Langsung ke konten utama

Gal 5:16-18 Hidup dipimpin Roh




Hidup menurut daging atau Roh

5:16 Maksudku ialah: hiduplah oleh Roh, maka kamu tidak akan menuruti keinginan daging. 5:17 Sebab keinginan daging berlawanan dengan keinginan Roh dan keinginan Roh berlawanan dengan keinginan daging--karena keduanya bertentangan--sehingga kamu setiap kali tidak melakukan apa yang kamu kehendaki. 5:18 Akan tetapi jikalau kamu memberi dirimu dipimpin oleh Roh, maka kamu tidak hidup di bawah hukum Taurat.

gbr : slideplayer.com


Keinginan daging berlawanan dengan keinginan roh. Kita harus beroperasi dalam roh. Keinginan dan kecenderungan hati harus dikontrol oleh keinginan roh.
Pujian dan penyembahan dilakukan bukan untuk pemanasan tapi untuk Pribadi-Nya, melalui dan oleh Roh Kudus untuk berbicara dan menyatakan pewahyuan. Kita harus siap untuk Tuhan. Roh kita harus tertuju kepada Tuhan.

Roh kudus datang, turun, memenuhi dan memimpin. Keinginan daging adalah nature manusia duniawi, tapi seperti keinginan binatang untuk memenuhi keinginannya. Selama keinginannya terpenuhi ia menjadi jinak, tapi sebaliknya ia akan jadi buas. Jangan tertipu. Tidak bisa kita hidup demikian. Kita harus memutuskan dipimpin oleh roh atau oleh keinginan-keinginan dan kecenderungan hati. Beri diri artinya memberi tempat kepada Roh Kudus.

Ini  hasil dan tanda-tanda yang akan terjadi jika kita dipimpin oleh Roh Kudus:

        Memimpin supaya kita tidak hidup di bawah tekanan hukum Taurat.
Kita harus diarahkan oleh Roh, dipimpin oleh Roh. Kita harus memberi diri, memberi tempat kepada Roh, sehingga tidak dikendalikan oleh jiwa (tubuh, pancaindera, kenyamanan, dst.). Keputusan ada ditangan kita. Kita tidak bisa meminta RK memimpin, melainkan memberi diri dipimpin oleh RK. Yesus menjadi model. Sebagai manusia sejati Ia memiliki kehendak dan memberi keputusan dan ketetapan untuk dipimpin oleh Roh. Tidak dikuasai tubuh dengan kelemahan dan keterbatasan tubuh manusia.  Tapi kita akan mengalami pelemahan kehendak sendiri. Yesus dilahirkan dengan keadaan daging yang sama bisa dikuasai oleh dosa, tapi Ia menyerahkan semuanya kepada pimpinan Roh Kudus. Tidak dikuasai oleh perasaan dan kehendak, tidak dipengaruhi oleh keadaan dan apa yang Dia lihat.

Maka Ia maju sedikit, lalu sujud dan berdoa, kata-Nya: "Ya Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu  dari pada-Ku, tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki." Mat 26:39
Mat 26:39  Doa Yesus di taman Getsemani. Dia berdoa seperti ini 3x, seperti juga di ayat 42 dan, Yesus punya kehendak supaya cawan ini berlalu. Tapi bukan seperti yang Ku kehendaki.... Ketiga kali Yesus sempat membangunkan murid-murid supaya berdoa dan berjaga-jaga.
Lalu Ia pergi untuk kedua kalinya dan berdoa, kata-Nya: "Ya Bapa-Ku jikalau cawan ini tidak mungkin lalu, kecuali apabila Aku meminumnya, jadilah kehendak-Mu!" Matius 26:42
Yesus punya kehendak, supaya cawan penderitaan ini berlalu. Tapi Yesus tau bahwa kehendak Bapa berbeda....Bapa menghendaki Dia meminum cawan itu.   Kadang kita  tidak menyadari, atau pura-pura tidak tau atau mengeraskan hati bahwa kita tau kehendak Bapa berbeda.

