Langsung ke konten utama

GEREJA KERAJAAN (The Church of the Kingdom) - Session 1

The Last Generation for the Final Day - Sesi 1


Generasi terakhir adalah generasi Kristus, yang membawa dirinya dengan karakteristik Gereja Kerajaan, karena mereka dipersiapkan untuk hari-hari terakhir.

 Inilah wahyu Yesus Kristus, yang dikaruniakan Allah kepada-Nya, supaya ditunjukkan-Nya kepada hamba-hamba-Nya apa yang harus segera terjadi. Dan oleh malaikat-Nya yang diutus-Nya, Ia telah menyatakannya kepada hamba-Nya Yohanes.  Rev 1:1

Kitab wahyu berbicara mengenai agenda Tuhan, program Tuhan; dan diberitahukan kepada hamba-hambaNya.

Ada banyak orang melihat firman Tuhan dari ujungnya. Dia bersiap-siap mendandani dirinya menjadi mempelai wanita. Sebelum gereja menjadi Mempelai Wanita dia harus mengalami proses dulu menjadi sesuatu. Dia harus tunjukkan bahwa dia selalu mengikuti Anak Domba. Itu adalah proses. Yesus pun pada saat itu mengalami tahap di mana Dia berperan sebagai Anak Domba. Dari awal sampai akhir dikatakan di Wahyu, hanya Anak Domba yang mempunyai hak dan otoritas untuk membuka setiap meterai.
Dan tahta yang tersedia bukan untuk Mempelai Wanita, atau pun untuk Mempelai Pria, tapi dikatakan tahta itu adalah Tahta Anak Domba.

Kita harus tau persis, bahwa produk yang dihasilkan adalah seperti itu, sehingga kita harus menyiapkannya dengan benar. Ada proses di pertengahan sedemikian rupa. Saudara tau, barang yang termahal adalah produk yang dibuat secara tailor-made. Dan dalam prosesnya, yang termahal adalah alat-alat bantunya dalam menghasilkan produk itu. Hanya bisa dipakai sekali (atau sekali-kali) walau pun sangat mahal. Nilai hidup kita akan sangat berharga sekali apa bila kita menerima “special order” atau pesanan khusus. Dan itu kita hanya bisa menggunakan alat yang namanya ‘kasih karunia’ Tuhan dalam hidup kita.  Dalam menyiapkan alat bantu dan proses-proses pada awalnya dan pertengahannya itu membutuhkan perhatian khusus dan biaya yang mahal.

Yesus menyiapkan diriNya selama 30tahun dan hanya melayani selama 3,5 tahun. Mana yang lebih menonjol? 30 tahunnya. Dia harus sukses dalam persiapanNya dan pekerjaanNya itu, baru Bapa mengijinkanNya untuk melayani. Banyak orang keliru menganggap 3,5tahun itu yang lebih hebat. Tidak ada 3,5 tahun tanpa 30tahun itu. Fondasi untuk 3,5tahun adalah 30tahun.

Kita harus dapat membangun dengan pas, dengan efektif dan efisien untuk apa yang harus segera terjadi, seperti yang kitab Wahyu katakan. Ini yang harus kita perhatikan, sehingga ketika kita menjalaninya kita tidak akan gagal. Persiapannya harus benar dan tepat.

Apa yang harus segera terjadi yang dikatakan oleh Tuhan melalui Yohanes. Yohanes bukan pertama-kali mendengar hal itu, tapi sekarang ini diberitahukan dengan lebih detil dalam kitab Wahyu.

Apa yang harus perhatikan penjelasan-penjelasan ini, apa yang harus terjadi, apa yang saudara harus waspadai, dan apa yang saudara harus bangun?

Mat 24

Sesudah itu Yesus keluar dari Bait Allah, lalu pergi. Maka datanglah murid-murid-Nya dan menunjuk kepada bangunan-bangunan Bait Allah.  Mat 24:1

Ia berkata kepada mereka: "Kamu melihat semuanya itu? Aku berkata kepadamu, sesungguhnya tidak satu batupun di sini akan dibiarkan terletak di atas batu yang lain; semuanya akan diruntuhkan."  Mat 24:2

Ketika Yesus duduk di atas Bukit Zaitun, datanglah murid-murid-Nya kepada-Nya untuk bercakap-cakap sendirian dengan Dia. Kata mereka: "Katakanlah kepada kami, bilamanakah itu akan terjadi dan apakah tanda kedatangan-Mu dan tanda kesudahan dunia?"  Mat 24:3
(the end of the world, tanda akhir zaman, bukan kesudahan dunia).

Keluarkan dari pikiran saudara bahwa dunia ini akan berakhir. Tidak pernah. Bumi ini diciptakan untuk Tuhan. (Lihat Mat 24:8 ada zaman yang baru. menjelang zaman baru.)

