Langsung ke konten utama

DEKADE GANDA SURGA TERBUKA Bag 17, REFORMASI GEREJA, RESTORASI SION 2 Dr. Jonathan David


"UPPER ROOM 207 – 30 September 2025 REFORMASI GEREJA, PEMULIHAN SION (Bag 2)"

Sesi ini bertema pertumbuhan rohani dan manifestasi kemuliaan Allah melalui anak-anak-Nya. Pengkhotbah secara ekstensif menggunakan kutipan dari Alkitab, terutama 2 Korintus 3 dan Roma 8, untuk menjelaskan pentingnya transformasi dari kemuliaan kepada kemuliaan yang terjadi ketika seseorang menanggapi Roh Kudus dengan muka yang tidak berselubung. Poin utama adalah bahwa orang percaya harus bertumbuh dewasa dari status "anak kecil" atau "hamba" menjadi "putra" (mengacu pada Galatia 4:1), karena seluruh ciptaan menantikan pembebasan dari kerusakan melalui manifestasi nyata dari anak-anak Allah. Selain itu, khotbah ini menekankan perlunya memelihara hubungan yang benar dan mempromosikan reformasi gereja dari agenda duniawi ke fokus ilahi, sehingga kuasa zaman yang akan datang dapat dijamah.



Catatan Selengkapnya: Reformasi Gereja, Pemulihan Sion (Bag 2)

I. Kuasa Transformasi Melalui Roh Kudus (2 Korintus 3)

  • Kita berada di masa penting di mana 'Kristus yang di dalam dirimu' harus menjadi 'Kristus yang nyata melalui dirimu'.

  • Tuhan adalah Roh; di mana ada Roh Allah, di situ ada kemerdekaan (kebebasan).

  • Kemerdekaan ini adalah kuasa transformasi tercepat yang perlu kita jamah.

  • Kita semua mencerminkan kemuliaan Tuhan dengan muka yang tidak berselubung.

  • Dengan demikian, kita diubah menjadi serupa dengan gambar-Nya, dalam kemuliaan yang semakin besar.

  • Melihat Kemuliaan di Cermin: Ketika kita melihat ke cermin, kita melihat diri kita sendiri dalam kemuliaan Tuhan.

  • Perbedaan dengan Perjanjian Lama: Tidak seperti Musa yang menyelubungi mukanya agar orang Israel tidak melihat hilangnya cahaya yang sementara. Pikiran, hati, dan wajah orang Israel terselubung saat membaca perjanjian lama, dan hanya Kristus yang dapat menyingkapkannya. Namun, ketika seseorang berbalik kepada Tuhan, selubung itu disingkirkan.

  • Kebebasan dari Dosa: Kemerdekaan dalam Roh memungkinkan kita melihat Tuhan membebaskan diri kita dari dosa tanpa kesadaran akan dosa.

II. Penantian Ciptaan dan Manifestasi Putra Allah (Roma 8)

  • Penderitaan Ciptaan: Sampai sekarang, segala makhluk sama-sama mengeluh dan sama-sama merasa sakit bersalin (labor).

  • Pengharapan Ciptaan: Seluruh ciptaan sedang menunggu dan merindukan untuk dimerdekakan dari perbudakan kebinasaan dan masuk ke dalam kemerdekaan kemuliaan anak-anak Allah (Roma 8:21).

  • Ciptaan yang baru akan lahir, dan ketika mereka datang dalam kemuliaan, mereka akan masuk ke dalam kemuliaan anak-anak Allah.

  • Penantian Kita: Bukan hanya ciptaan, kita sendiri juga mengeluh dalam hati sambil menantikan:

    1. Karunia Sulung Roh (menjadi buah Roh yang sulung). Kelompok ini disebut 'anak sulung'.

    2. Pengangkatan sebagai anak, yaitu pembebasan tubuh kita.

  • Pengharapan dan Iman: Kita diselamatkan dalam pengharapan. Kita harus menantikannya dengan tekun (Roma 8:24-25).

  • Kemuliaan di dalam diri kita harus nyata dan dinyatakan kepada kita, yang tidak layak dibandingkan dengan penderitaan.

III. Perlunya Kedewasaan dan Pengangkatan sebagai Putra (Galatia 4)

  • Isu Ketidakdewasaan: Selama seorang ahli waris belum akil balig (anak kecil), ia sedikit pun tidak berbeda dengan seorang hamba (budak), meskipun ia adalah tuan dari segala sesuatu (pemilik segalanya). Ini adalah keadaan yang menyedihkan.