Mungkin kita sudah tau kehendak bapa rohani dan para pemimpin, tapi kita abaikan. Mungkin Roh Kudus sudah mengingatkan juga, tapi tetap kita abaikan.
Salib itu bukan perintah Bapa, melainkan kehendak Bapa. Kehendak itu bebas dilakukan atau tidak. Itu bukan perintah. Selama 1 jam Yesus berdoa seperti itu; namun akhirnya Dia menyerahkan kepada kehendak Bapa. Hal ini dilakukan untuk:

Pertama, menyatakan bahwa Roh Kudus bekerja dan memimpin hidup-Nya dan Yesus mau mentaatinya.  Yesus memberi diri-Nya dipimpin oleh Roh Kudus.

Kedua, ini menunjukkan bahwa Dia sebagai manusia, yang bisa berbeda kehendaknya dengan kehendak Allah.  Sebagaimana manusia umumnya kehendak manusia berbeda dengan kehendak Bapa. Jadi Yesus berdoa, membuktikan bahwa Dia adalah Anak Manusia, sama seperti kita.

Ketiga, untuk memberi jalan kepada saudara, sehingga Roh Kudus juga akan mengerjakan hal yang sama dalam diri kita.


Ketika kita menghadapi situasi-situasi, maka kita sering meniru doa Yesus. Bedanya adalah Yesus tau kehendak Bapa, tapi kita belum tau kehendak Bapa. Walau pun kadang kita tau, kita tidak sediakan dan berikan diri kita untuk dipimpin oleh Roh.
Yang pertama kita harus tau kehendak Bapa dan kedua adalah bersedia untuk dipimpin oleh Roh Kudus. Jika kita, berarti kita sedang menipu diri sendiri dan Roh Kudus.
Kita harus upgrade dari dipenuhi oleh Roh Kudus menjadi dipimpin oleh Roh Kudus. Itu hanya bisa jika kita mematikan kedagingan dan hidup dalam roh. Bagaimana caranya mematikan kedagingan yang mempunyai kehendaknya sendiri? Tidak ada jalan lain, memberi diri kepada Roh Kudus, untuk dipimpin oleh Roh Kudus.  Dan berkata tidak kepada keinginan daging.


Melalui doa Yesus ini di Taman Getsemani – IA memperoleh kemenangan – bukan waktu Ia di salib, sebab IA sudah mematikan keinginan daging. Pada saat di salib Ia melakukan keinginan Roh.  Yesus sudah mematikan keinginan daging-Nya. Sudah tidak ada lagi pertentangan. Betul-betul keinginan roh yang menguasai-Nya.

Gal 5:16 Maksudku ialah: hiduplah oleh Roh, maka kamu tidak akan menuruti keinginan daging.

Hal yang sama, kita harus melalui Getsemani kita. Roh Kudus harus menguasai hidup saudara sehingga tidak lagi berat melakukan hukum-hukum, perintah-perintah dan kehendak Allah.
Apa yang menyebabkan hukum Allah itu berat? Karena belum memberi diri dipimpin oleh Roh Kudus. Mengapa Maria bisa berkata: jadi padaku seperti apa yang kau katakan? Yusuf dan Maria tiap tahun menabung dan berusaha untuk selalu pergi ke Yerusalem untuk memenuhi hukum-hukum Tuhan. Ini yang menjadi contoh dan model bagi Yesus untuk taat memberi diri kepada kehendak Bapa.


Di sungai Yordan Yesus dibaptis, lalu Roh Kudus memimpin Yesus untuk di bawa ke padang gurun dan berpuasa 40 hari lamanya. 40 itu 4 x 10. Empat itu empat penjuru angin.  10 itu melambangkan hukum Tuhan.   Selama 40 hari Yesus diuji untuk mentaati hukum-hukum Tuhan, mematikan kehendak daging-Nya.

