Langsung ke konten utama

BERKAT ROHANI DAN KAPASITAS ROH


Berkat sorgawi yang terbesar adalah Roh dan Firman-Nya yang menjawab segala kebutuhan kita lewat anugerah dan kasih-karunianya, bukan dengan kekuatan kita sendiri.

Kita harus percaya bahwa diberkati itu bukan masalah uang. Tidak ada kaitannya dengan uang. Tuhan hanya memberikan kekuatan supaya kita bisa memperoleh kekayaan, namun bukan berarti jika kita kaya berarti Tuhan memberkati atau berkenan kepada kita. Tuhan hanya memberikan berkat rohani. Berkat rohani dengan kuasa dan kasih karunia Tuhan, bisa menjadi materi. Tapi materi tidak bisa menjadi sesuatu yang rohani. Uang tidak bisa membeli kebahagiaan, tapi tidak bisa memberikan sukacita atau damai sejahtera. Uang bisa dikonversi menjadi materi lainnya bukan hal yang spiritual.

YAKUB BERGUMUL UNTUK MENDAPATKAN BERKAT

*Kebanyakan orang menyangka ia sedang bergumul dengan (Firman) Tuhan, padahal sebenarnya dia sedang bergumul dengan pikirannya sendiri.*  Kita sering memakai akal-budi kita, sudut pandang, persepsi kita tentang suatu perkara spiritual, stigma, pola pikir, pengalaman, budaya dan lain sebagainya menjadi acuan dan menggunakannya untuk kepentingan sendiri. Itu bukanlah hidup yang dipimpin oleh Roh Kudus, sebab itu artinya kita sudah diseret kepada area kedagingan -  dengan mengandalkan pikiran dan akal budi melawan dosa dan keinginan daging. Di area kedagingan kita tidak akan menang. Peperangan kita melawan musuh-musuh di udara bukan di area kedagingan.

Sebaliknya, bergaul dan bergumul dengan (Firman)Tuhan itu baik seperti Yakub bergumul dengan Tuhan. Dan Yakub  menang sebab kekuatannya - sendi pangkal pahanya - sudah dihantam malaikat. Yakub menyerahkan kekuatannya dengan memohonkan berkat. *Yakub melawan (bergumul, bukan memukul) bukan untuk menang - tujuannya dia mau menghabiskan kekuatannya sendiri dan menukarkan kekuatannya dengan berkat sorgawi.* Itu sebabnya ia pantang menyerah dan bergumul (bukan memukul)  dengan malaikat dari malam sampai pagi menjelang.


Cara apa pun sudah dilakoni Yakub. Sejak dalam kandungan ia sudah mendengar firman Tuhan yang disampaikan kepada mami Ribka. Ia mendorong tumit Esau supaya keluar lebih dulu menjadi yang sulung. Setelah dewasa, ia menyiasati Esau, kakaknya untuk mendapatkan hak kesulungan dan berarti mendapatkan warisan. Ia bersekongkol dengan maminya dan menipu Ishak, ayahnya untuk mendapatkan berkat. Dalam ketakutan akan dibunuh Esau, ia pergi sambil mengemban tugas untuk mencari seorang istri yang akan menjagai benih ilahi (benih Kristus dan benih Kerajaan) yang diterima dari Abraham dan Ishak. Dengan kekuatannya ia mencari harta kekayaan. Yakub ditipu pamannya, Laban. Tuhan melindunginya demi janjiNya kepada Abaraham dan Ishak. Yakub lari dari rumah Laban beserta anak-anak dan istri-istrinya dan kekayaannya.  Keluar dari Padan-Aram, ketakutan akan Esau kembali menghantui Yakub. Akhirnya Yakub menyadari ia tidak bisa lari terus. Ia berdoa memohon Tuhan melepaskannya dari tangan Esau. Doa Yakub seperti formalitas saja untuk mengurangi kesesakan hatinya; sebab Tuhan sudah berjanji kepadanya dan pula sudah dijumpainya bala tentara Allah di Mahanaim (Kej 32:1-2,7).

Cara-cara seperti yang Yakub kerjakan juga kita kerjakan - yaitu dengan memakai cara dan kekuatan kita sendiri. Apakah bisa kita sampai pada kesadaran yang sama dengan Yakub bahwa kita tidak bisa mengandalkan kekuatan kita sendiri dan terus berusaha dan berlari?

