Langsung ke konten utama

KUASA ROH KUDUS DAN SETENGAH KEBENARAN


KASIH KARUNIA TUHAN




gbr: shannahhatfield.com

Kisah Para Rasul 1:8

TB ©
Tetapi kamu akan menerima kuasa , kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku   di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi."

Berapa banyak orang salah mengartikan ayat di atas dan karenanya hanya menemukan separuh kebenaran. Kuasa yang dimaksudkan di sini bukan hanya menjadikan kita sebagai saksi Yesus. Roh Kudus harus turun atas kamu.....bekerja di dalam kamu....membangun kembali karakter kamu.... mengisi dan memimpin hidupmu... Semua itu merupakan proses internal, proses di dalam.... , dan setelah semua proses itu selesai.... barulah kamu akan bisa menjadi saksi Yesus. Itu barulah kesaksian yang benar karena bukan dikerjakan berdasarkan kekuatan sendiri dan bukan dari hikmat manusia.

Kita harus dapat memahami dan mengalami dulu KUASA Roh Kudus itu bekerja di dalam kita. Kuasa itu mengalir berupa kasih-karunia Tuhan (God's grace). Pekerjaan Roh Kudus dengan kuasa-Nya itulah yang mengarahkan, memimpin, mendidik, mengangkat ketika kita jatuh, menyadarkan kita untuk selalu kembali kepada Tuhan. Kita terus diperbarui baik akal-budi mau pun batin kita dan dididik bagaimana bekerja sama dengan Roh Kudus sehingga memperoleh kemenangan demi kemenangan. Bagaimana penjelasannya? Ikuti terus.

Galatia 2:4 

Memang ada desakan dari saudara-saudara palsu yang menyusup masuk, yaitu mereka yang menyelundup ke dalam untuk menghadang kebebasan kita yang kita miliki di dalam Kristus Yesus, supaya dengan jalan itu mereka dapat memperhambakan kita.

Yudas menggambarkan dengan tepat apa yang sebenarnya terjadi pada jemaat Galatia.


Yudas 1:4-5

_1:4 Sebab ternyata *ada orang tertentu yang telah masuk menyelusup di tengah-tengah kamu*, yaitu *orang-orang yang telah lama ditentukan untuk dihukum. Mereka adalah orang-orang yang fasik, yang MENYALAHGUNAKAN KASIH KARUNIA ALLAH kita untuk MELAMPIASKAN HAWA NAFSU mereka, dan yang MENYANGKAL satu-satunya Penguasa dan Tuhan kita, YESUS KRISTUS.* 1:5 Tetapi, sekalipun kamu telah mengetahui semuanya itu dan tidak meragukannya lagi, *aku ingin mengingatkan kamu bahwa memang Tuhan menyelamatkan umat-Nya dari tanah Mesir, namun SEKALI LAGI membinasakan mereka yang tidak percaya.*_

Ada orang-orang tertentu, sengaja, menyelusup; *menyalahgunakan kasih karunia demi keuntungan sendiri, keserakahan, mengendalikan, memanipulasi atau menyesatkan jemaat.*

Peringatan di ayat 5, yang diberikan Yudas ini sangat keras. Apakah Tuhan sudah menyelamatkan orang Israel dari perbudakan?  SUDAH. *Tapi Tuhan tidak menyayangkan umat pilihan-Nya dan sekali lagi membinasakan mereka di padang gurun, karena mereka menolak Dia.*

Bukan orang Mesir atau musuh yang membinasakan mereka, tapi tangan Tuhan sendiri.
Bahkan - lihat sendiri di Yudas ay6 - Dia tidak menyayangkan malaikat-malaikat yang tidak taat pada batas-batas kekuasaan mereka.

_*Dan bahwa Ia menahan malaikat-malaikat   yang tidak taat pada batas-batas kekuasaan mereka*, tetapi yang meninggalkan tempat kediaman mereka, *dengan belenggu abadi di dalam dunia kekelaman sampai penghakiman pada hari besar*_ Yudas 1:6

*Sekarang kita menilai diri sendiri.*

  • Apakah kita sudah diselamatkan dari perbudakan kuasa dosa?
  • Apakah kita sedang menuju Tanah Perjanjian?


Orang Israel menyia-nyiakan kemerdekaan itu, membuang kasih dan anugerah Tuhan, keluar dari ikat-janji seperti yang dijanjikan dengan sumpah kepada Abraham; sehingga SEKALI LAGI mereka dibinasakan.

Jadi jangan menyangka bahwa kita bisa mempermainkan KUASA anugerah dan kasih karunia yang Tuhan sudah berikan itu.

Mengapa para penyesat itu bisa leluasa bergerak di dalam gereja / jemaat?