Roh Kudus akan memimpinmu untuk mematikan kehendak daging,
Yang paling fatal dalam hidup kita adalah kehendak daging. Tidak boleh keputusan kita di area daging – salah atau tidak; boleh atau tidak dan seterusnya.  Kita harus beroperasi di area roh.
Dalam rumah ada aturan, ada budaya, ada patron/pola, ada kepemimpinan, ada seorang bapa rohani. Semua yang kita hidupi dalam rumah akan membawa kita hidup dipimpin oleh roh.

        Roh Pengorbanan akan muncul dalam diri kita.
Filipi 2:5-8 Yesus mengosongkan diri-Nya sendiri.

Filipi 2:5-8

2:5 Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus, 2:6 yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan, 2:7 melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia. 2:8 Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib.
Inilah model Yesus yang harus kita tiru dan ikuti supaya kita bisa melakukan apa yang Paulus katakan  pada ayat Filipi 2:1-4 .

Filipi 2:1-4 Jadi karena dalam Kristus ada nasihat, ada penghiburan kasih, ada persekutuan Roh, ada kasih mesra dan belas kasihan, 2:2 karena itu sempurnakanlah sukacitaku dengan ini: hendaklah kamu sehati sepikir, dalam satu kasih, satu jiwa, satu tujuan, 2:3 dengan tidak mencari kepentingan sendiri atau puji-pujian yang sia-sia. Sebaliknya hendaklah dengan rendah hati yang seorang menganggap yang lain lebih utama dari pada dirinya sendiri; 2:4 dan janganlah tiap-tiap orang hanya memperhatikan kepentingannya sendiri, tetapi kepentingan orang lain juga.

Yesus dapat melakukannya sebab IA hidup dalam rumah selama 30 tahun lamanya bersama Yusuf dan Maria. Kita bisa melakukan apa yang Yesus lakukan – menaruh pikiran dan perasaan yang sama dengan Yesus – sebab IA juga manusia sejati. Yesus  belajar ketaatan dalam rumah.
Selama hidup saudara dalam rumah, taruhlah pikiran dan perasaan yang sama dengan Yesus Kristus.
Roh Kudus sangat berperan dalam hidup Yesus.
Roh Kudus memimpin ke padang gurun.
Roh Kudus mengangkat Yesus ke sorga.
Roh Kudus mendudukkan Yesus di sebelah kanan Allah Bapa.
Jika Yesus saja bergantung kepada Roh Kudus, terlebih lagi kita harus berserah kepada Roh Kudus. Ketaatan mutlak kepada Bapa harus dipresentasikan. Ini harus kita tunjukkan juga kepada bapa rohani, sumber anugerah. Semua tindakan Dia dipengaruhi oleh Roh Kudus.
Kita juga harus taat mutlak kepada Allah.


Roh Kudus melemahkan kehendak dan keinginan, membangkitkan ketaatan dan memunculkan roh pengorbanan. Ini menunjukkan kita dipimpin oleh Roh Kudus. Yesus taat sampai mati bahkan mati di atas kayu salib.
Seringkali kita merasa terpaksa melakukan sebuah pengorbanan, demi menunjukkan ketaatan kita. Tapi kita lihat Roh Kudus dapat membangkitkan ketaatan walau pun mereka baru pada tahap dipenuhi oleh Roh Kudus. Tidak ada keterpaksaan atau merasa rugi dan merasa kehilangan. Ini berbeda dengan konsep dari dunia ini.

Kis 2:44  Dan semua orang yang telah menjadi percaya tetap bersatu, dan segala kepunyaan mereka adalah kepunyaan bersama.

Di sini 3000 orang ini disebut orang percaya, yang hidup dalam satu kesatuan. Mereka saat itu di Kis 2, belum dipenuhi Roh Kudus. Baru 120 orang dipenuhi Roh Kudus. Mereka yang pertama-tama menerima Roh Kudus adalah mereka yang telah menetapkan dan memberi diri untuk menerima janji Bapa akan Roh Kudus. Mereka telah menetapkan hatinya mentaati pesan Yesus dan mereka berkumpul selama 10 harinya sebelum Roh Kudus datang, dicurahkan dan memenuhi hidup mereka.