Satu hal lagi yang luarbiasa dari Yakub adalah dia tidak pernah hidup dalam kekuatiran.

Kej 28:20 Lalu bernazarlah Yakub: "Jika Allah akan menyertai dan akan melindungi aku di jalan yang kutempuh ini, memberikan kepadaku roti untuk dimakan dan pakaian untuk dipakai, 28:21 sehingga aku selamat kembali ke rumah ayahku, maka TUHAN akan menjadi Allahku.  28:22 Dan batu yang kudirikan sebagai tugu ini akan menjadi rumah Allah. Dari segala sesuatu yang Engkau berikan kepadaku akan selalu kupersembahkan sepersepuluh kepada-Mu."

CARA YAKUB

Ini adalah cara Yakub menyatakan bahwa Allah harus menyertainya dan menyediakan apa yang diperlukankan selama dalam melaksanakan apa yang diperintahkan ayahnya. Perintah itu adalah demi mendapatkan seorang istri dan meneruskan benih suatu bangsa - seperti yang Allah janjikan kepada Abraham dan Ishak. Yakub tidak mau dipusingkan dengan kehidupan sehari-hari. Ini adalah hal yang luarbiasa. Namun dalam kenyataannya - Yakub masih memakai kekuatannya dalam berbagai hal termasuk memilih calon istrinya. Tuhan memberikan Lea baginya yang bisa menghasilkan banyak anak, tapi Yakub sudah terlanjur jatuh cinta pada pandangan pertama dengan Rahel. Rahel hanya mampu melahirkan 2 orang anak bagi Yakub (Yusuf dan Benyamin) dan meninggal setelah melahirkan Benyamin. Sikap ini adalah suatu kelemahan namun bukan dosa. Tuhan masih mengijinkan kehendak bebas berlaku atas kita.


Hosea 12:3 Di dalam kandungan ia menipu saudaranya, dan dalam kegagahannya ia bergumul dengan Allah.12:4 Ia bergumul dengan Malaikat dan menang; ia menangis dan memohon belas kasihan kepada-Nya. Di Betel ia bertemu dengan Dia, dan di sanalah Dia berfirman kepadanya: 12:5 --yakni TUHAN, Allah semesta alam, TUHAN nama-Nya--


Dalam pergumulan itu Yakub menangis dan memohon belas kasihan kepada El-Betel yang menjumpainya sebelumnya (Hosea 12:4). Berkat sorgawi yang terbesar adalah Roh dan Firman-Nya yang menjawab segala kebutuhan kita lewat anugerah dan kasih-karunianya, bukan dengan kekuatan kita sendiri. Dan Yakub tidak mau sampai ia kehilangan berkat itu.


KOMITMEN YAKUB

Dan Yakub juga memberikan komitmen tentang rumah Tuhan dan persepuluhan kepada Tuhan.
Tugu yang didirikannya akan menjadi rumah Tuhan dan Betel artinya rumah Tuhan. Dia juga akan memberikan persepuluhan ke dalam rumah Tuhan untuk meneguhkan dirinya dan janjinya bahwa ia tidak mengabdi kepada mammon atas segala berkat yang diterima dari Tuhan.

Berarti Yakub mengikrarkan diri atau mendeklarasikan bahwa ia hanya akan mengabdi kepada Tuhan saja. Memberikan perpuluhan berarti jaminan kita tidak akan ditipu oleh kekayaan. Juga ia tidak akan bisa diimingi-imingi oleh tawaran investasi yang tidak masuk akal.

INTI MASALAHNYA

Sebenarnya komitmen Yakub sudah sesuai dengan kehendak Tuhan. Namun, Yakub adalah seorang pemuda (menurut ukuran waktu itu) yang masih menggunakan caranya sendiri dan dengan kekuatannya dan kegagahannya sendiri.

Jika kita sudah mengetahui pilihan yang sebenarnya yang sesuai dengan kehendak Tuhan (cara Tuhan); dan memilih alternative (cara lain, yang sebenarnya bukan pilihan) maka kita memilih menjadi seorang pecundang!

Tidak terpatok usia, memilih cara alternative itu sama artinya belum dewasa secara rohani.


CARA TUHAN

Kita harus berkomitmen dan mendeklarasikan menyalibkan kedagingan dan mematikan keinginan sendiri dan cara-cara sendiri (merendahkan dan mengosongkan diri) dan membiarkan Tuhan melalui Roh Kudus-Nya bekerja dan memimpin hidup kita. Tuhan ingin membawa kita ke Betel, membangun dan menjadikan  kita sebagai rumahNya, sebab hanya di rumahNya segala berkat itu mengalir.


