Langsung ke konten utama

PENTINGNYA MINYAK UNTUK PENGUBAHAN KEADAAN DAN STATUS HIDUP

Src: freebibleimages.org


PENTINGNYA MINYAK  UNTUK  PENGUBAHAN KEADAAN DAN STATUS  HIDUP

Sebelum minyak dapat mengubah keadaan dan status hidup kita; ada syarat yang harus dipenuhi. Kita harus memercayai apa yang disampaikan dan melihat pentingnya minyak sebagai sumber yang luarbiasa.

1. Minyak adalah sumber keajaiban Anda. (Kel 24:2, Luk 10:24, 6, Mar 6:13, Maz 92:10)

2. Minyak sudah ada di rumah. (2 Raja 4:2)

3. Minyak bertambah dan berlipat ganda dengan proceeding word. (2 Raja 4:2)

4. Minyak harus mengalir dan mengisi setiap bejana di rumah. (2 Raja 4: 3 - 5)

5. Minyak mengalir sesuai kapasitas. (2 Raja 4:3)

6. Minyak berhenti hanya ketika tugasnya selesai. (2 Raja 4:6)

7. Minyak akan mengubah keadaan dan status hidup kita. (2 Raja 4:7)


Di atas adalah 7 point penting dari pp Jonathan yang harus diperhatikan dan dihidupi dalam jemaat dan dalam rumah rohani. Tidak bisa kita bergerak sendiri-sendiri tapi ini harus menjadi semangat korporat secara keseluruhan (Tujuan Ilahi bersama). Berikut ini apa yang saya dapatkan dari merenungkan dan meditasi dari firman yang sudah dilepaskan lewat pp Jonathan dari tiap point di atas. Semoga memberkati kita semua.


1. Minyak adalah sumber keajaiban Anda. (Kel 24:2, Luk 10:24, 6, Mar 6:13, Maz 92:10)


Janda itu secara intuisi menjawab nabi Elisa, ada sebotol minyak di rumahnya. Mengapa dia menyebutkan minyak itu? Sebab hanya itu yang ada dalam pikirannya; ada kenang-kenangan mengenai suaminya, sebab hanya itulah yang diwariskan suaminya kepadanya sekeluarga.  Dia mengingat suaminya yang sudah meninggal. Mungkin ia hendak curhat kepada Elisa: seandainya saja suamiku masih ada, hidup kami sekeluarga tidak menderita seperti sekarang. Dan pada saat itu dia merasa tidak relevan untuk membicarakan suaminya selain mengatakan dia adalah suami yang takut akan Tuhan, kepada Elisa yang juga mengenal siapa suaminya itu.

Takut  akan Tuhan sangat terkait erat dengan minyak. Ini yang tidak disadari oleh si janda dan oleh kebanyakan kita. Tetapi Elisa mengerti akan hal itu dan memahaminya.  Apa yang kita lihat secara lahiriah tidak bisa kita pahami. Hanya mata spiritual yang biasa terhubung dengan takut akan Tuhan itu yang dapat melihatnya dengan jelas. Elisa dengan mata spritualnya melihat bahwa minyak itu akan mengubah keadaan dan status si janda, sekeluarga, sehingga tanpa ragu ia memerintahkan si janda untuk meminjam bejana-bejana dari para tetangganya.

Elisa tidak harus berdoa dan memohon mujizat Allah. Dia juga tidak minta janda  dan anak-anaknya berdoa untuk mujizat apa pun; hanya dipesankan supaya mereka masuk dan menutup pintu.  Ketaatan itu cukup untuk suatu tindakan yang apostolik dan prophetik, melindunginya dari pecemaran atas opini orang luar atau noise dari pikiran dan jiwa yang resah. Tindakan dan respon si janda dan anak-anaknya terbit dari roh yang takut akan Tuhan juga.  Karena itu, apa yang dipakai bukan mata batiniah si janda mau pun imannya, juga bukan iman dari Elisa, melainkan iman dari mendiang suaminya. Doa si janda kemungkinan malahan akan merusak daripada  kandungan mujizat yang ada di dalam minyak itu yang ada dalam buli-bulinya. Artinya, itu akan merusak  pekerjaan Roh Kudus.