Ketika teman-teman mereka mendengar hal itu, berserulah mereka bersama-sama kepada Allah, katanya: "Ya Tuhan, Engkaulah yang menjadikan langit dan bumi, laut dan segala isinya. Kisah Para Rasul 4:24
Kis 4:24 Tadinya ke 3000 orang itu disebut orang percaya, sekarang mereka disebut teman-teman para rasul.
Dan ketika mereka sedang berdoa, goyanglah tempat mereka berkumpul itu dan mereka semua penuh dengan Roh Kudus , lalu mereka memberitakan firman Allah dengan berani. Kisah Para Rasul 4:31
Sekarang mereka dipenuhi oleh Roh Kudus dan mereka mengalami upgrade untuk dipimpin oleh Roh Kudus, mereka memberitakan firman dengan berani.

Kis 4:34 Sebab tidak ada seorangpun yang berkekurangan di antara mereka; karena semua orang yang mempunyai tanah atau rumah, menjual kepunyaannya itu, dan hasil penjualan itu mereka bawa 4:35 dan mereka letakkan di depan kaki rasul-rasul; lalu dibagi-bagikan kepada setiap orang sesuai dengan keperluannya.
Kis 4:36 Demikian pula dengan Yusuf, yang oleh rasul-rasul disebut Barnabas, artinya anak penghiburan, seorang Lewi dari Siprus

Roh Kudus sekarang memenuhi hidup mereka dan membawa mereka dipimpin oleh Roh Kudus.
Muncul roh pengorbanan di antara mereka, termasuk seorang bernama Barnabas, seorang anak penghiburan.

Ay 32,35-37, ada kematian daging dalam hidup mereka, menjadi mau berkorban.
Barnabas menjual milik kepunyaannya dan meletakkan hasilnya di bawah kaki para rasul.
Roh pengorbanan tidak bicara cukup atau tidak cukup, sebab ada yang mengorbankan milikinya dan bertambah kaya, tapi ada yang berhemat tapi berkekurangan.

Ciri orang yang memiliki roh pengorbanan adalah:

        Ketaatan lebih berharga daripada dirinya sendiri. Contoh Paulus. Taat bukan sebatas kemampuan. Ada yang mempertahankan diri,  tidak mau dikotak-katik gaya hidupnya, kenyamanannya. Bahkan ketaatan lebih berharga dari namanya, dari reputasi, dari keluarga, dari teman-teman, dari persaudaraan, dst.
        Orang lain dalam rumah lebih penting dari dirinya sendiri. Dia tidak memikirkan dirinya sendiri. Yesus tidak memikirkan diri-Nya dan penderitaan-Nya: Ia masih melayani si penjahat, juga Ia masih pedulikan Maria, lalu minta pengampunan kepada Bapa buat orang-orang yang menyalibkan-Nya.

Pengorbanan yang dikehendaki bukan korban yang sia-sia tapi yang berarti bagi Allah. Ketika ada pengorbanan Allah menciumnya sebagai bau-bauan yang harum seperti ketika Nuh mempersembahkan korban setelah air bah surut. Dan Allah merobah kutuk menjadi berkat.  Sorga dan bumi mengalami perobahan.

        Roh Kudus memberikan arah, menunjukkan jalan dan mengajar kepada kita, termasuk hal-hal yang akan datang.

Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran ; sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengar-Nya itulah yang akan dikatakan-Nya dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang. Yohanes 16:13

Memberikan arah = guide = direct ; hodegeo (yunani 3594 )= menuntun = menunjukkan jalan.
Yoh 16:13  Ia memimpin dengan cara memberikan arah, menunjukkan jalan bagaimana firman logos itu menjadi kebenaran dalam hidupmu, menjadi kehidupan, menjadi perbuatan, keputusan dan tindakan.