TUHAN TELAH MEMBERIKAN BERKATNYA

Roh dan Firman Tuhan adalah terang dan minyak bagi kehidupan kita. Tuhan TELAH mengalirkan segala berkat-Nya dari SORGA ke BUMI, di alam sorgawi (heavenly places, Efesus 1:3).

Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus yang dalam Kristus telah mengaruniakan kepada kita segala berkat rohani di dalam sorga. Efesus 1:3 TB

Blessed be the God and Father of our Lord Jesus Christ, who has blessed us with every spiritual blessing in the heavenly places in Christ. (Eph 1:3 NKJV)


Terjemahan NKJV lebih tepat, di alam sorgawi, bukan di dalam sorga.

Tuhan menciptakan sorga-sorga dan bumi. Di bumi Ia TELAH menyediakan segala berkat-Nya dan menempatkan manusia di Taman Eden. Semua kekayaan dan kebutuhan manusia dan bangsa-bangsa telah tersedia di sana. Taman Eden adalah salah satu alam sorgawi (heavenly places). Kita tinggal mengambilnya. Namun apa yang terjadi? Kegelapan kembali menguasai hidup manusia ketika jatuh dalam dosa. Hidup manusia menjadi susah dan harus berusaha dengan berpeluh menggali dan mendapatkan kekayaan itu.



Gbr: poetrybydeborahann.files.wordpress.com


Tuhan sekarang sedang membangun "heavenly places"-Nya untuk menjadi tempat tinggal-Nya selama-lamanya. Dia sedang membangun alam-sorgawi-Nya itu di dalam diri manusia. Itulah tujuan (ultimate purpose) dari rencana Tuhan yang besar itu. Maut dan Kerajaan Maut akan dibinasakan (1 Kor 15:26). Sakit penyakit tidak mendapatkan tempat. Manusia milik Kristus akan hidup bersama Tuhan selamanya. Kita tidak akan menjadi malaikat, tapi seperti malaikat. Dan tidak ada satu kuasa pun bisa menyerang dan menang.

Kita adalah rumah Tuhan. Untuk menjadi "heavenly places"-Nya kita harus bersedia dibangun menurut selera-Nya Tuhan. Tiap rumah itu unik - tapi alamat-Nya sama yaitu "heavenly places".

Rumah megah dan mewah tanpa listrik adalah kesia-siaan. Kita sudah dipanggil dan ditebus dari dosa dan hidup yang sia-sia. Orang percaya tanpa kehidupan Roh Kudus (dunamos = dinamika = dinamo) bagai rumah tanpa listrik dan penerangan. Tuhan telah mengalirkan kekayaan itu kepada orang-orang milik kepunyaan-Nya. Tanpa penerangan orang tidak bisa mengambil dan menggunakan apa yang sudah tersedia di dalam rumah, di dalam dirinya sendiri. Tanpa melihat dalam terang orang tidak bisa mengetahui apa yang ada dan tersedia dalam rumah. Janda dari seorang nabi yang takut akan Tuhan tidak mengetahui apa yang tersedia yang diwariskan oleh sang nabi (dipercaya dia adalah Obaja). Si janda hanya mengetahui ada buli-buli minyak. Dia tidak tau apa yang harus diperbuatnya dengan buli-buli dan itu hanya teronggok saja. Para penagih hutang sedang mendatangi rumahnya dan akan mengambil anak-anaknya sebagai penebus hutang seperti yang disampaikannya kepada nabi Elisa. Dia adalah janda yang percaya dan taat akan perkataan nabi - karena perkataan nabi berasal dari Tuhan. Dan janda itu berserta keluarganya mampu mengatasi hutang-hutangnya dan hidup dari sisa minyak yang mengalir.