Jawab Yesus kepada mereka: "Waspadalah supaya jangan ada orang yang menyesatkan kamu!  Mat 24:4

Sebab banyak orang akan datang dengan memakai nama-Ku dan berkata: Akulah Mesias, dan mereka akan menyesatkan banyak orang.  Mat 24:5

Kamu akan mendengar deru perang atau kabar-kabar tentang perang. Namun berawas-awaslah jangan kamu gelisah; sebab semuanya itu harus terjadi, tetapi itu belum kesudahannya.  Mat 24:6

Sebab bangsa akan bangkit melawan bangsa, dan kerajaan melawan kerajaan. Akan ada kelaparan dan gempa bumi di berbagai tempat.  Mat 24:7

Akan tetapi semuanya itu barulah permulaan penderitaan menjelang zaman baru.  Mat 24:8

Pada waktu itu kamu akan diserahkan supaya disiksa, dan kamu akan dibunuh dan akan dibenci semua bangsa oleh karena nama-Ku,  Mat 24:9

dan banyak orang akan murtad dan mereka akan saling menyerahkan dan saling membenci.  Mat 24:10

Banyak nabi palsu akan muncul dan menyesatkan banyak orang.  Mat 24:11

Dan karena makin bertambahnya kedurhakaan, maka kasih kebanyakan orang akan menjadi dingin.  Mat 24:12

Tetapi orang yang bertahan sampai pada kesudahannya akan selamat.  Mat 24:13

Dan Injil Kerajaan ini akan diberitakan di seluruh dunia menjadi kesaksian bagi semua bangsa, sesudah itu barulah tiba kesudahannya."  Mat 24:14

Semua yang ada di Mat 24: 15-dst itu ada penjelasannya di kitab Wahyu. Semua itu terjemahan. Jikalau saudara bisa memahami kitab Wahyu, maka saudara bisa menerjemahkannya dengan benar, bisa mengerti dan menyiapkannya dengan benar.

Thema kita adalah “The Church of the Kingdom, the Last Generation for the Final Day”.  Generasi terakhir adalah generasi Kristus, yang membawa dirinya dengan karakteristik Gereja Kerajaan, karena mereka dipersiapkan untuk hari-hari terakhir.

Secara lahiriah saudara akan mati, tapi Tuhan menyatakan akan ada kebangkitan pertama. Ada juga kebangkitan kedua. Orang yang mengalami kebangkitan pertama – mereka akan memerintah bersama Tuhan dalam Kerajaan 1000 tahun di bumi ini- otomatis tidak perlu mengalami kebangkitan kedua, tetapi tetap hidup sampai selama-lamanya.

Lalu ada orang-orang yang akan mengalami kebangkitan kedua, yaitu setelah selesainya Kerajaan 1000 tahun. Orang-orang yang tidak layak bagi Kerajaan tidak akan dibangkitkan pada kebangkitan pertama. Mereka adalah orang-orang yang hanya menkonsumsi berkat-berkat dan tidak siap bagi Kerajaan dan PemerintahNya. Oleh sebab itu kau jangan main-main dalam mempersiapkan hidupmu, sehingga kau bisa menjadi orang yang berguna bagi Tuhan dan bagi KerajaanNya.

Banyak hal yang tertulis dalam Alkitab, tapi ada point-point penting yang harus saudara ketahui. Pahami dulu bahwa bahasa Tuhan adalah bahasa spiritual. Ini adalah perjalanan Yesus bersama murid-murid kesekian kali menuju Yerusalem dan Bait Suci. Pada waktu masih kecil Yesus juga dibawa orangtuaNya datang ke Bait Suci. Yesus sempat tertinggal di sana, karena Dia sangat suka Bait Suci. Di Bait Suci selalu tersedia firman dan orang-orang yang mengasihi Tuhan. Pada waktu itu banyak dari mereka yang di Bait Suci belum tau, bahwa Messias telah lahir. Pada waktu itu umurNya kira-kira 12 tahun dan Dia tertinggal.

Dan ketika orang tua-Nya melihat Dia, tercenganglah mereka, lalu kata ibu-Nya kepada-Nya: "Nak, mengapakah Engkau berbuat demikian terhadap kami? Bapa-Mu dan aku dengan cemas mencari Engkau."  Luk 2:48

Jawab-Nya kepada mereka: "Mengapa kamu mencari Aku? Tidakkah kamu tahu, bahwa Aku harus berada di dalam rumah Bapa-Ku?"  Luk 2:49
  
Yang Yesus maksudkan adalah Bapa spiritual. Ia mengatakan hal yang spiritual, selalu ada urusan dengan Bapa.

Biasanya di dalam gereja orang-orang yang terlalu kuat dalam hal-hal yang lahiriah, - kepada anaknya, kepada keponakannya dan kepada siapa saja-  tidak bisa ia memiliki jiwa kepemimpinan yang kuat / tajam. Ini bisa menjadi penghalang kegerakan Tuhan. Hubungan yang paling indah dan paling dihargai Tuhan adalah hubungan spiritual.

Banyak masalah yang disebabkan hubungan yang terlalu kuat secara lahiriah atau hubungan famili. Saudara sebagai gembala dan pemimpin harus benar-benar memperhatikan hal ini. Jika tidak suatu hari nanti itu akan menjadi ganjalan dalam perjalanan ini. Para gembala dan para pemimpin harus memperhatikan anak-anak mereka. Kalo Tuhan tidak berhak atas anak-anakmu bagaimana Dia bisa membangun mereka?
Ijinkan Tuhan sepenuhnya membawa mereka dalam bimbingan bapa rohani supaya mereka tidak gagal.

Tuhan Yesus katakan di ay 13:
Tetapi orang yang bertahan sampai pada kesudahannya akan selamat.  Mat 24:13

Ia berkata kepada mereka: "Kamu melihat semuanya itu? Aku berkata kepadamu, sesungguhnya tidak satu batupun di sini akan dibiarkan terletak di atas batu yang lain; semuanya akan diruntuhkan."  Mat 24:2

Yesus berkata tidak satu batu pun di sini akan dibiarkan terletak di atas batu yang lain, semuanya akan dihancurkan. Yesus berbicara mengenai kehancuran kota Yerusalem dan Bait Suci. Yang diruntuhkan adalah semua buatan tangan manusia. Mengapa? Orang-orang Israel sangat mengagungkan  kota Yerusalem dan Bait Suci; dan menganggap Yerusalem sebagai kota suci. Dengan kehancuran Yerusalem dan Bait Suci maka hubungan mereka dengan dunia spiritual, Tuhan putus.