Masalah yang sebenarnya sampai hari ini adalah banyak orang Kristen belum:
1. memahami apa hukum Taurat, hukum dosa itu
2. apa hukum kasih-karunia, hukum Tuhan itu;
3. bagaimana hubungan  antara keduanya dan bagaimana hukum-hukum itu bekerja, apa akibatnya
Karena kurang pengetahuan dan pemahaman yang benar, jemaat mudah dikecoh dan dipermainkan, diombang-ambingkan pelbagai macam doktrin dan kasih karunia yang palsu.

Kita coba membahas semua pertanyaan ini secara singkat.

*1. Apa hukum Taurat itu?*

_Galatia 3:24-25 Jadi *hukum Taurat adalah penuntun bagi kita sampai Kristus datang*, supaya kita dibenarkan karena iman. Sekarang iman itu telah datang, karena itu kita tidak berada lagi di bawah pengawasan penuntun._

Hukum Taurat menyatakan apa yang salah dan apa dosa itu, tetapi tidak bisa menyatakan kebenaran. Namun hukum Taurat menuntun kita kepada Yesus Kristus, sumber utama anugerah kita. Sampai Kristus datang, artinya sampai Kristsus masuk ke dalam hidup kita dan ke dalam hati kita.

Apa yang ada pada hukum Taurat merupakan perlambangan dari hukum Tuhan yang kita sebut juga sebagai hukum kasih.

Gal 3:12 Tetapi dasar hukum Taurat bukanlah iman, melainkan siapa yang melakukannya, akan hidup karenanya.

_Yohanes 1:17 sebab hukum Taurat diberikan oleh Musa, tetapi *kasih karunia dan kebenaran datang oleh Yesus Kristus.*_

Hukum kasih ini bisa kita katakan juga hukum Kristus sebab datang oleh Yesus Kristus.

_Roma 10:4 Sebab *Kristus adalah kegenapan hukum Taurat*, sehingga *kebenaran diperoleh tiap-tiap orang yang percaya.*_

_Roma 5:2  *Oleh Dia kita juga beroleh jalan masuk oleh iman kepada kasih karunia ini.* Di dalam kasih karunia ini kita berdiri dan kita bermegah dalam pengharapan akan menerima kemuliaan Allah._

*2. apa hukum kasih-karunia, hukum Tuhan itu?*

_Roma 6:14  *Sebab kamu tidak akan dikuasai lagi oleh dosa, karena* kamu tidak *berada* di bawah hukum Taurat, tetapi *di bawah kasih karunia.*_

Iman kepada Yesus Kristus menyebabkan hukum Tuhan itu bekerja dalam hidup kita.  Bisa juga dikatakan begini: hukum Tuhan bekerja berdasarkan ikat-janji (iman).

Ikat-janji dilakukan oleh 2 pihak; pihak pertama Tuhan sendiri dan pihak kedua adalah orang percaya. Tuhan tidak mungkin mengingkari janji-Nya; sementara pihak kedua masih bisa. Banyak contoh tokoh-tokoh dalam Alkitab yang gagal dalam memenuhi ikat-janji (iman)nya kepada Yesus Kristus. Diantara mereka ada Salomo dan Yudas Iskariot.

*Mengapa mereka gagal?*
Mereka yang gagal karena menyia-nyiakan kasih-karunia. Mereka yang menyalahgunakan kasih-karunia menjadi sesat, sombong, menolak dan menyangkal Tuhan.

*Yang berhasil lebih banyak lagi (akan menjadi mayoritas):* Abraham, Ishak, Yakub, Yusuf, Yusuf-Maria, Yesus, murid-murid Yesus, Paulus, orang-orang Yahudi yang takut akan Tuhan, dst.

*Mengapa mereka berhasil?*
1 Korintus 15:10  Tetapi karena kasih karunia Allah aku adalah *sebagaimana aku ada sekarang*, dan *kasih karunia yang dianugerahkan-Nya kepadaku tidak sia-sia.* Sebaliknya, aku telah bekerja lebih keras dari pada mereka semua; tetapi bukannya aku, melainkan kasih karunia Allah yang menyertai aku.
Paulus ada sebagaimana dia ada karena kasih karunia dan dia juga bekerja keras oleh dan dalam kasih karunia.

Kasih karunia itu pemberian (a gift), bukan hasil usaha manusia. Apa buktinya?

Korintus 4:7  Tetapi *harta ini kami punyai dalam bejana tanah liat, supaya nyata, bahwa kekuatan yang melimpah-limpah itu berasal dari Allah,* bukan dari diri kami.

Kelemahan terbesar manusia adalah kedagingannya yang disebut oleh Paulus sebagai bejana tanah liat. Namun "harta" kita bukanlah harta disimpan di safety box atau lemari baja, tapi di dalam bejana tanah liat yang sangat rapuh (fragile).  Harta itu adalah firman Tuhan, Roh Kudus, kasih-karunia, takut akan Tuhan, hikmat dan karunia-karunia lainnya.