Dalam hidup sehari-hari kita harus mempunyai minyak yang selalu mengalir sampai penuh sesuai dengan kapasitas (roh) yang Tuhan anugerahkan kepada kita. Minta Tuhan untuk memperbesar kapasitas rohmu, supaya kita mendapatkan minyak yang sebanyak-banyaknya. Manfaatkan segala waktu yang ada, sediakan diri, sediakan waktu bersekutu dengan Tuhan tiap-tiap pagi dan petang. Tuhan menyukai saat-saat itu seperti waktu Ia berjalan-jalan di Taman Eden dan menjumpai Adam dan bercakap-cakap dengannya. Jadi kita kita sebagai rumah Tuhan, heavenly places-Nya Tuhan. Masalah dari 5 gadis bodoh itu adalah masalah waktu. Mereka ke-10 gadis itu menerima pewahyuan Firman yang sama, bahwa Mempelai Pria akan segera datang. Mereka sama-sama telah bersiap-siap menanti dan menyambut Sang Mempelai Pria. Mereka sama-sama kelelahan dan sama-sama tertidur. Mereka sama-sama mempunyai minyak dan bisa mendapatkan minyak lebih, tapi tidak untuk saat itu. Gadis-gadis bodoh hanya kekurangan waktu dan pintu telah ditutup. Mereka ditolak karena pintu telah ditutup. Setiap hal ada waktunya. Mari kita tiap-tiap hari mencari kehadiran Tuhan selama masih ada waktu.

Amin.


Postingan populer dari blog ini

Mengatasi Spirit Amalek

Perang Melawan Spirit Amalek Dari Generasi ke Generasi Spirit Amalek adalah spirit cinta akan uang, keserakahan, egoisme, spirit familiarity (minta dimaklumi oleh Tuhan untuk suatu perbuatan yang dipandang baik). Spirit Amalek membuat orang percaya menjadi batu sandungan, mencari kesempatan dari kelemahan orang, bahkan menahan kegerakan Tuhan. Kita melihat spirit keserakahan yang sama beroperasi di banyak pemimpin Gereja , bahkan hari ini. L ebih dari apa pun, hal ini telah mendiskualifikasi mereka untuk mengecap firman yang baik dan karunia-karunia dunia yang akan datang ( from ruling in the Tabernacles Age to come, Ibrani 6:5) . Kisah Purim kembali ke waktu ketika orang Amalek menyerang Israel beberapa minggu setelah mereka meninggalkan Mesir di bawah Musa. Kisah ini dicatat dalam Keluaran 17: 8-16. Setelah pertempuran .... (14) Lalu berkatalah TUHAN kepada Musa, "Tulis kanlah semuanya ini dalam sebuah kitab sebagai tanda peringatan, dan ingatkanlah kep...

Delusi Ego Manusia

Umat ​​manusia percaya bahwa dirinya adalah tuhan (oleh karena kehendak bebas yang dimilikinya), dan hanya tunduk pada dirinya sendiri — tetapi ia hanyalah manusia fana yang tertipu oleh si jahat. Saya ingin membuktikan anggapan ini dengan mengutip kisah menara Babel. Kejadian 11:6 (TB) dan Ia berfirman: "Mereka ini satu bangsa dengan satu bahasa untuk semuanya. Ini barulah permulaan usaha mereka; mulai dari sekarang apa pun juga yang mereka rencanakan, tidak ada yang tidak akan dapat terlaksana. Perhatikan "mulai dari sekarang apa pun juga yang mereka rencanakan, tidak ada yang tidak akan dapat terlaksana" . Artinya, Allah pun mengakui bahwa kekuatan dari kesatuan dan kesepatan manusia yang memilih memakai kehendak bebasnya, tanpa sedikitpun faktor Tuhan.  Justru mereka merasa jadi tuhan. Mereka membangun gambar diri (image) mereka dan mencari nama atau reputasinya. Padahal Tuhanlah yang ingin menjadikan mereka serupa dan segambar (image) dengan diriNya. Tapi bukan ...

Efesus 3:16-20 - DOA PAULUS

MEMPERBESAR KAPASITAS ROH Efesus 3:16-20 3:16  Aku berdoa supaya Ia, menurut kekayaan   kemuliaan-Nya, menguatkan dan meneguhkan kamu oleh Roh-Nya di dalam batinmu, 3:17 sehingga oleh imanmu Kristus diam di dalam hatimu dan kamu berakar serta berdasar di dalam kasih. 3:18 Aku berdoa, supaya kamu bersama-sama dengan segala orang kudus dapat memahami, betapa lebarnya dan panjangnya dan tingginya dan dalamnya kasih Kristus, 3:19 dan dapat mengenal kasih itu, sekalipun ia melampaui segala pengetahuan. Aku berdoa, supaya kamu dipenuhi di dalam seluruh kepenuhan Allah. 3:20 Bagi Dialah, yang dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita, Doa yang disampaikan  dalam Efesus 3: 16-20 pada dasarnya ada lima hal yang  rasul Paulus doakan agar mereka dan kita memiliki: ...