Dan engkau, anakku Salomo, kenallah Allahnya ayahmu dan beribadahlah kepada-Nya dengan tulus ikhlas dan dengan rela hati, sebab TUHAN menyelidiki segala hati dan mengerti segala niat dan cita-cita. Jika engkau mencari Dia, maka Ia berkenan ditemui olehmu, tetapi jika engkau meninggalkan Dia maka Ia akan membuang engkau untuk selamanya.  1Ch 28:9

Yang terpenting dan yang menjadi ukuran hubungan dengan Tuhan, itu adalah ketaatan. Maka sekali-kali Ia tidak akan meninggalkanmu. Itu pesan Daud kepada Salomo.

Jika Tuhan tidak hadir dan meninggalkan Bait Suci, apakah itu tetap dibilang bait suci? Bukan.

Lalu berkatalah Daud kepada Salomo, anaknya: "Kuatkan dan teguhkanlah hatimu, dan lakukanlah itu; janganlah takut dan janganlah tawar hati, sebab TUHAN Allah, Allahku, menyertai engkau. Ia tidak akan membiarkan dan meninggalkan engkau sampai segala pekerjaan untuk ibadah di rumah Allah selesai.  1Ch 28:20


>> Ketetapan Bapa - Tuhan adalah sang Sutradara <<

Orang-orang yang bertahan adalah orang-orang yang sudah membangun. Mereka tau semua dalam kontrol Tuhan dan mereka mengalami kemenangan demi kemenangan. Berkali-kali Tuhan mengatakan kepada ketujuh gereja: Barangsiapa menang…..

Barangsiapa menang akan kuberikan mahkota kehidupan….barangsiapa menang akan Ku beri makan dari pohon kehidupan…barangsiapa menang akan  ia akan Kududukkan bersama-sama dengan Aku di atas takhta-Ku…

Semua adalah agenda-Nya…makan, duduk,…
Ini adalah titik kemenangan. Bagaimana kita bisa lulus dan masuk pada area kemenangan ini?

Waspada, kadangkala kita merasa diri kita sudah kuat, sudah hebat, tapi banyak yang gagal. Yesus berkata mengingatkan, bahwa tidak satu batu pun di sini akan dibiarkan terletak di atas batu yang lain, semuanya akan dihancurkan.

Salomo membangun Bait Suci yang dipersiapkan oleh Daud. Dia taati itu sehingga bisa menyelesaikan pembangunan Bait Suci. Daud bukan hanya bapa lahiriah, tapi juga bapa rohani bagi Salomo.

Salomo membangun Bait Suci di gunung Muria, di tempat yang sama di mana Abraham mempersembahkan Ishak. Di situ pula Daud mempersembahkan korban di tempat pengirikan Ornan sehingga tidak terjadi tulah. Kau juga bisa datang ke tempat ini dan sudah tidak ada apa-apanya. Nah orang kehilangan semuanya itu.

Yang terpenting adalah hubungan yang spiritual. Hati-hati itu bisa terputus karena kekuatan lahiriah. Tidak ada masa depan dalam dunia pendidikan, tidak ada masa depan dalam dunia pekerjaan, masa depan itu ada di dalam DIA. Ada di dalam rumahNya. Dunia pendidikan dan pekerjaan adalah alat bantu. Apa yang tidak kau tidak bisa, kau harus kuasai, sehingga kau memiliki faktor lebih. Kau tidak bisa hidup dalam kelemahan selamanya, tapi harus memilih untuk hidup dalam kemenangan. Banyak pelajaran dan pekerjaan apa yang tidak kau sukai, pilihlah salah satunya.

Tidak ada satu pun hal-hal yang dibangun secara lahiriah itu kekal. Mengapa Bait Suci diruntuhkan? Bukankah itu atas petunjuk Tuhan pada waktu membangunnya? Ya, petunjuknya bukan pada hal yang lahiriah, tetapi yang pertama: Salomo kau harus kenal Allah ayahmu.

Murid-murid sebenarnya tahu Yesus akan datang kembali seperti yang dikatakan dalam Mat 24 itu. Tapi kenapa 4 kali Yesus memberitahukan kepada murid-murid-Nya mengenai kematian dan kebangkitanNya. Mengapa? Sebab mereka tidak setuju cara dan jalan Tuhan. Hati-hati engkau bisa yakin dan percaya bahwa Ia akan datang dan memerintah sebagai Raja, tetapi yang berbahaya dan menentang jalan Tuhan adalah pikiranmu. Jalan Tuhan dan jalan pikiranmu itu saling memusuhi. Kau tidak bisa pakai jalan pikiranmu.

Ketika Yesus duduk di atas Bukit Zaitun, datanglah murid-murid-Nya kepada-Nya untuk bercakap-cakap sendirian dengan Dia. Kata mereka: "Katakanlah kepada kami, bilamanakah itu akan terjadi dan apakah tanda kedatangan-Mu dan tanda kesudahan dunia?"  Mat 24:3

Jelas sekali di ayat 3, murid-murid yakin, bahwa Ia akan datang sebagai Raja, karena mereka telah percaya bahwa Ia adalah Messias itu. Kondisi seperti ini akan terjadi di gereja. Siapa yang percaya Messias akan datang kembali? Hanya gereja-Nya yang percaya bahwa Dia akan datang kembali sebagai Raja segala raja. Ayat ini tidak bicara tentang orang percaya – bukan di level demikian. Itu sebabnya upgrade dirimu.