*Bagaimana supaya harta itu aman?* Ada kekuatan Allah yang menjagai harta kita sehingga kita tetap menjadi berharga di mata Tuhan. Kekuatan Allah itu harus kita pakai dan andalkan, bukan kekuatan sendiri.

1 Korintus 2:5  supaya iman kamu jangan bergantung pada hikmat manusia, tetapi pada kekuatan Allah _(kasih karunia)_.

_1 Petrus 1:5  Yaitu kamu, yang *dipelihara dalam kekuatan Allah* (kasih karunia) *karena imanmu* sementara kamu menantikan keselamatan yang telah tersedia untuk dinyatakan pada zaman akhir._


3. bagaimana hubungan  antara keduanya dan bagaimana hukum-hukum itu bekerja, apa akibatnya ?

Apa yang ada pada hukum Taurat adalah perlambangan dari hukum kasih.  *Warisan terbesar dari hukum Taurat adalah takut akan Tuhan.*

Tapi sekali lagi apakah hukum Taurat (takut akan Tuhan itu)  menyelamatkan? TIDAK.

Gal 3:10 Karena semua orang, yang hidup dari pekerjaan hukum Taurat, berada di bawah kutuk. Sebab ada tertulis: "Terkutuklah orang yang tidak setia melakukan segala sesuatu yang tertulis dalam kitab hukum Taurat."

Lalu bagaimana orang-orang yang hidup sebelum Kristus dinyatakan bisa selamat?

Tuhan bekerja berdasarkan pola. Dan polanya itu tidak berobah. Ada pola yang sama di antara Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru:  keduanya berdasarkan pada iman atau ikat-janji. Ada ujian iman atau ketaatan. Ada warisan yang diteruskan.

Karena iman, *Abraham dibenarkan* ketika mempersembahkan anaknya, Ishak. Allah membenarkan Abraham sehingga diperhitungkan (dianggap) sebagai orang benar. Demikianlah Allah juga membenarkan orang-orang bukan Yahudi.

Galatia 3:8-11
_3:8 Dan Kitab Suci, yang sebelumnya mengetahui, bahwa *Allah membenarkan orang-orang bukan Yahudi oleh karena iman, telah terlebih dahulu memberitakan Injil kepada Abraham: "Olehmu segala bangsa akan diberkati."* 3:9 Jadi *mereka yang hidup dari iman, merekalah yang diberkati bersama-sama dengan Abraham* yang beriman itu. 3:10 Karena semua orang, yang hidup dari pekerjaan hukum Taurat, berada di bawah kutuk. Sebab ada tertulis: "Terkutuklah orang yang tidak setia melakukan segala sesuatu yang tertulis dalam kitab hukum Taurat." *3:11 Dan bahwa tidak ada orang yang dibenarkan di hadapan Allah karena melakukan hukum Taurat adalah jelas, karena: "Orang yang benar akan hidup oleh iman."*_

=================================
*Tuntutan hukum Taurat vs  Hukum Tuhan*

*Hukum taurat bekerja melalui dosa dan menuntut sampai kepada maut atau kematian kekal.*

*Hukum Tuhan bekerja melalui kasih karunia dan menuntut sampai kepada kesempurnaan keselamatan sampai kepada hidup yang kekal yang tanpa dosa dan tanpa tipu daya di mulut (sampai redemption, bukan hanya hanya salvation) .*

_1 Korintus 1:30  Tetapi oleh Dia kamu berada dalam Kristus Yesus, yang oleh Allah telah menjadi hikmat bagi kita. *Ia membenarkan dan menguduskan dan menebus kita._
(edify, sanctify and redeem)

Mat 5:48
Karena itu haruslah kamu sempurna, sama seperti Bapamu yang di sorga adalah sempurna."

_Efesus 1:14  Dan Roh Kudus itu adalah jaminan bagian kita *sampai kita memperoleh seluruhnya, yaitu penebusan yang menjadikan kita milik Allah*, untuk memuji kemuliaan-Nya._

_Ephesians 1:14  who is the guarantee of our inheritance *until the redemption of the purchased possession*, to the praise of His glory._

*Kasih-karunia adalah pekerjaan utama Roh Kudus,*pekerjaan Tuhan sendiri di dalam kita.*

Efesus 3:20 Bagi Dialah, yang dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita.

Roh Kudus mengulurkan dan menyampaikan (extend and expand) kasih-karunia sehingga menjadi penuntun dan membangun hidup kita.

