dan renungkan bersama-sama bagian Firman Tuhan ini: Ayat-ayat Kunci: Kejadian 14:17 Setelah Abram kembali dari mengalahkan Kedorlaomer dan para raja yang bersama-sama dengan dia, maka keluarlah raja Sodom menyongsong dia ke lembah Syawe, yakni Lembah Raja. 18 Melkisedek, raja Salem, membawa roti dan anggur; ia seorang imam Allah Yang Mahatinggi. 19 Lalu ia memberkati Abram, katanya: "Diberkatilah kiranya Abram oleh Allah Yang Mahatinggi, (diberkatilah kiranya Abramnya Allah Yang Mahatinggi) Pencipta (PEMILIK = Yang EMPUNYA) langit dan bumi, 20 dan terpujilah Allah Yang Mahatinggi, yang telah menyerahkan musuhmu ke tanganmu." Lalu Abram memberikan kepadanya sepersepuluh dari semuanya. 21 Berkatalah raja Sodom itu kepada Abram: "Berikanlah kepadaku orang-orang itu, dan ambillah untukmu harta benda itu." 22 Tetapi kata Abram kepada raja negeri Sodom itu: "Aku bersumpah demi TUHAN, Allah Yang Mahatinggi, Pencipta (Yang EMPUNYA) ...

Membangun Sion Membentuk Ulang Kota - oleh Dr. Jonathan David

Ringkasan Khotbah: "Membangun Sion Membentuk Ulang Kota"  16082022  the Upper Room Kembalilah, hai anak-anak yang murtad, demikianlah firman TUHAN, karena Aku telah menjadi tuan atas kamu! Aku akan mengambil kamu, seorang dari setiap kota dan dua orang dari setiap keluarga, dan akan membawa kamu ke Sion.  Yeremia 3:14   Khotbah ini membahas visi tentang pembangunan kembali Sion sebagai inti dari pemulihan kota dan kehidupan umat Tuhan. Dr. Jonathan David menguraikan bagaimana Tuhan sedang bergerak secara aktif untuk membangun Sion, yang bukan hanya sekadar tempat, melainkan juga sebuah dimensi rohani di mana kehadiran, kuasa, dan otoritas Allah termanifestasi. Khotbah dimulai dengan penekanan pada pentingnya mendengar suara Tuhan dan mengasihi kebenaran-Nya. Dr. Jonathan David menyatakan bahwa tanpa kedua hal ini, akan ada kekacauan. Ia juga menekankan tentang karunia-karunia Roh Kudus yang diperlukan, seperti pewahyuan, pengertian, dan hikmat  untuk dapat menge...

SATE 18Juli2020 - Makanan Lahiriah dan Makanan Rohani

Setelah Kemuliaan, Kerajaan, dan Kehendak Bapa, barulah kita berdoa untuk meminta hal-hal untuk mendukung hal rohani yaitu kebutuhan jasmani. Kebutuhan disini adalah makanan(bread). Kita meminta “our daily bread” mengajarkan kepada kita tentang: # tidak kuatir dan kesederhaan, karena yang kita minta adalah roti untuk kesehatan jasmani kita. #kejujuran dan ketekunan.Kita tidak meminta roti untuk orang lain, bukan roti hasil tipuan(Amsal20:17), bukan roti kemalasan (Amsal 31:27), tetapi roti yang didapat karena kejujuran. #jangan kuatir tentang hari esok tetapi terus konsisten bergantung kepada penyediaan ilahi yang membuat kita hidup. #kita memohon kepada Bapa untuk memberikannya dan bukan menjual atau meminjamkannya. Itu artinya kita begantung kepada rahmat (mercy) Bapa. #kita berdoa untuk memberikan roti bukan hanya untuk diri sendiri tetapi orang lain yang terkoneksi juga dengan kita. #kita berdoa untuk memberikan roti HARI INI. Hal ini mengajarkan pada kita untuk selalu mendapatkan ...

Dimensi Tuhan

Ukuran-ukuran Tuhan by ps. Djonny Tambunan 17-Jan-2016 Ukuran-ukuran Tuhan itu tidak pernah bisa ditawar. ukuranNya pasti. Apa pun kondisi kita, Dia tidak pernah mengubahnya. Kita pun mencari yang pasti. Jangan berjalan menurut ukuran kita, semau kita. Tanpa mencapai ukuran Tuhan kita tidak akan berkenan di hadapan Tuhan. Wahyu 11 (Rev 11:1)   Kemudian diberikanlah kepadaku sebatang buluh, seperti tongkat pengukur rupanya, dengan kata-kata yang berikut: "Bangunlah dan ukurlah Bait Suci Allah dan mezbah dan mereka yang beribadah di dalamnya. Ada 3 hal yang selalu diukur oleh Tuhan, yaitu hal-hal yang rohani. Dia mengukur aspek-aspek rohani, bukan seberapa tinggi pendidikanmu, bukan seberapa banyak hartamu. Dia memiliki standar untuk diri kita yang harus bisa capai. Targetnya bukan supaya kita sama seperti Dia bisa menciptakan langit dan bumi yang baru. Bukan itu. Setiap orang yang tidak mencapai ukuran Tuhan, akan kehilangan perkenananNya. Sangat penting buat kita u...