Murid-murid bertanya: Bilamana itu akan terjadi? Yesus berkata: Hanya Bapa yang tau. Kapan Dia katakan itu? Ketika Dia belum terangkat, ketika Dia belum duduk di sorga.
Setelah itu tidak ada lagi yang menjadi rahasia bagi Yesus. Tidak ada lagi. Yang di sorga itu apakah Yesus? Bukan. Dia adalah Kristus. Dan Kristus itu pijakan-Nya di bumi. Adalah tidak mungkin gereja tidak mengetahui kapan itu terjadi. Itulah sebabnya di Wahyu dikatakan: Apa yang harus segera terjadi. Hanya saja kebodohan gereja membuat gereja tidak siap pada hari H-nya atas apa yang Tuhan akan lakukan. Banyak orang berkata: o…saya baru memahaminya. Itu artinya sudah terlambat.

Sekarang bukan saatnya untuk memahami, tapi untuk eksekusi. Bagaimana mungkin bisa melakukan eksekusi tanpa persiapan? Jadi kita harus pahami apa yang harus segera terjadi, itu adalah menyangkut hidup kita.

Apakah gereja siap atau tidak, semua yang dikatakan akan terjadi. Hati-hati dengan faktor-faktor yang bukan dari Allah di dalam hidupmu, terutama faktor-faktor lahiriah. Walau pun tidak ada hubungan famili, hutang budi termasuk faktor lahiriah. Setan yang paling pintar adalah hutang budi. Mungkin sekarang kau merasa bebas, namun suatu hari kau akan ditest pada titik ini. Itu sebabnya “kenalilah Allah ayahmu”. Faktor itu saja yang harus kau lakukan.  Problem yang terbesar yang menyebabkan anak rohani tidak maju ada di titik ini. Inilah penyebab benturannya.

Ketika diberitahukan Lazarus – saudara Maria dan Martha -sakit, hampir mau mati, Yesus tidak langsung ke Betania (Yoh 11). Kenapa? Yesus berkata: “Bapa, Aku tau Engkau selalu mendengarkan Aku.” Tapi karena peristiwa itu tidak teramat penting bagi kebutuhan Tuhan, Yesus melakukan dulu apa yang harus dilakukanNya. Walau pun Bapa memegang kunci maut, tapi Dia ijinkan kematian Lazarus. Itu karena demi mereka, demi membangun orang-orang yang di Betania yang mengasihi Yesus dan yang Yesus kasihi. Bukan demi membangkitkan Lazarus, bahwa akhirnya Bapa membangkitkan Lazarus.  Yesus melihat mereka lemah iman, mereka tidak percaya “Akulah kebangkitan dan hidup”. Mereka tidak berdaya, tidak memiliki kemampuan mengikuti alurnya Tuhan.  Soal kematian, banyak orang yang terlalu berlebih dan terlalu melankolis, terlalu menggunakan perasaannya. Seharusnya hari kelahiran yang dirayakan, karena itu adalah kehidupan. Soal kematian, percaya saja, Dia yang memegang kunci maut dan kunci jurang maut.

Kita sulit memahami anugerah apa yang ada pada gereja, oleh karena itu banyak orang bertanya: kapan? Kapan? Buka saja Wahyu, jika semua sudah tergenapi, maka Wahyu 22 akan menjadi kenyataan.

“The last generation” harus tau, karena mereka adalah Kristus di bumi ini. Banyak yang percaya bahwa itu akan terjadi, tetapi mereka ragu, apakah akan tepat seperti itu, sehingga mereka di gereja santai-santai saja.

Dalam 2 Taw dikatakan, mereka membutuhkan bani Isakhar, yang mengetahui waktu dan musimnya, sehingga orang Israel tau apa yang harus diperbuatnya.

Kepada Gereja-Nya diberitahukan waktu-waktunya. Ada waktu untuk membenahi diri sehingga gereja menjadi pengikuti setia dari Anak Domba. Ada saatnya gereja mengubah dirinya menjadi Mempelai Perempuan. Dan ada saatnya gereja berubah menjadi 24 tua-tua di hadapan Tahta.
Ada saatnya gereja menjadi kota, menjadi Bait Suci. Tapi kemudian dikatakan juga di Wah 21:22, tidak kelihatan lagi Bait Suci itu, sebab Tuhan dan Anak Domba itu yang menjadi Bait Sucinya. Ini  bukan bahasanya Tuhan, tetapi kalimatnya Yohanes. Ia memperhatikan Bait Suci. Ia lihat terjadi pergeseran-pergeseran sampai akhirnya ia tidak mendapati lagi Bait Suci. Bait Suci itu tidak hilang.