_Galatia 2:21  Aku tidak menolak kasih karunia Allah. Sebab sekiranya ada kebenaran oleh hukum Taurat, maka sia-sialah kematian Kristus_

Menerima kasih karunia berarti TETAP hidup dan berjalan berdasarkan hukum Tuhan, menolak kasih karunia berarti beralih kepada hukum dosa/hukum Taurat. Sesederhana itu sebenarnya. Jika stop hidup dan berjalan dengan Roh kau akan mendapati dirimu ada dalam kedagingan.

PENYESATAN

1 Petrus 5:12 Dengan perantaraan Silwanus,  yang kuanggap sebagai seorang saudara yang dapat dipercayai, aku menulis dengan singkat kepada kamu untuk menasihati dan meyakinkan kamu, bahwa *ini adalah kasih karunia yang benar-benar dari Allah*. Berdirilah dengan teguh di dalamnya!
1 Peter 5:12 By Silvanus, our faithful brother as I consider him, I have written to you briefly, exhorting and testifying that this is *the true grace of God* in which you stand.
Petrus mendiktekan suratnya ini kepada Silvanus dan bersaksi bahwa ini adalah the true grace of God. Jika ada kasih karunia yang benar, berarti ada kasih karunia yang palsu.

KASIH KARUNIA BEKERJA ATAS ANAK MANUSIA

Anak itu bertambah besar dan menjadi kuat, penuh hikmat, dan kasih karunia Allah ada pada-Nya. Lukas 2:40

Kasih karunia menyertai Yesus terus menerus. Kasih karunia ada  padanya. *Kasih karunia dan anugerah itu bukan hanya untuk menebus dosa kita dan menyelamatkan kita dari api neraka.*

 Ketika kita mengalami kelahiran kembali, itu baru awal, baru setengah perjalanan. Awalnya ketika kita belum menyadari dan mengenal dengan benar kasih-karunia itu, kita selalu bergumul dan tidak mengalami pembangunan walau pun Ia bekerja keras.  *Jika orang mengatakan kasih karunia dan anugerah itu hanya untuk keselamatan, maka itu adalah setengah kebenaran. Ini adalah siasat si iblis menjadikan kita tidak menghargai kasih karunia Tuhan.*

*Kasih karunia itu terus bekerja selamanya sampai.....(kita akan tau di akhir bahasan kita) untuk kita bisa mengalami kemenangan dan terus dibangun supaya menjadi dewasa dan kemuliaan Kristus terpancar dari dalam hidup kita. Kemuliaan Kristus adalah karakter Kristus. Jika karakter itu sudah terbangun dan terbentuk di dalam diri kita, maka kita bisa menjadi saksi Kristus. 

*Tanpa kasih karunia bisa jadi kita akan kembali kepada pola dan siklus kehidupan yang lama.*

Titus 2:11-12  Karena kasih karunia Allah yang menyelamatkan semua manusia sudah nyata. *Ia mendidik kita supaya kita meninggalkan kefasikan dan keinginan-keinginan duniawi dan supaya kita hidup bijaksana, adil dan beribadah di dalam dunia sekarang ini.*

Kasih karunia adalah cara dan kekuatan Allah untuk menyelamatan semua manusia yang diberitakan melalui Injil. Kasih karunia itu terus mendidik (edifying) setiap kita melakukan kesalahan dan dosa. Didikan bertujuan supaya kita meninggalkan kefasikan dan keinginan duniawi.

_Ephesians 1:7 In Him we have *redemption* through His blood, the forgiveness of sins, *according to the riches of His grace*_

*Pekerjaan kasih karunia di dalam dan melalui Yesus*

_1 Petrus 2:21-23  Sebab untuk itulah kamu dipanggil, karena *Kristus pun telah menderita untuk kamu dan telah meninggalkan teladan bagimu, supaya* kamu mengikuti jejak-Nya. Ia tidak berbuat dosa, dan tipu tidak ada dalam mulut-Nya.*_

Setiap orang percaya harus mengambil teladan Yesus Kristus untuk sampai kepada garis akhir. _*Ia tidak berbuat dosa, dan tipu tidak ada dalam mulut-Nya.*_

_Wahyu 14:5  Dan di dalam mulut mereka tidak terdapat dusta; mereka tidak bercela._

Tidak bercela dan tidak ada dusta; adalah tujuan dari pekerjaan Tuhan melalui kasih-karunia-Nya dan merupakan kehendak Bapa yang sempurna.

PENUTUP

Banyak orang mengira bahwa anugerah dan kasih karunia itu diberikan setelah kematian. Mereka menyangka anugerah dan kasih karunia menunggu di pintu sorga. Ini adalah kekeliruan besar dan fatal.