Kenapa kita banyak tidak tau bagaimana firman logos itu menjadi kebenaran? Kebanyakan hanya jadi pengetahuan. Semua itu tergantung kepada:

a. responmu terhadap Roh Kudus.

b. Jangan memilih-milih firman atau mengutip-ngutip firman, sebab kau tidak tau yang menjadi kebutuhanmu. Ijinkan Roh Kudus membawa firman dalam hidupmu, yaitu firman yang datang dalam rumah rohani. Itu saja yang harus kau cari. Penyingkapan dari firman itu. Buat keputusan untuk mentaati apa yang kau dapat dari rumah rohani, dari bapa rohani.  Jangan cari-cari firman yang sesuai dengan kebutuhanmu. Ijinkan Roh Kudus membawa firman dalam hidupmu di dalam rumah.

Yohanes 1:12 Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya;
Firman itu telah menjadi manusia , dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran. Yohanes 1:14

Firman itu menjadi manusia.... semua yang menerima-Nya diberi kuasa untuk menjadi anak-anak Allah.
Sejak firman diproses dalam dirimu, firman itu menjadi daging, menjadi manusia, maka Yesus bukan lagi anak tunggal, tapi menjadi sulung di antara banyak saudara. 

Roma 8:29 Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya, supaya Ia, Anak-Nya itu, menjadi yang sulung di antara banyak saudara.

Telah lahir saudara-saudara Yesus, yang menuruti dan menggenapi perkataan-Nya, melakukan perintah dan kehendak Bapa. Ia yang memulainya. Ia yang memprosesnya. Ia menunjukkan jalan, kebenaran dan hidup. Ia menjadi yang sulung, karena terutama Ia dipimpin oleh Roh Kudus.


RANGKUMAN

Dan aku melihat: sesungguhnya, Anak Domba berdiri di bukit Sion dan bersama-sama dengan Dia seratus empat puluh empat ribu orang   dan di dahi mereka tertulis nama-Nya dan nama Bapa-Nya. Wahyu 14:1

Sion adalah gereja yang tidak biasa (unusual church). Inilah gereja yang Tuhan kehendaki, gereja yang dipimpin oleh Roh Kudus. Terlebih dari gereja yang dipenuhi oleh Roh Kudus, tapi juga dipimpin Roh Kudus.
Wahyu 14:1 Gereja ini adalah gereja yang dipimpin oleh Roh Kudus. 144000 = 12 x 12 x 1000.
12 = angka rasuli, angka pemerintahan Allah
1000 = potensi  yang maksimal
Ini  menggambarkan kehidupan orang-orang yang hidup menurut ketetapan Tuhan, hidup secara rasuli, selalu dipimpin Roh Kudus. Dahi bicara mengenai pikiran dan nama berbicara mengenai karakter / kepribadian.
Hidup secara rasuli, dipimpin oleh Roh Kudus. Tertulis = pikiran; nama-Nya = karakter ; dahi = termaterai

Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama , menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus Filipi 2:5

Wahyu 14:4-5
14:4 Mereka adalah orang-orang yang tidak mencemarkan dirinya dengan perempuan-perempuan, karena mereka murni sama seperti perawan. Mereka adalah orang-orang yang mengikuti Anak Domba itu ke mana saja Ia pergi. Mereka ditebus dari antara manusia sebagai korban-korban sulung bagi Allah dan bagi Anak Domba itu. 14:5 Dan di dalam mulut mereka tidak terdapat dusta; mereka tidak bercela.

Ayat 4: tidak mencemarkan dirinya dengan perempuan = keluar dari sistem dunia, mematikan keinginan daging. Keluar dari babel dari segala sistem penilaian, sistem sukses, ambisi dst. Mereka tidak mau mencemari dirinya. Mereka  mengikuti Anak Domba ke mana saja Dia pergi = dipimpin oleh Roh Kudus.