Wah 19:9 Perjamuan kawin Anak Domba.
Lalu ia berkata kepadaku: "Tuliskanlah: Berbahagialah mereka yang diundang ke perjamuan kawin Anak Domba." Katanya lagi kepadaku: "Perkataan ini adalah benar, perkataan-perkataan dari Allah."  Rev 19:9

Maka tersungkurlah aku di depan kakinya untuk menyembah dia, tetapi ia berkata kepadaku: "Janganlah berbuat demikian! Aku adalah hamba, sama dengan engkau dan saudara-saudaramu, yang memiliki kesaksian Yesus. Sembahlah Allah! Karena kesaksian Yesus adalah roh nubuat."  Rev 19:10

Ada seseorang hamba Tuhan di sorga yang menjelaskan kepada Yohanes mengenai perjamuan kawin Anak Domba. Yohanes merasa dia ini Tuhan, maka ia menyembah dia. Tetapi dia bukan Tuhan. Kenapa Yohanes menyembah? Karena karakteristik rohnya mirip dengan Tuhan. Dia bukan hamba Tuhan palsu, tapi sudah sangat sulit dibedakan. Jika aqua dan air dicampur, siapa yang bisa membedakan bahwa itu adalah campuran. Ini yang dialami Yohanes. Hamba Tuhan itu sudah mengalami upgrade sehingga nyaris ia segambar dan serupa dengan Tuhan.

Jadi Yohanes di ayat 21 mengatakan aku tidak mendapati lagi Bait Suci, itu karena apa yang dapat dilihat Yohanes itu terbatas. Dia melihat semuanya seolah-olah Allah, padahal karakteristik Bait Suci itu sudah mirip Allah. Karakteristik Bait Suci itu terus diupgrade dan upgrade, sehingga dia sudah mendekati gambar dan rupa Allah.

Saulus, Saulus mengapa engkau menganiaya Aku? Siapa Engkau Tuhan? Ketika orang menganiaya engkau, engkau akan menemukan gambar dari rupa Tuhan ada pada mu, oleh karena itu dunia itu memusuhimu. Apa hubungan lahiriahnya engkau dengan Yesus? Kau tidak pernah menyakiti orang, tapi kau dimusuhi. Itu karena gambar dan rupa Allah ada padamu.

Dikatakan Alkitab: Allah telah menjadi Bait Sucinya. Ini karena keterbatasan bahasa. Bukan itu yang sebenarnya terjadi. Allah tidak pernah meniadakan Bait Sucinya, tapi Bait Sucinya telah diupgrade sedemikian rupa; sehingga orang ---termasuk Yohanes yang menuliskan hal ini dan masih hidup pada waktu itu dan dipenuhi Roh --- masih memiliki keterbatasan. Dia melihat Bait Sucinya tidak ada lagi. Yang dia temukan sebenarnya Bait Suci juga, tapi karakteristik Bait Suci sudah sangat mendekati Allah.

Hati-hati dengan pengajaran yang bukan dari pengajaran para rasul dan nabi; mereka tidak bisa memberikan gambaran sebenarnya kehidupan gereja di seputar Tahta. Destiny hidup bukan di seputar Tahta. Kalo hidupmu hanya seputar Tahta maka bayangkan, betapa mengerikannya.

Kemudian dari pada itu aku melihat: Sesungguhnya, sebuah pintu terbuka di sorga dan suara yang dahulu yang telah kudengar, berkata kepadaku seperti bunyi sangkakala, katanya: Naiklah ke mari dan Aku akan menunjukkan kepadamu apa yang harus terjadi sesudah ini.  Rev 4:1

Gereja harus mengalami perubahan. Gereja harus keluar dari permasalahan dan kendala-kendala yang ada. Kalo kau mengalami masalah, saudara harus berkata: keluar, naik ke tempat yang lebih tinggi. Kau harus naik, karena di bawah terlalu banyak masalah.

Segera aku dikuasai oleh Roh dan lihatlah, sebuah takhta terdiri di sorga, dan di takhta itu duduk Seorang.  Rev 4:2

Dan sekeliling takhta itu ada dua puluh empat takhta, dan di takhta-takhta itu duduk dua puluh empat tua-tua, yang memakai pakaian putih dan mahkota emas di kepala mereka.  Rev 4:4

Banyak orang mengajarkan bahwa ini adalah destiny kita.
Jawabannya: kita belum sampai ke sana, ini masih Wahyu 4; masih ada Wah 22. Kau masih harus lanjut. Jika kau sampai pada titik ini, tahta ini harus kau tinggalkan. Dan mahkota yang kau miliki, harus kau lemparkan. Ini termasuk yang harus terjadi dalam hidupmu, karena Tuhan sudah menetapkan itu harus terjadi. Jika sekarang kau memiliki tahta dan mahkota, yang diakui oleh Tuhan, itupun harus kau tinggalkan dan tanggalkan.

Dari mana kau tau?

Dan setiap kali makhluk-makhluk itu mempersembahkan puji-pujian, dan hormat dan ucapan syukur kepada Dia, yang duduk di atas takhta itu dan yang hidup sampai selama-lamanya,  Rev 4:9

maka tersungkurlah kedua puluh empat tua-tua itu di hadapan Dia yang duduk di atas takhta itu, dan mereka menyembah Dia yang hidup sampai selama-lamanya. Dan mereka melemparkan mahkotanya di hadapan takhta itu, sambil berkata:  Rev 4:10

"Ya Tuhan dan Allah kami, Engkau layak menerima puji-pujian dan hormat dan kuasa; sebab Engkau telah menciptakan segala sesuatu; dan oleh karena kehendak-Mu semuanya itu ada dan diciptakan."  Rev 4:11

Tersungkur yang benar, artinya kau harus meninggalkan tahta itu. Ini apa yang dikatakan Roh itu, ini yang harus segera terjadi. Sebagai gereja kau akan memiliki tahta. Sebagai gereja kau harus memiliki mahkota itu. Tetapi ini yang harus terjadi juga, bahwa kau harus tinggalkan tahta itu dan lemparkan mahkota itu, karena tahta itu bukan destiny-mu. Destiny kita ada di Wahyu 22.