Anugerah dan kasih karunia bekerja bersama-sama dengan manusia dari sebelum dia percaya, Roh Kudus menjamahnya menjadi bayi rohani dan terus-menerus kasih-karunia itu bekerja melalui Roh Kudus, dari kita jatuh bangun sampai kita ditebus (redeemed) dan disempurnakan (perfected) di dalam Dia.

*Kasih karunia memberikan kita waktu* untuk diproses dan dibangun dan *anugerah itu menahan dan membatalkan penghukuman selama kita hidup oleh karena kuasa darah Yesus Kristus yang terus memohon pengampunan dari Bapa.*

*Kebenaran (the Truth) tidak pernah berkompromi.* Justru kebenaran akan menilai apa yang telah kita lakukan sebagai *pemegang (stewarder) anugerah dan kasih karunia yang Tuhan percayakan* dan berikan kepada kita *selama kita ada di bumi.* Mereka adalah "harta" Kerajaan sorga.

*Kebenaran (the TRUTH) tanpa kompromi akan menghakimi di Tahta Pengadilan* dan banyak orang percaya menjadi SHOCK ketika menyadari TIDAK ADA anugerah dan kasih karunia di ruang pengadilan itu dan hanya ada KEBENARAN yang duduk di atas Tahta.

*Pekerjaan anugerah dan kasih karunia itu berhenti ketika kita menghembuskan nafas yang terakhir dan jantung kita berhenti berdetak.* Mereka berkata: _"Kami telah melakukan sebisa apa yang harus kami kerjakan, sekarang waktunya KEBENARAN ITU DINYATAKAN."_

Ya memang, anugerah itu terus ada sampai kepada kekekalan sebab itu ada yang namanya SORGA dan kita akan sampai kepada kemuliaan (glory) yang dijanjikan sebagai penghargaan kekal (eternal reward) itu. Inilah yang dimaksud dengan His grace and mercy endure forever. Jadi jangan mudah disesatkan dengan kutipan-kutipan ayat belaka, namun tanpa pengertian dan pemahaman maksudnya.

Dengan absennya anugerah, banyak orang membela diri mereka di ruang pengadilan dan berkata: _bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga? 7:23 Pada waktu itulah Aku akan berterus terang (the TRUTH revealed) kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!_ Matius 7:22-23

Mereka adalah orang-orang yang menyia-nyiakan kasih karunia dan anugerah Tuhan, maka ada tertulis. "Terkutuklah orang yang mengandalkan kekuatannya sendiri."

Kebenaran itu akan dinyatakan. Jangan lupa, Dia adalah Tuhan yang penuh kasih dan anugerah, tapi Dia juga adalah Hakim yang adil.

Intinya adalah kebenaran memiliki kuasa untuk memerdekakan atau mengirim seseorang ke neraka.

Ingat semua ada batasnya. Manusia punya batas, malaikat punya batas, bahkan Yesus sebagai Anak Manusia punya batas.

=====================
APLIKASI
=====================

_2 Korintus 13:5 Ujilah dirimu sendiri, apakah kamu tetap tegak di dalam iman. Selidikilah dirimu! Apakah kamu tidak yakin akan dirimu, bahwa Kristus Yesus ada di dalam diri kamu? Sebab jika tidak demikian, kamu tidak tahan uji_

Roh Kristus ada di dalam kita mengulurkan dan menyalurkan kasih karunia Bapa. Dia adalah Panglima Balatentara sorga. Kita berperang bukan melawan darah dan daging, tapi penguasa di udara. Jangan mau digeser ke area kedagingan kita. Kita tidak akan pernah menang melawan kedagingan kita. Di seret ke area kedagingan artinya kita hanya mengandalkan akal-budi dan kekuatan batin kita atau kekuatan sendiri.

Jika Roh Kudus menjadi Panglima, maka kita tidak lagi bergantung kepada kekuatan sendiri dan tidak membiarkan akal-budi, batin dan tekad kita berperang sendirian. (baca Roma 6 dan Roma 7)

Roma 6: konflik batin+akal budi vs anggota-anggota tubuh
Roma 7: hidup menurut pimpinan Roh.

Berjalan bersama Tuhan berarti mengalami pembaruan oleh Roh (upgrade dan update, walk in the newness of the Spirit), menerima rahmat-Nya setiap pagi, dan bukannya berjalan maju mundur (jatuh bangun) dalam retorika agamawi.

Jadikan Roh Kudus menjadi Panglima hidup kita bekerja melalui kasih-karunia-Nya di dalam kita dan orang-orang sekitar kita yang kita kasihi.
.
Karena itulah ada tertulis, kasihilah Tuhan Allahmu dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu dan dengan segenap kekuatanmu (Markus 12:30).
==> artinya: Roh Kudus bekerja sama dengan jiwa dan akal-budi kita menjadi kekuatan penuh, tidak mungkin terkalahkan.