Postingan populer dari blog ini

Mengatasi Spirit Amalek

Perang Melawan Spirit Amalek Dari Generasi ke Generasi Spirit Amalek adalah spirit cinta akan uang, keserakahan, egoisme, spirit familiarity (minta dimaklumi oleh Tuhan untuk suatu perbuatan yang dipandang baik). Spirit Amalek membuat orang percaya menjadi batu sandungan, mencari kesempatan dari kelemahan orang, bahkan menahan kegerakan Tuhan. Kita melihat spirit keserakahan yang sama beroperasi di banyak pemimpin Gereja , bahkan hari ini. L ebih dari apa pun, hal ini telah mendiskualifikasi mereka untuk mengecap firman yang baik dan karunia-karunia dunia yang akan datang ( from ruling in the Tabernacles Age to come, Ibrani 6:5) . Kisah Purim kembali ke waktu ketika orang Amalek menyerang Israel beberapa minggu setelah mereka meninggalkan Mesir di bawah Musa. Kisah ini dicatat dalam Keluaran 17: 8-16. Setelah pertempuran .... (14) Lalu berkatalah TUHAN kepada Musa, "Tulis kanlah semuanya ini dalam sebuah kitab sebagai tanda peringatan, dan ingatkanlah kep...

Delusi Ego Manusia

Umat ​​manusia percaya bahwa dirinya adalah tuhan (oleh karena kehendak bebas yang dimilikinya), dan hanya tunduk pada dirinya sendiri — tetapi ia hanyalah manusia fana yang tertipu oleh si jahat. Saya ingin membuktikan anggapan ini dengan mengutip kisah menara Babel. Kejadian 11:6 (TB) dan Ia berfirman: "Mereka ini satu bangsa dengan satu bahasa untuk semuanya. Ini barulah permulaan usaha mereka; mulai dari sekarang apa pun juga yang mereka rencanakan, tidak ada yang tidak akan dapat terlaksana. Perhatikan "mulai dari sekarang apa pun juga yang mereka rencanakan, tidak ada yang tidak akan dapat terlaksana" . Artinya, Allah pun mengakui bahwa kekuatan dari kesatuan dan kesepatan manusia yang memilih memakai kehendak bebasnya, tanpa sedikitpun faktor Tuhan.  Justru mereka merasa jadi tuhan. Mereka membangun gambar diri (image) mereka dan mencari nama atau reputasinya. Padahal Tuhanlah yang ingin menjadikan mereka serupa dan segambar (image) dengan diriNya. Tapi bukan ...

Efesus 3:16-20 - DOA PAULUS

MEMPERBESAR KAPASITAS ROH Efesus 3:16-20 3:16  Aku berdoa supaya Ia, menurut kekayaan   kemuliaan-Nya, menguatkan dan meneguhkan kamu oleh Roh-Nya di dalam batinmu, 3:17 sehingga oleh imanmu Kristus diam di dalam hatimu dan kamu berakar serta berdasar di dalam kasih. 3:18 Aku berdoa, supaya kamu bersama-sama dengan segala orang kudus dapat memahami, betapa lebarnya dan panjangnya dan tingginya dan dalamnya kasih Kristus, 3:19 dan dapat mengenal kasih itu, sekalipun ia melampaui segala pengetahuan. Aku berdoa, supaya kamu dipenuhi di dalam seluruh kepenuhan Allah. 3:20 Bagi Dialah, yang dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita, Doa yang disampaikan  dalam Efesus 3: 16-20 pada dasarnya ada lima hal yang  rasul Paulus doakan agar mereka dan kita memiliki: ...