Ya Bapa, Aku mau supaya, di manapun Aku berada, mereka juga berada bersama-sama dengan Aku, mereka yang telah Engkau berikan kepada-Ku, agar mereka memandang kemuliaan-Ku yang telah Engkau berikan kepada-Ku, sebab Engkau telah mengasihi Aku sebelum dunia dijadikan.  Joh 17:24

Yesus pernah ada di mana: di bumi,  pernah di neraka, di tengah-tengah gelombang. Yesus pernah bergumul dalam doa ( di Getsemani), kau juga sehari-hari bergumul. Dan Dia mengalami kematian, dan juga bangkit. kau harus alami kematian dan kebangkitan. Dia naik ke sorga, saudara juga harus naik ke sorga. Dia duduk di atas Tahta, saudara juga harus duduk di tahta. Tahta yang mana? Tahta yang sama.

Wah 3
Kondisi jemaat di Laudikia sama persis dengan kondisi jemaat di Kolose. Laodikia dekat dengan Kolose dan Hierapolis. Benih Injil di tiga kota ini dimulai dari Epafras (Kol 4: 12-13), jadi kondisinya sama pada awalnya. Tapi jemaat yang mengalami kemunduran pada saat itu adalah Laodikia. Paulus sendiri tidak pernah mampir ke Kolose.

Barangsiapa menang, ia akan Kududukkan bersama-sama dengan Aku di atas takhta-Ku, sebagaimana Akupun telah menang dan duduk bersama-sama dengan Bapa-Ku di atas takhta-Nya.  Rev 3:21

Barangsiapa menang – menang dari keadaan yang seperti terjadi di Laodikia -  kau akan didudukkan pada satu agenda, pada satu tanggal, hari yang dinanti di Tahta di mana di sana duduk Bapa dan Anak Domba.

Kau harus mengerti gaya bahasa Tuhan.
Lalu ia menunjukkan kepadaku sungai air kehidupan, yang jernih bagaikan kristal, dan mengalir ke luar dari takhta Allah dan takhta Anak Domba itu.  Rev 22:1

Kalau ditanya ini – sebelum membaca Wahyu 3 dan Wahyu 4 – maka kau akan bilang ada 2 Tahta. Kalo kau sudah baca Wah 3, kau akan memahami di sana hanya ada 1 Tahta dan duduk seseorang – yaitu Bapa dan Anak Domba. Gerejanya belum duduk di sana. Dia masih menunggu.

Jadi langkah pertama yang harus saudara lakukan adalah kau harus memiliki tahta terlebih dulu di sorga. Tahta itu dibangun oleh karena kau menerima anugerah otoritas. Tahta itu digunakan untuk menjalankan pemerintahan Tuhan dalam hidupmu di muka bumi ini. Mahkota adalah lambang kemenangan. Barangsiapa menang kepadanya akan diberikan mahkota. Lalu mereka menanggalkan mahkota mereka, karena bagi mereka kemenangan itu sudah lumrah.  Itu sudah menjadi takdir buat hidup mereka. 

Kau harus bisa menang tehadap situasi yang membuat kau bisa gagal, yang membuat kau hanya bisa duduk di atas tahta ini saja.  24 tahta itu bukan impian kita. Lalu kenapa itu Tuhan nyatakan kepada kita? Ialah supaya kita tahu apa selanjutnya.  Karena hanya 24 tua-tua yang bisa melihat dan bisa tau Tahta yang satu itu.   Mereka yang belum mengalami kemenangan, mereka hanya bisa mendengar, seperti yang dikatakan kepada jemaat di Laodokia.  Sebelum kau melihat kau harus mendengar dulu. Ketika kau mentaati apa yang Tuhan katakan tentang destiny-mu, barangsiapa menang akan Ku dudukkan bersama-sama dengan Aku sebagaimana Akupun telah menang dan duduk bersama-sama dengan Bapa-Ku di atas takhta-Nya.  Hanya ada satu Tahta. Wah 22, tidak menyatakan ada 2 tahta. Pahami betapa dahsyatnya apa yang Tuhan sediakan buat hidup kita, gereja-Nya.  Amin.


Serang April 2017 Ps.Djonny Tambunan

Postingan populer dari blog ini

Apa Maksudnya dengan CIPTAAN BARU DALAM KRISTUS?

Kor 5:17        Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang. Ayat di atas menyatakan bahwa kita adalah ciptaan baru di dalam Kristus. Tapi benarkah demikian?   Dan yang lama sudah berlalu? Sebab kata ‘sesungguhnya’ menunjukkan kita belum bisa melihat yang baru itu. Mari kita telaah. Ef 4:24            dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya. MANUSIA BARU kita telah   diciptakan menurut kehendak Allah SECARA SEMPURNA di dalam KEBENARAN DAN KEKUDUSAN YANG SESUNGGUHNYA yaitu DI DALAM KRITUS YESUS.   KEBENARAN DAN KEKUDUSAN INI TELAH TERUJI yaitu Yesus sendiri yang dalam rupa-Nya sebagai manusia – TELAH TERBUKTI SUDAH MENGALAHKAN DOSA DAN MAUT. Ef 2:10        ...