 2. Minyak sudah ada di rumah. (2 Raja 4:2)
Si janda sudah ada pada posisi dan koneksi yang tepat. Ia dan keluarganya terhubung dengan orang-orang yang tepat. Sebuah aliansi daripada orang-orang yang terhormat dan takut akan Tuhan.  Dia adalah orang  di dalam rumah rohani yang tepat. Hanya saja dia belum menjadi akurat. Kenapa dia belum bisa menjadi akurat  walau pun terhubung dengan orang-orang hebat dalam iman? Karena belum terjadi equalisasi. Lihat kaitannya dengan point ke-4.


 3. Minyak bertambah dan berlipat ganda dengan proceeding word. (2 Raja 4:2)


Proceeding word  diperlukan sebagai pembuka tutup botol sebelum minyak dapat dialirkan keluar. Kuasa itu adalah kuasa yang mengalir-keluar bukan hanya bekerja di dalam seseorang. Kerajaan Allah yang memerintah di dalam hanya bisa dialirkan keluar dengan roh yang kuat. Ini bukan memakai kekuatan sendiri, akan tetapi dorongan dari kuasa Roh Kudus dan tidak ada seorang pun yang dapat menahan dan melawan-Nya.



 4.Minyak harus mengalir dan mengisi setiap bejana di rumah. (2 Raja 4: 3 - 5)

Di dalam hubungan yang sehat - tanpa prasangka, tidak ada yang menghakimi saudara yang lemah, tidak ada yang menjadi batu sandungan - di dalam sebuah rumah rohani atau keluarga– yang saling menolong dan menopang satu dengan lainnya menyebabkan tidak ada lagi penghalang bagi aliran minyak itu. Elisa sebelum menerima warisan rohani dari Elia dengan kapasitas dobel, juga mengalami gangguan dari rombongan nabi yang ada di Betel dan yang ada di Yerikho. Namun dia tidak mau mendengarkan mereka yang kepo: Aku juga tahu, diamlah! (2 Raja 2:3 & 5). Suara para nabi itu hanya akan menimbulkan “noise” yang menggangu transfer sorgawi ke bumi, mengganggu aliran minyak pengurapan itu. Kita harus memahami hal ini dan mencegahnya dengan serius, untuk menghilangkan prasangka dan sikap menghakimi sesama saudara dalam rumah yang akan menghambat aliran minyak dalam rumah. Ini bukan perkara yang harus dianggap kecil.


Karena itu penting sekali arti fellowship yang sesungguhnya, di mana akan terjadi equalisasi atau penyetaraan yang adalah pekerjaan Roh Kudus sendiri, sehigga mereka yang di berada di luar pintu akan dapat menyaksikan kehidupan yang luarbiasa dari orang-orang kudus murid-murid Yesus Kristus. Setiap jemaat akan mendapatkan aliran berkat dan penyataan Roh Kudus seperti yang belum pernah mereka pikirkan atau bayangkan sebelumnya. Hanya dalam satu kesatuan (unity) kita akan dapat menjadi saksi sebagai murid-murid Kristus, karena minyak mengalir dan mengisi setiap bejana di rumah. Setiap jemaat akan menerima aliran kuasa dari pekerjaan Roh Kudus, bukan hanya di dalam, tapi menjadi realita di depan mata banyak saksi.



5. Minyak mengalir sesuai kapasitas. (2 Raja 4:3)

Kapasitas ini tidak lain adalah kapasitas roh seseorang. Setiap ketaatan akan memperbesar kapasitas roh. Setiap kali seorang terhubung dengan sorga kapasitas rohnya menjadi lebih besar. Kita akan mengetahui batas kapasitas roh kita. Semua terukur dengan jelas ketika kita men-tap dengan bejana Allah di sorga. Kehausan dan kelaparan akan hilang ketika roh kita dipenuhi oleh-Nya. Saat itulah minyak berhenti mengalir. Kapasitas memang diberikan oleh karena kasih karunia, tapi besarnya kapasitis roh tidak tergantung dari kasih-karunia melainkan dari rasa haus dan lapar. Itulah indahnya kehendak bebas kita.