ROH YANG TANPA BATAS (Bagian 1) - The Boundless Spirit UR #225

Berikut adalah catatan  dari khotbah THE UPPER ROOM 225 oleh Dr. Jonathan David pada tanggal 24 Maret 2026 yang berjudul "ROH YANG TANPA BATAS (Bagian 1)" : THE UPPER ROOM 225 - 24 Maret 2026 ROH YANG TANPA BATAS (Bagian 1) Pembicara: Dr. Jonathan David 1. Pendahuluan & Doa Pembuka Pencurahan Terakhir: Tuhan berfirman akan ada pencurahan terakhir Roh Kudus yang akan mengakhiri segalanya dan memulai zaman baru, yaitu zaman kebenaran . Manifestasi Roh Kudus: Roh Kudus akan membawa umat-Nya kepada kebenaran, pewahyuan, pengertian, hikmat, dan memberikan informasi rahasia serta pengertian mendalam yang hanya diberikan oleh surga . Musuh tidak akan bisa memotong informasi atau apa yang Tuhan katakan kepada kita . Kisah Mendengar Suara Tuhan: Pembicara menceritakan pengalaman tentang seorang wanita yang mengaku bersedia membayar 1 juta dolar untuk bisa mendengar suara Tuhan . Namun, ketika ditawari CD dan catatan khotbah seharga USD 55, wanita tersebut mengeluh mahal...

YUSUF ARITMATEA MENJADI GENERASI PENGGENAP

gambar: myeastercandy.blogspot.co.id Ada orang-orang yang Tuhan sudah siapkan dan tetapkan untuk menjadi pelaksana dari firman-Nya. Di saat saat kritis dan penting banyak orang terkejut,  tidak menyangka, ada orang-orang yang bisa melakukan hal-hal yang kristis. Nama Yusuf dari Arimatea baru muncul di saat-saat kematian Yesus. Dia bukan termasuk 12 murid Yesus. Tidak juga termasuk 70 murid Yesus atau 500 murid Yesus yang lainnya. Yusuf Arimatea tiba-tiba muncul di saat yang kritis sekali.  Ketika tidak ada seorang pun yang tidak punya akses kepada Pontius Pilatus, ternyata muncul Yusuf dari Arimatea. Ketika itu murid-murid Yesus yang sudah mengikuti Dia tiga setengah tahun lamanya semua lari meninggalkan Yesus dan tercerai-berai. Jadi siapa yang akan menguburkan mayat Yesus dengan layak? Siapa yang bisa menggenapkan firman perkataan Tuhan?   Membuat kita terkejut; kapan Tuhan menyiapkannya?  Alkitab hanya menyebut dia adalah seseorang yang berasal da...

MASUK PADA MASA PENGGENAPAN FIRMAN

Kita adalah generasi yang masuk pada masa penggenapan firman. Namun walau pun sudah mendapatkan banyak perkataan Tuhan, penglihatan, nubuatan dan seterusnya, tetap saja seringkali kita merasa bingung, buntu bahkan sebagian orang menjadi tidak percaya, banyak mengeluh, bersungut-sungut dan undur. Penyebabnya adalah karena kita fokus pada persoalan dan terpengaruh keadaan, hal-hal yang sifatnya natural. Demikian halnya dengan Yosua ketika ia memandangi tembok Yerikho, setelah bangsa Israel telah menyeberang sungai Yordan, di seberang Yerikho.

Upper Room 35 – DR. Jonathan David

  Dobel dekade sorga terbuka, ketajaman profetik, posisi strategis dan demonstrasi Roh adalah anugerah yang diberikan Tuhan Yang Mahatinggi untuk kita menghadapi tantangan 20 tahun hari-hari terakhir ini (2019-2039). 08-02-2022 Sorga terbuka dan Roh Kudus turun. Sekarang aku bisa memulai pelayanan. Hal-hal supranatural akan mengambil alih. Roh Kudus jadilah pemimpinku sebagaimana Kau memimpin Kristus. Kesaksian dari Roh, bahwa aku adalah anak Allah yang hidup, bergabung dengan Kristus dan mewarisi yang Tuhan sediakan. Ketajaman profetik, dobel dekade sorga terbuka, posisi strategis dan demonstrasi Roh akan jadi porsi hidup kami dalam 2 dekade sorga terbuka 2019-2039. Selama 40 hari 40 malam Goliath menantang orang Israel.   Daud membangkitkan keberaniannya ketika Isai memberikan tugas mengantar makanan. Pergi dan lihat. Dia dengarkan nasihat bapanya dan tugas itu sudah diset. Berapa banyak yang mentaati bapa rohani? Kita kehilangan pesan itu. Dan Bileam dicemari oleh...