ROH YANG TANPA BATAS (Bagian 1) - The Boundless Spirit UR #225

Berikut adalah catatan  dari khotbah THE UPPER ROOM 225 oleh Dr. Jonathan David pada tanggal 24 Maret 2026 yang berjudul "ROH YANG TANPA BATAS (Bagian 1)" : THE UPPER ROOM 225 - 24 Maret 2026 ROH YANG TANPA BATAS (Bagian 1) Pembicara: Dr. Jonathan David 1. Pendahuluan & Doa Pembuka Pencurahan Terakhir: Tuhan berfirman akan ada pencurahan terakhir Roh Kudus yang akan mengakhiri segalanya dan memulai zaman baru, yaitu zaman kebenaran . Manifestasi Roh Kudus: Roh Kudus akan membawa umat-Nya kepada kebenaran, pewahyuan, pengertian, hikmat, dan memberikan informasi rahasia serta pengertian mendalam yang hanya diberikan oleh surga . Musuh tidak akan bisa memotong informasi atau apa yang Tuhan katakan kepada kita . Kisah Mendengar Suara Tuhan: Pembicara menceritakan pengalaman tentang seorang wanita yang mengaku bersedia membayar 1 juta dolar untuk bisa mendengar suara Tuhan . Namun, ketika ditawari CD dan catatan khotbah seharga USD 55, wanita tersebut mengeluh mahal...

YUSUF ARITMATEA MENJADI GENERASI PENGGENAP

gambar: myeastercandy.blogspot.co.id Ada orang-orang yang Tuhan sudah siapkan dan tetapkan untuk menjadi pelaksana dari firman-Nya. Di saat saat kritis dan penting banyak orang terkejut,  tidak menyangka, ada orang-orang yang bisa melakukan hal-hal yang kristis. Nama Yusuf dari Arimatea baru muncul di saat-saat kematian Yesus. Dia bukan termasuk 12 murid Yesus. Tidak juga termasuk 70 murid Yesus atau 500 murid Yesus yang lainnya. Yusuf Arimatea tiba-tiba muncul di saat yang kritis sekali.  Ketika tidak ada seorang pun yang tidak punya akses kepada Pontius Pilatus, ternyata muncul Yusuf dari Arimatea. Ketika itu murid-murid Yesus yang sudah mengikuti Dia tiga setengah tahun lamanya semua lari meninggalkan Yesus dan tercerai-berai. Jadi siapa yang akan menguburkan mayat Yesus dengan layak? Siapa yang bisa menggenapkan firman perkataan Tuhan?   Membuat kita terkejut; kapan Tuhan menyiapkannya?  Alkitab hanya menyebut dia adalah seseorang yang berasal da...

MASUK PADA MASA PENGGENAPAN FIRMAN

Kita adalah generasi yang masuk pada masa penggenapan firman. Namun walau pun sudah mendapatkan banyak perkataan Tuhan, penglihatan, nubuatan dan seterusnya, tetap saja seringkali kita merasa bingung, buntu bahkan sebagian orang menjadi tidak percaya, banyak mengeluh, bersungut-sungut dan undur. Penyebabnya adalah karena kita fokus pada persoalan dan terpengaruh keadaan, hal-hal yang sifatnya natural. Demikian halnya dengan Yosua ketika ia memandangi tembok Yerikho, setelah bangsa Israel telah menyeberang sungai Yordan, di seberang Yerikho.

Upper Room 35 – DR. Jonathan David

  Dobel dekade sorga terbuka, ketajaman profetik, posisi strategis dan demonstrasi Roh adalah anugerah yang diberikan Tuhan Yang Mahatinggi untuk kita menghadapi tantangan 20 tahun hari-hari terakhir ini (2019-2039). 08-02-2022 Sorga terbuka dan Roh Kudus turun. Sekarang aku bisa memulai pelayanan. Hal-hal supranatural akan mengambil alih. Roh Kudus jadilah pemimpinku sebagaimana Kau memimpin Kristus. Kesaksian dari Roh, bahwa aku adalah anak Allah yang hidup, bergabung dengan Kristus dan mewarisi yang Tuhan sediakan. Ketajaman profetik, dobel dekade sorga terbuka, posisi strategis dan demonstrasi Roh akan jadi porsi hidup kami dalam 2 dekade sorga terbuka 2019-2039. Selama 40 hari 40 malam Goliath menantang orang Israel.   Daud membangkitkan keberaniannya ketika Isai memberikan tugas mengantar makanan. Pergi dan lihat. Dia dengarkan nasihat bapanya dan tugas itu sudah diset. Berapa banyak yang mentaati bapa rohani? Kita kehilangan pesan itu. Dan Bileam dicemari oleh...