KEHIDUPAN ZOE Kehidupan Yang Berkelimpahan

Kehidupan Berkualitas Yang Yesus Berikan Yoh 10:10 Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup,    dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. gbr: opernarmautralia.org Yesus datang supaya kita akan memiliki kehidupan yang melampaui arus seluruh aspek kehidupan, lebih dari cukup, mencapai setiap bagian dari roh manusia kita, setiap bagian dari alam jiwa kita, pikiran, kehendak dan emosi, mencapai setiap bagian dari tubuh fisik kita, mencapai setiap bagian dari keuangan kita, hubungan dan semua yang berkaitan dengan kehidupan duniawi dan kehidupan spiritual kita. Dalam bahasa Yunani,   ada tiga kata yang berbeda -bios, psuche, dan zoe- diterjemahkan sebagai "hidup", dan masing-masing memiliki arti yang berbeda. Bios – adalah kehidupan biologis kita. Semua makhluk hidup memiliki bios. Bioskop artinya gambar hidup. Biologi ilmu yang mempelajari tentang makhluk hidup. Psuche adal...

KUASA IKAT JANJI (Bagian 2)

Upper Room 180 - 4 Maret 2025 Dr. Jonathan David "Perjalanan ikat janji" adalah perjalanan di mana Allah membawa Abraham masuk ke dalam hubungan yang mendalam, di mana Allah menjadi sumbernya dan berjanji untuk menyertai serta mengubah segala sesuatu di mana pun Abraham berada. Dalam perjalanan ini, identitas Abraham tidak lagi didasarkan pada latar belakang lahiriahnya. Yesus mengatakan ini untuk menekankan bahwa hubungan spiritual berdasarkan ketaatan kepada kehendak Allah lebih penting daripada hubungan darah. Bahayanya adalah jika kita terlalu terikat pada kewajiban dan identitas lahiriah sehingga menghalangi kita untuk menyelesaikan tugas Tuhan. "Penebusan sejati" adalah pembebasan dari diri sendiri, ketakutan, pola pikir lama, dan identitas yang dibentuk oleh hal-hal duniawi. Identitas sejati kita ada di dalam Kristus, dan tujuannya adalah untuk semakin serupa dengan-Nya, melepaskan keakuan agar dapat memperoleh Kristus. Tuhan ingin mengubah bangsa-bangsa mel...

EIDO dan GINOSKO

Yohanes 4:10 Jawab Yesus kepadanya: *"Jikalau engkau tahu (eido) tentang karunia Allah dan siapakah Dia yang berkata kepadamu:*  Berilah Aku minum! niscaya engkau telah meminta kepada-Nya dan Ia telah memberikan kepadamu air hidup." Gbr: youtube.com Eido di sini artinya memiliki pengetahuan. Mungkin tau dari orang lain atau pernah melihat-Nya. Pernah mendengar khotbah atau melihat perbuatan dan mujizat yang Yesus lakukan. Mereka yang tidak memiliki pengetahuan disebut orang bodoh dan bahkan sebagai pelaku kejahatan, karenanya mereka menolak karunia Allah dan menolak Yesus yang diutus oleh-Nya. Orang bodoh tidak melihat apa yang disediakan Allah dan akan berakhir kepada hidup yang sia-sia walau sesukses apa pun di dunia ini menurut anggapan orang. Yohanes 1:11-12 1:11 Ia datang kepada milik kepunyaan-Nya, tetapi orang-orang kepunyaan-Nya itu tidak menerima-Nya. 1:12 Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu merek...

Kuasa Ikat Janji – bagian 4: Berjalan dalam Kemitraan

Kuasa Ikat Janji: Berjalan dalam Kemitraan dengan Tuhan Upper Room 182 – 18 Maret 2025 Dr. Jonathan David Khotbah ini menggunakan perjanjian Allah dengan Abraham sebagai contoh utama, menjelaskan bahwa ikat janji (covenant) itu melampaui iman manusia dan berakar pada sifat kesetiaan (faithfulness) Allah untuk menggenapi firman-Nya. Lebih lanjut, ditekankan bahwa keterlibatan aktif dan kepatuhan manusia dalam ikat janji, yang disimbolkan dengan sunat (peran kekuatan dan usaha sendiri manusia dikurangi), mengundang intervensi ilahi yang lebih besar dan memberdayakan umat beriman serta keturunan mereka. Khotbah ini mendorong pendengar untuk mempercayai Allah sepenuhnya dan hidup dalam keselarasan dengan kehendak-Nya sebagai mitra dalam ikat janji. Bagaimana Konsep  ikat janji mempengaruhi hubungan manusia dengan Tuhan? Konsep "kuasa ikat janji" secara fundamental mempengaruhi hubungan manusia dengan Tuhan dengan menjadikannya lebih dari sekadar hubungan biasa, melainkan se...

Preparing the Bride - Session 08

Karakteristik Gereja Sebagai Kekasih Tuhan - Sesi 08 Tema masih membahas tentang karakteristik gereja yang diidamkan Tuhan sebagai kekasih-Nya , menggunakan Kidung Agung dan perumpamaan bunga bakung di antara duri . Analogi utama yang digunakan adalah kisah Gadis Sunem dalam Kitab Kidung Agung dan hubungannya dengan Kekasihnya dan Raja Salomo. Membandingkan kecantikan lahiriah seorang gadis dengan keindahan batiniah yang dikerjakan oleh Tuhan sendiri , menekankan bahwa Allah lebih tertarik pada hati dan kesetiaan rohani daripada penampilan luar atau upaya manusia. Lebih lanjut, Kidung Agung mengilustrasikan prinsip ini melalui kisah Raja Salomo, gadis Sunem, pemilihan Daud sebagai raja, dan ajaran Yesus tentang bunga bakung di ladang , yang menunjukkan bahwa nilai sejati di mata Tuhan terletak pada kualitas batin yang ilahi . Kid 2:1 [Gadis Sunem] Bunga mawar dari Saron aku, bunga bakung di lembah-lembah. 2  —  [Salomo] Seperti bunga bakung di antara duri-duri, demikianlah m...