  • Syarat Utama: Kita harus bertumbuh dewasa.

  • Tujuan Pertumbuhan: Untuk dapat hidup seperti seorang putra, bukan hanya melalui pelayanan.

  • Perwalian dan Pengawasan: Kita berada di bawah perwalian dan pengawasan/pengurus/pembimbing sampai tanggal yang ditetapkan oleh Bapa (Galatia 4:2). Tuhan menempatkan kita dalam berbagai situasi agar kita bertumbuh dewasa.

  • Transformasi Status: Setelah genap waktunya, Allah mengutus Anak-Nya (Yesus) untuk menebus mereka yang takluk pada hukum Taurat, supaya kita diterima menjadi anak.

  • Status Anak: Karena kita adalah anak, Roh Anak-Nya disuruh ke dalam hati kita, yang berseru: "ya Abba, ya Bapa!" (Galatia 4:6).

  • Hasil Akhir: Kita bukan lagi hamba, melainkan anak.

IV. Implikasi Praktis dan Keniscayaan Manifestasi

  • Mengendalikan Hidup: Kita mengendalikan hidup kita sendiri, tidak dikendalikan oleh keadaan, situasi, fakta, atau angka.

  • Pertumbuhan Emosional: Kita harus bertumbuh dari krisis emosional dan hubungan, serta singkirkan orang-orang yang terus-menerus membuat berselisih dengan Roh Tuhan. Kita harus memprioritaskan hubungan yang membuat kita tetap hidup.

  • Pentingnya Pesan Pembapaan: Pesan pembapaan ini sangat penting karena merupakan pewahyuan terakhir untuk menjalani hidup di bumi sebagai putra-putra.

  • Kuasa Zaman yang Akan Datang: Kuasa ini akan membantu kita membedakan zaman kebenaran dan berakhirnya zaman dosa. Ini adalah kuasa untuk berkata 'tidak' pada kuasa dosa dan 'ya' pada kehendak-Nya.

  • Senjata Kita: Di Perjanjian Baru (Wahyu), kau adalah senjatanya (Wahyu 12:10-11), bukan lagi hanya mengenakan senjata (Efesus 6:10-17).

  • Percepatan Pertumbuhan: Roh Kudus ingin kita mengenal roh adopsi yang akan mendorong kita keluar dari ketidakdewasaan dan hal-hal duniawi.

  • Tugas dan Tujuan: Kita memiliki kuasa untuk menaklukkan unsur-unsur bumi (Kejadian 1:28), seperti menghentikan hujan, api, badai, dan banjir.

  • Pemeriksaan Diri (2 Korintus 13:5): Ujilah dirimu sendiri, apakah kamu tetap tegak di dalam iman. Selidikilah dirimu! Apakah Kristus Yesus ada di dalam diri kamu?.

  • Fokus pada Kebenaran: Kita harus melakukan, memikirkan, mendukung, menegaskan, memajukan, melindungi, dan memublikasikan apa yang benar (kebenaran).

V. Wawasan Kenabian

  • Reformasi: Kata reformasi berarti memperbaiki tulang.

  • Australia: Kebangunan rohani akan terjadi di Australia ketika parlemen memiliki 23 pemimpin Kristen yang saleh atau lebih. Ini adalah pertanda dan awal dari jam waktu di surga.

  • Tiga Roh: Tuhan ingin memberikan roh pewahyuan, roh pengertian, dan roh hikmat.

  • Peran Yesus: Yesus adalah jalan menuju surga. Surga tidak akan turun kecuali Dia telah menyelesaikan pekerjaan-Nya.


Postingan populer dari blog ini

Upper Room 34 - DR. Jonathan David

  25-01-2022   Anugerah Untuk Memerintah (GRACE TO GOVERN) Pendahuluan – oleh Ps. Cyrus Mat 13:23 Yang ditaburkan di tanah yang baik ialah orang yang mendengar firman itu dan mengerti, dan karena itu ia berbuah, ada yang seratus kali lipat, ada yang enam puluh kali lipat, ada yang tiga puluh kali lipat." Problemnya bukan pada kebutuhan tapi pada tanahnya. Jika tanahnya baik, benih akan tumbuh, sebab ada aliran air, karena ada benih yang cerdas yang telah diprogram (dengan pengertian dan hikmat). Kuasa dan kekuatan serta kasih karunia tersembunyi di dalam FT (logos) itu.   Tanah hanya memerlukan kondisi, tidak memerlukan edukasi oleh karena digerakkan oleh sesuatu (Firman dan Roh Kudus) dari dalam yang dipanggil terang Tuhan dan pribadi Tuhan sendiri (Yoh 1:1).   Mengapa tidak kita menerima firman-Nya dan perkataan-Nya dari pribadi Tuhan (YHWH) sendiri. Banyak orang yang suka mendengarkan khotbah yang baik, tapi Kerajaan Allah dan pemerintahan-Nya tidak tertam...