 6.Minyak berhenti hanya ketika tugasnya selesai. (2 Raja 4:6)


Ada penugasan yang Tuhan berikan yang disampaikan lewat firman-Nya dan Roh Kudus yang kemudian menghantarkannya kepada kehidupan kita. Kita akan merasakan dorongan Roh Kudus yang besar dan semakin membesar. Kita harus memiliki kepekaan roh yang tinggi untuk dapat merespon dorongan Roh Tuhan. Minyak mengalir tergantung seberapa besar tanggung-jawab yang Tuhan berikan. Jika kita setia kepada perkara-perkara kecil, Dia akan berikan tanggung-jawab yang lebih besar.  Itu adalah suplai kekuatan dan kuasa Roh Kudus untuk sebuah pekerjaan, tanpa membuat kita menjadi canggung atau tanggung dalam menyelesaikan pekerjaan Bapa.


7. Minyak akan mengubah keadaan dan status hidup kita. (2 Raja 4:7)

Jelas yang dimaksud adalah perubahan keadaan dan status  yang nyata, keadaan yang real di dalam kehidupan sehari-hari kita; keadaan lahiriah, fisik, bukan keadaan di dalam hati dan roh kita. Orang dunia membutuhkan fakta perobahan bukan janji-janji.  Orang tidak bisa melihat iman. Dan saatnya kita melihat secara nyata di depan mata setiap orang, bagaimana hasil lengkap daripada kerja Allah yang luarbiasa di dalam setiap jemaat yang disebut gereja-Nya.

Janda  dan keluarganya itu jelas sedang dalam keadaan sangat tertekan dan sewaktu-waktu para penagih hutang itu mengambil kedua anaknya. Walau pun demikian dia tetap dalam perlindungan rumah dan Elisa merespon permintaan janda itu dengan luarbiasa. Itu bukan  kehebatan Elisa, tetapi kita dapat melihat aliran pekerjaan dan kuasa Roh Kudus itu mengalir dahsyat melampaui alam roh, sehingga menjadi realita. Pekerjaan Roh Kudus bukan hanya dapat dirasakan di dalam, tapi menjadi terwujud untuk mengubah keadaan dan status hidup kita. Maka bukan karena kuat dan gagah seseorang tetapi oleh Roh Tuhan, ketika Roh Kudus bebas bergerak bebas dalam hidup kita dan dalam rumah. Jadi faktor rumah sangat penting. Harus ada equalisasi dari setiap jemaat yang ada dalam rumah; suasana yang kondusif dan respon yang kondusif baik dari jemaat mau pun dari para pemimpin; semua harus bergerak selaras dengan tujuan dan mengarah kepada destiny secara korporat (Tujuan Ilahi bersama).

2 Raja-raja 4:7  Kemudian pergilah perempuan itu memberitahukannya kepada abdi Allah, dan orang ini berkata: "Pergilah, juallah minyak itu, bayarlah hutangmu, dan hiduplah dari lebihnya, engkau serta anak-anakmu."

Jadi ini adalah perubahan keadaan dan status  yang nyata, keadaan yang real di dalam kehidupan sehari-hari keluaga si janda itu; keadaan lahiriah, fisik, secara materi.


KELAHIRAN BANGSA YANG KUDUS

Juga dikatakan di bagian awal email pp Jonathan: Salah satu aspek dari Pesta Tabernakel adalah Hari Penebusan, di mana suatu bangsa akan dilahirkan dalam satu hari.

Peristiwa kelahiran suatu bangsa yang kudus adalah peristiwa yang akan terjadi secara fisik nyata. Kelahiran ini akan membedakan kehidupan bangsa itu secara keseluruhan. Yang membedakan dengan kelahiran seorang anak di suatu tempat atau suatu negeri, maka kelahiran bangsa itu akan terjadi dan dideklarasikan di setiap negeri di seluruh dunia.  Salah satu tanda kelahiran bangsa yang kudus itu adalah pengurapan dominion. Dan itu akan terlihat secara fisik dan lahiriah seperti dijelaskan pp Jonathan pada paragraph Pengurapan Dominion di bawah: oleh pengurapan dominion, kinerja terbaik menjadi elemen kepribadian dan kasih karunia kita.

Peranan gereja-Nya akan Tuhan tampilkan dengan sangat luarbiasa nyata dalam setiap area kehidupan di dunia ini. Realitas Kerajaan akan menjadi sangat aktual dan nyata mendominasi semua area kehidupan dan kekayaan bangsa-bangsa akan terdistribusi kepada mereka yang berada di dalam rumah-Nya. Sebab Kerajaan Allah bukan terdiri dari perkataan, tetapi dari kuasa (1 Korintus 4:20).