Rumah Rohani

POLA   RUMAH   ROHANI Ps. Ir. Djonny Tambunan Sekaranglah waktunya, apa yang pernah saudara terima perkataan Tuhan itu, janji Tuhan, nubuatan itu, maka kita akan menerimanya, kita akan menikmatinya dan kita akan menggenapinya. Jangan lihat ke belakang. Tuhan berkata: Apa yang Ku firmankan akan Ku genapi segera dengan sempurna. Kapan kita siap? Selama kita tidak siap tidak akan tergenapi. Kalo kita mengambil sikap seperti binatang-binatang yang masuk ke dalam bahterah Nuh, maka kita akan masuk. Nuh hanya menyediakan satu jenis makanan bagi semua binatang. Semua orang yang mengambil sikap seperti Ishak itulah yang akan menerima warisan.   Harta yang berharga tidak diberikan kepada mereka yang bersikap seperti anjing dan babi. Apa yang membuat kita masuk atau tidak adalah keputusan kita sendiri, sikap kita sendiri. Jangan minta waktu, karena waktu tidak bisa mengubah saudara , tapi apa merubah kita adalah keputusan kita. Lupakan yang di belakangmu, apakah...

Kepenuhan keallahan (the fullness of the Godhead) di dalam Yesus dan Orang Percaya (MKS #42)

Ringkasan: Khotbah Ps. Djonny ini masih membahas konsep iman yang hidup melalui teladan perjalanan hidup Abraham . Bahwa iman sejati bukan sekadar pengakuan, melainkan harus diwujudkan melalui perbuatan nyata yang mendasari setiap keputusan hidup sehari-hari. Penulis menjelaskan bahwa ketika seseorang lahir baru, mereka menerima benih ilahi dan potensi Allah yang harus dikembangkan hingga mencapai kedewasaan spiritual. Melalui ketaatan Abraham, Allah menyingkapkan rahasia kerajaan-Nya yang kemudian diwariskan secara spiritual kepada generasi berikutnya sebagai keturunan Abraham . Fokus utama narasi ini adalah ajakan bagi jemaat untuk bertumbuh dewasa dan tidak menjadi bayi rohani agar dapat menerima janji warisan ilahi . Akhirnya, iman tersebut dipandang sebagai kunci untuk menampilkan dimensi rupa Allah dan mengalahkan kuasa maut di dunia. Ibadah JMD Bandung 14 Juni 2026 - Manusia Kerajaan Sorga 42" Berikut adalah ringkasan poin-poin penting serta penjelasan detailnya:...

Membangun Benteng Perlindungan

SATE 10 December 2020   Bacalah terlebih dahulu: Ibrani 8:7-10, Ayub 1:1 Sebagaimana iblis dapat membuat benteng di dalam pikiran manusia, Allah juga dapat membuat benteng di dalam manusia. Ayub mempunyai empat karakter yang menonjol di dalam kehidupannya yaitu saleh, jujur, takut akan Allah dan menjauhi kejahatan. Ketika iblis melakukan berbagai pencobaan kepada Ayub seiijin dari Allah, dimulai dari kehilangan anak-anaknya, kesehatannya, istrinya, bahkan dijauhi oleh teman-temannya. Tetapi ketika masalah tersebut muncul, Ayub tetap kuat dan karakter Ayub tetap sama, karena Allah sudah membangun terlebih dahulu banteng dan kubu di dalam pikiran Ayub! Sehingga berkali-kali Alkitab mengatakan bahwa Ayub itu tidak berdosa.   Allah membangun di dalam roh, dengan cara menaruh dan menuliskan hukumNya di dalam akal budi manusia. yaitu melaui mendengarkan dan merenungkan firman sehingga Allah menjadi Allah mereka, dan manusia menjadi umatNya.   *#1. Bagaimana Allah bisa berhasil ...