*Kasih-karunia sendiri merupakan ekspresi dari kasih Tuhan yang terdalam kepada kita melalui Roh Kristus*: Edifying and perfecting of the saints until we all come into the unity of the faithfullness of Christ.

Kita juga sudah melihat pentingnya pengetahuan firman dan betapa pentingnya menjaga warisan harta sorgawi itu untuk kemudian dapat kita teruskan dan impartasikan (tularkan) kepada generasi selanjutnya termasuk anak-anak jasmani kita, karena hanya dengan itulah mereka bisa selamat.

_Efesus 3:19 dan dapat *mengenal kasih itu*, sekalipun ia *melampaui segala pengetahuan. Aku berdoa, supaya kamu dipenuhi di dalam seluruh kepenuhan Allah.*_

_Efesus 1:14 Dan Roh Kudus itu adalah jaminan bagian kita sampai kita memperoleh seluruhnya, yaitu penebusan yang menjadikan kita milik Allah, untuk memuji kemuliaan-Nya_

*Apa yang dapat kita warisan?* Pengetahuan firman, takut akan Tuhan dan hikmat, menyerahkan mereka kepada kasih karunia; yang semuanya itu merupakan proteksi yang sempurna - karena bukan dengan kekuatan kita, tapi oleh kekuatan Roh-Nya yang kudus. Itulah peran kita sebagai bapa spiritual bagi anak-anak kita.

Bagaimana kita dapat mengasihi sesama kita? Sama dengan Kristus mengekspresikan kasihnya melalui Roh Kudus dan kasih-karunia-Nya. Kita dapat mengalirkan kasih-karunia itu kepada mereka.

_1 Yohanes 4:8 Barangsiapa tidak mengasihi, ia tidak mengenal Allah, sebab Allah adalah kasih._

_1 Petrus 4:10 Layanilah seorang akan yang lain, sesuai *dengan karunia yang telah diperoleh tiap-tiap orang sebagai pengurus yang baik dari kasih karunia Allah. faithfully administering God’s grace in its various forms.*_

Amin.

=====================================

Postingan populer dari blog ini

Membangun Sion Membentuk Ulang Kota - oleh Dr. Jonathan David

Ringkasan Khotbah: "Membangun Sion Membentuk Ulang Kota"  16082022  the Upper Room Kembalilah, hai anak-anak yang murtad, demikianlah firman TUHAN, karena Aku telah menjadi tuan atas kamu! Aku akan mengambil kamu, seorang dari setiap kota dan dua orang dari setiap keluarga, dan akan membawa kamu ke Sion.  Yeremia 3:14   Khotbah ini membahas visi tentang pembangunan kembali Sion sebagai inti dari pemulihan kota dan kehidupan umat Tuhan. Dr. Jonathan David menguraikan bagaimana Tuhan sedang bergerak secara aktif untuk membangun Sion, yang bukan hanya sekadar tempat, melainkan juga sebuah dimensi rohani di mana kehadiran, kuasa, dan otoritas Allah termanifestasi. Khotbah dimulai dengan penekanan pada pentingnya mendengar suara Tuhan dan mengasihi kebenaran-Nya. Dr. Jonathan David menyatakan bahwa tanpa kedua hal ini, akan ada kekacauan. Ia juga menekankan tentang karunia-karunia Roh Kudus yang diperlukan, seperti pewahyuan, pengertian, dan hikmat  untuk dapat menge...

The Seed of God and the Character of Abraham (MKS #53)

Khotbah ini membahas proses rohani di mana Allah menabur benih ilahi ke dalam kehidupan manusia untuk mewujudkan kerajaan-Nya di bumi. Melalui teladan Abraham , dijelaskan bahwa hubungan intim dengan Tuhan dimulai dari panggilan pribadi dan ikatan janji (covenant) yang teguh . Ketaatan mutlak Abraham dalam menjaga ketetapan Allah menjadi dasar bagi Tuhan untuk mempercayakan otoritas-Nya kepada generasi berikutnya. Di sini ditekankan bahwa setiap orang percaya dipanggil untuk memiliki kepribadian yang selaras dengan karakter Allah melalui bimbingan Roh Kudus. Akhirnya, sumber ini menantang umat untuk hidup dalam kesetiaan dan kasih yang radikal agar janji Tuhan dapat tergenapi secara turun-temurun. Ibadah JMD Bandung 6 September 2026 - Manusia Kerajaan Sorga 53 Catatan Khotbah: Manusia Kerajaan Sorga (Bagian 53) Pelayanan: GPK JMD Bandung, Ps. Djonny Tambunan Tanggal: 6 September 2026 1. Landasan Rencana Agung Allah & Benih Sejati Keturunan Raja-Raja: Allah menetapk...