GALATIA 1:10-24 KELUAR DARI HIDUP YANG SIA-SIA

Galatia 1:10 Jadi bagaimana sekarang: adakah kucari kesukaan manusia atau kesukaan Allah? Adakah kucoba berkenan kepada manusia?  Sekiranya aku masih mau mencoba berkenan kepada manusia, maka aku bukanlah hamba Kristus. Sebagai seorang rasul Tuhan, Paulus mengambil SIKAP TEGAS untuk tidak mencari perkenanan manusia. Tujuannya adalah melakukan apa yang Tuhan perintahkan dan menggenapinya. gbr: knowing-jesus.com Ini adalah suatu MASALAH SERIUS dalam hubungan kita dengan Tuhan, sebab Ia adalah Allah yang cemburu. Ketika kita mulai mengandalkan orang dalam hidup kita atau dalam melayani Tuhan, maka kita akan mulai kehilangan pengharapan di dalam Tuhan. Saul sangat mengutamakan orang Israel dibandingkan Tuhan. Ketika Samuel terlambat sedikit datang ke Gilgal, Saul menjadi tidak taat dan mempersembahkan korban bakaran sendiri; karena ia melihat rakyat mulai meninggalkannya. Walau pun Samuel menegurnya dan mengecam perbuatannya yang bodoh, Saul tidak menyesal.  Saul juga...

Preparing the Bride - Session 04

Gereja sebagai Kekasih Tuhan Khotbah ini membahas karakteristik gereja yang ideal menurut pandangan Tuhan. Kitab Kidung Agung menjadi fokus utama kita untuk menganalisis hubungan antara mempelai wanita dan kekasihnya sebagai analogi untuk hubungan antara gereja dan Kristus. Kita akan melihat perbandingan Adam pertama dan Adam terakhir dari 1 Korintus, serta peran wanita dalam kejatuhan dari 1 Timotius, untuk menekankan pentingnya kesetiaan dan ketahanan gereja terhadap godaan. Selain itu khotbah ini menggali peran Kristus sebagai Gembala melalui berbagai ayat Perjanjian Lama dan Baru, menyoroti kasih dan pengorbanan-Nya bagi umat-Nya. Tema Utama: Karakteristik Kehidupan Gereja yang Diharapkan Tuhan sebagai Kekasih-Nya Pendahuluan: Pembahasan ini penting bagi pengikut Tuhan dan umat-Nya. Tujuan Tuhan lebih dari sekadar menyelamatkan; Ia ingin gereja menjadi kekasih-Nya yang sejati dan hidup manunggal dengan-Nya. Firman Tuhan (Rhema) membimbing perjalanan iman. Gereja sebagai Kekas...

ROMA 15:1-7

MENANGGUNG KELEMAHAN ORANG YANG TIDAK KUAT 15:1 Kita, yang kuat, wajib menanggung kelemahan orang yang tidak kuat dan jangan kita mencari kesenangan kita sendiri. 15:2 Setiap orang di antara kita harus mencari kesenangan sesama kita demi kebaikannya untuk membangunnya. 15:3 Karena Kristus juga tidak mencari kesenangan-Nya sendiri, tetapi seperti ada tertulis: "Kata-kata cercaan mereka, yang mencerca Engkau, telah mengenai aku." 15:4 Sebab segala sesuatu yang ditulis dahulu, telah ditulis untuk menjadi pelajaran bagi kita, supaya kita teguh berpegang pada pengharapan oleh ketekunan dan penghiburan dari Kitab Suci. 15:5 Semoga Allah, yang adalah sumber ketekunan dan penghiburan, mengaruniakan kerukunan kepada kamu, sesuai dengan kehendak Kristus Yesus, 15:6 sehingga dengan satu hati dan satu suara kamu memuliakan Allah dan Bapa Tuhan kita, Yesus Kristus. 15:7 Sebab itu terimalah satu akan yang lain, sama seperti Kristus juga telah menerima kita, untuk kemulia...

PREPARING THE BRIDE - SESSION 03

❤️ Kidung Agung: Gambaran Gereja Sebagai Kekasih Kristus Khotbah ini mengacu pada kitab Kidung Agung dalam Alkitab untuk menggambarkan  hubungan kasih antara Kristus (Sang Mempelai Pria) dan Gereja (Sang Mempelai Wanita). Kisah cinta dalam Kidung Agung adalah gambaran untuk kesetiaan dan pengorbanan dalam hubungan spiritual ini. Khotbah juga menyinggung tokoh-tokoh Alkitab lainnya, seperti Adam, Hawa, dan Raja Salomo, untuk memperkuat poin-poin teologis (logika Tuhan) tentang dosa, penebusan, dan hikmat ilahi. Inti dari khotbah ini adalah untuk mendorong pendengar agar memiliki hati yang haus akan Tuhan dan merespons pekerjaan Roh Kudus dalam hidup mereka, seperti mempelai wanita yang setia menantikan kedatangan mempelai prianya.                                              Pendahuluan Saudara-saudara diharapkan memiliki hati yang haus dan lapar aka...