YESUS INGATLAH AKAN AKU

KUASA DARI INGAT-INGATAN Kejadian 8:1 * Maka Allah mengingat  Nuh* dan segala binatang liar dan segala ternak, yang bersama-sama dengan dia dalam bahtera itu, dan Allah membuat angin menghembus melalui bumi, sehingga air itu turun. Ada hal yang aneh dari ayat 1 di atas: Allah mengingat Nuh…. Bagaimana mungkin Allah bisa melupakan dan mengingat Nuh kembali?  Mustahil Allah bisa lupa. Bagaimana mungkin Tuhan melupakan keberadaan Nuh dan keluarganya tengah terombang-ambing dalam bahtera setelah  150 hari lamanya? Gbr:  Trinity Lutheran Church Tapi ayat ini memberitahukan kepada kita, bahwa Tuhan selalu mengingatkan diri-Nya sendiri. Tidak ada seorang pun bisa mengingatkan dan memberikan nasihat kepada Allah. Kejadian 8:21 *Ketika TUHAN mencium persembahan yang harum itu, berfirmanlah TUHAN dalam hati-Nya:* "Aku takkan mengutuk bumi ini lagi karena manusia, sekalipun yang ditimbulkan hatinya adalah jahat dari sejak kecilnya, dan Aku takkan mem...

Upper Room 4 - DR. Jonathan David

 15-06-2021 - Catatan Input Pendahuluan  Di sini kita membayar harga dan memberi perhatian, bukan sekedar mendapat pelajaran Firman. Mulai lebih dalam menconfigurasi hidup kita. Percaya Tuhan saat ini, hal yang supranatural pasti terjadi. Jangan punya kebiasaan buruk, pikiran dan emosi yang buruk. Pada masa krisis ini gereja harus bangkit. Tune freq suara kita. sesuatu yang didepositkan, yang fresh akan masuk dalam hidup kita. Kita berdiri di hadapan Tuhan. Kita mendesak di dalam roh. Bapa kami meminta sesuatu yang urgent untuk menangkap apa yang ada dalam hatimu. Bukan di hati kami. Biar frekuensi sorga terjadi, apa yang belum pernah terjadi. Intensitas dari sorga biar kami rasakan saat ini. Aktivitas dalam roh terjadi saat ini. Biar intensitas itu masuk dalam roh dan menawan hati kami saat ini. Dia yang memulai, Dia menguasai dan Dia yang mengakhiri. Biar tanah hati kita jadi subur ketika kita dengar firmannya datang dari hadirat Tuhan. Dia selaraskan hidup kita. Kita me...

MASUK PADA MASA PENGGENAPAN FIRMAN

Kita adalah generasi yang masuk pada masa penggenapan firman. Namun walau pun sudah mendapatkan banyak perkataan Tuhan, penglihatan, nubuatan dan seterusnya, tetap saja seringkali kita merasa bingung, buntu bahkan sebagian orang menjadi tidak percaya, banyak mengeluh, bersungut-sungut dan undur. Penyebabnya adalah karena kita fokus pada persoalan dan terpengaruh keadaan, hal-hal yang sifatnya natural. Demikian halnya dengan Yosua ketika ia memandangi tembok Yerikho, setelah bangsa Israel telah menyeberang sungai Yordan, di seberang Yerikho.

Mengatasi Spirit Amalek

Perang Melawan Spirit Amalek Dari Generasi ke Generasi Spirit Amalek adalah spirit cinta akan uang, keserakahan, egoisme, spirit familiarity (minta dimaklumi oleh Tuhan untuk suatu perbuatan yang dipandang baik). Spirit Amalek membuat orang percaya menjadi batu sandungan, mencari kesempatan dari kelemahan orang, bahkan menahan kegerakan Tuhan. Kita melihat spirit keserakahan yang sama beroperasi di banyak pemimpin Gereja , bahkan hari ini. L ebih dari apa pun, hal ini telah mendiskualifikasi mereka untuk mengecap firman yang baik dan karunia-karunia dunia yang akan datang ( from ruling in the Tabernacles Age to come, Ibrani 6:5) . Kisah Purim kembali ke waktu ketika orang Amalek menyerang Israel beberapa minggu setelah mereka meninggalkan Mesir di bawah Musa. Kisah ini dicatat dalam Keluaran 17: 8-16. Setelah pertempuran .... (14) Lalu berkatalah TUHAN kepada Musa, "Tulis kanlah semuanya ini dalam sebuah kitab sebagai tanda peringatan, dan ingatkanlah kep...