Mengikatkan Diri Pada Tuhan Dalam Ikatan Roh

  SATE 24 November 2020 –  Bacalah terlebih dahulu: Roma 1:28, 8:14-17, 6:16-19 Ketika seseorang lahir baru, rohnya menjadi baru karena rohnya bersatu dengan Roh Kudus. Tetapi untuk pikiran (akal budi) harus diperbaharui dari hari ke hari, artinya waktu lahir baru roh kita dibangkitkan sedangkan pikiran kita belum alami pemulihan. Oleh karena itu harus alami pembaharuan dari hari ke hari melalui firman. Sebelum seseorang alami lahir baru, maka rohnya ditawan oleh jiwanya. Sehingga yang dilakukan oleh tubuh adalah segala sesuatu yang sifatnya kedagingan. Kondisi lahir baru tidak serta merta membuat seseorang lantas berubah secara drastis, ada proses yang harus dilalui supaya jiwa dan tubuh pun alami keselamatan dari Allah.   *#1. Mengapa pikiran kita harus alami pembaharuan dari hari ke hari berdasarkan Roma 1:28?*   Unsur JIWA bukanlah langsung berasal dari Allah. Yang langsung dari Allah adalah roh kita. Jiwa yang terdiri dari pikiran, perasaan dan kehendak itu timb...

GALATIA 1:10-24 KELUAR DARI HIDUP YANG SIA-SIA

Galatia 1:10 Jadi bagaimana sekarang: adakah kucari kesukaan manusia atau kesukaan Allah? Adakah kucoba berkenan kepada manusia?  Sekiranya aku masih mau mencoba berkenan kepada manusia, maka aku bukanlah hamba Kristus. Sebagai seorang rasul Tuhan, Paulus mengambil SIKAP TEGAS untuk tidak mencari perkenanan manusia. Tujuannya adalah melakukan apa yang Tuhan perintahkan dan menggenapinya. gbr: knowing-jesus.com Ini adalah suatu MASALAH SERIUS dalam hubungan kita dengan Tuhan, sebab Ia adalah Allah yang cemburu. Ketika kita mulai mengandalkan orang dalam hidup kita atau dalam melayani Tuhan, maka kita akan mulai kehilangan pengharapan di dalam Tuhan. Saul sangat mengutamakan orang Israel dibandingkan Tuhan. Ketika Samuel terlambat sedikit datang ke Gilgal, Saul menjadi tidak taat dan mempersembahkan korban bakaran sendiri; karena ia melihat rakyat mulai meninggalkannya. Walau pun Samuel menegurnya dan mengecam perbuatannya yang bodoh, Saul tidak menyesal.  Saul juga...

MASUK PADA MASA PENGGENAPAN FIRMAN

Kita adalah generasi yang masuk pada masa penggenapan firman. Namun walau pun sudah mendapatkan banyak perkataan Tuhan, penglihatan, nubuatan dan seterusnya, tetap saja seringkali kita merasa bingung, buntu bahkan sebagian orang menjadi tidak percaya, banyak mengeluh, bersungut-sungut dan undur. Penyebabnya adalah karena kita fokus pada persoalan dan terpengaruh keadaan, hal-hal yang sifatnya natural. Demikian halnya dengan Yosua ketika ia memandangi tembok Yerikho, setelah bangsa Israel telah menyeberang sungai Yordan, di seberang Yerikho.

The Seed of Succession and the Power of Destiny (UR #240)

Ini merupakan materi pengajaran dari Dr. Jonathan David mengenai prinsip suksesi kepemimpinan spiritual yang berfokus pada konsep benih ilahi dalam diri manusia. Penulis menekankan bahwa masa depan dan kekuatan seseorang ditentukan oleh Kristus sebagai benih yang dibawa, yang memberikan ketangguhan untuk mengatasi segala trauma masa lalu maupun serangan musuh. Beliau menguraikan kriteria kehidupan yang layak direproduksi, yakni pribadi yang berpusat pada salib , memiliki karakter yang baik , serta dipenuhi oleh Roh Kudus . Selain itu, terdapat peringatan tegas untuk menghentikan pelatihan bagi individu yang menunjukkan sikap keras hati, tidak taat, dan suka mengkritik . Secara keseluruhan, dokumen ini berfungsi sebagai panduan praktis untuk membangun generasi pemimpin baru yang memiliki integritas moral dan ketundukan penuh pada firman Tuhan . 14 07 2026 DR JONATHAN DAVID, SUKSESI KEPEMIMPINAN (BAGIAN 3) Catatan Khotbah: Suksesi Kepemimpinan (Bagian 3) Sesi: The Upper Room 240 (1...