PENGURAPAN DOMINION

Pengurapan Dominion (berkuasa)
Banyak pemimpin akan muncul dalam pengurapan tanda tangan mereka. Banyak pemimpin yang bergerak akan melihat keberhasilan dan kepuasan pribadi yang luar biasa. Urapan berkuasa akan menyebabkan kita berfungsi sesuai dengan anugerah yang diberikan kepada kita. Kita akan berada di Kinerja Terbaik kita karena kita akan berada di elemen kita dan dalam kepribadian kita. Kita dapat membangun seperti itu karena itu adalah bagian dari karunia kita.

Sebab Pemiliki Kerajaan itu sedang datang. Maka musim perayaan  (feast) ini merupakan, musim perayaan yang luar biasa dari: perayaan sukacita (feast of joy), perayaan kesatuan (feast of unity), perayaan tuaian (feast of harvest), perayaan dari pemulihan (feast of restoration), juga perayaan dari  penampilan Kristus dalam diri anak-anak Allah.


Amin.





Postingan populer dari blog ini

KEHIDUPAN ZOE Kehidupan Yang Berkelimpahan

Kehidupan Berkualitas Yang Yesus Berikan Yoh 10:10 Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup,    dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. gbr: opernarmautralia.org Yesus datang supaya kita akan memiliki kehidupan yang melampaui arus seluruh aspek kehidupan, lebih dari cukup, mencapai setiap bagian dari roh manusia kita, setiap bagian dari alam jiwa kita, pikiran, kehendak dan emosi, mencapai setiap bagian dari tubuh fisik kita, mencapai setiap bagian dari keuangan kita, hubungan dan semua yang berkaitan dengan kehidupan duniawi dan kehidupan spiritual kita. Dalam bahasa Yunani,   ada tiga kata yang berbeda -bios, psuche, dan zoe- diterjemahkan sebagai "hidup", dan masing-masing memiliki arti yang berbeda. Bios – adalah kehidupan biologis kita. Semua makhluk hidup memiliki bios. Bioskop artinya gambar hidup. Biologi ilmu yang mempelajari tentang makhluk hidup. Psuche adal...

Kondisi Manusia Pada Zaman Nuh (MKS #12)

Sesi 12 Manusia Kerajaan Sorga ini membahas interpretasi alkitabiah mengenai kemerosotan spiritual umat manusia dari keturunan Set, yang awalnya merupakan pengharapan Tuhan , menjadi fokus pada keinginan kedagingan . Kita mengulas Kitab Kejadian pasal 4 dan 6, membandingkan keturunan Kain yang membangun peradaban tanpa Tuhan dengan keturunan Set, yang disebut anak-anak Allah . Kemunduran ini ditandai dengan anak-anak Allah yang tertarik pada kecantikan lahiriah anak-anak perempuan manusia , yang dianggap sebagai representasi daya tarik daging yang dibangun oleh keturunan Kain. Kejahatan yang meluas dan berkesinambungan ini, di mana Roh Tuhan tidak lagi berguna , memilukan hati Tuhan dan mendorong-Nya untuk memusnahkan segala makhluk hidup melalui air bah, kecuali Nuh dan keluarganya karena Nuh seorang diri didapati benar dan bergaul dengan Allah . Catatan Lengkap Mengenai Kondisi Manusia, Penilaian Allah mengenai keturunan Set, kemunduran rohani manusia, penyesalan Tuhan, dan peng...

Apa Maksudnya dengan CIPTAAN BARU DALAM KRISTUS?

Kor 5:17        Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang. Ayat di atas menyatakan bahwa kita adalah ciptaan baru di dalam Kristus. Tapi benarkah demikian?   Dan yang lama sudah berlalu? Sebab kata ‘sesungguhnya’ menunjukkan kita belum bisa melihat yang baru itu. Mari kita telaah. Ef 4:24            dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya. MANUSIA BARU kita telah   diciptakan menurut kehendak Allah SECARA SEMPURNA di dalam KEBENARAN DAN KEKUDUSAN YANG SESUNGGUHNYA yaitu DI DALAM KRITUS YESUS.   KEBENARAN DAN KEKUDUSAN INI TELAH TERUJI yaitu Yesus sendiri yang dalam rupa-Nya sebagai manusia – TELAH TERBUKTI SUDAH MENGALAHKAN DOSA DAN MAUT. Ef 2:10        ...