Duta-duta Kerajaan Sorga

KEWARGAAN SORGA (Php 3:20)   Karena kewargaan kita adalah di dalam sorga, dan dari situ juga kita menantikan Tuhan Yesus Kristus sebagai Juruselamat. Nama kita tercatat di sorga. Kita harus bersuka-cita bukan karena hal-hal yang natural, bukan karena berkat atau rejeki nomplok, tapi kita bersuka-cita karena hal-hal yang dari sorga dan yang spiritual.

PERLUNYA TERUS MENGALAMI UPGRADE DAN UPDATE

PAULUS DI YERUSALEM KPR 21:15-26 Hukum Taurat, sunat dan keimamatan Lewi/Harun telah menjadi budaya dan adat-istiadat yang melekat pada orang Israel ribuan tahun lamanya. Tanpa mereka dan kita mengalami upgrade dan update dengan memperbarui pikiran dan akal-budi, sulit untuk melepaskan kebiasaan dan adat-istiadat tersebut.

KORELASI GEREJA DAN KOTA

Korintus adalah sebuah kota kosmopolitan, ibu kota propinsi Akhaya. Korintus menjadi kota bisnis yang kaya, berpenduduk 200.000 jiwa yang terdiri dari berbagai bangsa terdiri dari orang Yunani, Itali, veteran tentara Roma, pengusaha, pejabat-pejabat tinggi, dan orang-orang Asia termasuk Yahudi.

Pemalas dan Orang Yang Rajin

 Mari kita bahas bersama-sama berdasarkan ayat-ayat Amsal tentang kemalasan dan kerajinan. Ayat-ayat kunci: Amsal 12:24 Tangan orang rajin memegang kekuasaan, tetapi kemalasan mengakibatkan kerja paksa; 13:4 Hati si pemalas penuh keinginan, tetapi sia-sia, sedangkan hati orang rajin diberi kelimpahan; 15:19 Jalan si pemalas seperti pagar duri, tetapi jalan orang jujur adalah rata; 18:9 Orang yang bermalas-malas dalam pekerjaannya sudah menjadi saudara dari si perusak; 21:25 Si pemalas dibunuh oleh keinginannya, karena tangannya enggan bekerja.   Amsal 24:30 Aku melalui ladang seorang pemalas dan kebun anggur orang yang tidak berakal budi.31  Lihatlah, semua itu ditumbuhi onak, tanahnya tertutup dengan jeruju, dan temboknya sudah  roboh. 32 Aku memandangnya, aku memperhatikannya, aku melihatnya dan menarik suatu pelajaran. 33 "Tidur sebentar lagi, mengantuk sebentar lagi, melipat tangan sebentar lagi untuk tinggal berbaring," 34 maka datanglah kemiskinan seperti seora...

RANGKUMAN MASA PERSIAPAN KEDATANGAN TUHAN

22 OKTOBER 2023 s/d 31 MARET 2024 (24 sesi) Ps. Djonny Tambunan Pendahuluan Mat 24:3 Ketika Yesus duduk di atas Bukit Zaitun, datanglah murid-murid-Nya kepada-Nya untuk bercakap-cakap sendirian dengan Dia. Kata mereka: "Katakanlah kepada kami, bilamanakah itu akan terjadi dan apakah tanda kedatangan-Mu dan tanda kesudahan dunia?" Murid-murid menanyakan kepada Yesus tentang tanda dan waktu kedatangan Tuhan dan tanda kesudahan dunia. Namun, Yesus dengan jelas mengatakan; bahwa lebih penting memperhatikan firman dan perkataan-Nya. Sebab perkataan-Nya itu hidup dan kekal, akan tinggal tetap, walau pun langit dan bumi berlalu. Lagi pula, tidak ada seorang pun di sorga yang tau,   juga malaikat tidak tau, bahkan Anak pun tidak. Hanya Bapa sendiri yang tau. Mat 24:35 Langit dan bumi akan berlalu, tetapi perkataan-Ku tidak akan berlalu. Mat 24:36 Tetapi tentang hari dan saat itu tidak seorangpun yang tahu, malaikat-malaikat di sorga tidak, dan Anakpun tidak, hanya Bapa sendir...