KEHIDUPAN ZOE Kehidupan Yang Berkelimpahan

Kehidupan Berkualitas Yang Yesus Berikan Yoh 10:10 Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup,    dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. gbr: opernarmautralia.org Yesus datang supaya kita akan memiliki kehidupan yang melampaui arus seluruh aspek kehidupan, lebih dari cukup, mencapai setiap bagian dari roh manusia kita, setiap bagian dari alam jiwa kita, pikiran, kehendak dan emosi, mencapai setiap bagian dari tubuh fisik kita, mencapai setiap bagian dari keuangan kita, hubungan dan semua yang berkaitan dengan kehidupan duniawi dan kehidupan spiritual kita. Dalam bahasa Yunani,   ada tiga kata yang berbeda -bios, psuche, dan zoe- diterjemahkan sebagai "hidup", dan masing-masing memiliki arti yang berbeda. Bios – adalah kehidupan biologis kita. Semua makhluk hidup memiliki bios. Bioskop artinya gambar hidup. Biologi ilmu yang mempelajari tentang makhluk hidup. Psuche adal...

Conquering the Mountains of Governance and Political (UR #237)

Khotbah  Dr. Tunde Bakare dalam acara ISC 2025 membahas peran strategis orang percaya di gunung politik dan pemerintahan . Beliau menekankan pentingnya memiliki pola atau cetak biru ilahi serta karakter yang murni sebelum terlibat dalam kepemimpinan publik agar tidak tercemar oleh sistem dunia. Melalui berbagai rujukan Alkitab, ia menjelaskan bahwa Tuhan akan membangkitkan pemimpin-pemimpin profetik untuk menggantikan sistem yang korup dan menindas rakyat. Bakare juga membagikan pengalaman pribadinya di Nigeria tentang bagaimana kekuatan doa dan nubuat mampu mempengaruhi arah politik nasional serta menentang rezim yang tidak adil. Inti dari pesan ini adalah panggilan bagi generasi muda untuk menjadi agen perubahan yang berani merebut kembali pengaruh di berbagai bidang budaya demi kesejahteraan bangsa. Narasi ini ditutup dengan penegasan bahwa kepemimpinan yang takut akan Tuhan adalah kunci utama yang membedakan kemajuan suatu negara dari keterpurukannya. Berikut adalah c...

ROMA 15:1-7

MENANGGUNG KELEMAHAN ORANG YANG TIDAK KUAT 15:1 Kita, yang kuat, wajib menanggung kelemahan orang yang tidak kuat dan jangan kita mencari kesenangan kita sendiri. 15:2 Setiap orang di antara kita harus mencari kesenangan sesama kita demi kebaikannya untuk membangunnya. 15:3 Karena Kristus juga tidak mencari kesenangan-Nya sendiri, tetapi seperti ada tertulis: "Kata-kata cercaan mereka, yang mencerca Engkau, telah mengenai aku." 15:4 Sebab segala sesuatu yang ditulis dahulu, telah ditulis untuk menjadi pelajaran bagi kita, supaya kita teguh berpegang pada pengharapan oleh ketekunan dan penghiburan dari Kitab Suci. 15:5 Semoga Allah, yang adalah sumber ketekunan dan penghiburan, mengaruniakan kerukunan kepada kamu, sesuai dengan kehendak Kristus Yesus, 15:6 sehingga dengan satu hati dan satu suara kamu memuliakan Allah dan Bapa Tuhan kita, Yesus Kristus. 15:7 Sebab itu terimalah satu akan yang lain, sama seperti Kristus juga telah menerima kita, untuk kemulia...

AGENDA MANUSIA ATAU KEHENDAK TUHAN - BAGIAN PERTAMA

TANTANGAN IMAN KITA: BEYOND THE FLESH ( COMMITED TO WALK IN GOD’S WAY) BAGIAN PERTAMA Kebanyakan kita sering meluputkan kehendak Tuhan dan menjalankan apa yang baik dan benar menurut pikiran dan hikmat manusia. Ketika hendak mengadakan misi  penginjilan kita membuat komite dan menggalang dana untuk tercapainya misi tersebut. Ketika Tuhan hendak memberikan makan kepada 5000 orang kita menggalang pengumpulan dana untuk itu. Hal ini juga terjadi pada  Filipus (Yoh 6:6). Yoh 6:6 Hal itu dikatakan-Nya untuk mencobai dia, sebab Ia sendiri tahu, apa yang hendak diperbuat-Nya. Filipus meluputkan kehendak Tuhan dengan pikirannya sendiri. Tuhan memiliki segala sumber dan caraNya sendiri. Namun kita memakai pikiran kita dengan cara kita. Kita kehilangan jalan Tuhan seluruhnya ketika mulai menggunakan asumsi-asumsi dalam mengerjakan tujuan-tujuan Tuhan, daripada secara total berkomitmen untuk melakukan kehendakNya dan berjalan di jalanNya. Jangan sampai kita m...