Tubuhmu Adalah Bait Roh Kudus

1 Korintus 3:16 (TB)  Tidak tahukah kamu, bahwa kamu adalah bait Allah dan bahwa Roh Allah diam di dalam kamu?  Video berjudul "You’ve Heard ‘You Are the Temple of God’ – But This Is What It Really Means" dari saluran Beyond the Veil menjelaskan bahwa konsep tubuh manusia sebagai "Bait Allah" bukan sekadar metafora, melainkan sebuah kebenaran arsitektural, anatomis, dan spiritual yang mendalam. Berikut adalah poin-punen utama yang dijelaskan dalam video tersebut: Paralel Struktur Bait Suci dengan Manusia : Video ini membedah bagaimana tiga bagian utama Bait Suci Sulaiman mencerminkan struktur diri manusia: [ 12:16 ] Pelataran Luar (Tubuh) : Mewakili aspek fisik, tindakan, dan interaksi dengan dunia luar. Sama seperti mezbah di pelataran, tubuh adalah tempat disiplin dan pengabdian fisik dimulai. [ 12:56 ] Tempat Kudus (Jiwa/Pikiran) : Mewakili dunia batin, pikiran, dan emosi. Di sini terdapat kandil (kesadaran), roti pertunjukan (nutrisi batin/hikmat), dan mezbah ...

Lahir Baru Titik Awal Perjalanan Rohani Kita

  SATE 28 September 2020 – **   Bacalah terlebih dahulu : Yohanes 3:1-15 Cara Allah bekerja untuk memperbaharui manusia adalah melalui Lahir baru. Ini merupakan pijakan / tindakan awal Allah dalam diri manusia untuk melakukan pembaharuan, Ini merupakan kepastian atau keyakinan agar manusia dapat mengerjakan rencana Allah semasa hidup manusia. Ini juga merupakan langkah manusia untuk menerima kehidupan Tuhan sehingga Allah mulai bekerja dalam hidup manusia. Manusia harus mengalami dua kali kelahiran! Yaitu roh dan daging, daging pada saat manusia keluar dari kandungan ibu, tetapi itu belum cukup. Manusia harus lahir lagi dari roh, yaitu dari proses lahir baru. Artinya manusia bisa mengoperasikan dua kehidupan, setelah proses ini berarti roh mempunyai kekuatan untuk dapat menarik turun SEMUA kehidupan Allah.   *#1. Apakah yang harus dilakukan setelah kalian mengalami lahir baru?*   Kita harus terus terbuka di hadapan Allah, bersedia untuk dikoreksi, diselaraskan hidup ...

Rumah Rohani

POLA   RUMAH   ROHANI Ps. Ir. Djonny Tambunan Sekaranglah waktunya, apa yang pernah saudara terima perkataan Tuhan itu, janji Tuhan, nubuatan itu, maka kita akan menerimanya, kita akan menikmatinya dan kita akan menggenapinya. Jangan lihat ke belakang. Tuhan berkata: Apa yang Ku firmankan akan Ku genapi segera dengan sempurna. Kapan kita siap? Selama kita tidak siap tidak akan tergenapi. Kalo kita mengambil sikap seperti binatang-binatang yang masuk ke dalam bahterah Nuh, maka kita akan masuk. Nuh hanya menyediakan satu jenis makanan bagi semua binatang. Semua orang yang mengambil sikap seperti Ishak itulah yang akan menerima warisan.   Harta yang berharga tidak diberikan kepada mereka yang bersikap seperti anjing dan babi. Apa yang membuat kita masuk atau tidak adalah keputusan kita sendiri, sikap kita sendiri. Jangan minta waktu, karena waktu tidak bisa mengubah saudara , tapi apa merubah kita adalah keputusan kita. Lupakan yang di belakangmu, apakah...