Rumah Rohani

POLA   RUMAH   ROHANI Ps. Ir. Djonny Tambunan Sekaranglah waktunya, apa yang pernah saudara terima perkataan Tuhan itu, janji Tuhan, nubuatan itu, maka kita akan menerimanya, kita akan menikmatinya dan kita akan menggenapinya. Jangan lihat ke belakang. Tuhan berkata: Apa yang Ku firmankan akan Ku genapi segera dengan sempurna. Kapan kita siap? Selama kita tidak siap tidak akan tergenapi. Kalo kita mengambil sikap seperti binatang-binatang yang masuk ke dalam bahterah Nuh, maka kita akan masuk. Nuh hanya menyediakan satu jenis makanan bagi semua binatang. Semua orang yang mengambil sikap seperti Ishak itulah yang akan menerima warisan.   Harta yang berharga tidak diberikan kepada mereka yang bersikap seperti anjing dan babi. Apa yang membuat kita masuk atau tidak adalah keputusan kita sendiri, sikap kita sendiri. Jangan minta waktu, karena waktu tidak bisa mengubah saudara , tapi apa merubah kita adalah keputusan kita. Lupakan yang di belakangmu, apakah...

Kepenuhan keallahan (the fullness of the Godhead) di dalam Yesus dan Orang Percaya (MKS #42)

Ringkasan: Khotbah Ps. Djonny ini masih membahas konsep iman yang hidup melalui teladan perjalanan hidup Abraham . Bahwa iman sejati bukan sekadar pengakuan, melainkan harus diwujudkan melalui perbuatan nyata yang mendasari setiap keputusan hidup sehari-hari. Penulis menjelaskan bahwa ketika seseorang lahir baru, mereka menerima benih ilahi dan potensi Allah yang harus dikembangkan hingga mencapai kedewasaan spiritual. Melalui ketaatan Abraham, Allah menyingkapkan rahasia kerajaan-Nya yang kemudian diwariskan secara spiritual kepada generasi berikutnya sebagai keturunan Abraham . Fokus utama narasi ini adalah ajakan bagi jemaat untuk bertumbuh dewasa dan tidak menjadi bayi rohani agar dapat menerima janji warisan ilahi . Akhirnya, iman tersebut dipandang sebagai kunci untuk menampilkan dimensi rupa Allah dan mengalahkan kuasa maut di dunia. Ibadah JMD Bandung 14 Juni 2026 - Manusia Kerajaan Sorga 42" Berikut adalah ringkasan poin-poin penting serta penjelasan detailnya:...

Membangun Benteng Perlindungan

SATE 10 December 2020   Bacalah terlebih dahulu: Ibrani 8:7-10, Ayub 1:1 Sebagaimana iblis dapat membuat benteng di dalam pikiran manusia, Allah juga dapat membuat benteng di dalam manusia. Ayub mempunyai empat karakter yang menonjol di dalam kehidupannya yaitu saleh, jujur, takut akan Allah dan menjauhi kejahatan. Ketika iblis melakukan berbagai pencobaan kepada Ayub seiijin dari Allah, dimulai dari kehilangan anak-anaknya, kesehatannya, istrinya, bahkan dijauhi oleh teman-temannya. Tetapi ketika masalah tersebut muncul, Ayub tetap kuat dan karakter Ayub tetap sama, karena Allah sudah membangun terlebih dahulu banteng dan kubu di dalam pikiran Ayub! Sehingga berkali-kali Alkitab mengatakan bahwa Ayub itu tidak berdosa.   Allah membangun di dalam roh, dengan cara menaruh dan menuliskan hukumNya di dalam akal budi manusia. yaitu melaui mendengarkan dan merenungkan firman sehingga Allah menjadi Allah mereka, dan manusia menjadi umatNya.   *#1. Bagaimana Allah bisa berhasil ...