PERLUNYA TERUS MENGALAMI UPGRADE DAN UPDATE

PAULUS DI YERUSALEM KPR 21:15-26 Hukum Taurat, sunat dan keimamatan Lewi/Harun telah menjadi budaya dan adat-istiadat yang melekat pada orang Israel ribuan tahun lamanya. Tanpa mereka dan kita mengalami upgrade dan update dengan memperbarui pikiran dan akal-budi, sulit untuk melepaskan kebiasaan dan adat-istiadat tersebut.

Pemahaman Konsep "Ikat Janji" dan "Perjanjian" untuk Menerima warisan dan Berkat

  Birth of Isaac: gospelimages.com Ayat Renungan: Ulangan 8:17-18: Kekayaan dan kemampuan yang kita miliki berasal dari Allah. Tujuan Allah memberikan kekuatan untuk mendapatkan kekayaan adalah untuk menggenapi "ikat janji"-Nya dengan Abraham, bukan karena kemampuan kita sendiri.   1 Tawarikh 16:15: Ikat janji Allah bersifat kekal dan berlaku "sampai seribu angkatan", yang dalam pemahaman Ibrani berarti tidak terbatas atau tak terhingga. Ini menegaskan bahwa "ikat janji" bukan sesuatu yang kadaluarsa atau dibatasi waktu.   Galatia 3:7, 9, 14, 29: Orang yang hidup oleh iman adalah anak-anak Abraham. Berkat Abraham dapat diterima oleh bangsa-bangsa lain melalui Yesus Kristus. Orang yang menjadi milik Kristus adalah keturunan Abraham dan berhak menerima janji Allah.   Ada perbedaan antara "ikat janji" (secara korporat) dan "perjanjian" (janji secara individu). Allah lah yang berinisiatif mengadakan ikat-janji. Sebelum iman ...

Hukum Allah yang Tak Tertulis dan Kekekalan Zoe (MKS#11)

Khotbah berfokus pada analisis mendalam tentang kisah Kain dan Habel dari Kitab Kejadian, menekankan pentingnya hikmat Allah dan perkenanan-Nya atas persembahan. Pembicara menggunakan kisah tersebut untuk menjelaskan bahwa persembahan Habel diterima karena iman dan sesuai dengan hukum Tuhan, yang disiratkan sebelum Taurat tertulis. Lebih lanjut, dibahas bagaimana Kain berasal dari si jahat dan bagaimana usahanya untuk menghentikan rencana ilahi gagal, yang kemudian diganti dengan kelahiran Set. Akhirnya, ditutup dengan peringatan untuk tidak mengandalkan pemahaman sendiri tetapi pada hikmat Allah, sambil mengaitkan narasi kuno ini dengan tantangan kehidupan modern dan sudut pandang Iblis mengenai akhir zaman. Catatan ini disusun berdasarkan ulasan dan pengajaran, khususnya mengenai kisah Kain dan Habel, hukum Allah, strategi Iblis, dan konsep hidup ilahi ( Zoe ). I. Kelanjutan Pengajaran dan Doa Awal Pengajaran ini melanjutkan pembahasan sesi sebelumnya mengenai sudut pandang ibl...

BAGAIMANA KITA BISA MASUK DALAM ALAM KEMUSTAHILAN

BAGAIMANA KITA BISA MASUK DALAM ALAM KEMUSTAHILAN  Bagian 1 Ps. Ir.  Yappy Widjaya 16Feb14 LUK AS 1:36-38 (Luk 1:36)   Dan sesungguhnya, Elisabet, sanakmu itu, iapun sedang mengandung seorang anak laki-laki pada hari tuanya dan inilah bulan yang keenam bagi dia, yang disebut mandul itu. (Luk 1:37)   Sebab bagi Allah tidak ada yang mustahil." (Luk 1:38)   Kata Maria: "Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu." Lalu malaikat itu meninggalkan dia. Hal yang tidak mungkin adalah dimensinya Tuhan. Bagi Allah tidak ada yang mustahil. Semua agama mempercayai hal itu. Ketika Abraham sudah berusia 99 tahun Allah berbicara, tahun depan Sara akan melahirkan seorang anak laki-laki. Sara tertawa. Tapi Allah berkata tidak ada yang mustahil bagi Tuhan. Markus 9:21 (Mar 9:21)   Lalu Yesus bertanya kepada ayah anak itu: "Sudah berapa lama ia mengalami ini?" Jawabnya: "Sejak masa kecilnya. (Mar 9:22)...